• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. ANALISIS DATA. Gambar 4.1 Foto Personil Band Thirty Seconds to Mars Sumber :

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "4. ANALISIS DATA. Gambar 4.1 Foto Personil Band Thirty Seconds to Mars Sumber :"

Copied!
80
0
0

Teks penuh

(1)

4. ANALISIS DATA

4.1 Gambaran Umum Sasaran Penelitian

4.1.1 Profil Band Thirty Seconds to Mars (30STM)

Thirty Seconds to Mars atau 30 Seconds to Mars (30STM) merupakan sebuah band rock yang berasal dari Los Angeles, California, Amerika Serikat. Band ini beranggotakan Jared Leto (vokalis, gitar, bass, keyboard), Shannon Leto (drum dan perkusi), dan Tomo Milicevic (lead guitar, bass, biola, keyboard, dan instrument lainnya). Band ini terbentuk dari tahun 1998 dan memiliki beberapa mantan personil seperti Solon Bixer dan Matt Wachter yang sekarang tergabung dengan band Angels and Airwaves.

Gambar 4.1 Foto Personil Band Thirty Seconds to Mars Sumber : http://www.dodmagazine.es/horarios-neox-rocks-2015/

Sejauh ini, 30STM telah menghasilkan empat album. Album pertamanya yang self-titled (30 Seconds to Mars) dirilis pada tahun 2002 dan mendapatkan review positif dan hanya mendapat kesuksesan secara komersil saja. 30STM mendapat ketenaran secara global dengan album keduanya yang berjudul A Beautiful Lie (2005). Album tersebut mendapat beragam sertifikasi dari seluruh dunia, termasuk platinum di Amerika Serikat. Sedangkan di album ketiga mereka yang berjudul This is War (2009)

(2)

warna musik eksperimental dan dapat terasa banyak influence musik elektrik. Album ini dirilis mereka bersama label EMI yag pada akhirnya berujung pada permasalahan hukum dan royalti. Akhirnya pada 2013 lalu, 30STM merilis album keempatnya bersama Universal Music yang berjudul Love, Lust, Faith, and Dreams. Pada September 2014, band ini berhasil menjual lebih dari 15 juta album di seluruh dunia (Papadatos, 2014).

Thirty Seonds to Mars telah beberapa kali berhasil melakukan tour yang sold out dan kerap menjadi headline di beberapa festival. Band ini terkenal akan penampilan live nya yang energik dan menggunakan campuran beberapa genre musik (Leahey, 2013). Penggunaan musik yang ekperimental dan lirik yang berfilosofi dan spiritual dari 30STM membuat mereka sering dibandingkan dengan beberapa band seperti Pink Floyd, The Cure. Tool dan U2. Thirty Seconds to Mars juga telah menerima beberapa penghargaan dan keberhasilan sepanjang karir mereka, termasuk sebuah rekor dari Guiness World Record dan masuk kedalam list best artists of the 2000s dari Kerrang! Award (Emily, 2014).

Band yang dibentuk pada tahun 1998 ini berawal dari sebuah kolaborasi dari Leto bersaudara (Jared dan Shannon) yang telah bermain musik bersama sejak kecil (Edwards, 2006). Duo Leto bersaudara itu lalu mengekspansi line-up band nya menjadi empat personil bersama gitaris Solon Bixler dan basis Matt Wachter. Band ini sempat menggunakan beberapa nama di konser-konser pertamanya sebelum menggunakan namanya yang sekarang, yaitu Thirty Seconds to Mars. Nama Thirty Seconds to Mars sendiri diambil dari naskah langka yang berjudul Argus Apocraphex. Menurut Jared Leto, sang vokalis, nama tersebut merupakan terjemahan kasar dari buku tersebut. “I think the idea is interesting, it’s a metaphor for the future” tutur Leto. “Thirty Seconds to Mars- the fact that we’re so close to something that’s not a tangible idea. Also Mars being the God of War makes it really interesting, as well. But what's important for my brother and I, is that it be imaginative and really represent the sound of our music in as unique a way as possible” lanjutnya (Cray, 2005). Ia mendeskripsikan namanya sebagai nama yang mempunyai makna di berbagai level, sebuah frase yang lirikal, sugestif, sinematik, dan dipenuhi dengan kesegaran. Di masa awal 30STM, Jared Leto

(3)

tidak mengijinkan dan menggunakan profesinya yang juga sebagai aktor sebagai media promosi dari band tersebut (Redmon, 2002).

Gaya bermusik dari album pertama 30STM mengkombinasikan genre progressive metal dan space rock dengan influens dan elemen elektronika dan menggunakan beberapa program dan synthesizers (Wippsson, 2002). Konsep dari lirik album ini pun berfokus pada perjuangan manusia dan kebulatan tekadnya. Sedangkan lirik dari album kedua mereka (A Beautiful Lie) jauh lebih personal dan musik mereka mulai memperkanalkan screaming vocals. Album ini juga memperluas warna suara dari 30STM dengan mengkombinasikan elemen progressive rock, hard rock, emo dan gaya rock alternatif yang sering dibandingkan dengan The Cure, U2, dan The Smashing Pumpkins (Verrico, 2007).

Album ketiga yang berjudul This is War dideskripsikan sebagai album dengan progressive rock yang ekstrim dan memiliki warna yang serupa dengan Pink Floyd yang eksperimental dann M83 yang melodik. Sedangkan dalam album Love, Lust, Faith and Dreams, 30STM mulai bereksperimen dengan beberapa instrumen dan influens yang berbeda. Mereka mencampurkan instrumen-instrumen eksperimental dengan elemen yang simponik dan elektronik. Musik mereka juga memunculkan kesan minimalis tetapi penuh dengan dentuman halus (Montgomery, 2013).

Selain bermusik, para personil 30STM juga melakukan beberapa aktifitas humanisme dan lingkungan. Mereka bahkan membuat sebuah website yang bernama abeautifullie.org, untuk menyediakan informasi tentang isu isu lingkungan dan bagaimana berpartisipasi dalam aktifitas lingkungan. Di dalam website itu, orang-orang bisa berdonasi untuk membantu Natural Resources Defense Council (Wippsson, News, 2008). 30STM juga kerap membuat proyek-proyek yang membantu korban-korban bencana alam, seperti gempa Haiti di tahun 2010 dan gempa serta tsunami Tohoku di tahun 2011 (Sally, 2010).

