• Tidak ada hasil yang ditemukan

Definisi & Latar Belakang...(1/2)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Definisi & Latar Belakang...(1/2)"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

6623 -TaufiqurRachman

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

CCR314 – RISET OPERASIONAL Materi #9

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Definisi & Latar Belakang

...(1/2)

2

Game theory dapat disebut juga Teori Permainan.

Suatu pendekatan matematis untuk merumuskan situasi persaingan/pertentangan (konflik) antara berbagai pihak yang memiliki kepentingan yang berbeda dalam proses pengambilan keputusan.

Teori ini dikembangkan untuk menganalisa proses

pengambilan keputusan dari situasi persaingan

yang berbeda dan melibatkan dua atau lebih

kepentingan.

(2)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Definisi & Latar Belakang

...(2/2)

Materi #9 Ganjil 2015/2016 CCR314 - Riset Operasional

3

Kepentingan-kepentingan yang bersaing dalam permintaan disebut pemain (players). Anggapan yang digunakan adalah bahwa setiap pemain mempunyai kemampuan untuk mengambil keputusan secara bebas dan rasional.

Teori permainan mula-mula dikemukakan oleh seorang ahli matematika Prancis yang bernama Emile Borel pada tahun 1921, kemudian John Von Neemann dan Oskar Morgenstern mengembangkan lebih lanjut sebagai alat untuk merumuskan perilaku ekonomi yang bersaing.

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Jenis Teori Permainan

4

Permainan dengan jumlah nol ( zero sum gam e), yang terdiri dari:

Permainan strategi murni.

Permainan strategi campuran.

Permainan tidak jumlah nol ( non zero sum

game ).

(3)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Model

Materi #9 Ganjil 2015/2016 CCR314 - Riset Operasional

5

Dapat diklasifikasikan dengan sejumlah cara seperti:

jumlah pemain,

jumlah keuntungan dan kerugian, serta

jumlah strategi yang digunakan dalam permainan.

Contoh:

Bila jumlah pemain adalah dua pemain disebut sebagai permainan dua pemain.

Jika jumlah keuntungan dan kerugian adalah nol, disebut permainan jumlah-nol (zero sum game) atau jumlah konstan.

Sebaliknya bila tidak sama dengan nol, permainan disebut permainan bukan jumlah nol (non zero sum game).

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Matriks Pay-off

6

Perusahaan B Strategi

Harga Murah (S1)

Strategi Harga Sedang (S2)

Strategi Harga Mahal (S3)

Perusahaan A Strategi Harga

Murah (S1)

1 9 2

Strategi Harga

Mahal (S2)

8 5 4

(4)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Ketentuan Dasar

...(1/3)

Materi #9 Ganjil 2015/2016 CCR314 - Riset Operasional

7

Dari contoh tabel matriks pay-off (matrik permainan), dapat dijelaskan beberapa ketentuan dasar yang terpenting dalam teori permainan, yakni:

Angka-angka dalam matriks pay-off (matriks permainan), menunjukkan hasil dari strategi permainan yang berbeda.

Dalam permainan dua pemain jumlah nol ini, bilangan positif menunjukkan keuntungan bagi pemain baris dan merupakan kerugian dari pemain kolom.

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Ketentuan Dasar

...(2/3)

8

Anggapan yang digunakan adalah bahwa suatu strategi tidak dapat dirusak oleh pesaing atau faktor lain.

Suatu strategi dikatakan dominan bila setiap pay- off dalam strategi adalah superior terhadap setiap pay-off yang berhubungan dalam suatu strategi alternatif.

Contoh: dalam permainan tersebut, untuk

perusahaan A, strategi harga S1 didominasi oleh

strategi S2.

(5)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Ketentuan Dasar

...(3/3)

Materi #9 Ganjil 2015/2016 CCR314 - Riset Operasional

9

Suatu strategi optimal adalah rangkaian kegiatan atau rencana yang menyeluruh yang menyebabkan seorang pemain dalam posisi yang paling menguntungkan tanpa memperhatikan kegiatan pesaingnya.

Tujuan model permainan adalah mengidentifikasikan strategi atau rencana optimal untuk setiap pemain.

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Masalah

...(1/2)

10

Menggunakan dua karakteristik strategi:

Strategi Murni ( Pure Strategy Game )

Dalam strategi murni, strategi optimal untuk setiap pemain adalah dengan menggunakan strategi tunggal.

