• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI PROGRAM Teks Pilihan untuk Pemu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "EVALUASI PROGRAM Teks Pilihan untuk Pemu"

Copied!
285
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Mutrofin
  • Pengajar:
    • Oding Supriadi, M.Pd.
  • Sekolah: Universitas Negeri Yogyakarta
  • Mata Pelajaran: Evaluasi Program
  • Topik: Teks Pilihan untuk Pemula
  • Tipe: Buku
  • Tahun: 2001
  • Kota: Yogyakarta

I. Evaluasi Program

Bagian ini membahas definisi dan konsep dasar evaluasi program, menekankan pentingnya evaluasi sebagai alat untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas program. Diuraikan berbagai perspektif dan sejarah perkembangan evaluasi program, mulai dari pendekatan tradisional hingga pendekatan modern yang lebih komprehensif dan multidimensional. Penjelasan mengenai berbagai macam jenis evaluasi program, seperti evaluasi formatif dan sumatif, juga dibahas secara detail. Bagian ini juga menyoroti pentingnya memahami konteks dan sasaran program dalam merancang dan melaksanakan evaluasi yang efektif.

1.1 Makna Evaluasi

Sub-bab ini mendefinisikan evaluasi program secara komprehensif, membedakannya dengan monitoring dan menjelaskan berbagai macam jenis evaluasi (formatif, sumatif, proses, dampak). Diskusi juga mencakup berbagai pendekatan evaluasi, seperti pendekatan kuantitatif dan kualitatif, serta bagaimana memilih pendekatan yang tepat sesuai dengan konteks dan tujuan evaluasi. Pentingnya memilih indikator yang valid dan reliabel dalam mengukur keberhasilan program juga menjadi sorotan utama. Contoh kasus penerapan berbagai jenis evaluasi dalam konteks pendidikan atau kesehatan akan memperkuat pemahaman pembaca.

1.2 Waktu Pelaksanaan Evaluasi

Sub-bab ini menjelaskan waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi, baik evaluasi formatif maupun sumatif. Penjelasan mencakup pertimbangan-pertimbangan praktis dan teoritis dalam menentukan waktu evaluasi, seperti ketersediaan data, keterbatasan anggaran, dan tahapan implementasi program. Pembahasan juga mencakup bagaimana merancang jadwal evaluasi yang terintegrasi dengan siklus hidup program, memastikan bahwa informasi yang dikumpulkan relevan dan tepat waktu untuk mendukung pengambilan keputusan. Contoh kasus akan membantu pembaca memahami penerapan praktis sub bab ini.

1.3 Tinjauan Historis Madaus, Stufflebeam, dan Scriven

Sub-bab ini membahas evolusi pemikiran evaluasi program melalui kontribusi para tokoh kunci seperti Madaus, Stufflebeam, dan Scriven. Penjelasan mencakup berbagai paradigma dan pendekatan evaluasi yang berkembang dari waktu ke waktu, serta bagaimana perkembangan tersebut mempengaruhi praktik evaluasi program. Pembahasan ini memberikan wawasan historis yang penting bagi pemahaman konteks dan perkembangan evaluasi program hingga saat ini. Bagian ini juga akan menyoroti perbedaan signifikan antara berbagai model evaluasi, serta implikasinya bagi praktik di lapangan.

II. Konsep Evaluasi

Bagian ini mendalami konsep-konsep kunci dalam evaluasi program. Dibahas berbagai model evaluasi, termasuk model-model yang berfokus pada tujuan, hasil, dan proses. Penjelasan mencakup komponen-komponen penting dalam setiap model, seperti definisi tujuan, pengumpulan data, analisis data, dan penyusunan laporan. Diskusi juga mencakup aspek-aspek etika dalam evaluasi program dan bagaimana memastikan bahwa proses evaluasi dilakukan secara adil, objektif, dan transparan.

2.1 Definisi Dasar Evaluasi Model Gardner

Sub-bab ini mengkaji model evaluasi Gardner, menjelaskan lima definisi evaluasi yang berbeda dan implikasinya bagi pengambilan keputusan. Analisis mencakup keuntungan dan kerugian dari setiap definisi, serta bagaimana memilih definisi yang paling sesuai dengan konteks dan tujuan evaluasi. Pembahasan ini penting karena membantu evaluator memahami kerumitan evaluasi dan memilih pendekatan yang tepat. Contoh praktis penerapan model Gardner dalam berbagai konteks akan memperjelas pemahaman pembaca.

2.2 Studi Berorientasi Politik, Pertanyaan, dan Nilai

Sub bab ini membandingkan tiga jenis studi evaluasi: studi berorientasi politik (pseudo-evaluation), studi berorientasi pertanyaan (quasi-evaluation), dan studi berorientasi nilai (true-evaluation). Setiap jenis studi dijelaskan secara detail, termasuk metodologi dan implikasinya. Perbedaan-perbedaan penting antara ketiga jenis studi ini diidentifikasi dan dijelaskan dengan contoh-contoh yang relevan. Pembahasan ini memberikan wawasan penting bagi pembaca untuk memahami berbagai pendekatan evaluasi dan konsekuensi pemilihan pendekatan tersebut. Kriteria untuk membedakan ketiga studi tersebut akan dijelaskan dengan jelas.

2.3 Pendekatan Kualitatif untuk Evaluasi

Sub-bab ini membahas pendekatan kualitatif dalam evaluasi program, meliputi asumsi dasar, proses investigasi, kiat penggunaan metode kualitatif, pengumpulan dan analisis data primer, komputerisasi, perbandingan lintas kasus, penarikan dan verifikasi kesimpulan. Penjelasan mencakup berbagai metode kualitatif yang dapat digunakan, seperti wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Keunggulan dan keterbatasan pendekatan kualitatif dalam evaluasi juga akan dibahas. Contoh penerapan metode kualitatif dalam evaluasi program akan memperkaya pemahaman pembaca.

