Premis
Bahwa Kebijakan Energi Nasional 2050 yang menjadikan
Batu Bara
sebagai
Andalan Pasokan Energi Nasional
tidak akan memberikan
kesejahteraan bahkan hanya akan memberikan mudarat dibanding
manfaat.
Bahwa meningkatkan penggunaan energi terbarukan seperti angin
dan matahari yang sifatnya intermitten justru hanya akan
meningkatkan harga listrik, berarti subsidi dan emisi carbon.
Satu-satunya solusi adalah dengan meningkatkan penggunaan energi
nuklir yang biayanya lebih murah dari batu bara.
Sumber Energi dalam PP 79/2014
Maksimumkan penggunaan Energi Terbarukan
Minimalkan penggunaan minyak bumi
Optimalkan penggunaan gas bumi dan Energi Baru
Batubara sebagai andalan pasokan energi nasional
Energi nuklir pilihan terakhir
3
NoteBatu Bara : Andalan Energi Nasional
(PP no.79/2014)
CADANGAN BANYAK
BIAYA MURAH
Kami akan perlihatkan bahwa kedua asumsi
ini dalam 10 tahun kedepan akan tidak lagi
Valid
5 Dari 22 sistim, normal hanya 27%
= KRISIS
LISTRIK
KONDISI LISTRIK SUDAH KRISIS, OPSI NUKLIR PERLU DI PERTIMBANGKAN
7
Untuk mengejar Malaysia saja Indonesia
membutuhkan 6X
kapasitas saat ini – Dari Mana sumber dayanya ?
BPP Rp 700 – 500/Kwh
BPP
Seharusnya Di Level ini
13
Dengan total cadangan batubara sekitar 21 miliar ton, asumsi cadangan
batubara yang bisa ditambang maksimal 50 persen, atau 10 miliar ton. Jika
total produksi meningkat hingga 500 juta ton per tahun, maka dalam 20
tahun cadangan batubara habis. (Bob Kamandanu, Ketua Asosiasi
Penambangan Batubara)
http://bisnis.tempo.co/read/news/2011/03/21/090321789/cadangan-batubara-indonesia-akan-habis
Setelah menjadi importir bahan bakar minyak (BBM), Indonesia kembali
terancam mengimpor
batu bara dalam 20 tahun ke depan. Hal ini diprediksi
PT PLN (Persero) dalam Diskusi Sosialisasi Rencana Pembangunan Jangka
Menengah dan Panjang (RPJMN) 2015 dari sektor Pertambangan. (Helmi
Najamudin, Kepala Divisi Batubara PLN)
http://bisnis.liputan6.com/read/2181920/cadangan-habis-ri-bakal-jadi-negara-pengimpor-batu-bara
KONDISI 5# : BATUBARA HABIS DALAM 20 TAHUN
Kalo Habis,
Whats Next ?
IMPORT
Batubara ??
Ironis bukan
Subsidi Listrik 2015
turun menjadi Rp 66
Triliun lebih karena
turunnya harga crude
oil – hampir 60%
pembangkit listrik
PLTD
17
Aktual
Kerugian ttd pencemaran udara dari PLTU batu bara di hitung oleh US DOE & Standford University sebesar $220/ton CO2
http://news.stanford.edu/news/2015/january/emissions-social-costs-011215.html
Kematian dini akibat pencemaran udara PLTU Batubara saat ini 6500 orang/tahun. (Greenpeace, 2015)
Wednesday 12 June 2013 07.00 BST
Air pollution from Europe's 300 largest coal power stations causes 22,300 premature deaths a year and costs companies and governments billions of pounds in disease treatment and lost working days, says a major study of the health impacts of burning coal to generate electricity.
http://www.theguardian.com/environment/2013/jun/ 12/european-coal-pollution-premature-deaths
Specifically, Abt Associate’s analysis finds
that fine particle pollution from existing
coal plants is expected to cause nearly
13,200 deaths in 2010.
Additional impacts
include an estimated 9,700
hospitalizations and more than 20,000
heart attacks per year. The total monetized
value of these adverse health impacts
adds up to more than $100 billion per year
(CATF, The Toll From Coal, page 4)
23
Earlier this
week
Energydesk
revealed
that China’s coal
use has fallen by nearly 8%
so far this year — taking
CO2 emissions down 5%
with it.
http://energydesk.greenpeace.org/2015/05 /19/uss-mixed-moves-global-renewables- fossil-fuel-subsidies-europes-climate-conference-prep/
Indonesia kembali terancam
mengimpor
batu bara dalam 20
tahun ke depan.
