V | 1 BAB V
PENYELENGGARAAN TUGAS PEMBANTUAN
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kepada Masyakarat, Pemerintah Provinsi juga menyampaikan Penyelenggaraan Tugas Pembantuan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Banten yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2015. Hal ini sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 Tentang Pengendalian dan Evaluasi Rencana Pembangunan serta Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Peran dan Kedudukan Keuangan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah di Daerah.
5.1 Dasar Hukum
Dasar hukum pelaksanaan Tugas Pembantuan adalah Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2008 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan. Tugas Pembantuan adalah Penugasan dari Pemerintah kepada Daerah dan/atau desa dari Pemerintah Provinsi kepada Kabupaten/Kota dan/atau desa serta dari Pemerintah Kabupaten/Kota kepada desa untuk melaksanakan tugas tertentu. Dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan yang ditugaskan dari Pemerintah Pusat tersebut, Kepala Daerah bertugas untuk melakukan sinkronisasi dengan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, penyiapan perangkat daerah yang akan melaksanakan program dan kegiatan tugas pembantuan, serta koordinasi, pengendalian, pembinaan, pengawasan, dan pelaporan.
5.2 Pelaksanaan Tugas Pembantuan
Pada Tahun Anggaran 2015, Pemerintah Provinsi Banten telah melaksanakan Tugas Pembantuan dalam 4 (empat) fungsi yaitu :
V | 2 1. Fungsi Ekonomi
2. Fungsi Pelayanan Umum 3. Fungsi Pendidikan
4. Fungsi perumahan dan fasilitas umum
Keempat fungsi di atas, diselenggarakan oleh 8 (delapan) SKPD. Total program dan kegiatan yang terselenggara adalah sebanyak 14 program
dengan 46 kegiatan, dengan total anggaran penyelenggaraan sebesar Rp. 266.005.305.000,- (Dua Ratus Enam Puluh Enam Milyar Lima Juta
Tiga Ratus Lima Ribu Rupiah) dengan realisasi keuangan Rp.
251.412.822.604,- (Dua Ratus Lima Puluh Satu Milyar Empat Ratus Dua Belas Juta Delapan Ratus Dua Puluh Dua Ribu Enam Ratus Empat Rupiah) atau sebesar 94,51%.
Adapun uraian pelaksanaan Program dan Kegiatan Tugas Pembantuan yang dilaksanakan pada masing-masing fungsi di atas, dilakukan melalui capaian kinerja sub fungsi dari masing-masing.
1. Fungsi Ekonomi
Pelaksanaan Tugas pembantuan pada fungsi Ekonomi dilaksanakan oleh 6 (enam) SKPD yang melaksanakan program berdasarkan sub fungsinya masing-masing, anggaran Tugas Pembantuan yang dialokasikan untuk fungsi ekonomi di Provinsi Banten Tahun 2015 adalah sebesar Rp. 248.354.319.000,- (Dua Ratus Empat Puluh Delapan Milyar Tiga Ratus Lima Puluh Empat Juta Tiga Ratus Sembilan Belas Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 94,59%.
Terdapat 4 (empat) sub fungsi yang menunjang terhadap keberhasilan
pelaksanaan Tugas Pembantuan pada fungsi Ekonomi, yang terdiri dari :
a. Sub Fungsi Pengairan.
Sub fungsi ini dilaksanakan oleh 1 (satu) SKPD, yang melaksanakan 1 (satu) program dan 3 (tiga) kegiatan dengan anggaran sebesar Rp. 17.559.425.000,- (Tujuh Belas Milyar Lima Ratus Lima Puluh
V | 3 Sembilan Juta Empat Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 88,45%.
SKPD yang melaksanakan Subfungsi Pengairan adalah Dinas Sumber Daya Air Dan Permukiman Provinsi Banten yang melaksanakan satu program yaitu Program Pengelolaan Sumber Daya Air dengan alokasi anggaran Rp. 17.559.425.000,- (Tujuh Belas Milyar Lima Ratus Lima Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 88,45%, Program ini dijabarkan kedalam 3 (tiga) kegiatan, yang terdiri dari :
1. Pengembangan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Air Tanah, Rawa dan Tambak dengan pagu anggaran Rp. 16.486.970.000,- (Enam Belas Milyar Empat Ratus Delapan Puluh Enam Juta Sembilan Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 94,11%.
