• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA KERJA PERUBAHAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA KERJA PERUBAHAN"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA KERJA PERUBAHAN

DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN SAMPANG

TAHUN 2020

PEMERINTAH KABUPATEN SAMPANG

2020

(2)

“Renja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang Tahun 2021” i Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala ridho dan hidayah-Nya kita panjatkan sehingga Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang dapat menyusun Rencana Kerja (Renja) Perubahan Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang Tahun 2020.

Rencana Kerja (Renja) Perubahan ini merupakan penjabaran teknis dari Rencana Strategis (Renstra) Kabupaten Sampang Tahun 2019-2024 yang disusun dengan maksud sebagai pedoman bagi segenap aparatur di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang dalam merencanakan dan mengendalikan pembangunan daerah yang koordinatif, sinergi dan transparansi guna memberikan pelayanan prima yang optimal sesuai harapan setiap warga masyarakat Kabupaten Sampang sehingga tujuan dan sasaran yang ingin dicapai searah dengan visi dan misi Bupati Sampang.

Dengan tersusunnya Renja Perubahan Dinas Perhubungan ini nantinya dapat dijadikan acuan sebagai alat untuk mengukur kinerja aparatur dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai Kewenangannya dalam penyusunan laporan akuntabilitas kinerja kepada atasan dan masyarakat.

Sampang, 2020 KEPALA DINAS PERHUBUNGAN

KABUPATEN SAMPANG

Drs. AJI WALUYO, M.Si Pembina Utama Muda NIP. 19630401 198303 1 006

(3)

“Renja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang Tahun 2021” ii DINAS PERHUBUNGAN

KABUPATEN SAMPANG

Kata Pengantar ... i Daftar Isi ... ii BAB I : PENDAHULUAN ... I-1

1.1 Latar Belakang ... I-1 1.2 Landasan Hukum ... I-2 1.3 Maksud dan Tujuan ... I-6 1.4 Sistematika Penulisan ... I-6 BAB II : HASIL EVALUASI RENJA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN SAMPANG

SAMPAI SEMESTER I TAHUN 2020 ……… II-1 2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Dinas Perhubungan

Kabupaten Sampang Tahun 2019 dan

Capaian Renstra Perangkat Daerah... II-1 2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Perhuungan

Kabupaten Sampang ... II-11 2.3 Isu - isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Dinas

Perhubungan Kabupaten Sampang ... II-15 2.4 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat... II-15 BAB III : TUJUAN DAN SASARAN DINAS PERHUBUNGAN

KABUPATEN SAMPANG ... III-1 3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional ... III-1 3.2. Tujuan dan Sasaran Renja Dinas Perhubugnan

Kabupaten Sampang ... III-1 3.3 Program dan Kegiatan ... III-2 BAB IV : RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH... IV-1 4.1 Inovasi Publik Daerah Perangkat Daerah tahun 2020………. IV-4 BAB V : PENUTUP ... V-1

5.1. Kaidah-Kaidah Pelaksanaan dan Rencana Tindak Lanjut……….. V-2

(4)

“Renja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang Tahun 2021” iii DAFTAR TABEL

RENCANA KERJA (RENJA) DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN SAMPANG

Tabel 2.1. Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah dan Pencapaian Renstra Perangkat Daerah s/d Tahun 2020 ……… II-2 Tabel 2.2. Pencapaian Kinerja Pelayanan PD...…... II-14 Tabel 3.1. Tujuan dan Sasaran Perubahan Renja Dinas Perhubungan... II-4 Tabel 3.2. Perubahan Rencana kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang

TA. 2020………..………... III-5 Tabel 4.1. Rencana Kerja dan Pendanaan Dinas Perhubungan... IV-1 Tabel 4.2. Indikator Inovasi Publik……….. IV-5

(5)

I-1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Rencana Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang Tahun 2020 merupakan penjabaran dari Rencana Strategis Dinas Perhubungan tahun 2019- 2024, yang merupakan amanat Undang–Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang–Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah kedua dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 serta Undang–Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

Rencana Kerja yang disingkat Renja mempunyai fungsi penting dalam sistem perencanaan daerah, hal ini sebagaimana diamanatkan dalam Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah tentang yang menyatakan, Renja Perangakt Daerah sebagai penjabaran Renstra Perangkat Daerah untuk jangka waktu periode 1 (satu) tahun yang memuat kebijakan, Program dan Kegiatan Pembangunan baik dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat sehingga dapat dikemukakan bahwa fungsi Renja Dinas Perhubungan menerjemahkan dan mengoperasikan Renja Pemerintah Kabupaten Sampang ke dalam program dan kegiatan Organisasi Perangkat Daerah sedemikian rupa sehingga berkontribusi kepada pencapaian tujuan dan capaian program Organisasi Perangkat Daerah secara keseluruhan dan tujuan strategis jangka menengah yang tercantum dalam Rencana Strategis Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang .

Proses penyusunan Renja didasarkan pada penjaringan aspirasi yang diformulasikan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahunan dan memperhatikan hasil evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah pada tahun sebelumnya. Lebih lanjut penyusunan Dokumen RKPD dan Renja OPD juga diintegrasikan dengan prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat, hal ini sejalan dengan Pasal 2 (dua) Undang–Undang Nomor 32 Tahun 2004 yang menyatakan bahwa Daerah dalam hal ini Kabupaten maupun Kota merupakan bagian dari Provinsi serta mempunyai hubungan wewenang, keuangan, pelayanan umum, pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya lainnya. Musrenbang

(6)

I-2 berfungsi sebagai forum untuk menghasilkan kesepakatan antar pelaku pembangunan tentang rancangan RKPD dan Renja OPD, yang menitikberatkan pada pembahasan untuk sinkronisasi sasaran, arah kebijakan, program dan kegiatan OPD serta masyarakat dalam pencapaian tujuan pembangunan Kabupaten Sampang .

Sebagai Dokumen resmi Pemerintah Daerah, Rencana Kerja OPD mempunyai kedudukan yang strategis, yaitu menjembatani antara perencanaan strategis jangka menengah dengan perencanaan dan penganggaran tahunan.

Oleh karena itu RKPD dan Renja OPD berfungsi menjabarkan rencana strategis kedalam rencana regional dengan memuat arah kebijakan pembangunan, prioritas pembangunan, rancangan kerangka ekonomi daerah dan program kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (OPD). Sebagai rencana operasional, RKPD merupakan pedoman dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas Plafon Anggaran Sementara dan APBD.

1.2 Landasan Hukum

Landasan hukum yang digunakan dalam penyusunan Renja Perubahan OPD, adalah sebagai berikut :

1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);

2. Undang-Undang No. 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2003 No. 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4286);

3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 No 104, Tambahan Negara Republik Indonesia No. 4421);

4. Undang-undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 No. 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4438);

5. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 No 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4700);

(7)

I-3 6. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 No 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4725);

7. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 No 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 5234);

8. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 Tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4663);

9. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 No 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No 4817);

10. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lebaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

11. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587);

12. Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2019 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6322);

13. Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2019 Nomor 52, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6323);

14. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan (Lembaran Negara Republik

(8)

I-4 Indonesia Tahun 2020 Nomor 87, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6485);

15. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024;

16. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

17. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015Nomor 2036) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 120 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 157);

18. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

19. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Desease 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah;

20. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2005-2025;

21. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 7 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2019-2024 (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 Nomor 5 Seri D, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 94);

22. Peraturan Daerah Kabupaten Sampang nomor 7 tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Sampang Tahun 2005–2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Sampang Tahun 2006 Nomor 7);

(9)

I-5 23. Peraturan Daerah Kabupaten Sampang nomor 29 tahun 2008 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Sampang Tahun 2008 Nomor 29);

24. Peraturan Daerah Kabupaten Sampang Nomor 1 Tahun 2012 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sampang (Lembaran Daerah Kabupaten Sampang Tahun 2012 Nomor 1);

25. Peraturan Daerah Kabupaten Sampang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sampang Tahun 2012- 2032 (Lembaran Daerah Kabupaten Sampang Tahun 2012 Nomor 7);

26. Peraturan Daerah Kabupaten Sampang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Sampang Tahun 2016 Nomor 7);

27. Peraturan Daerah Kabupaten Sampang Nomor 2 tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sampang Tahun 2019 -2024.

28. Peraturan Daerah Kabupaten Sampang Nomor 10 Tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 (Lembaran Daerah Kabupaten Sampang Tahun 2019 Nomor 10);

29. Peraturan Bupati Sampang Nomor 33 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang Tahun 2020.

30. Peraturan Bupati Sampang Nomor 75 Tahun 2019 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2020 (Berita Daerah Kebupaten Sampang Tahun 2019 Nomor 75) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Bupati Sampang Nomor 37 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bupati Sampang Nomor 75 Tahun 2019 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2020;

31. Peraturan Bupati Sampang Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penetapan Rencana Strategis Perangkat Daerah Kabupaten Sampang Tahun 2019- 2024;

32. Peraturan Bupati Sampang Nomor 38 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Perangkat Daerah Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang Tahun 2020;

33. Peraturan Bupati Sampang Nomor 39 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 33 Tahun 2019 Tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang Tahun 2020.

(10)

I-6 1.3 Maksud dan Tujuan

Penyusunan Rencana Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang dimaksudkan sebagai pedoman dalam melaksanakan Program/Kegiatan selama 1 (satu) tahun dan sebagai penjabaran dari Renstra Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang tahun 2019-2024.

Sedangkan Tujuan Penyusunan Rencana Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang adalah meningkatkan pelaksanaan fungsi perumusan kebijakan teknis di bidang Perhubungan, penyelenggaraan urusan pemerintah dan pelayanan umum, pemberian perijinan, sosialisasi/penyuluhan dan penyampaian informasi, pengawasan, pengendalian serta evaluasi pelaporan di bidang Perhubungan.

Mengarahkan Program dan Kegiatan Dinas Perhubungan selama 1 (satu) tahun dengan mengacu pada Renstra sehingga dapat mencapai sasaran dan target Program dan Kegiatan yang telah direncanakan.