(4)

4.1.2 Profil Anggota Band Thirty Seconds to Mars

4.1.2.1 Jared Leto

Gambar 4.2 Jared Leto

Sumber : https://www.forbes.com/sites/danidiplacido/2016/08/06/jared-leto-is-just-as-disappointed-with-suicide-squad-as-the-rest-of-us/#4242078b2e38

Lahir pada 26 Desember 1971, Jared Joseph Leto merupakan seorang aktor, penyanyi dan penulis lagu, serta sutradara. Leto merupakan nama tengah dari ayah angkatnya. Orangtua kandung Jared Leto tengah bercerai ketika ia masih anak-anak. Ia dan kakaknya, Shannon Leto pun akhirnya tinggal bersama ibu dan keluarga ibunya. Ayah kandung mereka sempat menikah lagi dan memberi mereka dua adik angkat, lalu melakukan bunuh diri ketika Jared berusia delapan tahun .Berasal dari keluarga yang menganut budaya pergerakan hippies, Leto bersaudara selalu didorong oleh orangtuanya, khususnya Constance, ibu mereka, untuk bergelut di dunia seni (Higgins, 2013).

Ia memulai karirnya sebagai seorang aktor televisi pada era awal 90an, Jordan Catalano merupakan peran pertamanya dalam serial tv berjudul My So-Called Life (1994). Jared memulai debut perfilmannya di film How to Make an American Quilt (1995). Ia juga sempat bermain beberapa kali sebagai pemeran pembantu di film The Thin Red Line, Fight Club, American Psycho, dan menjadi pemeran utama pada film

(5)

Urban Legend. Aktor asal Bossier City, Lousiana ini sempat dipuji oleh kritikus akan peran nya di beberapa film, yaitu Prefontaine dan Requiem for a Dream. Setelah tahun 2000, Jared Leto mulai berfokus pada karir bermusiknya bersama Thirty Seconds to Mars. Ia lalu melanjutkan karir beraktingnya di film Panic Room (2006), Alexander, Lord of War, Lonely Hearts, Chapter 27, dan Mr. Nobody.

Pada tahun 2012, ia menyutradarai sebuah film dokumenter berjudul Artifact yang bercerita tentang segala kesusahan yang ia dan band 30STM nya alami perkara permasalahan kontrak dan royalti dengan label mereka saat itu (EMI). Sama dengan beberapa buah karya yang ia sutradarai berikutnya, film Artifact disutradarai Jared dengan nama alias Bartholomew Cubbins. Di tahun 2013, Jared Leto sekali lagi mencuri perhatian publik dengan aktingnya sebagai perempuan transgender di film Dallas Buyers Club. Berkat perannya di film tersebut, Jared berhasil menyabet piala Oscar (Academy Awards) untuk kategori Best Supporting Actor. Peran terbarunya adalah sebagai Joker di film Suicide Squad 2016 lalu. Jared Leto memang dikenal sangat pemilih ketika memilih peran atau tokoh yang akan ia mainkan. Ia juga dikenal sebagai method actor, dilihat dari kesetiaan, ketaatan dan riset yang ia lakukan untuk setiap perannya. Ia bahkan kerap kali tetap mendalami karakter yang ia perankan untuk beberapa periode waktu setelah penggarapan film-filmnya, hingga mempengaruhi kesehatannya (Whitham, 2013).

Selain aktor, Jared Leto juga merupakan seorang vokalis, multi-instrumentalis, dan penulis lagu utama dari Thirty Seconds to Mars. Band yang ia dirikan bersama kakaknya, Shannon Leto yang juga merupakan drummer dari 30STM. Jared Leto juga kerap menyutradarai sendiri beberapa video musik dari 30STM, yaitu From Yesterday, City of Angels, Up in the Air, dan Kings and Queens, dan sebagainya.

Jared Leto juga menjalani gaya hidup vegan dan sangat mendukung animal rights (PETA, 2010). Selain itu, Leto juga merupakan seorang aktivis pendukung hak-hak para kaum gay. Ia bahkan menunjukkan support nya pada saat Barrack Obama melegalkan pernikahan sesama jenis (Malkin, 2012).

(6)

4.1.2.2 Shannon Leto

Gambar 4.3 Shannon Leto

Sumber : http://www.imdb.com/name/nm0504720/

Shannon Leto merupakan drummer dan co-founder dari Thirty Seconds to Mars. Leto kerap melakukan side project berupa kolaborasi dengan beberapa musisi seperti Antoine Becks, The Wondergirls, dan Street Drum Corps. Pria kelahiran 9 Maret 1970 ini dikenal atas permainan drum nya yang dinamik dan performance live nya yang energik. Shannon Leto juga kerap mencampur dan mengkombinasikan teknik drum tradisional dan eksperimental. Ketika memproduksi album pertama 30STM, Shannon menggunakan drum elektronik di hampir setiap lagu album tersebut. Sedangkan untuk album kedua, drum kit Shannon merupakan sebuah hybrid yang mengkombinasikan elemen akustik dan elektrik. Di kedua album berikutnya, Shannon kerap memperluas gaya bermain drum nya, dengan mencampurkan suara elektronik dan synth yang ia buat sendiri. Semua itu ia pelajari secara autodidak. Menurut Bob Ezrin, produser dari album 30 Seconds to Mars, Shannon adalah satu diantara beberapa drummer yang inventive. “He isn't satisfied with simply adding a beat; his drum parts are an integral part of the orchestration of the record. He's also a great live drummer

(7)

who is lots of fun to watch, with a presence and energy level that are mesmerizing” tutur Ezrin (Phillips, 2014).

Masa remaja Leto dapat dikatakan cukup bermasalah. Ia sempat melalui masa-masa kelam menggunakan narkoba dan dikeluarkan dari sekolah. “I was in a mess, I felt I didn't belong anywhere” ujarnya. “Outsider” adalah kata yang ia gunakan untuk mendeskripsikan dirinya yang membenci peraturan dan akan melakukan segala cara untuk melanggarnya. Pada akhirnya, adiknya, Jared Leto lah yang membantunya untuk berhenti mengkonsumsi narkoba (Higgins, 2013).

Di tahun 1994, Shannon Leto mendapatkan peran di sebuah serial tv berjudul My So-Called Life bersama saudaranya, Jared Leto. Ia juga lalu muncul di berbagai film seperti Prefontaine, Sol Goode, dan Highway. Selain aktor dan musisi, Shannon Leto juga merupakan seorang pengusaha. Di tahun 2014, ia mendirikan Black Fuel Trading Company, sebuah brand lifestyle yang berfokus dalam bisnis kopi (Delvalle, 2016).