III. Metode Evaluasi

Bagian ini menjelaskan berbagai metode dan teknik yang dapat digunakan dalam evaluasi program. Dibahas metode kuantitatif dan kualitatif, serta bagaimana menggabungkan kedua metode tersebut untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif. Penjelasan mencakup teknik pengumpulan data, seperti survei, wawancara, dan observasi, serta teknik analisis data, seperti statistik deskriptif dan inferensial, serta analisis tematik. Diskusi juga mencakup bagaimana memilih metode yang tepat sesuai dengan tujuan dan sumber daya yang tersedia.

3.1 Analisis Efektivitas Biaya Model Levin

Sub-bab ini membahas analisis efektivitas biaya (cost-effectiveness analysis) model Levin, yang digunakan untuk mengevaluasi efisiensi program. Penjelasan mencakup pengantar tentang konsep cost-effectiveness, teknik perhitungan cost-effectiveness, menganalisis biaya alternatif, pengukuran efektivitas, dan kesimpulan. Pembahasan ini memberikan wawasan penting bagi pembaca untuk memahami bagaimana mengevaluasi efisiensi program dan mengalokasikan sumber daya secara efektif. Contoh-contoh numerik penerapan model Levin akan memperkuat pemahaman pembaca.

3.2 Evaluasi Proyek Sains & Teknologi di China

Sub-bab ini membahas praktik evaluasi proyek sains dan teknologi di China. Penjelasan mencakup pengantar, praktik evaluasi, jenis-jenis evaluasi, metode-metode evaluasi, meningkatkan praktik evaluasi, permasalahan dan solusi, dan kesimpulan. Pembahasan ini memberikan perspektif internasional mengenai praktik evaluasi dan dapat digunakan sebagai studi kasus untuk memahami konteks evaluasi yang berbeda. Studi kasus ini akan memperlihatkan kompleksitas evaluasi dalam konteks yang spesifik.

3.3 Sepuluh Pertanyaan di Seputar Evaluasi

Sub-bab ini membahas sepuluh pertanyaan kunci dalam evaluasi program, yang membantu pembaca memahami kerangka berpikir dan proses evaluasi. Penjelasan mencakup pertanyaan-pertanyaan seperti: apa itu evaluasi? apa yang harus direncanakan? kapan harus melakukan evaluasi? indikasi untuk evaluasi formatif dan sumatif? Indikasi untuk evaluasi tindak lanjut. Pembahasan ini memberikan kerangka kerja praktis untuk merencanakan dan melaksanakan evaluasi program yang efektif. Setiap pertanyaan akan dijawab secara detail dan terstruktur.

3.4 Evaluasi Pelatihan Guru di Indonesia

Sub-bab ini membahas studi kasus evaluasi pelatihan guru di Indonesia, dengan contoh-contoh program dari berbagai lembaga donor seperti World Bank, Unesco/Unicef, JICA, dan British Council. Pembahasan ini menunjukkan praktik evaluasi dalam konteks spesifik Indonesia dan memberikan contoh bagaimana evaluasi dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Analisis mencakup berbagai metode dan teknik evaluasi yang digunakan, serta tantangan dan peluang dalam evaluasi pelatihan guru di Indonesia. Pembahasan ini akan memperkaya pemahaman mengenai evaluasi dalam konteks lokal.

Referensi Dokumen

  • Evaluation theory development ( Alkin, M.G. )
  • Evaluating action programs: Reading in social action and education ( Weiss, C.H. )
  • Encyclopedia of educational evaluation ( Anderson, S.B., Ball, S., R.T. Murphy, et.al. )
  • On the measurement of inequality ( Atkinson, A.B. )
  • Practical Assessment, Research & Evaluation ( Ayers, Jerry B. )

Gambar

Gambar 1Posisi Evaluasi pada Level Kebijakan
Gambar 2Posisi Evaluasi pada Siklus Proyek
Gambar 3Siklus Manajemen Proyek
Komparasi Tabel 1Cost-effectiveness dari Berbagai Program Anti-residivisme bagi Para Napi yang Dibebaskan
+5

Referensi

Dokumen terkait

Maka evaluasi diklat untuk melakukan evaluasi tahapan pertama ini adalah mengevaluasi kembali apakah kebutuhan dari peserta pelatihan sudah sesuai dengan program pelatihan

Hasil penelitian di lapangan, peneliti menemukan hasil bahwa semua kegiatan yang dilakukan sudah berjalan dengan cukup baik dan kerja sama yang dibangun antara pihak

10.Melihat apakah suatu program benar-benar telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang disasar.. Mengetahui apakah usaha sudah

Hasil penelitian di lapangan, peneliti menemukan hasil bahwa semua kegiatan yang dilakukan sudah berjalan dengan cukup baik dan kerja sama yang dibangun antara pihak

Sebagai sebuah program yang sudah berjalan lebih dari 3 (tiga)tahun, maka perlu diadakan evaluasi. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi keefektifan Program

Dalam proposal pengembangan hibah penguatan kelompok penelitian ini, kelompok penelitian harus sudah mendapatkan skema pendanaan penelitian yang sedang berjalan

Dari hasil wawancara dan observasi pada tiga satuan pendidikan TK, SD dan SMP, dapat disimpulkan bahwa program PPK PendekarKU sudah efektif mendukung

• Monitoring: Suatu Kegiatan yang dilakukan dalam Rangka Pengawasan dan Pengendalian Kegiatan yang Sedang Dilaksanakan untuk Umpan Balik Pelaksanaan Kegiatan yang Sedang Berjalan.. •