1.4 Sistematika Penulisan

Sistematika Penulisan Rencana Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang Tahun 2020 adalah sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum 1.3 Maksud dan Tujuan 1.4 Sistematika Penyusunan

BAB II HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH SAMPAI SEMESTER I TAHUN BERJALAN

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah sampai Semester I Tahun Berjalan dan Capaian Renstra Perangkat Daerah

BAB III RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH

3.1 Tujuan dan Sasaran Perubahan Renja Tahun 2020 Perangkat Daerah

3.2 Perubahan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2020 Perangkat Daerah

BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH BAB V P E N U T U P

(11)

II-1 BAB II

HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH SAMPAI SEMESTER I TAHUN BERJALAN

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah sampai Semester I Tahun Berjalan dan Capaian Renstra Perangkat Daerah

Sebagaimana amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, rencana pembangunan jangka menengah daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah maka Hasil Evaluasi Rencana Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang tahun lalu dilakukan terhadap Rencana Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang Tahun 2019 dan perkiraan capaian tahun berjalan yaitu Tahun 2020 dan dikaitkan dengan pelaksanaan Renja tahun-tahun sebelumnya.

Hasil Evaluasi pelaksanaan Renja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang dapat dilihat sebagaimana tercantum pada tabel II.1 sebagai berikut.

(12)

II-2

Tabel 2.1 Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Terhadap Renja SKPD Dan Pencapaian Renstra s/d Tahun 2020 2.09.01. - DINAS PERHUBUNGAN

PEMERINTAH KABUPATEN SAMPANG

Periode Pelaksanaan Tahun Anggaran 2020

Kode

Urusan/Bidang Urusan Pemerintah Daerah dan Program/Kegiata

n

Indikator Kinerja Program (outcame)/Kegiatan

(output)

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat

Daerah) tahun 2019

s/d 2024

Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran

Kegiatan tahun 2018

Target dan Realisasi Kinerja Program dan

Keluaran Kegiatan tahun 2019 Realisasi Program dan

Kegiatan (Renja Perangkat Daerah tahun

2020) Semester I

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra PD s/d tahun

berjalan

Target Renja PD Tahun

2019

Realisasi Renja PD Tahun 2019

Tingk at Realis

asi (%)

Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan

(tahun 2020 semester I)

Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra

(%)

1 2 3 4 5 6 7 8=(7/

6) 9 10=(5+7+9) 11=(10/4)

2 URUSAN WAJIB BUKAN LAYANAN DASAR

2 09 URUSAN PERHUBUNGAN

2 09 01

Program Pelayanan Administrasi dan Jasa Perkantoran

Persentase Pemenuhan Kebutuhan Administrasi dan Jasa Perkantoran

100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 11%

2 09 01 01

Pelayanan Administrasi dan Jasa Perkantoran

Jumlah surat terkirim 6,250 Sur

at 0 surat 1.000 surat 613 surat 30% 367 surat 980 surat 15,68%

(13)

II-3

Jumlah honorarium

tenaga Honda 420 Ora

ng 0 orang 72 orang 72 orang 100% 27 orang 99 orang 23,57%

pembayaran 3 jenis rekening

- air, telepon dan listrik

72 Bln 0 bln 12 bln 12 bln 50% 6 bln 18 bln 25%

Jumlah macam surat

kabar/ majalah 72 Eks 0 eks 24 eks 24 eks 2% 17 eks 41 eks 56,94%

Jumlah Kebutuhan

Makanan dan Minuman

21,45 6

Ora

ng 0 orang 80 orang 79 orang 6% 323 orang 402 orang 1,87%

Jumlah pemenuhan

bahan bacaan 60 bln 0 bln 0 bln 0 bln 0% 6 bln 6 bln 10%

- Jumlah kendaraan dinas/ operasional yang memperoleh jasa perizinan

326 unit

rod a 2 dan 4

0

unit roda 2 dan

4

215

unit roda 2 dan

4

67

unit roda 2 dan

4

25% 28 unit 95

unit roda 2

29,14%

- Jumlah tenaga

kebersihan 600 Ora

ng 0 orang 0 orang 0 orang 0% 60 orang 60 orang 10%

- Jumlah tenaga

waker/Security 300 Ora

ng 0 orang 0 orang 0 orang 0% 30 orang 30 orang 10%

2 09 01 02

Penyediaan Sarana Administrasi Perkantoran

Jumlah Bahan kebersihan 4,463 Bua

h 0 Buah 1,181 Buah 987 Buah 73% 188 Buah 1,175 Buah 26,32%

(14)

