• Tidak ada hasil yang ditemukan

Enjoy to be ON TIME

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Enjoy to be ON TIME"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

I enjoy to learn

I obey the rules

I do my best

I already success

(3)
(4)

1. Overview Manajemen Kinerja

2. Perencanaan dan Pelaksanaan Kinerja 3. Mengelola Produktivitas dan Kualitas 4. Umpan Balik dan Pengukuran Kinerja 5. Tools dan Proses Penilaian Kinerja 6. Review dan Evaluasi Kinerja

7. Presentasi

1st Week

Materi Kuliah

U T S: 05 s.d 14 Maret 2018

8. Pembinaan Sumber Daya Manusia

9. Praktek Penilaian Kinerja di Perusahaan 10. Overview Manajemen Kompensasi

11. Job Evaluation

(5)

Manajemen Kinerja dan Kompensasi

(6)

Compensation is any form of

payment to employees for work

they provide to their employer

Definition of Compensation

Compensation as the adequate

and equitable remuneration of

personal for their contribution

to organization objectives

(7)

Compensation merupakan istilah buku-buku

terbitan amerika, sedangkan bangsa inggris

dan international labor organization (ILO) lebih

mengenal istilah remunerasi (remuneration)

(8)

Definisi Kompensasi

Berikut beberapa definisi dari kompensasi:

1. Berdasarkan sejarah masa lalu, kompensasi berarti nilai imbal balik

akan apa yang diberikan (to counterbalance/to offset/to make up

for).

2. Istilah kompensasi dalam bahas jepang adalah

“kyuko”

yang mana

terdiri dari dua huruf kanji Tiongkok, yaitu karakter

“kyu”dan”yo”

yang keduanya berarti memberikan sesuatu.

3. Dari sudut pandang karyawan, kompensasi adalah imbalan/nilai tukar

karena jasa yang diberikan atau penghargaan atas kinerja yang baik.

4. Kompensasi berarti keseluruhan bentuk imbalan yang diberikan

(9)

Strategi kompensasi sangat perlu diselaraskan dengan visi misi

serta strategi bisnis human resources di perusahaa. Hal ini

bukan hanya tanggung jawab dari bagian sumber daya

manusia

tetapi

juga

merupakan

tanggung

jawab

dari

manajemen perusahaan terutama di level CEO dan Direktur

bisnis.

(10)

Siklus Proses Dalam Strategi Kompensasi

(4) KEMANA ARAH KITA TUJU?

Kembangkan strategi kompensasi

(2) APA YANG INGIN DIHARGAI?

Mengartikulasikan nilai-nilai dalam

organisasi dan mengembangkan

filosofi kompensasi

(5) BAGAIMANA JALAN MENUJU

KESANA? Mengembangkan kebijakan, aturan pelaksanaan dan taktis penerapan

program kompensasi

(6) BAGAIMANA MENCAPAI HASIL YANG DIHARAPKAN? Terapkan program

kompensasi (1) MEMAHAMI

ORGANISASI Visi, misi, sasaran,

kekuatan, kelemahan, kompetisi bisnis

dan nilai nilai

(3) BAGAIMANA DAN DIMANA POSISI KITA SAAT INI?

(11)

Tujuan Pemberian Kompensasi

Tujuan dasar dari pemberian kompensasi dan benefit adalah

untuk memberikan imbal jasa dari suatu pekerjaan/jasa yang

dilakukan oleh pekerja kepada pemberi kerja (perusahaan).

Untuk itu, faktor

kesetaraan internal

(internal equity) dan

faktor daya saing perusahaan

(external competitiveness)

menjadi sangat penting untuk senantiasa dijaga.

