1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Sejarah Kafe
Heavens Café & Boutique adalah restoran yang menggunakan konsep homey sehingga memberikan kesan nyaman seperti di rumah sendiri bagi pengunjungnya. Kafe yang didirikan pada Bulan November Tahun 2013 ini menyediakan fresh food, dimana makanan baru akan disiapkan dan dimasak ketika dipesanan oleh konsumen. Restoran ini merupakan restoran lokal asli Indonesia yang berupa kafe dengan konsep
Natural & Homey, dengan menyajikan menu-menu makanan khas rumahan Indonesia yang memiliki menu utama Bebek Beker. Tidak hanya menyajikan makanan khas rumahan Indonesia saja, Heaven’s Café
& Boutique juga menyediakan makanan western dan asia seperti steak & shabu-shabu. Tempat yang terkesan homey, makanan yang lezat, tetapi dengan harga makanan yang cukup terjangkau membuat restoran ini banyak diminati oleh berbagai rentang usia, karena menu yang ditawarkan pun sangat beragam mengikuti tren kuliner saat ini.
Heaven’s Café & Boutique berlokasi di Jl. Lodaya No.44 Bandung yang lokasinya sangat strategis sehingga mudah di jangkau oleh konsumen. Kafe ini memiliki desain minimalis modern untuk pengaturan suasana kafe, layout ruangan, tata letak tempat duduk yang dibagi menjadi dua bagian yaitu outdoor dan indoor, konsumen pun diberikan keleluasaan untuk memilih tempat. Selain itu, Heaven’s Café & Boutique hadir dengan menawarkan suasana yang berbeda pada bagian outdoor, tepatnya di bagian ujung kafe yang menampilkan live music setiap hari Senin sampai Kamis untuk menghibur dan memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk menyumbangkan lagu atau bernyanyi bersama. Suasana kafe mendukung konsumen agar merasa betah dan berlama-lama
2
untuk bersantai sambil menyantap hidangan, karena udara yang sejuk dan seperti di rumah sendiri membuat konsumen merasa nyaman.
Kafe ini tidak hanya dikunjungi konsumen untuk mencari makan dan minum saja, tetapi juga sebagai tempat pertemuan bisnis atau
meeting, arisan dan tempat berkumpul mahasiswa. Heaven’s Café &
Boutique ini buka setiap hari Senin - Sabtu pukul 11.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB, namun untuk hari Sabtu café ini buka pada pukul 11.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.
1.1.2 Visi dan Misi Heaven’s Café& Boutique
Adapun visi dan misi Heaven’s Café & Boutique sebagai berikut : a. Visi
Memberikan pelayanan serta produk yang terbaik bagi pengunjung yang datang.
b. Misi
Menyediakan suatu tempat makan yang nyaman dan menyenangkan sekaligus untuk berkumpul serta menawarkan berbagai macam cita rasa menu makanan dengan harga yang terjangkau.
1.1.3 Jenis-jenis Produk
Heaven’s Café & Boutique menyediakan menu-menu makanan khas Indonesia dengan menu utama bebek Beker dan juga makanan khas
western dan asia seperti steak & shabu-shabu yang menjadi salah satu menu favorit kafe ini.
3
Berikut adalah tampilan menu yang terdapat pada Heaven’s Café
& Boutique :
GAMBAR 1.1
DAFTAR MENU MAKANAN
Sumber : Data Internal Perusahaan
GAMBAR 1.2
DAFTAR MENU MINUMAN
4 1.1.4 Logo dan Makna Logo
GAMBAR 1.3
LOGO HEAVEN’S CAFÉ& BOUTIQUE
Sumber : Data Internal Perusahaan
a. Makna Logo
Makna logo dari gambar diatas merupakan sebuah doa dengan pemberian nama Heaven’s yang berasal dari bahasa Inggris dan berartikan surga. Nama tersebut diharapkan dapat membawa kebaikan bagi kelangsungan bisnis restoran dan para pengunjungnya, karena menurut owner kata-kata yang baik membawa ke kehidupan yang baik juga.
b. Makna Warna Logo
Pemberian warna ungu pada logo menandakan ketenangan dan kedewasaan, lalu warna kuning yang menandakan keceriaan, kemudian warna hijau pada logo mengartikan kesuburan. Dengan pemberian warna-warna tersebut pada logo diharapkan kafe ini menjadi tempat yang nyaman bagi para pelanggan untuk menikmati makanan dan suasana tempat yang mereka inginkan.