4.1.2.3 Tomo Miličević

Gambar 4.4 Tomo Miličević

(8)

http://wearegoingtomars.tumblr.com/post/128257815678/36-photo-sets-of-Tomislav “Tomo” Miličević merupakan seorang musisi, produser rekaman, dan lead guitarist dari Thirty Seconds to Mars. Lahir pada 3 September 1979 di Sarajevo, Yugoslavia tetapi besar di Amerika Serikat. Tomo pindah ke Troy, Michigan pada awal 1980 dimana ia mulai aktif pada skena heavy metal lokal dan bermain di beberapa band, salah satunya adalah Morphic. Pada tahun 2003 barulah ia bergabung dengan Thirty Seconds to Mars. Tomo juga kerap bekerja sebagai kolaborator dan produser musik. Di era tahun 2010an, ia tengah berkolaborasi dengan berbagai musisi seperti Dommin dan Ivy Levan. Ia juga kerap bereksperimen dengan berbagai efek gitar dan mengambil banyak influens dari berbagai genre musik dan membuat gayanya sendiri.

Tomo Miličević merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Kakaknya, Ivana, adalah seorang aktris. Sedangkan Filip adiknya, adalah seorang fotografer. Ayahnya adalah seorang ahli teknik agricultural dan Ibunya adalah seorang dokter. Setelah pindah ke Amerika Serikat, kedua orangtuanya bekerja di bidang industri produksi di Troy dan Detroit. Beberapa tahun kemudian, mereka baru memulai bisnis mereka sendiri (The Catalyst, 2006).

4.1.2.4 Matt Wachter (Eks Personil)

Gambar 4.5 Matt Wachter

Sumber : http://www.gettyimages.com/pictures/matt-wachter-764945#tomo-milicevic-jared-leto-shannon-leto-and-matt-wachter-picture-id107587837

(9)

Matthew Walter “Matt” Wachter adalah seorang musisi kelahiran 5 Januari 1976 yang sudah tidak aktif. Dahulu, Matt merupakan anggota dari dua band, yaitu Thirty Seconds to Mars dan Angels and Airwaves.

Wachter bergabung dengan 30STM di tahun 2001. Gaya bermain bass nya kerap disebut “pigeon-toed” yang maksudnya adalah posisi kedua kaki berhadapan satu sama lain. Kepalanya pun selalu ditundukkan menghadap kebawah. Menurutnya hal tersebut membuatnya lebih fokus akan permainan bass nya daripada terdistraksi oleh para fans. Pada masa-masa awal 30STM, Wachter kerap mengeluh akan pusing yang tak kunjung hilang, akan tetapi rasa pusing itu tidak ada saat ia berada di panggung. Setelah melakukan beberapa pemeriksaan dan CT Scan, ternyata diketahui bahwa pusing yang ia derita merupakan akibat dari frekuensi head-banging yang terlalu sering. Tidak hanya itu, kecelakaan lain yang ia alami adalah ketika tour “Forever Night, Never Day” 30STM yang harus ditunda karena cidera saat ia mengganti lampu mobilnya. Dahulu, Matt Wachter dirumorkan pernah bekerja di rumah jagal. Akan tetapi di suatu interview, ia mengaku itu hanyalah sebuah cerita yang ia dan para personil 30STM lainnya karang untuk membuat interview tidak membosankan (The Catalyst, 2006).

Pada tahun 2007, Wachter bergabung dengan band Angels & Airwaves (AVA) menggantikan posisi Ryan Sinn. Pada 24 Juni 2014, Tom Delonge, vokalis AVA memposting sebuah foto yang menyatakan niatan Matt Wachter untuk meninggalkan AVA dan fokus untuk menghabiskan waktunya bersama keluarga dirumah. Akan tetapi, 9 Maret 2017 lalu, sebuah posting video muncul di akun instagram milik Tom Delonge yang menunjukkan Matt Wachter sedang bermain bass. Hal ini menuju ke spekulasi dimana ada kemungkinan kembalinya Matt ke Angels & Airwaves.

4.1.3 Sinopsis Video Musik “From Yesterday

From Yesterday adalah single ketiga yang dirilis di album A Beautiful Lie. Single ini mulai masuk ke radio sejak 17 Oktober 2006. Video musik dari From Yesterday sendiri adalah video musik pertama Amerika yang mengambil latar shooting

(10)

Istana Kaisar Cina pada masa itu. Video ini juga merupakan video musik terakhir yang menampilkan Matt Wachter sebelum ia hengkang dari Thirty Seconds to Mars. Lagu From Yesterday juga berhasil memenangkan Kerrang! Award untuk kategori Best Single.

Video berdurasi sekitar tujuh menit ini berformat semi short movie. Awal cerita video bermula dari seorang Kaisar Cina yang digambarkan sebagai sosok anak kecil laki-laki (kemungkinan adalah kaisar Pu Yi) yang sedang berulang tahun. Lalu muncul lah kedua pelayan nya yang menanyakan hadiah apa yang ia inginkan untuk ulang tahunnya itu. Semua dialog perbincangan ini dilakukan dalam bahasa Cina dan disertai subtitle bahasa inggris di dalam video. Akan tetapi ketika sang kaisar membisikan hadiah apa yang ia inginkan ke kedua pelayan nya itu, subtitle tidak lagi muncul.

Gambar 4.6 Cover Art dari single “From Yesterday”

Sumber : https://fanart.tv/artist/d8354b38-e942-4c89-ba93-29323432abc3/30-seconds-to-mars/

Latar video lalu berubah lokasi menjadi di Amerika Utara, tempat dimana terlihat para personil Thirty Seconds to Mars seperti sedang bersiap untuk tampil di suatu konser. Ruangan tempat mereka bersiap terlihat serba putih. Pakaian yang

(11)

mereka gunakan pun juga serba putih. Tidak lama, masuklah seorang perempuan Asia ke ruangan mereka dan mengatakan “Gentlemen, it’s time”. Para personil 30STM lalu keluar dari ruangan itu menuju ke sebuah lorong yang juga serba putih. Di ujung lorong tersebut terdapat sebuah pintu. Selama perjalanan mereka ke pintu itu, lampu yang ada di ruangan tersebut berkedip-kedip seperti ingin mati. Sampai akhirnya mereka sampai ke pintu tersebut, mereka menemukan bahwa pintu itu terkunci. Tak lama, lampu di lorong tersebut padam total.

Setelah ruangan gelap, adegan berpindah tempat lagi. Tiba-tiba terdengar bunyi seperti pintu besar sedang dibuka, yang ternyata adalah gerbang pintu dari Forbidden City atau Istana Kaisar Cina. Seketika para personil 30STM berubah lokasi dan pakaian yang mereka kenakan pun kini menjadi serba hitam. Saat hendak memasuki Istana Kaisar, para personil 30STM disambut oleh ratusan prajurit Cina. Mereka pun lalu dibawa kehadapan kaisar untuk menerima “hadiah” dari sang kaisar. “Hadiah” yang diberikan oleh sang kaisar diberikan ke para personil 30STM dalam bentuk sebuah gulungan kertas, yang isinya tidak ditunjukan pada audiens. Ekspresi yang ditunjukkan para personil 30STM saat menerima gulungan kertas tersebut adalah kebingungan. Bahkan sang vokalis, Jared Leto pun berkata “This is a gift?” sambil menunjukkan ekspresi bingung.

Para personil 30STM lalu dibawa berkeliling Istana dan dipakaikan sebuah jubah perang yang identik satu sama lain, lengkap dengan pedang dan topengnya. Sepanjang perjalanan mereka di sekitar istana Kaisar, para personil 30STM menemui hal-hal yang tampak mengejutkan dan aneh bagi mereka. Matt Wachter menemui seorang laki-laki yang mencambuki dirinya sendiri. Tomo Miličević menemukan seorang perempuan yang sudah meninggal dan diletakkan di atas tempat tidur. Di dalam mulutnya dimasukkan sebuah bola hitam kecil. Shannon Leto menemui seorang perempuan dewasa yang sedang menyusui seorang laki-laki dewasa. Sedangkan Jared Leto menemui tiga perempuan yang sedang dipasung kepalanya, sambil dikelilingi oleh beberapa orang yang menggunakan jubah hitam dan topeng.

(12)

menggunakan topeng, audience tidak bisa mengerti siapa saja yang berada dibalik kedelapan kostum itu. Akhirnya mereka pun mengeluarkan pedang mereka dan bertarung melawan satu sama lain. Hingga akhirnya pertarungan berhenti karena tidak bisa bergerak lagi satu sama lain (skak mat), tersisalah empat orang. Empat orang ini lalu bersama-sama saling membuka topeng mereka. Ternyata empat orang tersisa yang memenangkan pertarungan tersebut adalah keempat personil Thirty Seconds to Mars.

4.1.4 Lirik lagu “From Yesterday” He's a stranger to some

(Ia adalah sosok yang asing untuk beberapa orang) And a vision to none

(bukanlah visi dari siapapun) He can never get enough, Get enough of the one

(Ia tidak akan pernah merasa cukup) For a fortune he'd quit

But it's hard to admit

(untuk sebuah kekayaan dia akan berhenti, tapi susah untuk mengakui)

How it ends and begins

(bagaimana hal itu berakhir dan dimulai) On his face is a map of the world

(A map of the world)

(di wajahnya terdapat ‘peta’ dunia, peta dunia) On his face is a map of the world

(A map of the world)

(di wajahnya terdapat ‘peta’ dunia, peta dunia) From Yesterday, it's coming!

(Hal itu datang, dari hari kemarin) From Yesterday, the fear!

(Ketakutan datang, dari hari kemarin) From Yesterday, it calls him

(Hari kemarin memanggilnya)

But he doesn't want to read the message here (Tapi ia tidak mau membaca pesan yang ada) On a mountain he sits, not of gold but of shit

(13)

(Melalui darah, ia dapat melihat nyawa-nyawa yang ia ambil) From council of one

(Ia merupakan dewan tunggal)

He'll decide when he's done with the innocent

(Ia sendirilah yang akan memutuskan kapan ia akan selesai dengan orang-orang yang tak bersalah)

On his face is a map of the world (A map of the world)

(di wajahnya terdapat ‘peta’ dunia, peta dunia) On his face is a map of the world

(A map of the world)

(di wajahnya terdapat ‘peta’ dunia, peta dunia) From Yesterday, it's coming!

(Hal itu datang, dari hari kemarin) From Yesterday, the fear!

(Ketakutan datang, dari hari kemarin) From Yesterday, it calls him

(Hari kemarin memanggilnya)

But he doesn't want to read the message (Tapi ia tidak mau membaca pesan yang ada) He doesn't want to read the message

(ia tidak mau membaca pesan yang ada) Doesn't want to read the message here (tidak mau membaca pesan yang ada) On his face is a map of the world (di wajahnya terdapat ‘peta’ dunia) From Yesterday, it's coming! (Hal itu datang, dari hari kemarin) From Yesterday, the fear!

(Ketakutan datang, dari hari kemarin) From Yesterday, it calls him

(Hari kemarin memanggilnya)

But he doesn't want to read the message here (Tapi ia tidak mau membaca pesan yang ada) From Yesterday,

(dari hari kemarin) From Yesterday, (dari hari kemarin)

(14)

From Yesterday, the fear

(dari hari kemarin, ketakutan datang) From Yesterday,

(dari hari kemarin) From Yesterday (dari hari kemarin)

But he doesn't want to read the message (Tapi ia tidak mau membaca pesan yang ada) But he doesn't want to read the message (Tapi ia tidak mau membaca pesan yang ada) But he doesn't want to read the message here (Tapi ia tidak mau membaca pesan yang ada disini)

(15)

4.2 Temuan data

Pada sub bab ini, peneliti akan memaparkan temuan data berdasarkan teks yang ada, yaitu video musik From Yesterday dari Thirty Seconds to Mars. Setelah itu, peneliti akan melakukan penjelasan akan temuan data yang ada dengan membandingkan dengan beberapa rujukan teks serupa.

4.2.1 Penggambaran Tokoh

4.2.1.1 Penggambaran Tokoh Timur

Di dalam video musik From Yesterday ini, terdapat dua tokoh pemimpin. Pemimpin yang pertama digambarkan sebagai seorang anak kecil. Diceritakan pula di sepanjang video musik From Yesterday ini bahwa, sang kaisar tersebut sedang berulang tahun dan para pelayannya menanyakan hadiah apa yang ia ingini untuk ulang tahunnya. Melihat dari kode dialog yang diucapkan para pelayan ke kaisarnya yang berbunyi “You may have anything in the universe. The fire from the sun, the ice from the stars” (Baginda bisa mendapatkan apapun yang dikehendaki dari alam semesta ini. Api dari matahari, maupun es dari bintang-bintang), dapat diartikan bahwa Kaisar memiliki kuasa dan hak istimewa untuk mendapatkan segalanya.

Gambar 4.7 Kaisar yang sedang berulang tahun

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Dari kode ekspresi, terlihat ada serangkaian perubahan ekspresi yang dilakukan oleh sang kaisar ketika ia memikirkan hadiah apa yang ia inginkan untuk ulang tahunnya. Ekspresi wajah yang semula datar, beralih ke lirikan mata yang durasinya

(16)

dengan angle close up dan dapat dimaknai sebagai sebuah ekspresi yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang hendak berbuat licik. Hal ini ditandai dari mata yang sedikit menyipit dan senyum bibir yang sedikit diangkat sebelah.

Adegan di atas lalu diikuti dengan shot menggunakan angle extreme close up dimana sang kaisar membisikkan apa hadiah yang ia inginkan kepada pelayannya. Semua dialog yang dilakukan antara kaisar dan pelayan di video ini dilakukan dalam bahasa Mandarin beserta subtitle bahasa Inggris. Akan tetapi, ketika sang kaisar menyebutkan hadiah apa yang ia ingini, subtitle bahasa Inggris tidak dimunculkan dalam video. Setelah peneliti melakukan riset lebih lanjut akan arti dari kalimat tersebut dengan narasumber yang masih menggunakan bahasa Mandarin di kesehariannya, akhirnya diketahui bahwa kode dialog “Ming tien de sheng yin” yang diucapkan oleh kaisar dan pelayannya ketika merujuk ke topik hadiah, memiliki arti “The sound of tomorrow” (Suara hari esok). Di bagian video berikutnya, audience mengetahui bahwa hadiah yang dimaksud adalah mendatangkan para personil 30STM kehadapan kaisar. Dari kode dialog tersebut, dapat ditafsirkan bahwa Timur seakan-akan melihat sosok Barat sebagai sesuatu yang maju atau futuristik (Tomorrow)

Sedangkan dari segi angle adegan ini diambil menggunakan angle extreme close up. Menurut John Fiske dalam bukunya yang berjudul Television Culture, shot dengan angle extreme close up biasanya identik untuk merepresentasikan sosok villain atau antagonis dalam sebuah cerita.

Apabila melihat dari kode kostum, pakaian yang digunakan oleh sang kaisar dalam video musik From Yesterday ini merupakan kostum kaisar yang digunakan pada masa pemerintahan Dinasti Qing di Cina.

(17)

Gambar 4.8 Kostum kaisar di video From Yesterday Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Gambar 4.9 Kostum kaisar pada era Dinasti Qing

Sumber : http://www.theepochtimes.com/n3/1529495-traditional-chinese-clothing-dragon-robes/

Sosok anak kecil yang dipanggil kaisar dalam video musik From Yesterday merujuk pada seorang kaisar Cina yang pernah memimpin kekaisaran Cina, yaitu Henry Pu Yi. Pu Yi merupakan kaisar terakhir Cina sebelum berubah menjadi negara republik. Ia menjabat pada tahun 1908 di era Dinasti Qing, saat berusia tiga tahun kala itu. Pu Yi memerintah dalam situasi pemerintahan yang sedang penuh prahara. Kaum revolusioner republik sedang gencar mengupayakan perubahan sistem pemerintahan Cina dari monarki menjadi republik. Selama masa pemerintahannya, Pu Yi juga dikenal cukup bermasalah. Ia sempat diasingkan ke Jepang, menjadi tahanan perang dan menjadi seorang tukang kebun.

(18)

Gambar 4.10 Kaisar Henry Pu Yi

Sumber : https://monarchtimes.wordpress.com/2016/09/27/kisah-pu-yi-kaisar-terakhir-tiongkok-sebelum-akhirnya-beralih-menjadi-republik/

Jika melihat kode kostum dari level realita kode-kode televisi John Fiske, pakaian yang digunakan oleh kaisar dari awal hingga akhir video tetap sama. Di Cina, warna kuning melambangkan kebahagiaan dan kegembiraan. Akan tetapi, di Barat, warna kuning juga menggambarkan kebusukan (decay) dan pengecut (cowardice). Selain itu, kuning juga menggambarkan kesan warning effect. Pembuat video yang notabene merupakan orang Barat seperti ingin memberikan peringatan bahwa tokoh Timur yang ada di dalam video ini akan menunjukkan kebusukan dan sisi pengecut. Hal ini diperkuat dengan penggambaran sosok Pu Yi yang selama masa pemerintahannya dikenal kejam dengan berbagai kebijakan-kebijakannya. Di dalam video musik From Yesterday pun, ia akhirnya memberikan ‘hadiah’ berupa sebuah pertarungan pedang kepada para personil 30STM dan menempatkan mereka dalam bahaya. Ia mengirim orang lain untuk melakukan itu. Hal tersebut secara tidak langsung menunjukkan sikap pengecutnya.

Tokoh pemimpin dalam video From Yesterday yang kedua adalah Empress Dowager Cixi (Cixi, Sang Perempuan Janda). Ia merupakan seseorang yang juga sempat memimpin pemerintahan Cina pada era Dinasti Qing Manchu selama 47 tahun sebelum mengangkat Pu Yi menjadi Kaisar. Adegan ini diambil dari film The Last Emperor yang kebetulan merupakan film dimana Jared Leto berkata dalam website Thirty Seconds to Mars, merupakan sumber insipirasi dari video From Yesterday ini

(19)

(Songfacts, n.d.). Di dalam video From Yesterday, Cixi digambarkan sebagai sesosok wanita tua yang sudah meninggal dan sedang diberikan bola merkuri kedalam mulutnya.

Gambar 4.11 Empress Dowager Cixi dalam video From Yesterday Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Gambar 4.12 Empress Dowager Cixi

Sumber : http://historiatestistemporum.forumfree.it/?t=51700513

Beberapa sejarawan mengatakan bahwa masa pemerintahan Cixi merupakan masa pemerintahan yang cukup kejam dan semena-mena, serta berkontribusi dalam jatuhnya Dinasti Qing serta masa imperial Cina.

Dari pemilihan kedua tokoh pemimpin Cina di video tersebut, pembuat video seperti ingin mengatakan betapa kacaunya pemerintahan di Cina (Timur). Tokoh-tokoh

(20)

sesosok anak kecil bisa memimpin sebuah negara, yang pada akhirnya berujung dengan kekacauan dan kehancuran.

Selain dua sosok pemimpin tersebut, terdapat banyak tokoh-tokoh lain yang dimunculkan dalam latar istana kaisar, seperti pelayan kaisar, prajurit kekaisaran, dan sebagainya. Dalam video ini, dapat terlihat bahwa sang kaisar memiliki sejumlah orang pelayan. Saat berbicara dengan kaisar, gesture yang mereka lakukan adalah mengatupkan kedua tangan dan sedikit membungkukkan badan. Bahkan jika tidak berbicara dengan kaisar, para pelayan tidak berani untuk menatap mata dari sang kaisar. Hal ini menunjukkan tingkat penghormatan yang tinggi. Dari kode gesture tersebut, dapat terlihat bahwa para pelayan kaisar sangat menghormati kaisarnya, dan hal itu ditunjukkan dengan cara membungkukkan badan dan mengatupkan kedua tangan di depan dada sebagai tanda penghormatan kepada kaisar.

