• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

PELAKSANAAN KERJA MAGANG 3.1. Kedudukan dan Koordinasi

Berikut merupakan penjabaran mengenai kedudukan dan koordinasi penulis dengan tim Creative selama bekerja di Sociolla:

1. Kedudukan

Penulis memiliki kedudukan sebagai Graphic Design Intern yang berada di bawah divisi Creative di bawah supervisi Senior Art Director. Penulis bertugas untuk merancang promotion web banners untuk keperluan situs sociolla.com dan mobile application Sociolla, yaitu SOCO. Selain itu, penulis juga bertugas untuk melakukan resize, digital imaging, dan merancang image bundles untuk keperluan merchandising katalog produk di situs Sociolla. Pekerjaan untuk perancangan promotion web banners ditinjau oleh supervisi penulis, yaitu Monica Nadira selaku Senior Art Director, sedangkan untuk pekerjaan resize untuk keperluan merchandising ditinjau oleh Florencia Noviana, seorang Senior Graphic Desiner yang juga bekerja di bawah Senior Art Director.

2. Koordinasi

Gambar 3.1 Bagan Koordinasi Sociolla - Promotion

Koordinasi diawali dengan pihak atau divisi yang membutuhkan hasil karya desain, dan melakukan request card di platform Quire (quire.io), yaitu platform yang digunakan oleh Sociolla untuk melakukan koordinasi pekerjaan. Card

(2)

tersebut kemudian diterima oleh Creative Manager yang kemudian akan membagikan semua card request design kepada setiap individu di Creative Team, termasuk penulis yang berkedudukan sebagai Graphic Design Intern.

Setelah mendapatkan assignment card tersebut, penulis akan memahami brief yang berada dalam card tersebut, lalu mulai mengerjakan sesuai permintaan dari card tersebut. Secara umum, penulis mengerjakan banner dengan template yang telah dibuat oleh Senior Art Director dan beberapa Senior Graphic Designer di bulan pertama dan kedua, lalu mulai belajar untuk merancang banner promotions sendiri dengan melakukan brainstorming untuk setiap banner karena memiliki visual yang berbeda setiap banner-nya. Ketika suatu perancangan telah selesai, penulis melakukan proses asistensi kepada Senior Senior Art Director, yang nantinya akan memberikan feedback dan penulis akan merevisi hasil perancangan tersebut. Apabila hasil rancangan telah disetujui, maka penulis akan mengunggahnya ke Google Drive dan memberikan komentar di card Quire bahwa perancangan telah selesai dan design request dapat diunduh di tautan Drive tersebut.

Gambar 3.2 Bagan Koordinasi Sociolla - Merchandising

Sedangkan untuk merchandising, proses yang dilakukan kira-kira sama dengan promotion banners, namun proses asistensi dilakukan dengan Senior Graphic Designer. Selain itu, proses koordinasi yang dilakukan sama.

3.2. Tugas yang Dilakukan

Sebagai intern, penulis diberikan beberapa tugas selama praktik kerja magang yang memiliki tingkat kesulitan rendah hingga tinggi seiring berjalannya waktu. Berikut merupakan penjabaran pekerjaan yang penulis lakukan selama melakukan praktik

(3)

Tabel 3.1. Detail Pekerjaan Yang Dilakukan Selama Magang Minggu

ke-

Periode Keterangan

1 8 – 12 Februari 2021

Resize dan merancang image bundle untuk merchandising

Merancang brand page banner untuk Nivea 2 15 – 19 Februari

2021

Resize dan merancang image bundle untuk merchandising

Merancang partnership promotion banners dan Instagram story untuk Sociolla x OVO dan Sociolla x OCTO Clicks

3 22 – 26 Februari 2021

Resize dan merancang image bundle untuk merchandising

Merancang 4 buah brand page banners, yaitu untuk Kleura, SilkyGirl, SADA by Cathy Sharon, dan Artisan Professionel

Revisi partnership banner untuk OVO &

OCTOClicks

4 1 – 5 Maret 2021 Resize dan merancang image bundle untuk merchandising

Merancang IG story untuk Fantasix Socobox untuk promosi Lavie Lash, SASC, Kleveru, dan Ellips Merancang promotion untuk Fantasix - L’oreal (main, category deals banner, dan IG story) 5 8 – 12 Maret 2021 Resize dan merancang image bundle untuk

merchandising

Merancang brand page banner untuk HAUM dan Mutual Beaute

Merancang partnership banner dan IG story untuk Sociolla x GoPay

6 15 – 19 Maret 2021

Resize dan merancang image bundle untuk merchandising

Merancang promosi untuk Fantasix – Dr. Bronner’s (category deals, exclusive banner, dan IG story) 7 22 – 26 Maret