1.2 Latar Belakang
Bandung adalah salah satu tujuan wisata favorit di Indonesia khususnya provinsi Jawa Barat. Selain terkenal dengan tempat wisata alamnya yang indah dan sejuk, Bandung juga terkenal dengan wisata kulinernya. Hal ini membuat usaha kuliner di kota kembang meningkat.
5
Pertumbuhan restoran dan kafe di Bandung sekarang ini dapat dikatakan cukup berkembang. Industri restoran dan kafe merupakan salah satu industri unggulan yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Berikut adalah data restoran dan kafe dari Badan Pusat Statistik Kota Bandung yang tercatat sampai tahun 2014 di Bandung :
GAMBAR 1.4
JUMLAH KAFE DAN RESTORAN DI BANDUNG
Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Bandung, 2015
Dari Gambar 1.4 diatas terlihat bahwa jumlah kafe di Kota Bandung semakin meningkat, ini berarti persaingan antar kafe pun juga semakin ketat. Kondisi persaingan yang semakin ketat menuntut setiap perusahaan untuk bisa menarik minat pelanggan agar terus dapat bertahan hidup. Hal ini merupakan suatu peluang dan tantangan bisnis bagi setiap perusahaan yang beroperasi di Indonesia (Sumber:http://bisnisukm.com,2016).Untuk mengatasi persaingan tersebut, para pengelola kafe harus berlomba-lomba dalam menampilkan konsep yang menarik perhatian konsumen karena saat ini atmosphere (suasana) menjadi
2012 2013 2014 JML KAFE&RESTO 486 627 653 0 100 200 300 400 500 600 700
JUMLAH KAFE&RESTO
6
salah satu faktor penting bagi konsumen dalam memilih tempat untuk bersantap selain dari harga, kualitas dan pelayanan.
Restoran dengan konsep tidak terlalu formal atau bahkan lebih casual dan santai menjadi tren di tahun 2016. Apalagi konsep restoran tersebut didukung oleh dua tren bahan makanan lokal dan tren makanan rumahan. Ditambah suasana restoran yang homey sehingga serasa ada di rumah serta makanan lokal yang menyehatkan akan banyak diserbu para pengunjung (jow). (Sumber: http://jadiberita.com/78673/tren-kuliner-apa-sih-ngetren-2016.html).
Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti mengenai kafe-kafe berkonsep homey yang berada di Bandung adalah sebagai berikut :
TABEL 1.1
Beberapa Kafe dan Resto Berkonsep Homey di Bandung
Kafe dan Restoran Alamat
Nanny’s Pavillon
Jl. R.E. Martadinata No. 125, Cihapit, Bandung
Giggle Box Café n Resto
JL. Progo No. 33, Bandung
7 Djoeroe Masak
Jl. Veteran No. 44 Bandung
Heavens Café and Boutique
Jl. Lodaya No.44, Bandung
Dakken
Jl. Laksamana Laut RE Martadinata No. 67 Bandung
Little White Café
Jl. Lodaya No. 11A, Bnadung
Sumber : Data Observasi Penulis, 2016
8
Kafe-kafe tersebut berinovasi dan menciptakan keunggulan yang berbeda-beda agar menarik konsumen. Keunggulan yang biasanya ditonjolkan yaitu store atmosphere sebagai ciri khas dan demi kenyamanan konsumennya. Menurut Levy dan Weitz (2012:490) pengertian dari store atmosphere adalah “
Atmospherics refers to the design of an environment through visual communication, lighting, colors, music, and scent to stimulate customers perceptual and emotional responses and ultimately affect their purchase behavior.’’ Atau dapat diartikan bahwa suasana mengacu pada desain lingkungan melalui komunikasi visual, pencahayaan, warna, musik dan aroma untuk merangsang tanggapan, persepsi dan emosi konsumen dan akhirnya mempengaruhi perilaku pembelian mereka.