2. Peningkatan Tatakelola Pengelolaan SDA Terpadu dengan pagu anggaran Rp. 26.200.000,- (Dua Puluh Enam Juta Dua Ratus Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 58,21% rendahnya realisasi pada kegiatan ini disebabkan karena ……….
3. Operasi dan Pemeliharaan Sarana Prasarana SDA dengan pagu anggaran Rp. 1.046.255.000,- (Satu Milyar Empat Puluh Enam Juta Dua Ratus Lima Puluh Lima Ribu Rupiah) dengan realissasi yang masih 0% rendahnya realisasi pada kegiatan ini disebabkan karena ……….
b. Sub Fungsi Perdagangan, Pengembangan Usaha, Koperasi dan UKM.
Sub fungsi ini dilaksanakan oleh 1 (satu) SKPD, yang melaksanakan 1 (satu) program dan 1 (satu) kegiatan dengan anggaran sebesar Rp. 1.110.000.000,- (Satu Milyar Seratus Sepuluh Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 93,50%.
SKPD yang melaksanakan Sub Fungsi Perdagangan, Pengembangan Usaha, Koperasi dan UKM ini adalah Dinas Koperasi Dan UMKM
V | 4 Provinsi Banten yang melaksanakan satu program yaitu Program Peningkatan Daya Saing UMKM dan dijabarkan kedalam 1 (satu) kegiatan yaitu Pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Bagi KUMKM.
c. Sub Fungsi Pertanian, Kehutanan, Perikanan Dan Kelautan.
Sub fungsi ini dilaksanakan oleh 3 (tiga) SKPD, yang melaksanakan 9 (sembilan) program dan 27 (dua puluh tujuh) kegiatan dengan anggaran sebesar Rp. 207.322.301.000,- (Dua Ratus Tujuh Milyar Tiga Ratus Dua Puluh Dua Juta Tiga Ratus Satu Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 94,70%.
SKPD pertama yang melaksanakan Subfungsi Pertanian, Kehutanan, Perikanan Dan Kelautan adalah Dinas Kehutanan Dan Perkebunan Provinsi Banten yang melaksanakan 2 (dua) program, yang terdiri dari :
A. Program Peningkatan Produksi dan Produktivitas Tanaman
Perkebunan Berkelanjutan dengan alokasi anggaran Rp. 2.656.875.000,- (Dua Milyar Enam Ratus Lima Puluh Enam
Juta Delapan Ratus Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 85,43%, Program ini dijabarkan kedalam 4 (empat) kegiatan, yang terdiri dari :
1. Peningkatan Produksi dan Produktivitas Tanaman Rempah dan Penyegar dengan pagu anggaran Rp. 1.182.950.000,- (Satu Milyar Seratus Delapan Puluh Dua Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 91,46%.
2. Peningkatan Produksi dan Produktivitas Tanaman Tahunan dengan pagu anggaran Rp. 655.396.000,- (Enam Ratus Lima Puluh Lima Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh Enam Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 58,26% rendahnya realisasi pada kegiatan ini disebabkan karena ………..
3. Dukungan Penanganan Pasca Panen dan Pembinaan Usaha dengan pagu anggaran Rp 235.780.000,- (Dua Ratus Tiga
V | 5 Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 99,45%.
4. Dukungan Perlindungan Perkebunan dengan pagu anggaran Rp 582.749.000,- (Lima Ratus Delapan Puluh Dua Juta Tujuh Ratus Empat Puluh Sembilan Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 98,06%.
B. Program Peningkatan Nilai Tambah, Daya Saing, Mutu, Pemasaran Hasil dan Investasi Pertanian dengan alokasi anggaran Rp. 750.000.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 98,90%, Program ini dijabarkan kedalam 2 (dua) kegiatan, yang terdiri dari :
1. Pengembangan Mutu dan Standardisasi dengan pagu anggaran Rp 400.000.000,- (Empat Ratus Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 98,90%.
2. Pengembangan Pengolahan Hasil Pertanian dengan pagu anggaran Rp 350.000.000,- (Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 98,61%.
