ANALISA PERCEPATAN DURASI PROYEK DENGAN METODE PERTUKARAN WAKTU DAN BIAYA (TIME COST TRADE OFF METHOD) (Studi Kasus : Proyek Perumahan Cemara Kuta – Medan) TUGAS AKHIR - Analisa Percepatan Durasi Proyek Dengan Metode Pertukaran Waktu Dan Biaya (Time Cost

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

ANALISA PERCEPATAN DURASI PROYEK DENGAN

METODE PERTUKARAN WAKTU DAN BIAYA

(TIME COST TRADE OFF METHOD)

(Studi Kasus : Proyek Perumahan Cemara Kuta – Medan)

TUGAS AKHIR

Diajukan untuk melengkapi syarat penyelesaian Pendidikan Sarjana Teknik Sipil

Oleh :

Jernih Putri N Gulo

NIM: 10 0404 090

Dosen Pembimbing :

Ir. Syahrizal, MT

NIP 19611231 198111 1 001

BIDANG STUDI STRUKTUR

DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas kasih dan penyertaanNya, sehingga mampu menyelesaikan penulisan tugas akhir yang berjudul ANALISA PERCEPATAN DURASI PROYEK DENGAN METODE PERTUKARAN WAKTU DAN BIAYA (TIME COST TRADE OFF METHOD) (Studi Kasus : Proyek Perumahan Cemara Kuta – Medan). Tugas akhir ini diajukan sebagai syarat untuk menempuh ujian sarjana di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Sumatera Utara.

Saya sangat menyadari penulisan tugas akhir ini tidak lepas dari dukungan dan bimbingan serta dukungan dari berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan ucapan terimakasih kepada:

1. Bapak Ir. Syahrizal, MT, selaku dosen pembimbing skripsi, dan sekretaris Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.

2. Bapak Prof. Dr. Ing. Johannes Tarigan, selaku ketua Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.

3. Bapak/Ibu dosen dan staf tata usaha Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.

4. Teristimewa Papa saya Mokoginta Gulo, Mama saya Merry Natalina Sitorus, Adik-adik saya Haga Gulo, Nislady Gulo, Satria Gulo dan Halomoan Gulo yang selalu memberikan dukungan, motivasi, dan doa.

5. Teristimewa opung, maktua, paktua, tulang, nantulang, tante, uda, abang/kakak/adik sepupu yang telah banyak membantu dan memberikan semangat selama saya di Medan.

6. Teristimewa sepupu seperjuangan saya Baginda Helbin Sitorus yang selalu membantu dan memberikan semangat selama perkuliahan maupun penyelesaian tugas akhir ini.

(3)

 

10.Teman-teman dan abang/kakak/adik GMKI Komisariat FT USU Haposan, Yessy, Angel, Iwin, Dedy, Kak Dewi, Kak Debbie, Bang Falex, Bang Satahi dan lainnya. 11.Teman-teman seperjuangan sipil 2010 Elwis, Fander, Yahya, Freddy, Ebenezer,

Grandson, Mike, Dice, Acong, Steven, Bram, Agave, Aziz, Ricky, Boris, Henry, Mardi, Badia, Nagel, Rebekka, Afrissa, Fanny, Tohap, Darwin, Fahmi, Sintong, Cowens, Festus, Dilla, Cece, Melly, Ica, Suci, Eka dan lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.

12.Abang/kakak/adik seperjuangan teknik sipil angkatan 2007, 2008, 2009, 2011, 2012, 2013, sedikit banyak telah membantu saya dalam menyelesaikan pendidikan di Departemen Teknik Sipil FT USU.

Saya menyadari sepenuhnya bahwa tugas akhir ini masih banyak terdapat kekurangan dan jauh dari sempurna, karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman, serta referensi yang dimiliki. Oleh karena itu sangat diharapkan saran-saran serta kritikan yang membangun dari pembaca untuk kesempurnaan tugas akhir ini.

Akhir kata, diharapkan tugas akhir ini bermanfaat bagi rekan mahasiswa lainnya dan pihak-pihak lain yang membutuhkan.

Medan, Januari 2015

(4)

ABSTRAK

Proyek pembangunan villa 38 unit type 10 m x 19 m Blok Legian dipilih sebagai objek penelitian karena mengalami keterlambatan pada pelaksanaannya sebesar 12,71 % dari kondisi yang direncanakan. Keterlambatan durasi proyek dapat diatasi dengan mengadakan percepatan durasi proyek. Salah satu metode percepatan durasi yang dapat digunakan adalah metode pertukaran waktu dan biaya atau time cost trade off.

Alternatif percepatan yang digunakan adalah penambahan jam kerja (lembur) dengan 4 (empat) jam kerja dan penambahan jumlah tenaga kerja sebanyak 25% dari jumlah pekerja. Percepatan durasi proyek dilakukan dengan 2 (dua) langkah, yaitu : crashing program yang hanya diadakan pada kegiatan-kegiatan yang berada pada lintasan kritis dan analisa time cost trade off yaitu dengan mengadakan kompresi (penekanan) durasi proyek yang dilakukan pada kegiatan-kegiatan yang berada pada lintasan kritis.

Dari hasil analisis percepatan durasi proyek dengan metode time cost trade off pada proyek pembangunan villa 38 unit type 10 m x 19 m Blok Legian, untuk alternatif penambahan jam kerja (lembur) diperoleh waktu optimum 260 HK dan total biaya optimum Rp 24.338.574.520,42. Sedangkan untuk alternatif penambahan jumlah tenaga kerja diperoleh waktu optimum 261 HK dan total biaya optimum Rp 24.206.637.473,90.