Kompensasi

adalah

suatu

senjata

yang

ampuh

untuk

mencapai sasaran-sasaran bisnis. Tentukanlah dengan jelas

filosofi strategi kompensasi anda dengan memperhatikan dan

(12)

Prinsip Kompensasi

Membayar orang yang tepat dengan jumlah yang tepat

Right people

: siapa saja yang mampu mendukung pencapaian

sasaran

organisasi

dengan

berpegang

pada

nilai-nilai

organisasi, biasanya mencakup salah satu dari kriteria berikut

ini:

1. Kepada karyawan yang memiliki keahlian langka di pasar

tenaga kerja,

2. Karyawan berkinerja tinggi,dan;

3. Karyawan yang memiliki dampak kritikal bagi organisasi.

Right amount

: membayar dengan jumlah yang seharusnya

diperoleh dengan membandingkannya dengan pasaran, tidak

berlebih dan efektif

P

(13)

Right reason

: pembayaran dilakukan sesuai dengan nilai-nilai

dan sasaran yang ingin dicapai oleh organisasi, biasanya

mencakup salah satu dari alasan berikut:

1. Memotivasi karyawan berkinerja tinggi

2. Memberikan program retensi kepada talent/suksesor dalam

organisasi

3. Karyawan yang menghidupi dan menjadi role model dalam

perilaku nilai-nilai organisasi

4. Karyawan yang mengembangkan diri secara luar biasa

Right time

: diberikan pada waktu yang tepat tidak

menunda-nunda, sehingga memberikan dampak dan pesan yang

disampaikan tepat sasaran.

Prinsip Kompensasi

R

(14)

Sasaran Manajemen Kompensasi

Sasaran dari program kompensasi untuk:

a. Mampu menarik, mempertahankan dan motivasi karyawan yang

berprestasi dan memeberikan kontribbusi bagi perusahaan

b. Memotivasi

karyawan

untuk

bekerja

memberikan

kinerja

maksimal

c. Mendorong karyawan mengembangkan diri, pengetahuan, sikap,

dan keterampilan

(15)

Sasaran Manajemen Kompensasi

Rancangan progam kompensasi yang berkualitas dan efektif dapat

ditinjau dari:

1. Keadilan dan logis secara internal perusahaan

2. Kompetitif secara pasar

3. Mudah diadministrasikan

4. Mendukung kebutuhan pencapaian sasaran bisnis dan dapat

di-update dan menyesuaikan terhadap perubahan

(16)

Kompensasi Ekstrinsik dan Intrinsik

Kompensasi berdasarkan sifatnya ada dua macam, yaitu :

1. Intrinsik

2. Ekstrinsik

Ekstrinsik

biasanya

terkait

dengan

pembayaran,

sedangkan

kompensasi yang bersifat intrinsic terkait dengan kondisi lingkungan

kerja, tipe pekerjaan, kesempatan belajar, berkembang dan

tantangan dalam pekerjaan,

(17)

Kompensasi Ekstrinsik dan Intrinsik

Organisasi yang sukses biasanya menyediakan factor yang

bersifat intrinsik kepada para

pekerja eksekutifnya

dan

tidak hanya focus pada pemberian factor ekstrinsik.

(18)

Kompensasi Intrinsik dan Ekstrinsik

Hierarki Keburuhan dari Abraham Maslow

Kebutuhan Aktualisasi Diri

(Pemahaman dan Pengembangan Diri)

Kebutuhan Penghargaan (Harga Diri, Pengakuan, Status)

Kebutuhan Sosial

(Perasaan Diterima sebagai Anggota Kelompok, Dicintai)

Kebutuhan Keamanan (Keamanan, Perlindungan)

Kebutuhan Fisik

(Makanan, Minuman, Tempat Tinggal

(19)

Kompensasi Intrinsik dan Ekstrinsik

Non Kompensasi

Tantangan Kesempatan Berkembang Tipe Pekerjaan Lingkungan Kerja

Langsung

Tidak Langsung Pujian Hubungan Kerja

Gaji Pokok Instentif Bonus Kerja Upah Lembur

Pensiun Bonus Liburan

Asuransi Kontrakan

(20)

Kompensasi

Macam- Macam Kompensasi Berdasarkan Pengelompokkan Bentuknya:

Money

Careers Worklife Compensatioan Benefit

Base pay Retirement Performance and accountability

Time off

Guaranteed

“bonuses” Savings Career opportunityand pathing

Dependent care

Short- term incentives

Medical/

Dental/Vision/Pre scription Drug, ets

Mobility Workplace flexibility

Long- term incentives

Life insurance Leadership Non- financial and status recognition

Financial allowances

Short- and long-term disability

Experiential rewards

Commuotr programs

Financial re-cognition

(21)