Dampak dari store atmosphere bisa menciptakan kesan yang membuat pembeli akan meningkatkan pembeliannya atau hanya membeli secukupnya dan kemungkinan tidak berniat kembali lagi untuk membeli di tempat tersebut. Kesan yang diperoleh berdampak pada kepuasan pelanggan.
Salah satu kafe di Kota Bandung yang mengusung konsep suasana toko
homey adalah Heavens Café & Boutique yang berlokasi di Jalan Lodaya No.44 Bandung.Tampilan Heaven’s Café & Boutique dapat dilihat pada gambar berikut :
GAMBAR 1.5
Tampilan Eksterior Heaven’s Café & Boutique Sumber: Dokumentasi Penulis, 2016
9
GAMBAR 1.6
Tampilan Interior Heaven’s Café & Boutique Sumber: Dokumentasi Penulis, 2016
Salah satu inovasi yang dilakukan kafe ini adalah penciptaan suasana atau
store atmoshphere dengan penyediaan butik yang menjual berbagai macam
fashion, ruangan VIP dan panggung pentas untuk konsumennya yang ingin mengadakan acara seperti meeting, perayaan ulang tahun, arisan, dan lain-lain. Keselurahan pilihan ruangan dan fasilitas yang disediakan itu menciptakan kenyamanan didalam kafe agar konsumen merasa nyaman dan mendapatkan kesan tersendiri saat berkunjung ke Heaven’s Cafe & Boutique.
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis ingin mengetahui sejauh mana penerapan store atmosphere yang diciptakan Heaven’s Cafe & Boutique. Dengan demikian penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis Store Atmosphere Pada Heavens Café and Boutique Bandung Tahun 2016”.
1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan masalah yang akan diteliti sebagai berikut:
1. Bagaimana pelaksanaan store atmosphere yang dilakukan oleh Heavens Café & Boutique?
10 1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan informasi yang memberikan gambaran tentang pelaksanaan store atmosphere di Heavens Café & Boutique.
1.5 Kegunaan Penelitian
Kegunaan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Bagi Perusahaan
Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai sumber informasi dan masukan bagi Heavens Café & Boutique untuk mengetahui pelaksanaan store atmosphere guna menjaga keberlangsungan, inovasi dan perkembangan perusahaan kedepannya.
2. Bagi Penulis
Penelitian ini diharapkan bisa menjadi sarana untuk menerapkan teori yang telah dipelajari ke dalam situasi yang sebenarnya.
3. Bagi Pembaca
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada para pembaca dalam bidang pemasaran khususnya mengenai store atosphere.
4. Bagi Universitas Telkom
Penulis berharap hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pustaka dalam melakukan penelitian ilmiah lainnya.
1.6 Sistematika Penulisan Laporan Tugas Akhir
Untuk memperoleh gambaran yang cukup jelas mengenai penelitian ini, maka penulisan laporan tugas akhir ini dibagi menjadi lima (5) bab, dimana sistematika penulisan sebagai berikut :
a. BAB I PENDAHULUAN
Bab ini merupakan penjelasan secara umum, ringkas, dan padat yang menggambarkan dengan tepat mengenai objek penelitian, latar belakang
11
penelitian, perumusan masalah, tujuan observasi, kegunaan observasi dan sistematika penulisan.
b. BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Bab ini berisi teori-teori yang diperlukan dalam menjelaskan variabel yang diteliti, dan juga kerangka pemikiran. Teori-teori yang ada hubungannya dengan pokok permasalahan yang dipilih dan dijadikan landasan dalam penulisan ini. Kajian kepustakaan harus mencakup teori-teori yang sudah baku dalam buku teks, maupun temuan-temuan terbaru yan ditulis dalam Jurnal yang terpercaya.
c. BAB III METODE PENELITIAN
Metode penelitian akan diuraikan mengenai jenis dan sumber data, sampel dan populasi, metode pengumpulan data dan teknis analisis.
d. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Menguraikan hasil dari penelitian yang dilakukan beserta pembahasannya secara kronologis dan sistematis sesuai dengan perumusan masalah serta tujuan penelitian.
e. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Berisi kesimpulan akhir serta saran-saran dari analisis dan pembahasan pada bab sebelumnya.