BUPATI TANAH LAUT
PROVINSI KALIMANTAN SELATAN KEPUTUSAN BUPATI TANAH LAUT NOMOR 188.45
lr,n7
- KUMI
2O2OTENTANG
BUPATI TANAH LAUT,
Menimbang
a.
bahwa setiap orang berhakuntuk
bertempat tinggal dan mendapatkanlingkungan yang syarat
kesehatan dan tertata dengan baik;b. bahwa penyelenggaraan peningkatan
kualitasperumahan kumuh dan permukiman kumuh
merupakan tanggung jawab Pemerintah
Pusat,Pemerintah Provinsi dan Pemerintah
Kabupaten berdasarkan penetapan lokasi perumahankumuh
danpermukiman kumuh yang didahului dengan
prosespendataan, evaluasi kegiatan yang telah
dilakukanterhadap lokasi kumuh yang telah
ditetapkansebelumnya
dan hasil dari kajian
mengenai daerah terdugakumuh
di Kabupaten Tanah Laut;c.
bahwa berdasarkan ketentuan Pasal98 ayat (2) Undang- Undang Nomor 1Tahun
2O11 tentang Perumahan dan Kawa.sanPermukiman, penetapan lokasi
perumahankumuh dan permukiman kumuh wajib dilakukan
Pemerintah Daerah dengan melibatkan
peranmasyarakat;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan
sebagaimanadimaksud pada huruf a, huruf b, dan huruf c,
perlumenetapkan Keputusan Bupati tentang
PenetapanLokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman
Kumuh
di Kabupaten Tanah Laut;i. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1965
tentangPembentukan Daerah
Tingkat II Tanah Laut,
DaerahTingkat II Tapin dan Daerah Tingkat II
Tabalong{Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
1965Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara
RepublikIndonesia Nomor
27561dengan mengubah
Undang- MengingatPENETAPAN LOKASI PERUMAHAN KUMUH DAN PERMUKIMAN KUMUH DI KABUPATEN TANAH LAUT
Undang Nomor 27 Tahun 1959 tentang
Penetapan Undang-UndangDarurat
Nomor 3Tahun
1953 tentangPembentukan Daerah Tingkat II di
Kalimantan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
1953Nomor 9)
sebagai Undang-Undang (Lembaran Negara Republik In.donesiaTahun
1959 Nomor72,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1820);2.
Undang-Undang Nomor39 Tahun 1999 tentang
HakAsasi Manusia
(Lembaran NegaraRepublik
IndonesiaTahun
L999Nomor
165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3886);3. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2OO2
tentangBangunan Gedung {lembaran Negara
RepublikIndonesia Tahun 2OO2 Nomor 134, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor a2a7l;
4. Undang-Undang Nomor 26 Tahun
2CIA7 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun
2AA7 Nomor68,
Tambahan Lembaran Negara Repubiik indonesia Nomor a725\;5. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2OO7
tentang Pengelolaan.Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau
Kecil{Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2OO7Nomor 84, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor a739);6. Undang-Undang Nomor i 1 Tahun 2O11
tentangPerumahan dan Kawasan Permukiman
(LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor
7, Tambahan l.embaran Negara Republik Indonesia Nomor 5188);7. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2A11
tentangPembenfukan Peraturan
Perundang-undangan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2011Nomor 82, Tambahan kmbaran Negara
RepublikIndonesia Nomor 52341
sebagaimanateiah
diubah dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2AW tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun2A1l
tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
ZOL9Nomor 183, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 6398);8. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2OL4
tentangPemerintahan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2OL4 Nomor 244,Tarmbahan Lembaran NegaraRepublik
Indonesia Nomor 5587) sebasaimanai
3
tetrah
diubah
dengan Undang-Undang Nomor9
Tahun2015 tentang
Perubahan KeduaAtas
Undang-Undang Nomor23 Tahun 2Ol4 tentang
Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2015Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5679);10.
Peraturan Pemerintah Nomor36 Tahun
20O5 tentang Pelaksanaan Undang-UndangNomor 28 Tahun
2OO2tentang Bangunan Gedung (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2OO5 Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor a5321;
11.