2021

Resize dan merancang image bundle untuk merchandising

Merancang promosi untuk Fantasix – Aveeno (main banner, category deals banner, featured promotion, promotion image banner)

Merancang promosi untuk Fantasix – L’occcitane (main banner, category deals banner)

Merancang promosi untuk Fantasix – Masami (IG story)

(4)

Merancang top ribbon banner untuk Sociolla x GoPay

8 29 Maret – 2 April 2021

Resize dan merancang image bundle untuk merchandising

Merancang promosi Emina dengan key visual baru (Ramadan) (main banner, exlusive banner, featured promotion, promotion image banner, IG story, SC) Merancang promosi Benton dengan key visual Ramadan (main banner, exclusive banner, featured promotion, promotion image, IG story, SC)

Merancang K-Beauty Internal promotion (IG story, SC)

Merancang partnership banner Sociolla x OCBC NISP

9 5 – 9 April 2021 Resize dan merancang image bundle untuk merchandising

Merancang promosi Carl & Claire (category banner, featured promotion, exclusive banner, promotion image, IG story, SC)

10 12 – 16 April 2021

Resize dan merancang image bundle untuk merchandising

Merancang promosi New & Trending (main banner, category banner, IG story)

Merancang promosi Personal Care for Ramadan (main banner, category banner, stop-motion untuk IG story)

Merancang promosi Women’s Power Salebration (main banner, category banner))

Merancang partnership banner untuk Sociolla x GoPay

11 19 – 23 April 2021

Resize dan merancang image bundle untuk merchandising

Merancang promosi Women’s Power Salebration (IG story dan SC)

Merancang promosi Fabulous Hair Essentials (main banner, category banner, exclusive banner, featured promotion, promotion image, IG story dan SC)

Merancang promosi KAO May Deals (main banner, category banner, exclusive banner,

featured promotion, promotion image, IG story dan SC)

(5)

Merancang partnership banner dan IG story untuk Sociolla x OCBC NISP

12 26 – 30 April 2021

Resize dan merancang image bundle untuk merchandising

Merancang promosi Makeup on Budget (Category banner, exclusive banner, IG story, IG feed, dan SC)

Merancang promosi KAO May Deals (IG story) Merancang promosi Votre Peau – New Launch (main banner, category banner, exclusive banner, featured promotion, promotion image, IG story, dan SC)

Merancang promosi Azarine (main banner, category banner, exclusive banner, featured promotion, promotion image)

13 3 – 7 Mei 2021 Resize image untuk merchandising

Merancang promosi Azarine (IG story dan SC) Merancang promosi Dear Klairs – New Launch (main banner, category banner, featured

promotion, promotion image, IG story, IG feed) Merancang promosi Bioderma May Deals (main banner, category banner, featured promotion, promotion image)

3.3. Uraian Pelaksanaan Kerja Magang

Dalam pelaksanaan kerja magang di Sociolla, penulis mengerjakan beberapa assignments yang dapat dibagi ke dalam dua garis besar: yaitu Design Merchandising dan Design Sociolla. Untuk pekerjaan dalam Design Merchandising, penulis melakukan proses asistensi yang dibimbing oleh Florencia Noviana selaku Senior Graphic Design di tim Creative. Sedangkan untuk pekerjaan dalam Design Sociolla, penulis melakukan proses asistensi yang dibimbing oleh Monica Nadira selaku Senior Art Director di tim Creative.

Seperti yang telah penulis jelaskan di alur koordinasi di tim Creative Sociolla, penulis mendapatkan brief dalam card di platform Quire. Setiap tugas yang diberikan, baik itu Design Merchandising maupun Design Sociolla diberikan melalui card tersebut. Setiap card yang diberikan ke penulis ditugaskan oleh Creative Manager, yaitu Rachel Gabriella. Untuk Design Merchandising, umumnya pekerjaan penulis adalah melakukan resize image produk yang akan

(6)

masuk ke situs Sociolla, menggabungkan beberapa produk menjadi sebuah bundle, membuat color swatch untuk produk yang memiliki shade warna lebih dari satu sesuai dengan ketentuan atau guidelines yang telah diberikan, dan merancang brand page banner untuk halaman brand tersebut di situs Sociolla. Semua gambar tersebut akan diasistensikan kepada Senior Graphic Designer, dan setelah disetujui, diunggah ke Google Drive dan dikomentar tautan tersebut di card Quire.

