BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengembangan Sistem Informasi
Menurut Jogiyanto (2005: 36), Pengembangan sistem dapat berarti penyusunan suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada.
Menurut Andri Kristanto (2003:35), Pengembangan sistem informasi yang direalisasikan dengan bantuan komputer (computer information system) melalui tahapan- tahapan yang dikenal dengan sistem analis dan desain. Sistem analis dan desain adalah peningkatan kinerja suatu organisasi dengan tujuan perbaikan prosedur-prosedur dan metode yang lebih baik.
Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan dapat ditarik kesimpulan bahwa Pengembangan Sistem Informasi adaalah sebuah pembaruan atau sebuah tahapan menuju sistem yang lebih baik dari sebelumnya.
2.2 Monitoring
Menurut Dr. Harry Hikmat (2010), monitoring adalah proses pengumpulan dan analisis informasi berdasarkan indikator yang ditetapkan secara sistematis dan berkelanjutan tentang kegiatan/program sehingga dapat dilakukan tindakan koreksi untuk penyempurnaan program/kegiatan itu selanjutnya.
Apabila monitoring dilakukan dengan baik akan bermanfaat dalam memastikan pelaksanaan kegiatan tetap pada jalurnya (sesuai pedoman dan perencanaan program).
Juga memberikan informasi kepada pengelola program apabila terjadi hambatan dan penyimpangan, serta sebagai masukan dalam melakukan evaluasi.
2.3 Transaksi
Menurut Mursyidi (2010:39), pengertian transaksi adalah suatu kejadian dalam dunia bisnis dan tidak hanya pada proses jual-beli, pembayaran dan penerimaan uang. Namun juga akibat adanya kehilangan, kebakaran, arus, dan peristiwa lainnya yang dapat dinilai dengan uang.
Menurut Sunarto Zulkifli (2003:10), pengertian transaksi adalah suatu kejadian ekonomi atau keuangan yang melibatkan setidaknya dua pihak yang saling melakukan pertukaran, melibatkan diri dalam perserikatan usaha, pinjam-meminjam atasa dasar sam- sama suka ataupun atas dasar ketetapan hukum.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa transaksi adalah suatu kegiatan yang dilakukan seseorang yang menimbulkan perubahan terhadap harta atau keuangan yang dipunyai baik itu bertambah ataupun berkurang.
2.4 Jual Beli Online
Menurut Alimin (2004:76) mendefinisikan jual beli online sebagai satu set dinamis teknologi, aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan dan informasi yang dilakukan secara elektronik.
Dari pengertian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa jual beli online adalah persetujuan saling mengikat melalui internet antara penjual sebagai pihak yang menjual barang dan pembeli sebagai pihak yang membayar harga barang yang dijual. Jual beli secara online menerapkan sistem jual beli di internet.
2.5 Dropshipping
Menurut Iswidharmanjaya (2015:05), Dropshipping adalah suatu usaha penjualan produk tanpa harus memiliki produk apapun.
Menurut Juhrotul Khulwah (2019:102), dropshipping adalah penjulan barang/produk yang memungkinkan dropshipper menjual barang/produk kepelanggan cukup
pihak dropshipper itu sendiri. Ditambah dropshipper menjual produk kepelanggan dengan harga yang telah ditentukan.
5.5.1 Dasar Hukum Dropship
Perdagangan atau transaksi elektronik merupakan aspek perjanjian yang selayaknya dipayungi hukum, baik oleh undang-undang infromasi dan transaksi elektronik maupun KUH perdata tentang perjanjian. Terjadinya transaksi elektronik merupakan hasil dari kesepakatan atau perjanjian penjual dan pembeli dalam bertransaksi. Dan menurut KUH perdata perjanjian itu akan sah jika memenuhi syarat sebagaimana pasal 1320 KUH perdata, yaitu sebagai berikut:
1. Sepakat bagi mereka yang mengikatkan dirinya
2. Kecakapan untuk membuat suatu perikatan pasal 1329 KUH perdata menyatakan bahwa setiap orang adalah cakap untuk membuat perjanjian kecuali apabila menurut undang-undang dinyatakan tidak cakap.
3. Suatu hal tertentu pasal 1333 KUH perdata meyatakan bahwa suatu perjanjian harus mempunyai pokok suatu barang.
4. Suatu sebab yang halal sebab yang halal adalah isi dari perjanjian dan bukan sebab par pihak mengadakan perjanjian.
5.5.2 Cara Kerja/Sistem Dari Dropship
Bisnis online ini terbilang minim modal dan risiko, terutama bagi seorang dropshipper karena pengirim barang dilakukan oleh seseorang dari perusahaan rekanan, yang menarik lagi pengiriman barang atas nama toko online (dropship). Jadi metode ini sangat tepat bagi mereka yang ingin berbisnis tanpa modal.
