TAHUN 2016
ii
Daftar isi ii
Daftar Tabel iii
Ikhtisar Eksekutif iv
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang 1
B. Dasar Hukum 4
C. Maksud dan Tujuan 5
D. Visi dan Misi Organisasi 6
E. Tujuan 7
F. Tugas Pokok dan Fungsi Poltekkes Kemenkes Palembang 8
G. Struktur Organiasasi 10
H. Sumber Daya Manusia, Sarana dan Prasarana 11
I. Sistematika Penulisan 24
BAB II PERENCANAAN KINERJA
A. Sasaran Strategis 25
B. Program Kerja 26
C. Kerangka Regulasi 38
D. Karangka Kelembagaan 39
E. Target Pencapaian Kinerja Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2015-2019
41
F. Perjanjian Kinerja dan Indikator Kinerja Utama 55
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
A. Pengukuran Capaian Perjanjian Kinerja 57
B. Realisasi Anggaran 104
Tabel 1.1 Distribusi Jabatan Fungsional Dosen Berdasarkan Pendidikan Pada Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
11
Tabel 1.2 Distribusi Tenaga Dosen Yang Sudah Sertifikasi di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
12
Tabel 1.3 Distribusi Frekuensi Pegawai Administrasi Berdasarkan Tingkat Pendidikan Pada Poltekkes Kemenkes Palembag Tahun 2016
12
Tabel 1.4
Tabel 1.5
Distribusi frekuensi berdasarkan komposisi jabatan Pada Poltekkes Kemenkes Palembag Tahun 2016
Distribusi Tenaga Menurut Kelompok Umur di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
13
13
Tabel 1.6 Distribusi Tenaga Menurut Jenis Kelamin di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
14
Tabel 1.7 Distribusi Tenaga Menurut Golongan di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
15
Tabel 1.8 Distribusi Tenaga Fungsional Dosen Berdasarkan Jenis Kelamin di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
16
Tabel 1.9 Distribusi Tenaga Menurut Kelompok Fungsional Umum di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
17
Tabel 1.10 Distribusi Mahasiswa Menurut Tingkat di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
iv Tabel 1.14
Tabel 1.15
Distribusi tenaga yang akan pensiun di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
Distribusi Sarana/Prasarana di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
22
Sasaran 1 Pemerataan dan Perluasan Akses Poltekkes Kemenkes Palembang
Sasaran 2 Relevansi dan Daya Saing Institusi Poltekkes Kemenkes Palembang
Sasaran 3 Meningkatkan Kualitas Tata Kelola dan Akuntabilitas Poltekkes Kemenkes Palembang Target Pencapaian Kinerja Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2015-2019
Pengukuran Kinerja Poltekkes Kemenkes Palembang Tahu 2016
Perbandingn Realisasi Kinerja serta Capaian Kinerja Tahun ini dan Tahun lalu
27
Distribusi Jumlah Lulusan Tepat Waktu di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
Distribusi Jumlah Lulusan dengan ≥3,00 di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016 Distribusi Pengembangan Tenaga Pendidik dan Kependidikan melalui Tugas Belajar 2016
Distribusi Pengembangan Tenaga Pendidik dan Kependidikan melalui Izin Belajar 2016
Tabel 3.9
Tabel 3.10
Tabel 3.11
Tabel 3.12
Tabel 3.13
Tabel 3.14
Distribusi Tingkat Penyerapan Lulusan di Pasar Kerja ≤ 6 Bulan di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2015
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
Distribusi Kegiatan Penelitian di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
Distribusi Jumlah Publikasi Karya Ilmiah di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016 Rekapitulasi Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016 Informasi Keuangan yang berkaitan dengan sasaran kinerja
84
87
90
93
96
vi Grafik 3.1
Grafik 3.2 Grafik 3.3
Pegukuran Kinerja Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
Gambaran Capaian Kinerja Tahun, 2016 dan 2016 Gambaran Distribusi Anggaran Poltekkes
Kemenkes Palembang Tahun 2015 dan 2016
59
61
Ikhtisar Eksekutif
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Poltekkes Kemenkes
Palembang Tahun 2016 adalah sebagai bentuk pertangungjawaban atas
kinerja Poltekkes Kemenkes Palembang selama tahun anggaran 2016. Hal ini
sebagaimana ditegaskan dalam Instruksi Presiden nomor 7 Tahun 1999
tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah : Instruksi Presiden nomor 5
Tahun 2004 tentang percepatan pemberantasan korupsi, Peraturan Menteri
Penertiban Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun
2010 Tanggal 31 Januari 2010 tentang pedoman Penyusunan Penetapan
Kinerja dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Republik
Indonesia Nomor 53 tahun 2014 tentang Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan
Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Disampng itu penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi
Pemerintah Poltekkes Kemenkes Palembang juga dimaksudkan sebagai
perwujudan prinsip transparansi dan akuntabilitas, yang merupakan pilar
penting pelaksanaan good govermance. Salah satu tujuan Laporan Kinerja ini
adalah mengevaluasi kinerja organisasi selama satu tahun agar dapat
melaksanakan kinerja kedepan secara lebih produktif, efektif dan efisien, baik
dari aspek perencanaan, pengorganisasian, manajemen keuangan maupuan
koordinasi pelaksanaannya. Oleh sebab itu Poltekkes Kemenkes Palembang
mempunyai komitmen dan tekad yang kuat untuk melaksanakan kinerja
organisasi yang baik dengan berorientasi pada hasil, yaitu berdasarkan
viii viii
bidang kesehatan, Mengembangkan “Poltekkes Palembang Go Digital” dalam
rangka melaksanakan pelayanan prima yang cepat, tepat, akurat dan aman,
Meningkatkan pengelolaan pendidikan yang profesional dan akuntabel,
Mengembangkan kemitraan secara berkelanjutan dengan lembaga pemerintah,
swasta dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan
Tinggi. Visi dan Misi tersebut dijabarkan dalam Rencana Kinerja Tahunan
2015 serta didukung oleh Indikator Kinerja Utama (IKU) yang disusun sebagai
dasar target kinerja yang sudah ditetapkan dan mengacu kepada Tri Dharma
Perguruan Tinggi, yaitu : Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada
Masyarakat.
PENGUKURAN KINERJA POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
No. Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Target Realisasi Capaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Meningkatnya penyelenggaraan pendidikan sesuai standar pelayanan pendidikan/kurikulum berbasis kompetensi
Persentase jumlah lulusan
tepat waktu 98 % 96,78 % 98,75 %
2. Meningkatnya prestasi akademik peserta didik yang dicerminkan oleh meningkatnya prosentase peserta didik yang memperoleh indeks prestasi peserta didik
Jumlah lulusan dengan IPK
3,00 90% 93,24% 95,35%
3.
Meningkatnya penyerapan lulusan di pasar kerja.
Persentase penyerapan lulusan di pasar kerja (masa
tunggu < 1 tahun) 70% 82% 117%
4.
Kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi di bidang penelitian Karya Tulis Ilmiah
Jumlah penelitian / KTI oleh dosen dalam 1 tahun
70 Naskah
70
Naskah 100% Jumlah penelitian / KTI oleh
Dosen yang dilakukan dengan dana hibah dari luar Poltekkes
Kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi di bidang publikasi/KTI
Jumlah publikasi karya ilmiah/KTI dalam jurnal yang tidak terakreditasi pertahun
Jumlah publikasi karya ilmiah dalam jurnal terakreditasi pertahun
Kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian masyarakat
Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam 1 tahun
30 Kegiatan
69
Kegiatan 230%
Dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Poltekkes Kemenkes Palembang
mendapat dukungan dari dana APBN Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran
(DIPA) Poltekkes Kemenkes Palembang pada tahun 2016 sebesar Rp.
78.029.677.000,- yang terdiri dari anggaran yang berasal dari rupiah murni
sebesar Rp. 50.335.064.000,- dan dana yang berasal dari PNBP (Pendapatan
Negara Bukan Pajak) sebesar Rp. 27.694.613.000,-. Realisasi anggaran pada
tahun 2016 sebesar Rp. 63.016.238.678 ,- atau mencapai 80,76% (sebelum
self bloking) dan sebesar 92,15% dari alokasi anggaran sebesar Rp.
68.383.242.000,- (setelah sefl bloking)
Untuk mengatasi kendala dan sejumlah faktor penghambat yang terjadi
dalam rangka pencapaian Indikator Kinerja Utama Politekkes Kemenkes
Palembang pada tahun 2016 telah melakukan upaya-upaya sebagai berikut:
Pengadaan Sarana Prasarana khususnya Sarana Pembelajaran, Alat
laboratorium/ Bengkel Kerja
1. Penataan sistem Pembelajaran dengan mengembangkan mekanisme
evaluasi berbasis kompetensi.
2. Follow upyang intensif terhadap sertifikat Ukom, guna pengurusan STR,
agar dapat dipergunakan oleh alumni untuk mencari pekerjaan.