Kompensasi Vs Benefit

Tabel Elemen Kompensasi, Tren Positioning, dan Dampaknya:

Peranan dari elemen penghargaan

Posisi yang kompetitif Dampaknya

K

ompe

ns

a

si

Base Pay Menghargai keterampilan dan pekerjaan

25th per centile Toleransi terhadap risiko/ beban kerja

Annual Incentives Menghargai kinerja individu, tim, dan perusahaan

Base+STI= 75th per centile

Orientasi kepada kinerja

Long- Term Incentives

Sasarn jangka panjang shareholder

Base+STI= 90th per centile

Menghargai

pertumbuhan jangka panjang

B

ene

fit

Group Benefits Menjamin risiko setiap individu

50th per centile Jaminan untuk bekerja sampai pensiun

Retirement Kekayaan yang

terakumulasi dan diterima diakhir

50th per centile Jaminan untuk bekerja sampai pensiun

Prequisites Berdampak efisiensi terhadap pengeluaran pajak

(22)

Kompensasi Intrinsik dan Ekstrinsik

(23)

Compensation Finansial dan Non Finansial

Financial

Direct

Indirect

Non Financial

The Job

(24)

FINANCIAL COMPENSATION

Wages

Salaries

Commission

Bonus

Insurance plan :

Life, Health, Dental, etc

Social assistance benefit :

Retirement plan,

Social assistant,

employee services

Paid absence :

Vacations, holidays,

Sick leave

(25)

NON FINANCIAL COMPENSATION

Interesting duty

Challenging Responsibility

Opportunity for Recognition

Advancement opportunity

Competent supervisor

Appropriate status symbols

Comfortable working condition

Flextime

Compress work week

Job sharing

Cafeteria benefit

(26)

Pengelompokkan Komponen Kompensasi

Annual Base Salary (ABS)

Annual Guarantee Cash (AGC)

Annual Total Cash (ATC)

Annual Total Earnings (ATE)

(27)

Upah Minimum

Komponen :

(28)

Dasar Penetapan Upah Minimum

1) Sebagai jaring pengaman agar nilai upah tidak

merosot di bawah kebutuhan hidup minimum

2) Sebagai wujud pelaksanaan UUD 45 dan Pancasila

3) Sebagai upaya pemerataan pendapatan

4) Kepastian hukum

(29)

Tunjangan Tetap dan Tidak Tetap

Tunjangan tetap adalah pembayaran kepada pekerja yang dilakukan secara teratur dan tidak dikaitkan dengan kehadiran pekerja atau pencapaian prestasi kerja tertentu (Penjelasan Pasal 94 UU No. 13/2003)

Tunjangan tidak tetap adalah pembayaran langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pekerjaan yang diberikan secara tidak tetap dan dibayarkan menurut satuan waktu yang tidak sama dengan waktu pembayaran upah pokok.

(30)

Pertanyaan Seputar Tunjangan Hari Raya (THR)

1

Apa yang bisa dilakukan jika perusahaan melanggar ketentuan hak THR?

Siapa yang wajib membayar THR?

Apakah semua pekerja berhak mendapat THR?

Berapa besar THR yang harus diberikan kepada pekerja?

Apa yang dimaksud dengan upah minimum dalam pertanyaan diatas. Apakah hanya gaji pokok atautake home pay?

Bagaimana cara menghitung THR?

Apakah perusahaan boleh membayar THR lebih tinggi dari yang ditetapkan peraturan yang berlaku?

Apakah karyawan non muslim juga berhak mendapat THR lebaran?

Apakah perusahaan dapat memoton THR karena pekerja memiliki utang pada perusahaan?

Apakah boleh perusahaan membayar THR berupa barang?

Kapan perusahaan wajib membayar THR?

Apakah apabila dipecat sebelum hari raya tetap bisa mendapat THR?

Bagaimana ketentuan pembagian THR bagi pekerja yang mengundurkan diri sebelum pembagian THR?

Bagaimana jika perusahaan tidak mau membayar THR?

(31)

Benefit dan Perks

B

enefit

atau manfaat adalah semua manfaat finansial yang biasanya didapatkan oleh karyawan secara tidak langsung.

Beberapa program yang termasuk dalam benefit yaitu asuransi, program kesehatan, keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan umum.

