• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV VISUALISASI DESAIN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB IV VISUALISASI DESAIN"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

VISUALISASI DESAIN

A. Visualisasi Desain

Visualisasi pada perancangan ini merancang teknik makrame dari sumber ide bunga mawar dan bunga melati menggunakan tali goni untuk produk partisi. Alasan pemilihan bunga mawar dan bunga melati sebagai motif utama untuk produk partisi karena bunga mawar dan melati mudah dibuat atau dibentuk menggunakan bahan tali goni. Penggunaan warna menggunakan pewarna naptol dengan proses pencelupan dan menggunakan bleaching untuk motif bunga melati. Bunga mawar dan bunga melati masing- masing memiliki manfaat pada bunganya yaitu sama-sama sebagai kesehatan dan kencantikan seperti sesak nafas, demam, sakit kepala, bertindak sebagai afrodisiak alami, membantu menurunkan berat badan, dan masih banyak lainnya.

Perancangan ini berhasil memvisualisasikan 6 desain beserta penerapannya, yang diantaranya dua desain divisualisasikan dan diproduksi dalam produk interior yaitu partisi. Empat desain lainnya hanya divisualisasikan dalam wujud desain tanpa diproduksi. Motif bunga mawar dan melati yang dipilih menggunakan teknik makrame dengan nuansa warna turunan tone coklat, sehingga memperlihatkan bentuk alaminya dan menciptakan kesan hangat pada hunian modern.

(2)

1. Proses Perancangan Makrame

Proses Pencucian Serat Goni

Proses pewarnaan

Menggunakan Pewarna naptol Proses pencelupan

warna

(3)

Penjemuran Tali Setelah Proses Pewarnaan

Motif Pendukung

Bunga Mawar

20 cm

Simpul Pipih

Penggabungan simpul pipih

dan kordon

Kemudian digabung dan terdapat 10 kelopak Lalu simpul digulung sehingga menyerupai bunga mawar

(4)

Bunga Melati

Motif pendukung

Menggunakan simpul kordon

Kemudian penggabungan 5

kelopak bunga melati

Menggunakan simpul tunggal sehingga memberikan kesan visual

seperta DNA

(5)

Proses pembakaran

Desain 1: Puspa

Desain ini menggambil tema naturalisme karena mengambil flora disetiap visualisasinya.

Desain pertama ini menggolah visual bunga mawar dan bunga melati yang diletakkan di pinggir lingkaran. Desain ini diberi judul puspa yang berasal dari bahasa sansekerta yang berarti kembang atau bunga, Partisi ini merupakan jenis partisi trasparan dengan ukuran partisi 180 x 160, perancangan partisi ini ditunjukan untuk rumah minimalis yang mana memiliki salah satu desain yaitu open space, desain partisi ini mempunyai 12 buah ulahop dengan ukuran masing masing 30 cm, partisi ini menggunakan kayu jati londo dengan lebar bingkai 5 cm, desain tersebut menggunakan 2 simpul yaitu simpul ganda dan simpul pipih dengan menggunakan ton warna coklat. Menggunakan bahan serat jute (goni) dengan pewarna naptol.

Untuk menghilangkan serabut halus karena

proses pencucian

(6)

Gambar 16

Eksplorasi Desain Partisi “Puspa”

Foto: Ayu Altsani 2020

Gambar 17

Eksplorasi Sketsa Desain Partisi “Puspa”

Foto: Ayu Altsani 2020

60 cm

180 cm

160 cm

30 cm

(7)

Desain 2 : Wikasita

Desain kedua ini mengolah visual bunga mawar dan bunga melati dengan teknik makrame dengan bentuk partisi yang menyerupai pohon. Desain ini diberi judul wikasita yang berasal dari bahasa sansekerta yang berarti mekar. Desain ini menggambarkan bunga melukis warna-warna kontras disepanjang tanah dan membawa kegembiraan bagi banyak orang, keanggunan dan sentuhan halus mereka membuat penikmatnya kagum.

Partisi ini merupakan jenis partisi trasparan dengan ukuran partisi180 x 160, perancangan partisi ini ditunjukan untuk rumah minimalis yang mana memiliki salah satu desain yaitu open space, desain ini berbentuk menyerupai pohon menggunakan 16 buah ulahop dengan ukuran 30

cm, desain tersebut menggunakan 2 simpul yaitu simpul pipih dan simpul kordon, dengan menggunakan pewarna naptol .

