PROGRAM PASCA SARJANA STMIK HANDAYANI MA

59 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

SISTEM OPERASI LANJUT

OLEH :

Rahmat Silahuddin

2016 130 027

PROGRAM PASCA SARJANA

STMIK HANDAYANI MAKASSAR

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah berkenan memberi petunjuk dan kekuatan kepada kami sehingga Jurnal “Sistem Operasi” ini dapat diselesaikan.

Jurinal ini disusun dan dibuat berdasarkan materi –materi dipaparkan oleh beberapa kelompok mata kuliah Sistem Operasi Lanjutan. Materi – materi ini bertujuan agar dapat menambah pengetahuan dan wawasan Pembaca dalam belajar serta juga dapat memahami nilai – nilai dasar yang direfleksikan dalam berpikir dan berdiskusi.

Dalam penyusunan jurnal ini, kami mendapatkan materi oleh kelompok diskusi dalam mata kuliah sistem operasi lanjutan dan berbagai sumber dari internet serta petunjuk dari materi singkat yang diberikan oleh bapak dosen selaku pengampuh mata kuliah Sistem operasi lanjutan..Kami menyadari bahwa Jurnal ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik dan saran dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.

(3)

BAB I PENDAHULUAN A. Definisi Sistem Operasi

Sistem Operasi berdasarkan American National Standart Institute (ANSI) adalah software yang mengontrol pelaksana program-program komputer, yaitu dengan mengatur waktu proses, pengecekan kesalahan, mengontrol input dan output, melakukan perhitungan, komplikasi, penyimpanan, pengolahan data serta berbagai bentuk layanan yang terkait.

Sistem Operasi menurut Sibsankar Haldar, Alex Alagarsamy Aravind dalam bukunyaOperating System ialah sebuah software yang mengontrol semua sumber daya hardware dan secara efektif menyediakan kepada pengguna sebuah mesin software baru yang lebi nyaman untuk digunakan dari pada sumber daya hardware dasar.

(4)

B. Sejarah Sistem Operasi

Sejarah sistem operasi terbagi menjadi 4 generasi diantaranya sebagai berikut: 1. GENERASI PERTAMA (1945 - 1955)

Sistem operasi generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik. Pada generasi ini belum ada yang namanya sistem operasi komputer, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.Lebih dikenal dengan mikrokontroler, yaitu komponen elektronika aktif keluarga IC yang di dalamnya sudah ditanamkan sebuah firmware, yang mana firmware ini dibuat menggunakan bahasa aras rendah (bahasa assembly) dan metode ini lebih dikenal dengan istilah Embedded System yaitu sistem yang tertanam. Dimana sistem didedikasikan untuk fungsi khusus/terbatas, fungsi semacam ini sering disebut dengan istilah Specific Purpose.Adapun kombinasi dari memori gigih (ROM) dan kode program yang tertanam didalamnya itu sering disebut dengan istilah “Firmware”.Contoh : traficlight, jam digital, kalkulator,

mesin cuci, mp3 player, hp jadul/mono-chrome, dll. 2. GENERASI KEDUA (1955-1965)

(5)

IBSYS (International Business System) operating sistem hasil pengembangan FMS yang di miliki oleh IBM untuk computer IBM7090.

3. GENERASI KETIGA (1965-1980)

(6)

Beberapa programmer Bell Labs yang terlibat dalam pembuatan dan pengembangan Multics, yaitu Ken Thompson dimana dia sendiri adalah pencipta bahasa pemrograman B, sementara itu bahasa pemrograman B merupakan penyempurnaan dari bahasa pemrograman sebelumnya yaitu BCPL ( Basic Combined Programming Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard, kemudian Dennis Ritchie pencipta bahasa pemrograman C, yang mana adalah hasil penyempurnaan dari bahasa pemrograman B. Mereka secara tidak resmi tetap meneruskan proyek pengembangan Multics. Dan akhirnya sampailah pada sebuah sistem operasi generasi penerus dari Multics bulan Januari 1970 yang diberi nama UNIX. Nama UNIX diberikan oleh Brian Kernighan untuk memberi penegasan bahwa UNIX bukanlah Multics (tidak sama).

Tahun 1977, Mike Lesk mengembangkan "ported I/0 library", pustaka untuk mengatasi kesulitan membawa UNIX dari satu komputer ke komputer lain karna perbedaan penanganan sistem masukan dan keluaran dari setiap komputer. Unix pertama kali dibawa kedalam laboratorium Interdata 8/32, komputer mikro yang sama dengan PDP-11.

Tahun 1978, sistem operasi UNIX dibawa kedalam komputer mini VAX. Hingga saat ini, Unix masih banyak sebagai sistem eksperimental.

(7)

sedikitnya 500 tempat menggunakan sistem operasi Unix, 125 diantaranya adalah perguruan tinggi dan lebih dari 10 negara asing. Pada tahun 1977 juga keluar Unix Versi 6 yang memiliki dukungan komersial.Universitas California di Berkeley membayar 400 (dalam satuan dollar) untuk mendapatkan sumber Unix yang didalamnya terdapat kode sumber Unix yang lengkap. Bill joy dan Chuck Haley, lulusan dari Berkeley, mulai mengubah. Tahun 1978 Bill Joy mengeluarkan 30 salinan koleksi program dan modifikasi Unix dengan biaya pengganti media dan pengiriman seharga 50 (dalam satuan dollar).

(8)

BAB II

PENGANTAR SISTEM OPERASI A. PENGERTIAN SISTEM OPERASI

Sebuah Sistem Operasi atau dalam bahasa asing disebut Operating System adalah sebuah program yang mengatur perangkat keras(Hardware) komputer dan menyediakan layanan umum untuk aplikasiperangkat lunak(Software). Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistemdalam sistem komputer, tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting.

B. KOMPONEN SISTEM OPERASI 1. Management Memori

Memori adalah pusat dari operasi pada sistem komputer modern, berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus diatur dan dijaga sebaik-baiknya. Memori adalah array besar dari word atau byte, yang disebut alamat. CPU mengambil instruksi dari memory berdasarkan nilai dari program counter.

(9)

sangat penting untuk sistem komputer, penting untuk memproses dan fasilitas masukan/keluaran secara efisien, sehingga memori dapat menampung sebanyak mungkin proses dan sebagai upaya agar pemogram atau proses tidak dibatasi kapasitas memori fisik di sistem komputer.

Memory manager merupakan salah satu bagian sistem operasi yang mempengaruhi dalam menentukan proses mana yang diletakkan pada antrian.

a. Jenis-jenis Memori 1) Memori Kerja

2) ROM/PROM/EPROM/EEPROM 3) RAM

4) Cache memory 5) Memori Dukung 6) Floppy

7) Harddisk 8) CD

b. Fungsi manajemen memori

Manajemen memori merupakan salah satu bagian terpenting dalam sistem operasi. Memori perlu dikelola sebaik-baiknya agar :

1) Utilitas CPU meningkat.

