i
USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
“MENDULANG RUPIAH MELALUI USAHA ES KRIM JAMUR TIRAM” (Pleurotus astreatus)
BIDANG KEGIATAN
PKM KEWIRAUSAHAAN ( PKMK )
Disusun Oleh :
Ita Rhoyani (H0811044/2011) Eftah Putri Hapsari (H0811031/2011) Fitrotunisa (H0812070/2012)
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
iii DAFTAR ISI
HALAMAN KULIT MUKA ... i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
DAFTAR ISI ... iii
DAFTAR TABEL ... iv
RINGKASAN ... v
BAB I. PENDAHULUAN ... 1
BAB II. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA ... 2
BAB III. METODE PELAKSANAAN ... 5
BAB IV. RANCANGAN BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ... 7
DAFTAR PUSTAKA ... 11 LAMPIRAN
iv
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Biaya Habis Pakai Produksi Ice Cream ... 7
Tabel 2. Biaya Transportasi ... 7
Tabel 3. Biaya Pelaporan ... 7
Tabel 4. Peralatan Penunjang Produksi ... 8
v
RINGKASAN
“Mix Magic” merupakan es krim sehat yang kaya akan serat. Jamur tiram merupakan sayuran yang sehat. Jamur tiram mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Manfaat yang dapat diperoleh oleh konsumen dengan mengonsumsi es krim jamur tiram ini yaitu membantu melancarkan pikiran, membuat kulit menjadi sehat, menghindari penyakit diabetes, dan lain-lainnya. Sayuran jamur tiram ini mudah diolaah menjadi es krim.
Produk “Mix Magic” ini memiliki prospek peluang bisnis yang sangat menggiurkan karena belum ada yang menjualnya. Didukung dengan daerah Surakarta yang beriklim tropis. Membuat bisnis ini tidak membutuhkan modal yang besar. Peluang bisnis es krim jamur tiram ini sangat bermanfaat untuk penjual dan para konsumen.
Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat merupakan sarana bagi mahasiswa untuk melaksanakan darma perguruan tinggi yang ketiga yaitu pengabdian pada masyarakat. Program yang kami usulkan kali ini berjudul “Mendulang Rupiah Melalui Usaha Es Krim Jamur Tiram (Peurotus astreatus)”. Bentuk dari program ini yang utama ada menciptakan sebuah inovasi
makanan es krim dengan menggunakan bahan baku jamur tiram melalui aspek agribisnis.
Produk “Mix Magic” ini dapat dikonsumsi oleh semua kalangan konsumen dan dapat dikonsumsi oleh konsumen yang memilki riwayat penyakit yang cukup serius. Es krim jamur tiram ini sangat bermanfaat untuk para konsumen kalangan anak-anak karena sebagian besar anak kecil tidak menyukai jamur tiram. “Mix Magic” ini dapat dikonsumsi dengan harga yang cukup murah sehingga dapat dikonsumsi oleh para pelajar.
vi BAB 1. PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Es krim merupakan salah satu minuman yang sering dijadikan sebagai desert, namun minuman ini dapat dinikmati kapan saja, terutama saat cuaca panas. Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki cuaca yang panas. Es krim menjadi salah satu minuman favorit di negara kita. Penikmat minuman ini berasal dari berbagai usia, baik anak- anak maupun orang dewasa. Pembuatan es krim secara tradisional tidak memerlukan mesin sehingga untuk mengawali usaha dibidang ini sangat mudah.
Banyak masyarakat yang membuka usaha pembuatan es krim dengan berbagai macam cita rasa produk maupun bahan dasar olahan. Jamur tiram putih (Pleurotus astreatus) dapat menjadi salah satu inovasi bahan dasar untuk diolah menjadi es krim. Jamur tiram putih memiliki berbagai kandungan sangat lengkap. Setiap 100ggram jamur tiram mengandung kalori (energi) 367kal, protein 10,5-30,4%, Karbohidrat 56,6%, Lemak 1,7-2,2%, Tianin 0,2 mg, Ribflavin 4,7-4,9 mg, Niasin 77,2mg, Co (kalsium) 314mg, K (kalium) 3,793 mg, P (posphor) 717 mg, Na (natrium) 837 mg, Fe (zat besi) 3,4-18,2 mg, Serat 7,5- 8,7% (Wendy Deciptra.2012.Manfaat dan Nilai Gizi Jamur Tiram diakses dari web http://jamurtiramindonesia.webnode.com/)
Dilihat dari kandungan gizi yang terdapat dalam jamur tiram maka bahan ini aman untuk dikonsumsi. Adanya serat yaitu lignoselusa yang baik untuk pencernaan. Jamur tiram juga dipercaya mempunyai khasiat obat untuk berbagai penyakit, seperti lever, diabetes, anemia, sebagai antiviral dan antikanker serta menurunkan kadar kolesterol. Untuk itu kami berencana untuk membuka usaha pembuatan es krim berbahan dasar jamur tiram putih yang merupakan salah satu inovasi produk olahan jamur tiram yang sarat akan gizi dan bernilai ekonomis tinggi serta praktis untuk dikonsumsi semua elemen masyarakat berbagai usia.