Sedangkan untuk Design Sociolla, brief yang diterima juga berasal dari card di Quire, namun prosesnya lebih kompleks dibandingkan Design Merchandising.

Penulis melakukan proses brainstorming hingga digitalisasi secara visual, namun proses dilakukan dengan cepat. Biasanya, card yang diberikan memiliki deadline untuk hari card tersebut diberikan, atau deadline untuk keesokan harinya karena sistem e-commerce yang fast-paced. Proses asistensi dilakukan dengan Senior Art Director, yang kemudian memberikan feedback atas visual yang telah dirancang oleh penulis. Setelah visual perancangan banner telah disetujui, tahap selanjutnya penulis akan merancang turunan banner dan kepentingan sosial media untuk promosi tersebut. Setelah semua turunan banner dan sosial media disetujui, penulis akan mengunggah di Google Drive dan memberikan komentar di card Quire untuk tautannya.

3.3.1. Proses Pelaksanaan

Secara umum, proses pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan penulis menggunakan software Adobe Photoshop dan sedikit Adobe Illustrator. Sociolla banyak menggunakan proses digital imaging, karena memanfaatkan aset yang ada, seperti produk dari brand tersebut (yang diambil dari packshot merchandising), aset dari Shutterstock untuk latarnya, dan merancang keseluruhan aset tersebut sehingga karya yang dihasilkan seakan-akan difoto secara profesional. Begitu pula dengan proses editing packshot merchandising, produk dari brand diedit agar sesuai dan terlihat rapi. Penulis akan menjelaskan tiga proyek yang penulis kerjakan di Sociolla, yaitu merchandising, perancangan banner serta turunan sosial medianya untuk promosi mixed brand dan single brand promotions di situs Sociolla, dan perancangan banner dan turunan sosial medianya untuk promosi new launch.

(7)

Sebelum memasuki penjabaran mengenai pelaksanaan praktik kerja magang, penulis ingin menjelaskan bahwa dalam merancang karya untuk design merchandising dan design Sociolla, selain berkoordinasi dengan supervisi dan senior graphic designer di tim Creative, penulis juga berkoordinasi dengan divisi Merchandising dan divisi Campaign. Sesuai dengan bagan koordinasi yang telah penulis sertakan di gambar 3.1 dan 3.2, kedua divisi tersebutlah yang melakukan request card kepada Creative Manager di Quire, namun tidak jarang bahwa divisi Merchandising dan Campaign mengontak penulis apabila ada revisi yang tidak terkendali dari tim Creative, misalnya seperti perubahan brief atau ada perubahan angka diskon dari promosi tersebut.

1. Design Merchandising

Pada umumnya, design merchandising dibagi menjadi 2 bagian, bagian pertama yaitu resize, create image bundle, color swatch, resize logo, dan bagian kedua adalah merancang brand page banner. Bagian pertama tersebut merupakan keperluan katalog produk di situs Sociolla untuk keperluan berbelanja konsumen. Penulis melakukan pekerjaan design merchandising dengan kuantitas terbanyak di bulan pertama dan kedua, yaitu Februari dan Maret 2021.

Proses resize image dalam design merchandising mengikuti aturan tertentu dari merchandising guidelines Sociolla. Di hari pertama dan seminggu pertama kerja magang, penulis mempelajari guidelines tersebut sambil mengerjakan tugas dari card Quire. Dalam card tersebut, biasanya divisi merchandising akan request untuk resize packshot, membuat image bundle, resize logo, atau membuat brand page banner, tergantung kebutuhannya. Contohnya adalah gambar di bawah, penulis diminta untuk membuat image bundle, dimana di dalamnya terdapat dua brand yang memerlukan hal tersebut, yaitu Benefit Cosmetics dan Emina.

(8)

Gambar 3.3 Contoh Card Merchandising di Platform Quire

Resize image dalam design merchandising adalah melakukan editing pada produk, dengan latar belakang putih polos, dan membuat produk tersebut sejajar dengan margin tertentu yang ada dalam guideline packshot tersebut.

Sedangkan membuat image bundle adalah menggabungkan beberapa produk sesuai dengan kebutuhan merchandising untuk dijadikan satu bundle, sehingga di dalam satu foto tersebut memiliki beberapa produk yang akan dijual sebagai satu kesatuan.