2) Data dan instruksi dapat diakses dengan cepat oleh CPU. 3) Tercapai efisiensi dalam pemakaian memori yang terbatas.

(10)

5) Mengelola informasi yang dipakai dan tidak dipakai. 6) Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan. 7) Mendealokasikan memori dari proses telah selesai.

8) Mengelola swapping atau paging antara memori utama dan disk. Terdapat tiga skema lama dalam proses manajemen memori:

1. Single-user contiguous

Setiap program (job) yang akan diproses dimuat secara keseluruhan (hanya bisa untuk 1 program/single user) kedalam memori dan dialokasikan sebanyak yang dibutuhkan secara berurutan (sequential). Jika terdapat program yang pemrosesannya membutuhkan ukuran terlalubesar dibandingkan kapasitas memori/RAM yang tersedia, maka tidak dapat dieksekusi. Permasalahan utama dari skema ini adalah belum mendukung multi programming atau networking karenahanya dapat menyelesaikan satu job dalam satu waktu. Hal ini mengakibatkan pemrosesan menjadi sangat lambat.

2. Fixed Partitions

(11)

Ilustrasi:

3. Dynamic Parti Dengan partisi berdekatan tet sebanyak me pekerjaan terse atas skema fix (internal fragm

(1) (2) (3)

artitions

rtisi dinamis, memori yang tersedia masih di tetapi alokasi memori yang diberikan untuk se memori yang dibutuhkan (di-request) unt ersebut. Meskipun skema ini adalah perbaikan fixed partitions karena memori tidak terbua ragmentation), tetapi tidak sepenuhnya menyelesa

(1) (2) (3)

h disimpan di blok uk setiap job hanya untuk memproses kan yang signifikan buang dalampartisi lesaikan masalah.

(12)

Kekurangan dar

dari skema ini alokasi memori epenuhnya diber di-load, sehingga ketika job berikutnya yang n yang tidak sama dengan proses sebelumnya diproses dengan alokasi memori yang sesuai dibutuhkan job tersebut berdasarkan urutan lokasi memori untuk job berikutnya mencipta memori terbuang) antara blok memori yang

disebut external fragmentation (fragmentasi a fragmentasi internal, memungkinkan memori si

untukalokasi free space memori: emory allocation

okasikan pada partisi pertama yang memenuhi ob <= ukuran partisi). Metode alokasi ini m bih cepat tetapi kurang efisien karena banyakny

(4) (5)

berikan kepada job ang akan diproses ya, akan langsung ai dengan alokasi an prioritas. Oleh ptakan subsequent ang dialokasikan. asi eksternal) dan ori sia-sia.

enuhi persyaratan ni membuat proses knya memori yang

(13)

Algoritma First-fit: 1) Set Counter to 1

2) Do while counter <= number of blocks in memory If job_size>memory_size(counter) Then

counter = counter + 1 Else


load job into memory_size(counter) adjust free/busy memory lists
go to step 4

End do


3) Put job in waiting queue 4) Go fetch next job

• Best-fit memory allocation

Job dialokasikan pada partisi terkecil dari yang memenuhi persyaratan (ukuran job <= ukuran partisi). Model alokasi ini memungkinkan memori yang terbuang menjadi sedikit (efisien), tetapi proses alokasinya memakan waktu yang lebih lama.

Algoritma Best-fit:

1) Initialize memory_block(0) = 99999

2) Compute initial_memory_waste = memory_block(0)–job_size 3) Initialize subscript = 0

4) Set counter to 1

5) Do while counter <= number of blocks in memory If job_size>memory_size(counter) Then

counter = counter + 1 Else

(14)

If initial_memory_waste>memory_waste Then subscript = counter

initial_memory_waste = memory_waste counter = counter + 1

End do


6) If subscript = 0 Then put job in waiting queue Else


load job into memory_size(subscript)


adjust free/busy memory lists


7) Go fetch next job

Deallocation

Ketikaseluruh proses telah selesai diproses, maka alokasi memori untuk job tersebut harus dibersihkan dari memori (deallocation). Deallocation merupakan sebuah proses membebaskan ruang memori yang telah teralokasi sebelumnya.

Untuk skema fixed-partition, Memory Manager mereset status blok memori

sebuah job untuk “membebaskan”-nya setelah dipakai. Bisa menggunakan

berbagai macam kode, Misal: 0=free, 1=terpakai.

(15)

1. Ketikablok yan tidakterpakai

2. Ketikablok yang a

3. Ketika blok yang

yang akandidealokasibersebelahandenganblok

g akandidealokasiberadadiantaraduablok yang t

ng akan didealokasi terisolasi dari blok lain yan

nblok lain yang

ng tidakterpakai

(16)

ManajemenMemori : Virtual Memori

Dalam pembahasan sebelumnya kita melihat skema alokasi memori sederhana. Setiap skema menunjukkan bahwa Manajer Memori menyimpan seluruh program di memori utama di lokasi yang berdekatan. Setiap skema memecahkan beberapa masalah tapi menimbulkan masalah lain, seperti fragmentasi atau overhead relokasi.

Pada bagian ini akan dibahas tentang evolusi virtual memoridengan tidak menyimpan keseluruhan program yang akan dieksekusi secara bersebelahan di memori utama serta menghilangkan kebutuhan bahwa keseluruhan program akan berada di dalam memori selama proses eksekusi.

Ada 4 skemadalammanajemen virtual memoriadalahsebagaiberikut : 1. Paged Memory Allocation

Sebelum pekerjaan dimuat ke memori, job dibagi menjadi bagian-bagian yang disebut page yang akandimuat ke lokasi memori yang disebut page frame. Skema ini didasarkanpada konsep membagi setiap pekerjaan yang akan diprosesmenjadipage dengan ukuran yang sama.

Bagian dari disk yang disebut sektor (blok), dan bagian dari memori utama disebut pageframe. Skema ini bekerja cukup efisien ketika page, sektor, dan pageframememiliki ukuran yang sama. Ukuran yang tepat (jumlah byte yang dapatdisimpan di masing-masing) biasanya ditentukan oleh ukuran sektor dari disk. Oleh karena itu, setiapsektor akan memegang salah satu page dari instruksi dan masuk ke dalam satu pageframedari memori.

Sebelum mengeksekusi sebuah program, Manajer Memori mempersiapkan beberapa hal:

- Menentukan jumlah page dalam program

(17)

Keuntungan utam

utama dari menyimpan program di lokasi noncont yang digunakan lebih efisien karena page fram kan oleh setiap pagedari pekerjaan apapun. Se

unakan untuk partisi relocatable dihilangkan ka ksternal antarapageframe (dan tidak ada fragme

Namun, dengan setiap solusi baru akan datang page dapat tersimpandimana saja pada memori

butuhkan mekanisme untuk melacak setiap tu berarti memperbesar ukuran dan kompleksi

m operasi, yang meningkatkan biaya overhead.

ak page-page dari setiap job, memory manage

ble (JT); berisi ukuran job dan Lokasi dimana PMT Map Table (PMT); berisi jumlah page dan alam

(18)

Job Table Page Map Table Memory Map

2. Demand Paging Allocation Memory

Demandpaging memperkenalkan konsep dimana hanya sebagian dari program yang dimuat ke memori untuk diproses. Dengan skema ini, setiap job masih dibagi menjadi page-page berukuran sama yang awalnya berada di penyimpanan sekunder. Ketika pekerjaan mulai dieksekusi, hanya page yang dibutuhkan yang dibawa ke memori. Skema Demand paging mengambil keuntungan dari fakta bahwa program yang ditulis secara berurutan sehingga jika salah satu bagian, atau modul, sedang diproses maka modul lain akan menganggur.