SKPD kedua yang melaksanakan Subfungsi Pertanian, Kehutanan, Perikanan Dan Kelautan adalah Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Banten yang melaksanakan 3 (tiga) program, yang terdiri dari :
A. Program Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Tangkap dengan alokasi anggaran Rp. 693.332.000,- (Enam Ratus Sembilan Puluh Tiga Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Dua Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 94,22%, Program ini dijabarkan kedalam 1 (satu) kegiatan yaitu Pembinaan dan Pengembangan Kapal Perikanan, Alat Penangkap Ikan, dan Pengawakan Kapal Perikanan.
B. Program Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Budidaya dengan alokasi anggaran Rp. 1.869.250.000,- (Satu Milyar Delapan Ratus Enam Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu
V | 6 Rupiah) dan terealisasi sebesar 88,18%, Program ini dijabarkan kedalam 1 (satu) kegiatan yaitu Pengelolaan Sistem Perbenihan Ikan.
C. Program Peningkatan Daya Saing Usaha dan Produk Kelautan dan Perikanan dengan alokasi anggaran Rp. 8.500.000.000,- (Delapan Milyar Lima Ratus Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 95,38%, Program ini dijabarkan kedalam 3 (tiga) kegiatan, yang terdiri dari :
1. Peningkatan Serapan Pasar Domestik Hasil Kelautan dan Perikanan dengan pagu anggaran Rp 2.350.000.000,- (Dua Milyar Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 96,48%.
2. Pengembangan Produk dan Usaha Pengolahan Hasil Kelautan dan Perikanan dengan pagu anggaran Rp 4.350.000.000,- (Empat Milyar Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 97,11%.
3. Pengembangan Produk dan Usaha Pasca Panen Non Pangan Hasil Perikanan dengan pagu anggaran Rp 1.800.000.000,- (Satu Milyar Delapan Ratus Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 89,77%.
SKPD ketiga yang melaksanakan Subfungsi Pertanian, Kehutanan, Perikanan Dan Kelautan adalah Dinas Pertanian Dan Peternakan Provinsi Banten yang melaksanakan 5 (lima) program, yang terdiri dari :
A. Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Pangan Untuk Mencapai Swasembada dan
Swasembada Berkelanjutan dengan alokasi anggaran Rp. 1.264.350.000,- (Satu Milyar Dua Ratus Enam Puluh Empat
Juta Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 90,67%, Program ini dijabarkan kedalam 3 (tiga) kegiatan, yang terdiri dari :
V | 7 1. Pengelolaan Produksi Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
dengan pagu anggaran Rp 494.350.000,- (Empat Ratus Sembilan Puluh Empat Juta Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 77,37%.
2. Pengelolaan Sistem Penyediaan Benih Tanaman Pangan dengan pagu anggaran Rp 670.000.000,- (Enam Ratus Tujuh Puluh Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 100%.
3. Penanganan Pasca Panen Tanaman Pangan dengan pagu anggaran Rp 100,000.000,- (Seratus Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 93,86%.
B. Program Peningkatan Produksi dan Produktivitas Hortikultura
Ramah Lingkungan dengan alokasi anggaran Rp. 16.835.464.000,- (Enam Belas Milyar Delapan Ratus Tiga
Puluh Lima Juta Empat Ratus Enam Puluh Empat Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 98,64%, Program ini dijabarkan kedalam 4 (empat) kegiatan, yang terdiri dari :
1. Peningkatan Produksi dan Produktivitas Produk Buah Ramah Lingkungan dengan pagu anggaran Rp 810.214.000,- (Delapan Ratus Sepuluh Juta Dua Ratus Empat Belas Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 99,08%.
2. Peningkatan Produksi dan Produktivitas Produk Florikultura
Ramah Lingkungan dengan pagu anggaran Rp 1.357.760.000,- (Satu Milyar Tiga Ratus Lima Puluh
Tujuh Juta Tujuh Ratus Enam Puluh Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 98,47%.
3. Peningkatan Produksi dan Produktivitas Produk Sayuran dan
Tanaman Obat Ramah Lingkungan dengan pagu anggaran Rp 14.136.240.000,- (Empat Belas Milyar Seratus Tiga Puluh
Enam Juta Dua Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 98,85%.
