Mari berdoa, mulai berkonsentrasi ….
Mudah-mudahan hari ini dan untuk selanjutnya selalu lebih baik daripada hari-hari kemarin
Pokok Bahasan:
Teori Kritik Hegel: Kritis melalui Dialektika
Sub Pokok Bahasan:
- Review dan sharing - Teori Kritik Hegel
- Latihan Analisis Kritis melalui Dialektika
TIK:
Mhs mampu menjelaskan Teori Kritik Hegel. Selain itu, mahasiswa mampu menerapkan dialektika
- Apa materi minggu kemarin?
apa teori Kritik Habermas?
Apa dan bagaimana berkomunikasi? Bagaimana menggunakan komunikasi
sebagai ‘sarana’ penyaluran kritik?
- Apa tugas harian dan yang dikumpulkan
hari ini?
- Sharing:
Silakan siapa yang mau sharing hasil
tugas selama seminggu terakhir....
Ingat/review dulu:
(1) agar kita bisa menganalisa secara tajam (kritis) kita harus memiliki pengetahuan;
(2) 3 tingkatan pengetahuan???
pengalaman empiris/material; rasionalitas/pemikiran/akal budi; intelektualitas/mental.
Teori Kritik Hegel:
(1) akal budi dan intelektualitas sangat penting dibandingkan empirisme
(2) Rasionalitas : bekerja berdasarkan skema berpikir yang telah ada (spt logika, kejelasan), intelektualitas (pengetahuan tertinggi): diperoleh dari proses dialektika
(3) Dialektika: cara berpikir yang ditujukan untuk memperoleh penyatuan (disebut sintesis) dari dua hal yang bertentangan (disebut tesis dan anti tesis). Bisa beri contoh dialektika???
Lanjutan….
(4)Kritik adalah membuat ‘negasi’/ mengingkari (melakukan dialektika) thd sesuatu
(5)Kebenaran adalah keseluruhan yang
berkembang dari proses dialektika yang
didasarkan pada ‘hukum’, ‘moralitas’, dan/atau ‘sosial moral/etika’
Contoh: Mari berdiskusi: Adakah ‘kebenaran’ dari
seorang pencuri??? Rasionalitas???
Kritik versi Hegel terlalu ‘abstrak’
karena berada pada tingkat ‘ide’, tidak konkrit dan tidak membumi… Tidak
semua orang bisa ‘sampai’ ke arah tsb.
Tertarik lebih jauh??? Silakan cari tulisannya atau yang terkait
1. Temukan dan rasakan peristiwa sehari-hari yang sifatnya
negatif yang menimpa Anda. Misalnya: orang tua marah-marah pada Anda, perkataan teman menyinggung
perasaan Saudara, di Kampus dipermalukan teman, dst.
2. Hadapi peristiwa tersebut dengan sikap ‘positif’ Saudara.
Misalnya, tersenyum dan perkataan lembut yang menyejukkan
3. Apa yang Anda rasakan ketika menghadapi sesuatu yang
negatif dengan sikap positif???
4. Tulis pengalaman Anda dan jadikan bahan sharing di
Lakukan latihan Dialektika (1), namun
balaslah dengan sikap ‘negatif’
Apa yang Anda rasakan ketika
membalasnya dengan ‘sikap negatif’?
Diskusikan ke ‘diri’ Anda sendiri apakah
perlu membalas dengan sikap negatif?
Tulis pengalaman Anda dan diskusikan
Sesuatu yang ‘negatif’ atau ‘dianggap
salah’ tidak selamanya ‘salah’. Jika didialekkan (dipertemukan dengan
lawannya/sesuatu yang ‘positif’) maka akan muncul ‘kebenaran’ yang
Lakukan Latihan ATI setiap hari
Lakukan pula Latihan dialektika (1) dan
(2) setiap hari
Pilih salah satu (pasangan latihan
dialektika 1 dan 2) yang paling
menarik, tuliskan dan kumpulkan!!!
Ada pertanyaan??
Jika sudah tidak ada pertanyaan….