Tidak semua page diakses pada saat yang sama atau bahkan berurutan. Contoh: penanganan kesalahan/error.

(19)

Kapan dan ba

n bagaimana page dikirim/dialihkan ke memori al dari sistem operasi.

halnya skema sebelumnya, untuk melacak page proses di memori, dibutuhkan tiga table:

able (JT); berisi ukuran job dan Lokasi dimana P Map Table (PMT); berisi jumlah page dan alam frame terkait, serta penambahan 3 field baru unt

: apakah page yang diminta telah ada dalam mem ied: apakah isi page telah diubah?.

nced: apakah page telah dijadikan referensi . Menentukan page mana yang tetap berada di

alam page frame, melainkan dialokasikan secar

ori tergantung pada

paling lama tidak

(20)

Segmented Memory Allocation dirancang untuk mengurangi page faults yang dihasilkan dari perulangan page yang terbagi dua atau lebih.

Ketika program di-compile, segmen ditetapkan sesuai dengan modul struktural program. Setiap segmen diberi nomor dan menghasilkan Segmen Map Table (SMT) untuk setiap job.

Memory manager melacak segmen menggunakan table:

- Job Table: Daftar semua job dalam proses (satu untuk keseluruhan sistem)

- Segment MapTable: Daftar yang berisi detail setiapsegmen (satuuntuktiap job)

- MemoryMapTable: Memonitor alokasi memori utama (satu untuk keseluruhan sistem)


4. Segmented/Demand Paging Memory Allocation

Demand Paging Memory Allocation adalah kombinasi dari Segmented Allocation Memory dan Demand Paging Allocation Memory, skema ini menawarkan manfaat logis dari segmentasi, serta manfaat fisik dari paging. Algoritma yang digunakan dalam skema ini hanya modifikasi kecil dari segmented dan demand paging memory allocation.Skema ini

tidak menyimpan setiap segmen sebagai unit bersebelahan tunggal tetapi membagi ke dalam page dengan ukuran yang sama, lebih kecil dari

sebagian besar segmen, dan lebih mudah dimanipulasi daripada seluruh

segmen. Oleh karena itu, banyak masalah segmentasi(Pemadatan,

fragmentasi eksternal, dan penanganan penyimpanan sekunder) dapat

teratasikarena ukuran page tetap.

Skemainimembutuhkanempat table:

- Job Table: Daftar semua job dalam proses (satu untuk keseluruhan sistem)

(21)

- Page Map

Map Table: Daftar berisi detail setiap page ( n)

ory Map Table: Memonitor alokasi page frame di

u untuk keseluruhan sistem)

ory memungkinkan eksekusi program w disimpan di dalam memori utama. Keuntunganny

n job tidak dibatasi oleh ukuran memoriutama ori utama digunakan secara lebih efisien

ungkinkan jumlah multiprogramming tidak terba hilangkan fragmentasi eksternal dan meminimal

(22)

2. Manajemen Pr

najemen proses merupakan konsep pokok dalam asalah manajemen proses adalah masalah n sistem operasi. Proses adalah program

Proses dapat juga didefinisikan sebagai unit ker vidu memiliki sumber daya dan dijadwalka buah proses membutuhkan sejumlah sumbe kan tugasnya. Sumber daya tersebut dapat be

ori, berkas-berkas, dan perangkat-perangkat. sikan sumber daya-sumber daya tersebut sa

tau sedang diproses/dijalankan. Ketika proses t

(23)

dijalankan, sistem operasi akan mengambil kembali semua sumber daya agar bisa digunakan kembali oleh proses lainnya.

- Proses manajermerupakan kegiatan perencanaan dan pemantauan kinerja proses suatu sistem.

- Proses manajer sangat berperan dalam hal berbagi sumber daya dan juga efisiensi waktu karena proses yang ada dalam sistem operasi sangat banyak.

- Suatu proses dapat terdiri dari single-thread dan multi-thread.

- Keuntungan sistem thread adalah respon lebih cepat, menggunakan resource bersama-samalebih ekonomis dan meningkatkan utilitas arsitektur mikroprosesor.

Kecepatan kinerja dan bandwidth pada processor menghasilkan hasil yang befariasi dari mesin kemesin, tetapi ada beberapa faktor untuk melakukan kecepatan clock mengacu pada dimana kecepatan prosesor dapat mengeksekusi instruksi sehingga lebih cepat clock speed yang dijalankan dan pada dasarnya lebih kepada instruksi yang dilakukan. Tigahalutamadalammanajemen prosesyaitu :

(24)

Clock spe

k speed merupakan frekuensi kecepatan tindaka uannya adalah megahertz dan gigahertz. 1 me

klus per detik, sementara gigahertz adala hsatu-m di komputer dengan kecepatan clock 800MH 800.000.000 siklus per detik, sedangkan komputer 2.4G

0.000 /detik.

patan clock speed mengacup ada kecepatan prose n instruksi, sehingga lebih cepat clock speed di

ya lebih banyak instruksi yang dilakukan

prosesor bandwidth tidak menentukan berapa ba oses dalam satu instruksi. Jika bandwidth yang nstruksi yang berjalan lebih cepat untuk diproses

(25)

Pada gambar diatas di jelaskan pada saat yang sama prosesor memiliki versi sendiri dari memori yang juga dikenal sebagai cache yang ada pada sebuah prosesor yang dimana chace memilik sedikit waktu berjalan yang biasanya diperiksa terlebih dahulu, sebelum memanggil halaman ram yang dapat diakses 5 sampai 10 kali lebih cepat dari mengakses proses ram.

(26)

• Job Scheduler :

–Bertanggungjawabataspenjadwalan job

–Menentukan job mana yang dapatmenggunakanCPU –Menentukanantrianuntukpergantian job saateksekusi –Mengetahuiketikasebuah job sudahselesai

•Process Scheduler:

–Bertanggungjawabataspenjadwalan proses

–Menentukanlangkah-langkaheksekusi

–Proses penjadwalanberdasarkankriteriatertentu

Pada job scheduler terdapat lima prosess scheduler yaitu hold, ready, run, wait dan finish.

