1 1.1 LATAR BELAKANG
Sumber daya manusia aset penting bagi perusahaan, sumber daya yang dimaksud adalah orang-orang yang memberikan tenaga, fikiran, bakat, usaha, dan kreativitasnya dalam tempat bekerja, dimana pada dasarnya berfungsi sebagai faktor penggerak bagi setiap kegiatan di dalam perusahaan. Suatu perusahaan dalam melakukan aktivitasnya untuk mencapai tujuannya perlu adanya manajemen yang baik dan yang utama adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia merupakan modal utama dalam merencanakan, mengorganisir, mengarahkan, mempertimbangkan serta menggerakan faktor-faktor yang ada dalam suatu perusahaan. Manajemen sumber daya manusia yang dikelola dengan baik, diharapkan akan mampu menghasilkan produktivitas kerja yang optimal bagi perusahaan. Manajemen sumber daya manusia merupakan ilmu dan seni yang mengatur proses dan pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumber-sumber daya lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu Hasibuan (2012:9).
Ketentraman dalam bekerja menjadi salah satu kunci sukses kesejahteraan setiap perusahaan, untuk terus berkembang dan bertahan kelangsungan hidup.
Ketentraman sangat identik dengan produktivitas kerja. Bertambahnya produktivitas kerja akan mendorong komitmen yang kuat dari karyawan untuk terus memajukan perusahaan tempat mereka bekerja. Hal sebaliknya akan memberikan dampak negatif ketika banyak karyawan didalam perusahaan yang merasa tidak puas dan munculnya ketidak puasan justru akan melemahkan kualitas kerja dan produktivitas kerja sehingga kedepannya akan mempengaruhi eksistensi perusahaan dalam jangka panjang. Produktivitas dapat diukur dengan membandingkan antara hasil yang dicapai oleh tenaga kerja dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk menghasilkan produk. Pengukurannya dilakukan oleh perusahaan dengan bertujuan mengetahui berhasil atau tidaknya dalam
meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Produktivitas kerja merupakan ukuran yang menunjukan pertimbangan antara input dan output yang dikeluarkan perusahaan serta peran tenaga kerja yang dimiliki persatuan waktu (Reward et al., 2016)
Tinggi rendahnya produktivitas dipengaruhi oleh beberapa faktor, dimulai dari sikap, kedisiplinan kerja, sampai pada lingkungan kerja.Lingkungan kerja komponen paling penting bagi karyawan yang melaksanakan pekerjaannya. Suatu kondisi lingkungan dikatakan baik dan sesuai apabila dapat melakukannya secara optimal, aman, dan nyaman. Lingkungan kerja merupakan faktor yang mempengaruhi produktivitas baik dari segi iklim kerja, kondisi kerja, sistem manajemen, tujuan perusahaan sistem insentif kebijakan personalia dan ukuran perusahaan (leblebici 2012). Lingkungan kerja yang kurang nyaman akan mempengaruhi karyawan jadi gampang sakit, sulit untuk berkonsentrasi, gampang stress, tidak semangat, yang akan berdampak pada hasil dari produksi, sehingga menimbulkan ketidak Nyamanan dan beban dalam pekerjaan. Beban kerja yang tinggi akan meningkatkan produktivitas karyawan sedangkan beban kerja yang berlebihan dapat menurunkan produktivitas karyawan. Ada beberapa beban kerja yang meresahkan para karyawan yakni beban kerja yang berlebihan yang akan mengakibatkan dampak yang tidak baik untuk para karyawan seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, dan emosi yang berlebihan. Beban kerja yang terlalu sedikit juga memiliki ketidak nyamanan yakni menimbulkan kebosanan dan kurang memperhatikan pekerjaan sehingga para karyawan lalai dalam melakukan pekerjaanya.
Beban kerja akan terjadi salah satunya apabila seorang karyawan tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya dalam waktu tertentu dikarenakan kurangnya karyawan untuk menghasilkan pekerjaan tersebut, sehingga pencapaian yang ditargetkan tidak terpenuhi dan mempengaruhi hasil produksi. Dengan diadakannya evaluasi penambahan karyawan produktivitas didalam perusahaan setidaknya terpenuhi dan beban kerja pun akan berkurang. Beban kerja disetiap perusahaan akan selalu ada dan harus diatasi dengan seksama agar pencapaian dan
tujuan perusahaan tepat sasaran. Beban kerja dapat dilihat dari beban kerja fisik maupun beban kerja mental, apabila beban kerja yang ditanggung karyawan terlalu berat dan kemapuan fisiknya terlalu lemah maka akan mengakibatkan suatu hambatan dalam bekerja tentunya harus mampu memperhatikan beban kerja tersebut agar mendapatkan kenyamanan dan keserasian sehingga sejalan dengan produktivitas yang dikerjakan, dan bisa mengatasinya diluar beban tambahan yang datang dari lingkungan kerja maupun kemampuan bekerja. Beban kerja adalah sebuah proses atau kegiatan yang terlalu banyak dan menyebabkan ketegangan dalam diri seseorang (Sunyoto, 2012) dalam (Arfani & Luturlean, 2018).
