• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fisiologi Lansia Proses penuaan. docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Fisiologi Lansia Proses penuaan. docx"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Fisiologi Lansia

Proses penuaan adalah normal, berlangsung secara terus menerus secara alamiah. Dimulai sejak manusia lahir bahkan sebelumnya dan umunya dialami seluruh makhluk hidup. Menua merupakan proses penurunan fungsi struktural tubuh yang diikuti penurunan daya tahan tubuh. Setiap orang akan mengalami masa tua, akan tetapi penuaan pada tiap seseorang berbeda-beda tergantung pada berbagai faktor yang mempengaruhinya. Faktor-faktor tersebut dapat berupa faktor herediter, nutrisi, stress, status kesehatan dan lain-lain

Stanley M, Patricia GB.2006.

Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Edisi 2

. Jakarta: EGC

Referensi

Dokumen terkait

Dalam menu diet 10 hari ini, makanan yang dibuat tidak menggunakan garam dan terdapat beberapa bahan makanan yang tidak dianjurkan untuk penyakit jantung

Bukti global yang luas telah menunjukkan bahwa strategi apapun yang bertujuan untuk secara berkelanjutan menanggulangi kemiskinan perkotaan (dan nasional) akan mengandalkan

F Batas dengan eklampsia gravidarum sukar  ditentukan, terutama saat mulai

Perlakuan panas didefinisikan sebagai kombinasi dari proses pemanasan dan pendinginan dengan kecepatan tertentu yang dilakukan terhadap logam/paduan dalam keadaan

Suatu komunitas khusus yang beranggotakan para cowok berkualitas tinggi yang telah berhasil mentransformasi diri dari cowok yang tidak memiliki kualitas hidup

UPK (unit Pengelola Kegiatan), merupakan sebuah lembaga masyarakat di kecamatan, salah satu tugas UPK adalah memberikan pelayanan pinjaman kepada kelompok-kelompok

Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki

a) Kemampuan menyusun program supervisi pendidikan di lembaganya dan dapat melaksanakan dengan baik. Melaksanakan supervisi kelas secara berkala baik supervisi akademis