Pada kelima proses yang telah di sebutkan maka dapat dijelaskan bagaimana hold menunjukkan atau memegang pekerjaan sampai memiliki izin untuk menjalankan proses, maka jika proses dalam keadaan ready maka diberikan sinyal untuk melanjutkan proses yang sedang berjalan dalam hal ini melakukan proses data, jika keseluruahan proses ini run atau berjalan kemudian ada kekawatiran maka proses akan berhenti dan apabila proses ini gagal maka akan dicek oleh tim dan memastikan apakah proses ini dapat berjalan kembali atau tidak, jika proses ini selesai atau finish maka akan dimasukkan kedalam proses Control Block yang berisi tentang informasi pemrosesan data.

1. Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya.

(27)

3. Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/ bebas.Terdapat dua status tambahan, yaitu saat

pembentukan dan terminasi:

4. New. Status yang dimilikipadasaat proses barusajadibuat. 5. Terminated. Status yang dimiliki pada saat proses telah selesai

dieksekusi.

Proses Control Block adalah bentuk informasi-informasi lain yang diperlukan system operasi untuk mengendalikan dan mengoordinasikan beragam proses aktif dalam suatu proses. Dalam kenyataannya, proses banyak mengalami gangguan dalam menjalankan tugasnya oleh karena ituada PCB (Proses Control Block) untukmembantu dan memberikan dukungan kepada proses itu.

(28)

proses yang spesifik, seperti status proses, program counter, CPU register, Informasi manajemen memori, informasi pencatatan, informasi status I/O. Komponen Process Control Block (PCB)

1. Identifikasi process yaitu Unique atau identifikasi proses yang berkaitan dengan identitas proses yang unik. Identifikasi proses yang menciptakan identifikasi pemakai

2. Status process yaituKeadaan job (HOLD, READY, RUNNING, WAITING)

3. Keadaan process yang terdiridari Isi register process (yang berisi data saat running), status word, info memoriutama, resource, prioritas process

4. Accounting yaituPengukuran billing dankinerjadanWaktu CPU, waktu total, penggunaanmemori, operasi I/O, jumlahpembacaan input records, dll.

3. Proses penjadwalan (Scheduling)

Penjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem computer. Tujuan dari penjadwalan adalah untuk mengganti CPU diantara proses-proses yang begitu sering sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan setiap program sambil CPU bekerja.

Terdapat beberapa tipe penjadwal berada secara bersama-sama pada sistem operasi yang kompleks, yaitu:

a. Penjadwal jangka pendek (short term scheduller)

(29)

pengalihan proses untuk memilih proses berikutnya yang harus dijalankan.

b. Penjadwal jangka menengah (medium term scheduller)

Setelah eksekusi selama suatu waktu, proses mungkin menunda sebuah eksekusi karena membuat permintaan layanan masukan/keluaran atau memanggil suatu system call. Proses-proses tertunda tidak dapat membuat suatu kemajuan menuju selesai sampai kondisi-kondisi yang menyebabkan tertunda dihilangkan. Agar ruang memori dapat

bermanfaat, maka proses dipindah dari memori utama ke memori sekunder agar tersedia ruang untuk proses-proses lain. Kapasitas memori utama terbatas untuk sejumlah proses aktif. Aktivitas pemindahan proses yang tertunda dari memori utama ke memori sekunder disebut swapping. Proses-proses mempunyai kepentingan kecil saat itu sebagai proses yang tertunda. Tetapi, begitu kondisi yang membuatnya tertunda hilang dan dimasukkan kembali ke memori utama dan ready.

c. Penjadwal jangka panjang (long term scheduller)

(30)

Penjadwalan proses merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistemoperasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer.

Adapun penjadwalan bertugas memutuskan : a. Proses yang harus berjalan

b. Kapan dan selama berapa lama proses itu berjalan

Dalam lingkungan multiprogramming, biasanya ada lebih banyak pekerjaan untuk dieksekusi darimungkin bisa dijalankan pada satu waktu. Sebelum sistem operasi dapat menjadwalkan mereka,Kita perlu jadwal dan kebijakan ketika kita memiliki banyak pekerjaan untuk dilakukan atau kita berada dalam sumber daya yang terbatas.

Terdapat tiga ruang lingkup sistem operasi yaitu :

1. Ada sejumlah terbatas; sumber daya (seperti disk drive, printer, dan tape drive)

2. Berapa sumber, setelahmereka dialokasikan, tidak dapat dibagi dengan pekerjaan lain (misalnya, printer); dan

3. Beberapasumber memerlukan Operator intervensi-yaitu, mereka tidak dapat dipindahkan secara otomatisdari satu pekerjaan ke pekerjaan (seperti tape drive).

(31)

STRATEGI PENJADWALAN Terdapat dua strategi penjadwalan, yaitu :

1. Penjadwalan nonpreemptive (run to completion)

Proses diberi jatah waktu oleh pemroses, maka pemroses tidak dapat diambilalih oleh proses lain sampai proses itu selesai.

2. Penjadwalan preemptive

Proses diberi jatah waktu oleh pemroses, maka pemroses dapat diambil alihproses lain, sehingga proses disela sebelum selesai dan harus dilanjutkanmenunggu jatah waktu pemroses tiba kembali pada proses itu. Berguna padasistem dimana proses-proses yang mendapat perhatian/tanggapan pemrosessecara cepat, misalnya :

a. Pada sistem realtime, kehilangan interupsi (tidak layani segera) dapat berakibat fatal.

b. Pada sistem interaktif, agar dapat menjamin waktu tanggap yang memadai.

Penjadwalan secara preemptive baik tetapi harus dibayar mahal. Peralihanproses memerlukan overhead (banyak tabel yang dikelola). Supaya efektif,banyak proses harus berada di memori utama sehingga proses-prosestersebut dapat segera running begitu diperlukan. Menyimpan banyak prosestak running benar-benar di memori utama merupakan suatu overheadtersendiri.

ALGORITMA PENJADWALAN

Berikut jenis-jenis algoritma berdasarkan penjadwalan : 1. Nonpreemptive, menggunakan konsep :

a. FIFO (First In First Out) atau FCFS (First Come First Serve) Merupakan Penjadwalan tidak berprioritas.

FCFS adalah penjadwalan paling sederhana, yaitu :

(32)

- Pada saat proses mendapat jatah waktu pemroses, proses dijalankan sampaiselesai.

- Penilian penjadwalan ini berdasarkan kriteria optimasi : - Adil

Adil dalam arti resmi (proses yang datang duluan akan dilayani lebih dulu), tapidinyatakan tidak adil karena job-job yang perlu waktu lama membuat job-jobpendek menunggu. Job-job yang tidak penting dapat membuat job-job pentingmenunggu lama. - Efisiensi

Sangat efisien. - Waktu tanggap

Sangat jelek, tidak cocok untuk sistem interaktif apalagi untuk sistem waktu nyata.

- Turn around time Jelek.

- Throughtput Jelek.

FCFS jarang digunakan secara mandiri, tetapi dikombinasikan dengan skema lain,misalnya : Keputusan berdasarkan prioritas proses. Untuk proses-pross berprioritassama diputuskan berdasarkan FIFO.