3. Mengembangkan Kerjasama dengan institusi di dalam dan luar negeri
untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Poltekkes Kemenkes
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Penyelenggaraan pembangunan kesehatan di Indonesia mengacu pada Visi
Kementerian Kesehatan yaitu “Masyarakat Sehat Yang Mandiri dan
Berkeadilan” dengan misi; meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,
melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk swasta dan masyarakat
madani; melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya
upaya kesehatan yang paripurna, merata, bermutu, dan berkeadilan;
menjamin ketersediaan dan pemerataan sumberdaya kesehatan;
menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.
Dalam mewujudkan Visi dan Misi tersebut di atas, maka telah ditetapkan
nilai-nilai yang menjadi dasar pembangunan kesehatan, yaitu : 1) Pro Rakyat,
2) Inklusif, 3) Responsif, 4) Efektif, 5) Bersih.Strategi yang akan ditempuh
dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan meliputi 1) Meningkatkan
pemberdayaan masyarakat, swasta dan masyarakat madani dalam
pembangunan kesehatan melalui kerjasama nasional dan global, 2)
Meningkatkan pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau, bermutu dan
berkeadilan, serta berbasis bukti; dengan pengutamaan pada upaya
promotif-preventif, 3) Meningkatkan pembiayaan pembangunan kesehatan,
terutama untuk mewujudkan jaminan sosial kesehatan nasional, 4)
merata dan bermutu, 5) Meningkatkan ketersediaan, pemerataan, dan
keterjangkauan obat dan alat kesehatan serta menjamin keamanan/khasiat,
kemanfaatan, dan mutu sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makanan, 6)
Meningkatkan manajemen kesehatan yang akuntabel, transparan,
berdayaguna dan berhasilguna untuk memantapkan desentralisasi
kesehatan yang bertanggungjawab.Seiring dengan pergantian kepemimpinan
pada bulan Oktober 2004, maka berdasarkan Undang – Undang No. 25 tahun
2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Inpres 3
Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan , maka
ditetapkan Peraturan Presiden RI No. 7 tahun 2005 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2004 – 2009. Menurut
Perpres no. 7 tahun 2005 salah satu misi Pembangunan Nasional tahun
2010-2014 yang harus dilaksanakan adalah mewujudkan Indonesia yang Adil
dan Demokratis dengan cara meningkatkan pelayanan Birokrasi yang bersih,
akuntabel, transparan, efisiensi dan berwibawa.
Untuk mewujudkan tenaga kesehatan yang bermutu, salah satu upaya yang
dilakukan adalah pengelolaan Institusi Pendidikan Tenaga Kesehatan harus
dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tujuannya tanpa
mengesampingkan aspek efisiensi dan efektivitas. Tujuan Pendidikan
Tenaga Kesehatan (Diknakes) adalah menghasilkan tenaga kesehatan yang
profesional yang memiliki kemampuan untuk bekerja secara mandiri,
mampu mengembangkan diri dan beretika, menjadi anggota masyarakat
3
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Poltekkes Kemenkes
Palembang tahun 2016 merupakan tindak lanjut Undang-Undang No. 29
tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari
korupsi, kolusi dan nepotisme dan INPRES Nomor 7 tahun 1999 tentang
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Inpres Nomor 1 Tahun 2010
tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun
2010
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Poltekkes Kemenkes
Palembang tahun 2016 ini merupakan bukti tertulis serta wujud
pertanggungjawaban pelaksanaan Perencanaan Stratejik (Renstra), yang
berisi informasi tentang keberhasilan maupun kegagalan pencapaian sasaran
yang telah ditetapkan, termasuk hambatan yang dihadapi dan pemecahan
masalahnya.Sebagai salah satu unsur penyelenggara pemerintahan maka
Poltekkes Kemenkes Palembang menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja
Pemerintah dengan mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan
Aparatur Negara Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2010 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2010
dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomor 29 tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan
Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia
Nomor 53 tahun 2014 tentang Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja
B. Dasar Hukum
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Poltekkes Kemenkes
Palembang Tahun 2016 disusun berdasarkan :
1. Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tanggal 13
Oktober 2009 Tentang Kesehatan.
2. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tanggal 10
Agustus 2012 Tentang Pendidikan Tinggi.
3. Peraturan Presiden Nomor 8 tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan
dan Kinerja Instansi Pemerintah
4. Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 1999 tanggal 15 Juni 1999 tentang
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
988/Menkes/Per/XI/2006 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyusunan
Pelaporan Akuntabilitas Kinerja di Lingkungan Departemen Kesehatan;
6. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia
Nomor 9tahun 2007 tentang Indikator Kinerja Utama;
7. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia
Nomor 13 tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2010;
8. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia
Nomor 53 tahun 2014 tentang Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan
Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
9. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan
5
10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2416/MENKES/PER/XII/2011
tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan dan Pelaporan Akuntabilitas
Kinerja kementerian kesehatan RI.
11. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 49 Tahun 2014 tanggal 9 Juni 2014 tentang Standar Nasional
Pendidikan Tinggi.
12. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1460/Menkes/SK/X/2003
Tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas
Kinerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Departemen Kesehatan;
13. Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor
Kep 135/M.PAN/2004 tentang Pedoman Umum Evaluasi laporan
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
14. Keputusan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor : 507/E/0/2013 tanggal 21 Oktober 2013 tentang Perubahan
atas Keputusan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia
15. Nomor : 355/E/O/2012 tentang Alih Bina Penyelenggaraan Program
studi Pada Politeknik Kesehatan dari Kementerian Kesehatan Kepada
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
C. Maksud dan Tujuan
Tujuan disusunnya Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah adalah
untuk memberikan gambaran mengenai keberhasilan maupun kegagalan
pencapaian sasaran tahun 2016 dan untuk mengetahui kendala yang ditemui
dalam pelaksanaan kegiatan serta usaha – usaha yang dilakukan dalam
Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang sebagai institusi penyelenggara
pendidikan harus memberikan layanan pendidikan dan menjamin
terselenggaranya pendidikan yang bermutu,dapat melakukan upaya-upaya
terobosan dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai penyedia
Sumber Daya Manusia Kesehatan yang berkualitas dengan cara membangun
iklim yang kondusif bagi terlaksananya proses belajar mengajar.
Sistem pendidikan cenderung yang bergeser ke arah kekuatan pasar juga
membutuhkan peran dari Direktorat Poltekkes Kemenkes Palembang dalam
memfasilitasi jurusan ataupun program studi yang ada di Poltekkes
Kemenkes Palembang dalam menghasilkan sumber daya manusia yang
kompeten dan profesional.
D. Visi dan Misi Organisasi
1. Visi
Visi Poltekkes Palembang adalah Sebagai Institusi Pendidikan Tinggi
Kesehatan yang Unggul, Profesional, Mandiri dan Kompetitif tingkat
Nasional Tahun 2020.
2. Misi
a. Meningkatkankan kualitas pendidikan (pengajaran, penelitian
danpengabdian kepadamasyarakat) sesuai perkembangan ilmu
7
c. Meningkatkan pengelolaan pendidikan yang profesional dan
akuntabel.
d. Mengembangkan kemitraan secara berkelanjutan dengan lembaga
pemerintah, swasta dan masyarakat dalam mendukung
pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dengan adanya Visi dan Misi organisasi, Poltekkes Kemenkes Palembang
memberikan arah bagi program studi di bawahnya untuk menetapkan visi
dan misi program studi dalam melaksanakan proses pendidikan profesi
Keperawatan, Gizi, Kebidanan, Farmasi, Keperawatan Gigi dan Analis
Kesehatan secara sistematis, terarah, berkualitas dalam rangka
menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dan kompetitif.
E. Tujuan
1. Menghasilkan lulusan siap kerja dan menjadi anggota masyarakat yang
memiliki kemampuan akademik dan keterampilan yang mampu
mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga mampu
bekerja secara profesional dan mandiri sesuai kompetensinya.serta
berkarakter jujur, adil, beretika dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa
2. Mengembangkan, mentransformasikan dan menyebarluaskan ilmu
pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan penelitian dan pembuatan
karya ilmiah
3. Mengimplementasikan hasil penelitian dan/atau program pemerintah
khususnya dibidang kesehatan untuk peningkatan derajat kesehatan
4. Terjalinnyakemitraan yang luas dalam penyelenggaraan Tridharma
Perguruan Tinggi sehingga terwujudnya Poltekkes Palembang yang
bermutu.
5. Terbentuknya tatakelola yang efisien, akuntabel, transparan, berkeadilan
dan terintegrasi antar bidang.
6. Terwujudnya suasana yang kondusif,sehingga civitas akademika merasa
nyaman dan semangat bekerja.