vii
2
B. PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan dari latar belakang yang dikemukakan sebelumnya, maka kami dapat merumuskan beberapa hal penting yang menjadi fokus pemikiran dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah bagaimana menciptakan produk inovasi baru olahan jamur tiram (Pleurotus astreatus) yang bernilai gizi tinggi dan bernilai ekonomis?
C. TUJUAN
Tujuan yang hendak dicapai dari pelaksanaan program ini adalah menciptakan produk inovasi baru olahan jamur tiram (Pleurotus astreatus) yang bernilai gizi tinggi dan bernilai ekonomis sehingga dapat membuka peluang usahabaru serta digamari oleh para konsumen.
D. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Luaran yang diharapkan dari program ini yaitu produk olahan jamur tiram (Pleurotus astreatus) yang memiliki nilai gizi dan bernilai ekonomis tinggi.
E. KEGUNAAN
Kegunaan melalui usaha es krim jamur tiram antara lain:
1. Dapat menambah pendapatan bagi mahasiswa pada khususnya dan masyarakat pada umumnya
2. Dapat meningkatkan nilai ekonomi dari jamur tiram (Pleuratus astreatus) 3. Dapat menjadi sumber makanan baru yang bercita rasa dan bernilai gizi
tinggi
4. Dapat menambah selera konsumen untuk mengkonsumsi jamur tiram yang dikemas dalam bentuk es krim.
BAB 2. GAMBARAN RENCANA USAHA A. Gambaran Umum Usaha
Kampus Universitas Sebelas Maret terletak di Kota Surakarta dengan jumlah civitas akademika mencapai puluhan ribu menyebabkan kampus ini ramai pada setiap harinya. Khususnya pada hari minggu terdapat Pasar Tiban
viii
3
yang berlokasi di Boulevard Kampus. Di lokasi kampus juga terdapat tempat-tempat berkumpulnya mahasiswa, area hotspot dan pusat kegiatan koperasi mahasiswa. Kondisi tersebut mendorong kami untuk membuat produk inovasi jamur tiram berupa es krim didukung dengan cuaca yang panas di lokasi tersebut.Selain di area kampus, di Kota Surakarta juga terdapat banyak taman tempat berkumpulnya masyarakat. Melihat berbagai kenyataan tersebut, secara otomatis menjadikan kampus UNS sebagai wilayah yang sangat strategis dan penuh potensi untuk mendirikan suatu unit usaha.
B. Gambaran Potensi Sumber Daya Produk
a. Jenis, Nama Produk dan Karakteristik Produk 1) Jenis : Produk olahan jamur tiram 2) Nama Produk : “MIX MAGIC”
3) Karakteristik : Es krim jamur tiram merupakan produk olahan dengan aneka rasa
b. Keunggulan Produk
1) Es krim jamur tiram dengan aneka rasa sebagai daya tarik konsumen.
2) Es krim jamur tiram “MIX MAGIC” merupakan makanan sekaligus minuman yang mempunyai kandungan protein tinggi, kaya vitamin dan mineral, serta rendah karbohidrat, lemak dan kalori.
3) Marketable, artinya produk es krim “MIX MAGIC” akan mampu
bersaing di pasar dan mampu memberikan keuntungan.
4) Es krim jamur tiram merupakan produk olahan yang inovatif dan kreatif yang belum ada di kalangan masyarakat.
C. Gambaran Pasar a. Profil Konsumen
1) Masyarakat Solo dan sekitarnya 2) Kalangan civitas akademia UNS 3) Seluruh kalangan masyarakat
ix b. Potensi dan Segmentasi Pasar
Usaha industri es krim MIX MAGIC ini dikelola secara serius dengan mengedepankan inovasi, serta pelayanan kepada konsumen. Citarasa yang khas dan pengemasan yang mo\dern dan unik menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen. Selain itu kebutuhan masyarakat akan alternatif pangan yang inovatif dan khas, menjadikan usaha ini sangat potensial untuk dikembangkan dan mendapatkan perhatian masyarakat. Segmen pasar yang dituju adalah koperasi di UNS dan toko-toko grosir dan pengecer di Surakarta dan sekitarnya. Dengan demikian usaha ini akan cepat berkembang pemasarannya dan lebih cepat dikenal masyarakat luas.
c. Pesaing dan Peluang Pasar
1) Pesaing : produk es krim lain yang sudah memasyaraka 2) Peluang Pasar: Es krim’MIX MAGIC’ yang sudah berbahan dasar
jamur tiram merupakan minuman yang dapat di konsumsi oleh semua kalangan. Produk inovasi ini juga dapat menjadi salah satu alternatif dalam mengkonsumsi jamur tiran yang berkhasiat obat untuk berbagai penyakit, seperti lever, diabetes, anemia, sebagai antiviral dan antikanker serta menurunkan kadar kolesterol. Dan di pasaran belum banyak produk sejenis yang beredar seningga peluang pasar produk es krim jamur tiram Mix Magicmasih terbuka lebar.
d. Media Promosi
Media promosi berupa brosur,plamfet dan internet (blog dan jejaring sosial). Sistem pembayaran yang digunakan yaitu tunai/cash.
e. Target Penjualan Satu Tahun
Jumlah produksi :100 cup/hari
Jumlah produksi satu tahun :360×100= 36000 cup
Harga satuan :Rp 3.000,00
x f. Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran yang akan digunakan diantaranya :
1) Mudah didapatkan dan harga produk terjangkau berbagai kalangan 2) Setiap cup dijual dengan harga Rp 3.000,00. Masa promosi selama
satu bulan, bila konsumen membeli 3 cup maka gratis cup
3) Pemasaran yang luas dan mudah didapatkan oleh semua lapisan masyarakat
4) Memiliki berbagai macam toping sehingga lebih menarik konsumen 5) Produk dipasarkan secara bertahap dengan bertahap dengan pedomn
3K (Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas)
BAB 3. METODE PELAKSANAAN
Metode yang akan dilakukan dalam kegiatan ini adalah melalui beberapa tahapan:
a. Persiapan Lokasi Produksi yang akan dilaksanakan di Jalan Porong Pucangsawit RT03 RW03 Jebres Surakarta
b. Persiapan peralatan, antara lain perlrngkapan pengolahan dan pengemasan c. Persiapan bahan baku, antara lain: gula, garam, susu sapi, telur, vanili,
jamur tiram, essence aneke rasa.
d. Proses produksi yang meliputi pengolahan bahan baku hingga menjadi produk jadi yang siap dipasarkan. Cara kerja:
1) Memotong tangkai jamur tiram kemudian mencuci dan merebusnya hingga layu lalu memblender jamur tiram hingga benar- benar halus 2) Mencampur essence secukupnya
3) Mengocok telur, gula dan vanili menggunakan mixer hingga rata
4) Memanaskan susu sapi murni dengan api sedang hingga mendidih, lalu api dikecilkan dan mengambil kepala susunya saja
5) Memasukan semua adonan yang telah dibuat kedalam panci dan dimasak dengan api sedang sambil terus mengaduknya hingga mengental, mengangkat lalu mendiamkannya hingga dingin
xi
6) Memasukan adonan pada tabung alumunium (boss). Untuk peroses pembekuan menggunakan cara tradisional yaitu memasukan tabung dalam grobak yang berisi sterofoam, karung plastik dan es batu yang sudah dicampur dengan garam grosok
7) Mengaduk adonan di dalam boss secara berkala supaya tidak terjadi pengkristalan es
8) Mengambil es krim menggunakan sendok es lalu memasukannya ke dalam cone lalu menambahkan hiasan gula- gula di atasnya. Produk siap di pasarkan.
e. Pemasaran produk. Pemasaran es krim Mix Magic ini pada awalnya di area kampus UNS untuk mengenalkan produk kepada masyarakat. Setelah itu untuk meningkatkan kuantitas produksi, langkah yang ditempuh yaitu menjalin kerjasama dengan supermarket dan mall serta pedagang grosir sebagai konsentrasi pemusatan pemasaran produk selanjutnya.
f. Promosi dengan penyebaran poster serta promosi secara langsung kepada konsumen akan mempercepat pengenalan produk kepada masyarakat luas. g. Evaluasi dan monitoring, untuk mengetahui perkembangan usaha maka
evaluasi dan monitoring dilaksanakan pada saat program telah berjalan selama beberapa waktu dan dilakukan secara rutin setiap satu pekan sekali. h. Penyusunan Laporan, dilakukan sebagai bentuk pertanggung jawaban atas
pelaksanaan program kewirausahaan ini, yang didasarkan pada keberjalanan program sejak awal dan dilakukan pada akhir program.
xii BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 4.1 Analisis Keuangan
1. Rancangan Biaya a. Biaya Habis Pakai
No Jenis Bahan Kuantitas Harga Satuan (Rp) Jumlah (Rp)
1 Jamur tiram 20 kg 15.000 300.000
2 Susu cair 48 liter 10.000 480.000
3 Telur 32 butir 1.000 32.000 4 Gula 60kg 12.000 72.000 5 Vanili 40 bungkus 500 20.000 6 Gula- gula 4kg 25.000 100.000 7 Garam halus 8 kg 500 4.000 8 Cone 15 paket 30.000 450.000 9 Garam grosok 24 kg 5.000 120.000
10 Es batu balok 32 balok 7.000 224.000
11 Essence 20 botol 5.000 100.000
JUMLAH 1.902.000
b. Transportasi
NO Uraian Kuantitas Harga
satuan (Rp) Jumlah (Rp)
1 Survai Tempat 4 orang 200.000 800.000
2 Akomodasi Pelaksanaan 4 orang 250.000 1.000.000
JUMLAH 1.800.000
c. Biaya Pelaporan
No Uraian Kuantitas Harga
satuan (Rp) Jumlah (Rp) 1 Pembuatan proposal 7 30.000 210.000 2 Pencetakan brosur promosi 100 7.000 700.000 3 Pencetakan pamflet 30 10.000 300.000 4 Dokumentasi - 173.000 173.000 5 Penyusunan dan penggandaan laporan 7 30.000 210.000 6 CD 5 5.000 25.000
7 Biaya internet 10jam/ orang 3.000 150.000
JUMLAH 1.768.000
xiii d. Peralatan Penunjang
NO Jenis Peralatan Kuantitas Harha Satuan
(Rp) Jumlah (Rp) 1 Blender 1 200.000 200.000 2 Alat pembeku 1 700.000 700.000 3 Kompor gas 1 300.000 300.000 4 Tabung gas 3kg 1 120.000 120.000 5 Panci 3 100.000 300.000 6 Irus 2 10.000 20.000 7 Baskom 5 15.000 75.000 8 Mixer 1 450.000 450.000 9 Grobak dorong 1 2.000.000 2.000.000 10 Payung 1 50.000 50.000 11 Toples 1 8.000 8.000 12 Pengeruk Es krim 2 12.500 25.000 13 Pisau 5 10.000 50.000 14 Telenan 3 7.000 21.000 15 Timbangan 1 130.000 130.000 16 Peniris alumunium 1 35.000 35.000 17 Sendok 5 2.000 10.000 18 Nampan 1 36.000 36.000 JUMLAH 4.530.000 e. Total Biaya
No Uraian Pengeluaran Jumlah (Rp)
1 Bahan Habis Pakai 1.902.000
2 Peralatan Penunjang 4.530.000
3 Transportasi 1.800.000
4 Lain-lain 1.768.000
JUMLAH 10.000.000
xiv
2. Analisis Biaya (Rencana produksi selama 1 tahun) a. Biaya Tetap
No Uraian Biaya Rp/ Tahun
1 Biaya Promosi 250.000
2 Biaya Ijin Usaha 450.000
3 Biaya Penyusutan Alat 1.196.000
4 Biaya Pajak 3% × 4.530.000 (harga awal alat) 135.900
JUMLAH 2.031.900
b. Biaya Tidak Tetap
1) Biaya utama dan bahan baku = Rp 1.902.000,00
2) Biaya gas 2 tabung 3kg/bulan @20.000 = Rp 40.000,00 3) Biaya tenaga kerja = Rp 600.000/ bulan
Biaya variabel = Biaya utama dan bahan baku + Biaya gas + Biaya TK
= (1.902.000 ×2minggu) + 40.000 + 600.000 = Rp 4.444.000,00/ buan
= Rp 53.328.000/ tahun Biaya produksi = Biaya tetap + Biaya variabel = 2.131.900 + 53.328.000 = Rp 55.359.900/ tahun
Biaya penjualan = Jumlah produk/hari ×360×Harga produk per satuan
= 100 × 360 × Rp 3000,00 = Rp 108.000.000,00 /tahun Laba usaha = Biaya penjualan- Biaya produksi = 108.000.000 – 55.359.900 = Rp 52.640.100,00 /tahun
Jadi laba per bulan adalah Rp52.640.100,00 : 12 = Rp 4.386.675,00 9
xv
Pay Back Period =Modal awal: Keuntungan per tahun =10.000.000 : 52.640.100
= 0,19
Artinya dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan tahun pertama, usaha ini telah kembali modal.
4.2 Jadwal Kegiatan URAIAN Pekan ke: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Survei Pasar Pengadaan Peralatan Pengadaan Bahan Baku Produksi Pemasaran Evaluasi Penyusunan Laporan 10
xvi
DAFTAR PUSTAKA
Sumarmi. 2006. Botani dan tinjauan gizi jamur tiram putih. Jurnal Inovasi Pertanian4(2):124-130
Wendy Deciptra.2012.Manfaat dan Nilai Gizi Jamur Tiram diakses dari web http://jamurtiramindonesia.webnode.com/