• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 57 TAHUN 2019

TENTANG

BATAS DAERAH ANTARA KABUPATEN KEDIRI DENGAN KABUPATEN BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa untuk tertib administrasi pemerintahan di Kabupaten Kediri dan Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur perlu ditetapkan batas daerah secara tegas antara Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur;

b. bahwa penetapan batas daerah antara Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Blitar sebagaimana dimaksud dalam huruf a telah disepakati oleh Pemerintah Kabupaten Kediri dan Pemerintah Kabupaten Blitar dengan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan disetujui oleh Tim Penegasan Batas Daerah Pusat;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 401 ayat (1) Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, perlu menetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Batas Daerah antara Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur;

(2)

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1950 tentang Pembentukan Propinsi Djawa Timur sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1950 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1950 tentang Pembentukan Propinsi Djawa Timur;

2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Djawa Timur sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1965 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotapraja Surabaya dan Daerah Tingkat II Surabaya dengan mengubah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Djawa Timur dan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah- Daerah Kota Besar Dalam Lingkungan Propinsi Djawa Timur, Djawa Tengah, Djawa Barat, dan Dalam Daerah Istimewa Jogjakarta (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2730);

3. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916);

4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

5. Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2015 tentang Kementerian Dalam Negeri (Lembaran Negara Republik

(3)

6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 141 Tahun 2017 tentang Penegasan Batas Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 79);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG BATAS DAERAH ANTARA KABUPATEN KEDIRI DENGAN KABUPATEN BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR.

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

1. Provinsi Jawa Timur adalah daerah otonom sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1950 tentang Pembentukan Propinsi Djawa Timur.

2. Kabupaten Kediri adalah daerah otonom sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Djawa Timur.

3. Kabupaten Blitar adalah daerah otonom sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Djawa Timur.

4. Titik Kartometrik yang selanjutnya disingkat TK adalah titik koordinat batas yang ditentukan berdasarkan pengukuran atau penghitungan posisi titik dengan menggunakan peta dasar dan peta lain sebagai pelengkap.

Pasal 2

Batas daerah antara Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur dimulai dari:

a. Pertigaan batas antara Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Blitar dan Kabupaten Tulungagung yang ditandai oleh TK.01 dengan koordinat 7⁰ 59' 51.857" LS dan 111⁰ 57' 24.260" BT, TK.01 selanjutnya ke arah

(4)

Timur sampai pada TK.02 dengan koordinat 7⁰ 59' 54.990" LS dan 111⁰ 57' 42.202" BT;

b. TK.02 selanjutnya ke arah Selatan menyusuri As (Median Line) Sungai sampai pada TK.03 dengan koordinat 8⁰ 00'

25.822" LS dan 111⁰ 57' 50.003" BT;

c. TK.03 selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK.04 dengan koordinat 8⁰ 00' 31.792" LS dan 111⁰ 58' 08.836"

BT;

d. TK.04 selanjutnya ke arah Barat Daya sampai pada TK.05 dengan koordinat 8⁰ 00' 32.999" LS dan 111⁰ 58' 07.957" BT;

e. TK.05 selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK.06 dengan koordinat 8⁰ 00' 34.905" LS dan 111⁰ 58' 14.141"

BT;

f. TK.06 selanjutnya ke arah Utara sampai pada TK.07 dengan koordinat 8⁰ 00' 33.728" LS dan 111⁰ 58' 14.462"

BT;

g. TK.07 selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK.08 dengan koordinat 8⁰ 00' 38.259" LS dan 111⁰ 58' 27.862"

BT;

h. TK.08 selanjutnya ke arah Selatan sampai pada TK.09 dengan koordinat 8⁰ 00' 42.746" LS dan 111⁰ 58' 26.958"

BT;

i. TK.09 selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK.10 dengan koordinat 8⁰ 00' 45.194" LS dan 111⁰ 58' 34.493"

BT;

j. TK.10 selanjutnya ke arah Utara sampai pada TK.11 dengan koordinat 8⁰ 00' 18.842" LS dan 111⁰ 58' 41.797"

