PRODUKSI, KONSUMSI, DISTRIBUSI

45 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Peta Konsep

Peta Konsep

Kebutuhan Manusia

Kebutuhan Manusia

Ke

Kegia

giata

tan

n Ek

Ekono

onomi

mi

P

(2)

Produksi

Produksi

Definisi nya:

Definisi nya:

Kegiatan ekonomi yang sifatnya menghasilkan barang

Kegiatan ekonomi yang sifatnya menghasilkan barang

ataupun jasa.

ataupun jasa.

T

Tujua

ujuan nya:

n nya:

Menghasilkan barang dan jasa

Menghasilkan barang dan jasa

Menambah nilai atau kegunaan barang dan jasa

Menambah nilai atau kegunaan barang dan jasa

Memenuhi kebutuhan sendiri dan orang lain

Memenuhi kebutuhan sendiri dan orang lain

(3)

Produksi

Produksi

Definisi nya:

Definisi nya:

Kegiatan ekonomi yang sifatnya menghasilkan barang

Kegiatan ekonomi yang sifatnya menghasilkan barang

ataupun jasa.

ataupun jasa.

T

Tujua

ujuan nya:

n nya:

Menghasilkan barang dan jasa

Menghasilkan barang dan jasa

Menambah nilai atau kegunaan barang dan jasa

Menambah nilai atau kegunaan barang dan jasa

Memenuhi kebutuhan sendiri dan orang lain

Memenuhi kebutuhan sendiri dan orang lain

(4)

Produksi

Produksi

Macam-macam produksi:

Macam-macam produksi:

Produ

Produksi

ksi Langsung

Langsung

Definisinya:Menghasilkan sesuatu dengan cara langsung

Definisinya:Menghasilkan sesuatu dengan cara langsung

mengambil dari sumber alam tanpa menggunakan alat.

mengambil dari sumber alam tanpa menggunakan alat.

Contohnya: Orang yang mengambil kayu bakar di hutan.

Contohnya: Orang yang mengambil kayu bakar di hutan.

Produksi tidak Langsung:

Produksi tidak Langsung:

 Definisinya:Menghasilkan sesuatu dengan menggunakan alatDefinisinya:Menghasilkan sesuatu dengan menggunakan alat

tertentu. tertentu.

(5)

Bidang-Bidang Produksi

Bidang-Bidang Produksi

1.

1. Produksi Ekstraktif Produksi Ekstraktif  kegiatan kegiatan produksi produksi yang yang mengambil kekaymengambil kekayaanaan alam . Produksi ekstraktif ini menghasilkan

alam . Produksi ekstraktif ini menghasilkan kegunaan dasarkegunaan dasar

(elementary utility)

(elementary utility)

2.

2. Produksi AgrarisProduksi Agraris kegiatan produksi yang mengolah kesuburan tanah.kegiatan produksi yang mengolah kesuburan tanah. Produksi agraris menghasilkan

Produksi agraris menghasilkan kegunaan dasar (elementary utility)kegunaan dasar (elementary utility)

3.

3. Produksi Manufaktur (IndustriProduksi Manufaktur (Industri) kegiatan produksi yang merubah) kegiatan produksi yang merubah bahan

bahan baku baku menjadi menjadi bahan bahan bahan bahan jadi jadi yang yang siap siap dikonsumsi.dikonsumsi. Produk manufaktur (industri) menghasilkan

Produk manufaktur (industri) menghasilkan kegunaan bentuk (Formkegunaan bentuk (Form

utility)

utility)

4.

4. PerdaganganPerdagangan kegiatan produksi yang melakukan kegiatan jual belikegiatan produksi yang melakukan kegiatan jual beli Perdagangan menghasilkan

Perdagangan menghasilkan kegunaan milik (Posseskegunaan milik (Possession atau ownsion atau own

utility)

utility)

5.

5. Produksi jasaProduksi jasa menghasilkan pelayanan. Produksi jasa menghasilkanmenghasilkan pelayanan. Produksi jasa menghasilkan kegunaan layanan (Service utility)

(6)
(7)

Industri

Perus ahaan yg mempekerjakan

banyak karyawan yg trampil di

bidang mas ing 2 .