(Helmi Najamudin, Kepala Divisi
Batubara PLN)
26 Feb 2015
http://bisnis.liputan6.com/read/
2181920/cadangan-habis-ri-
bakal-jadi-negara-pengimpor-batu-bara
IRONIS : Dunia turunkan
penggunaaan batubara,
Indonesia malah
meningkatkan padahal
dalam 20 tahun habis !!
B atu b ar a Hab is
MENGAPA CLIMATE CHANGE MENJADI PRIORITAS DUNIA
Indonesia akan sepanas Saudi Arabia temp diatas 40C Perpres No 61/2011 Perpres No 71/2011Apakah ini warisan masa depan yang kita tinggalkan untuk cucu kita ?
wilayah yang akan tenggelam
2 Alasan mengapa Batu Bara Tidak dapat menjadi
ANDALAN ENERGI NASIONAL (dalam10 th)
1.
Dalam 20 Tahun HABIS !!! (yang dapat di tambang secara
ekonomis)
2.
Tidak lagi Murah – tekanan dunia – Climate Change :
Carbon Capture
Super Critical Coal Plant
29
Capital Investment naik 40%
Biaya Produksi Listrik > $10 sen/kwh
Maka Jelas bahwa dalam 10 tahun kedepan penggunaan batubara harus
mulai di kurangi secara bertahap
Biaya PLTU Batu bara saat ini (2015)
Biaya PLTU Batu bara
Dengan CCS (2020 - 2025)
DATA IAEA 2012
ANGSR
SUBSIDI NAIK TERUS
HARGA LISTRIK TIAP TAHUN NAIK
KESEJAHTERAAN TERHAMBAT
KERUSAKAN LINGKUNGAN &
PENCEMARAN UDARA TERUS TERJADI
KEMATIAN MENINGKAT
TIDAK ADA SUBSIDI
HARGA LISTRIK BAHKAN DAPAT TURUN
TIDAK ADA PENCEMARAN &
PERUSAKAN
KESEJAHTERAAN MENINGKAT
31
BUSINESS AS USUAL… KEEP ON THIS
ROAD
PERUBAHAN PARADIGMA… RUBAH
ARAH KEBIJAKAN
PILIHAN # 1:
ENERGI BERSIH TAPI
LISTRIK MAHAL
ANGIN & SURYA
35
Angin/Surya Capacity
Factor < 30%
Kekurangannya 70%
dengan batu bara
Bila Premis memakai
Angin/Surya untuk
mengurangi CO2 jelas
justru yang terjadi
Jerman Negara dengan pemakaian
EBT terbesar di dunia meningkatkan
EBT dalam 8 tahun menjadi lebih
dari 13% tetapi hanya berhasil
turunkan gas rumah kaca 5%
37
California Independent System Operator
High Speed Gas Turbine Very Expensive
Just for 3 hour Cost 60% of total
Asumption :
Renewables
(Solar/Wind)
Nuklir Rp 600/Kwh
PILIHAN # 2:
ENERGI BERSIH ,
LISTRIK MURAH
NUKLIR
Kriteria Sumber daya energi pengganti Batu Bara :
Emisi CO2 yang rendah
Tidak merusak lingkungan dalam melakukan ekstraksi bahan baku
Cadangan cukup untuk kebutuhan listrik lebih dari 100 tahun ke depan
Tidak Import komponen bahan bakar.
Dapat di pakai sebagai base load power bukan Intermitten
Tidak membutuhkan lahan yang besar, sama atau lebih kecil dari PLTU batu bara.
Biaya konstruksi & biaya produksi listrik sama atau lebih murah dari batu bara
.
39
CO2
COST
CAPACITY
FOOTPRINT AVAILIBILITY
BATU BARA
Tinggi
Rendah
baseload
Menengah
20 - 30 th
HYDRO
Rendah
Tinggi
baseload
Besar
terbarukan?
ANGIN
Rendah
Tinggi
Intermitten
Besar
terbarukan
SURYA
Rendah
Tinggi
Intermitten
Besar
terbarukan
URANIUM
Rendah
Tinggi
baseload
Kecil
40 tahun
THORIUM
Rendah
Rendah
baseload
Kecil
1000 tahun
Safety Belt
Safety Glass Safety BeltSafety Glass Air Bags
Reinforced Body ABS
KEKUATIRAN NO 1 : KECELAKAAN
Chernobyl & Fukushima (GEN II) adalah penyimpangan desain/konstruksi yang tidak
mengikuti kaidah keamanan & keselamatan Nuklir yang seharusnya.