F. Tugas Pokok dan Fungsi Poltekkes Kemenkes Palembang
Poltekkes Kemenkes Palembang merupakan Institusi Penyelenggara
Pendidikan Tenaga Kesehatan berdiri sejak tanggal 16 April 2001
berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan dan Sosial Republik
Indonesia Nomor : 298/Menkessos/SK/I/V/2001. Politeknik Kesehatan
Kemenkes Palembang mempunyai tanggung jawab untuk mempersiapkan
peserta didik / mahasiswa menjadi tenaga kesehatan yang berjiwa nasional
dan dapat diandalkan secara professional serta memiliki sikap etis guna
mengemban tugas dan melaksanakan pembangunan kesehatan. Politeknik
Kesehatan Kemenkes Palembang sebagai institusi penyelenggara pendidikan
harus memberikan layanan pendidikan dan menjamin terselenggaranya
pendidikan yang bermutu, dapat melakukan upaya-upaya terobosan dalam
menjalankan peran dan fungsinya sebagai penyedia Sumber Daya Manusia
Kesehatan yang profesional dengan cara membangun iklim yang kondusif
9
1. Tugas
Poltekkes Kemenkes Palembang mempunyai tugas melaksanakan
pendidikan vokasional dalam program Diploma III dan Diploma IV sesuai
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. Fungsi
Poltekkes Kemenkes Palembang mempunyai fungsi :
a. Pelaksanaan pengembangan pendidikan vokasional dalam sejumlah
keahlian di bidang kesehatan.
b. Pelaksanaan penelitian di bidang pendidikan vokasional dan
kesehatan.
c. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang
yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya.
d. Pelaksanaan pembinaan Civitas Akademika dalam hubungannya
dengan lingkungan.
11
H. Sumber Daya Manusia, Sarana dan Prasarana
1. Sumber Daya Manusia
Poltekkes Palembang didukung oleh tenaga yang terdiri dari tenaga
fungsional dosen dan tenaga administrasi, distribusi sumberdaya manusia
tenaga pengelola pada Poltekkes Kementerian Kesehatan Palembang
berjumlah 304 orang yang terdiri dari 126 tenaga fungsional dosen, 2 orang
tenaga fungsional pustakawan, 2orang struktural/eslon IV dan 172 tenaga
fungsional umum. Jumlah dan kualifikasi tenaga pengelola sebagai berikut:
a. Sumber Daya Dosen Pada Poltekkes Palembang TABEL 1.1
DISTRIBUSI JABATAN FUNGSIONAL DOSEN BERDASARKAN PENDIDIKAN PADA POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG
TAHUN 2016
No. Dasar Pendidikan Status Jumlah
(∑ orang)
1. Strata 3 PNS 2*
2. Strata 2 PNS 106
3. Strara 1 PNS 15
4. DIV PNS 3
Jumlah 126*
Sumber: Kepegawaian, ADUM 2016(*belum terdaftar dalam aplikasi SIMKA)
Dari tabel 1.1 bahwa distribusi pegawai yang menduduki jabatan fungsional
dosen dengan dasar pendidikan Strata 3 sebanyak 2 orang tapi belum bisa
dimasukkan ke dalam aplikasi SIM-K, pendidikan Strata 2 sebanyak 106
TABEL 1.2
DISTRIBUSI TENAGA DOSEN YANG SUDAH SERTIFIKASI DI POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
No Tenaga Dosen Jumlah
(∑ orang)
Persentase (%)
1 Sertifikasi 107 86,72
2 Belum Sertifikasi 19 13,28
Total 126 100
Sumber : Unit Penjamin Mutu, 2016
Dari tabel 1.2 diatas menunjukkan dosen yang sudah sertifikasi sebanyak
111 orang dari 128 dosen yang fungsional di Poltekkes Kemenkes
Palembang, ini berarti bahwa lebih dari 86,72% tenaga dosen sudah
memiliki sertifikasi sebagai dosen, selebihnya akan diusulkan pada tahun –
tahun berikutnya.
b. Tenaga Administrasi Pada Poltekkes Palembang TABEL 1.3
DISTRIBUSI FREKUENSI PEGAWAI ADMINISTRASI BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN PADA POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG
TAHUN 2016
No. Dasar Pendidikan Jumlah
(∑ orang)
1. Strata 2 43
2. Strata 1 43
13
sebanyak 43 orang, strata 1 sebanyak 43 orang, D. IV sebanyak 12 orang,
pendidikan Diploma sebanyak 20 orang dan dibawah DIII sebanyak 54
orang.
TABEL 1.4
DISTRIBUSI FREKUENSI BERDASARKAN KOMPOSISI JABATAN PEGAWAI POLTEKKES KEMENKES
PALEMBANG TAHUN 2016
No Jabatan Jumlah
1. Fungsional Dosen 126*
2. Fungsional Pustakawan 2
3. Struktural / Eselon IV 2
4. Fungsional Umum 172
5. Fungsional Pengadaan 2
Jumlah 304
Sumber: Kepegawaian, ADUM 2016
TABEL 1.5
DISTRIBUSI TENAGAPEGAWAI MENURUT KELOMPOK UMUR DI POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN2016
No Tempat Tugas Umur (tahun) ∑
≤ 20 21 – 30 31 – 40 41 – 50 51 – 60 > 60
1 Direktorat - 9 23 16 12 - 60
2 Jur. Keperawatan Palembang
- 1 10 14 12 5 42
3 Prodi Keperawatan Baturaja
- - 3 13 13 1 30
4 Prodi Keperawatan Lubuklinggau
- 1 10 9 1 - 21
5 Jurusan Gizi - - 6 6 11 - 23
6 Jurusan Kebidanan - - 11 11 15 5 42
7 Jurusan Farmasi - 4 2 10 8 2 27
8 Jurusan Keperawatan Gigi
- - 3 6 18 4 31
9 Jurusan Analis Kesehatan
- 1 8 14 4 1 28
Total - 16 76 99 94 19 304
Data kepegawaian tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga pada
Poltekkes Kemenkes Palembang berumur atara 41-50 tahun yaitu 99 orang di
ikuti usia 51-60 sebanyak 94orang dan 31-40 sebanyak 76 orang.
TABEL 1.6
DISTRIBUSI TENAGA PEGAWAI MENURUT JENIS KELAMIN DI POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
No Tempat Tugas Jenis Kelamin ∑
Laki – Laki Perempuan
1. Direktorat 27 33 60
2 Jurusan Keperawatan
Palembang
19 23 42
3 Prodi Keperawatan Baturaja
17 13 30
4 Prodi Keperawatan Lubuklinggau
13 8 21
5 Jurusan Gizi 8 15 23
6 Jurusan Kebidanan 6 36 42
7 Jurusan Farmasi 13 14 27
8 Jurusan Keperawatan Gigi 11 20 31
9 Jurusan Analis Kesehatan 15 13 28
Total 129 175 304
Sumber: Kepegawaian, ADUM 2016
Data pada tabel menunjukan bahwa dari 304 orang pegawai Poltekkes
Palembang berjenis kelamin laki laki sebesar 129 orang dan perempuan 175
15
TABEL 1.7
DISTRIBUSI TENAGA MENURUT GOLONGAN DI POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
No Tempat Tugas Golongan Jumlah
I II III IV
1 Direktorat 3 18 39 - 60
2 Jurusan Keperawatan
Palembang
- 4 28 10 42
3 Prodi Keperawatan Baturaja - 6 23 1 30
4 Prodi Keperawatan Lubuklinggau
7 3 10 1 21
5 Jurusan Gizi - 2 14 7 23
6 Jurusan Kebidanan - 2 36 4 42
7 Jurusan Farmasi - 7 14 6 27
8 Jurusan Keperawatan Gigi - 1 18 12 32
9 Jurusan Analis Kesehatan - 1 26 1 28
Total 10 44 208 42 304
Sumber: Kepegawaian, ADUM 2016
Data pada tabel 1.7 menunjukkan bahwa dari 304 orang pegawai Poltekkes
Palembang sebagian besar golongan kepangkatan gologan III yaitu 208 orang
dikuti golongan IV sebanyak 42 orang.dan golongan II sebanyak 44orang dan
TABEL 1.8
DISTRIBUSI TENAGA FUNGSIONAL DOSEN BERDASARKAN JENIS KELAMIN DI POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
No Tempat Tugas
Tenaga Fungsional Dosen
Jumlah Laki –
Laki
Perempuan
1 Jurusan Keperawatan Palembang
13 15 28
2 Prodi Keperawatan Baturaja 9 5 14
3 Prodi Keperawatan Lubuklinggau
4 4 8
4 Jurusan Gizi 7 7 14
5 Jurusan Kebidanan 1 20 21
6 Jurusan Farmasi 9 4 13
7 Jurusan Keperawatan Gigi 4 14 18
8 Jurusan Analis Kesehatan 6 4 10
Total 53 73 126
Sumber: Kepegawaian, ADUM 2016
Data pada tabel 1.7 menunjukkan bahwa Jumlah tenaga dosen fungsional
adalah 126 dosen yang terdistribusi pada semua jurusan dengan jenis kelamin
17
TABEL 1.9
DISTRIBUSI TENAGA MENURUT KELOMPOK FUNGSIONAL UMUM DI POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