Gambar 3.4 Guidelines Merchandising Sociolla (Dokumentasi Sociolla)

(9)

Gambar 3.5 Contoh Resize Image dan Create Image Bundle

Setelah selesai dibuat, penulis mengirimkan gambar-gambar tersebut ke grup Intern di Telegram untuk melakukan proses asistensi kepada Senior Graphic Designer. Proses asistensi tersebut bervariasi, dari permintaan untuk menerangkan area yang gelap dari suatu produk, merapikan produk agar terlihat lurus dengan perspective warp, ataupun color-correcting beberapa produk agar terlihat sempurna dan tidak ada cacat.

Lalu, setelah disetujui oleh Senior Graphic Designer, gambar-gambar tersebut di-export dengan ketentuan nama sesuai produk tersebut, dan diunggah ke Google Drive yang sesuai. Setelah itu, penulis memberikan komentar di card Quire task tersebut, dengan memberi kabar bahwa tugas telah selesai, dan memberikan tautan atas Google Drive yang berisikan gambar- gambar merchandising tersebut.

Gambar 3.6 Hasil Packshot yang Telah Live di Situs Sociolla

(https://www.sociolla.com/makeup-palettes-set/57218-set-of-5-matte-lip-liquid)

(10)

Setelahnya, gambar-gambar tersebut akan dipakai di situs Sociolla sesuai dengan SKU yang akan live. Seperti contoh gambar di atas, penulis melakukan create image bundle untuk lima produk lipstik dari Mutual Beaute, dan hasilnya dipakai secara live di situs Sociolla.

Untuk bagian kedua dari design merchandising, penulis biasanya diminta untuk membuat brand page banner. Sama dengan resize image, card akan di- request di Quire oleh pihak merchandising, namun untuk membuat brand page banner, penulis melakukan proses brainstorming terlebih dahulu. Proses brainstorming yang dilakukan tidak terlalu dalam karena tenggat waktu pengerjaan di Sociolla yang sangat fast-paced, namun brand page banner tersebut harus sesuai dengan key visual dari brand yang akan dirancang. Aset yang digunakan dapat diunduh dari akun Shutterstock milik Sociolla, dan melakukan proses digital imaging untuk meletakkan produk yang telah diedit dalam resize image, dan meletakkan logo brand di sebelah kanan, sesuai dengan ketentuan brand page banner Sociolla.

Gambar 3.7 Referensi Key Visual Mutual Beaute (instagram.com/mutualbeaute)

Contohnya, untuk perancangan brand page Mutual Beaute, penulis melakukan riset secara singkat pada Instagram Mutual Beaute, dan menemukan bahwa sebagian besar warna yang digunakan adalah berwarna merah muda dan peach, dan sering menggunakan elemen cermin dan bentuk organik. Selain itu, fotografi pada produk Mutual Beaute menggunakan bayangan yang cukup kuat.

Memasuki proses perancangan brand page banner, pertama, penulis mengunduh latar berwarna peach dengan akrilik dan podium berbentuk organik

(11)

Beaute dengan lipstik sebanyak lima buah telah melalui proses cropping sebelumnya, yaitu dari task resize image. Setelahnya, penulis melakukan digital imaging agar produk tersebut terlihat seperti difoto, dengan melakukan proses editing dan menambahkan bayangan di bawah setiap produk setelah meletakkannya di atas podium dengan bentuk organik. Selain itu, penulis juga mengkoreksi latarnya dengan tool brush di Photoshop agar sesuai dengan produk-produk yang diletakkan. Terakhir, penulis meletakkan logo Mutual Beaute di sebelah kanan, sesuai dengan guideline untuk brand page banner.

Gambar 3.8 Hasil Akhir Brand Page Banner untuk Mutual Beaute (https://www.sociolla.com/1175_mutual-beaute)

Setelahnya, penulis melakukan proses asistensi ke grup Intern Sociolla di aplikasi Telegram, dan mendapatkan beberapa feedback sebelum akhirnya

(12)

disetujui, begitu pula dengan proses asistensi untuk resize image dan create image bundles. Setelah brand page banner disetujui, penulis mengunggahnya ke Google Drive dan melakukan proses yang sama di card Quire. Hasil akhir brand page Mutual Beaute kini telah dipakai oleh situs Sociolla dan dapa dilihat secara live di https://www.sociolla.com/1175_mutual-beaute.

Gambar 3.9 Contoh Asistensi Create Image Bundle 2. Mixed dan Single Brand Promotions

Selain tugas design merchandising, penulis mendapatkan tugas di bagian design Sociolla. Secara umum, tugas di design Sociolla adalah merancang kebutuhan digital promotion untuk Sociolla, yaitu berbentuk web banner dan media sosial.