Melalui aplikasi kriteria maximin dan kriteria

minimax. Nilai yang dicapai harus merupakan

maksimum dari maximin baris dan minimum

dari minimax kolom, titik ini dikenal sebagai

titik pelana ( saddle point ).

(6)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Masalah

...(2/2)

Materi #9 Ganjil 2015/2016 CCR314 - Riset Operasional

11

Strategi Campuran ( Mixed Strategy Game )

Penyelesaian masalah dengan strategi campuran dilakukan apabila strategi murni yang digunakan belum mampu menyelesaikan masalah atau belum mampu memberikan pilihan strategi yang optimal.

Dalam strategi ini seorang pemain atau

perusahaan akan menggunakan

campuran/lebih dari satu strategi untuk mendapatkan hasil optimal.

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Contoh #1 (Strategi Murni)

Dua buah perusahan yang memiliki produk yang relatif sama, selama ini saling bersaing dan berusaha untuk mendapatkan keuntungan dari pangsa pasar yang ada. Untuk keperluan tersbut, perusahaan A mengandalkan 2 strategi dan perusahaan B menggunakan 3 macam strategi, dan hasilnya terlihat pada tabel berikut ini:

Perusahaan B Strategi

Harga Murah (S1)

Strategi Harga Sedang (S2)

Strategi Harga Mahal

(S3)

Perusahaan A

Strategi Harga

Murah (S1) 1 9 2

Strategi Harga

Mahal (S2) 8 5 4

12

(7)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh #1

...(1/4)

Materi #9 Ganjil 2015/2016 CCR314 - Riset Operasional

13

Dari kasus di atas, bagaimana strategi yang harus digunakan oleh masing-masing pemain atau perusahaan, agar masing-masing mendapatkan hasil yang optimal (kalau untung, keuntungan tersebut besar, dan kalau harus rugi maka kerugian tersebut adalah paling kecil).

Jawab:

Seperti telah dijelaskan di atas, bagi pemain baris akan menggunakan aturan maximin dan pemain kolom akan menggunakan aturan minimax.

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 1

...(2/4)

Langkah 1

 Untuk pemain baris (perusahaan A), pilih nilai yang paling kecil untuk setiap baris.

 Baris pertama ► 1, dan

 Baris kedua ► 4.

B Maxi-

S1 S2 S3 min

A

S1

1 9 2 1

S2

8 5 4 4

14

 Selanjutnya dari dua nilai terkecil tersebut, pilih nilai yang paling baik atau besar, yakni nilai 4.

(8)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 1

...(3/4)

Langkah 2

 Untuk pemain kolom, (perusahaan B), pilih nilai yang paling besar untuk setiap kolom.

 Kolom pertama ► 8

 Kolom kedua ► 9, dan

 Kolom ketiga ► 4.

B Maxi-

S1 S2 S3 min

A

S1

1 9 2 1

S2

8 5 4 4

Mini-

max

8 9 4

Materi #9 Ganjil 2015/2016 15

CCR314 - Riset Operasional

Selanjutnya dari tiga nilai terbesar tersebut, pilih nilai yang paling baik atau kecil bagi B, yakni nilai 4 (rugi yang paling kecil).

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 1

...(4/4)

16

Langkah 3

Karena pilihan pemain baris–A dan pemain kolom–B sudah sama, yakni masing–masing memilih nilai 4, maka permainan ini sudah dapat dikatakan optimal (sudah ditemukan nilai permainan/sadle point) yang sama.

Hasil optimal di atas, dimana masing-masing pemain memilih nilai 4, mengandung arti bahwa meskipun pemain A menginginkan keuntungan yang lebih besar, namun hanya akan mendapat keuntungan maksimal sebesar 4, bila ia menggunakan strategi harga mahal (S2). Sedangkan untuk pemain B, meskipun menginginkan kerugian yang dideritanya adalah sekecil mungkin, namun kerugian yang paling baik adalah sebesar 4, dan itu bisa diperoleh dengan merespon strategi yang digunakan A dengan juga menerapkan strategi harga mahal (S3).