Gambar 4.13 Para pelayan kaisar

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Kostum yang digunakan oleh kedua pelayan kaisar tersebut adalah kostum dari eunuch atau orang kasim pada masa pemerintahan dinasti Qing di Cina. Orang kasim merupakan sebutan untuk laki-laki yang dikebiri. Pada zaman Tiongkok kuno, pengebirian merupakan salah satu bentuk hukuman tradisional dan sarana untuk mendapatkan pekerjaan di kalangan istana kaisar. Kaum eunuch ini merupakan pelayan raja yang paling bisa mendapatkan akses langka ke keluarga kaisar. Secara tidak langsung, mereka merupakan orang-orang penyimpan rahasia dan intrik kehidupan kaisar. Selain keluarga kaisar, eunuch merupakan kelompok pria satu-satunya yg

(21)

diperbolehkan masuk ke kawasan istana kekaisaran Tiongkok. Mereka bertugas sebagai penjaga selir-selir kaisar. Peran orang kasim di sini merupakan sarana untuk mendapatkan pekerjaan. ‘Kemandulan’ para kasim itu menjaga agar tidak terjadi perselingkuhan. Kaisar ingin memastikan bahwa setiap anak yang ada di istana kekaisaran adalah benar keturunannya sendiri.

Seorang kasim dipercaya tidak akan pernah secara aktif mendambakan kekuasaan politik yang akan diteruskan kepada putranya, karena mereka tidak dapat memiliki keturunan. Oleh karena itu mereka merupakan pelayan kepercayaan kaisar.

Gambar 4.14 Pakaian Eunuch (orang kasim)

Sumber : http://society.eastday.com/eastday/news/news/node4948/node31356/

Dari hal di atas, dapat disimpulkan bahwa kasim merupakan pelayan kerajaan yang paling dipercaya oleh kaisar pada masa itu. Penggunaan orang kasim sebagai pelayan kaisar cina ini seperti ingin menunjukkan betapa kejamnya pemerintahan Cina. Untuk mengamankan posisinya, soerang kaisar sampai rela untuk mengebiri pelayannya.

Dalam pembuatannya, video From Yesterday menggunakan pemeran extras (figuran) yang cukup banyak, yaitu sekitar 300 orang, termasuk para prajurit-prajurit yang muncul di dalam beberapa adegan. Penggambaran sosok prajurit ini juga beragam apabila dilihat dari kode kostum. Pada adegan ketika para personil Thirty Seconds to Mars (30STM) memasuki gerbang dari forbidden city, terlihat terdapat beberapa prajurit yang membukakan pintu untuk mereka menggunakan kostum yang serupa dengan kostum prajurit Cina pada masa itu.

(22)

Gambar 4.15 Prajurit Cina di dalam video musik From Yesterday Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Gambar 4.16 Kostum prajurit zaman Cina kuno

Sumber : http://www.chinawhisper.com/the-16-pictures-of-ancient-chinese-army-uniforms/

Akan tetapi, di sebuah adegan lain, dapat terlihat beberapa shot yang menunjukkan penampilan dari prajurit Cina lain dengan kostum yang berbeda. Pakaian yang mereka gunakan kali ini berbeda dari sebelumnya. Pakaian yang mereka gunakan merupakan pakaian ksatria atau prajurit zaman Cina Kuno. Akan tetapi headpiece atau helm yang mereka gunakan, lebih menyerupai helm atau pelindung kepala dari seorang samurai (Jepang) daripada helm atau pelindung kepala prajurit Cina.

(23)

Gambar 4.17 Headpiece dari kostum prajurit Cina dalam video musik From Yesterday

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Hal ini menunjukkan bahwa dalam video From Yesterday, terdapat sebuah peleburan budaya antara Cina dan Jepang (Samurai). Dalam hal ini dapat terlihat cara pandang Barat sebagai pembuat video yang mencampuradukkan dua kebudayaan Timur yang berbeda dalam satu cerita video.

Gambar 4.18 Helm Prajurit Cina

Sumber : https://www.aliexpress.com/store/product/2-designs-2015-TV-Play-

(24)

Gambar 4.19 Headpiece dari kostum para samurai Jepang

Sumber : http://greatmingmilitary.blogspot.com/2016/08/ming-qing-japanese-armour-comparison.html

Video From Yesterday juga kerap membawa tokoh-tokoh berdasarkan budaya Cina. Seperti tokoh-tokoh bertopeng yang muncul di bayangan Jared Leto pada scene 2. Ada dua sosok yang muncul di bayangan Jared Leto digambarkan sedang menggunakan kostum bernuansa Asia dan menggunakan make up atau topeng. Sosok yang pertama merupakan seorang laki-laki yang menggunakan kostum bernuansa Asia dan make up merah. Sedangkan sosok yang kedua merupakan seseorang yang menggunakan topeng biru dan kostum bernuansa Asia. Jika dilihat dengan kode editing pada level representasi John Fiske, kemunculan sosok-sosok ini dalam bayangan Jared Leto hanya dalam potongan durasi yang sepersekian detik saja, serta diambil menggunakan angle kamera close up. Beberapa tokoh ini juga nantinya akan muncul kembali di bagian lain dalam video.

(25)

Gambar 4.20 Sosok bertopeng dalam bayangan Jared Leto Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Berdasarkan topeng dan make up yang mereka gunakan, dapat dikatakan bahwa mereka adalah para pemain Peking Opera. Peking Opera merupakan sebuah Opera yang sangat populer pada masa Dinasti Qing. Kostum dari para pemain Peking Opera sangatlah berwarna-warni, mulai dari jubah hingga topeng atau make up yang mereka gunakan.

Gambar 4.21 Topeng Peking Opera

(26)

Dalam Peking Opera, topeng atau wajah yang dilukis berwarna merah menggambarkan keberanian, ketulusan dan loyalitas. Sedangkan warna ungu menggambarkan kebijaksanaan, keberanian dan ketabahan.

Menurut artikel yang ada pada website Ghanis Quest, Tokoh berwajah merah yang ada dalam video From Yesterday tersebut adalah Guan Yu, seorang Jendral perang Cina dari tiga kerajaan. Terkenal karena kesetiaannya pada Kaisarnya, Liu Bei (Ghanis Quest, 2007).