BT;

k. TK.11 selanjutnya ke arah Barat Laut menyusuri As (Median Line) sungai sampai pada TK.12 dengan koordinat 8⁰ 00' 12.396" LS dan 111⁰ 58' 34.700" BT;

l. TK.12 selanjutnya ke arah Utara sampai pada TK.13 dengan koordinat 7⁰ 59' 51.182" LS dan 111⁰ 58' 40.130"

(5)

m. TK.13 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.14 dengan koordinat 7⁰ 59' 52.685" LS dan 111⁰ 58' 51.587"

BT;

n. TK.14 selanjutnya ke arah Utara sampai pada TK.15 dengan koordinat 7⁰ 59' 48.678" LS dan 111⁰ 58' 52.471"

BT;

o. TK.15 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.16 dengan koordinat 7⁰ 59' 51.273" LS dan 111⁰ 59' 10.344"

BT;

p. TK.16 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.17 dengan koordinat 7⁰ 59' 54.810" LS dan 111⁰ 59' 29.003"

BT;

q. TK.17 selanjutnya ke arah Utara sampai pada TK.18 dengan koordinat 7⁰ 59' 44.921" LS dan 111⁰ 59' 30.034"

BT;

r. TK.18 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.19 dengan koordinat 7⁰ 59' 50.767" LS dan 112⁰ 00' 11.067"

BT;

s. TK.19 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.20 dengan koordinat 7⁰ 59' 54.002" LS dan 112⁰ 00' 47.001"

BT;

t. TK.20 selanjutnya ke arah Selatan sampai pada TK.21 dengan koordinat 8⁰ 00' 01.785" LS dan 112⁰ 00' 46.367"

BT;

u. TK.21 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.22 dengan koordinat 8⁰ 00' 02.620" LS dan 112⁰ 00' 51.039"

BT;

v. TK.22 selanjutnya ke arah Selatan sampai pada TK.23 dengan koordinat 8⁰ 00' 06.192" LS dan 112⁰ 00' 51.231"

BT;

w. TK.23 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.24 dengan koordinat 7⁰ 59' 58.405" LS dan 112⁰ 01' 04.406" BT;

x. TK.24 selanjutnya ke arah Timur menyusuri As (Median Line) Jalan sampai pada TK.25 dengan koordinat 7⁰ 59' 48.850" LS dan 112⁰ 01' 42.447" BT;

(6)

y. TK.25 selanjutnya ke arah Utara sampai pada TK.26 dengan koordinat 7⁰ 59' 47.809" LS dan 112⁰ 01' 42.218"

BT;

z. TK.26 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.27 dengan koordinat 7⁰ 59' 39.160" LS dan 112⁰ 02' 03.848" BT;

aa. TK.27 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.28 dengan koordinat 7⁰ 59' 36.305" LS dan 112⁰ 02' 12.565" BT;

ab. TK.28 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.29 dengan koordinat 7⁰ 59' 36.438" LS dan 112⁰ 02' 38.634"

BT;

ac. TK.29 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.30 dengan koordinat 7⁰ 59' 33.551" LS dan 112⁰ 03' 11.645"

BT;

ad. TK.30 selanjutnya ke arah Utara sampai pada TK.31 dengan koordinat 7⁰ 59' 30.068" LS dan 112⁰ 03' 11.342"

BT;

ae. TK.31 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.32 dengan koordinat 7⁰ 59' 30.040" LS dan 112⁰ 03' 21.481"

BT;

af. TK.32 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.33 dengan koordinat 7⁰ 59' 28.395" LS dan 112⁰ 03' 27.802" BT;

ag. TK.33 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.34 dengan koordinat 7⁰ 59' 28.620" LS dan 112⁰ 03' 37.047"

BT;

ah. TK.34 selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK.35 dengan koordinat 7⁰ 59' 30.881" LS dan 112⁰ 03' 42.134"

BT;

ai. TK.35 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.36 dengan koordinat 7⁰ 59' 31.415" LS dan 112⁰ 03' 47.181"

BT;

aj. TK.36 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.37 dengan koordinat 7⁰ 59' 31.438" LS dan 112⁰ 03' 50.486"

(7)

ak. TK.37 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.38 dengan koordinat 7⁰ 59' 32.343" LS dan 112⁰ 04' 00.358"

BT;

al. TK.38 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.39 dengan koordinat 7⁰ 59' 30.457" LS dan 112⁰ 04' 09.963"