P

erks lebih condong pada sesuatu yang dapat membantu karyawan melakukan pekerjaannya dengan lebih baik.

(32)

Jaminan Sosial

Menurut UU No.40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, jaminan sosial adalah salah satu bentuk perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup dan pekerjaan yang layak.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) adalah badan hukum publik yang berfungsi untuk menyelenggarakan program jaminan sosial bagi seluruh penduduk indonesia.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)

Kesehatan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)

(33)

Dana Pensiun

1 Apa yang dimaksud dengan uang pensiun?

Peraturan Undang- Undang yang mengatur mengenai pensiun:

 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

 UU No. 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja

 UU No. 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai (Pegawai Negeri Sipil) dan Pensiun Janda/ Duda Pegawai

Jenis- jenis pensiun yang bisa didapatkan: Pensiun Normal , Pensiun Dipercepat, Pensiun Ditunda, dan Pensiun Cacat

Apa yang dimaksud dengan program pensiun?

 Program pensiun manfaat pasti

 Program pensiun iuran pasti

Adakah peraturan Undang- Undang yang mengatur mengenai program pensiun dini secara sukarela?

2

3

4

(34)

Fasilitas Kendaraan

Penyediaan fasilitas kendaraan kepada karyawan disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

1. Di negara berkembang transportasi umum masih belum cukup memadai, sehingga transportasi pribadi masih menjadi pilihan utama.

2. Harga kendaraan di negara berkembang masih relatif tinggi dibandingkan dengan pendapatan rata- rata mayoritas karyawan.

Cara yang dilakukan perusahaan dalam menyediakan fasilitas kendaraan, yaitu:

1. Perusahaan memberikan kendaraan dinas (company car)

2. Perusahaan menyediakan kendaraan karyawan

3. Perusahaan menyediakan pinjaman lunak untuk membeli kendaraan

(35)

Keanggotaan

Benefit ini dapat berupa keanggotaan untuk penggunaan fasilitas golf, diperuntukkan bagi tingkat eksekutif perusahaan yang bertanggung jawab membina hubungan bisnis atau diperuntukkan bagi tenaga penjual ditingkat

(36)

Libur Keja/ Cuti

Dalam UU No. 13 Tahun 2003 pasal 79, 80, 83, dan 93 ayat [4] mengatur jatah cuti, yaitu:

Cuti tahunan sekurang- kurangnya

12 hari setelah kerja 12 bulan

berturut-turut

Menunaikan ibadah haji (pasal 80)

Melahirkan sebanyak 90 hari

Menikah sebanyak 3 hari

Menikahkan anak sebanyak 2 hari

Mengkhitbahkan anak sebanyak 2

hari

Membabtiskan anak sebanyak 2 hari

Istri melahirkan sebanyak 2 hari

Suami/ istri/ orang tua/ mertua meninggal sebanyak

(37)

Cuti Panjang

Meskipun tidak diatur dalam UU nomor 13 tahun 2003, akan tetapi pada dasarnya setiap pengusaha wajib memberi waktu istirahat dan cuti kepada

pekerjanya, dengan ketentuan, yaitu:

Istirahat penjang sekurang- kurangnya 2 bulan dan dilaksanakan pada tahun ke tujuh dan kedelapan, masing- masing 1 bulan bagi pekerja yang telah bekerja selama 6 tahun berturut- tururt dengan ketentuan pekerja tersebut

(38)

Apartemen dan Hotel

Perusahaan menyediakan fasilitas ini di kota dimana lokasi kantor cabang berada, sehingga bagi karyawan yang mendapat penugasan dengan frekuensi yang cukup tinggi dan durasi kerja yang panjang dapat menikmati

(39)

Jam Kerja Fleksibel

Terdapat beberapa contoh, yaitu:

Flextime

Compressed Workweek

Job Sharing

Flexible Compensation

Telecommuting

Part- Time Work

Perubahan pensiun/ Modified Retirement

1

2

3

4

5

6

(40)

Beasiswa dan Pengembangan Diri

Benefit ini dapat berupa seminar, konferensi, keanggotaan profesional tertentu, pelatihan, perkuliahan untuk eksekutif yang diberikan dengan tujuan membantu seorang karyawan meningkatkan kemampuan dan kinerjanya.

