• Tidak ada hasil yang ditemukan

pertemuan ix sosiologi kritis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "pertemuan ix sosiologi kritis"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

 Mari berdoa, mulai berkonsentrasi ….

Mudah-mudahan hari ini dan untuk selanjutnya selalu lebih baik daripada hari-hari kemarin

 Pokok Bahasan:

Teori Kritik Hegel: Kritis melalui Dialektika

 Sub Pokok Bahasan:

- Review dan sharing - Teori Kritik Hegel

- Latihan Analisis Kritis melalui Dialektika

 TIK:

Mhs mampu menjelaskan Teori Kritik Hegel. Selain itu, mahasiswa mampu menerapkan dialektika

(3)

- Apa materi minggu kemarin?

 apa teori Kritik Habermas?

 Apa dan bagaimana berkomunikasi?  Bagaimana menggunakan komunikasi

sebagai ‘sarana’ penyaluran kritik?

- Apa tugas harian dan yang dikumpulkan

hari ini?

- Sharing:

 Silakan siapa yang mau sharing hasil

tugas selama seminggu terakhir....

(4)

 Ingat/review dulu:

(1) agar kita bisa menganalisa secara tajam (kritis) kita harus memiliki pengetahuan;

(2) 3 tingkatan pengetahuan???

pengalaman empiris/material; rasionalitas/pemikiran/akal budi; intelektualitas/mental.

 Teori Kritik Hegel:

(1) akal budi dan intelektualitas sangat penting dibandingkan empirisme

(2) Rasionalitas : bekerja berdasarkan skema berpikir yang telah ada (spt logika, kejelasan), intelektualitas (pengetahuan tertinggi): diperoleh dari proses dialektika

(3) Dialektika: cara berpikir yang ditujukan untuk memperoleh penyatuan (disebut sintesis) dari dua hal yang bertentangan (disebut tesis dan anti tesis). Bisa beri contoh dialektika???

(5)

Lanjutan….

(4)Kritik adalah membuat ‘negasi’/ mengingkari (melakukan dialektika) thd sesuatu

(5)Kebenaran adalah keseluruhan yang

berkembang dari proses dialektika yang

didasarkan pada ‘hukum’, ‘moralitas’, dan/atau ‘sosial moral/etika’

 Contoh: Mari berdiskusi: Adakah ‘kebenaran’ dari

seorang pencuri??? Rasionalitas???

(6)

 Kritik versi Hegel terlalu ‘abstrak’

karena berada pada tingkat ‘ide’, tidak konkrit dan tidak membumi…  Tidak

semua orang bisa ‘sampai’ ke arah tsb.

Tertarik lebih jauh??? Silakan cari tulisannya atau yang terkait

(7)

1. Temukan dan rasakan peristiwa sehari-hari yang sifatnya

negatif yang menimpa Anda. Misalnya: orang tua marah-marah pada Anda, perkataan teman menyinggung

perasaan Saudara, di Kampus dipermalukan teman, dst.

2. Hadapi peristiwa tersebut dengan sikap ‘positif’ Saudara.

Misalnya, tersenyum dan perkataan lembut yang menyejukkan

3. Apa yang Anda rasakan ketika menghadapi sesuatu yang

negatif dengan sikap positif???

4. Tulis pengalaman Anda dan jadikan bahan sharing di

(8)

 Lakukan latihan Dialektika (1), namun

balaslah dengan sikap ‘negatif’

 Apa yang Anda rasakan ketika

membalasnya dengan ‘sikap negatif’?

 Diskusikan ke ‘diri’ Anda sendiri apakah

perlu membalas dengan sikap negatif?

 Tulis pengalaman Anda dan diskusikan

(9)

 Sesuatu yang ‘negatif’ atau ‘dianggap

salah’ tidak selamanya ‘salah’. Jika didialekkan (dipertemukan dengan

lawannya/sesuatu yang ‘positif’) maka akan muncul ‘kebenaran’ yang

(10)

 Lakukan Latihan ATI setiap hari

 Lakukan pula Latihan dialektika (1) dan

(2) setiap hari

 Pilih salah satu (pasangan latihan

dialektika 1 dan 2) yang paling

menarik, tuliskan dan kumpulkan!!!

(11)

Ada pertanyaan??

Jika sudah tidak ada pertanyaan….

Referensi

Dokumen terkait

FATWA DSN-MUI No.04/DSN-MUI/IV/2000.. AKAD Jika bank hendak mewakilkan kepada nasabah untuk membeli barang, akad jual beli murabahah harus dilakukan setelah barang

Berbagai penelitian yang dikutip oleh Blokland, Engels, dan Finkenauer (2006) menunjukkan bahwa remaja yang tidak dapat mengontrol emosi, lebih cenderung terlibat dalam

Nilai perusahaan yang dimiliki oleh perusahaan dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar kepemilikan institusional salah satunya adalah apabila kepemilikan

adalah suatu upaya penanaman akhlak yang baik atau akhlakul karimah. yang ditujukan untuk anak Madrasah Aliyah melalui kegiatan

• Merupakan neoplasma jinak yang berasal dari epitel mukosa. • Terbanyak dikolon

Meningkatkan manajemen mutu terpadu (TQM) yang bisa dilakukan untuk kemajuan madrasah, diantaranya: 1) Perencanaan strategi mutu berkenaan dengan: a) Visi b)

NO NAMA UMUR KESEHATAN NO ID BPJS DIAGNOSA (KODE)

Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret Surakarta yang. telah memberikan izin penelitian untuk