No Tempat Tugas
Fungsional Umum
Jumlah Laki –
Laki
Perempuan
1 Direktorat 25 31 56
2 Jurusan Keperawatan
Palembang
6 8 14
3 Prodi Keperawatan Baturaja 8 8 16
4 Prodi Keperawatan Lubuklinggau
9 3 12
5 Jurusan Gizi 1 8 9
6 Jurusan Kebidanan 5 16 21
7 Jurusan Farmasi 4 10 14
8 Jurusan Keperawatan Gigi 7 5 12
9 Jurusan Analis Kesehatan 9 9 18
Total 74 98 172
Sumber: Kepegawaian, ADUM 2016
Dari tabel 1.9 diatas data fungsional umum pada Poltekkes Kemenkes
Palembang dari 172 orang, 56 orang berada pada Direktorat Poltekkes
Kemenkes Palembang sisanya menyebar di beberapa jurusan yang ada di
Poltekkes Palembang, berjenis kelamin laki-laki sebanyak 74 dan perempuan
TABEL 1.10
DISTRIBUSI MAHASISWA MENURUT TINGKAT DI POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
NO JURUSAN / PRODI TK.I TK.II TK.III ∑
(ORANG)
L P L P L P
1 Keperawatan
Palembang 14 85 18 78 9 64
268
2 Keperawatan
Baturaja 13 49 30 63 16 57
228
3 Keperawatan
Lubuklinggau 12 46 10 54 28 49
199
4 DIV Keperawatan 2 37 6 38 8 39 130
5 Gizi 4 74 4 67 4 71 224
6 DIV Gizi 3 35 4 32 0 0 74
7 Kebidanan Reguler 0 79 0 76 0 74 229
8 DIV Kebidanan 0 40 0 35 0 40 115
9 Farmasi Reguler 7 71 8 53 4 73 216
10 Keperawatan Gigi
Reguler 2 58 4 54 6 53 159
Keperawatan Gigi
Non Reguler 3 23 0 0 0 0 26
11 Analis Kesehatan 8 70 6 6 4 43 145
Jumlah 68 667 90 586 79 563 2013
Sumber : Administrasi Pendidikan dan Kemahasiswaan, 2016
Dari data pada tabel 1.10 menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa Poltekkes Kemenkes
19
TABEL 1.11
DISTRIBUSI TENAGA MENURUT LATAR BELAKANG PENDIDIKAN DIPOLTEKKES KEMENKES PALEMBANG
TAHUN 2016
No Tempat Tugas
Pendidikan
2 Jurusan D.III Keperawatan Palembang
1 - 2 - - 2 1 5 31 - 42
3 Prodi D.III Keperawatan
9 Jurusan Analis Kesehatan
- - 2 - - 2 3 8 13 - 28
Total 10 5 45 1 - 23 18 59 143 - 304
Sumber: Kepegawaian, ADUM 2016
Dari data tabel diatas latar belakang pendidikan di Poltekkes Kemenkes
Palembang di mulai dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar sebanyak 10 orang
TABEL 1.12
DISTRIBUSI TENAGA HONORER DI POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
No Tempat Tugas
Pendidikan
∑ SD SLTP SLTA D
I D II
D III D IV S1 S2 S3
1 Direktorat 1 1 4 - - 4 - 5 3 - 18
2 Jurusan Keperawatan Palembang
- - 3 - - 1 - 3 - - 7
3 Prodi Keperawatan Baturaja
- - 5 - - - - 2 - - 7
4 Prodi Keperawatan Lubuklinggau
2 - - - 6 - - 8
5 Jurusan Gizi 2 1 3 - - - 6
6 Jurusan Kebidanan 1 - 1 - - - 2
7 Jurusan Farmasi - 1 3 - - 1 - - - - 4
8 Jurusan
Keperawatan Gigi
- 1 6 - - 1 - 1 - - 9
9 Jurusan Analis
Kesehatan
- - 8 - - 1 1 - - - 10
Total 6 4 33 - - 7 1 17 3 - 71
Sumber: Kepegawaian, ADUM 2016
Dari tabel diatas jumlah tenaga honorer di lingkungan Poltekkes Kemenkes
Palembang berjumlah 71 orang dengan latar belakang dengan tingkat pendidikan
Sekolah Dasar sebanyak 6 orang dan tingkat pendidikan Sarjana sebanyak
21
No Tempat Tugas Kenaikan Pangkat Periode KP Jumlah Fungsional Reguler April Oktober
1 Direktorat - 4 1 3 4
2 Jurusan Keperawatan Palembang
- 3 1 1 1
3 Prodi Keperawatan Baturaja
- - - -
-4 Prodi Keperawatan Lubuklinggau
- - - -
-5 Jurusan Gizi 1 2 2 1 3
6 Jurusan Kebidanan - 2 2 - 2
7 Jurusan Farmasi - 1 1 - 1
8 Jurusan Keperawatan Gigi
1 1 1 1 2
9 Jurusan Analis
Kesehatan
- 2 2 - 2
Total 2 15 10 7 17
Sumber: Kepegawaian, ADUM 2016
TABEL 1.13
DISTRIBUSI TENAGA YANG DIUSULKAN NAIK PANGKAT DI POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
Dari tabel diatas kenaikan pangkat tingkat fungsional sebanyak 2 orang dan
kenaikan pangkat tingkat regular sebanyak 15 orang. Kenaikan Pangkat
TABEL 1.14
DISTRIBUSI TENAGA YANG AKAN PENSIUN DI POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
No Tempat Tugas Golongan Jumlah
I II III IV
1 Direktorat - - 2 - 2
2 Jurusan Keperawatan
Palembang
- - - 1 1
3 Prodi Keperawatan Baturaja - 2 2 - 4
4 Prodi Keperawatan Lubuklinggau
- - - -
-5 Jurusan Gizi - - - 1 1
6 Jurusan Kebidanan - - - 1 1
7 Jurusan Farmasi - - - -
-8 Jurusan Keperawatan Gigi - - - -
-9 Jurusan Analis Kesehatan - - - -
-Total - - - 3 9
Sumber: Kepegawaian, ADUM 2016
Dari tabel diatas menunjukkan bahwa ada 9 pegawai Poltekkes Kemenkes
Palembang yang memasuki masa purnabakti di tahun 2016.
23
2. Sarana dan Prasarana
Poltekkes Kementerian Kesehatan Palembang terdiri dari 6 (enam) Jurusan
dengan rincian: 8 (delapan) Prodi D III dan 3 (tiga) Prodi D IV. Sarana dan
Prasarana yang dimiliki oleh Poltekkes Kementerian Kesehatan Palembang dalam
Penyelenggaraan Pendidikan pada masing-masing Jurusan dan Program Studi
disajikan dalam tabel di bawah ini:
TABEL 1.15
DISTRIBUSI SARANA / PRASARANA DI POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
SARANA
JURUSAN
DIREKTORAT
KEP GIZI KEB FARS KEP
GIGI
3295 1281 * 1767 1035 840 3056 3612 2482
Kantor Direktur/ Pudir/Kajur/
35 - 40 30 21 16 21 28,5 180
Ruang Kelas 414,5 243 400 369,8 240 240 360 396
-Ruang Dosen 108 59,5 182 58,8 91,2 84 136 67
-R. Administ 426,25 419 409,5 135 166,08 112 174 426,26 720,48
Ruang Rapat 84 32 50 - 32 44 28 45 72
Ruang
Perpustakaan 121,5 56 98 59,4 33,5 168 112 66 60
Ruang
Laboratorium 272 482 405 353,55 112 480 257 140
-Ruang Lab.
I. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Poltekkes Kemenkes Palembang terdiri dari :
Kata Pengantar Ikhtisar Eksekutif Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang B. Dasar Hukum C. Maksud dan Tujuan D. Visi dan Misi
E. Tugas Pokok dan Fungsi F. Struktur Organisasi
H. Sumber Daya Manusia, Sarana dan Prasarana
I. Sistematika Penulisan
BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA
A. Sasaran Strategis B. Program Kerja C. Kerangka Regulasi D. Kerangka Kelembagaan
E. Target Pencapaian Kinerja Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2015-2019 F. Perjanjian Kinerja dan Indikator Kinerja Utama
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
A. Capaian Kinerja Organisasi
B. Faktor Pendukung dan Penghambat Capaian Kinerja
25
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
Rencana Strategis Politekkes Kemenkes Palembang diarahkan pada upaya pencapai
tujuan institusional yaitu menghasilkan lulusan siap kerja dan menjadi anggota
masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan keterampilan yang mampu
mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga mampu bekerja secara
profesional dan mandiri sesuai kompetensinya. Untuk pencapaian tujuan diperlukan
Program-program untuk mencapai sejumlah target yang ditetapkan melalui perumusan
rencana kerja tahunan yang telah direncanakan dan dimuat dalam Renstra Poltekkes
Kemenkes Palembang tahun 2015-2019. Rencana kerja tahun 2016 telah ditetapkan
sasaran, strategi dan indikator- indikator pencapaian. Rencana strategis Politekkes
Kemenkes Palembang terdiri dari:
A. Sasaran Strategis
Sasaran strategis ini disusun berdasarkan visi dan misi Poltekkes Kemenkes
Palembang, tantangan masa depan dan serta pertimbangan sumber daya dan
ketersediaan sumber pendukung yang dimiliki oleh Poltekkes Palembang.