PT.Tae Bong Indonesia bergerak dibidang elektronik, dalam mencapai tujuan perusahaan ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas kerjanya diantaranya adalah beban kerja dan lingkungan kerja. Jumlah karyawan PT.Tae Bong Indonesia manajemen remocon saat ini sebanyak 50 orang.
Adapun fenomena yang terjadi di PT.Tae Bong Indonesia adalah lingkungan yang tidak kondusif terlihat pada ruangan yang panas, tingkat kebersihan yang kurang, tidak diperkenankan memakai alas kaki kedalam PT seperti sepatu maupun sandal menyebabkan kecelakaan kecil yaitu menginjak Sesuatu yang tajam, kurangnya pencahayaan yang normal, semua itu membuat karyawan menjadi susah dan menjadi kendala ketika melakukan pekerjaan.
Lingkungan kerja karyawan PT.Tae Bong Indonesia : Tabel 1. 1 survey objek penelitian
No. Lingkungan kerja Keterangan
1. Fasilitas karyawan -Setiap karyawan wajib menggunakan alat-alat pelindung yang sudah disediakan yaitu Wrist Strap esd, sarung tangan .
-Tidak diperbolehkan pakai sandal/sepatu kecuali atasan.
-Kantin yang cukup panas tak ada kipas
2. Pencahayaan -Seluruh lampu menyala tetapi sudah redup dan
beberapa tidak berfungsi.
3. Udara tempat kerja -Ada asap Penyolderan, dan hanya ada 2 Ac di setiap pojokan selebihnya kipas.
-Ac pun terhalang oleh mesin oven Pcb sehingga tempat kerja masih terasa panas.
4. Tingkat keamanan -Kurang aman
Selalu ada barang yang hilang Handpone,uang,peralatan makeup.
Sumber: PT.Tae Bong Indonesia
Berdasarkan tabel diatas, diketahui bahwa lingkungan kerja karyawan PT.Tae Bong Indonesia masih kurang baik dimana pencahayaan yang redup ,udara yang masih panas, fasilitas yang kurang memadai dan tingkat keamanan yang masih kurang baik. Berdasarkan observasi masalah lain yang masih berkaitan dengan lingkungan kerja yakni kebiasaan karyawan mengobrol dengan rekan kerjanya di waktu kerja dan bolak-balik ke kamar mandi setiap 15 menit sekali secara bergantian. Kebanyakan dari karyawan berdomisili diwilayah yang sama sehingga tercipta hubungan yang akrab. Menunjukan hubungan yang terlalu akrab dapat menurunkan produktivitas karyawan PT.Tae Bong Indonesia karena kebiasaan mengobrol sehingga tidak mendapatkan target produksi.
Dari hasil wawancara peneliti dengan manajer produksi PT.Tae Bong Indonesia Permasalahan beban kerja yang dihadapi yaitu kendala material dan supplier.
Orderan sedang meningkat tetapi material tidak mensuplay sehingga mengganggu produktivitas kerja menjadi tidak kondusif, dan orderan sedang menurun beberapa karyawan harus diliburkan. Adapun orderan sedang meningkat dan material mendukung seluruh karyawan harus lembur sampai berjam-jam karena kurangnya karyawan. Tingkat produksi pada perusahaan tidak menentu dari hari kehari tergantung dari beberapa purchase order (PO) setiap bulannya. Tentunya ketika orderan sedang tinggi karyawan mempunyai jadwal lembur yang tinggi juga, pekerjaan lembur mempunyai penyebabnya tersendiri bagi karyawan, mereka mendapat kompensasi saat lembur tetapi waktu istirahat sangat sedikit dan
kesehatan pun tidak bisa dibayar dengan upah pasti memerlukan istirahat yang cukup . Waktu isitrahat para karyawan sangat minim sedangkan jadwal lembur yang sangat padat. Terkadang karyawan produksi diminta untuk membantu pekerjaan produk lain yang lebih teliti dan lebih tinggi kesulitannya. Hal ini memberikan tekanan dan beban tersendiri bagi produktivitas karyawan PT.Tae Bong Indonesia.