II-4

Jumlah Penyediaan ATK 10,55

4 Bh 0 bh 587 bh 505 bh 23% 499 bh 1,004 bh 9,51%

Jumlah penggandaan 410,0

00 Lbr 0 lbr 0 lbr 0 lbr 0% 29,96

4 lbr 29,964 lbr 7,31%

Jumlah barang cetakan 605,5

65 Bh 0 bh 37 bh 49 bh 0% 5,531 bh 5,580 bh 0,92%

Jumlah komponen

instalasi listrik 1,628 Bh 0 bh 167 bh 194 bh 72% 138 bh 332 bh 20,39%

Jumlah Perlengkapan

komputer 255 Bh

0 Bh

0 Bh

0 Bh

0% 31 Bh

31 Bh

12,15%

2 10 01 03

Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi dalam dan luar daerah

Jumlah rakor dan

konsultasi keluar daerah 860 Ok 0 Ok 20 ok 20 Ok 21% 37 ok 57 ok 6,62%

JumlahRakor dan

konsultasi dalam daerah 817 Ok 0 Ok 52 ok 52 Ok 31% 86 ok 138 ok 16,89%

2 09 02

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Prosentase sarana dan prasarana aparatur dalam kondisi baik

100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%

2 09 02 01

Pengadaan/

pemeliharaan peralatan dan perlengkapan

Jumlah gedung yg

dipelihara 20 Unit 0 unit 4 unit 9 unit 113% 0 unit 9 unit 45%

(15)

II-5

kantor

2 09 02 03

Pengadaan/

pemeliharaan kendaraan dinas operasional

Jumlah kendaran dinas operasional yang terpelihara

77 Unit 0 unit 11 unit 20 unit 91% 4 unit 24 unit 31,17%

2 09 02 04

Pengadaan/

pemeliharaan peralatan dan perlengkapan kantor

Jumlah pengadaan peralatan kantor yang terpenuhi

75 Unit 0 unit 3 unit 126 unit 74% 3 unit 129 unit 172%

Jumlah peralatan kantor

yang dipelihara 690 Unit 0 unit 1 unit 4 unit 4% 45 unit 49 unit 7,10%

Jumlah spanduk/umbul- umbul/bendera yang disediakan

445 Unit 0 unit 0 unit 0 unit 0% 18 unit 18 unit 4,04%

Jumlah pengadaan perlengkapan kantor yang terpenuhi

390 Unit 0 unit 0 unit 0 unit 0% 16 unit 16 unit 4,10%

2 09 02 07 Pengadaan pakaian dinas

Jumlah pegawai yang

menerima pakaian dinas 570 Pgw i

0 Pgwi 70 Pgwi 70 Pgwi

45% 0 Pgwi 70 Pgwi 12,28%

2 09 03

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Persentase Aparatur yang mengikuti Peningkatan Kapasitas Aparatur

100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%

(16)

II-6

2 09 03 01

Pelaksanaan Bintek/Sosialisasi/

Seminar

PNS yang mengikuti

diklat 31 Ora

ng 0 oran

g 2 orang 5 orang 100% 2 orang 7 orang 22,58%

2 09 04

Program Peningkatan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Persentase penyusunan laporan capaian kinerja tepat waktu

100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%

2

09 04 01

Penyusunan Laporan Kinerja dan Keuangan

Jumlah laporan kemajuan Fisik/Non Fisik, laporan triwulan, laporan semester, laporan akhir tahun, CALK< LKJIP yang terselesaikan

36 Dok 0 dok 2 dok 2 dok 100% 0 dok 2 dok 5,55%

2

09 04 02 PenyusunanDoku men Anggaran

Penyusunan Renja, RKA

SKPD dan DPA SKPD 24 Dok 0 dok 2 dok 1 dok 50% 0 dok 1 dok 4,16%

2

09 04 03 Peningkatan Pelayanan Publik

Jumlah promosi pelayanan publik perangkat daerah

12 Dok 0 dok 0 dok 0 dok 0% 0 dok 0 dok 0%

2 09 15

Program Peningkatan Pelayanan Perhubungan Darat

Persentase Peningkatan Layanan Perhubungan

Darat 4,13%

(17)

II-7

1. Persentase Angkutan

Darat yang Layak Jalan 96,13%

2 09 15 01

Peningkatan layanan dan penataan Lalu Lintas Jalan

Jumlah Operasi Simpatik

yang dilaksanakan 195 Kali 0 Kali 80 Kali 71 Kali 46% 5 Kali 76 Kali 38,97%

Jumlah Pengamanan Lebaran yang dilaksanakan

12 Kali 0 Kali 0 Kali 0 Kali 0% 0 Kali 0 Kali 0%

Jumlah Pengamanan Natal dan Tahun Baru yang dilaksanakan

6 Kali 0 Kali 0 Kali 0 Kali 0% 0 Kali 0 Kali 0%

Jumlah Seleksi dan Pengiriman Pelajar Pelopor

12 Kali 0 Kali 0 Kali 0 Kali 0% 0 Kali 0 Kali 0%

Jumlah parkir berlangganan yang dilaksanakan

72 Bln 0 Bln 0 Bln 0 Bln 0% 6 Bln 6 Bln 8,33%

2 09 15 04

Peningkatan layanan angkutan dan keselamatan jalan

Jumlah sarana dan prasarana terminal yang terpenuhi

6 Dok 0 dok 1 dok 1 dok 100% 0 dok 1 dok 16,67%

Jumlah seleksi AKUT 5 Kali 0 Kali 1 Kali 1 Kali 100% 0 Kali 1 Kali 20%

(18)