Gambar 4.22 Jendral Guan Yu dalam Peking Opera Sumber : http://www.alamy.com/stock-photo/guang-yu.html

Penampakan tokoh-tokoh tersebut untuk pertama kalinya muncul ketika para personil 30STM belum berada di Cina. Selain kedua tokoh Peking Opera itu, ada beberapa adegan yang muncul dengan durasi singkat dalam bayangan Jared Leto pula, yaitu seorang pria yang mencambukki dirinya sendiri dan sebuah pertarungan pedang. ‘Bayangan’ yang muncul dalam benak Jared Leto dalam bentuk potongan gambar yang sangat cepat dan banyak menggambarkan kekerasan ini seakan ingin memberikan peringatan bahwa Timur, yang notabene akan mereka temui, akan membawa hal-hal yang berbau kekerasan. Hal ini juga didukung oleh efek suara dalam shot tersebut. Suara yang muncul adalah seperti suara dua buah bidang besi yang digesekkan satu sama lain dan disertai bunyi seperti las besi yang sangat singkat akan tetapi mengganggu telinga.

(27)

Selain kedua tokoh Peking Opera tersebut, terdapat tokoh bertopeng lainnya yang muncul dalam video musik From Yesterday. Di scene 3 muncul sesosok berjubah hitam dan menggunakan make up putih yang memenuhi wajahnya yang diambil dengan angle close up. Ia ditunjukkan sedang menatap Jared Leto ketika para personil 30STM baru saja tiba di Cina.

Gambar 4.23 Sosok dengan jubah hitam dan make up putih yang menatap Jared Leto Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Menurut artikel yang ada pada website China National Tourist Office Sydney, sosok berwajah putih dalam konteks budaya Cina, kerap dikaitkan dengan sosok villain atau tokoh jahat. Banyak terdapat topeng dalam budaya Cina, seperti topeng penari, topeng festival, topeng teatrikal seperti Peking Opera, dsb. Dari semua topeng tersebut, warna putih selalu memiliki arti kejahatan dan kemunafikan. Topeng atau wajah yang dicat warna putih selalu dikaitkan dengan tokoh jahat yang memiliki sifat licik, pengkhianat, dan mencurigakan (China National Tourist Office Sydney, 2012).

Tokoh-tokoh bertopeng yang ada dalam video musik From Yesterday seringkali digambarkan seakan-akan sebagai sosok yang jahat. Baik dari para tokoh Peking Opera dan sosok bertopeng putih diatas. Untuk tokoh berwajah putih, hal tersebut jelas terlihat karena dalam konteks budaya Cina sendiri tokoh berwajah putih identik dengan sosok tokoh jahat atau villain. Sedangkan untuk tokoh Peking Opera berwajah merah dan ungu diatas, sedikit berbeda. Menurut penjabaran peneliti, topeng-topeng tersebut

(28)

melambangkan kebaikan pula dalam konteks budaya Cina. Akan tetapi, bagaimana pembuat video From Yesterday mengemas kemunculan beberapa tokoh Peking Opera inilah yang membuat mereka seakan-akan merupakan tokoh yang jahat. Dengan pengambilan gambar yang menggunakan angle kamera close up serta durasi kemunculannya yang sangat cepat. Diikuti dengan suara yang sangat mengganggu. Hal tersebut seperti ingin membuat audience terganggu dengan kemunculan mereka. Apalagi dalam video musik From Yesterday, tokoh-tokoh bertopeng ini tidak diberikan kelanjutan cerita atau penjelasan sejarah mereka. Sehingga semakin menimbulkan kesan bagaimana kebudayaan Cina yang satu ini hanya digunakan sebagai atribut oleh pembuat video yang notabene merupakan orang Barat.

Pada awal video From Yesterday, para personil 30STM tidak langsung berada di Cina. Mulanya mereka berada di suatu tempat di North America atau Amerika Utara. Ketika adegan scene 2 berada di Amerika Utara, para personil 30STM terlihat sedang berada di ruangan serba putih dan menggunakan kostum berupa pakaian serba putih pula. Dalam adegan tersebut mereka terlihat seperti sedang bersiap untuk tampil. Tidak lama kemudian, munculah seorang perempuan Asia yang menghampiri para personil 30STM dalam ruangan tersebut. Pakaian yang digunakan oleh perempuan itu adalah sebuah dress berwarna hitam. Satu-satunya pakaian yang berwarna hitam dalam ruangan itu. Perempuan itu juga menggunakan make up berupa lipstick berwarna merah dan eyeliner hitam. Ketika memasuki ruangan, ia memanggil para personil 30STM dan berkata “Gentlemen, it’s time” (Tuan-tuan, ini saatnya), sambil tersenyum. Camera angle yang digunakan adalah medium shot.

(29)

Gambar 4.24 Sosok perempuan Asia yang menghampiri personil 30STM Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Pengambilan gambar dengan angle medium shot ingin menunjukkan bahwa pembuat video ingin berfokus pada tokoh atau karakter, tanpa menghilangkan latar. Warna hitam sebagai warna yang digunakan oleh perempuan Asia tersebut sebagai kostum, dalam konteks budaya Barat sering diasosiasikan dengan kekuatan, elegan, kematian, kejahatan, dan misteri. Hitam adalah warna misterius yang diasosiasikan dengan ketakutan akan hal yang tidak diketahui, seperti black holes. Hitam juga biasanya identik dengan konotasi negatif seperti blacklist, black humor, dan ‘black death’. Hitam juga mengandung makna denotasi berupa kekuatan (strength) dan otoritas (Changing Minds.org, n.d.).

Dalam bukunya, John Fiske mengatakan bahwa sebuah olesan lipstick tipis dapat menggambarkan sosok seorang villain (tokoh antagonis). Warna merah sendiri dalam konteks budaya Barat merupakan warna yang sering diasosiasikan dengan energi, perang, bahaya, kekuatan, passion dan cinta. Warna merah terang sendiri merepresentasikan seksualitas, passion dan sensitifitas.Warna merah juga banyak ditemui di beberapa scene video saat berada di forbidden city (Cina).

Dalam shot ini, pembuat video seperti ingin menggambarkan bahwa orang Timur merupakan sosok yang elegan, sensual, akan tetapi juga berbahaya, misterius, dan jahat.

(30)

menggunakan bahasa Cina saat berbicara dengan orang Cina (Timur). Hal ini menunjukkan bahwa Timur lah yang harus beradaptasi dengan budaya Barat, bukan sebaliknya.