4. Pengembangan Sistem Perlindungan Tanaman Hortikultura
Ramah Lingkungan dengan pagu anggaran
V | 8 Rp 531.250.000,- (Lima Ratus Tiga Puluh Satu Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 92,73%.
C. Program Pemenuhan Pangan Asal Ternak dan Agribisnis
Peternakan Rakyat dengan alokasi anggaran Rp. 14.997.495.000,- (Empat Belas Milyar Sembilan Ratus
Sembilan Puluh Tujuh Juta Empat Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 93,31%, Program ini dijabarkan kedalam 3 (tiga) kegiatan, yang terdiri dari :
1. Peningkatan Produksi Ternak dengan pagu anggaran Rp 9.270.795.000,- (Sembilan Milyar Dua Ratus Tujuh Puluh
Juta Tujuh Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 93,68%.
2. Peningkatan Produksi Pakan Ternak dengan pagu anggaran Rp 4.010.700.000,- (Empat Milyar Sepuluh Juta Tujuh Ratus
Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 91,83%.
3. Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Benih dan Bibit dengan pagu anggaran Rp 1.716.000.000,- (Satu Milyar Tujuh Ratus Enam Belas Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 94,76%.
D. Program Peningkatan Nilai Tambah, Daya Saing, Mutu, Pemasaran Hasil dan Investasi Pertanian dengan alokasi anggaran Rp. 6.500.000.000,- (Enam Milyar Lima Ratus Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 99,32%, Program ini dijabarkan kedalam 2 (dua) kegiatan, yang terdiri dari :
1. Pengembangan Pemasaran Domestik dengan pagu anggaran Rp 1.450.000.000,- (Satu Milyar Empat Ratus Lima Puluh
Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 98,72%.
2. Pengembangan Pengolahan Hasil Pertanian dengan pagu anggaran Rp 5.050.000.000,- (Lima Milyar Lima Puluh Juta Rupiah) dan terealisasi sebesar 99,49%.
E. Program Penyediaan dan Pengembangan Prasarana dan Sarana Pertanian dengan alokasi anggaran Rp. 153.255.535.000,-
V | 9 (Seratus Lima Puluh Tiga Milyar Dua Ratus Lima Puluh Lima Juta Lima Ratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 94,42%, Program ini dijabarkan kedalam 4 (empat) kegiatan, yang terdiri dari :
1. Pengelolaan Air Irigasi Untuk Pertanian dengan pagu anggaran Rp 92.501.810.000,- (Sembilan Puluh Dua Milyar Lima Ratus Satu Juta Delapan Ratus Sepuluh Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 92,98%.
2. Perluasan Areal dan Pengelolaan Lahan Pertanian dengan pagu anggaran Rp 41.162.900.000,- (Empat Puluh Satu Milyar Seratus Enam Puluh Dua Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 99,99%.
3. Pengelolaan Sistem Penyediaan dan Pengawasan Alat Mesin Pertanian dengan pagu anggaran Rp 19.390.825.000,- (Sembilan Belas Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh Juta Delapan Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 89,39%.
4. Pelayanan Pembiayaan Pertanian dan Pengembangan Usaha
Agribisnis Perdesaan (PUAP) dengan pagu anggaran Rp 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) dan terealisasi
sebesar 100%.
d. Sub Fungsi Transportasi.
Sub fungsi ini dilaksanakan oleh 1 (satu) SKPD, yang melaksanakan 1 (satu) program dan 1 (satu) kegiatan dengan anggaran sebesar Rp. 22.362.593.000,- (Dua Puluh Dua Milyar Tiga Ratus Enam Puluh Dua Juta Lima Ratus Sembilan Puluh Tiga Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 98,50%.
SKPD yang melaksanakan Subfungsi Transportasi adalah Dinas Bina Marga Dan Tata Ruang Provinsi Banten dengan Program Penyelenggaraan Jalan yang ditunjang oleh Kegiatan Pelaksanaan Preservasi dan Peningkatan Kapasitas Jalan Nasional.
V | 10 2. Fungsi Pelayanan Umum.