II-8

Jumlah Halte yang

terpelihara 30 Unit 0 Unit 0 Unit 0 Unit 0% 0 Unit 0 Unit 0%

Jumlah APD yang

disediakaan 30 pak

et 0 paket 0 paket 0 paket 0% 30 paket 30 paket 100%

2 09 15 05

Peningkatan layanan pengujian kendaraan bermotor

Jumlah pengadaan bahan baku operasional

pelayanan

72 Bln 0 Bln 12 Bln 12 Bln 100% 6 Bln 18 Bln 25%

Jumlah service/kalibrasi alat pengujian kendaraan bermotor yang

dilaksanakan

6 Kali 0 Kali 1 Kali 1 Kali 100% 0 Kali 1 Kali 16,67%

Jumlah perawatan gedung yang dilaksanakan

3 Gdn

g 0 Gdng 3 Gdng 3 Gdng 300% 0 Gdng 3 Gdng 100%

Jumlah pengembangan Aplikasi yang

dilaksanakan

3 Pkt 0 Pkt 0 Pkt 0 Pkt 0% 1 Pkt 1 Pkt 33,33%

Jumlah pengadaan

sarana pengujian 9 Pkt 0 Pkt 1 Pkt 1 Pkt 100% 0 Pkt 1 Pkt 11,11%

Jumlah alat yang

terpelihara 54 Unit 0 Unit 9 Unit 9 Unit 100% 0 Unit 9 Unit 16,67%

2. Persentase Sarana dan Prasaranan Jalan Dalam Kondisi Baik

87,13 %

2 09 15 02

Peningkatan sarana prasarana jalan

Jumlah rambu-rambu lalu

lintas yang terpenuhi 474 Unit 0 Unit 246 Unit 239 Unit 167% 0 Unit 0 Unit 0%

(19)

II-9

Jumlah alat komunikasi

yang terpenuhi 33

Unit 0 Unit 13 Unit 13 Unit 57% 0 Unit 0 Unit 0%

Jumlah warning light

yang terpelihara 174 Unit 0 Unit 3 Unit 3 Unit 100% 0 Unit 0 Unit 0%

Jumlah traffic light yang

terpelihara 35 Unit 0 Unit 1 Unit 1 Unit 100% 0 Unit 0 Unit 0%

Jumlah tower base

station terpelihara 30 Unit 0 Unit 0 Unit 0 Unit 0% 0 Unit 0 Unit 0%

Jumlah median jalan

terpelihara 6 Pkt 0 Pkt 0 Pkt 0 Pkt 0% 0 Pkt 0 Pkt 0%

Jumlah Rambu-rambu lalu lintas yang terpelihara

5 Pkt 0 Pkt 0 Pkt 0 Pkt 0% 0 Pkt 0 Pkt 0%

2 09 15 03

Peningkatan pengelolaan penerangan jalan umum (PJU)

Jumlah PJU yang

terpasang 2,102 Titik 0 Titik 86 Titik 86 Titik 13% 0 Titik 86 Titik 4,09%

Jumlah PJU terpelihara 2710 Pan

el 0 Panel 315 Panel 315 Panel 115% 10 Panel 325 Panel 11,99%

Jumlah pembayaran

rekening listrik 72 Bln 0 Bln 12 Bln 12 Bln 100% 6 Bln 18 Bln 25%

2 09 16

Program Peningkatan Pelayanan Perhubungan Laut

Persentase Peningkatan Layanan Perhubungan Laut

15,93 %

(20)

II-10

Persentase Sarana dan Prasarana Laut Dalam Kondisi Baik

67,27 %

2 09 16 01

Peningkatan layanan lalu lintas angkutan laut

Jumlah operasi laut yang

terlaksana 34 Kali 0 Kali 9 Kali 9 Kali 100% 0 Kali 9 Kali 26,47%

Jumlah pengamanan prefentif (hari raya) yang dilaksanakan

13 Kali 0 Kali 1 Kali 1 Kali 100% 0 Kali 1 Kali 7,69%

Jumlah kapal yang

dipelihara 18 Unit 0 Unit 3 Unit 3 Unit 150% 1 Unit 4 Unit 22,22%

Jumlah pengamanan dan pencegahan covid 19 yang dilaksanakan

6 bln 0 bln 0 bln 0 bln 0% 3 bln 3 bln 50%

2 09 16 02

Peningkatan sarana dan prasarana pelabuhan

Jumlah sarana dan prasarana pelabuhan yang terpenuhi

21 Pkt 0 Pkt 3 Pkt 3 Pkt 150% 0 Pkt 3 Pkt 14,28%

Jumlah moda transportasi yang diadakan

3 Pkt 0 Pkt 0 Pkt 0 Pkt 0% 0 Pkt 0 Pkt 0%

Jumlah dokumen RIP

yang tersusun 6 Dok 0 Dok 1 Dok 1 Dok 100% 0 Dok 1 Dok 16,67%

Jumlah dermaga yang

dipelihara 30 Unit 0 Unit 0 Unit 0 Unit 0% 0 Unit 0 Unit 0%

Jumlah APD yang

disediakan 2 pak

et 0 paket 0 paket 0 paket 0% 1 paket 1 paket 50%

(21)

