• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis hukum Islam terhadap Putusan Hakim tentang Izin Poligami dikarenakan isteri trauma atas kelahiran anak pertama Nomor. 25/Pdt.G/2009/PA.Sda di Pengadilan Agama Sidoarjo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis hukum Islam terhadap Putusan Hakim tentang Izin Poligami dikarenakan isteri trauma atas kelahiran anak pertama Nomor. 25/Pdt.G/2009/PA.Sda di Pengadilan Agama Sidoarjo"

Copied!
78
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Islamic Law in the Modern World, Edisi Indonesia: Hukum Islam di Dunia Moderen, terj.. Problematika Pelaksanaan Fiqh Islam,

Jawaban Perkawinan tersebut tetap sah, tetapi perkawinan tersebut tidak mendapat perlidungan hukum, karena pelaksanaannya tidak sesuai dengan UUP dan Kantor

Ketentuan-ketentuan dalam PERMA Nomor 3 Tahun 2017 berisi tentang pedoman bagi hakim dalam mengadili perkara pidana maupun perdata yang melibatkan perempuan didalamnya.

Walaupun persetujuan isteri atau isteri-isteri merupakan syarat bagi suami untuk dapat melakukan poligami, tetapi pelaksanaannya tidak terlalu mutlak, dalam

Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan Pemohon mengajukan pemohonan izin poligami karena calon istri kedua telah hamil, bahwa alasan itu tidak sesuai dengan Undang-undang

Al-Jurjani dalam kitabnya, Ḥikmah at-Tasyrȋ’ wa Falsafatuhu menjelaskan ada empat hikmah yang dikandung oleh syari’at poligami. Kebolehan poligami yang dibatasi sampai

Akan tetapi secara substansi keterkaitan dengan perkara, dasar pertimbangan hukum tersebut tidak dapat dijadikan sebagai landasan hukum karena tidak sesuai dengan

Berdasarkan wawancara kepada hakim Pengadilan Agama situbondo, bahwasanya tidak ada keadilan yang mutlak yang ada di dunia ini dan keadilan yang mutlak hanyalah milik yang maha kuasa,