Dari paparan diatas diketahui bahwa permasalahan penurunan produktivitas karyawan PT.Tae Bong Indonesia diakibatkan oleh faktor beban kerja yang tinggi dan lingkungan kerja yang kurang baik sebagai variabel dalam penelitian ini yaitu beban kerja dan lingkungan kerja.
Mengacu pada penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap produktivitas karyawan. Penelitian sebelumnya dilakukan oleh maludin panjaitan (2017) yang berjudul “ Pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas karyawan” menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan lingkungan kerja terhadap produktivitas karyawan. Dan penelitian yang dilakukan oleh Martina Trisnawaty, parwoto (2020) yang berjudul “ pengaruh lingkungan kerja dan beban kerja terhadap produktivitas kerja karyawan (studi kasus pada bagian produksi 1PT JS Jakarta” Menunjukan adanya bahwa lingkungan kerja memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Kemudian penelitian yang dilakukan oleh Iga agung prasiska dewi dan I wayan astawa (2019) yang berjudul “pengaruh beban kerja dan stress kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada CV.Ratio contruction” menunjukan adanya bahwa beban kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan.
Berdasarkan latar belakang diatas, terlihat jelas pengaruh yang signifikan antara beban kerja dan lingkungan kerja yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan, maka dari itu penulis mengangkat judul penelitian skripsi tentang
“PENGARUH BEBAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP
PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PT.TAE BONG INDONESIA”
Rumusan masalah
Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka dapat dirumuskan pertanyaan penelitian sebagai berikut :
1. Apakah beban kerja secara signifikan berpengaruh terhadap produktivitas PT.Tae Bong Indonesia ?
2. Apakah lingkungan kerja secara signifikan berpengaruh terhadap produktivitas PT.Tae Bong Indonesia?
3. Apakah beban kerja dan lingkungan kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap produktivitas PT.Tae Bong Indonesia?
Tujuan penelitian
Sesuai dengan identifikasi permasalahan yang telah dikemukakan di atas maka, yang menjadi tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh beban kerja terhadap produktivitas karyawan PT.Tae Bong Indonesia, dan untuk mengatahui apakah ada pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas karyawan PT.Tae Bong Indonesia.
Manfaat penelitian
Penelitian karya ilmiah ini diharapkan penulis/peneliti akan memberi manfaat kegunaan secara teoritis dan praktis kepada berbagai pihak yang membaca:
1. Manfaat teoritis, semoga hasil penelitian ini dapat menjadi sarana pengembangan teori ilmu pengetahuan dan dapat dijadikan input dalam penerapan manajemen sumberdaya manusia yang berhubungan dengan beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas karyawan
2. manfaat praktis, penelitian ini bisa digunakan sebagai acuan bagi peneliti selanjutnya yang melakukan penelitian mengenai produktivitas karyawan.
Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan dilakukan penulis/peneliti yang bertujuan agar mempermudah pembaca memahami susunan yang dilakukan penelitian, sistematika penulisan adalah sebagai berikut:
BAB I : PENDAHULUAN
Dimana pada bab ini menjelaskan tentang latar belakang penelitian, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan penelitian.
BAB II : TINJAUAN PUSTAKA
Dimana pada bab ini menjelaskan tentang landasan teori meliputi pengertian produktivitas dan inidikatornya, beban kerja dan indikatornya, pengertian lingkungan kerja dan indikatornya, selanjutnya menjelaskan tentang penelitian terdahulu yang relavan dan hipotesis.
BAB III : METODE PENELITIAN
Dimana pada bab ini menjelaskan tentang jenis penelitian, tempat dan waktu penelitian. Kerangka konsep yang meliputi desain penelitian dan deskripsi opersional variabel penelitian, selanjutnya menjelaskan tentang populasi dan sampel, metode pengumpulan data, metode analisis data yang meliputi tahap pengolahan data kuantitatif dan tahap pengujian instrument penelitian.
BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Bab ini menjelaskan tentang hasil penelitian dari pengambilan data primer melalui kuesioner dan pembahasan mengenai data yang ditetapkan.
BAB V : PENUTUP
Berisi uraian hasil kesimpulan yang merangkum hasil penelitian yang berisi kesimpulan dan saran.