II-11

2 09 16 03

Peningkatan keselamatan pelayaran

Jumlah sosialisasi keselamatan pelayaran yang dilaksanakan

42 Kali 0 Kali 6 Kali 6 Kali 300% 0 Kali 6 Kali 14,28%

Jumlah aplikasi yang

terpenuhi 4 Pkt 0 Pkt 0 Pkt 0 Pkt 0% 1 Pkt 1 Pkt 25%

(22)

II-12 Dari tabel II.1 tersebut, keseluruhan Program dan Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Semester I pada tahun 2020 terealisasi sebesar Rp. 6.288.732.027,- atau 53,90% dan untuk rata-rata capaian kinerja dan realisasi anggaran RPJMD sd Tahun 2020 adalah 8,30% dengan predikat kinerja masih rendah.

Secara umum target kinerja belum dapat dikatakan berhasil dalam pelaksanaan Program dan Kegiatan untuk Tahun Anggaran 2019 dikarenakan beberapa dana anggaran dipangkas 50% untuk penanganan COVID 19 diantaranya belanja barang dan jasa, belanja modal. Semua itu dilakukan sebagai tanggung jawab dan stimulus pemerintah untuk wabah yang sedang terjadi.

Maka dengan itu pengelolaan pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia harus terus diupayakan secara terencana dan sistematis agar kapasitas personil baik individu maupun tim/kelompok bisa ditingkatkan dan dikembangkan secara lebih profesional, proaktif dan kolektif/tim, sehingga diharapkan dimasa akan datang menjadi personil yang mumpuni dan kapabel bagi Dinas Perhubungan. Kapasitas ideal yang dapat dikembangkan dalam pengelolaan sumber daya manusia/aparatur antara lain mencakup lima aspek masing-masing :

1. Kapasitas untuk berkreasi atau berproduksi;

2. Pemerataan distribusi komposisi personil sesuai kapasitas dan kualifikasinya;

3. Pemberian keleluasaan dan wewenang;

4. Kesempatan untuk berkembang (sustainable);

5. Kesadaran akan interdepensi.

Lima aspek pengelolaan sumber daya manusia di atas dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan, karena dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan mumpuni menjadi modal utama dan potensial dalam menentukan dan menggerakkan segenap potensi yang ada dalam rangka pencapaian tujuan organisasi.

(23)

II-13 Kebijakan/tindakan perencanaan dan penganggaran yang perlu diambil agar pelaksanaan program/kegiatan dapat berjalan dengan baik maka perlu adanya koordinasi dan perencanaan yang lebih baik.

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan OPD

Sebagaimana tercantum dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sampang Nomor 7 tahun 2016, tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah dan Peraturan Bupati Sampang Nomor 66 Tahun 2017 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Dinas Perhubungan mempunyai tugas pokok membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan bidang Infrastruktur Daerah dan tugas pembantuan.

Pencapaian kinerja pelayanan Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang dapat dilihat pada Tabel II.2 berikut ini.

(24)

II-14 TABEL II.2

PENCAPAIAN KINERJA PELAYANAN DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN SAMPANG

No. Indikator

SPM Standar Nasional

IKK

Target Renstra Realisasi Capaian Catatan Analisis

2016 2017 2018 2019 2020 2016 2017 2018 2019

2020 semester

I

1 Persentase Angkutan Darat yang Layak Jalan n/a n/a 95,% 95,29% 96,13% n/a n/a 90% 93,8% 39,23%

2 Persentase Sarana dan Prasaranan Jalan Dalam

Kondisi Baik n/a n/a 84,76% 85,90% 87,39% n/a n/a 85% 85% 58,62%

3 Persentase Sarana dan Prasarana Laut Dalam

Kondisi Baik n/a n/a 81,82% 60% 67,27% n/a n/a 81% 60% 45,62%

(25)

II-15 2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah

Beberapa isu strategis dan pengembangan sektor Dinas Perhubungan yang terangkat berdasarkan kondisi faktual di lapangan, inventarisasi permasalahan-permasalahan kunci, evaluasi capaian kinerja dalam jangka waktu 5 tahun terakhir dan memperhatikan RPJMD Kabupaten Sampang 2019 – 2024 maka isu strategis pembangunan dan pengembangan yang akan dilakasanakan oleh Dinas Perhubungan adalah sebagai berikut : a. Peningkatan dan perluasan akses sarana transportasi laut, dan darat, hal

ini penting mengingat sarana transportasi tersebut bersifat masal, artinya sarana transportasi tersebut dapat mengangkut orang, barang dan jasa dalam dalam jumlah banyak/masal, sehingga peningkatan dan perluasan akses masyarakat terhadap sarana transportasi tersebut berpengaruh besar pada peningkatan dan pergerakan perekonomian rakyat, baik saat ini maupun dimasa akan datang;

b. Pembangunan dan Pengembangan Terminal Sampang dan Sub-sub terminal disesuaikan dengan jaringan / trayek angkutan umum.

c. Pembangunan dan pengembangan sarana penyebrangan berupa tambatan perahu sebagai sarana transporatasi air bagi masyarakat desa

d. Peningkatan sumber daya aparatur dengan pendidikan dan pelatihan atau bimbingan teknis dan pengawasan sebagai pendorong pelaksanaan tugas- tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di berbagai lintas sektoral;

2.4. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

Program dan kegiatan yang diusulkan oleh masyarakat pada Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan-Organisasi Perangkat Daerah (Forum Musrenbang-OPD) pada Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang untuk tahun 2020 berupa Pengadaan dan Pemasangan PJU sebanyak 313 Titik.