Untuk proyek ini, penulis akan menjabarkan proses perancangan untuk mixed dan single brand promotions menggunakan key visual Sociolla di bulan Ramadan, yaitu April hingga awal Mei 2021.

Pertama, penulis mengikuti meeting untuk keperluan briefing key visual Ramadan yang akan dipakai untuk semua promosi di Sociolla, termasuk digital promotions. Meeting tersebut dilaksanakan menggunakan Google Meets, dan dijelaskan oleh Senior Art Director mengenai ketentuan setiap promosi di

(13)

diberikan tugas untuk merancang mixed, single, dan new launch brand promotions.

Gambar 3.10 Meeting Ramadan Art Directions

Key Visual dari bulan Ramadan bertemakan ilustrasi yang termasuk beberapa karakter yang dirancang oleh tim Creative Sociolla. Visualnya terkesan ramah, dengan bentuk yang organis dan tidak terlalu rapi, menggunakan brush. Sebagai desainer, kami dianjurkan untuk mengambil aset ilustrasi dari file yang sudah ada, namun tidak menutup kemungkinan untuk merancang aset ilustrasi sendiri apabila diperlukan. Keseluruhan konsep untuk Ramadan di Sociolla berbentuk ilustrasi, dengan produk yang ditata dengan gaya flat lay dan shadow yang bergaya harsh.

Khusus untuk single brand promotion, ketentuannya adalah menggunakan key visual Ramadan Sociolla, namun dengan warna dari brand tersebut.

Sedangkan untuk mixed brand promotion, ketentuannya adalah menggunakan key visual Ramadan Sociolla sepenuhnya. Proses untuk keduanya kira-kira mirip, hanya berbeda di single brand promotion yang menggunakan warna dari brand tersebut. Sebagai bagian dari tim Creative, penulis juga dibagikan file yang berisikan aset ilustrasi Ramadan Sociolla, yang nantinya akan diambil aset-asetnya dan dikembangkan sendiri oleh penulis sesuai kebutuhan dari promosi tersebut.

(14)

Gambar 3.11 Guideline untuk Single Brand Promotion (Dokumentasi Perusahaan)

Gambar 3.12 Guideline untuk Mixed Brand Promotion (Dokumentasi Perusahaan)

Dalam merancang mixed brand promotion, pertama penulis akan membaca brief yang diberikan di card Quire. Card tersebut telah dilengkapi oleh informasi berupa copywriting untuk promosi tersebut, hingga product highlights yang harus dimasukkan ke dalam visual. Untuk mixed brand promotion, penulis akan membahas promosi Makeup on Budget.

(15)

Proses brainstorming untuk promosi Makeup on Budget pertama dilakukan dengan mencari referensi banner untuk makeup. Penulis mendapatkan beberapa kata kunci, yaitu bold dan pretty. Makeup biasanya identik dengan warna yang mencolok untuk menunjukkan kreasi yang bisa dihasilkan dari makeup itu sendiri. Sehingga, penulis memilih untuk menggunakan warna merah muda dari color palette key visual Ramadan Sociolla. Lalu, penulis juga meletakkan beberapa elemen dari ilustrasi Ramadan Sociolla yang berbentuk sparks dan menggambar sendiri elemen ilustrasi berbentuk bintang yang masih sesuai dengan gaya ilustrasi Ramadan Sociolla.

Kemudian, penulis meletakkan produk yang sudah di-request untuk dimasukkan ke visual, sesuai dengan gambar merchandising di situs Sociolla.

Untuk latarnya, penulis menggunakan warna-warna yang telah dipilih dan menyusunnya agar menyerupai kertas yang bertumpukan, namun dengan sudut yang menyerupai brush stroke, sesuai dengan key visual ilustratif. Peletakkan product highlights mengikuti sudut dari warna tergelap di latar, dan menggunakan harsh shadow sesuai guideline. Penulis juga menyusun agar produk memiliki margin samping yang sama dengan margin samping teks ke ujung artboard. Terakhir, aset dilengkapi dengan elemen ilustratif sparks dan bintang yang menghiasi bagian teks dari promosi.

Gambar 3.14 Proses Margin Category Banner untuk Promosi Makeup on Budget Setelahnya, penulis mengasistensikan visual banner tersebut di Telegram, mendapatkan beberapa feedback dari Senior Art Director, dan setelah disetujui, baru melanjutkan visual ke turunan banner lainnya dan sosial media yang juga di-request dalam card Quire.

(16)

Gambar 3.15 Asistensi Instagram Feed untuk Promosi Makeup on Budget

Request di dalam card Makeup on Budget tersebut adalah category banner, exclusive banner, media sosial berupa Instagram story, Instagram feed, dan SC.

Penulis merancang keseluruhan turunan dari visual Makeup on Budget dengan visual utama yang telah disetujui oleh Senior Art Director, ke dalam pengaplikasian media yang berbeda.

Gambar 3.16 Turunan Banner dan Sosial Media Promosi Makeup on Budget Sedangkan untuk single-brand promotion, proses perancangan yang dilakukan sama dengan mixed-brand promotion, namun penulis melakukan riset dan brainstorming melalui situs ataupun halaman Instagram brand

(17)

Misalnya, untuk promosi brand Azarine, penulis melakukan riset dan brainstorming dari halaman Instagram Azarine. Karena di product highlights dalam brief card Quire memiliki dua produk Azarine yang berada dalam varian C White, maka penulis mengambil warna dan visual dari varian tersebut.

Gambar 3.17 Visual Varian C White dari Brand Azarine (instagram.com/azarinecosmeticofficial)

Penulis mengambil warna kuning dari visual tersebut, dan menggunakan beberapa elemen seperti buah lemon dan bunga yang menggambarkan kesegaran dari varian tersebut. Aset ilustrasi tersebut diunduh dari akun Shutterstock Sociolla, dan penulis menggunakan elemen wave yang dirancang menggunakan pen tool. Peletakkan produk Azarine disusun seakan-akan mengikuti bentuk wave dari latar banner, sehingga terlihat segar dan peletakkannya tidak kaku. Setelahnya, penulis menambahkan flat shadow pada setiap produknya dengan warna kuning gelap.

Setelah merancang banner tersebut, proses asistensi dilakukan di grup Creative dan dilakukan oleh Senior Art Director, sama seperti proses asistensi mixed-brand promotion. Setelahnya, seperti biasa, penulis merancang seluruh turunan banner-nya, sesuai kebutuhan card Quire. Ketika tugas telah selesai, penulis memberikan komentar di card Quire dengan tautan Google Drive yang berisikan semua banner yang telah dikerjakan dan disetujui oleh Senior Art Director. Request yang diminta untuk promosi Azarine adalah main banner,

(18)

category banner, exclusive banner, featured promotion banner,dan promotion image.

Gambar 3.18 Turunan Banner untuk Promosi Azarine 3. New Launch Promotions

Selain mixed brand dan single brand promotions, penulis juga mengerjakan new launch promotions, yaitu promosi dari sebuah brand ketika baru meluncurkan

(19)

promotions, karena untuk new launch sama sekali tidak menggunakan key visual Ramadan Sociolla, namun tetap menggunakan teks untuk judul dan subjudul yang sesuai dengan ketentuan banner Sociolla di bulan tersebut.

Penulis akan menjabarkan salah satu contoh dari perancangan new launch promotion, yaitu promosi untuk brand Votre Peau. Votre Peau meluncurkan beberapa produk baru, namun penulis hanya akan mengambil key visual dari salah satu varian produk tersebut (atas saran dari Senior Art Director), karena semua produk terbaru dari Votre Peau memiliki gaya visual yang berbeda.

Penulis kemudian melakukan proses riset dan brainstorming melalui halaman Instagram Votre Peau dan akhirnya memutuskan untuk memilih visual dari produk Votre Peau – Retinol Great Barrier Cream, karena memiliki visual yang paling konsisten di antara produk lainnya yang baru rilis. Warna yang digunakan adalah biru tua, dan menggunakan elemen ray of light sehingga terkesan seperti berada tepat di bawah permukaan laut.

Gambar 3.19 Key Visual Retinol Great Barrier Cream dari Votre Peau (instagram.com/votre_peau)

Setelah itu, penulis merancang category banner menggunakan elemen- elemen tersebut, dan mengilustrasikan cahaya di atas permukaan laut menggunakan soft-edge brush di Adobe Photoshop. Penulis juga mengunduh

(20)

aset bubble untuk menambahkan kesan di bawah laut dari akun Shutterstock Sociolla. Produk-produk Votre Peau disusun seakan-akan sedang mengambang di laut, dengan elemen bubble yang bermunculan. Karena promosi ini adalah khusus new launch promotion, maka sesuai ketentuan banner Sociolla, penulis menambahkan stamp “NEW ON SOCIOLLA” di bagian kanan atas banner.