Gambar 18

Eksplorasi Desain Partisi “Wikasita”

Foto: Ayu Altsani 2020

(8)

Gambar 19

Eksplorasi Sketsa Desain Partisi “Wikasita”

Foto: Ayu Altsani 2020

Desain 3 : Wasita

Desain yang ketiga ini mengolah visual bunga mawar dan bunga melati dengan teknik makrame. Desain ini diberi judul wasita yang berasal dari bahasa sansekerta yang berarti berbau harum. Desain ini menggambarkan proses pertumbuhan bunga mawar dan bunga melati yang mengeluarkan wangi ciri khas mereka dan mempertahankan keindahannya yang digambarkan melalui motif dengan teknik makrame dan menjadi dekoratif bunga yang bermekaran.

Partisi ini merupakan jenis partisi trasparan dengan ukuran partisi 180 x 200, perancangan partisi ini ditunjukan untuk rumah minimalis yang mana memiliki salah satu desain yaitu open space, perancangan desain partisi ini menggantung ke atap dengan menggunakan 32 buah ulahop

dengan ukuran 20 cm, desain tersebut menggunakan 2 simpul yaitu simpul pipih dan simpul kordon, dengan menggunakan pewarna naptol. Desain ini diberi judul wasita yang berasal dari bahasa sansekerta yang berarti berbau harum.

(9)

\

Gambar 20

Eksplorasi Desain Partisi “Wasita”

Foto: Ayu Altsani 2020

Gambar 21

Eksplorasi Sketsa Desain Partisi “Wasita”

Sumber: Ayu Altsani 2020

(10)

Desain 4: Palawa

Desain keempat ini mengolah visual bunga mawar dan bunga melati dengan teknik makrame.

Desain ini diberi judul Palawa yang berasal dari bahasa sansekerta yang berarti bersemi. Desain ini menggambarkan proses kehidupan dari hal kecil menghasilkan hal besar dan mencapai kecantikan yang luar biasa terpancar.

Partisi ini merupakan jenis partisi trasparan dengan ukuran partisi 180 x 160, perancangan partisi ini ditunjukan untuk rumah minimalis yang mana memiliki salah satu desain yaitu open space, perancangan desain partisi ini menggantung ke atap dengan menggunakan 51 buah ulahop

dengan ukuran 20 cm, desain tersebut menggunakan 2 simpul yaitu simpul pipih dan simpul kordon, dengan menggunakan pewarna naptol.

Gambar 22

Eksplorasi Desain Partisi “Palawa”

Foto: Ayu Altsani 2020

(11)

Gambar 23

Eksplorasi Sketsa Desain Partisi “Palawa”

Foto: Ayu Altsani 2020

Desain 5 : Dahayu

Desain kelima ini menggambil tema naturalisme karena mengambil flora disetiap visualisasinya. ini mengolah visual bunga mawar dan bunga melati dengan teknik makrame.

Desain ini diberi judul dahayu yang berasal dari bahasa sansekerta yang berarti cantik. Desain ini menggambarkan bunga tidak mempropagandakan harum semerbaknya, dengan sendirinya harum semerbaknya itu tersebar disekelilingnya, demikian juga soal kehidupan, kita tidak perlu memperlihatkan kebaikan kepada orang, cukup lakukan saja. Setelah itu dengan sendirinya kebaikan itu akan terlihat.

Partisi ini merupakan jenis partisi trasparan dengan ukuran partisi 180 x 160, perancangan partisi ini ditunjukan untuk rumah minimalis yang mana memiliki salah satu desain yaitu open space, perancangan menggunakan 9 buah ulahop dengan ukuran 6 ulahop 30 cm, dan 3 ulahop

(12)

dengan ukuran 40 cm, desain ini menggunakan kerangka yang berbahan jati londo dengan lebar 5 cm, desain tersebut menggunakan 2 simpul yaitu simpul pipih dan simpul kordon, dengan menggunakan pewarna naptol.