(26)

III-1 BAB III

TUJUAN DAN SASARAN PARANGKAT DAERAH

3.1 Telaah terhadap Kebijakan Nasional dan Provinsi

Rencana Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang merupakan bagian dari sistem perencanaan pembangunan nasional, sistem perencanaan pembangunan provinsi serta sistem perencanaan pembangunan Kabupaten Sampang. Oleh karena itu, Rencana Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang berpedoman pada Rencana Strategis Dinas Perhubungan dengan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten Sampang, sehingga dapat dikatakan bahwa Rencana Kerja Dinas Perhubungan bersinergi dengan dokumen perencanaan lain, baik Nasional, seperti RPJP Nasional, RPJM Nasional 2019- 2024, RKP Nasional; maupun di tingkat Provinsi, seperti RPJP Provinsi Jawa Timur 2005–2025, RPJM Provinsi Jawa Timur 2019–2024, RKPD Provinsi Jawa Timur 2020; dan RPJMD Kabupaten Sampang 2019-2024 dan RKPD Kabupaten Sampang 2020.

Kebijakan Nasional Pembangunan bidang perhubungan lima tahun ke depan diprioritaskan pada upaya mendukung pencapaian kedaulatan pangan, kecukupan energi, pengelolaan sumber daya maritim dan kelautan, pembangunan infrastruktur, percepatan pembangunan daerah perbatasan, dan peningkatan sektor pariwisata dan industri, berlandaskan keunggulan sumber daya manusia dan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai leading sektor di bidang perhubungan, Kementerian Perhubungan dalam Renstra tahun 2019—2024 akan berfokus membangun sektor konektifitas transportasi darat dan transportasi laut.

(27)

III-2 3.2 Tujuan dan Sasaran Perubahan Renja Perangkat Daerah

Tujuan dan sasaran dari penyusunan Rencana Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang Tahun 2020 adalah :

a. Menjabarkan Rencana Strategis Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang Tahun 2019-2024 dalam rencana Program/Kegiatan Prioritas Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2020;

b. Menjadi pedoman dalam pelaksanaan Program/Kegiatan Dinas Perhubungan Tahun Anggaran 2020;

c. Menjadikan acuan bagi seluruh Bidang dan Sekretariat Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang dalam rangka penyelengaraan Pemerintahan dan Pembangunan, karena memuat kebijakan publik;

d. Menciptakan kepastian dan sinergitas perencanaan program dan kegiatan diantara Bidang dan Sekretariat Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang;

e. Mewujudkan efisiensi dan efektifitas dalam perencanaan alokasi anggaran Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang.

Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata dengan rumusan yang lebih spesifik dan dapat diukur capaiannya lewat indikator yang telah ditetapkan dalam jangka waktu relatif pendek yaitu satu tahun berkesinambungan sehingga dapat sejalan dengan tujuan yang ditetapkan dalam Renstra.

Adapun sasaran yang telah ditetapkan oleh Dinas Perhubungan dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi yang hendak dicapai adalah sebagai berikut:

1. Meningkatnya Layanan Perhubungan Darat;

2. Meningkatnya Layanan Perhubungan Laut;

3.3 PROGRAM DAN KEGIATAN

Program adalah himpunan dari beberapa kegiatan yang nyata, terpadu dan sistematis yang akan dilaksanakan oleh elemen-elemen yang terdapat dan menjadi bagian dari suatu organisasi dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran. Dalam penyusunan program untuk mencapai tujuan dan sasaran, Dinas

(28)

III-3 Perhubungan Kabupaten Sampang menetapkan beberapa kriteria sebagai landasan pertimbangan, antara lain :

a. Memperhatikan Tupoksi dari masing-masing Bidang;

b. Memperhatikan program Pemerintah Kabupaten Sampang, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Pusat;

c. Mempertimbangkan hasil evaluasi program dan kegiatan tahun-tahun sebelumnya, saat ini dan akan datang;

d. Memperhatikan skala prioritas dalam mendukung pencapaian Visi dan Misi, baik Dinas Perhubungan maupun Pemerintah Kabupaten Sampang.