Peraturan Pemerintah Nornor 15Tahun 2010
tentang Penyelenggaraan PenataanRuang
(Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun
2O1O Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5103);1.2. Peraturan Pemerintah
Nomor
14Tahun 2016
tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2016Nomor 101, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5883);13. Peraturan Menteri
PekerjaanUmum dan
PerumahanRakyat Nomor
OZ/PRTlM/20rc tentang
Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan dan Permukiman Kumuh (Berita Negara Republik IndonesiaTahun
2016 Nomor1721;
14. Peraturan Menteri
PekerjaanUmum dan
PerumahanRakyat Nomor
14/PRT/Ml20l8 tentang
Pencegahandan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh
dan Permukiman Kumuh {Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 785);15. Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Laut Nomor
3Tahun
2OL6tentang Tata
RuangWilayah
KabupatenTanah Laut Tahun 2016 - 2036
(Lembaran DaerahKabupaten Tanah Laut Tahun 2Ot6 Nomor 3, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Tanah Laut Nomor 23);
16. Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Laut Nomor
6Tahun 2016 tentang Pembentukan dan
Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Tanah Laut Tahun 2CI16 Nomor 6, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Tanah Laut Nomor 25);17. Peraturan Daerah
Kabupaten?anah Laut Nomor
17Tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja
I
Daerah Tahun Anggaran 2O2O (Lembaran
Daerah Kabupaten Tanah Laut Tahun 2019 Nomor 17);MEMUTUSKAN:
Keputusan
Bupati
tentang Penetapan Lokasi PerrrmahanKumuh dan
PermukimanKumuh di
Kabupaten Tanah Laut dengan daftar Lokasi sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagiantidak
terpisahkan dari Keputusan ini.Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman
Kumuhsebagaimana dimaksud pada Diktum
KESATUmerupakan satuan perumahan
dan
permukiman dalam Lingkup Wilayah Kabupaten yangdinilai tidak laik huni karena ketidakteraturan bangunan, tingkat
kepadatanbangunan yang tinggi, dan kualitas bangunan
serta sarana dan prasarana yangtidak
memenuhi syarat.Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman
Kumuh ditetapkan berdasarkan pendataan yangdilakukan
oleh Pemerintah Daerah dengan melibatkan peran masyarakat menggunakanKetentuan Tata Cara
Penetapan Lokasi sebagaimanadiatur
dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 14/PRT/M 12018 tentang Pencegahan dan PeningkatanKualitas
terhadap PerumahanKumuh
dan Permukiman Kumuh.Lokasi Perumahan
Kumuh dan
PermukimanKumuh di Kabupaten Tanah Laut ditetapkan sebagai
dasarpen5rusunan Rencana Aksi Peningkatan
KualitasPerumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh
diKabupaten Tanah Laut, yang merupakan
komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung Program Nasional Pengentasan PermukimanKumuh,
termasuk dalam halini
Terget Nasional Permukiman Tanpa Kumuh.Lokasi Perumahan
Kumuh dan
PermukimanKumuh
diKabupaten Tanah Laut dengan luas total
sebesar1.139,33 (seribu seratus
tiga puluh
sembilan koma tigapuluh
tiga) Hektar.Berdasarkan Penetapan Lokasi Perumahan
Kumuh
dan Permukiman Kumuh di Kabupaten Tanah Lautini,
maka Pemerintahdaerah
berkomitmenuntuk
melaksanakanPeningkatan Kualitas Perumahan Kumuh
danPermukiman Kumuh
secaratuntas dan
berkelanjutan sebagaiprioritas
pembangunandaerah dalam
bidang MENETAPKANKESATU
KEDUA
KETIGA
KEEMPAT
KELIMA
KEENAM
5
KETUJUH
KEDELAPAN
KESEMBILAN
perumahan dan permukiman, bersama-sama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.
