• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemanfaatan Limbah Serbuk Besi sebagai Bahan Campuran Penstabil Tanah (Soil Stabilizer) pada Tanah Liat (Clay)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pemanfaatan Limbah Serbuk Besi sebagai Bahan Campuran Penstabil Tanah (Soil Stabilizer) pada Tanah Liat (Clay)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

72

DAFTAR PUSTAKA

Andriyani, Yuliet, R.; Fernadez, F.L. 2012. Pengaruh Penggunaan Semen Sebagai Bahan Stabilisasi Pada Tanah Lempung Daerah Lembung Bukit Terhadap Nilai CBR Tanah. Jurnal REKAYASA SIPIL. Vol. 8 No. 1 Februari: 29 - 43

Anggraini, N. D. 2008. Analisa SEM (Scanning Electron Microscopy) dalam Pemantauan Proses Oksidasi Magnetite Menjadi Hematite. Makalah Seminar Nasional Rekayasa dan Aplikasi Teknik Mesin di Industri. Kampus ITENAS – Bandung. ISSN 1693 – 3168

Anthony, G.V. 1965. Polypropylene Fibers and Films. Newark College of Engineering, New Jersey

Anuar, K. 2009. The Nanostructure Study on The Mechanism of Lime Stabilised Soil. Departement of Geotechnics and Transportation Faculty of Civil Engineering Universiti Teknologi Malaysia. Research VOT No. 78011 Ariyani, N. 2007. Perbaikan Tanah Lempung dari Grobogan Purwodadi dengan

Campuran Semen dan Abu Sekam Padi. UKRIM Edisi I. Juli : 2 - 17

Bahroni, W. 2008. Substantifitas dan Pelepasan Pemlastis Poligliserol Asetat pada Bahan Kemasan Thermoplastik Polivinil Klorida (PVC) dan Polistiren (PS). Tesis Program Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara. Medan

Barazesh, A.; Saba, H.; Gharib, M. 2012. The Effect of Adding Iron Powder on Atterberg Limits of Clay Soils. International Research Journal of Applied and Basic Sciences. Vol. 3 (11) : 2349 - 2354

Bukit, N. 2013. Pengolahan Zeolit Alam Sebagai bahan Pengisi Nano Komposit Polipropilena dan Karet Alam SIR-20 dengan Kompatibeliser Anhidrida Maleat-Grafted-Polipropilena. Disertasi Kimia Universitas Sumatera Utara

Cai, Y.; Shi, B.; Charles; Tang, C. 2006. Effect of Polipropylene Fibre and Lime Admixture on Engineering Properties of Clayey Soil. Engineering Geology. Elsevier. 230 – 240.

Chen, F.H. 1988. Foundation of Expansive Soils. Elsevier Scientific Publishing Company.

(2)

73

Desnelli dan Miksusanti, 2010. Studi Biodegradasi Blend PVC-Minyak Nabati Epoksi sebagai Salah Satu Upaya Mengurangi Pencemaran Lingkungan oleh Limbah Plastik. Jurnal PENELITIAN SAINS. Vol. 13 No. 2(C) Mei : 13207(33) – 13207(36)

Echlin, P. 2009. Handbook of Sample Preparation for Scanning Electron Microscopy and X-Ray Microanalysis. Cambridge Analytical Microscopy, United Kingdom. Springer

Makusa, G.P. 2012. Soil Stabilization Methods and Materials. Departemen of Civil Lulea University of Tecnology.

Mitrovic, A; Zduic, M. 2013. Mechanochemical Treatment of Serbian Kaolin clay to Obtain a Highly Reactive Pozzolana. Journal of the Serbian Chemical Socity. 78(4) 579 – 590.

Palar, H; Monintja, S; Turangan, Sarajar. 2013. Pengaruh Pencampuran Tras dan Kapur pada Lempung Expansif Terhadap Nilai Daya Dukung. Jurnal SIPIL STATIK. Vol. 1 No. 6 Mei: 390 – 399

Rakhman, Y.A. 2002. Stabilisasi Tanah Gambut Rawa Pening dengan Semen dan Gybsum Sintetis (CaSO4.2H2O). Tesis. Universitas Diponegoro. Semarang

Saeed, K.A; Kassim, K.A.; Nur, H. 2014. Physicochemical Characterization of Cement Treated Kaolin Clay. Gradevinar 66, 513 – 521.

Seta, W. --- .Perilaku Tanah Ekspansif yang Dicampur dengan Pasir untuk Subgrade. Tesis. Universitas Diponegoro. Semarang

SNI-0301975-1990. Metode mempersiapkan Contoh Tanah dan Tanah Mengandung Agregrat. Badan Standar Nasional Indoesia. Jakarta

SNI-03-6371-2000. Tata Cara Pengklasifikasian Tanah dengan Cara Unifikasi Tanah. Badan Standar Nasional Indoesia. Jakarta

SNI 1744 – 2008. Metode Uji CBR laboratorium. Badan Standar Nasional Indoesia. Jakarta

Soedarmo, G.D., Purnomo, S.J.E. 1997. Mekanika Tanah I. Kanikius. Yogyakarta Sudirja. 2008. Pengaruh Penambahan Spent Catalyst pada Stabilisasi Tanah

Semen terhadap Kembang Susut dan Daya Dukung Tanah Ekspansif sebagai Subgrade Jalan.

Sutanto, R. 2005. Dasar-dasar Ilmu Tanah Konsep dan Kenyataan. Kanikius. Jakarta.

(3)

74

Verruijt, A. 2001. Soil Mechanics. Delft University of Technology.

White, D.J; Vennapusa, P.K.R; Becker, P. 2013. Cemen Stabilization with Fiber Reinforcement of Subbase. Research. IOWA State University.

Yuliet, R ; Hakam, A ; Febrian, G. 2011. Uji Potensi Mengembang pada Tanah Lempung dengan Metode Free Swelling Test. Jurnal REKAYASA SIPIL. Vol. 7 No. 1. Februari : 25 – 36

Referensi

Dokumen terkait

Apabila ditinjau dari nilai CBR dengan kondisi terendam adalah sebesar 0,96 % maka dapat disimpulkan bahwa tanah lempung Tanon sebagaimana data diatas adalah merupakan tanah

Tipe I Sebagai Bahan Stabilisasi Pada Tanah Lempung Dengan Uji Kuat.

Dari Gambar 11 dengan penambahan persentase semen pada tanah lempung ekspansif akan meningkatkan nilai CBR dan tegangan geser tanah. Pada persentase semen 8% di

Alhamdulillah, sehingga penyusun dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan judul ” Uji Kuat Tekan Bebas Tanah Lempung Dengan Stabilisasi Semen- dan Limbah Karbit” guna

Dikarenakan bukan cara untuk stabilisasi tanah dengan penggunaan bahan aditif yang relatif sedikit dan menghasilkan nilai CBR yang tinggi.pada persentase campuran serbuk bata merah

Dalam penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh dalam menstabilisasi tanah lempung yang diberikan bahan tambah serbuk batu bata terhadap nilai daya dukung

Untuk mengetahui perbandingan penggunaan limbah gypsum dengan semen sebagai bahan stabilisasi tanah lempung ditinjau dari parameter hasil uji konsolidasi, penurunan konsolidasi dan

Selain itu untuk mengetahui apakah penambahan campuran abu ampas tebu dan Soil Binder dengan tanah lempung ekspansif dapat digunakan untuk menaikkan nilai CBR California Bearing Ratio