Gambar 2. 1 Skema Dropship Berikut penjelasan skema dropship:
1. Customer (konsumen) membeli barang dari toko online (dropship) dengan melihat dan memilih barang di foto-foto yang bervarian di media toko online tersebut.
2. Kemudian toko online (dropship) membeli barang yang diinginkan atau dipesan oleh konsumen tersebut ke perusahaan rekanan baik penyedia dan atau pemilik barang yang sesungguhnya. Dengan membayar melalui transfer via rekening bank maupun langsung sesuai harga jual dari pemilik barangan juga biaya pengiriman barang kepada konsumen, dengan menyertakan identitas pemesan (nama, alamat, nomor telepon). Kemudian menjualnya dengan selisih harga sebagai keuntungan dari harga jual tersebut yang ditentukan oleh sendiri yaitu toko online atas sepengetahuan dropshipper.
3. Selanjutnya perusahaan rekanan baik sebagai penyedia dan atau pemilik barang yang sesungguhnya akan mengirim barang yang dipesan oleh konsumen yang membeli barang dari toko online (dropship). Namun beratas namakan toko online (dropship).
2.6 Konsumen
Menurut Sri Handayani (2012:2) konsumen (sebagai alih bahasa dari consumen), 2. Dropship
3. Supplier 1. Customer
''seseorang atau sesuatu perusahaan yang membeli barang tertentu atau menggunakan jasa tertentu'' juga ''sesuatu atau seseorang yang menggunakan suatu persediaan atau sejumlah barang", ada pula yang memberikan arti lain yaitu konsumen adalah ''setiap orang yang menggunakan barang atau jasa dalam berbagai perundang-undangan negara”.
Pengertian Konsumen menurut Philip Kotler (2000) dalam bukunya Prinsiples Of Marketing adalah semua individu dan rumah tangga yang membeli atau memperoleh barang atau jasa untuk dikonsumsi pribadi.
Pada intinya pengertian dari konsumen adalah setiap orang yang memakai barang atau jasa yang tersedia dalam masyarakat dengan maksud untuk memenuhi kebutuhan hidupnya maupun untuk berbagai kepentingan tanpa memperdagangkannya kembali.
2.7 Media Sosial
Dave Kerpen (2011) Media sosial adalah teks, gambar, video, dan kaitan secara daring yang dibagikan diantara orang-orang dan organisasi.
Menurut Nasrullah (2015) media sosial adalah medium di internet yang memungkinkan pengguna merepresentasikan dirinya maupun berinteraksi, bekerja sama, berbagi, berkomunikasi dengan pengguna lain membentuk ikatan sosial secara virtual.
Media sosial umumnya digunakan untuk pekerjaan, berjualan, bersosialisasi, bahkan untuk mencari pasangan.Media social yang sering digunakan, yaitu Facebook, Twitter, Instagram, Tiktok
2.8 Toko Online
Menurut Sari (2015) Online shopping atau belanja online via internet, adalah suatu proses pembelian barang atau jasa dari mereka yang menjual melalui internet. Atau layanan jual-beli secara online tanpa harus bertatap muka dengan penjual atau pihak pembeli secara langsung.
Online shop yang saat ini sering digunakan diantaranya Shopee, Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Akulaku, JD.ID, Orami, Sociolla, Zalora, OLX, Blanja.com, FJB Kaskus dll.
2.9 RAD (Rapid Application Development)
Menurut McLeod (2002) RAD (Rapid Application Development) adalah strategi siklus hidup yang ditujukan untuk menyediakan pengembangan yang jauh lebih cepat dan mendapatkan hasil dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan hasil yang dicapai melalui siklus tradisional.
RAD bertujuan mempersingkat waktu yang biasanya diperlukan dalam siklus hidup pengembangan sistem tradisional antara perancangan dan penerapan suatu sistem informasi. Pada akhirnya, RAD sama-sama berusaha memenuhi syarat- syarat bisnis yang berubah secara cepat.