(8)

transportasi

Perusahaan yg

memberikan jasa

berupa angkutan umum

dll. Untuk sarana

(9)

Perkebunan dan Pertanian

(10)

Produksi

Produksi

Kegunaan Dasar (Elementary Utility)

Ekstarktif  Contohnya:Mengambil Batuan dari Sungai

 Agraris

Berternak Hewan yang DapatContohnya: menghasilkan Hewan Baru

Kegunaan Bentuk

(Form Utility)

Contohnya:

Membuat Bangku Dari kayu

Kegunaan Milik (Possession Utility) Contohnya: Kepemilikan Supermarket Kegunaan Layanan (Service Utility) Contohnya:

(11)

Faktor Produksi

Definisi nya:

Unsur-Unsur yang diperlukan dalam produksi untuk

menghasilkan produk.

Kelompok nya:

Sumber Alam

Kerja Manusia

Modal

Kewirausahaan

(12)

Faktor Produksi

Faktor produksi menurut sumber alam:

Faktor ini sangat penting karena faktor sumber alam-lah

 yang bisa menjalankan produksi.

 Jenisnya adalah : Hutan, air , tanah, tenaga alam

Contoh:

Ingin membuat batu bata harus ada tanah liat.

Faktor produksi menurut kerja manusia:

 Faktor ini sangat penting karena barang dapat jadi karena

(13)

FAKTOR PRODUKSI MANUSIA

Faktor produksi kerja manusia:

Faktor ini sangat penting karena

barang dan jasa dapat

dimanfaatkan karena faktor

produksi kerja manusia

(14)

Faktor Produksi manusia

Faktor Produksi menurut kerja manusia

Fisik(Jasmani)

Psikis(Pikiran)

Gabungan(fisik dan psikis)

Kelompok Kerja Manusia

Tenaga Ahli Terdidik (Skilled labour)

Tenaga Terlatih (Trained Labour)

Tenaga Kuli (Unskilled Labour)

(15)

Faktor Produksi

Faktor produksi modal:

 Artinya adalah harta benda

 yang dapat dipergunakan

dalam proses produksi untuk

menghasilkan barang dan

(16)

Faktor Produksi

Modal

Modal Intern Modal Yang Berasal dari perusahaan

Modal Ekstren Modal Yang Berasal dariluar perusahaan

Modal Perorangan

Modal yang Dimiliki Oleh Seseorang

Modal

Masyarakat Modal Yang DimilikiMasyarakat

Modal Tetap

Modal yang berupa alat  yang bisa digunakan

berkali-kali

Modal Lancar Modal yang berupa alat yang langsung rusak

Modal nyata Modal yang berbentukbarang atau uang

Modal tidak

(17)

Faktor Produksi Wirausaha

Faktor Produksi menurut Keahlian

 Wirausaha

Faktor Produksi menurut Keahlian

 Wirausaha sangatlah penting karena

keahlian-itulah yang menyebabkan

turun-naiknya ekonomi suatu

(18)

Wirausaha

Keahlian Wirausaha

Techical Skill

Seseorang yang mempunyai keahlian khusus dalam bidang teknik untuk memproduksi

barang

Managerial Skill

Seseorang yang memiliki kemampuan yang mengelola sumber daya alam dan berani

menanggung resiko.

Organizational Skill

Seseorang yang memiliki kemampuan

memilih,mengatur,dan menggerakan orang dalam organisasinya

(19)

Usaha Meningkatkan Produksi

Usaha Meningkatkan Produksi

Usaha Meningkatkan Produksi sangatlah penting

karena makin banyaknya kebutuhan manusia dan

berkembangnya kebutuhan hidupnya.

Contoh Usaha Meningkatkan Produksi:

Extensifikasi ; Memperluas atau memperbanyak faktor

produksi

Intensifikasi : Meningkatkan kemampuan faktor produksi

Diversifikasi : menganekaragamkan hasil produksi

(20)

Usaha Meningkatkan Produksi

Usaha Meningkatkan Produksi

Usaha Meningkatkan Produksi sangatlah penting

karena makin banyaknya kebutuhan manusia dan

berkembangnya kebutuhan hidupnya.

Contoh Usaha Meningkatkan Produksi:

Extensifikasi ; Memperluas atau memperbanyak faktor

produksi

Intensifikasi : Meningkatkan kemampuan faktor produksi

Diversifikasi : menganekaragamkan hasil produksi

(21)

Usaha meningkatkan produksi

Karena pertambahan jumlah penduduk dan semakin majunya ilmu pengetahuan, kebutuhan manusia semakin berkembang. Baik jumlah maupun jenisnya.

 Apabila tidak diimbangi dengan peningkatan atau perluasan produksi, maka akan terjadi kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan hidup.

Mau tidak mau, produksi harus diperluas agar jumlah dan mutu alat pemuas meningkat.

(22)

Cara-cara yang dilakukan para petani untuk meningkatkan hasil produksinya:

EKSTENSIFIKASI

: dengan cara memperluas

lahan pertaniannya, memilih bibit unggul, menambah pupuk, memperbaiki

pengairan dan cara bertaninya.

Intensifikasi

: dengan cara meningkatkan

kemampuan produksi (produktivitas),

dan faktor produksi yang telah ada.

(23)

Diversifikasi

Banyak produsen

melakukan

perluasan/peningkatan

produksi

menggunakan cara

diversifikasi dengan

 yaitu cara

penganekaragaman

hasil produksi

(24)

Lembaga Distribusi

 Adalah orang atau lembaga yang

menjadi perantara antara produsen

dan konsumen

(25)

Distribusi

Pengertian Distribusi :

Menyalurkan hasil produksi berupa barang dan jasa dari

produsen kekonsumen

Distribusi sering juga disebut

marketing atau

pemasaran.

(26)

Sistem Distribusi

Distribusi langsung

Hasil produksi disalurkan langsung oleh produsen

kekonsumen tanpa perantara

Distribusi semi langsung

Hasil produksi disalurkan oleh produsen melalui toko

milik produsen sendiri

Distribusi tidak langsung

Hasil produksi tidak disalurkan langsung oleh

produsen kepada konsemen tetapi melalui penyalur

(distributor)

(27)

1. Pedagang

Pedagang besar (Whole seller/Grosir)

Pedagang kecil

(Retailer/Pengecer)

2. Importir dan Eksportir Importir : Pedagang yang

membeli barang dari luar negeri untuk dijual didalam negeri

Eksportir : Pedagang yang

menjual barang keluar negeri

3.

b. Makelar : perantara dalam perdagangan yang membeli dan menjual barang bukan atas namanya sendiri. Jasa untuk makelar disebut Provisi atau kurtasi

c. Komisioner : Perantara dalam

perdagangan yang mengatasnamakan Dirinya sendiri. Jasa yang akan didapat oleh komisioner disebut komisi

Perantara khusus

a. Agen :Perantara perdagangan yang bertindak melakukan perjanjian tentang pembelian atau penjualan barang tanpa memiliki barang

(28)

Proses Penyaluran Barang dari

Produsen ke Konsumen

Pabrik / Produsen Pedagang / Distributor Pembeli / Konsumen

(29)
(30)

KONSUMSI

 Adalah kegiatan ekonomi yang

melakukan kegiatan

menghabiskan atau

mengurangi nilai barang dan

 jasa

(31)

Apa Itu Pembeli ?

Pembeli /Konsumen adalah

:

 Seseorang yang

mengeluarkan uang/alat tukar untuk ditukar

dengan barang/kebutuhan  yang diinginkan untuk

mencapai kepuasan dan kelayakan dalam

(32)

Cara Pembeli untuk Mengikuti

Prinsip Ekonomi

Negosiasi / Tawar Menawar

:

 Proses dimana penjual / pedagang dan pembeli

mempertimbangkan harga dari sebuah benda untuk menghasilkan harga yang cocok.

Memilih dengan cermat

harga, manfaat, dan

(33)

Apa itu Barang Konsumsi ?

Barang Konsumsi adalah :

 Sesuatu yang digunakan / dipakai / dimanfaatkan  yang berupa barang atau  jasa untuk memenuhi

(34)

Tujuan Konsumsi

Memenuhi kebutuhan

manusia sehingga dicapai

kepuasan dan kelayakan

hidup.

(35)

Faktor

 –

Faktor yang

Mempengaruhi Konsumsi

Materi dan Kekayaan

Kesukaan atau Selera

Cuaca atau Iklim

(36)

Mengapa Materi

Mempengaruhi Konsumsi?

Karena tingkat kekayaan

seseorang berbeda

beda.

Sehingga apabila masyarakat

 yang kaya mengkonsumsi

barang/jasa yang cenderung

mahal dan

elite

. Lain halnya

dengan masyarakat yang

menengah yang cenderung

mengkonsumsi barang/jasa

 yang terjangkau dengan

kemampuan materinya.

(37)

Mengapa Selera

Mempengaruhi Konsumsi?

Karena selera manusia dengan yang lainnya berbeda.

Contoh

:

 Vicky suka Mie Goreng. Tetapi, Pandu malah suka Mie

(38)

Mengapa Cuaca

Mempengaruhi Konsumsi?

Karena apabila ada 2 orang yang tinggal di tempat yang

berbeda.

 Contoh :

 Ilyasa tinggal di Indonesia yang pada saat itu sedang musim

panas/kemarau. Sedangkan

Lutfi tinggal di Inggris yang saat itu sedang musim dingin.

Pasti Ilyasa lebih membutuhkan minuman yang dingin seperti es teh manis.

Tetapi, lutfi tidak mungkin minum minuman dingin. Pasti dia lebih suka minuman yang hangat seperti coklat panas karena pada saat itu cuaca di Inggris sedang dingin.

(39)

Mengapa Pendidikan

Mempengaruhi Konsumsi?

Karena orang yang tingkat pendidikannya lebih tinggi,

cenderung banyak tahu tentang apa saja yang harus digunakan

untuk mencapai hasil yang maksimal seperti mengerjakan

tugas dengan komputer,

browsing

internet. Tapi apabila

tingkat pendidikannya rendah, mereka cenderung tidak

banyak tahu tentang banyak hal yang menyebabkan segala

sesuatunya tidak dapat dikerjakan secara maksimal.

(40)

Sifat

 –

Sifat Konsumsi

Sifat Konsumsi dibagi menjadi 2 :

Konsumsi bersifat VERTIKAL

(41)

Konsumsi bersifat VERTIKAL

Konsumsi bersifat Vertikal

adalah :

 Cara mengkonsumsi yang

dilakukan/digunakan oleh seseorang secara tidak

seimbang  Contoh :  Safiera lebih mementingkan kebutuhan makannya daripada kebutuhan  yang lainnya.

(42)

Konsumsi bersifat HORIZONTAL

Konsumsi bersifat

Horizontal adalah :

 Cara mengkonsumsi yang

dilakukan secara

seimbang. Jadi, tidak ada  yang ditonjolkan dan tidak

ada yang dikurangi dan kebutuhan secara

HORIZONTAL ini, umumnya cara

mengkonsumsi yang biasa dilakukan oleh banyak orang dan dapat juga dikatakan rasional ( masuk akal ).

(43)

Apa itu Perilaku Konsumtif ?

Perilaku Konsumtif adalah :

 Perilaku seseorang yang

hobby mengkonsusi secara berlebihan dan selalu

berusaha mengikuti gaya tren yang selalu

berubah ubah dan memungkinkan orang tersebut menuntut agar kemauannya harus

dituruti.

Tujuan orang yang

berperilaku seperti itu biasanya tidak suka dianggap kuper, cupu / culun, tidak gaul, dsb.

(44)

PERILAKU KONSUMTIF

Positif

Menambah lapangan kerja

Meningkatkan motivasi

konsumen untuk menambah

 jumlah penghasilan

Menciptakan pasar bagi

produsen

Negatif 

Hidup boros dan dapat

menimbulkan kecemburuan

sosial

Mengurangi kesempatan

menabung

Berprilaku konsumtif dan

cendrung tidak memikirkan

kebutuhan yang akan datang

(45)

Rumus Konsumsi

 Y = Income (Pendapatan)

Y = S + C

S = Saving (tabungan)

S = Y - C

C = consume (pengeluaran)

C = Y

S

Contoh soal :

Sebagai seorang karyawati Larasati setiap bulan berpenghasilan

Rp 3.500.000. Untuk membiayai kebutuhannya setiap bulan ia

harus megeluarkan biaya Rp 2.750.000 . Berapakah saving

 yang dapat dilakukan oleh larasati tiap bulan ?

 Jawab : S = Y

C

S = Rp 3.500.000

Rp 2.750.000 =

S = Rp

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :