• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH EKSTRAK RIMPANG TEMU PUTIH (Curcuma zedoaria Rosc.) TERHADAP PERKEMBANGAN EMBRIO PRAIMPLANTASI MENCIT (Mus musculus L.) SWISS WEBSTER.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH EKSTRAK RIMPANG TEMU PUTIH (Curcuma zedoaria Rosc.) TERHADAP PERKEMBANGAN EMBRIO PRAIMPLANTASI MENCIT (Mus musculus L.) SWISS WEBSTER."

Copied!
55
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar
Tabel 3.1 Hasil pengocokan mencit Swiss Webster dan jenis perlakuan
Gambar 4.1 Embrio praimplantasi mencit ( Mus musculus L.) Swiss Webster  pada induk yang diberi perlakuan ekstrak rimpang temu putih (Curcuma zedoaria Rosc.)
Tabel 4.2 Persentase embrio praimplantasi dan embrio abnormal yang ditemukan    pada kelompok kontrol dan perlakuan  Tahapan embrio
+7

Referensi

Dokumen terkait

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL RIMPANG TEMU PUTIH ( Curcuma zedoaria (Berg) Roscoe.) TERHADAP EFEK ANTIINFLAMASI ASAM MEFENAMAT PADA TIKUS..

Pengaruh Ekstrak Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) Terhadap Perkembangan Embrio Praimplantasi Mencit.. (Mus musculus)

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek antiinflamasi ekstrak etanol rimpang temu putih (Curcuma zedoaria (Berg.) Roscoe ) pada tikus putih jantan galur Wistar

PENGARUH EKSTRAK RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) TERHADAP PERKEMBANGAN EMBRIO PRAIMPLANTASI MENCIT (Mus musculus) SWISS WEBSTER.. Universitas Pendidikan Indonesia

Dari hasil uji LSD diketahui bahwa infusa rimpang temu putih 1,250 g/kgBB sesaat dan 1 jam sebelum injeksi karagenin 1% ternyata berbeda bermakna dengan kontrol

Berdasarkan pemanfaatan dan kandungan senyawa kimia dari rimpang temu putih, maka dalam penelitian ini dilakukan uji pengaruh ekstrak rimpang temu putih ( Curcuma

Penelitian menggunaka rancangan acak lengkap (RAL) pada konsentrasi ekstrak rimpang kunyit putih yaitu F1 2,5%, F2 5%, dan F3 7,5%, kontrol positif dan kontrol negatif

Pada hari ke-30 setelah kelahiran, mencit betina dibagi menjadi 5 kelompok, tiga kelompok diberi ekstrak etanol rimpang temu putih dengan kelompok dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB dan