Universitas Kristen Maranatha 序論
日本 ア メー ン 9 以来発展
日本 社会 生活 浸透 い 日本 ア メ ン
あ 児童 大人 児童 見 あ
997年 放映 ク ー ン ンチ ン いう児童向 ア メ
児童 べ い 思う 内容的 大
人 見 う あ
時代 進 生活様式 くわ く あ 大部市 う
東京 人々 日常生活 単調 嫌気 別 世界 い
見 ア メ 見 人々 精神的 神話的 見
う あ
日本 伝説 あ 神話 あ 傹習信似 支え
あ 伝説神話 多くア メ 題材 邨 挙
い 本論文 烈火 炎 ンボー イン イ 犬夜叉 エ
ク 出 龍 神話産点 見 今析 あ 今析方 記迷今
Universitas Kristen Maranatha 本論
以下 ア メ 出 龍 逶 述べ 烈火 炎
う 頭 八 あ 体全体 う 覆わ 火
い 龍 烈火 人 龍 い 烈火 詩誌 強い
試 い ンボー い 龍 神龍 描 い
龍 常 人間 頭 叶え く あ 龍 世 育 性筧 世
性筧 二 性筧 有 い 悪い面 出 人間 自己
中心的 場台 あ セイン イ い 龍 体全体 青
い 水 三 頭 描 い ウ
いう主人 水 力 力 持
ウ 先生 ウ 力 無駄
大 い 使う う 考え 滝 中 い 龍 自今 負 詩誌 強い人
間 い あ 犬夜叉 龍 ン 玉 い
ン 玉 いう 人間 世界 霊界 均衡 保 あ 犬夜叉
龍 二 種潁 分 い 一 皇子 ン 玉 作
い 白く小 い龍 悪霊 清 あ う マイ
エ ー 多く 大 い 恐 い龍 人間 う う い
エク 龍 N 龍 地 龍 両方 角
い 両方 龍 性柗 街 あ 人間 性柗 影響
Universitas Kristen Maranatha 結論
五 ア メ 出 い 龍 見 結果 龍 人 い
叶え 善龍 人間 試 悪龍 あ 龍 性柗 人間
Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang masalah 1
1.2 Pembatasan masalah 8
1.3 Tujuan penulisan 8
1.4 Metode dan teknik penulisan 8
1.5 Organisasi penulisan 12-13
BAB II MITOS NAGA
2.1 Asal usul naga 14
2.2 Mistik di Jepang 16
2.3 Mitos naga di Jepang 19
2.3.1 Tipe Naga di Jepang 22
2.3.2 Karakter Naga 25
2.3.3 Elemen naga 25-26
BAB III ANALISIS NAGA DALAM BEBERAPA ANIME
3.1 Naga menurut anime ッカ 烈火 Recca no Honno
Universitas Kristen Maranatha
3.1.2 Elemen naga 29-30
3.1.3 Karakter naga 30-31
3.2 Naga menurut anime ンボー Dragon ball
3.2.1 Bentuk naga 32
3.2.2 Elemen naga 34
3.2.3 Karakter naga 34-36
3.3 Naga menurut anime イン イ Saint Seiya
3.3.1 Bentuk naga 36
3.3.2 Elemen naga 36
3.3.1 Karakter naga 37-39
3.4 Naga menurut anime 犬夜 Inuyasha
3.4.1 Bentuk naga 39
3.4.2 Elemen naga 40
3.4.3 Karakter naga 41-42
3.5 Naga menurut animeエク X
3.5.1 Bentuk naga 42
3.5.1 Elemen naga 43
3.5.2 Karakter naga 44-47
BAB IV KESIMPULAN 48-52
DAFTAR PUSTAKA
FLAME OF RECCA
DRAGON BALL
SAINT SEIYA
INUYASHA
X (OVA)
Universitas Kristen Maranatha 1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang masalah
Anime lahir di Jepang pada tahun 1910, untuk itu saat ini telah
banyak anime-anime yang beredar dan mungkin diantara anime-anime
tersebut menjadi saling mempengaruhi baik dari segi cerita atau unsur-unsur
yang terdapat dalam anime tersebut dengan kehidupan masyarakat Jepang,
sebagai contoh anime Crayon Shincan dapat dikatakan bahwa dari kekayaan
cita rasa dan aromanya, terkesan bahwa pengarangnya mempunyai
pengetahuan psikologi yang mendalam terhadap anime Crayon Shinchan
tersebut. Anime ini telah diputar hampir di seluruh dunia dan mendapat respon
yang cukup negatif karena terkadang ada unsur pornografi dan dinilai bukan
merupakan tontonan yang cukup pantas untuk anak-anak
Dalam sebuah kota megapolis yang sibuk seperti Tokyo, dimana ada 12 juta
orang mendukung raksasa ekonomi yaitu Jepang modern dan kebanyakan dari
masyarakat modern tidak lagi bisa menikmati pengalaman hidup dengan alam
atau secara spiritual, maka orang-orang Jepang berusaha mendapatkan
Universitas Kristen Maranatha 2
majalah dan televisi atau film yang ditujukan untuk berbagai kalangan.
Tidaklah mengherankan bahwa para eksekutif perusahaan produksi film
berusaha untuk membuat berbagai produksi baik majalah, film atau anime yang
lebih dapat diterima untuk kepuasan spiritual konsumen, dan ternyata film-film
bertema supranatural lebih populer dalam dunia hiburan. Hal tersebut dapat
ditangkap oleh para pembuat film atau majalah dikarenakan mereka menyadari
bahwa dasar dari penyebaran supranatural atau mistik tersebut ada di dalam
kultur dan adat istiadat masyarakat Jepang yang berawal dari
bermacam-macam mitos yang dipercayai masyarakat Jepang.
Menurut buku yang dijadikan pedoman oleh penulis yakni Mistik Jepang
the supernatural and mysterious yang ditulis oleh Catrien Ross, sebagaimana
kita ketahui bahwa bangsa Jepang merupakan salah satu negara yang memiliki
kepercayaan kepada hal-hal yang gaib. Hal tersebut dapat terlihat dalam cerita
rakyat Jepang. Cerita-cerita tersebut beredar dari mulut ke mulut dan menjadi
semacam mitos atau cerita tersebut bukan hanya hasil ciptaan masyarakat
Jepang sendiri, akan tetapi ada pula yang merupakan hasil adaptasi dari budaya
lain di negara-negara lain di Asia, sebagai contoh dari Cina. Cerita-cerita yang
berkembang dan hidup sampai sekarang dapat dikategorikan menjadi 3
kelompok yakni mitos, legenda dan dongeng. Mitos adalah cerita mengenai
dewa dewi. Mitos adalah cerita suatu bangsa tertentu, dewa dan pahlawan
Universitas Kristen Maranatha 3
manusia dan bangsa itu sendiri yang mengandung arti yang mendalam.
Legenda adalah cerita rakyat yang berdasar pada peristiwa yang terjadi.
Sedangkan dongeng adalah cerita yang tidak nyata atau tidak benar-benar
terjadi.
Menurut Yanagita Kunio, dalam bukunya yakni Japaneese Journal of
Religious Studies, Jepang memiliki lebih banyak legenda dari negara manapun.
Legenda Jepang disebut 伝説 densetsu dan masih hidup sampai sekarang ini.
Sedangkan menurut Leech Middleton legenda Jepang ditopang oleh
kepercayaan rakyat yang masih dianut secara kuat. Dengan demikian mitos
dapat terjadi berdasarkan legenda Jepang yang masih dianggap benar benar
terjadi, legenda Jepang tersebut masih didasari pada kepercayaan masyarakat
Jepang yang masih dianut secara kuat. Berdasar pada cerita Kojiki misalnya
Susanoo Mikoto yang diusir dari langit harus mengalahkan ular berkepala
delapan. Tugas itu berhasil dilaksanakan dengan bukti yang diperolehnya
berupa sebuah pedang Kusanagi. Keberhasilan Susanoo menjadikannya,
mendapat inisiasi atau pengampunan yang menyebabkan ia dapat kembali lagi
ke langit dan dapat menikahi perempuan yang terbebas dari cengkeraman ular
itu. Hal tersebut menjadi sebuah legenda yang lama kelamaan memunculkan
hal hal yang disakralkan sehingga menjadi mitos misalnya hewan hewan sakral
seperti serigala, kuda, burung hantu, ular (leech Middleton,1978), atau Dewa
Universitas Kristen Maranatha 4
Lalu menurut Catherin Ross dalam bukunya yang berjudul Mistik Jepang,
dasar bagi penyebaran supranatural di dalam kultur dan adat istiadat
masyarakat Jepang berasal dari penciptaan mitos itu sendiri. Cerita Jepang
pertama yang bersifat sederhana karena masih berasal dari sejarah Jepang
dituturkan dalam dua sejarah tertulis , kojiki atau catatan tentang
perkara-perkara kuno, yang ditulis pada tahun 712 dan 日 本 書 紀 nihonshoki atau
sejarah tentang Jepang yang ditulis pada tahun 720. Catatan yang merupakan
kombinasi dari legenda dan pencampuran cerita yang berkembang dalam
masyarakat Jepang dengan sejarah yang memang benar-benar terjadi atau
fabrikasi ini merupakan usaha untuk menyatakan silsilah keturunan dan tradisi
Jepang.
Mitos Jepang mempunyai susunan yang lengkap mengenai cerita para dewa
yang saling berhubungan satu sama lain. Mitos adalah cerita suatu bangsa
tentang dewa dan pahlawan zaman dulu, yang mengandung arti mendalam
yang diungkapkan secara gaib
(KBBI,1989:589).
Kamus Jepang Reikai Shin Kokugo Jiten mendefinisikan mitos sebagai berikut:
神話 古くから伝えら 民族 か 中心 す 物語。
(林四郎1984:507)
Shinwa wa furukukara tsutaerareta, sono minzoku no kami wo chuushin to suru monogatari
Universitas Kristen Maranatha 5
Mitos adalah cerita mengenai dewa suatu bangsa, yang disampaikan dari jaman dahulu.
Kamus Jepang Shinmekai Kokugo Jiten mendefinisikan mitos adalah:
転地 擬人的に説 森羅万像に い 民
族 かつ く 述べ 物語。
(金田一きょうすけ1972:650)
Tenchi no sozo wo gijinteki ni setsumei shi shinramanzou ni yadoru tama nosonzai ya minzoku no soshin no katsuyaku wo noberu monogatari
(Kindaichi Kyousuke, 1972:650)
Mitos adalah cerita yang menceritakan aktivitas perjuangan nenek moyang dan adanya kepercayaan terhadap arwah atau roh dan mengarahkannya kepada ciptaan alam semesta.
Mitos yang ingin penulis angkat adalah mengenai binatang legenda di
Jepang yakni naga. Naga yang berasal dari Cina merupakan binatang legenda
yang menggambarkan mengenai segala hal yang dipercaya mengandung
kebaikan, pembawa rezeki, penghalau roh jahat dan sering dijadikan
penjaga-penjaga di kuil. Adapun mitos lain yang tersebar dalam masyarakat Jepang
mengenai naga adalah bila terjadi gerhana bulan maka muncul naga yang
menelan bulan dan menyebarkan wabah penyakit melalui saluran air dan mata
air. Lalu naga juga dipercaya sebagai dewa tanah untuk menyuburkan tanah
pertanian. Patung-patung naga sering dibuat untuk menandakan bahwa dewa
tanah telah datang untuk menyuburkan tanah pertanian.
Tema mengenai naga tersebut kerap kali dikemas ke dalam suatu karya
Universitas Kristen Maranatha 6
gunakan dalam menyelesaikan karya ilmiah ini. Anime adalah animasi khas
Jepang, yang biasanya dilambangkan melalui gambar-gambar berwarna-warni
yang menampilkan tokoh-tokoh dalam berbagai macam lokasi dan cerita, yang
ditujukan pada beragam jenis penonton. Anime dipengaruhi gaya gambar
manga, yaitu komik khas Jepang.
Kata anime tampil dalam bentuk tulisan dalam tiga karakter katakana
yang merupakan bahasa serapan dari bahasa Inggris "Animation" dan
diucapkan sebagai アニメション.
Anime pertama yang mencapai kepopuleran yang luas adalah Astro Boy
karya Ozamu Tezuka pada tahun 1963. Astro boy, mulai mendapat perhatian
publik di Jepang bahkan di seluruh dunia. Walaupun bukan cartoon pertama di
dunia, tapi karena kemunculan Astro boy inilah anime-anime di Jepang mulai
bermunculan. Aneka anime yang bermunculan tersebut juga membawa tema
yang menarik. Sebut saja Naruto tema cerita mengenai mitos rubah berekor 9,
atau anime-anime yang penulis gunakan sebagai bahan pembahasan.