Pelaksanaan Tugas pembantuan pada fungsi pelayanan umum dilaksanakan oleh 3 (tiga) SKPD yang melaksanakan program berdasarkan sub fungsinya masing-masing, anggaran Tugas Pembantuan yang dialokasikan untuk fungsi Pelayanan Umum di Provinsi Banten Tahun 2015 adalah sebesar Rp. 14.830.039.000,- (Empat Belas Milyar Delapan Ratus Tiga Puluh Juta Tiga Puluh Sembilan Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 96,94%.
Terdapat 2 (dua) sub fungsi yang menunjang terhadap keberhasilan
pelaksanaan Tugas Pembantuan pada fungsi Pelayanan Umum, yang terdiri dari :
a. Sub Fungsi Lembaga Eksekutif Dan Legislatif, Masalah Keuangan Dan Fiskal, Serta Urusan Luar Negeri.
Sub fungsi ini dilaksanakan oleh 2 (dua) SKPD, yang melaksanakan 3 (tiga) program dan 3 (tiga) kegiatan dengan anggaran sebesar Rp. 5.632.245.000,- (Lima Milyar Enam Ratus Tiga Puluh Dua Juta Dua Ratus Empat Puluh Lima Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 96,98%.
SKPD pertama adalah Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Banten yang melaksanakan 2 (dua) program, diantaranya :
A. Program Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Budidaya dengan alokasi anggaran Rp. 80.440.000,- (Delapan Puluh Juta Empat Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) dan berhasil terealisasi 91,25%, Program ini dijabarkan dalam kegiatan Peningkatan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Perikanan Budidaya.
B. Program Peningkatan Daya Saing Usaha dan Produk Kelautan dan Perikanan dengan alokasi anggaran Rp. 86.340.000,- (Delapan Puluh Enam Juta Tiga Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) dan berhasil terealisasi 87,72%, Program ini dijabarkan dalam kegiatan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas
V | 11 Teknis di Bidang Pasca Panen dan Pemasaran Hasil Kelautan dan Perikanan.
SKPD Kedua adalah Dinas Pertanian Dan Peternakan Provinsi Banten yang melaksanakan 1 (satu) program, diantaranya :
A. Program Penyediaan dan Pengembangan Prasarana dan Sarana Pertanian dengan alokasi anggaran Rp. 5.465.465.000,- (Lima Milyar Empat Ratus Enam Puluh Lima Juta Empat Ratus Enam Puluh Lima Ribu Rupiah) dan berhasil terealisasi 97,21%, Program ini didukung oleh kegiatan Fasilitas Pupuk dan Pestisida.
b. Sub Fungsi Pelayanan Umum Lainnya.
Sub fungsi ini dilaksanakan oleh 2 (dua) SKPD, yang melaksanakan 6 (enam) program dan 7 (tujuh) kegiatan dengan anggaran sebesar Rp. 9.197.794.000,- (Sembilan Milyar Seratus Sembilan Puluh Tujuh Juta Tujuh Ratus Sembilan Puluh Empat Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 96,92%.
SKPD pertama adalah Dinas Kehutanan Dan Perkebunan Provinsi Banten yang melaksanakan 2 (dua) program, diantaranya :
A. Program Peningkatan Produksi dan Produktivitas Tanaman Perkebunan Berkelanjutan dengan alokasi anggaran Rp.
246.340.000,- (Dua Ratus Empat Puluh Enam Juta Tiga Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) dan terealisasi 41,50%, Program ini didukung oleh kegiatan Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen Perkebunan, rendahnya realisasi pada kegiatan ini disebabkan karena ………..
B. Program Peningkatan Nilai Tambah, Daya Saing, Mutu, Pemasaran Hasil dan Investasi Pertanian dengan alokasi anggaran Rp. 80.000.000,- (Delapan Puluh juta Rupiah) dan terealisasi 99,74%, Program ini didukung oleh kegiatan Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian.
V | 12 SKPD pertama adalah Dinas Pertanian Dan Peternakan Provinsi Banten yang melaksanakan 5 (lima) program, diantaranya :
A. Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Pangan Untuk Mencapai Swasembada dan Swasembada Berkelanjutan dengan alokasi anggaran Rp.
282.410.000,- (Dua Ratus Delapan Puluh Dua Juta Empat Ratus Sepuluh Ribu Rupiah) dan terealisasi 99,18%, Program ini didukung oleh kegiatan Dukungan Manajemen dan Teknis Lainnya pada Ditjen Tanaman Pangan.
B. Program Peningkatan Produksi dan Produktivitas Hortikultura Ramah Lingkungan dengan alokasi anggaran Rp. 319.860.000,- (Tiga Ratus Sembilan Belas Juta Delapan Ratus Enam Puluh Ribu Rupiah) dan terealisasi 89,07%, Program ini didukung oleh kegiatan Dukungan Manajemen dan Teknis Lainnya pada Ditjen Hortikultura.
C. Program Pemenuhan Pangan Asal Ternak dan Agribisnis Peternakan Rakyat dengan alokasi anggaran Rp. 96.500.000,- (Sembilan Puluh Enam Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) dan terealisasi 81,87%, Program ini didukung oleh kegiatan Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen Peternakan.
D. Program Peningkatan Nilai Tambah, Daya Saing, Mutu, Pemasaran Hasil dan Investasi Pertanian dengan alokasi anggaran Rp. 150.000.000,- (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah) dan terealisasi 100%, Program ini didukung oleh kegiatan Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian.
E. Program Penyediaan dan Pengembangan Prasarana dan Sarana Pertanian dengan alokasi anggaran Rp. 8.022.684.000,- (Delapan Milyar Dua Puluh Dua Juta Enam Ratus Delapan Puluh Empat Ribu Rupiah) dan terealisasi 98,95%, Program ini didukung oleh kegiatan Dukungan Manajemen dan Dukungan
V | 13 Teknis Lainnya Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian.
3. Fungsi Pendidikan.
Pelaksanaan Tugas pembantuan pada fungsi pendidikan dilaksanakan oleh 1 (satu) SKPD yang melaksanakan program berdasarkan sub fungsinya masing-masing, anggaran Tugas Pembantuan yang dialokasikan untuk fungsi pendidikan di Provinsi Banten Tahun 2015 adalah sebesar Rp. 1.000.000.000,- (Satu Milyar Rupiah) dan terealisasi sebesar 48,95%.
Terdapat 1 (satu) sub fungsi yang menunjang terhadap keberhasilan pelaksanaan Tugas Pembantuan pada fungsi pendidikan yaitu :
a. Sub Fungsi Pengembangan Budaya.
Sub fungsi ini dilaksanakan oleh SKPD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten, yang melaksanakan Program Pelestarian Budaya yang dijabarkan oleh Kegiatan Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman dengan anggaran sebesar 1.000.000.000,- (Satu Milyar Rupiah) dan terealisasi sebesar 48,95%, rendahnya realisasi pada kegiatan ini disebabkan karena ………..
4. Fungsi Perumahan Dan Fasilitas Umum.
Pelaksanaan Tugas pembantuan pada fungsi perumahan dan fasilitas umum dilaksanakan oleh SKPD Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Banten yang melaksanakan program berdasarkan sub fungsinya masing-masing, anggaran Tugas Pembantuan yang dialokasikan untuk fungsi pendidikan di Provinsi Banten Tahun 2015 adalah sebesar Rp. 1.820.947.000,- (Satu Milyar Delapan Ratus Dua Puluh Juta Sembilan Ratus Empat Puluh Tujuh Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 89,22%.
Terdapat 1 (satu) sub fungsi yang menunjang terhadap keberhasilan pelaksanaan Tugas Pembantuan pada fungsi Perumahan Dan Fasilitas
V | 14 Umum yaitu sub fungsi perumahan dan fasilitas umum lainnya yang didukung oleh Program Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi yang dijabarkan kedalam 3 (tiga) Kegiatan, diantaranya :
1. Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi dengan pagu anggaran Rp 281.270.000,- (Dua Ratus Delapan Puluh Satu Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 85,88%.
2. Penataan Persebaran Penduduk dengan pagu anggaran Rp 1.289.827.000,- (Satu Milyar Dua Ratus Delapan Puluh Sembilan Juta Delapan Ratus Dua Puluh Tujuh Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 92,68%.
3. Pembinaan Potensi Kawasan Transmigrasi dengan pagu anggaran Rp 249.850.000,- (Dua Ratus Empat Puluh Sembilan Juta Delapan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan terealisasi sebesar 75,15%.
5.3 Permasalahan dan Solusi a. Permasalahan
b. Solusi