Sasaran strategis pada tahun 2016 Poltekkes Palembang adalah Sasaran yang ingin
Dicapai Politekkes Kemenkes Palembang pada tahun 2015 adalah:
1. Meningkatnya Pemerataan dan Perluasan Akses Poltekkes Palembang.
2. Meningkatnya Mutu, Relevansi dan Daya Saing Institusi Poltekkes Palembang:
a. Meningkatnya penyelenggaraan pendidikan sesuai standar pelayanan
pendidikan/kurikulum berbasis kompetensi
b. Meningkatnya prestasi akademik peserta didik yang dicerminkan oleh
meningkatnya prosentase peserta didik yang memperoleh ondeks prestasi
peserta didik
c. Meningkatnya penyerapan lulusan di pasar kerja
d. Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang penelitian dan Karya Tulis
f. Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian masyarakat
Indikator sasaran strategis Poltekkes Kemenkes Palembang terdapat Indikator
Kinerja Utama (IKU) dengan target kegiatan pertahun. Rincian IKU tersebut yaitu :
a. Presentase jumlah lulusan tepat waktu
b. Jumlah lulusan dengan IPK > 3,00
c. Persentase penyerapan lulusan di pasar kerja (masa tunggu < 1 tahun
d. Jumlah penelitian / KTI oleh dosen dalam 1 tahun dan yang dilakukan dengan
dana hibah dari luar Poltekkes Kemenkes Palembang
e. Jumlah publikasi karya ilmiah / KTI dalam jurnal yang tidak terakreditasi dan
jurnal yang terakreditasi pertahun
f. Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam 1 tahun
3. Meningkatnya Kualitas Tata Kelola, dan Akuntabilitas Institusi Poltekkes
Kemenkes Palembang.
B. Program Kerja
Guna pencapaian sasaran strategi dalam pengembangan Poltekkes
Palembang, serta memperhatikan kondisi yang dimiliki Poltekkes Palembang
saat ini, maka disusun program dan kegiatan pencapaian sasaran sebagai
27
NO SASARAN PROGRAM KEGIATAN
1
1.1.1. Mengusukan PS baru yang relevan dengan perkembangan IPTEKS dan kebutuhan kesehatan masyarakat
1.2. Pengembangan seleksi masuk untuk menjaring calon mahasiswa yang lebih bermutu
1.2.1. Melakukan sosialisasi Poltekkes Kemenkes Palembang
1.2.2. Meningkatkan promosi pendidikan
1.2.3. Mengembangkan sipenmaru melalui jalur PMDP (Penelusuran Minat dan Prestasi)
1.2.4. Mengembangkan sipenmaru melalui jalur umum (uji tulis)
1.3 Penataan daya tampung
1.3.1. Meningkatkan ruang kelas/lab yang sesuai standar yaitu a) Ruang Kelas = Rasio Jumlah Mahasiswa dengan Ruang Kuliah = 1 : 2 m2 dan b) Ruang Lab = Rasio Jumlah
Mahasiswa dengan Ruang Lab = 1: 3 m2
1.4 Beasiswa 1.4.1. Meningkatkan jumlah mahasiswa tidak mampu yang mendapatkan beasiswa GAKIN
1) Strategi dalam peningkatan Pemerataan dan Perluasan Akses Poltekkes
Palembang.
a. Kebijakan
1). Memperhatikan Panduan Sipenmaru dan Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan RI No.49 tahun 2014 tentang
Standar Nasional Pendidikan.
2). Penyempurnaan sistem penerimaan mahasiswa baru.
b. Program : Pengembangan teknologi IT
c. Kegiatan
1). Penambahan bandwith
Sasaran 2 : Meningkatnya Mutu, Relevansi dan Daya Saing Institusi Poltekkes Palembang
No SASARAN PROGRAM KEGIATAN
2
Meningkatnya mutu, relevansi
dan daya saing
2.3. Pengembangan mutu dosen
2.3.1. Meningkatkan jumlah dosen studi lanjut (S2 dan S3) dalam negeri 2.3.2. Meningkatkan kemampuan dosen berbahasa inggris
2.3.3. Meningkatkan perolehan dana penelitian Risbinakes
2.4. Pengembangan mutu proses belajar mengajar
2.4.1. Meningkatkan fasilitas kelas dengan fasilitas multimedia dan jaringan internet/intranet yang cepat 2.4.2. Menyelenggarakan PBM secara online
2.4.3. Menyelenggarakan sistem evaluasi PBM secara online
2.5. Pengembangan mutu kegiatan akademik mahasiswa
2.5.1. Meningkatkan jumlah mahasiswa yang lulus studi tepat waktu
2.5.2. Meningkatkan IPK lulusan 2.5.3. Meningkatkan kemampuan bahasa inggris mahasiswa
2.5.4. Menurunkan persentase mahasiswa DO
2.5.5. Meningkatkan kerja sama dengan instansi untuk rekrutmen lulusan
29
2.7. Peningkatan mutu penelitian dan publikasi
mandiri
2.7.2. Meningkatkan penelitian hibah program DIKTI
2.7.3. Meningkatkan jumlah dosen yang mengikuti pelatihan jurnal terakreditasi nasional
2.7.4. Meningkatkan kemampuan dosen untuk menulis buku 2.7.5. Mengembangkan sistem pencegahan plagiasi dalam penelitian dan publikasi ilmiah oleh dosen dan mahasiswa
2.7.6. Meningkatkan jumlah dan kualitas penelitian publikasi nasional 2.8. Pengembangan
laboratorium
2.8.1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas laboratorium
2.9. Peningkatan mutu layanan masyarakat
2.9.1. Meningkatkan kegiatan pengabmas
2.9.2. Memperluas kerja sama
2). Strategi dalam peningkatan Mutu, Relevansi dan Daya Saing Institusi Poltekkes
Palembang.
Untuk mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan Poltekkes Kemenkes
Palembang yakni membuat kebijakan, program, dan kegiatan yang merupakan
penjabaran dari sasaran dan tujuan yang ada.
a. Kebijakan
1) Pembaharuan dan pengembangan KBK;
2) Penyempurnaan sistem dan metode proses pembelajaran disesuaikan
dengan standar minimal pendidikan tinggi nasional;
3) Penyempurnaan pedoman perkuliahan dan praktikum;
4) Penyempurnaan penilaian berbasis kompetensi;
5) Penyempurnaan kebijakan dan pedoman akademik;
b. Program
1) Pengembangan kurikulum dan teknologi pembelajaran
2) Pengembangan mutu dosen
5) Pengembangan perpustakaan
6) Peningkatan kegiatan ekstrakurikuler dan kokurikuler mahasiswa
c. Kegiatan
1) Workshop evaluasi dan penyempurnaan kurikulum
2) Bimbingan dan Konseling mahasiswa secara periodik
3) Pengembangan dan perawatan sistem Administrasi akademik dan
kemahasiswaan
4) Penambahan buku perpustakaan
5) Peningkatan pemanfaatan perpustakaan
6) Publikasi institusi dengan memanfaatkan teknologi informasi
7) Evaluasi kepuasan mahasiswa
8) Penambahan program studi baru(D-IV keperawatan dan Kebidanan dari
SMU)
9) Penerimaan mahasiswa baru
10) Pemanfaatan laboratorium
11) Penambahan fasilitas laboratorium
12) Pelatihansoft skillcivitas akademika
31
Sasaran 3 : Meningkatnya Kualitas Tata Kelola, dan Akuntabilitas Institusi Poltekkes Kemenkes Palembang
No SASARAN PROGRAM KEGIATAN
Penguatan tata
3.1.1. Meningkatkan pengembangan karakter dosen dan tenaga lain melalui pelatihan pembentukan karakter secara bertahap dan intensif
3.1.2. Mengevaluasi kerja PA terhadap sistem pendidikan SKS
3.1.3. Melaksanakan evaluasi diri 3.1.4. Jurusan membuat renstra turunan
3.2. Pengembangan mutu tenaga administrasi
3.2.1. Melakukan penataan dan pemerataan beban kerja tenaga administrasi
3.2.2. Meningkatkan peran tenaga administrasi dalam percepatan kenaikan pangkat
3.2.3. Mengembangkan karier pejabat struktural
3.3. Peningkatan mutu perpustakaan
3.3.1. Mengembangkan perpustakaan 3.3.2. Mengembangkan sistem pelayanan
3.4. Jaminan mutu akademik
3.4.1. Melaksanakan workshop refreshment auditor internal SPMI 3.4.2. Mengembangkan dokumen mutu 3.4.3. Menyelenggarakan pelatihan Implementasi SPMI
3.4.4. Menyusun SOP dengan sistem monev
3.4.5. Melaksanakan surveillance oleh badan sertifikasi
3.4.6. Melaksanakan audit mutu internal 3.4.7. Melaksanakan survey kepuasan pelanggan dan evaluasi dosen
3.5. Pengembangan
struktur pendanaan 3.5.1. Mengembangan UKM 3.6. Peningkatan sarana
prasarana
3.6.1. Meningkatkan/ penambahan gedung
3.7. Peningkatan
kenyamanan kerja peningkatan lesejahteraan
3.7.3. Meningkatkan sistem keamanan kampus
3.7.4. Mengembangkan kenyamanan suasana kerja
3.7.5. Finger printing online
3.7.6. Menerapkan pengawasan, reward, dan punishment
3). Strategi dalam peningkatan Kualitas Tata Kelola, dan Akuntabilitas Institusi Poltekkes
Kemenkes Palembang.
Untuk mencapai sasaran tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan Politekkes
Kemenkes Palembang membuat kebijakan, program, dan kegiatan yang merupakan
penjabaran dari sasaran dan tujuan yang ada.
a. Kebijakan
Peningkatan kegiatan desiminasi hasil penelitian dosen dan
mempublikasikan hasil riset/penelitian.
b. Program
- Mendorong dosen untuk melakukan Penelitian sesuai bidanng
kompetensinya
- Mempublikasikan hasil penelitian dosen melalui jurnal institusi
c. Kegiatan
Pelatihan dan sosialisasi tentang penelitian dan publikasi penelitian pada jurnal
33
Undang terkait dengan pendidikan, dosen, dan tenaga kesehatan; 2) meningkatkan
mutu pendidikan, penelitian, dan pengabmas; 3) peningkatan mutu dan
kompetensi lulusan; 4) penyelenggaraan standarisasi dan sertifikasi tenaga
pendidik; dan 5) penyelenggaraan akreditasi program studi dan institusi.
Kerangka regulasi yang akan disusun antara lain adalah peraturan-peraturan dalam
rangka menciptakan sinkronisasi, integrasi penyelenggaraan program dan kegiatan di
Poltekkes Kemenkes Palembang.
D. Kerangka Kelembagaan
Kerangka kelembagaan dalam upaya mendukung pelaksanaan program Poltekkes
Kemenkes Palembang terdiri dari : 1) sinkronisasi nomenklatur kelembagaan dengan
program Badan PPSDM Kesehatan; 2) penguatan pemantauan, pengendalian,
pengawasan, dan evaluasi program dan kegiatan; dan 3) penguatan program dan
E. Target Pencapaian Kinerja Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2015-2019
Target Pencapaian Kinerja Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2015-2019
dapat dilihat pada Tabel 2.4
Tabel 2.4
Target Pencapaian Kinerja Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2015-2019
NO SASARAN PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR
PENCAPAIAN
SATUAN TARGET DAN TAHUN CAPAIAN
BASE DATA 2015 2016 2017 2018 2019
1 Meningkatnya
1.1.1. Mengusukan PS baru yang relevan dengan perkembangan IPTEKS dan kebutuhan kesehatan seleksi masuk untuk menjaring calon
SMU yang mendapat sebaran brosur sipenmaru melalui jalur PMDP (Penelusuran Minat dan Prestasi)
Meningkatnya Rata-Rata Nilai Raport
Rata-Rata Nilai Raport
7 8 8,1 8,2 8,3 8,4
1.2.4. Mengembangkan sipenmaru melalui jalur umum (uji tulis)
Meningkatnya rasio pendaftar : diterima
Rasio Pendaftar : Diterima
7:1 7:1 8:1 9:1 10:1 11:1
1.3. Penataan daya tampung
1.3.1. Meningkatkan ruang kelas/lab yang sesuai standar yaitu a) Ruang Kelas = Rasio Jumlah Mahasiswa dengan Ruang Kuliah = 1 : 2 m2 dan b) Ruang Lab = Rasio Jumlah Mahasiswa dengan Ruang Lab = 1: 3 m2
Belum ada Analis Kesehatan Gizi dan Farmasi Keperawatan, Keperawatan jumlah dosen studi lanjut (S2 dan S3) dalam negeri
Meningkatnya jumlah dosen studi lanjut (S2 dan S3) dalam negeri
Persentase (%)
kemampuan dosen fasilitas kelas dengan fasilitas multimedia dan jaringan internet/intranet yang cepat
Meningkatnya jumlah kelas yang memiliki fasilitas program tercapai 1 aplikasi (Sistem sistem evaluasi PBM secara online
kemampuan bahasa kerja sama dengan instansi untuk rekrutmen lulusan melalui verifikasi ijazah
Meningkatnya mahasiswa melalui 15 UKM kompetisi olahraga dan seni tingkat regional dan nasional
mutu penelitian dan publikasi
penelitian dosen mandiri penelitian dosen mandiri jumlah dosen yang mengikuti pelatihan jurnal terakreditasi nasional
Meningkatnya jumlah dosen yang mengikuti untuk menulis buku
Meningkatnya jumlah dosen yang menulis buku plagiasi dalam penelitian dan publikasi ilmiah oleh dosen dan mahasiswa
Membuat aplikasi jumlah dan kualitas penelitian publikasi kualitas dan kuantitas laboratorium
Tersedianya tempat, alat lab sesuai standar dan rasio alat :
Persentase (%) tempat, alat, rasio sesuai
baik
3.1.4. Jurusan membuat renstra turunan
pemerataan beban kerja tenaga administrasi
Update ABK setiap tahun karier pejabat struktural
Pejabat struktural diklat PIM IV
- - 2 2 2 2
Koleksi judul buku bertambah
Jumlah judul
buku 220 220 220 220 220 220
3.3.2. Mengembangkan sistem pelayanan
Menambahkan sarana yaitu PC
Jumlah PC
per jurusan 2 2 2 3 4 5
3.4. Jaminan mutu akademik
3.4.1. Melaksanakan workshop refreshment auditor internal SPMI
Auditor mutu SNPT dan 33 standar turunan
Kegiatan Tersusun Pengembanga n dan Revisi
Pengembanga n dan Revisi
Pengembanga n dan Revisi
Pengembangan dan Revisi
Pengembanga n dan Revisi
3.4.3.
3.4.4. Menyusun SOP dengan sistem monev
surveillance oleh badan audit mutu internal
Terlaksananya audit mutu internal
Jumlah pelanggan dan evaluasi dosen
(Rp.) 836.550.000 920.205.000 1.050.000 1.050.000 1.050.000
3.6. Peningkatan
- KesehatanAnalis Farmasi danGizi
Keperawatan,
Pasca sarjana Asramaterpadu
3.7.1. Meningkatkan disiplin kerja
Tidak ada pegawai yang dijatuhi
55
Laporan Akuntabilitas Kinerja Poltekkes Kemenkes Palembang merupakan
gambaran pencapaian pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sebagaimana
tercantum dalam Keputusan Menteri dan Sosial RI Nomor :
298/Menkessos/SK/I/V/2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Institusi
Penyelenggara Pendidikan Tenaga Kesehatan.
Perkembangan manajemen sektor publik saat ini adalah adanya tuntutan kepada
penyelenggara negara untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan untuk
sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. Indikator kinerja dimaksudkan sebagai
ukuran yang dapat menggambarkan tingkat capaian suatu kegiatan atau sasaran yang
telah ditetapkan. Untuk menggambarkan tingkat pencapaian kegiatan atau sasaran
yang telah ditetapkan maka ditetapkan kinerja pada tahun 201 6. Dokumen
perjanjian kinerja merupakan suatu dokumen pernyataan kinerja/kesepakatan
kinerja/perjanjian kinerja antara atasan dan bawahan untuk mewujudkan target
kinerja tertentu berdasarkan pada sumber daya yang dimiliki . Menurut Peraturan
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi birokrasi
Nomor : 29 Tahun 2010, maka Pernyataan Perjanjian Kinerja Poltekkes Kemenkes
Tabel 2.5
Perjanjian Kinerja Tahun 2017
Politeknik Kesehtan Kementerian Kesehtan Palembang
No. Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Target
(1) (2) (3) (4)
1. Meningkatnya penyelenggaraan pendidikan sesuai standar pelayanan pendidikan/kurikulum berbasis kompetensi
Persentase jumlah lulusan
tepat waktu 90 %
2. Meningkatnya prestasi akademik peserta didik yang dicerminkan oleh meningkatnya prosentase peserta didik yang memperoleh indeks prestasi peserta didik
Jumlah lulusan dengan IPK
3,00 85%
3. Meningkatnya penyerapan lulusan di pasar kerja.
Persentase penyerapan lulusan di pasar kerja (masa tunggu < 1 tahun)
80%
4.
Kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi di bidang penelitian Karya Tulis Ilmiah
Jumlah penelitian / KTI oleh dosen dalam 1 tahun
70 Naskah Jumlah penelitian / KTI oleh
Dosen yang dilakukan dengan dana hibah dari luar
Poltekkes
3 Naskah
5. Kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi di bidang publikasi/KTI
Jumlah publikasi karya ilmiah/KTI dalam jurnal yang tidak terakreditasi pertahun
50 Judul
Jumlah publikasi karya ilmiah dalam jurnal terakreditasi pertahun
5 Judul
6. Kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian masyarakat
Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam 1 tahun
80 Kegiatan
57
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
A. Capaian Kinerja Organisasi
Pengukuran kinerja adalah kegiatan manajemen khususnya membandingkan tingkat
kinerja yang dicapai dengan standar, rencana, atau target dengan menggunakan
indikator kinerja yang telah ditetapkan Permenpan 53 tahun 2014 tentang petunjuk
teknis perjanjian kinerja, pelaporan kinerja dan tata cara reviu atas laporan kinerja
instansi pemerintah. Pengukuran kinerja ini diperlukan untuk mengetahui sampai
sejauh mana realisasi atau capaian kinerja yang berhasil dilakukan oleh Poltekkes
Kemenkes Palembang dalam kurun waktu Januari – Desember 2016.
Tahun 2016 merupakan tahun ketiga pelaksanaan dari Rencana Strategis
Kementerian Kesehatan Tahun 2014–2019. Adapun pengukuran kinerja yang
dilakukan adalah dengan membandingkan realisasi capaian dengan rencana tingkat
capaian (target) pada setiap indikator, sehingga diperoleh gambaran tingkat
keberhasilan pencapaian masing-masing indikator. Berdasarkan pengukuran kinerja
tersebut diperoleh informasi menyangkut masing-masing indikator, sehingga dapat
ditindaklanjuti dalam perencanaan program / kegiatan di masa yang akan datang
agar setiap program / kegiatan yang direncanakan dapat lebih berhasil guna dan
berdaya guna. Selain untuk mendapat informasi mengenai masing-masing indikator,
pengukuran kinerja ini juga dimaksudkan untuk mengetahui kinerja organisasi
khususnya dibandingkan dengan tahun 2015. Manfaat pengukuran kinerja antara lain
untuk memberikan gambaran kepada pihak-pihak internal dan eksternal tentang
pelaksanaan misi organisasi dalam rangka mewujudkan tujuan dan sasaran yang
1. Pengukuran Kinerja Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2016
TABEL 3.1
No. Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Target Realisasi Capaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Meningkatnya
penyelenggaraan pendidikan sesuai standar pelayanan pendidikan/kurikulum berbasis kompetensi
Persentase jumlah
lulusan tepat waktu 98 % 96,78 % 98,75 %
2. Meningkatnya prestasi akademik peserta didik yang
dicerminkan oleh
meningkatnya prosentase peserta didik yang memperoleh indeks prestasi peserta didik
Jumlah lulusan dengan
IPK 3,00 90% 93,24% 95,35%
3.
Meningkatnya penyerapan lulusan di pasar kerja.
Persentase penyerapan lulusan di pasar kerja
(masa tunggu < 1 tahun) 70% 82% 117%
4.
Kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi di bidang penelitian Karya Tulis Ilmiah
Jumlah penelitian / KTI oleh
dosen dalam 1 tahun
70 Naskah
70
Naskah 100%
Jumlah penelitian / KTI oleh
Dosen yang dilakukan dengan dana hibah dari luar Poltekkes
Kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi di bidang publikasi/KTI
Jumlah publikasi karya ilmiah/KTI dalam jurnal yang tidak terakreditasi pertahun
Jumlah publikasi karya ilmiah dalam jurnal terakreditasi pertahun
Kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian masyarakat
Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam 1 tahun
30 Kegiatan
69
Kegiatan 273%
59
GRAFIK 3.1
PENGUKURAN KINERJA POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
2. Perbandingan Realisasi Kinerja serta Capaian Kinerja Tahun ini Tahun Lalu
Tabel 3.2
Indikator Kinerja Utama
Tahun 2015 Tahun 2016 Target 2017 Target Realisasi Capaian Target Realisasi Capaian
Persentase lulusan
tepat waktu 97,50% 92,88 95,26% 98 % 96,78% 98,75% 90 %
Persentase Lulusan
dengan IPK ≥ 3.00 98% 99,38 101,40% 90% 93,24% 95,35 85%
Persentase
penyerapan lulusan di pasar kerja (masa tunggu ≤ 1tahun)
60% 43% 72% 70% 82% 117% 80%
Melakukan kegiatan penelitian (jumlah penelitian yang dilakukan dosen dalam 1 tahun)
60
Publikasi karya ilmiah (jumlah karya ilmiah yang dipublikasi per tahun)
50 Judul 50 Judul 100% 50Judul 59
Judul 118%
55 Judul
Kegiatan pengabdian masyarakat ( jumlah kegiatan dalam 1 tahun)
61
Grafik 3.2
Grafik Capaian Kinerja Tahun 2015 dan 2016
serta alternatif solusi yang telah dilakukan
Berdasarkan data diatas, Berikut merupakan evaluasi, analisis capaian, program dan
upaya pendukung, kendala dan hambatan antara lain:
1. Jumlah Lulusan Tepat Waktu
Jumlah Lulusan Tepat Waktu adalah persentase penyelesaian masa studi sesuai
dengan jurusan atau program. Adapun data – datanya dapat dilihat pada tabel
dibawah ini :
Tabel 3.3
DISTRIBUSI JUMLAH LULUSAN YANG LULUS TEPAT WAKTU DI POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
No. Jurusan Jumlah
Mahasiswa TA 2013/2014 yang masih bersatus
1. D III Keperawatan Palembang
91 1 90 88 97,78
2. D III Keperawatan Baturaja
78 3 75 71 94,67
3. D III Keperawatan Lubuklinggau
80 10 70 69 98,57
4 D IV Keperawatan Palembang
- - - -
-5. D III Gizi Palembang 45 - 45 43 95,56
6. D IV Gizi Palembang - - - -
-7. Kebidanan 80 4 76 72 94,74
8. DIV Kebidanan - - - -
-9. Farmasi 74 2 72 71 98,61
10 Analis Kesehatan 50 - 50 50 100
11. Keperawatan Gigi 60 7 53 50 94,34
63
Perolehan pencapaian lulus tepat waktu ini didukung oleh beberapa aktifitas
penyelenggaraan tahun 2016 yang baik berupa:
a. Sipenmaru
Persiapan : rapat panitia yang bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah
persiapan pendaftaran dan mekanisme pendaftaran, serta persiapan berkas-berkas
pendaftaran. Peserta rapat seluruh panitia sipenmaru ditambah dengan staf
direktorat Poltekkes Kemenkes Palembang dan komponen pimpinan jurusan.
Pengembangan sarana prasarana website untuk pendaftaran secara online dengan
menambah bandwich kapasitas server poltekkes kemenkes palembang
Pelaksanaan sipenmaru diknakes tahun akademik 2016/2017 melalui penerimaan
mahasiswa melalui penelusuran minat dan prestasi (PMDP) : seleksi melalui proses
pendaftaran on line dan verifikasi, perangkingan peserta pendaftar, pengumuman
kelulusan seleksi PMDP, uji kesehatan dan wawancara dan penerimaan mahasiswa
melalui ujian tulis melaluipendaftaran secara online, seleksi tahap 1 sesuai dengan
persyaratan bila lulus tahap 1 calon peserta dapat mencetak nomor test, seleksi
tahap II (uji tulis), tahap III verifikasi berkas dan uji kesehatan.
Seleksi lintas propinsi dimana poltekkes kemenkes palembang hanya selaku tempat
pendafrtaran, tempat uji tulis dan juga tempat pemeriksaan kesehatan bagi
peserta, untuk penentu kelulusan adalah tempat tujuan dimana calon mahasiswa
memilih poltekkes yang dituju, berkas calon mahasiswa hasil uji tulis berupa
lembar jawaban dan juga hasil uji kesehatan dikirim via email dan berkas asli
dikirim via pos pada hari itu juga.
Meningkatkan mutu pendidikan : para dosen yang mengajar di Poltekkes
Kemenkes Palembang telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh dikti yaitu
dosen harus berpendidikan minimal Strata 2, Poltekkes kemenkes palemnbang
telah memiliki 2 orang berpendidikan doktor dan 6 orang sedang dalam tugas
pertimbangan dalam kegiatan sipenmaru.
Masih tingginya keinginan masyarakat dalam hal ini peserta untuk menjadi
mahasiswa Poltekkes. Kerja sama yang baik dari komponen direktorat dan jurusan
dalam melaksanakan dan mendukung kegiatan sipenmaru. Dikembangkannya
mekanisme penerimaan mahasiswa baru pada proses pendaftaran dan
pengumuman kelululsan mellui media website www.poltekkespalembang.ac.id
sehingga memudahkan panitia dan peserta dalam melaksanakan proses
sipenmaru. Penggunaaan alat scanning baru dengan kecepatan yang memadai
telah membantu proses koreksi ujian tulis secara efektif.
b. Beasiswa GAKIN dan DTPK
Beasiswa GAKIN calon peserta dan orang tua mengajukan permohonan beasiswa
gakin dan DTPK disertai dengan persyaratan yang telah ditetapkan ke Ka. Prodi.