(5)

 

DAFTAR LAMPIRAN ... viii

BAB I. PENDAHULUAN ... 1

1.1.Latar Belakang ... 1

1.2.Perumusan Masalah ... 3

1.3.Tujuan ... 3

1.4.Batasan Masalah ... 3

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA ... 4

2.1.6.Mempercepat Waktu Penyelesaian Proyek (Crashing) ... 16

2.1.7.Metode Time Cost Trade Off ... 17

2.1.8.Hubungan Antara Waktu dan Biaya ... 18

2.2.Penelitian Tardahulu ... 20

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN ... 23

3.1.Metode Penelitian ... 23

3.2.Bagan Alir Penelitian ... 24

BAB IV. ANALISA DAN PEMBAHASAN ... 25

4.1.Data Umum Proyek ... 25

4.2.Struktur Organisasi ... 25

4.3.Gambar Proyek ... 26

4.4.Uraian Pekerjaan dan Penjadwalan Proyek ... 30

4.5.Pembiayaan Proyek ... 31

4.5.1.Biaya Langsung ... 31

(6)

4.5.3.Biaya Total Proyek ... 35

4.6.Identifikasi Kondisi Proyek dan Hubungan Antar Aktivitas ... 36

4.7.Perhitungan Crashing Program ... 41

4.7.1.Penambahan Jam Kerja (Lembur) ... 41

4.7.2.Penambahan Jumlah Tenaga Kerja ... 50

4.8.Analisa Pertukaran Biaya dan Waktu (Time Cost Trade Off) ... 59

4.8.1.Penambahan Jam Kerja (Lembur) ... 59

4.8.2.Penambahan Jumlah Tenaga Kerja ... 69

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN ... 79

5.1.Kesimpulan ... 79

5.2.Saran ... 80

(7)

 

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Sasaran proyek yang juga merupakan tiga kendala (triple constraint) ... 5

Gambar 2.2 Kegiatan Seri ... 10

Gambar 2.3 Kegiatan Paralel ... 10

Gambar 2.4 Kegiatan Seri ... 11

Gambar 2.5 Kegiatan Overlap ... 11

Gambar 2.6 Grafik indikasi menurunnya produktivitas karena kerja lembur... 12

Gambar 2.7 Hubungan Waktu – Biaya Total, Biaya Tidak Langsung, Biaya Langsung dan Biaya Optimal ... 18

Gambar 2.8 Hubungan Waktu – Biaya Normal dan Dipersingkat untuk suatu Kegiatan ... 19

Gambar 3.1 Bagan Alir Penelitian ... 24

Gambar 4.1 Struktur Organisasi CV. Bangun Karya Utama ... 25

Gambar 4.2 Denah Lantai Dasar dan Lantai 2 ... 26

Gambar 4.3 Denah Lantai 3 dan Rencana Atap ... 27

Gambar 4.4 Tampak Depan dan Tampak Belakang ... 28

Gambar 4.5 Foto Dokumentasi Proyek ... 29

Gambar 4.6 Grafik Perubahan Biaya Langsung terhadap Waktu untuk altenatif penambahan jam kerja (lembur) ... 66

Gambar 4.7 Grafik Perubahan Biaya Total terhadap Waktu untuk altenatif penambahan jam kerja (lembur) ... 67

Gambar 4.8 Grafik Hubungan Waktu-Biaya Normal dan Dipercepat untuk altenatif penambahan jam kerja (lembur) ... 68

Gambar 4.9 Grafik Perubahan Biaya Langsung terhadap Waktu untuk altenatif penambahan tenaga kerja ... 76

Gambar 4.10 Grafik Perubahan Biaya Total terhadap Waktu untuk altenatif penambahan tenaga kerja ... 77

(8)

DAFTAR TABEL

Tabel 4.5 Hubungan Keterkaitan Antar Aktivitas ... 36

Tabel 4.6 Produktifitas harian, Produktifitas per jam, Produktifitas harian setelah di-crash dan Crash Duration tiap kegiatan kritis ... 43

Tabel 4.7 Upah kerja harian normal, Upah kerja per jam normal, Upah lembur per hari (4 jam kerja), Crash cost per hari dan Crash total tiap kegiatan kritis ... 46

Tabel 4.8 Cost slope tiap kegiatan kritis ... 48

Tabel 4.9 Penambahan jumlah tenaga kerja ... 50

Tabel 4.10 Produktifitas harian, Produktifitas penambahan jumlah tenaga kerja dan Crash duration tiap kegiatan kritis ... 52

Tabel 4.11 Upah kerja harian normal, Upah kerja setelah crashing (penambahan jumlah tenaga kerja) dan Crash cost untuk tiap kegiatan kritis ... 55

Tabel 4.12 Cost slope tiap kegiatan kritis ... 57

Tabel 4.13 Urutan Kegiatan dengan Cost Slope Terendah ... 59

Tabel 4.14 Total durasi proyek setelah crashing ... 61

Tabel 4.15 Hasil Perhitungan Direct Cost (Biaya Langsung) ... 64

Tabel 4.16 Hasil Perhitungan Direct Cost (Biaya Langsung) ... 65

Tabel 4.17 Urutan Kegiatan dengan Cost Slope Terendah ... 69

Tabel 4.18 Total durasi proyek setelah crashing ... 71

(9)

 

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Time Schedule

Lampiran 2 Analisa Harga Satuan

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...