Kedudukan Saksi Ahli Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pembunuhan Menurut Pasal 184 Kuhap
Teks penuh
Dokumen terkait
Sulitnya Aparat penegak hukum dalam mengumpulkan bukti-bukti yang cukup untuk memproses masyarakat yang melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku
Akibat hukum yang ditimbulkan membuat masyarakat memandang bahwa penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum menjadi lemah dan kurang tegas, sehingga sebagian
Berkenaan dengan belum adanya undang-undang yang mengatur bukti elektronik pada hukum pidana Indonesia, penulis menyarankan agar aparat penegak hukum, baik hakim,
Hal ini dapat dilihat dari jarangnya permintaan kepada advokat oleh aparat penegak hukum baik polisi maupun jaksa untuk memberikan bantuan hukum ketika ada klien
Tetapi peran serta masyarakat dalam membantu aparat penegak hukum untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika diharapkan sangat besar kontribusinya, mengingat
Hal ini dapat dilihat dari jarangnya permintaan kepada advokat oleh aparat penegak hukum baik polisi maupun jaksa untuk memberikan bantuan hukum ketika ada klien
1) Mengenai apa yang dapat dijadikan sebagai alat bukti yang sah menurut hukum berupa keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk dan keterangan terdakwa (Pasal 184 KUHAP).
Untuk Aparat Penegak Hukum, dengan masih banyaknya ketidaktahuan dan ketidakpahaman Aparat Penegak Hukum terhadap isu difabilitas, oleh karena itu, Aparat Penegak Hukum