Anime dapat dimengerti siapapun yang menikmatinya Pembaca juga dapat
mengetahui karakter dan karakteristik binatang gaib yang melegenda dari
anime. Penulis tertarik pada anime yang bercerita tentang binatang gaib
Universitas Kristen Maranatha 7
binatang gaib yaitu naga yang kemunculannya sudah tidak asing lagi bagi
pembaca. Sebetulnya ada film lain yang bertemakan tentang naga namun
karena penulis telah terlebih dahulu mengenal dengan pasti anime-anime di
atas maka dari itu, untuk melakukan pembahasan tentang naga, penulis akan
menganalisa dari anime yang bertemakan tentang naga. Penulis menganggap
melalui anime yang akan di analisis, akan ditemukan kesesuaian antara
karakter dan karakteristik naga dalam anime dengan yang ada dalam mitos.
Anime tersebut adalah: ッ カ 烈 火 Recca no Honno, naga yang muncul
adalah naga yang memiliki karakter menguji, sedangkan naga dalam ラ ン
ボー Dragon Ball adalah naga yang dapat mengabulkan permintaan manusia,
yang dikatakan adalah seekor dewa naga, dia kemudian berubah wujud
menjadi seekor naga jahat.. Dalam anime イ ン イ ヤ Saint Seiya ,naga
yang muncul berasal dari air terjun yang merupakan tempat tinggalnya. Dan
memiliki karakter pengajar. Sedangkan dalam anime 犬夜Inuyasha, naga yang
diciptakan oleh seorang miko, awalnya berkarakter penjaga namun karena
keegoisan manusia, naga berubah menjadi youkai atau roh jahat dari sisi
kegelapan makhluk hidup. Anime terakhir yang digunakan penulis adalah エク
ス X Clamp seri OVA (Original Video Animation), dalam anime ini naga yang
muncul memiliki 2 karakter yang selalu berbeda satu sama lainnya, Dalam
kelima anime tersebut penulis menemukan persamaan dan perbedaan mengenai
Universitas Kristen Maranatha 8
membeda-bedakan manusia, mana manusia yang baik atau jahat, asal ia dapat
lulus dari ujian mengenai filosofi hidup yang diberikan oleh sang naga.
1.2 Pembatasan masalah
Dalam penelitian ini penulis akan membatasi masalah pada persamaan dan
perbedaan mitos naga dalam anime ッカ 烈火 Recca no Honno, ラ ンボ
ー Dragon Ball , イ ン イ ヤ Saint Seiya,犬 夜 Inuyasha, dan エ ク ス X
Clamp seri OVA (Original Video Animation). dalam konteks kepercayaan
masyarakat Jepang
1.3 Tujuan pembahasan
Adapun tujuan pembahasan pada penelitian ini adalah untuk melihat
persamaan karakter dan karakteristik yang dapat penulis temukan dari anime
ッ カ 烈 火 Recca no Honno, ラ ン ボ ー Dragon Ball, イ ン イ ヤ
Saint Seiya,犬 夜 Inuyasha, dan エ ク ス X Clamp seri OVA (Original Video
Animation). dengan mitos naga berdasarkan kepercayaan masyarakat Jepang.
1.4 Metode penelitian
Dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini penulis menggunakan metode
Universitas Kristen Maranatha 9
sistematis dan akurat mengenai fakta, sifat, dan hubungan antar fenomena yang
diteliti, dengan berusaha mengumpulkan, menyajikan, serta menganalisa data
sehingga dapat memberikan gambaran yang cukup jelas atas objek penelitian
yang dipilih, yaitu mengenai mitos 竜ryuu atau naga melalui anime ッカ
烈火 Recca no Honno, ラ ンボー Dragon Ball, イン イヤ Saint Seiya,
犬夜 Inuyasha, danエクス X Clamp seri OVA (Original Video Animation).