Selama pengembangan diri tersebut, perusahaan tetap membaya gaji karyawan yang bersangkutan.

(41)

Pemeliharaan Kesehatan/

Health Care

Beberapa opsi yang dapat dipilih perusahaan dalam melaksanakan pemelihataan kesehatan, antara lain:

Memiliki klinik pengobatan sendiri

Penunjukkan rumah sakit, dokter, atau apotek rekanan

Sistem pengembalian biaya

(42)

Asuransi Jiwa/

Life Insurance

Asuransi jiwa merupakan program yang memberikan perlindungan kepada keluarga karyawan apabila karyawat tersebut mengalami kecelakaan baik dalam

bekerja ataupun diluar pekerjaannya.

Perusahaan dengan jenis bisnis yang operasionalnya mengandung risiko cukup tinggi biasanya mendaftarkan karyawannya ke program asuransi jiwa sebagai

(43)

Employee Stock Option Plans (ESOP)

Terdapat lima jenis individual equity compensation, yaitu:

Stock option

Restricted stock and restricted stock units

Stock appreciation rights

Phantom stock

(44)

Insentif

Rekomendasi insentif terhadap 4 kondisi bisnis, yaitu:

Insentif adalah sebuah pembayaran kepada perseorangan atau tim kerja yang mencapai kinerja yang dinyatakan, dimana kesepakatan akan program insentif telah diketahui dan disepakai bersama antara manajemen perusahaan dengan karyawan terkait.

Budaya Kerja Fungsional Proses Jangka waktu tertentu

Jaringan Tipe tim kerja Paralel Proses Proyek Kerja sama bisnis

Komitmen terhadap waktu

Sebagian waktu Seluruh waktu Seluruh wakut Seluruh waktu

Durasi sistem insentif

Jangka pendek/ panjang

Tetap Jangka panjang Jangka pendek

Hasil Perseorangan Tim Tim Tim

Kaitannya dengan program penghargaan

• Bonus kepada prestasi perseioranga n

• awards

• Pemberikan tunjangan jabatan karena

keterampilan khusus

• Insentif yang dijelaskan sebelumnya

berdasarkan tim

• Bonus kepada penyelesaia n proyek tertentu

• Royalti

• Bonus kepada prestasi

(45)

Insentif

Berikut ini tahapan pengembangan program insentif, yaitu:

1. Penjajakan 2. Mengintegerasi-kan

3. Penerapan dan

Pemeliharaan 4. Mendesain

Beberapa jenis insentif, antara lain:

Scanlon Plan Rucker Plan Improshare

Piece Work

System Jasa Produksi

(46)

Gambar

Tabel Elemen Kompensasi, Tren Positioning, dan Dampaknya:

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil yang di dapat dari diagram pareto, bahwa cacat yang paling dominan yaitu insang berlendir, mata merah, kornea agak keruh dengan persentase

Margono Soekarjo Purwokerto dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kesesuaian peresepan untuk pasien geriatri yang menjalani rawat jalan berdasarkan data resep obat

Sebuah penelitian longitudinal yang melibatkan 372 lansia, penggunaan antikolinergik yang konsisten secara signifikan dapat meningkatkan terjadinya gangguan kognitif ringan

Penataan PKL adalah upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui penetapan lokasi binaan untuk melakukan penetapan, pemindahan, penertiban dan penghapusan

Masalah-Masalah yang Timbul dalam Pengajaran Bahasa Inggris di Sekolah Jika kita renungkan lebih dalam, adalah hal yang sangat luar biasa bahwa siswa yang telah belajar Bahasa Inggris

Kabupat en Maluku T engah 184 14.Kegiat an Pem bangunan Prasarana dan Sarana Penat aan Lingkungan. Perm uk im

Sudah setahun lebih RUU tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilakukan pembahasannya oleh Komisi II DPR RI bersama Pemerintah. Namun hingga awal tahun 2014 ini belum

yaitu tanah andosol, lempung liat berpasir, aluvial serta tanah yang mengandung hara organik. Budidaya ubi cilembu cocok dilakukan di daerah tropis yang panas dan lembab. Suhu