Proses setelahnya adalah melakukan asistensi seperti biasa ke grup Creative Sociolla, dan diasistensikan oleh Senior Art Director. Setelah visual utama telah disetujui, penulis melanjutkan turunan banner lainnya dan juga kebutuhan sosial media new launch Votre Peau berupa Instagram story. Seperti proses pada umumnya untuk banner promotions, penulis mengunggah semua file ke Google Drive, lalu memberikan komentar di card Quire dengan tautan drive tersebut.

Gambar 3.20 Proses Asistensi Instagram Story untuk New Launch Votre Peau Request pada card Quire new launch brand Votre Peau adalah category banner, exclusive banner, featured promotion banner, promotion image, dan sosial media yang berupa Instagram story. Berikut merupakan seluruh perancangan media promosi untuk banner dan sosial media promosi Votre Peau di Sociolla:

(21)

Gambar 3.21 Seluruh Turunan Banner dan Media Sosial untuk Votre Peau

(22)

3.3.2. Kendala yang Ditemukan

Dalam praktik bekerja magang, penulis menghadapi beberapa kendala. Kendala- kendala tersebut akan penulis jabarkan ke dalam tiga bagian, yaitu kendala dari diri penulis sendiri, kendala dengan koordinasi kerja, dan yang terakhir adalah kendala dengan sistem kerja di Sociolla.

1. Kendala Diri Sendiri

Kendala yang paling dirasakan oleh diri penulis sendiri adalah skill penulis yang terbilang cukup kurang di Adobe Photoshop, terutama dalam skill Digital Imaging. Selama kuliah, penulis terbiasa menggunakan Photoshop sebagai software untuk membuat ilustrasi, namun sangat jarang untuk membuat digital imaging. Selain itu, penulis juga lebih terbiasa menggunakan software Adobe Illustrator untuk membuat desain yang lebih ke arah layout. Sedangkan, Sociolla banyak menggunakan digital imaging, contohnya membuat bayangan di bawah produk-produk yang disusun secara digital agar terlihat seperti difoto.

Kendala lainnya selain skill adalah bahwa penulis kurang teliti dalam mengerjakan tugas yang diberikan. Misalnya, beberapa kali penulis salah mengetik promo atau syarat dan ketentuan yang berlaku, seperti lupa mengganti tanggal S&K yang berlaku karena masih mengikuti template, ataupun lupa memasukkan subtext dalam sebuah promo. Karena itu, penulis beberapa kali melakukan revisi dari divisi Campaign karena kelalaian penulisan tersebut.

Selain itu, penulis juga merasa kesulitan dalam brainstorming konsep visual banner, terutama untuk mixed-brand promotions. Seringkali Senior Art Director meminta penulis untuk mengeksplor gaya visual lebih lanjut, agar tidak memiliki aset yang berulangkali. Penulis juga beberapa kali mengalami art-block karena kebingungan dalam mengeksplorasi visual, namun tetap harus dikerjakan dengan deadline yang sangat ketat.

2. Kendala Koordinasi Kerja

Kendala pertama yang penulis alami dalam koordinasi kerja adalah dengan

(23)

desainer ataupun intern harus melakukan asistensi ke grup Creative Sociolla di aplikasi Telegram. Namun, dalam proses asistensi tersebut, tidak jarang Senior Art Director membalas sekitar 3-7 jam kemudian, yang menghambat proses asistensi tersebut. Karena Senior Art Director yang cukup lama membalas, maka tidak jarang pula task yang diberikan di card Quire terundur deadline-nya, karena revisi yang dilakukan hingga malam hari (karena keterlambatan Senior Art Director dalam membalas proses asistensi).

Kendala tersebut terjadi ketika mengerjakan design Sociolla.

Kendala kedua adalah ketika penulis mengerjakan design merchandising.

Seringkali, foto produk yang diberikan oleh brand memiliki kualitas yang rendah, sehingga gambar tersebut ‘pecah’ ketika melalui proses ediitng.

Divisi merchandising juga giat membantu penulis dalam mencarikan aset foto produk yang lebih baik, namun kendala terjadi juga ketika brand terkait terlambat membalas divisi merchandising ketika diminta untuk memberikan foto produk dengan kualitas yang lebih baik.

3. Kendala Sistem Kerja

Selain kendala penulis sendiri dan kendala koordinasi kerja, penulis juga mengalami kendala dalam sistem kerja. Sistem kerja di Sociolla sebenarnya memiliki jam kerja pukul 09.00 – 18.00 WIB, namun karena balasan Senior Art Director yang cukup lama, seringkali penulis mengerjakan sesuatu hingga malam dan sudah di luar jam kerja (misalnya, mengerjakan banner hingga jam 9 atau 10 malam karena mengejar deadline yang harus diselesaikan hari itu juga).