Ada 4 Tahapan RAD yang Perlu Dilakukan
1. Fase Perencanaan Syarat-Syarat (Menentukan kebutuhan proyek)
2. Fase Perancangan (Membuat prototype)
3. Fase Konstruksi (Rapid construction dan feedback)
4. Fase Pelaksanaan (Implementasi dan finalisasi produk)
Metode pengembangan aplikasi RAD sangatlah cocok diterapkan ketika, proyek pengembangan aplikasi/sistem yang diambil memiliki batasan waktu yang pendek. Metode ini tidak menghabiskan banyak waktu di tahap perencanaan. Sebaliknya, proses pengembangan aplikasi bisa berjalan fleksibel dan sesuai kebutuhan
2.10 PHP
PHP (PHP Hypertext Preprocessor) merupakan bahasa pemrograman yang digunakan sebagai bahasa script server-side dalam pengembangan web yang disisipkan pada dokumen HTML.
Menurut Hakim (2010) Penggunaan PHP memungkinkan web dapat dibuat dinamis sehingga maintenance situs web tersebut menjadi lebih mudah dan efisien. PHP merupakan Software Open-Source yang disebarkan dan di lisensikan secara gratis serta dapat di download secara bebas dari situs resminya. PHP ditulis menggunakan bahasa C.
2.11 MySQL (Struktur Query Language)
Menurut Prasetyo (2003) MySQL ideal untuk perangkat lunak database berbasis web berukuran minimal dan menengah, namun telah menjanjikan untuk penggunaan besar.
MySQL adalah database yang cepat dan tangguh, sangaat cocok jika digabungkan dengan php, dengan database kita dapat menyimpan, mencari dan mengklasifikasikan data dengan lebih akurat dan profesional. MySQL menggunakan SQL language (Struktur Query Language) artinya MySQL menggunakan query atau bahasa pemrograman yang
sudah standar didalam dunia database. MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis yang berada dibawah lisensi GNU General Public License (GPL).
2.12 PhpMyAdmin
PhpMyAdmin adalah sebuah free software yang ditulis dengan PHP yang digunakan untuk menangani administrasi MySQL di WWW (World Wide Web) seperti yang dituliskan dalam website resminya http://www.phpmyadmin.net/home_page/.
Aplikasi phpMyAdmin dapatmengatur sebuah server MySQL (membutuhkan sebuah super-user) sama sepeti sebuah database tunggal. Untuk menjalankan script MySQL perlu mengatur privilege bagi user yang menggunakan aplikasi ini, agar user tersebut dapat membaca/mengubah hanya database tertentu. Cara pengaturan tersebut terdapat pada manual MySQL.
2.13 XAMPP
XAMPP merupakan paket aplikasi yang memudahkan dalam menginstal modul PHP, Apache Web Server dan MySQL Database. Selain itu XAMPP merupakan software pendukung yang dilengkapi oleh berbagai fasilitas lain yang akan memberikan kemudahan
tersedia untuk platform Linux, Windows, MacOS dan Solaris. Aplikasi ini dikembangkan oleh Kay Vogelgeang, Carsten wiedmann dan Kai ”Oswand” Saidler dibawah lisensi GNU (General Public Lisence) (Wibowo, 2006).
2.14 UML (Unified Modelling Language)
Menurut Hend (2006:5) “UML (Unified Modelling Language) adalah bahasa yang telah telah menjadi standard untuk visualisasi, menetapkan, membangun dan mendokumentasikan artifak suatu sistem perangkat lunak”.
Menurut Adi Nugroho (2005:3) “UML (Unified Modelling Language) adalah alat bantu analis serta perancangan perangkat lunak berbasis objek”.
Menurut Martin Fowler (2005:1) “UML (Unified Modelling Language) adalah keluarga notasi grafis yang didukunng oleh meta-model 28 tunggal, yang membantu pendeskripsian dan desain sistem perangkat lunak, khususnya sistem yang dibangun menggunakan pemrograman berorientasi objek”.
Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan dapat ditarik kesimpulan bahwa UML (Unified Modelling Language) adalah bahasa grafis untuk membantu analis mendokumentasikan, menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat lunak yang mudah dipahami oleh developer.
2.15 Website
Menurut Gregorius (2000:30) Website adalah kumpulan halaman web yang saling terhubung dan file-filenya saling terkait. Web terdiri dari page atau halaman, dan kumpulan halaman yang dinamakan homepage. Homepage berada pada posisi teratas, dengan halaman-halaman terkait berada di bawahnya. Biasanya setiap halaman di bawah homepage disebut child page, yang berisi hyperlink ke halaman lain dalam web.
Menurut Yuhefizar (1998) Website adalah suatu metode untuk menampilan informasi di internet, baik berupa teks, gambar, suaramaupun video yang interaktif dan mempunyai
Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan dapat ditarik kesimpulan bahwa Website adalah tempat dimana berkumpulnya informasi- informasi yang dapat diakses oleh siapapun dan saling menghubungkan setiap manusia.