BT;

am. TK.39 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.40 dengan koordinat 7⁰ 59' 27.957" LS dan 112⁰ 04' 20.299" BT;

an. TK.40 selanjutnya ke arah Utara sampai pada TK.41 dengan koordinat 7⁰ 59' 26.148" LS dan 112⁰ 04' 20.725"

BT;

ao. TK.41 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.42 dengan koordinat 7⁰ 59' 27.226" LS dan 112⁰ 04' 37.490" BT;

ap. TK.42 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.43 dengan koordinat 7⁰ 59' 26.704" LS dan 112⁰ 05' 00.771"

BT;

aq. TK.43 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.44 dengan koordinat 7⁰ 59' 20.702" LS dan 112⁰ 05' 46.648"

BT;

ar. TK.44 selanjutnya ke arah Utara menyusuri As (Median Line) Jalan sampai pada TK.45 dengan koordinat 7⁰ 58' 59.271" LS dan 112⁰ 05' 50.425" BT;

as. TK.45 selanjutnya ke arah Utara menyusuri As (Median Line) Jalan sampai pada TK.46 dengan koordinat 7⁰ 58'

36.640" LS dan 112⁰ 05' 53.747" BT;

at. TK.46 selanjutnya ke arah Barat Laut menyusuri As (Median Line) Jalan sampai pada TK.47 dengan koordinat 7⁰ 58' 12.046" LS dan 112⁰ 05' 46.506" BT;

au. TK.47 selanjutnya ke arah Timur menyusuri As (Median Line) Jalan sampai pada TK.48 dengan koordinat 7⁰ 58' 21.229" LS dan 112⁰ 06' 58.905" BT;

av. TK.48 selanjutnya ke arah Tenggara menyusuri As (Median Line) Jalan sampai pada TK.49 dengan koordinat 7⁰ 58' 26.942" LS dan 112⁰ 07' 41.444" BT;

(8)

aw. TK.49 selanjutnya ke arah Tenggara menyusuri As (Median Line) Jalan sampai pada TK.50 dengan koordinat 7⁰ 58' 33.728" LS dan 112⁰ 08' 00.340" BT;

ax. TK.50 selanjutnya ke arah Timur menyusuri As (Median Line) Jalan sampai pada TK.51 dengan koordinat 7⁰ 58' 32.563" LS dan 112⁰ 09' 01.304" BT;

ay. TK.51 selanjutnya ke arah Selatan menyusuri As (Median Line) Jalan sampai pada TK.52 dengan koordinat 7⁰ 58'

37.931" LS dan 112⁰ 09' 00.857" BT;

az. TK.52 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.53 dengan koordinat 7⁰ 58' 38.768" LS dan 112⁰ 09' 20.309"

BT;

ba. TK.53 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.54 dengan koordinat 7⁰ 58' 32.279" LS dan 112⁰ 09' 44.317"

BT;

bb. TK.54 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.55 dengan koordinat 7⁰ 58' 28.999" LS dan 112⁰ 10' 17.162"

BT;

bc. TK.55 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.56 dengan koordinat 7⁰ 58' 24.551" LS dan 112⁰ 10' 53.574"

BT;

bd. TK.56 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.57 dengan koordinat 7⁰ 58' 10.146" LS dan 112⁰ 11' 34.889" BT;

be. TK.57 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.58 dengan koordinat 7⁰ 58' 01.431" LS dan 112⁰ 11' 53.067" BT;

bf. TK.58 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.59 dengan koordinat 7⁰ 57' 46.887" LS dan 112⁰ 12' 19.354" BT;

bg. TK.59 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.60 dengan koordinat 7⁰ 57' 49.446" LS dan 112⁰ 12' 40.858"

BT;

bh. TK.60 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.61 dengan koordinat 7⁰ 57' 46.380" LS dan 112⁰ 13' 00.667"

(9)

bi. TK.61 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.62 dengan koordinat 7⁰ 57' 41.718" LS dan 112⁰ 13' 16.957" BT;

bj. TK.62 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.63 dengan koordinat 7⁰ 57' 19.943" LS dan 112⁰ 13' 46.507" BT;

bk. TK.63 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.64 dengan koordinat 7⁰ 57' 14.177" LS dan 112⁰ 14' 09.611" BT;

bl. TK.64 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.65 dengan koordinat 7⁰ 56' 50.941" LS dan 112⁰ 14' 32.763" BT;

bm. TK.65 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.66 dengan koordinat 7⁰ 56' 47.021" LS dan 112⁰ 14' 54.432"