Selain itu, kendala lain dalam sistem kerja adalah ketika penulis melakukan WFO atau Work from Office. Ketika WFO, penggunaan internet di kantor menggunakan proxy, sehingga hanya dapat diakses oleh internal kantor saja. Hal ini juga membatasi beberapa akses, seperti Instagram, Pinterest, YouTube, dan beberapa situs tertentu. Hal ini menghambat pengerjaan penulis, terutama dalam mengerjakan brand page banner, single brand promotion, dan juga new launch promotion. Instagram telah

(24)

menjadi platform bagi brand untuk mengunggah portfolionya, sehingga menjadi wadah yang mudah diakses untuk mendapatkan key visual brand tersebut. Sehingga, apabila terblokir, penulis tidak dapat melakukan riset terhadap brand tersebut. Begitu pula dengan Pinterest, penulis juga seringkali melakukan riset dan brainstorming melalui Pinterest agar mendapatkan referensi yang sesuai.

3.3.3. Solusi Atas Kendala yang ditemukan

Beberapa solusi yang penulis lakukan untuk kendala yang telah disebutkan dalam praktik kerja magang di Sociolla adalah sebagai berikut:

1. Mempelajari secara otodidak skill digital imaging di Photoshop melalui tutorial daring dan juga menanyakan trik digital imaging kepada beberapa senior graphic designer di tim Creative.

2. Menyicil task card Quire yang lain sambil menunggu balasan dari asistensi dengan Senior Art Director, dan meminta task baru kepada Creative Manager apabila sudah menyelesaikan task lebih cepat.

3. Belajar untuk lebih teliti dan perlahan dalam mengerjakan segala sesuatu, untuk selalu belajar lebih sabar dalam proses perancangan dan tidak terburu-buru untuk langsung mendesain agar hasil perancangan maksimal.

4. Menyicil pekerjaan yang bisa dicicil terhadap task yang diberikan dari beberapa hari sebelumnya, agar tidak tenggat waktu dan akhirnya merancang visual yang kurang maksimal.

Penulis masih memiliki banyak kekurangan dalam praktik kerja magang ini.

Namun, dalam kerja magang di Sociolla, penulis belajar banyak hal yang telah mengembangkan pengetahuan serta keterampilan penulis dari seluruh tim Creative. Berkat dukungan dan bantuan dari tim Creative di Sociolla, penulis telah berkembang desainer yang lebih telaten dan telah melaksanakan praktik kerja magang secara sukses.

Gambar

Gambar 3.1 Bagan Koordinasi Sociolla - Promotion
Tabel 3.1. Detail Pekerjaan Yang Dilakukan Selama Magang  Minggu  ke-  Periode  Keterangan   1  8 – 12 Februari  2021
Gambar 3.3 Contoh Card Merchandising di Platform Quire
Gambar 3.5 Contoh Resize Image dan Create Image Bundle
+7

Referensi

Dokumen terkait

Apakah dengan citra merek global pada suatu merek produk tertentu, dan adanya positive word of mouth tentang produk, serta pengaruh persepsi kualitas dari negara

Berdasarkan fenomena tersebut, maka peneliti berminat untuk melakukan pengkajian terhadap proses pengelolaan pembelajaran bahasa Inggris di Madrasah Tsanawiyah Negeri

Tujuan Pembelajaran umum : Mahasiswa memahami tujuan, ruang lingkup, silabus, dan konsep pengambilan keputusan Jumlah pertemuan : 1 (satu) kali..

Pekerjaan yang penulis lakukan selama masa magang di Tokopedia terdiri atas perancangan key visual untuk kebutuhan banner ataupun discovery page pada

Dalam pelaksanaan praktik kerja magang, penulis diberikan tugas di bagian Product Marketing dengan fokus pembuatan creative ideas dan creative messages untuk materi

Setelah itu untuk merancang Category Banner Hansaplast penulis memulainya dengan membuat artboard dengan ukuran 1200px x 360px sesuai dengan Guidelines yang diberikan,

Penulis banyak mendapatkan project branding dan brand implementation seperti pembuatan Fairway brand guidelines atas logo yang telah dibuat, Lukumades brand naming, VICI

Penulis dan salah satu rekan desainer ditugaskan untuk merancang desain Instagram IndiHome Smart agar memiliki khas tersendiri namun tidak lari dari brand guideline