Dengan ditetapkannya Keputusan Bupati ini,
maka Keputusan Bupati Tanah Laut Nomor 188.45/579-KUMi 2018 tentang Penetapan l,okasi PerumahanKumuh
dan PermukimanKumuh di
Kabupaten TanahLaut
dicabut dan dinyatakantidak
berlaku.Segala biaya
yang timbul
sebagaiakibat
ditetapkaonva Keputusanini
dibebankanpada
Anggaran Pendapatandan Belanja Daera}. Kabupaten Tanah Laut
Tahun Anggaran 2A2A pada Badan Perencanaan PembangunanDaerah Program Perencanaan
PembangunanInfrastruktur dan
Pengembangan\Milayah
Kegiatan Perencanaan PembangunanSub Bidang Infrastruktur
Wilayah Nomor DPA 4.O3.O 1.O 1,.21.22.5.2.: Keputusan Bupati ini mulai berlaku pada
tanggai ditetapkan.Ditetapkan di Peiaihari pada
tanggal
15 -)uii &-.lOBUPATI ,
SUKAMTA
I
TANGGAL:
l$ Jiit-t 202*DAFTAR LOKASI PERUMAHAN KUMUH DAN PERMUKIMAN KUMUH DI KABUPATEN TANAH LAUT
No Lokasi
Luas Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman
1r r ^\
[I-1a,
Luas Kumuh Veri{ikasi
I.
Kecamatan Pelaihari1 Pelaihari o 6,47
2 Sarang
Halalg
o 12,00r)o Pemuda o 25,44
4 Panggung Baru o 8,OO
5 Sumber Mulia o 10,60
6 Sungai Riam o 13,80
Karang Taruna 0 36,L2
I
Pabahanan 111,90I
Panjaratan 3,88 24,5210. Angsau 7,95 24,50
Jumlah Total di Kecamatan Pelaihari 273,35
II.
Kecamatan Bati-Bati1 Nusa Indah o L6,67
2 Ujung Baru o 1A,42
3 Pandahan 4 35,O1
4 Bati-Bati 9 6,31
5. Padang 0 28,28
6. Ujung o 26,41
7 Benua Raya o 1 1,06
Jumlah Total
di
Kecamatan Bati-Bati 134,16ru.
Kecamatan Bumi Makmur1 Handil Gayam o 2L,27
2 Handil Gayam Birayang Bawah o 3,39
3 Pantai Harapan 10,6 9,85
4 Sungai Rasau 1 1,9 15,65
5 Handil Labuan Amas o 3,95
6 Handii Ma]uka o 2,64
7 Kurau Utara o 5,55
Jumlah Total
di
Kecamatan Bumi Makmur 62,26ry.
Kecamatan Kurau1 Bawah Layung o O,55
2 Kurau 14,7 13,O9
3 Padang Luas o 35,81
4 Tambak Sarinah o 19,40
5 Maluka Bauiin 0 13,33
6. Sungai Bakau a
Jumlah Total
di
Kecamatan Kurau 88,46L
V.
Kecamatan Tambang Ulang1 Sungai Pinang 0
)1 )q
2 Tambang Ulang o 21,4Q
,.)
-
Gunung Raja o 72,9OJum.lah Total
di
Kecamatan ?ambang Ulang 115,59Vi.
Kecamatan Jorong1 Asam-Asam 10 18,10
2 Muara Asam-Asam 11 13,50
.Jr\ Swarangan I'2 12,56
4 SaLruhur o 3,1 1
5 Jorong o 46,69
6. Simpang Empat Sungai Baru 0 16,89
Jumlah Total
di
Kecamatan Jorong 110,83VII.
Kecarnatan Takisungi
Tabanio 14,8 1,312 Pegatan Besar 11 1 1,60
3 Kuala Tambangan 1O,5 10,39
4 Takisung o 4,89
5 Ranggang Dalam o 59,32
6 Benua Tengah o 2,14
7 Telaga Langsat o 53,72
Jumlah Total
di
Kecamatan Takisung 143,36 VIII. Kecamatan Kintap1 Kintap 0 25,96
2 Muara Kintap 13,7 15, 13
L)
-
Kintapura 0 8,61.4 Sebramban Baru 0 24,q4
Jumlah Total
di
Kecamatan Kintap 70,54IX.
KecamatanPanyipatan1 Tanjung Dewa 10 10,51
2 Batakan 11 3B,85
3
Kuringkit
o 9,764 Bumi Asih o 2Y,/l
5 Batu Mulya o 18,42
Jumlah Total
di
Kecamatan Panvipatan 107,26X.
Kecamatan Bajuin1 Pamalongan 0
lL,24
2 Sungai Bakar 0 4,44
Jumlah Total di Kecamatan Bajuin 15,64
XI.
Kecamatan Bafu Ampar1 Gunung Mas o 17,88
Jumlah Tota-l di Kecamatan Batu Ampar 17,99 BUPATI TANAH
H