• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM INFORMASI APOTIK (F-POS APOTIK)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SISTEM INFORMASI APOTIK (F-POS APOTIK)"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

P

P

R

R

O

O

D

D

U

U

K

K

P

P

R

R

O

O

F

F

I

I

L

L

E

E

SISTEM INFORMASI APOTIK

(F-POS APOTIK)

(2)

I. SEKILAS TENTANG APLIKASI

Sistem Informasi Apotik adalah aplikasi komputer yang dikembangkan khusus untuk bidang usaha apotik dan praktek dokter. Aplikasi ini sudah mendukung proses integrasi applikasi dari front sampai backend.

Applikasi ini di develop berbasis desktop dan berjalan di sistem operasi windows, sehingga dapat memudahkan user dalam penggunaannya, Applikasi ini juga sudah di design untuk ruang lingkup Local Area Network (LAN).

Dalam aplikasi ini antara modul dan sub modul sudah terintegrasi, sehingga setiap pelaporan dan data transaksi dapat dilihat secara real time, tanpa harus ada proses akhir hari (EOD), detail dari modul, sub modul dan report aplikasi terlampir

Applikasi ini mengadministrasi kegiatan operasional dari front sampai back-end antara lain: memanage data customer dan data dokter, data supplier, data layanan prakter dokter, transaksi penjualan obat bebas, resep dan racikan, pembelian, retur pembelian, data hutang, data piutang, data stok, transaksi cash in dan cash out, rugi/laba standard, sampai ke laporan-laporan. Diharapkan dengan adanya applikasi ini dapat membantu management dan karyawan dalam menjalankan operasional dan juga berfungsi untuk monitoring dan dapat meningkatkan layanan apotik.

(3)

II. KEUNGGULAN APPLIKASI

TEKNOLOGI

1. Modular. F-POS Apotik terdiri dari modul-modul dengan fleksibilitas yang tinggi sehingga memudahkan implementasi, pemeliharaan dan penambahan modul baru.

2. Client – Server Architecture. F-POS Apotik dirancang dengan arsitektur yang difungsikan untuk pengaksesan data dan transaksi dengan kapasitas besar yang meliputi business rules, user level, security dan metodologi programming

3. Multi User – Multi Tasking. F-POS Apotik dapat dioperasikan oleh pengguna (user) secara bersama-sama (concurrent) tanpa menimbulkan interupsi sehingga proses data lebih cepat dan efektif 4. Scalable. F-POS Apotik memiliki tingkat skalabilitas tinggi.

Kemampuan menyimpan data dan skalabilitas dapat ditingkatkan dan dikembangkan sesuai dengan teknologi.

5. Reliable. F-POS Apotik dilengkapi dengan tool auto repair, backup, dan restore untuk perbaikan data secara otomatis jika terjadi kerusakan database sehingga menimimalkan ketergantungan dengan vendor

KEAMANAN

F-POS Apotik didesign dengan sistem keamanan yang optimal untuk menjamin aplikasi diakses user yang berwenang sehingga meminimalkan terjaidnya unauthorized user. Definisi tingkat keamanan dalam F-POS Apotik terdiri dari:

1. Server level

Level kemanan yang dirancang oleh administrator server / jaringan LAN. Prosedur keamanan disediakan oleh Operating System Server dalam manual book

2. Application level

Level keamanan yang dirancang oleh aplikasi F-POS Apotik. Tingkatan keamanan aplikasi dibagi

(4)

o Level Admin : Otoritas tertinggi untuk mengakses semua

modul

o Supervisor : Otoritas modul yang berhubungan operasional o Management : Otoritas untuk semua modul applikasi

o User : Otoritas untuk user F-POS Apotik

PEMELIHARAAN

1. F-POS Apotik dikembangkan oleh PT FTF Globalindo

o Dukungan support dalam implementasi dan setelah

implementasi system

o Dikembangkan oleh tim pengembang yang professional o Inovasi dan pengembangan secara kontinu

2. Meminimalkan ketergantungan dengan vendor (Implementasi Mandiri) 3. Sentralisasi data dan manajemen (keamanan data)

4. Meningkatkan produktivitas SDM dalam manajemen 5. Transfer knowledge dalam hal manajemen, TI, dan Iptek

III. MODUL, SUB MODUL & REPORT APLIKASI ( FULL

VERSION)

Profile Master

- Data pasien - Data Staff - Saldo Awal Kasir - Supplier - Data Dokter - Shift - Service - Setting Promo Stok - Kategori Stok - Sub Kategori Stok

(5)

- Item Barang berdasarkan expired - Stok Keluar

- Racikan

- Cetak Barcode - Cetak Price Tag - Stok Adjustment - Stok Opname

- Verifikasi Stok Opname

Pembelian

- Pembelian - Retur Pembelian

Penjualan

- Penjualan obat beba, racikan & layanan praktek dokter - Penjualan berdasarkan expired date

- Retur Penjualan

- Support payment cash, credit card, debit card & piutang - Support barcode scanner, cash drawer, mini printer

Keuangan

- Kode Transaksi

- Transaksi Cash In / Cash Out - Hutang & pembayaran hutang - Piutang & pembayaran piutang

Laporan

- Laporan Pembelian - Laporan Stok Keluar - Laporan Penjualan

- Laporan Pendapatan Kasir Per Shift - Laporan Stock

- Laporan Mutasi Stok - Laporan Stok Adjustment - Laporan Stok Opname - Laporan Hutang & Piutang

(6)

- Laporan Umur Hutang & Umur Piutang - Laporan Retur Pembelian & Retur Penjualan - Laporan Pendapatan Praktek Dokter

- Laporan Pendapatan Dokter - Laporan History Pasien

- Laporan Penjualan Terlaris by qty - Laporan Rugi/Laba Standard - Laporan Cash In/Out

- Laporan Master Supplier dan Pelanggan

Grafik

- Grafik Pembelian - Grafik Penjualan

- Grafik Penjualan Terlaris

Tools

- User Management - Backup Database

Alert

- Warning Minimum Stok - Warning Stok Expired

- Warning Hutang Jatuh Tempo

IV. TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN

OPERATING SYSTEM:

→ Windows 2000 / XP SP2 for Server

→ Windows XP SP2 for Client & Computer Cashier DEVELOPMENT TOOLS: → Visual Basic 6.0 DATABASE: → MySql 5 REPORT: → Crystal Report 8.5

(7)

V. SPESIFIKASI HARDWARE

Spesifikasi Server yang di butuhkan al :

CPU : Intel Pentium IV 2.0 GHZ or higher  RAM : 512 MB DDRAM or Higher

 Hard Disk : 80 GB or higher  CD- RW Drive : 52x

 Monitor : 15” SVGA Samsung or other type  Graphics Card

 Network Interface : Ethernet Integrated 10/ 100  Modem Internal

 Mouse & Keyboard  Koneksi Lan

Spesifikasi Komputer Client yang di butuhkan al :

 CPU : Intel Pentium IV 1,5 Ghz or higher  RAM : 256 MB DDRAM or Higher

 Hard Disk : 40 GB  CD- ROM Drive : 52x

 Monitor : LCD /CRT 15”  Graphics Card

 Network Interface : Ethernet Integrated 10/ 100  Mouse & Keyboard

 Barcode Scanner  Printer Receipt  Koneksi LAN

(8)

VI. ARSITEKTUR APLIKASI

VII. WORKFLOW APPLICATION

Hardware & Network Infrastructure

S

E

C

U

R

I

T

Y

S

Y

S

T

E

M

Operating System

Reports

Database

Application

(9)

VII. NETWORK TOPOLOGY

IX. GARANSI

 Untuk Garansi dari applikasi adalah 3 Bulan dimana bentuk garansi yang di berikan adalah

- Garansi Kerusakan System

- Garansi Perawatan atau maintenance System

 Untuk support dari applikasi 3 Bulan dimana bentuk support yg diberikan al :

- Support by Call - Support by E-mail

- Support kunjungan ke Client (khusus wilayah Jabodetabek) - Support Training

(10)

X. SCREENSHOT APLIKASI

Tampilan Utama

(11)

Layanan Praktek Dokter

(12)

Modul Pembelian

(13)

Modul Hutang

(14)

Untuk informasi detail tentang produk aplikasi, request demo & proposal Hubungi:

Komputer Kasir

Jl. Abadini Raya No.73, Perum Molek, Pondok Gede, Bekasi Phone: 021-84972072, 021-33773201/04

Fax: 021-84990013

E-mail: [email protected]

Referensi

Dokumen terkait

Dalam sambungan las kekuatan tarik ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti sifat dari logam induk, sifat HAZ ( Heat Affected Zone ), sifat logam las, parameter pengelasan

Reklasifikasi ke pinjaman yang diberikan dan piutang diperbolehkan ketika aset keuangan memenuhi definisi pinjaman yang diberikan dan piutang dan Grup memiliki maksud dan

Observasi adalah proses pengamatan atau pengindraan langsung terhadap kondisi, situasi, proses, dan perilaku di saat proses pembelajaran berlangsung yaitu dari

juga berkaitan dengan peningkatan total bakteri asam laktat yaitu Lactobacillus, yang memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi sehingga dapat meningkatkan

Berdasarkan hasil wawancara dengan ketiga guru mengatakan bahwa penilaian yang mereka lakukan selama kegiatan pembelajaran yaitu bersifat evaluatif atau penilaian

14 Melayu SP. kepada seseorang sesuai dengan yang diperbuat atau dikerjakan berdasarkan perundang-undangan yang berlaku. Pemberikan insentif kepada seorang guru dapat

Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji beda t, terdapat perbedaan yang signifikan an- tara rata-rata tingkat kecukupan protein sebelum dan sesudah pemberian sarapan

lansia yang dinilai dengan menggunakan instrumen IADL. Rerata jumlah IADL lansia sebesar 15 dengan simpang baku 1,029 dan median 15. Nilai tertinggi 16 dan nilai terendah 13.