Dasar untuk semua penyelidikan ilmiah adalah deskripsi yakni mendata
atau mengelompokkan sederet unsur yang terlihat sebagai pembentuk suatu
bidang persoalan yang ada. Banyak penyelidik cenderung menganggap
deskripsi sebagai kegiatan ilmiah yang kurang sulit. Dengan alasan itu, sering
kali perhatian penyelidik kurang diberikan pada pembahasan tentang berbagai
segi deskripsi dibandingkan dengan perhatian ekstrem yang diberikannya pada
kegiatan ilmiah lainnya. Sesungguhnya, penggunaan deskripsi tidaklah
semudah yang tampak sepintas. Dua kriteria harus dipenuhi dalam suatu sistem
pengelompokan untuk menjadikan informasi deskriptif yang terkandung di
dalamnya cocok untuk tujuan-tujuan ilmiah lainnya. Dalam praktek, ini bisa
menciptakan beberapa kesulitan. Data yang dikelompokan dalam batas tertentu
atas dasar (1) kelengkapan dan (2) peletakan pada tempatnya. Kelengkapan
akan tercapai apabila semua unsur yang menuntut perhatian telah dikenali dan
suatu tempat telah ditemukan bagi masing-masing soal di dalam sistem
masing-Universitas Kristen Maranatha 10
masing soal bisa ditempatkan secara tepat pada tidak lebih dari satu lokasi di
dalam sistem. Sebagai tambahan pada persyaratan yang sederhana tapi
mengikat itu, informasi deskriptif harus sejajar dan mengacu pada pencapaian
tujuan, selebihnya dari ilmu pengetahuan. Ada tiga cara dimana
deskripsi-deskripsi dikaitkan secara langsung dengan tujuan-tujuan ilmiah lainnya:
1. Informasi deskriptif bisa difokuskan secara langsung pada suatu pokok
teoretis.
2. Informasi deskriptif membolehkan perluasan konsep-konsep suatu
perspektif teoretis yang ada kepada temuan-temuan yang membuktikan
kebenaran peramalan-peramalan yang dibuat di dalam teori.
3. Informasi deskriptif bisa menggarisbawahi aspek-aspek metodologis
yang penting dari kumpulan dan penafsiran data (James.A Black,
Metode Dan Masalah Penelitian Sosial, 1992:6).
Metode deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok
manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu
kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah
untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan
akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang
Universitas Kristen Maranatha 11
dengan interpretasi yang tepat1. Penelitian deskriptif mempelajari
masalah-masalah dalam masyarakat, serta tatacara yang berlaku dalam masyarakat serta
situasi-situasi tertentu, termasuk tentang hubungan, kegiatan-kegiatan,
sikap-sikap, pandangan-pandangan, serta proses-proses yang sedang berlangsung dan
pengaruh-pengaruh dari suatu fenomena. Secara harafiah, metode deskriptif
adalah metode penelitian untuk membuat gambaran mengenai situasi atau
kejadian, sehingga metode ini berkehendak mengadakan akumulasi data dasar
belaka
(Moh. Nazir, Ph.D, Metode Penelitian,1990:63).
Penelitian ini bersifat library reseach (kepustakaan) dengan cara
menggali sumber-sumber penting. Disini penulis membedakannya menjadi dua
tipe, yaitu sumber primer berupa buku, dan panduan buku yang paling sering
penulis pergunakan adalah buku dari Mistik Jepang (the supranatural dan
mysterious Japan) karya Catrien Ross berdasarkan penelitiannya di Jepang
mengenai kehidupan mistis Jepang yang telah ada sejak zaman dahulu kala,
serta buku berjudul Matsuri karya Ike Iswari Lawanda. Adapun sumber
sekunder seperti; browsing, film, koran, majalah, atau artikel,serta catatan
kuliah yang mempunyai relevansi dengan pokok bahasan dan topik yang akan
disusun nantinya. Disamping itu akan pula menggunakan kamus elektronik
sebagai sumber bantuan.
1
Universitas Kristen Maranatha 12
Dari semua data yang berhasil disusun, selanjutnya akan disaring
dengan analisis dengan menggunakan metode deskripsi analisis. Metode
deskripsi dipakai untuk memperoleh gambaran mengenai naga yang penulis
terapkan melalui metode analisa untuk menganalisa secara kritis karakter dari
naga tersebut yang penulis ambil dari beberapa anime.
1.5 Organisasi penelitian
Penulisan skripsi ini terbagi menjadi 4 bab yaitu sebagai berikut :
Bab I Pendahuluan, Bab II Landasan teori, Bab III Analisa bahan dan Bab IV
Kesimpulan.
Pada Bab I Pendahuluan, penulis menguraikan latar belakang masalah,
tujuan penelitian, pembatasan masalah, metode dan teknik penelitian serta
organisasi penulisan Teori yang penulis gunakan adalah melalui metode
deskripsi analisis.
Organisasi penulisan berisi sistematika penulisan dari Bab 1 Pendahuluan
sampai Bab 4 yang berisi Kesimpulan.
Bab II Landasan teori. Bab ini membahas tentang Mitos naga yang
terdiri dari 4 sub bab. Sub bab 1 berisi tentang Mistik di Jepang. Sub bab 2
berisi tentang Asal-usul naga yang berasal dari Cina. Sub bab 3 berisi tentang
Universitas Kristen Maranatha 13
akan dibahas mengenai perbedaan naga yakni naga yang memiliki perpaduan
dari dewa dan iblis.
Bab III terdiri dari Analisis mitos naga dalam anime ッ カ 烈 火
Recca no Honno, ラ ンボー Dragon Ball , イン イヤ Saint Seiya,犬夜
Inuyasha, danエクス X Clamp seri OVA (Original Video Animation).
Bab IV Kesimpulan. Dalam bab ini penulis menarik kesimpulan yang
Universitas Kristen Maranatha 48
BAB IV
KESIMPULAN
Setelah penulis menguraikan analisa karya ilmiah penulis pada bab III
dengan menggunakan metode penelitian deskripsi analisis maka penulis
mencoba untuk menarik kesimpulan mengenai analisa tersebut:
Dalam sebuah kisah terdapat kategori mitologi yang tidak selamanya
berarti hal tersebut tidak nyata. Beberapa penutur Bahasa Indonesia
menganggap bahwa mitos dan mitologi berarti kisah fiksi atau khayalan.
Namun menurut definisi dalam beberapa kamus, istilah tersebut bisa berarti
cerita tradisional atau kisah yang menjadi kepercayaan suatu masyarakat,
dalam Wikipedia ada pengertian tersebut. Penggunaan istilah tersebut dalam
kategori ini tidak berarti bahwa suatu kisah dapat dikategorikan sebagai
sejarah yang nyata atau tidak, juga tidak berarti bahwa kepercayaan yang
dimasukkan dalam kategori ini adalah benar atau salah.
Naga, dalam kebanyakan kebudayaan, adalah monster yang luar biasa
dan terbentuk dari percampuran banyak mahkluk yang berbeda. Di Cina, naga
di Asia Timur umumnya adalah mahkluk yang baik hati. Selama mahkluk itu
dihormati, naga itu akan senantiasa berbuat baik. Berdasarkan beberapa kisah,
orang yang suci tidak dapat mati atau menjadi roh halus. Setelah berabad-abad
Universitas Kristen Maranatha 49
Ketika akhirnya bangun sebagai naga, ia mengoyakkan dirinya supaya
terbebas dan terbang menuju surga. Bangsa Cina cenderung mengatakan naga
memiliki badan berbentuk ular, muka seakan-akan mirip dengan kuda, tanduk
seperti rusa, kuku-kuku yang runcing , bersisik dan mampu terbang. Hal itu
sama seperti suku-suku yang memuja totem binatang yang berbeda-beda
bentuk tubuh yang kemudian saling menyatu. Hasilnya adalah mahkluk
campuran yang berbentuk rusa bertubuh ular, dan bersayap burung. Akhirnya
mereka menemukan mahkluk yang sama sekali berbeda dengan binatang yang
ada di dunia Dalam bahasa mandarin, kata dragon juga dipakai untuk
menggambarkan angin topan. Naga menjadi sosok kekuatan alam.
Dalam analisa yang telah penulis paparkan, tampak bahwa naga bukan
makhluk yang menyeramkan. Naga memiliki dua elemen penting yakni air
dan api.
Naga memiliki kekuatan alam yang digunakan untuk mengatur
keseimbangan alam. Dalam anime seringkali naga digambarkan menguji
manusia, misalnya dengan mengabulkan permintaan, atau memberikan
kekuatan yang harusnya dapat digunakan untuk menolong orang. Apabila
manusia dapat menggunakan hal tersebut dengan benar maka, kekuatan sejati
akan muncul. Dari analisis yang penulis lakukan, penulis mengetahui
bentuk,elemen dan karakter naga atau yoni yaitu bahwa naga tidak memiliki
Universitas Kristen Maranatha 50
walaupun melalui ke 5 anime,penulis menemukan juga adanya sedikit
perbedaan dengan paparan penulis pada bab II.
Dalam anime ッ カ の 烈 火 Recca no Honno, naga dalam anime
disebut sebagai 山他のおろち yamata no orochi atau naga berkepala delapan,
dengan elemen api. Dan untuk karakter naga, dalam anime Recca tidak
langsung mendapat pertolongan dari salah satu naga api yang bernama
Homura. Recca diuji dulu untuk dapat mengeluarkan kekuatannya yang
terbesar yakni kekuatan tekad. Kekuatan tersebut berhasil dikeluarkan Recca
dan berwujud api dari naga berkepala 8.
Pada anime ラ ン ボ ー Dragon Ball, naga yang pertama kali
muncul disebut 竜神 ryuujin. Sedangkan untuk naga yang telah menjadi jahat
tidak sesuai dengan tipe naga yang terdapat pada bab II yakni kiyo yang
merupakan jelmaan dari seorang perempuan yang mendendam. Penulis hanya
mengetahui sifatnya dari anime bahwa naga yang telah menjadi jahat
disebabkan karena menyerap permintaan manusia yang egois dan hanya
memikirkan dirinya sendiri. Naga langit yang dipuja, menguji manusia dengan
menyebarkan 9 Dragon Ball ke seluruh penjuru dunia. Bagi yang dapat
mengumpulkan ke 9 dragon ball tersebut maka sang naga akan mengabulkan
Universitas Kristen Maranatha 51
Dalam anime イン イヤ Saint Saiya, naga dalam anime
disebut-sebut sebagai Blue dragon atau 竜 dalam bahasa Jepang. Seperti yang telah
penulis paparkan pada bab II. Naga air yang dimiliki Shiryu, tidak dengan
mudah ia dapatkan, sehingga karakter naga dalam anime inipun tergantung
kepada pemiliknya, yakni harus didapat dengan usaha gigih dan pantang
menyerah.
Dalam anime 犬夜 Inuyasha, sang naga yang terdapat dalam Shikon
no tama dapat memberikan kekuatan tanpa batas, merupakan naga yang
berasal dari jelmaan roh jahat. Dalam paparan bab II tipe naga kiyo
merupakan jelmaan dari wanita yang jahat karena dendam sedangkan dalam
anime ini naga yang muncul berasal dari shikon no tama yang diperebutkan
manusia yang ingin memiliki kekuatan tanpa batas, dan merugikan bahkan
membunuh orang lain.
Begitu juga dengan anime エクス X Clamp seri OVA (Original Video
Animation). Naga dalam anime ini dikatakan sebagai naga langit 竜神
ryujin.Adapula yang dikatakan sebagai naga bumi, hanya saja hal tersebut
tidak sesuai dengan paparan penulis pada bab II. Untuk sifat naga, Naga
menguji manusia dengan menganugerahi masing-masing manusia dengan
Universitas Kristen Maranatha 52
hal yang lebih hebat lagi sehingga muncul perasaan iri hati yang akhirnya
merugikan sesama manusia yang lain.
Jadi dapat disimpulkan bahwa hal yang serupa antara mitos naga dan
anime adalah dapat dilihat dari karakter naga dalam anime yang serupa
dengan mitos, yakni: naga adalah binatang yang tidak menakutkan dan
memiliki sifat tergantung dari karakter si pemilik atau manusia itu sendiri,
bentuk naga dalam anime menurut mitos naga yang mendasari anime tersebut
adalah: 山他のおろち yamata no orochi, 竜神 ryuujin, blue dragon atau 竜,
serta naga yang merupakan wujud dari kejahatan dan keegoisan manusia.
Sedangkan untuk perbedaan mitos naga dalam anime terdapat dalam elemen
naga,yakni naga dalam anime lebih didominasi oleh elemen api, padahal
Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR PUSTAKA
Daftar Buku
F.L,Whitney.1960.The Elements of Resert.Asian Eds. Osaka: Overseas Book Co.
CATRIEN,ROSS. 2001. Mistik di Jepang. Jakarta
Lawanda, Ike Iswari. 1998 .Matsuri. Jakarta
Daftar Internet
http://www.narzan-u.ac.jp/shubunken/publicatioms/jjrs/pdf/120.pdf. Journal of Japanese Religious Studies.
http://ms.wikipedia.org/wiki/anime,http://imagessearch.yahoo.com/images: dragon in japan
http://www.japantoday.com/e?content=home