(9)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Contoh 2 (Strategi Campuran)

Dari kasus di atas, dan karena adanya perkembangan yang terjadi di pasar, maka perusahaan A, yang tadinya hanya memiliki produk dengan harga murah dan mahal, sekarang menambah satu lagi strategi bersainganya dengan juga mengeluarkan produk berharga sedang, dan hasil yang diperoleh tampak pada tabel berikut ini:

Perusahaan B Strategi Harga

Murah (S1)

Strategi Harga Sedang (S2)

Strategi Harga Mahal (S3)

Perusahaan A Strategi Harga

Murah (S1)

2 5 7

Strategi Harga

Sedang (S2)

-1 2 4

Strategi Harga

Mahal (S3)

6 1 9

Materi #9 Ganjil 2015/2016 17

CCR314 - Riset Operasional

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 2

...(1/13)

Langkah 1

 Mula-mula dicoba dulu dengan menggunakan strategi murni. Untuk pemain baris, pilih nilai yang paling kecil untuk setiap baris.

 Baris pertama ► 2,

 Baris kedua ► –1, dan

 Baris ketiga ► 1.

B Maxi-

S1 S2 S3 min

A

S1

2 5 7 2

S2

-1 2 4 -1

S3

6 1 9 1

18

 Selanjutnya dari tiga nilai terkecil tersebut, pilih nilai yang paling baik atau besar, yakni nilai 2.

(10)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 2

...(2/13)

Langkah 2

 Untuk pemain kolom, pilih nilai yang paling besar untuk setiap kolom.

 Kolom pertama► 6,

 Kolom kedua ► 5, dan

 Kolom ketiga ► 9.

B Maxi-

S1 S2 S3 min

A

S1

2 5 7 2

S2

-1 2 4 -1

S3

6 1 9 1

Mini-

max

6 5 9

Materi #9 Ganjil 2015/2016 19

CCR314 - Riset Operasional

 Selanjutnya dari tiga nilai terbesar tersebut, pilih nilai yang paling baik atau kecil bagi B, yakni nilai 5 (rugi yang paling kecil).

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 2

...(3/13)

20

Langkah 3

Dari tabel terlihat bahwa pilihan pemain baris–A dan pemain kolom–B tidak sama, dimana pemain atau perusahaan A memilih nilai 2 dan perusahaan B memilih nilai 5, dengan demikian maka permainan ini dapat dikatakan belum optimal, karena belum ditemukan nilai permainan (sadle point) yang sama.

Oleh karena itu perlu dilanjutkan dengan menggunakan strategi campuran, yang langkahnya adalah sebegai berikut:

(11)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 2

...(4/13)

Langkah 4

Masing-masing pemain akan menghilangkan strategi yang menghasilkan keuntungan atau kerugian paling buruk.

Bila diperhatikan pada tabel, untuk pemain A, strategi S2 adalah paling buruk, karena bisa menimbulkan kemungkinan kerugian bagi A (ada nilai negatifnya/–1).

Dan bagi pemain B, strategi S3 adalah paling buruk karena kerugian yang bisa terjadi paling besar.

B S1 S2 S3

A

S1

2 5 7

S2

-1 2 4

S3

6 1 9

Materi #9 Ganjil 2015/2016 21

CCR314 - Riset Operasional

Lihat penjelasan tentang Dominasi

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Dominasi

22

Dominasi terjadi bila:

1. Seluruh nilai dalam suatu kolom lebih besar daripada nilai pada kolom yang lain. Seperti pada contoh 2, seluruh nilai pada kolom S3 lebih besar dibandingkan nilai-nilai pada kolom S2, maka artinya kolom S3 didominasi oleh kolom S2, sehingga kolom S3 akan dihapus.

2. Seluruh nilai dalam suatu baris lebih kecil daripada nilai pada baris yang lain. Seperti pada contoh 2, setelah kolom S3 dihapus, maka strategi baris S2 didominasi oleh baris S1, karena semua nilai baris S2 lebih kecil daripada nilai baris S1, maka selanjutnya S2 akan dihilangkan.

(12)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 2

...(5/13)

Langkah 5

 Setelah pemain A membuang strategi S2

dan pemain B

membuang stretgi S3, diperoleh tabel sebagai berikut :

B

S1 S2

A S1

2 5

S3

6 1

Materi #9 Ganjil 2015/2016 23

CCR314 - Riset Operasional

Perhatikan bahwa setelah masing-masing membuang strategi yang paling buruk, maka sekarang persaingan atau permainan dilakukan dengan kondisi, perusahaan A menggunakan strategi S1 dan S3, sementara perusahaan B menggunakan strategi S1 dan S2.

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 2

...(6/13)

24

Langkah 6

Memberikan nilai probabilitas terhadap kemugkinan digunakannya kedua strategi bagi masing-masing perusahaan.

Untuk perusahaan A, bila kemungkinan keberhasilan penggunaan strategi S1 adalah sebesar p, maka kemungkinan keberhasilan digunakannya strategi S3 adalah (1 – p).

Begitu pula dengan pemain B, bila kemungkinan keberhasilan penggunaan strategi S1 adalah sebesar q, maka kemungkinan keberhasilan digunakannya strategi S2 adalah (1 – q).

(13)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 2

...(7/13)

Materi #9 Ganjil 2015/2016 CCR314 - Riset Operasional

25

Langkah 7

Mencari nilai besaran probabilitas setiap strategi yang akan digunakan dengan menggunakan nilai-nilai yang ada serta nilai probalitas masing-masing strategi untuk menghitung sadle point yang optimal, dengan cara sebagai berikut :

Untuk perusahaan A

Jika apapun strategi yang digunakan A, perusahaan B meresponnya dengan strategi S1, maka A→B(S1):

2p + 6(1 – p) = 2p + 6 – 6p = 6 – 4p

Jika, apapun strategi yang digunakan A, perusahaan B meresponnya dengan strategi S2, maka A→B(S2):

5p + 1(1 – p) = 5p + 1 – 1p = 1 + 4p

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 2

...(8/13)

26

Bila kedua hasil persamaan tersebut digabung, maka:

6 – 4p = 1 + 4p 6 – 1 = 4p + 4p

Dengan p = 0,625 ; maka (1 – p) = (1 – 0,625)

Sehingga kedua nilai probabilitas untuk strategi S1 dan S3 milik perusahaan A sudah diketahui nilainya. Apabila kedua nilai probabilitas tersebut dimasukkan dalam kedua persamaan sebelumnya, maka keuntungan yang diharapkan oleh perusahaan A adalah:

5 = 8p

p = 5/8 = 0,625

(1 – p) = 0,375

(14)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 2

...(9/13)

= 2p + 6(1 – p)

= 2(0,625) + 6(0,375)

= 3,5

= 5p + 1(1 – p)

= 5(0,625) + 1(0,375)

= 3,5

Materi #9 Ganjil 2015/2016 27

CCR314 - Riset Operasional

Untuk persamaan A→B(S1) Untuk persamaan A→B(S2)

 Keduanya menghasilkan keuntungan yang sama (sesuai yang diharapkan), yaitu sebesar 3,5.

 Sebelum menggunakan strategi campuran, keuntungan perusahaan A hanya sebesar 2. Namun dengan menggunakan strategi campuran ini, keuntungan perusahaan A bisa meningkat 1,5 (dari 2 menjadi 3,5).

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 2

...(10/13)

28

Untuk perusahaan B

Jika apapun strategi yang digunakan B, perusahaan A meresponnya dengan strategi S1, maka B→A(S1):

2q + 5(1 – q) = 2q + 5 – 5q = 5 – 3q

Jika apapun strategi yang digunakan B, perusahaan A meresponnya dengan strategi S3, maka B→A(S3):

6q + 1(1 – q) = 6q + 1 – 1q = 1 + 5q

Bila kedua hasil persamaan tersebut digabung, maka:

5 – 3q = 1 + 5q 5 – 1 = 5q + 3q

4 = 8q

q = 4/8 = 0,5

(15)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 2

...(11/13)

Materi #9 Ganjil 2015/2016 CCR314 - Riset Operasional

29

Dengan q = 0,5 ; maka:

(1 – q) = (1 – 0,5) (1 – q) = 0,5

Sehingga kedua nilai probabilitas untuk strategi S1 dan S2 milik perusahaan B sudah diketahui nilainya. Apabila kedua nilai probabilitas tersebut dimasukkan dalam kedua persamaan sebelumnya, maka kerugian minimal yang diharapkan oleh perusahaan B adalah:

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 2

...(12/13)

= 2q + 5(1 – q)

= 2(0,5) + 5(0,5)

= 3,5

= 6q + 1(1 – q)

= 6(0,5) + 1(0,5)

= 3,5

30

Untuk persamaan B→A(S1) Untuk persamaan B→A(S3)

 Keduanya menghasilkan kerugian minimal sama (sesuai yang diharapkan), yaitu sebesar 3,5.

 Sebelum menggunakan strategi campuran, kerugian minimal perusahaan B adalah sebesar 5, dengan menggunakan strategi campuran ini, kerugian minimal perusahaan B bisa menurun sebesar 1,5 (dari 5 menjadi 3,5).

(16)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Penyelesaian Contoh 2

...(13/13)

Materi #9 Ganjil 2015/2016 CCR314 - Riset Operasional

31

Kesimpulan:

Kerena penggunaan strategi murni belum mampu menemukan nilai permainan (sadle point) yang sama, maka penyelesaian masalah permainan/persaingan contoh 2 dilanjutkan dengan menggunakan strategi campuran.

Penggunaan strategi campuran ini mampu menemukan nilai permainan (sadle point) yang sama, selain itu juga mampu memberikan hasil yang lebih baik bagi masing-masing perusahaan. Untuk perusahaan A, keuntungan yang diharapkan naik menjadi 3,5 dan kerugian minimal yang diterima perusahaan B juga dapat turun menjadi 3,5.

Sehingga solusi sudah optimal.

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Contoh 3 (Permainan Tidak Jumlah Nol)

B Tidak

Promosi Promosi A

Tidak Promosi

4 7

4 -17

Promosi

-17 -10

7 -10

Jawaban:

Dari tabel pay-off :

Jika A promosi ► untung 7, B tidak promosi ► rugi 17.

Jika B promosi ► untung 7, A tidak promosi ► rugi 17.

Dengan demikian A dan B lebih baik promosi karena akan untung 7, sekalipun dapat mengalami kerugian 10. Tetapi masih lebih baik daripada tidak melakukan promosi dapat mengalami kerugian 17.

32

Pertanyaan:

Apakah kedua perusahaan sebaiknya melakukan promosi atau tidak?

(17)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Latihan 1

Strategi Pemain B

B1 B2 B3 B4 B5 B6

Strategi Pemain

A

A1 5 10 -20 15 5 7

A2 15 8 16 -10 13 12

A3 11 11 12 14 14 12

Tentukan strategi terbaik bagi masing-masing pemain !!

Materi #9 Ganjil 2015/2016 33

CCR314 - Riset Operasional

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Jawaban Latihan 1

B Maxi-

B1 B2 B3 B4 B5 B6 min

A

A1 5 10 -20 15 5 7 -20

A2 15 8 16 -10 13 12 -10

A3 11 11 12 14 14 12 11

Minimax 15 11 16 15 14 12

Minimax = Maximin = 11 → Permainan seimbang (Optimal)

Saddle point = 11

34

(18)

h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n . w e b l o g . e s a u n g g u l . a c . i d

6623 -TaufiqurRachman

Daftar Referensi

Materi #9 Ganjil 2015/2016 CCR314 - Riset Operasional

35

http://supriyadid.blogdetik.com/files/2011/01 /game-theory.ppt

http://erda_kamaruddin.staff.gunadarma.ac.id/.

../.ppt

Referensi

Dokumen terkait

Dalam hal ini, pembacaan hermenitik menghasilkan pemahan bahwa masyarakat beranggapan generasi muda sekarang (generasi Z) merupakan generasi yang

Kegiatan  pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karir

selanjutnya jika pemain memilih pilihan menu baru maka pemain akan dibawa masuk ke dalam awal permainan yaitu permainan level 1, di tengah-tengah permainan level

Jika pemain ingin keluar maka pemain dapat memilih opsi quit dan pemain akan dikeluarkan menuju quest menu, jika tidak memilih quit maka player akan

Digunakan untuk melindungi tangan dan bagian lainnya dari dari benda tajam atau goresan, bahan kimia, benda panas dan dingin, kontak dengan arus listrik. Sarung

Kalau Anda melakukan sendiri penelitian Anda, tahu betul apa yang Anda lakukan, dan tidak grogi di ruang ujian, bisa dipastikan Anda akan perform well.. Cara

Dengan adanya Sistem Informasi Kearsipan Statis pada Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, dapat menangani pengelolaan data Arsip. Statis sesuai dengan

Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam