• Tidak ada hasil yang ditemukan

Stock Focus. PT Bank Central Asia, Tbk EQUITY RESEARCH 1. Q Financial Result. 11 Mei 2011

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Stock Focus. PT Bank Central Asia, Tbk EQUITY RESEARCH 1. Q Financial Result. 11 Mei 2011"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Stock Focus

PT Bank Central Asia, Tbk

11 Mei

2011

Target Harga Rp8.950

Rekomendasi BUY

Sektor Perbankan Kode Bloomberg BBCA.IJ Hi-Lo 52 weeks (Rp) 4.950-7.700 AvgVolTaransaksi3M 11.335.600 PemegangSaham •FarindoInvestment (qq) -Robert B Hartono -BambangHartono : 47,15% •Anthony Salim : 1,76% •Masyarakat(<5%) : 49,91% •Treasury Stock : 1,18%

RasioFinansial(Dec 2011)

PE Ratio (x) 20,4

Price/Book Value (x) 5,3

Return on Equity (%) 22,5

Dividend Yield (%) 1,7

Valuation Summary

 Menggunakan metode valuasi Dividend Growth Model dengan asumsi dividend payout ratio 45%, cost of equity 14,7%,

growth 13,8%, risk premium 8%, dan risk free 6,65%, maka diperoleh target harga Rp. 8.950. Rekomendasi kami untuk saham BBCA adalah Buy.

Meningkatnya low cost fund pada komposisi DPK, suku bunga pinjaman yang bersaing , dan kondisi ekonomi makro, kami perkirakan akan menjadi faktor pendorong pertumbuhan kinerja BBCA pada masa yang akan datang

Sampai dengan Februari 2011 Dana Pihak Ketiga (DPK) yang terdapat di Bank Umum Indonesia bertumbuh 18,6% (YoY) menjadi Rp 2.288 triliun, namun jika dibandingkan dengan awal tahun DPK tersebut justru turun sebesar 2,2%. Total pinjaman Bank Umum meningkat 23,6% (YoY) menjadi Rp1.804, atau bertumbuh 0,4% dari awal tahun 2011. Yang menarik adalah akibat dari menurunnya DPK maka Total Asset Bank Umum turut mengalami penurunan bila dibanding dengan awal tahun 2011 yaitu turun sebesar 0,5%. Menurunnya DPK Bank disebabkan pada awal tahun 2011 kebutuhan likuiditas nasabah meningkat yang kebayakan digunakan untuk pembayaran pajak.

Hampir sama seperti yang dialami Bank Umum, BBCA juga mengalami penurunan DPK dan Pinjaman, dimana masing-masing turun 0,6% dan 2,4%. Rendahnya kebutuhan pendanaan dari bank disebabkan percepatan pelunasan hutang dan anggaran yang sudah terselesaikan pada akhir tahun sebelumnya. Hal ini bukanlah menjadi masalah serius bagi BBCA, karena diperkirakan pada kuartal III dan IV pertumbuhan pinjaman BBCA akan naik kembali.

Komposisi dana murah BBCA semakin besar dari waktu ke waktu. Komposisi tabungan dan giro pada Q1 2011 sudah mencapai 76,2% dari total DPK, dan diperkirakan sampai 2013 akan naik menjadi 80%. Semakin meluasnya layanan transaksi perbankan BBCA akan membuat jumlah nasabah terus bertambah seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang membuat kebutuhan akan fasilitas transaksi meningkat pula. Nasabah yang sering melakukan transaksi perbankan cenderung menempatkan dananya pada giro dan tabungan, oleh karena itulah mengapa komposisi dana murah BBCA akan terus mendominasi DPK.

Peraturan dari BI untuk mempublikasikan prime lending rate masing-masing bank membuat persaingan akan semakin ketat dan terbuka. Berdasarkan data prime lending ratebeberapa bank besar menunjukkan BBCA memiliki keunggulan dibanding bank lain. Prime

lending rate untuk pinjaman di BBCA berada dikisaran 9%-11% untuk semua jenis kategori pinjaman. Dengan keunggulan ini diperkirakan BBCA mampu meraih pertumbuhan kredit sebesar 21% atau naik Rp31,8 triliun menjadi Rp 181,8 triliun pada akhir 2011. Dari sisi pendanaan BBCA mempunyai likuiditas yang sangat besar untuk mendukung pertumbuhan kredit sebesar itu, terlihat dari LDR pada Q1 2011 masih sebesar 54%. Bahkan total pinjaman saat ini masih sebesar 67,5% dari total fasilitas yang disediakan BBCA. Kekhawatiran akan terjadinya lonjakan inflasi di 2011 sepertinya akan mereda setelah selama 2 bulan berturut-turut yaitu Maret dan April mengalami deflasi sehingga diperkirakan inflasi di 2011 masih dikisaran 7%. Meredanya inflasi tentunya akan berdampak positif bagi perbankan karena suku bunga akan stabil dan risiko kredit macet menjadi kecil. Biasanya juga dalam kondisi inflasi yang

Q1 2011 Financial Result

11 Mei

2011

Target Harga Rp8.950

Rekomendasi BUY

Sektor Perbankan Kode Bloomberg BBCA.IJ Hi-Lo 52 weeks (Rp) 4.950-7.700 AvgVolTaransaksi3M 11.335.600 PemegangSaham •FarindoInvestment (qq) -Robert B Hartono -BambangHartono : 47,15% •Anthony Salim : 1,76% •Masyarakat(<5%) : 49,91% •Treasury Stock : 1,18%

RasioFinansial(Dec 2011)

PE Ratio (x) 20,4

Price/Book Value (x) 5,3

Return on Equity (%) 22,5

Dividend Yield (%) 1,7

GrafikIHSG vsBBCA

80 85 90 95 100 105 110 115 120 IHSG B B CA Sumber : Bloomberg

(2)

Stock Focus

Tabel 1. Ikhtisar Laporan Keuangan

Sumber : Laporan Keuangan Perseroan dan Riset Reliance

PT Bank Central Asia Tbk

Ikhtisar Finansial (Rp miliar) 2009A 2010A 2011F 2012F 2013F Pendapatan bunga 12,356 14,900 12,937 13,831 16,780 Laba bersih 6,807 8,479 8,828 10,737 12,413 Kredit 119,596 150,017 181,894 216,391 259,218 Dana pihak ketiga 245,140 277,531 313,610 360,651 414,749 EPS 279 344 358 435 503 DPS 104 111 125 152 176

Valuasi dan Profitabilitas 2009A 2010A 2011F 2012F 2013F PBV (X) 7.7 6.5 5.3 4.6 3.8 PER (X) 26.2 21.2 20.4 16.8 14.5 Dividend Yield (%) 1.4 1.5 1.7 2.1 2.4 NIM (%) 5.0 5.4 4.1 3.8 4.0 ROE (%) 24.4 24.9 22.5 22.9 22.3 ROA (%) 2.4 2.6 2.4 2.5 2.6 Q1 2011 Q1 2010 YoY Q4 2010 QoQ % %

Pendapatan Bunga Bersih 3,847 2,731 40.9 3,855 -0.2 Pendapatan fee based 1,089 928 17.3 1,082 0.6 Pendapatan lainnya 487 1,030 -52.7 519 -6.2 Pendapatan Bunga Bersih 5,423 4,689 15.7 5,456 -0.6 Beban Personalia 1,576 1,428 10.4 920 71.3 Beban operasional 1,172 1,116 5.0 1,589 -26.2 Total beban operasional 2,748 2,544 8.0 2,509 9.5 Laba operasional sebelum provisi 2,675 2,145 24.7 2,947 -9.2 Beban provisi (129) 303 na (189) na Pendapatan (beban) lainnya (12) 21 na 78 na Laba sebelum pajak 2,534 2,469 2.6 2,836 -10.6 Pajak Penghasilan 518 538 -3.7 466 11.2 Laba bersih 2,016 1,931 4.4 2,370 -14.9 Q1 2011 Q1 2010 YoY Q4 2010 QoQ % % Kredit (Rp miliar) 150,329 120,853 24.4 153,923 -2.3 Tabungan (Rp miliar) 275,847 242,294 13.8 277,531 -0.6 CAR (%) 17.5 17.5 15.0 ROE (%) 26.2 30.9 33.3 ROA (%) 3.1 3.4 3.5 NIM (%) 5.4 5.1 5.3 LDR (%) 54.4 49.6 55.2 NPL Gross (%) 0.7 0.8 0.6 Provisi / NPL (%) 390.2 365.7 394.5

Tabel 2. Kinerja Q1 2011

(3)

Stock Focus

4.6 6.2 6.75 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Jan -09 Ap r-09 Ju l-09 Oct-09 Jan-10 Apr-10 Jul-10 Oct-10 Jan-11 Apr-11

Kredit

Kredit

Korporasi

Ritel

KPR

Non KPR

(%)

(%)

(%)

(%)

BBCA

9.00

11.00

9.50

10.05

BBNI

10.75

13.05

12.72

10.93

BBRI

11.11

13.35

11.93

13.60

BDMN

11.00

13.00

12.50

n.a

BMRI

11.25

13.00

11.75

13.25

BNGA

11.25

11.50

11.25

11.50

BNLI

11.00

11.25

12.00

10.50

PNBN

10.45

10.45

10.95

10.95

Kredit Konsumsi

Bank

21 % 22 % 23 % 23% 23% 24 % 52% 51% 50 % 52 % 52 % 53 % 27 % 27% 27% 25 % 24 % 23 %

Dec-09 Mar-10 Jun-10 Sep-10 Dec-10 Mar-11

Giro Tabungan Deposito

Grafik 1.

Cost of Fund

turun akibat meningkatnya komposisi

Giro dan Tabungan

Tabel

3. Bunga Pinjaman BBCA dibanding dengan Bunga

Pinjaman yang ditawarkan Bank lain

Sumber : Laporan Keuangan Perseroan dan Riset Reliance

Sumber : diperoleh dari masing-masing website Bank

(4)

Stock Focus

PT Bank Central Asia Tbk

(Rp miliar) 2009A 2010A 2011F 2012F 2013F

Kas 8,865 9,639 10,850 8,675 6,792 Penempatan pada BI dan Bank 28,674 84,563 89,315 102,723 118,143 Surat berharga yang dimiliki 69,563 21,159 23,521 27,049 31,106 Obligasi pemerintah 42,495 40,698 40,769 43,278 41,475 Kredit yang diberikan 119,596 150,017 181,894 216,391 259,218 Aktiva tetap 2,971 3,407 4,429 5,758 7,485 Aktiva lain-lain 10,228 14,936 14,507 17,920 22,390

Total Aktiva 282,392 365,285324,419 421,793 486,609

Total simpanan nasabah 245,140 277,531 313,610 360,651 414,749 Simpanan dari bank lain 2,489 2,896 3,331 3,831 4,405 Surat berharga yang diterbitkan 426 1,120 1,254 1,443 1,659 Pinjaman yang diterima 730 449 497 550 610 Kewajiban lain-lain 5,751 7,855 6,890 7,968 9,182

Total kewajiban 254,536 325,581289,851 374,443 430,604

Hak Minoritas - 460 460 460 460

Total Ekuitas 27,857 34,108 39,243 46,890 55,545

(Rp miliar) 2009A 2010A 2011F 2012F 2013F

Pendapatan Bunga 19,301 22,931 20,661 22,314 27,074 Beban Bunga 6,945 8,031 7,724 8,482 10,294

Pendapatan Bunga 12,356 14,900 12,937 13,831 16,780

Pendapatan fee based 2,539 2,761 3,999 5,457 6,492 Pendapatan lainnya 1,339 1,587 3,360 2,669 3,143

Pendapatan Bunga Bersih 16,234 19,248 20,296 21,957 26,415

Beban Personalia 4,187 4,545 4,639 5,361 6,226 Beban operasional 4,268 5,027 4,733 5,469 6,351 Total beban operasional 8,455 9,572 9,372 10,830 12,577

Laba operasional sebelum provisi 7,780 9,676 10,925 11,128 13,838

Beban provisi 2,243 (333) 1,551 2,164 2,592 Pendapatan (beban) lainnya 6,703 10,986 9,484 11,257 12,924

Laba sebelum pajak 8,945 10,653 11,035 13,421 15,516

Pajak Penghasilan 2,138 2,174 2,207 2,684 3,103

Laba bersih 6,807 8,479 8,828 10,737 12,413

Rasio-Rasio Keuangan 2009A 2010A 2011F 2012F 2013F

NIM (%) 5.0 5.4 4.1 3.8 4.0 BOPO (%) 66 65 61 63 62 ROE (%) 24.4 24.9 22.5 22.9 22.3 ROA (%) 2.4 2.6 2.4 2.5 2.6 CAR (%) 15.3 15.0 13.0 12.8 12.1 Loans / Earning assets (%) 48.3 54.4 58.3 59.7 61.9 Earning assets / total assets (%) 87.7 85.0 85.4 85.9 86.0 Loan growth (%) 8.7 25.4 21.2 19.0 19.8 Average cost of fund (%) 2.8 2.9 2.5 2.4 2.5 Deposit / Int bearing liabities (%) 98.5 98.4 98.4 98.4 98.4 Deposit growth (%) 17.0 13.2 13.0 15.0 15.0 LDR (%) 48.8 54.1 58.0 60.0 62.5

Proyeksi Kinerja Keuangan

Sumber : Laporan Keuangan Perseroan dan Riset Reliance

(5)

Stock Focus

HEAD OFFICE

Reliance Building

Jl. Pluit Kencana No. 15A, Pluit Penjaringan

Jakarta 14450

T +62 21 661 7768 F +62 21 661 9884

RESEARCH DIVISION

Andrew Siahaan [email protected]

Jasa Adhi Mulya [email protected]

Andy Wibowo Gunawan [email protected]

Disclaimer :

The information contained in this report has been obtained from public sources believed to be reliable and

the opinions contained herein are expressions of belief based on

such information. No representation or

warranty, express or implied, is made that such information or opinions is accurate, complete or verified

and it should not be relied upon as such. This report does not constitute a prospectus or other offering

EQUITY DIVISION

Jakarta- Pluit

Jl. Pluit Kencana No. 15A Pluit Penjaringan Jakarta 14450 T +62 21 661 7768 F +62 21 661 9884 Jakarta - Sudirman Menara Batavia 27th floor Jl.KH.Mas Mansyur Kav 126 Jakarta 10220 T +62 21 5793 0008 F +62 21 5793 0010 Malang Jl. Guntur No. 19 Malang 65112 T +62 341 347 611 F +62 341 347 615 Surabaya - Gubeng Jl. Bangka No. 22 Surabaya 60281 T + 62 31 501 1128 F + 62 31 503 3196

Jakarta – Kebon Jeruk Plaza Kebon Jeruk Jl.Raya Perjuangan Blok A/2 Jakarta 11530 T +62 21 532 4074 F +62 21 536 2157 Bandung Jl.Cisangkuy No.58 Bandung 40115 T +62 22 721 8200 F +62 22 721 9255 Yogyakarta

Jl. Juadi No. 1 Kotabaru Yogyakarta 55224 T +62 274 550 123 F +62 274 551 121 Tasikmalaya

Ruko Tasik Indah Plaza No. 21 Jl. KHZ Mustofa No. 345 Tasikmalaya 46121 T +62 265 345000 F +62 265 345003 Surabaya – Diponegoro Jl. Diponegoro 141-143 Surabaya 60264 T +62 31 567 0388 F +62 31 561 0528 Denpasar

Dewata Square Blok A3 Jl. Letda Tantular Renon Denpasar 802361 T +62 361 225099 F +62 361 245099

Jakarta -Pantai Indah Kapuk Rukan Cordoba Blok B No. 10 Bukit Golf Mediterania Jakarta 14470 T +62 21 - 56983630 F +62 21 56983635 Jakarta - Taman Mini Kantor PPJM

Plaza Tol Taman Mini Jakarta

T +62 21 – 8413526 T +62 21 – 8413550 F +62 21 840 1533

Solo

Jl. Slamet Riyadi 330A Solo 57145

T + 62 271 733480 F + 62 271 733478 Tangerang

Jl. Pahlawan Seribu Ruko BSD Sektor 7 Blok RK kav. 9 Tangerang 15310 T +62 21 5387495 F +62 21 5387494 Pontianak

Jl. Gadjah Mada No. 59 Pontianak 78121 T +62 561 - 749558 F +62 561 - 749513 Jakarta – Green Ville

Ruko Taman Ratu D 11 No. 19 C Duri Kepa, Green Ville

Jakarta 11510 T 021-56945227 F 021-56945226

POJOK BURSA & GALERI INVESTASI

Universitas Kristen Duta Wacana Jl. Wahidin Sudiro Husodo Yogyakarta 55224 T + 62 274 563 929 F + 62 274 513 235 Universitas Surabaya Jl. Raya Kalirungkut Surabaya 60293 T + 62 31 298 1203 F + 62 31 298 1204

Universitas Muhammadiyah Gresik Jl. Sumatra 101 GKB

Gresik 61121 T + 62 31 395 1414 F + 62 31 395 2585

Universitas Siliwangi Tasikmalaya Jl. Siliwangi No. 24

Tasikmalaya 46151 T + 62 265 323685 F + 62 265 323534

Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

Jl. RS Fatmawati, Pondok Labu Jakarta 12450

T + 62 21 7656971 ext. 197 F + 62 21 7656971 ext. 138 Universitas Negeri Malang Jl. Surabaya No. 6 Malang 65145 T + 62 341 585914 F + 62 341 552888

Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Raya Tlogomas 246 Malang 65144 T +62 341 464318-9 F +62 341 460782 Universitas Brawijaya Jl. Veteran Malang 65145 T +62 341 551611, 575777 F +62 341 565420 STIE Malangkucecwara Jl. Terusan Candi Kalasan Malang 65142

T +62 341 491813 F +62 341 495619 President University

Resto Plaza 1F - Jababeka Education Park Jl. Ki Hajar Dewantara Raya

Cikarang - Bekasi 17550 T +62 21 89106030

Universitas Tanjungpura Pontianak Jl. Jendral Ahmad Yani

Pontianak 78124 T +62 561 743465 F +62 561 766840

Gambar

Grafik IHSG vs BBCA
Tabel  3. Bunga Pinjaman BBCA dibanding dengan Bunga  Pinjaman yang ditawarkan Bank lain

Referensi

Dokumen terkait

Sebagian besar generasi muda Karo terutama yang sudah merantau tidak tahu bahwa zaman dahulu peralatan musik tradisional suku Karo berperan dalam berbagai kegiatan upacara adat

Tidak hanya masyarakat namun santri pesantren pun ada yang berpola pikir partikular, sempit dan kaku belum bisa menerima hal ini sebagai bentuk dari fenomena kehidupan

Pada saat equilibrium, jumlah total pengeluaran (total expenditure) konsumen = P e .Q e yang dalam gambar ini adalah luas empat persegi panjang OPeEQe, sedangkan konsumen

Ketika pemilihan wakil daerah terjadi, tidak seperti yang diharapkan masyarakat, bahwa yang dapat menduduki jabatan adalah yang menang dalam pesta demokrasi,

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI

Dalam suatu perjanjian kredit dengan Jaminan Fidusia untuk memberikan perlindungan hukum kepada bank selaku kreditur atas objek Jaminan Fidusia tersebut maka bank selaku

Tatalaksana medis yang dialami pasien NON OPERASI OPERASI lama rawatan penderita.

Kualitas hidup informan berdasarkan domain fisik mengalami peningkatan pada perubahan aktivitas, dimana kondisi ini dilihat dari perubahan selama pasca perawatan di rumah