Penjadwalan ini :

a. Baik untuk sistem batch yang sangat jarang berinteraksi dengan pemakai.

Contoh : aplikasi analisis numerik, maupun pembuatan tabel.

b. Sangat tidak baik (tidak berguna) untuk sistem interaktif, karena tidak memberiwaktu tanggap yang baik.

(33)

b. SJF (Shortest Job First)\

Penjadwalan ini mengasumsikan waktu jalan proses sampai selesai diketahuisebelumnya. Mekanismenya adalah menjadwalkan proses dengan waktu jalanterpendek lebih dulu sampai selesai, sehingga memberikan efisiensi yang tinggi danturn around time rendah dan penjadwalannya tak berprioritas.

c. HRN (Highest Ratio Next)

d. MFQ (Multiple Feedback Queues) - Penjadwalan berprioritas dinamis

Penjadwalan ini untuk mencegah (mengurangi) banyaknya swapping denganproses-proses yang sangat banyak menggunakan pemroses (karenamenyelesaikan tugasnya memakan waktu lama) diberi jatah waktu (jumlahkwanta) lebih banyak dalam satu waktu. Penjadwalan ini juga menghendakikelas-kelas prioritas bagi proses-proses yang ada. Kelas tertinggi berjalanselama satu kwanta, kelas berikutnya berjalan selama dua kwanta, kelasberikutnya berjalan empat kwanta, dan seterusnya.

Ketentuan yang berlaku adalah sebagai berikut - Jalankan proses pada kelas tertinggi.

- Jika proses menggunakan seluruh kwanta yang dialokasikan, maka diturunkankelas prioritasnya.

- Proses yang masuk untuk pertama kali ke sistem langsung diberi kelas tertinggi.

(34)

2. Preemptive, menggunakan konsep : a. RR (Round Robin)

Merupakan :

- Penjadwalan yang paling tua, sederhana, adil,banyak digunakan algoritmanyadan mudah diimplementasikan.

- Penjadwalan ini bukan dipreempt oleh proses lain tetapi oleh penjadwalberdasarkan lama waktu berjalannya proses (preempt by time).

- Penjadwalan tanpa prioritas.

- Berasumsi bahwa semua proses memiliki kepentingan yang sama, sehinggatidak ada prioritas tertentu.

Semua proses dianggap penting sehingga diberi sejumlah waktu oleh pemrosesyang disebut kwanta (quantum) atau time slice dimana proses itu berjalan. Jikaproses masih running sampai akhir quantum, maka CPU akan mempreempt prosesitu dan memberikannya ke proses lain.Penjadwal membutuhkannya dengan memelihara daftar proses dari runnable.Ketika quantum habis untuk satu proses tertentu, maka proses tersebut akandiletakkan diakhir daftar (list), seperti nampak dalam gambar berikut ini :

(a) : Daftar proses runnable.

(b) : Daftar proses runnable sesudah proses b habis quantumnya.

(35)

a. Jika kwanta habis dan proses belum selesai, maka proses menjadi runnabledan pemroses dialihkan ke proses lain.

b. Jika kwanta belum habis dan proses menunggu suatu kejadian (selesainyaoperasi I/O), maka proses menjadi blocked dan pemroses dialihkan ke proses lain.

c. Jika kwanta belum habis tetapi proses telah selesai, maka proses diakhiri danpemroses dialihkan ke proses lain.

Diimplementasikan dengan :

a. Mengelola senarai proses ready (runnable) sesuai urutan kedatangan.

b. Ambil proses yang berada di ujung depan antrian menjadi running.

c. Bila kwanta belum habis dan proses selesai, maka ambil proses di ujung depanantrian proses ready.

d. Jika kwanta habis dan proses belum selesai, maka tempatkan proses running keekor antrian proses ready dan ambil proses di ujung depan antrian prosesready.

Masalah yang timbul adalah menentukan besar kwanta, yaitu : - Kwanta terlalu besar menyebabkan waktu tanggap besar dan

turn arround timerendah.

- Kwanta terlalu kecil menyebabkan peralihan proses terlalu banyak sehinggamenurunkan efisiensi proses.

(36)

historis.Besar kwanta waktu beragam bergantung beban sistem. Apabila nilai quantumterlalu singkat akan menyebabkan terlalu banyak switch antar proses dan efisiensiCPU akan buruk, sebaliknya bila nilai quantum terlalu lama akan menyebabkanrespon CPU akan lambat sehingga proses yang singkat akan menunggu lama.Sebuah quantum sebesar 100 msec merupakan nilai yang dapat diterima.

Penilaian penjadwalan ini berdasarkan kriteria optimasi : - Adil

Adil bila dipandang dari persamaan pelayanan oleh pemroses. - Efisiensi

Cenderung efisien pada sistem interaktif. - Waktu tanggap

Memuaskan untuk sistem interaktif, tidak memadai untuk sistem waktu nyata.

1. Baik untuk sistem interactive-time sharing dimana kebanyakan waktudipergunakan menunggu kejadian eksternal.

Contoh : text editor, kebanyakan waktu program adalah untuk menunggukeyboard, sehingga dapat dijalankan proses-proses lain.

2. Tidak cocok untuk sistem waktu nyata apalagi hard-real-time applications.

b. SRF (Shortest Remaining First) Merupakan :

(37)

- Adalah preemptive untuk timesharing - Melengkapi SJF

Pada SRF, proses dengan sisa waktu jalan diestimasi terendah dijalankan,termasuk proses-proses yang baru tiba.

- Pada SJF, begitu proses dieksekusi, proses dijalankan sampai selesai.

- Pada SRF, proses yang sedang berjalan (running) dapat diambil alih prosesbaru dengan sisa waktu jalan yang diestimasi lebih rendah.

- Kelemahan :

- Mempunyai overhead lebih besar dibanding SJF. SRF perlu penyimpanan waktulayanan yang telah dihabiskan job dan kadang-kadang harus menanganiperalihan.

- Tibanya proses-proses kecil akan segera dijalankan.

- Job-job lebih lama berarti dengan lama dan variasi waktu tunggu lebih lamadibanding pada SJF.

SRF perlu menyimpan waktu layanan yang telah dihabiskan , menambah overhead.

Secara teoritis, SRF memberi waktu tunggu minimum tetapi karena overheadperalihan, maka pada situasi tertentu SFJ bisa memberi kinerja lebih baik dibandingSRF.

c. PS (Priority Schedulling)

Adalah tiap proses diberi prioritas dan proses yang berprioritas tertinggi mendapatjatah waktu lebih dulu (running). Berasumsi bahwa masing-masing proses memiliki

(38)

DalamUNIX perintah untuk mengubah prioritas menggunakan perintah nice.

Pemberian prioritas diberikan secara : a. Statis (static priorities)

Tidak tanggap terhadap perubahan lingkungan yang mungkin menghendaki

penyesuaian prioritas.

b. Dinamis (dynamic priorities)

Merupakan mekanisme untuk menanggapi perubahan lingkungan sistemberoperasi. Prioritas awal yang diberikan ke proses mungkin hanya berumurpendek setelah disesuaikan ke nilai yang lebih tepat sesuai lingkungan.

Kelemahan :

Implementasi mekanisme prioritas dinamis lebih kompleks dan mempunyaioverhead lebih besar. Overhead in diimbangi dengan peningkatan dayatanggap sistem.

d. GS (Guaranteed Schedulling)

Klasifikasi lain selain berdasarkan dapat/tidaknya suatu proses diambil secara

paksa adalah klasifikasi berdasarkan adanya prioritas di proses-proses, yaitu :

1. Algoritma penjadwalan tanpa berprioritas. 2. Algoritma penjadwalan berprioritas, terdiri dari : a. Berprioritas statik

(39)

4. Device Manager

Sistem operasi berfungsi sebagai tempat mengatur input output yang terjadi dan sering disebut sebagai device manager yang menyediakan device driver agar perangkat yang digunakan lebih efisien. Misalnya di dalam membaca file di harddisk, CD-ROM, Flasdisk. Sistem Operasi mengatur agar perangkat-perangkat input output yang ada tidak terjadi tabrakan data sehingga masing-masing perangkat bisa bekerja sesuai penjadwalan. Penjadwalan di sini maksudnya adalah antrian proses, kapan perangkat tersebut digunakan dan kapan perangkat tersebut tidak digunakan.

Device Manager adalah sebuah bagian dari Sistem Operasi yang bertugas untuk mengatur seluruh perangkat yang terhubung kedalam komputer. Meskipun banyak perangkat computer yang muncul dan menghilang di pasar serta perkembangan perangkat computer yang sangat cepat, device manager harus dapat mengelola setiap perangkat. Untuk melakukannya, device manager harus menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan terhadap system perangkat yang dimana permintaan dari pengguna tidak terbatas.

Manajemenperangkatmelibatkan 4 fungsidasar : - Status Of Each Device (Status masing-masingperangkat)

(40)

- Enforce Policies (menegakkankebijakan)

Pada proses ini device manager berfungsi untuk melakukan pengontrolan terhadap perangakat yang terhubungdalamhal proses apasaja yang menjadi tugas dari perangkat tersebut dan seberapa lama perangkat tersebut dapat melaksanakan tugasnya.

- Allocation (alokasi)

Melakukanalokasiataumemberikanruangkepadaperangkatdalammelak ukantugas yang telahdiatursebelumnya.

- Deallocation (dealokasi)

Deallocation adalah sebuah proses membebaskan ruang memori yang telah teralokasi sebelumnya. Pada dealokasi terdapat dua tingkatan proses yaitu pertama pada saat perintah I/O telah dieksekusi dan perangkat sementara tidak lagi digunakan, tingkatan kedua ketika pekerjaan dari perangkat telah selesai dan perangkat dilepaskan secara perangkat.

JenisPerangkat

(41)

Perbedaannyaadalahpadafungsidarikarakteristikperangkat, sertabagaimanamerekadikelolaoleh Device Manager.

- Dedicated Devices (perangkatkhusus) adalah perangkat yang

ditugaskan untuk hanya mengerjakan satu pekerjaan pada satu waktu, perangkat ini melayani pekerjaan sampai sebuah job terselesaikan atau sampai perangkat tersebut dilepaskan. Beberapa perangkat, seperti tape, printer, dan plotter, menuntut semacam skema alokasi, karena akan menjadi tidak baik untuk membiarkan beberapa pengguna berbagi. Contohnya sebuah plotter digunakan bersama bias menghasilkan setengah dari grafik satu pengguna dan setengah dari yang lain. Kerugian dari perangkat khusus adalah bahwa mereka harus dialokasikan untuk satu pengguna selama eksekusi pekerjaan, yang bias sanga ttidak efisien, terutama ketika perangkat tidak digunakan 100 persen dari waktu, beberapa perangkat dapat dibagi atau virtual.

(42)

- Virtual Device (perangkat virtual) adalah kombinasi dari dua perangkat yaitu: perangkat khusus yang telah berubah menjadi perangkat bersama. Misalnya, printer (yang merupakan perangkat dedicated) diubah menjadi perangkat sharable melalui program spooling yang melewatkan semua permintaan cetak ke disk. Ketika semua output pekerjaan pada printer selesai, dan printer siap untuk mencetak seluruh dokumen, barulah output dikirimke printer untuk mencetak.

(43)

Spooler pada dasarnya adalah sebuah service yang berfungsi untuk mengatur antrian pekerjaan dalam sebuah perangkat. Contoh : proses yang terjadi pada saat melakukan pencetakan. Dalam proses pencetakan terjadi beberapa perintah yang masuk secara bersamaan, maka spooler akan mengatur antrian pekerjaan tersebut dengan teknik FIFO (First In First Out). Perintah yang pertama sampai akan di cetak pertama kali. Ketika ada satu perintah cetak dibatalkan maka proses selanjutnya printer akan mencetak antrian selanjutnya secara berurutan.

5. Storage (Penyimpanan)

Data Storage (Penyimpanan Data Komputer) adalah media yang digunakan dengan fungsi untuk menyimpan berbagai macam data digital yang tersedia pada perangkat komputer dengan waktu tertentu sehingga dapat dibaca dan dibuka kembali untuk diproses ulang pada perangkat. Direct Access Storage devices perangkat penyimpanan akses langsung (DASD) adalah perangkat yang dapat langsung membaca atau menulis ke tempat tertentu. DASD dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori: disk magnetik, cakram optik, dan memori flash. Meskipun varians dalam DASD tidak selebar dengan pita magnetik, lokasi catatan tertentu masih memiliki efek langsung pada jumlah waktu yang diperlukan untuk mengaksesnya.

(44)

a. Penyimpanan Magnetik(Magnetic Disk)

Penyimpanan Magnetik merupakan media penyimpanan yang termasuk ke dalam penyimpanan sekunder (secondary storage) yang paling banyak dipakai pada sistem komputer modern. Contoh Hardisk, Disket, flashdisk, memori card dan zip drive.

a. Hardisk

Magnetic Disk Terbagi dalam dua yaitu;  Fixed Head Magnetic Disk Storage

(45)

 Movable Head Magnetic Disk

Movable-head disk magnetic memiliki bagian membaca dan menulis, kepala yang berada di atas permukaan pada setiap disk. Disk dapat berupa piringan tunggal, atau bagian dari paket disk, yang merupakan tumpukan piring-piring magnetik. Contoh :harddisk

masing-masing piringan (kecuali yang di bagianatas dan bawah tumpukan) memiliki dua permukaan untuk merekam, dan setiap permukaan diformat dengan jumlah tertentu trek konsentris dimana data dicatat. Jumlah trek bervariasi dari produsen ke produsen. Kecepatan lengan pada disk bergerak 7200 rpm atau 5400 rpm. b. Flash Memory

(46)

elektrik.Nama 'flash memory" berasal dari bagaimana memori ini dirancang, yaitu bagian dari sel memori bisa dihapus dengan satu tindakan atau dalam waktu sekejap (flash).

Meskipun flash memory aslinya digunakan di dalam komputer, ia telah merambah ke banyak bidang. Kartu memori flash digunakan untuk kamera digital, telepon selular, perangkat keras jaringan, dan kartu PC. Meskipun kecepatan baca / tulis memori ini tidak sangat cepat, tapi adalah baik juga dapat menyimpan data dalam kartu kecil.

Kapasitas memori flash memori pun beragam, mempunyai kemampuan transfer data untuk penulisan mencapai 88 Mbps sedangkan untuk pembacaan mencapai 5 Mbps.Ada keuntungan dari menggunakan flash memory, yaitu menggunakan waktu membaca atau akses yang lebih cepat.

Adapun Jenis-jenis Flash Memori 1. Secure Digital Card (SD Card)

Disingkat sebagai kartu SD. Biasa digunakan pada perangkat portable seperti video recorder digital, kamera digital, komputer tablet, ponsel, dll . SD card diperkenalkan sudah sejak tahun 1999. Saat ini orang sudah dapat memilih kapasitas SD Card yang sangat beragam, tergantung kemampuan device yang digunakan.

2. Mini Secure Digital Card (Mini SD)

(47)

3. Compact Flash Compact

Flash memiliki ukuran yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan jenis lain dari memori flash. Disebut juga sebagai CF Card. Kartu ini populer digunakan pada kamera digital. Kapasitas penyimpanan berkisar dari 8 MB hingga 8 GB, cukup nyaman untuk menyimpan data dalam kapasitas lebih besar. Kartu ini memiliki keunggulan dibanding jenis yang lain, yaitu memiliki dua chip memori dan kontroler.

SOLID STATE DRIVE

Solid-state drive (SSD) merupakan media penyimpan yang menggunakan jenis memori solid-state untuk penyimpan datanya. Sehingga SSD ini dapat diemulasikan sebagai harddisk namun SSD memiliki lebih banyak keunggulan.

SSD juga memiliki fungsi yang sama seperti HDD. Namun, data tidak disimpan pada lapisan magnetik. Melainkan pada chip-chip memori flash yang saling terhubung. Chip-chip itu bisa saja tertanam secara permanen pada motherboard, kartu PCI/PCIe, atau pada kotak yang bentuknya seperti HDD. Chip flash memori ini berbeda dengan chip yang ada pada USB thumb drive (UFD) dalam hal tipe dan kecepatan. Chip flash memori pada SSD memiliki kecepatan dan reliabilitas yang lebih tinggi daripada UFD.

b. Penyimpana optical (Optical Disk)

(48)

Penyimpanan data optical terdiri dari CD dan DVD dan magnetic disknya adalah concentric track and sector ( Lintasan konsentrik dan sector) yang kecepatannya sangat tinggi dan terus menerus juga kecepatannya bisa menjadi sangat lambat dan ada sebuah read-write head yang ditempatkan diatas permukaan piringan tersebut yang merupakan inner sector, Ini merupakan pemborosan penyimpanan namun meningkatkan kecepatan pengambilan data, ketika kita meletakkan atau memasukkan CD atau DVD di media player atau pemutar, kemudian laser secara otomatis memancarkan sinarnya untuk mendeteksi semua data yang ada di pemutar. pada saat disk digunakan motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi dan Perekaman datanya disimpan dalam bentuk kode binary atau 0 1. a. CD ( Compact Disk )

CD (compact disk) merupakan salah satu media penyimpanan optik yang berbentuk bundar dan tipis yang mampu menyimpan ratusan hingga ribuan byte data. CD(Compact Disk) itu sendiri tersusun dari beberapa macam lapisan, yaitu :

1. Label atau sampul CD (Compact Disk) 2. Acrylic

(49)

3. Aluminium

Aluminium adalah logam yang berwarna putih perak yang tergolong ringan yang mempunya masa jenis 2,7-3 gr/cm3. Aluminium memiliki sifat-sifat:

a. Ringan, tahan korosi dan tidak beracun

b. Reflektif, dalam bentuk aluminum foil digunakan sebagai pembungkus makanan, obat dan rokok

c. Daya hantar listrik 2x lebih besar dari tembaga (CU) Paduan aluminium dengan logam lainnya menghasilkan logan yang kuat seperti duralium (campuran aluminium, tembaga dan magnesium)

Aluminium ditaburkan diatas lapisan polycarbonate sehingga membentuk lapisan dengan tujuan menutupi jalur track data

4. Polycarbonate Plastic

(50)

Maca

cam Macam–macam CD (Compact Disk) : CD-R (Compact Disk–Redorcable)

-R (Compact Disk – Redorcable) adalah kepi sk yang hanya bisa diburning 1x. Umumnya C

sk – Redorcable) memiliki kapasitas penyimpana 700MB atau 80menit untuk menyimpan data ber

deo.

CD-RW (Compact Disk–ReWritable)

-RW (Compact Disk –ReWritable) adalah jen g berfungsi menyimpan data yang dapat ditulis be

D (Digital Versatile Disk)

adalah salah satu media penyimpanan optik yimpan data digital dalam jumlah yang besar timedia, seperti musik dan film yang berdurasi

kepingan compact a CD-R (Compact panan data hingga berupa music atau

jenis compact disk ulis berkali-kali

(51)

kualitas gambar dan suara sangat bagus. Ukuran fisiknya sama dengan ukuran CD (Compat Disk), memiliki ketebalan 1,2 mm dan berdiameter 120 mm. Kapasitas penyimpanannya dibuat lebih besar daripada CD (Compact Disk) dengan

.DVD terbagi 2 macam : 1. DV D-R

Yaitu kepingan DVD yang hanya bisa digunakan sekali untuk menulis data.

2. DVD-RW

Yaitu kepingan DVD yang dapat ditulisi data berkali-kali. Perbedaan CD dengan DVD

(52)

CARA KERJA CD/DVD:

Bagaimana cara kerja CD/DVD dalam menyimpan data ?

Sebuah CD/DVD memiliki jalur data berbentuk Spiral yang dimulai dari bagian paling dalam CD/DVD dan berakhir pada bagian luar CD/DVD. Sebuah CD/DVD memiliki diameter track yang sangat kecil hingga berukuran mikro untuk memisahkan antara garis track yang satu dengan garis track yang lain. Semua data dalam CD disimpan dalam bentuk biner sehingga menggunakan angka 0 dan 1. Untuk menyatakan biner pada lempengan CD tersebut, dibuatlah lubang-lubang kecil pada lapisan alumunium. Adanya lubang menandakan nilai 0, sedangkan tidak adanya lubang menandakan nilai 1.

(53)

Bagaimana cara kerja CD DRIVE dalam membaca data di dalam CD/DVD ?

Pemutar CD/DVD membacanya dengan memantulkan sinar laser dan menerima pantulannya. Pada saat sinar laser menyinari bagian yang transparan atau tidak berlubang, sinar akan terpantul tepat pada bagian penerima sinar, sehingga penerima dapat menangkap sinar laser itu dengan baik. Sedangkat saat sinar laser menyinari bagian yang berlubang atau buram, sinar tidak dapat terpantul tepat ke bagian penerima. Akibatnya, penerima tidak dapat menangkap sinar laser dengan baik. Nah,hasil pembacaan penerima inilah yang disandikan menjadi biner kembali. Kondisisaat penerima menangkap cahaya dengan baik disandikan sebagai 1, sedangkan saat penerima tidak dapat menangkap cahaya disandikan sebagai 0.

c. BLU-RAY

Blu – Ray merupakan sebuah piringan cakram yang berukuran sama besar dengan CD,DVD dan HD-DVD (12cm) namu blu-ray memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih besar dalam kualitas tinggi (lebih khusu pada video definisi tinggi) yakni 25-50 GB untuk satu lapis (single layer) dan 50-100 GB untuk jenis dua lapis (double layer), dengan kecepatan reading 1x36Mb/s dan 2x72Mb/s.

(54)

lebih besar 35 kali dari CD dan lebih besar lima kali dari DVD. Kapasitas Blu-Ray disc dual layer memiliki kemampuan menyimpan data sampai dengan 50 Gb per kepingan.

Selain itu, spesifikasi Blu-ray dalam kecepatan membaca tiga kali lipat lebih cepat dibandingkan DVD. Ini mengarah ke video kualitas tinggi dan audio jernih, Khusus yang penting dalam applikasi HDTV.

Teknologi Multi-layering telah disesuaikan dengan kemampuan double Blu-ray disc dalam aplikasi standar, dan ada versi eksperimental ditampilkan sampai dengan sepuluh kali lipat peningkatan dalam ruang penyimpanan. Manfaat tambahan Blu-ray player melalui pemutar DVD termasuk Internet konektivitas untuk men-download subtitles dan update fitur built-in Java virtual machine.

Blu-ray disc menggunakan ultra-short dengan panjang gelombang laser 405 nanometer, dimana lebih kecil dari pada DVD yang mencapai 650 nanometer. Dengan begitu, maka bisa menyorot objek dengan presisi lebih tinggi. Hasilnya, data bisa diikat dengan lebih ketat dan disimpan di ruang yang lebih kecil. Inilah yang membuat BD mampu menyimpan lebih banyak data meskipun ukuran disknya sama dengan CD atau DVD.

(55)

c. Penyimpanan awan(Cloud Storage)

Penyimpanan Awan merupakan media yang masih tergolong baru, media ini bersifat online dan tidak menggunakan kapasitas data memori pada perangkat karena mereka menggunakan penyimpanan yang terdapat pada Internet.

6. File manajemen

File system atau disebut juga dengan manajemen file adalah suatu metode

dan struktur data yang dipakai oleh sistem operasi untuk mengatur serta

menorganisir file yang terdapat pada disk atau partisi disk. Manajemen

file (File system) ini dapat diartikan sebagai disk atau partisi yang dipakai

untuk menyimpan file-file dalam cara tertentu.Adapun manfaat dari

manajemen file diantaranya yaitu, dapat mengurangi resiko kehilangan file

misalnya seperti terhapusnya file secara tidak sengaja, file tersimpan

dimana saja dan tidak teraturnya letak file serta dapat memudahkan kita

dalam pencarian file, dapat menghemat kapasitas penyimpanan dengan

(56)

manfaat dari manajemen file kamu harus dapat melakukan manajemen file

dengan baik dan benar.

File Manager memiliki fungsi yang kompleks dan dilengkapi dengan 2 komponen yaitu Information Resource ( Sumber daya Informasi ) dan Policies (Keamanan/Kebijakan). File Manager juga menampilkan 4 Fungsi yaitu :

1. Mengatur Lokasi File penyimpanan

(57)

3. Mengalokasikan File

4. Menghapus File yang tidak dibutuhkan

File manager merupakan sebuah perpustakaan dan pustakawan harus memiliki kemampuan untuk melacak semua jenis file yang dimana semua file harus diatur berdasarkan jenisnya dari seperti peta,buku dan lain-lain. Sehingga dapat dengan mudah ditemukan.

Terdapat beberapa metode alokasi antara lain : 1. Alokasi Berurutan (Contiguous Allocation)

(58)

disk. Extent dialokasikan untuk alokasi file. Sebuah file terdiri dari satu atau lebih extent.

Alokasi Berhubungan (Linked Allocation)

Pada alokasi berhubungan, setiap file adalah sebuah linked list dari blok-blok terpisah pada disk. Alokasi berhubungan mempunyai bentuk yang sederhana, hanya memer-lukan alamat awal. Sistem manajemen ruang bebas pada alokasi berhubungan tidak memakan banyak ruang. Model ini tidak menggunakan random access. Blok yang diakses adalah blok ke-Q pada rantai link dari blok pada file. Perpindahan ke blok = R +

2. Alokasi Berindeks (Indexed Allocation)

Pada alokasi berindeks, terdapat satu blok yang berisi pointer ke blok-blok file. Alokasi berindeks berupa bentuk logika. Pada alokasi berindeks, memerlukan tabel indeks yang membawa pointer ke blok-blok file yang lain. Akses dilakukan secara random. Merupakan akses dinamis tanpa fragmentasi eksternal, tetapi mempunyai blok indeks yang berlebih. Pemetaan dari logika ke fisik dalam file ukuran maksimum 256K word dan ukuran blok 512 word hanya memerlukan 1 blok untuk tabel indeks. Apabila pemetaan dari logika ke fisik dalam sebuah file dari ukuran tak hingga (ukuran blok adalah 512 word) maka digunakan skema menghubungkan blok link dari tabel indeks (ukuran tak terbatas). Untuk ukuran file maksimum 5123 digunakan skema two-level Pada skema two-level indeks terdapat tabel indeks luar dan dalam. Indeks dipetakan ke tabel indeks luar kemudian dipetakan ke tabel indeks dalam setelah itu mengakses blok file yang dimaksud.

ARSITEKTUR PENGELOLAAN FILE Pengelolaan file, biasanya terdiri dari :

(59)

2. Manajemen file : Berkaitan dengan penyediaan mekanisme operasi pada file seperti : Penyimpanan, Pengacuan, Pemakaian bersama dan Pengamanan

3. Manajemen Ruang Penyimpan: Berkaitan dengan alokasi ruang untuk file di perangkat penyimpan.

4. Mekanisme Integritas File : Berkaitan dengan jaminan informasi pada file tak terkorupsi.

Konsep terpenting dari pengelolaan file di sistem operasi adalah :

1. File Abstraksi penyimpanan dan pengambilan informasi di disk. Abstraksi ini membuat pemakai tidak dibebani rincian cara dan letak penyimpanan informasi, serta mekanisme kerja perangkat penyimpan data.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...