Gambar 24

Eksplorasi Desain Partisi “Dahayu”

Foto: Ayu Altsani 2020

(13)

Gambar 25

Eksplorasi Sketsa Desain Partisi “Dahayu”

Foto: Ayu Altsani, 2020

Gambar 26 Realisasi Partisi “Dahayu”

Foto: Ayu Altsani 2020

(14)

Desain 6: Ranti

Desain keenam ini menggambil tema naturalisme karena mengambil flora disetiap visualisasinya. ini mengolah visual bunga mawar dan bunga melati dengan teknik makrame.

Desain ini diberi judul ranti yang berasal dari bahasa sansekerta yang berarti rangkaian bunga Desain ini terinspirasi dari visual rangkaian bunga mawar dan melati yang memiliki tangkai sebagai penopang yang menjulang tinggi dengan bentuk stilasi.

Desain ini menggambarkan kisah adalah bunga, ketika satu tangkai patah dan mati, serbuk sari adalah pelajarannya akan berkelana, menumbuhkan kisah baru yang jauh lebih indah, hikmah atu pelajaran dari setiap kisah maka itu akan baik untuk masa yang akan datang dan menanamkan keyakinan dalam jiwa bahwa setiap kisah yang kita lalui adalah bunga.

Partisi ini merupakan jenis partisi trasparan dengan ukuran partisi 180 x 200, perancangan partisi ini ditunjukan untuk rumah minimalis yang mana memiliki salah satu desain yaitu open space, perancangan desain partisi ini menggantung ke atap dengan menggunakan 45 buah ulahop dengan ukuran 20 cm, desain tersebut menggunakan 2 simpul yaitu simpul pipih dan simpul kordon, dengan menggunakan pewarna naptol.

(15)

Gambar 27

Eksplorasi Desain Partisi “Ranti”

Sumber: Ayu Altsani 2020

Gambar 28

Eksplorasi Sketsa Desain Partisi “Ranti”

Sumber: Ayu Altsani 2020

(16)

Gambar 29 Realisasi Partisi “Ranti”

Foto: Ayu Altsani 2020

B. Hasil Yang Dicapai

Hasil desain yang ditampilkan dari ke enam karya ini adalah wujud dari visualisasi pengolahan bunga mawar dan bunga melati dengan menggunakan bahan tali goni yang kemudian diolah menggunakan teknik makrame sebagai partisi. Keinginan untuk membuat perancangan ini untuk memberikan kesan baru dan menarik minat konsumen yang ditunjukan, yaitu untuk konsumen yang mempunyai rumah minimalis yang akan menjadi produk dekorasi yang sesuai dengan ruang sehingga dapat mewujudkan suasana yang beda dan berkarakter. Dalam pembuatannya, terdapat bebrapa kendala yang ditemui saat melakukan proses pembuatan dan juga terkendala kemunduran waktu produksi, namun tidak berpengaruh pada hasil akhir yang tetap sesuai target desain.

Gambar

Gambar 29   Realisasi Partisi “Ranti”

Referensi

Dokumen terkait

Hasil yang didapatkan adalah bahwa cahaya alami mempunyai peranan penting dalam sebuah bangunan religius khususnya dalam kasus ini adalah Gereja karena masuknya cahaya

Untuk mengurangi pencemaran yang telah terjadi di kota bandung perlu adanya kontribusi dari pemerintah daerah untuk menghimbau masyarakat dan memberi pencerahan seperti apa

Dari pembahasan yang telah dijabarkan sebelumnya dapat dilihat bahwa terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab dari blokade Qatar oleh empat negara Gulf ini, yang

ABSTRAK: Permasalahan yang dihadapi mitra di lapangan diantaranya tata kelola sampai ke proses pembelajaran didalam kelas dan teknik penilaian. Pada proses pembelajaran tidak jarang

Penolakan gugatan waris oleh majelis hakim yang terjadi di Pengadilan Agama Jombang adalah karena sebagian penggugat telah mencabut gugatannya yang menyebabkan gugatan cacat

Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dan/atau Nyonya TIFFANY JOHANES, dengan hak substitusi, untuk menyatakan/menuangkan keputusan mengenai susunan anggota Direksi

Variabel job satisfaction memiliki pengaruh positif terhadap variabel employee engagement, hal tersebut ditunjukkan dengan nilai standard loading factor (SFL)

Judul Skripsi : Hubungan Antara Obesitas Sebagai Faktor Risiko Osteoarthritis Lutut Dengan Aktivitas Fungsional Menyatakan bahwa skripsi tersebut adalah karya saya