• Tidak ada hasil yang ditemukan

Cara Menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Cara Menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan oleh satuan pendidikan.

KKM setiap mata pelajaran ditetapkan oleh masing-masing sekolah dengan

memperhatikan karakteristik peserta didik, karakteristik mata pelajaran, dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik.

Namun demikian, seyogyanya KKM tidak lebih rendah dibandingkan dengan batas kelulusan minimal pada ujian nasional.

RAMBU-RAMBU KKM

KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah

KKM dinyatakan dalam bentuk persentase berkisar antara 0 – 100

Kriteria ditetapkan untuk masing-masing indikator idealnya berkisar 75 % Sekolah dapat menetapkan KKM dibawah kriteria ideal

Dalam menentukan KKM dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik, kompleksitas indikator dan kemampuan sumber daya pendukung. KKM dapat dicantumkan dalam LHBS sesuai model yang dipilh sekolah.

LANGKAH-LANGKAH YANG MENGGUNAKAN KKM : 1. Menentukan KKM tiap indikator

2. Menentukan KKM tiap Kompetensi Dasar didapat dari rata-rata KKM Indikator 3. Menentukan KKM tiap Standar Kompetensi didapat dari rata-rata KKM Kompetensi Dasar

4. Menentukan KKM Mata Pelajaran didapat dari rata-rata KKM Standar Kompetensi KRITERIA PENETAPAN KKM :

• Kompleksitas indikator (Kesulitan & Kerumitan)

• Daya dukung (sarana/prasarana, kemampuan guru, lingkungan, dan biaya) • Intake siswa (masukan kemampuan siswa)

(2)

Kompetensi dasar dan Indikator Kriteria Ketuntasan Minimal

Kriteria Penetapan Ketuntasan KKM (%)

1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara

Mendeskripsikan

kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial

Menguraikan pengertian bangsa dan unsur

terbentuknya bangsa

Menganalisis pengertian negara dan unsur

terbentuknya Negara

MENAFSIRKAN KKM

1. Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan : 1. Kompleksitas :

Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang à KKM menjadi :

(3 + 3 + 2) x 100 = 88.89 % 9

(3)

1. Kompleksitas :

 Tinggi = 50-64

 Sedang = 65-80

 Rendah = 81-100 2. Daya dukung :

 Tinggi = 81-100

 Sedang = 65-80

 Rendah = 50-64 3. Intake :

 Tinggi = 81-100

 Sedang = 65-80

 Rendah = 50-64

Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake sedang à KKM adalah rata-rata setiap unsur dari kriteria yang kita tentukan.

Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatan dalam forum MGMP

C. Dengan memberikan pertimbangan professional judgment pada setiap kriteria untuk menetapkan nilai :

1. Kompleksitas:

Tinggi

Sedang

Rendah 2. Daya dukung :

Tinggi

Sedang

Rendah 3. Intake :

Tinggi

Sedang

Rendah Contoh :

(4)

ketuntasan maksimal 100 yaitu intake sedang. Jadi guru dapat mengurangi nilai menjadi antara 90 – 80.

TINGKAT KOMPLEKSITAS (Kesulitan & Kerumitan)

Setiap Indikator Pencapaian/Kompetensi Dasar yang harus dicapai oleh siswa. Tingkat Kompleksitas Tinggi, bila dlm pelaksanaannya menuntut :

• SDM

 memahami Kompetensi yang hrs dicapai Siswa

 kreatif dan inovatif dlm melaksanakan pembelajaran. • WAKTU

 cukup lama karena perlu pengulangan

• PENALARAN dan KECERMATAN siswa yang tinggi. KEMAMPUAN SUMBERDAYA PENDUKUNG:

yaitu tenaga, sarana dan prasarana pendidikan, Biaya, manajemen, Komite Sekolah, dan stakeholders sekolah.

INTAKE SISWA :

• hasil seleksi Penerimaan Siswa Baru (PSB), • Rapor kelas terakhir dari tahun sebelumnya, • test seleksi masuk atau psikotes.

Referensi

Dokumen terkait

Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang à maka dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi untuk mencapai

Jika indikator memiliki kriteria: kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake peserta didik sedang  maka terdapat dua komponen yang memungkinkan untuk menetapkan nilai KKM

Suatu indikator dikatakan memiliki tingkat kompleksitas tinggi, apabila dalam pencapaiannya didukung oleh sekurang-kurangnya satu dari sejumlah kondisi sebagai

Penetapan nilai kriteria ketuntasan minimal dilakukan melalui analisis ketuntasan belajar minimal pada setiap indikator dengan memperhatikan kompleksitas, daya

Kriteria ketuntasan minimal mata pelajaran merupakan KKM yang telah ditetapkan oleh satuan pendidikan dalam satu semester atau satu tahun pembelajaran, dan

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang sering disebut pula dengan standard setting atau cut of score, berbasis peserta peserta

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR KOMPLE KSITAS DAYA DUKUNG INTAKE SISWA NILAI KKM KD PENDIDIK SARPRAS 40 - 100 40-100 40 - 100 40 - 100 4.3 Menunjukkan contoh hikmah beriman

Mata Pelajaran : Madrasah Aliyah Plus Al-Aqsha Lembaga : Seni Budaya Kelas : X Sepuluh Semester : Genap Kompetensi Inti : Indikator Komplek- sitas Daya Dukung Intake KKM