BT;

bn. TK.66 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.67 dengan koordinat 7⁰ 56' 38.580" LS dan 112⁰ 15' 25.876" BT;

bo. TK.67 selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK.68 dengan koordinat 7⁰ 56' 50.561" LS dan 112⁰ 15' 34.058"

BT;

bp. TK.68 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.69 yang merupakan Puncak Gunung Umbuk dengan koordinat 7⁰ 56' 39.625" LS dan 112⁰ 15' 47.353" BT;

bq. TK.69 selanjutnya ke arah Timur sampai pada TK.70 dengan koordinat 7⁰ 56' 40.016" LS dan 112⁰ 15' 53.729"

BT;

br. TK.70 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.71 dengan koordinat 7⁰ 56' 35.105" LS dan 112⁰ 16' 11.520" BT;

bs. TK.71 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.72 dengan koordinat 7⁰ 56' 29.924" LS dan 112⁰ 16' 41.537" BT;

bt. TK.72 selanjutnya ke arah Timur Laut menyusuri As (Median Line) Sungai sampai pada TK.73 dengan koordinat 7⁰ 56' 23.471" LS dan 112⁰ 17' 13.556" BT;

(10)

bu. TK.73 selanjutnya ke arah Timur menyusuri As (Median Line) Sungai sampai pada TK.74 dengan koordinat 7⁰ 56'

25.351" LS dan 112⁰ 17' 34.547" BT;

bv. TK.74 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.75 dengan koordinat 7⁰ 56' 18.658" LS dan 112⁰ 17' 58.207" BT;

bw. TK.75 selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK.76 dengan koordinat 7⁰ 56' 09.850" LS dan 112⁰ 18' 22.103" BT; dan

bx. TK.76 selanjutnya ke arah Utara sampai pada pertigaan batas antara Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang yang ditandai oleh TK.77 dengan koordinat 7⁰ 55' 45.470" LS dan 112⁰ 18' 23.686" BT.

Pasal 3

Posisi TK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 bersifat tetap dan tidak berubah akibat perubahan nama desa, nama kelurahan, dan/atau nama kecamatan.

Pasal 4

Batas daerah dan koordinat batas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 tercantum pada peta dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Pasal 5

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

(11)

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 27 Agustus 2019

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA, ttd

TJAHJO KUMOLO

Diundangkan di Jakarta

pada tanggal 10 September 2019.

DIREKTUR JENDERAL

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,

ttd

WIDODO EKATJAHJANA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2019 NOMOR 1033.

Salinan sesuai dengan aslinya Kepala Biro Hukum,

ttd

R. Gani Muhamad, SH, MAP Pembina Utama Muda (IV/c) NIP. 19690818 199603 1001

(12)

Referensi

Dokumen terkait

[r]

pelaksanaan rencana aksi pengelolaan sumber daya ikan di Laut Pedalaman, Teritorial, dan Perairan Kepulauan (%) % 100 0 0 0 5 Terselenggaranya tata kelola pemanfaatan

B elan ja Pegaw

Berdasarkan beberapa pengertian di atas yang dimaksud dari judul efektivitas penerapan slogan 6 S (Senyum, Sapa, Salam, Salim, Sopan, Santun) terhadap

Dari hasil penelitian diperoleh: Kehalusan bulu pada Rex disebabkan oleh kecilnya diameter batang bulu kasar dan folikel bulu, helai kutikula yang relatif pendek,

Modul yang menggabungkan seluruh proses enkripsi dari permutasi awal, pembangkitan kunci internal, 16 putaran proses enciphering hingga permutasi dengan matriks

menyimpang peserta didik dari keluarga broken home di SMA N 14 Padang dari bentuk tingkah laku yang bertujuan merugikan diri sendiri, seperti cabut dari sekolah,

Sifat fisika tanah yang terbentuk dari bahan volkanik atau Andosol yaitu memiliki berat isi yang rendah, kandungan air pada 15 bar yang tinggi, dan kandungan air tinggi,