Prodi menelaah dan meneruskan usulan permohonan beasiswa gakin dan DTPK ke
jurusan. Jurusan memverifikasi data dan berkas persyaratan calon beasiswa gakin
dan DTPK. Jurusan mengusulkan nama-nama calon peserta beasiswa gakin dan
DTPK ke direktur. Tim seleksi beasiswa gakin dan DTPK tingkat direktorat
memverifikasi berkas (bila perlu melakukan survei lapangan ke calon peserta
beasiswa. Direktur menetapkan dan menerbitkan SK peserta beasiswa gakin dan
DTPK Poltekkes Kemenkes Palembang tahun 2016
c. Kegiatan Pengenalan Program Studi Mahasiswa (PPSM)
65
hipnoterapi. Pelaksanaan PPSM mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palembang
Tahun Akademik 2016/2017 dilaksanakan 7 (tujuh) hari, dari tanggal 12 sampai
dengan 19 Agustus 2016. Jumlah calon ahasiswa baru 704 dan mahasiswa lama 14
orang total mahasiswa 718 orang. Pada hari ke- 4 sampai dengan 6 dilaksanakan
di prodi masing-masing.
b. Program Pembimbingan Akademik (PA) oleh dosen Poltekkes Kemenkes Palembang
Kegiatan bimbingan akademik dilaksanakan pada jurusan / progam studi
masing-masing yang ada dilingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang. Program
Pembimbingan mahasiswa oleh dosen pada Potekkes Kemenkes Palembang
dilaksanakan berdasarkan surat keputusan direktur dengan rasio bimbingan
maksimal (1: 15). Dosen melakukan proses bimbingan, mengikuti Petunjuk
pelaksanaan bimbingan akademik terdapat dalam buku panduan akademik
Poltekkes Kemenkes Palembang tahun 2016. Program Bimbingan Akademik pada
Poltekkes Kemenkes Palembang bertujuan untuk memberikan kesempatan pada
mahasiswa untuk melaksanakan proses pendidikan melalui pendampingan oleh
Pembimbing Akademik. Efektifitas Bimbingan Akademik yang dilaksanakan oleh
dosen Poltekkes Palembang mampu mencegah potensi atau berkembangnya
masalah yang dihadapi mahasiswa sehingga dapat membantu mahasiswa
menyelesaikan program pendidikan tepat waktu. Bimbingan akademik yang
dilakukan dosen PA minimal sebanyak 4 x / semester.
c. Bimbingan Konseling (BK)
Bimbingan konseling merupakan upaya yang dilakukan oleh prodi untuk
mengantisipasi permasalahan yang tergolong berat dari mahasiswa yang
menyangkut masalah akademik dan non akademik mereka. Oleh sebab itu ketua
prodi menunjuk salah satu PA yang mempunyai latar belakang pendidikan
psikologi atau bimbingan konseling untuk menjadi petugas BK. Untuk
memudahkan proses pelayanan BK tersebut masing-masing prodi telah
Monitoring dan Evaluasi Proses Belajar Mengajar pada Poltekkes Kemenkes
Palembang dilaksanakan melalui program evaluasi perkuliahan dan evalusi
pelaksanaan proses belajar mengajar. Melalui kegiatan evaluasi ini dapat
diperoleh informasi mengenai mahasiswa-mahasiswa yang memerlukan
pendampingan, serta perbaikan dalam pelaksanaan Proses Belajar Mengajar.
Monitoring evaluasi pembelajaran dilakukan oleh bagian bidang akademik (ADAK).
FAKTOR PENGHAMBAT
Jurusan di Poltekkes Kemenkes Palembang, yang mencapai lulusan tepat waktu
yaitu D III Keperawatan Lubuk Linggau, Farmasi dan Analis Kesehatan, sedangkan
Jurusan yang terendah pencapaian lulusan tepat waktu yaitu : Keperawatan Gigi,
D III Kebidanan dan D III Keperawatan Baturaja.
Faktor ketidak tercapainnya target tersebut disebabkan antara lain:
1. Sebagian peserta mengalami kesulitan melakukan mekanisme pendaftaran
secara online. Masih ditemukan usaha kecurangan yang dilakukan peserta tes
sipenmaru misalnya masih ditemukannya penggunaanhandphone, kerja sama
antar peserta. Terdapat mahasiswa yang dinyatakan lulus utama dan cadangan
mengundurkan diri sehingga proses seleksi uji kesehatan dan pendaftaran ulang
mahasiswa baru mengalami keterlambatan . Jumlah mahasiswa lulus utama dan
acadangan yang melaksanakan uji kesehatan dan daftra ulang belum memenuhi
quota / alokasi mahasiswa yang diterima sehingga panitia,mememangguil
peserta dengan rangking secara urut di bawah lulus cadangan sebagai lulus
cadangan tambahan cadangan.
67
lain dan ada yang diterima bekerja.
3. Banyak mahasiswa yang Stop Out berjumlah 17 orang. Rincian mahasiswa
yang Stop out yaitu : prodi D III Keperawatan Batu Raja 1 orang, prodi D III
Keperawatan Lubuk Linggau 8 orang, prodi D III kebidanan 5 orang, prodi D III
Keperawatan gigi 2 orang, prodi D III farmasi 1 orang, prodi DIII Analis
Kesehatan 1 orang. Mahasiswa Stop Out disebabkan oleh kondisi ekonomi
menyebabkan mahasiswa tidak dapat memenuhi biaya pendidikan, sehingga
mereka mengajukan permohonan SO.
2. Jumlah Lulusan dengan IPK ≥ 3,00
Jumlah Lulusan dengan IPK ≥ 3,00 adalah lulusan yang mendapatkan IPK
≥ 3,00 dalam waktu 1 tahun. Adapun data – datanya dapat dilihat pada tabel
dibawah ini:
TABEL 3.4
DISTRIBUSI JUMLAH LULUSAN DENGAN IPK ≥ 3,00 DI POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG TAHUN 2016
No
90 89 98,88 98,88 98,88 98,88
D4 Kep - - -
-2. Gizi 44 39 88,63 3,2 3,63 2,79 3. Kebidanan 78 73 93,58 3,33 3,63 2,54 DIV Kebidanan - - - -4. Farmasi 71 70 98,59 3,31 3,68 2,92 5. Analis
Kesehatan
50 50 100 3,37 3,76 3,01 6. Kep.Gigi 50 38 76 3,08 3,38 2,75
Total 527 496 93,24 3,31
2016 yang terdiri dari 6 jurusan dan 4 program studi lulus dengan Indeks
Prestasi Kumulatif ≥ 3,00 Sebanyak 527 dari 496 lulusan (93,24%).
FAKTOR PENDUKUNG
Hasil yang telah melampaui target ini didukung dan difasilitasi oleh beberapa
aktivitas penyelenggaraan institusi sebagai :
a. Pengembangan Tenaga Pendidik Dan Kependidikan
Pada tahun 2014 Politekkes Kemenkes Palembang telah mengembangkan
kualitas Sumber Daya Manusia yang meliputi pengembangan tenaga Dosen dan
Karyawan melalui kegiatan pendidikan lanjut (tugas belajar dan izin belajar)
serta peningkatan kemampuan dosen melalui kegiatan Pelatihan/ Workshop
Eksternal dan Internal, Serta pengembangan jumlah dosen tersertifikasi.
Meningkatnya Persentasi IPK ≥ 3,00 didukung oleh profesionalisasi dosen
Poltekkes Kemenkes Palembang yang pada tahun 2016 ini bertambahnya
dosen yang tersertifikasi 117, namun yang aktif pada tahun 2016 ini yaitu 107
orang. Hal ini disebabkan 10 orang dosen yang telah tersertifikasi tersebut
tidak anktif lagi menjadi dosen berdasarkan data dari ADUM per Desember
2016. Dari 10 (sepuluh) orang tersebut : 2 orang pensiun di tahun 2016, 5 orang
dosen pensiun di tahun 2016 dan 3 orang mengikuti tugas belajar.
Upaya Pengembangan dosen melalui pendidikan lanjut dan pelatihan yang
telah dilakukan oleh Poltekkes Kemenkes Palembang. Upaya pendidikan lanjut
dan pelatihan dilakukan untuk meningkatkan kompetensi dosen dan tenaga
pendidik sehingga semakin baik dalam menyelenggarakan proses PBM. Berikut
69
DISTRIBUSI PENGEMBANGAN TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN MELALUI TUGAS BELAJAR TAHUN 2016 No Jenjang L/P Jenis Pendidikan Jumlah
1. S1 P Farmasi dan Apoteker 2
2. S2 P
Sumber : Kepegawaian, Adum 2016
TABEL 3.10
DISTRIBUSI PENGEMBANGAN TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN MELALUI IZIN BELAJAR TAHUN 2016 No Jenjang L/P Jenis Pendidikan Jumlah
1.
Sumber : Kepegawaian, Adum 2016
TABEL 3.6
DISTRIBUSI PENGEMBANGAN TENAGA PENDIDIKDAN KEPENDIDIKAN MELALUI PELATIHAN WORKSHOP TAHUN 2016
PENGEMBANGAN SDM MELALUI PELATIHANWORKSHOP
EKSTERNAL
1. Pelatihan/Workshop Dosen Fungsional 14
2. Pelatihan/Workshop Administrasi 19
JUMLAH 23