Terbukti PLTN ONAGAWA yang di buat sesuai standard keamanan tidak mengalami
kerusakan saat gempa bahkan berjarak lebih dekat.
KEKUATIRAN NO 2 : RADIASI
Presentation by Carla Rubia at ThEC 2013
51
Thorium:
4600X > Fossil
200,000X > Uranium
KETERSEDIAN THORIUM DI DUNIA
Sumber Daya Thorium di Indonesia
Sumber Daya Thorium tidak pernah di kaji oleh ESDM, BATAN secara komprehensif.
BUKU PUTIH PLTN : 121,500
RUBBIA :
Sumber Daya Thorium Dunia : 1,3 Juta ZetaJoule = 31 Triliun MTOE
Ratio Luas Indonesia/Dunia = 0.0128
Sumber Daya Thorium di Indonesia = 397.971.561.415 MTOE
(397 Milyar Million Ton Oil Equivalent).
With current Global Energy Consumption of 15 TerraWatt
per year – There’s enough Thorium for 20,000 years… Its is
clear that Thorium is the preeminent energy of the
future…. And there’s NO meltdown possibility.
(
Carlo Rubbia – Thorium Energy Conference 2013 – CERN, Geneva
)
Uranium Vs Thorium
URANIUM – PLUTONIUM (PWR)
Jumlah terbatas Rawan Proliferasi
Efisiensi kecil, hanya terpakai < 5%
limbah banyak dan umur sangat lama (10,000 tahun) Harus di perkaya – Import
Konstruksi elemen bahan bakar komplek Rawan Meltdown
Konstruksi Mahal - Biaya listrik mahal
THORIUM – URANIUM (MSR)
Jumlah sangat banyak (1: 200,000) Anti Proliferasi
Efisiensi tinggi, terpakai > 95%
Limbah kecil dan umur pendek (< 300 tahun) Tidak perlu pengayaan.
Elemen Bahan Bakar sederhana – Cair Anti Melt Down
Lebih murah dari batu bara – konstruksi maupun biaya listrik
Siklus Thorium-Uranium
menghasilkan limbah
jauh lebih kecil di
banding siklus
Uranium-Plutonium
59
•
•
•
Sedangkan PLTN itu mencapai US$ 7-8
juta per 1 MW, jauh lebih mahal
memang," ujar Rida seperti dikutip
Detik.com, Senin (17/11). Rida
mengatakan, walau mahal Indonesia sebenarnya sudah harus membangun PLTN mulai dari sekarang, pasalnya pembangunan PLTN memakan waktu
7-8 tahun lamanya.
(Rida Mulyana, Dirjen EBTK ESDM)
Perancis 75% energy berasal dari PLTN dengan 58 PLTN terbagi menjadi 3 kelas : 900 Mwe, 1300MWe & 1450 MWe
◦
◦
◦
◦
◦
◦
◦
◦
61
ORNL TM-1060 (1965) : Design Study & Power Cost Estimates for 1000 Mwe Station (Thermal Reactor) ORNL-3996 (1966): Design Study of 1000 MWe Molten Salt Breeder Reactor
Thorcon Power : SMALL & MODULAR REACTOR
Thorcon Power : Economics
Thorcon Power : Economics
Presented at Thorium Energy Conference 2015 (TEAC 7) USD 3 sen/kwh
65
Lama konstruksi membuat ULCC Hanya 10 Bulan
Thorcon Power : Time Schedule
To Conquer time :
• NO NEW TECHOLOGIES (All Proven ORNL Stuff)
• NO New Research
• NO Unobtainable Material
• Shipyard Production Speed
• Factory Quality Control
• Non Fixable but Replaceable parts
• No Scale up (1 size only – 250 MW)
67
2021
Construction 1 GW in 12 Months
Rapat pertama launching TMSR program di Chinese Academy of Science pada 25 Januari 2011 di pimpin oleh Dr. Jiang Mingheng (Putera dari Presiden Jiang Zemin).
“... China will have the biggest energy demand in the future... Not only we need a cheap & clean high energy density source but also energy security and only TMSR can deliver both”
Dr. Jiang Mingheng