Program dimaksud oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang telah disusun yang terdiri dari 7 program sebagai berikut:

a. Program Pelayanan Administrasi dan Jasa Perkantoran;

b. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur;

c. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur;

d. Program Peningkatan Sistem Perencanaan, Penganggaran, Pelaporan dan Pelayanan Informasi Publik;

e. Program Peningkatan Pelayanan Perhubungan Darat;

f. Program Peningkatan Pelayanan Perhubungan Laut;

Rencana Program dan Kegiatan Dinas Perhubungan tercantum dalam Tabel III.1 sebagaimana dibawah ini :

(29)

III-4

TABEL 3.1

TUJUAN DAN SASARAN PERUBAHAN RENJA DINAS PERHUBUNGAN TAHUN 2020

Tujuan Sasaran

Keterangan Uraian Indikator

Kinerja

Target

Uraian Indikator Kinerja

Target Uraian

2020 Perubahan 2020 Perubahan

1 2 3 4 5 6 7 8 9

Meningkatnya Kualitas Layanan Perhubungan Daerah

Indeks Layanan

Perhubungan 7.7 7.4

Meningkatnya Layanan Perhubungan Darat

Persentase Peningkatan Layanan Perhubungan Darat

4.13 3.63

Meningkatnya Layanan Perhubungan Laut

Persentase Peningkatan Layanan Perhubungan Laut

15.93 13.00

(30)

III-5

TABEL 3.2

PERUBAHAN RENCANA KERJA (RENJA) DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN SAMPANG TAHUN 2020

KODE URUSAN/PROGRAM/KEGIATA

N

SEBELUM PERUBAHAN SETELAH PERUBAHAN BERTAMBAH /

(BERKURANG)

INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN (Rp,) INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN (Rp,)

1 2 3 4 5 6 7 8 9

2.09 URUSAN PERHUBUNGAN

2.09 2.09.01 DINAS PERHUBUNGAN

2.09 2.09.01 01. Program Pelayanan

Administrasi dan Jasa Perkantoran

Persentase pemenuhan kebutuhan administrasi

perkantoran

100 1,349,066,650.00 Persentase pemenuhan kebutuhan administrasi

perkantoran

100.00 1,125,876,650.00 (223,190,000.00)

2.09 2.09.01 01.01. Pelayanan Administrasi dan Jasa Perkantoran

- Jumlah Surat Terkirim - Jumlah tenaga honorer - Jumlah pemenuhan kebutuhan listrik, air, dan komunikasi - Jumlah pemenuhan bahan bacaan - Jumlah kendaraan dinas/

operasional yang memperoleh jasa perizinan - Jumlah tenaga kebersihan/Waker/Security

- 1000.00 Surat - 5 OB - 12 bulan - 12 Eks - 62 Unit - 15 OB

546,844,050.00

- Jumlah Surat Terkirim - Jumlah tenaga honorer - Jumlah pemenuhan kebutuhan listrik, air, dan komunikasi - Jumlah pemenuhan bahan bacaan - Jumlah kendaraan dinas/

operasional yang memperoleh jasa perizinan - Jumlah tenaga kebersihan/Waker/Security

- 900.00 Surat - 5 Org - 12 bulan - 12 Eks - 55 unit - 12 unit

495,194,050.00

(51,650,000.00)

2.09 2.09.01 01.02. Penyediaan Sarana

Administrasi Perkantoran

-Jumlah ATK - Jumlah komponen instalasi listrik - Jumlah alat kebersihan yang disediakan - Jumlah perlengkapan komputer - Jumlah barang cetak - Jumlah barang penggandaan

- 1755 Buah - 271 Buah - 712 Buah - 51 Buah - 4550 Buah Map Dinas dan Tanda lulus uji, 72 Rim (Amplop Bupati, Donas Sekda, Formulir Kertas dan Blangko Gesek), 644 Bendel

553,522,600.00

-Jumlah ATK - Jumlah komponen instalasi listrik - Jumlah alat kebersihan yang disediakan - Jumlah perlengkapan komputer - Jumlah barang cetak - Jumlah barang penggandaan

- 1755 Buah - 271 Buah - 712 Buah - 51 Buah - 2.550 Buah Map Dinas dan Tanda lulus uji, 72 Rim (Amplop Bupati, Donas Sekda, Formulir Kertas dan Blangko

489,222,600.00

(64,300,000.00)

Gambar

Tabel 2.1 Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Terhadap Renja SKPD Dan Pencapaian Renstra s/d Tahun 2020  2.09.01
Tabel 4.1 Rencana Kerja dan Pendanaan
Tabel 4.2  Indikator Inovasi Publik

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Rencana Kerja yang disingkat Renja mempunyai fungsi penting dalam sistem perencanaan daerah, hal ini sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 32 tahun 2004

Sesuai amanat yang tertuang pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan

Rencana Kerja yang disingkat Renja mempunyai fungsi penting dalam sistem perencanaan daerah, Renja sebagai penjabaran Renstra OPD untuk jangka waktu 1 (satu)

Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang – undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah

Dalam perspektif perencanaan pembangunan daerah, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 pada Pasal 272 Ayat (1),

Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan

Rencana Kerja yang disingkat Renja mempunyai fungsi penting dalam sistem perencanaan daerah, hal ini sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun

Rencana Kerja Perangkat Daerah (RENJA-PD) Kabupaten Blitar Tahun 2021 ini merupakan dokumen rencana kerja tahunan sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014