Perencanaan kinerja merupakan proses perjanjian kegiatan tahunan dan indikator kinerja berdasarkan program, kebijakan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rencana stratejik. Hasil dari proses ini berupa rencana kinerja tahunan yang harus segera disusun satu bulan setelah dokumen pelaksanaan anggaran kerja disahkan, perjanjian kinerja harus segera disusun berdasarkan rencana kinerja. Sedangkan perjanjian kinerja adalah lembar/dokumen yang berisikan penugasan dari Walikota kepada Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk melaksanakan program/kegiatan yang disertai dengan indikator kinerja.
Tujuan ditetapkannya perjanjian kinerja sebagai wujud nyata komitmen antara penerima dan pemberi amanah untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparasi dan kinerja aparatur. Perjanjian kinerja juga sebagai dasar penilaian keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi dan sebagai dasar pemberian penghargaan dan sanksi. Pencapaian tujuan dan sasaran organisasi diukur melalui indikator kinerja. Capaian indikator kinerja dapat tercermin dari outcome program dan juga secara tidak langsung dari output kegiatan.
BAB II
Tahun 2015 merupakan sasaran dan target kinerja yang sepenuhnya mengacu pada Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor 5 Tahun 2014 tentang RPJMD Tahun 2013-2018, dokumen rencana kinerja tahunan 2015, Peraturan Walikota Palembang Nomor 19 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Palembang Nomor 29 Tahun 2014 tentang RKPD Tahun Anggaran 2015. Target kinerja tersebut merepresentasikan nilai kualitatif yang harus dicapai selama Tahun 2015. Target kinerja pada tingkat sasaran strategis akan dijadikan tolok ukur dalam mengukur keberhasilan organisasi didalam upaya pencapaian visi, misi dan akan menjadi komitmen bagi Pemerintah Kota Palembang untuk mencapainya dalam Tahun 2015.
Perjanjian kinerja Tahun 2015 disusun berdasarkan pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Adapun Perjanjian Kinerja Pemerintah Kota Palembang Tahun 2015 sebagai berikut:
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015
VISI:
“PALEMBANG EMAS 2018”
N
o Misi No StrategisSasaran Indikator Kinerja Target
1 2 3 4 5 6
I. Menciptakan tata kelola
pemerintahan yang amanah dan berwibawa serta peningkatan pelayanan masyarakat
1. Terwujudnya kemandirian keuangan daerah
- Rasio realisasi PAD terhadap potensi PAD
100%
- Rasio PAD terhadap
realisasi pendapatan
o Misi o Strategis Indikator Kinerja Target
1 2 3 4 5 6
2. Pemerintahan yang efektif, bersih dan bebas KKN
- Indeks Persepsi
Korupsi (IPK) 5,2%
- Skor evaluasi SAKIP
Kota Palembang Kategori B - Opini Laporan
Keuangan Pemkot
Palembang WTP
II. Menciptakan Kota Palembang lebih aman untuk berinvestasi dan mandiri dalam pembangunan
3. Meningkatnya laju pertumbuhan ekonomi daerah
- Laju pertumbuhan
ekonomi 8,76%
4. Meningkatnya nilai investasi
- Jumlah investor berskala nasional
(PMDN/PMA) 32 perusahaan
- Jumlah nilai investasi berskala nasional (PMDN/PMA)
- Kontribusi sektor PDRB terhadap
PDRB 16%
6. Penurunan angka
pengangguran - Tingkatpengangguran
terbuka 9,5%
- Angka partisipasi angkatan kerja (Per koperasi, usaha kecil, dan menengah
- Persentase koperasi
aktif 75,33%
- Persentase usaha
mikro dan kecil aktif 89%
- Rasio UMK yang
- Ketersediaan pangan utama
9. Meningkatnya hasil produksi perikanan
- Produksi perikanan
12.130 ton
10. Meningkatnya kepatuhan
terhadap perda tata ruang kota yang telah ditetapkan
(RTRW, RDTR)
- % kesesuaian pemanfaatan ruang dengan RTRW
lingkungan hidup permukiman
- Persentase cakupan Pengelolaan Air
- Pengurangan titik
genangan. 62 Titik
13. Meningkatnya aksesibilitas lalu lintas masyarakat
- Waktu tempuh per 100 kilometer.
5,4 Jam
14. Tersedianya angkutan publik yang layak dan terjangkau.
- Cakupan pelayanan angkutan umum terhadap jaringan jalan kota yang tersedia.
84%
V. Meningkatkan Pembangunan Kota Palembang yang elok, mutu pendidikan masyarakat.
- Penduduk yang berusia >15 tahun melek huruf (tidak buta aksara).
85%
- Angka Partisipasi
Murni (APM)
SD/MI/Paket A.
99,54%
- Angka Partisipasi
Murni (APM)
SMP/MTs/Paket B.
o Misi o Strategis Indikator Kinerja Target
1 2 3 4 5 6
- Angka Partisipasi
Murni (APM)
SMA/SMK/MA/Paket C
95,05%
- Angka Putus Sekolah
(APS) SD/MI 0,40%
- Angka Putus Sekolah
(APS) SMP/MTs 0,15%
- Angka Putus Sekolah
(APS) SMA/SMK/MA 0,16%
- Angka Kelulusan
(AL) SD/MI 99,93%
- Angka Kelulusan
(AL) SMP/MTs 99,93%
- Angka Kelulusan
(AL) SMA/SMK/MA 99,92%
- Angka Melanjutkan (AM) dari SD/MI ke SMP/MTs
95,15%
- Angka Melanjutkan (AM) dari SMP/MTs
ke SMA/SMK/MA 100%
- Rata-rata lama
sekolah 13,5 Tahun
16. Meningkatnya mutu kesehatan masyarakat
- Angka/jumlah balita dgn gizi buruk (prevalensi gizi buruk).
0,9%
- Angka/jumlah
kematian bayi 23/1000 KH - Angka/jumlah
kematian ibu
102/100.000 KH 17. Meningkatnya
kunjungan wisatawan
domestik dan mancanegara
- Rata-rata lama
kunjungan wisatawan 2 Hari - Jumlah wisatawan
perjanjian kinerja maka disusun rencana dan target anggaran pendapatan maupun belanja yang tertuang didalam APBD Tahun 2015 sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2015 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2015, sebagai berikut:
a. Pendapatan Daerah
- Semula Rp. 3.015.715.848.259,00
(tiga triliun lima belas milyar tujuh ratus lima belas juta delapan ratus empat puluh delapan ribu dua ratus lima puluh sembilan rupiah). - Setelah Perubahan Rp. 2.859.503.907.463,85
(dua triliun delapan ratus lima puluh sembilan milyar lima ratus tiga juta sembilan ratus tujuh ribu empat ratus enam puluh tiga rupiah delapan puluh lima sen).
b. Belanja Daerah
- Semula Rp. 3.182.261.077.992,70
(tiga triliun seratus delapan puluh dua milyar dua ratus enam puluh satu juta tujuh puluh tujuh ribu sembilan ratus sembilan puluh dua rupiah tujuh puluh sen).
- Setelah Perubahan Rp. 3.136.935.520.278,17