4.2.1.2 Penggambaran Tokoh Barat

Pada video musik From Yesterday ini, jumlah tokoh Barat jauh lebih sedikit daripada tokoh Timur. Tokoh Barat yang ada pada video ini yaitu seorang butler atau pelayan berkebangsaan Barat dan para personil 30STM sendiri (Jared, Shannon, Matt, dan Tomo).

Penampilan para personil 30STM pertama kali muncul dengan latar mereka berada di North America atau Amerika Utara. Di sana mereka digambarkan berada di ruangan serba putih dan mengenakan kostum berupa pakaian berwarna serba putih pula. Kostum yang digunakan oleh para personil 30STM pun memiliki beberapa gambar di baju mereka seperti senapan (Jared), kawat berduri (Shannon), tengkorak (Tomo), dan tali merah pada lengan baju (Matt).

Gambar 4.25 Kostum serba putih para personil 30STM Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

(31)

Warna putih dalam konteks budaya Barat kerap diasosiasikan dengan light atau terang, kebaikan, kemurnian (innocence), kejernihan (purity), bersih dan sempurna (perfection). Berbanding terbalik dengan hitam, putih merepresentasikan sebuah kesuksesan. Penempatan warna serba putih baik di latar, lighting dan kostum para personil 30STM berada (North America), seperti ingin mengatakan bahwa Barat dalam hal ini Amerika atau para personil 30STM merupakan sosok yang baik, murni, jernih, bersih, sukses, dan sempurna (Changing Minds.org, n.d.).

Kostum yang dikenakan oleh para personil 30STM juga mengandung berbagai simbol, yaitu senjata, kawat berduri, tengkorak dan dua pedang yang disilangkan, dan sebuah tali merah yang diikatkan ke lengan. Gambar senapan yang ada di baju Jared Leto merupakan tipe senapan AK-47. Sebuah mesin senapan yang mematikan buatan Rusia. Senapan AK-47 kini telah menjadi objek yang sangat mudah dikenali di seluruh dunia. Menurut artikel yang dimuat dalam website Daily Monitor, senjata ini kini telah menjadi simbol pembebasan dan penindasan, harapan dan ketakutan, ketidakstabilan dan keamanan (Daily Monitor, 2014).

Gambar 4.26 Senapan tipe AK-47 Sumber : http://pngimg.com/img/weapons/ak47

AK-47 juga merepresentasikan perlawanan terhadap kekuatan superior. Ia merupakan simbol dari revolusi dan tantangan. Selain itu, AK-47 juga kerap dijadikan simbol propaganda politik. Simbol AK-47 juga kerap digunakan di berbagai lambang negara dan bendera dari negara-negara yang pernah melepaskan diri dari negara sebelumnya seperti Mozambik, Zimbabwe dan Timor Leste (Anderson, 2014).

(32)

Gambar 4.27 Simbol AK-47 di berbagai lambang negara Sumber : http://classart113.weebly.com/positive-symbolism.html

Penggunaan simbol AK-47 dalam video From Yesterday menjadi pendukung dalam situasi politik yang juga sedang mengalami kericuhan pada masa pemerintahan Pu Yi, dimana rakyatnya sudah mulai melakukan berbagai pergerakan revolusi untuk mengubah Cina dari sebuah negara Imperial menjadi Republik seperti sekarang ini.

Lambang tengkorak dan dua pedang yang disilangkan adalah simbol dari Jolly Roger. Jolly Roger adalah nama tradisional dari Inggris untuk menyebut bendera yang digunakan oleh para bajak laut. Bendera tersebut digunakan untuk mengidentifikasi tiap kapal bajak laut sejak abad ke 18. Jolly Roger sendiri memiliki beberapa macam. Terdapat bendera yang mengandung simbol seperti tengkorak dan dua tulang disilangkan, tengkorak penuh satu badan yang juga memegang sebuah pedang, dan masih banyak lainnya. Simbol bendera Jolly Roger yang mengandung lambang tengkorak dan dua pedang merupakan bendera dari seorang kapten bajak laut asal Karibia bernama Calico Jack Rackham (Botting, 1986, p. 98). Ia merupakan bajak laut pertama yang menciptakan dan menggunakan bendera Jolly Roger.

(33)

Gambar 4.28 Bendera Jolly Roger Kapten Calico Jack Rackham Sumber :

http://codenol.blogspot.co.id/2014/12/bajak-laut-pertama-yang-memakai-bendera.html

Sedangkan, tali merah dalam kostum Matt, identik dengan kostum militer Amerika khususnya pasukan tembak.

Gambar 4.29 Ornamen tali merah dalam kostum pasukan tembak Amerika Sumber :

https://www.usamilitarymedals.com/products/branch-specific-shoulder-cords

Sedangkan untuk kawat berduri yang ada pada kostum Shannon Leto, memiliki banyak arti. Akan tetapi apabila dihubungkan dengan latar tempat yaitu North America atau Amerika Utara, simbol tersebut memiliki arti “devil’s rope” atau tali setan. Simbol tersebut merupakan lambang penindasan dan telah memfasilitasi banyak tindak kriminal yang menindas kemanusiaan terburuk di era modern (Rowlands, 2010).

(34)

oleh para personil 30STM saat berada di Amerika dalam video From Yesterday ini sangat berbeda dengan kostum yang mereka kenakan ketika berada di Cina. Saat mulai memasuki forbidden city atau Cina, terlihat ada perubahan kostum yang dikenakan para personil 30STM. Mereka yang awalnya mengenakan kostum serba putih, berubah menjadi serba hitam.

Gambar 4.30 Kostum 30STM ketika berada di Cina Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Warna hitam yang menjadi kostum 30STM saat datang ke Cina sering diasosiasikan dengan kekuatan, elegan, kematian, kejahatan, dan misteri dalam konteks budaya Barat. Hitam adalah warna misterius yang diasosiasikan dengan ketakutan akan hal yang tidak diketahui, seperti black holes. Hitam juga biasanya identik dengan konotasi negatif seperti blacklist, black humor, dan ‘black death’. Hitam juga mengandung makna denotasi berupa kekuatan (strength) dan otoritas (Changing Minds.org, n.d.).

Perubahan kostum yang digunakan oleh personil 30STM seperti ingin mengatakan bahwa ada sebuah transisi saat mereka memasuki negara Cina. Kostum dan latar yang awalnya berwarna serba putih menjadi serba hitam. Transisi warna dari putih ke hitam seperti ingin menandakan perubahan dari terang ke gelap, dan para personil 30STM akan mengalami sebuah transisi dari sesuatu yang baik, suci, dan bersih menjadi sesuatu yang buruk, misterius, dan jahat.

Tidak banyak karakter atau tokoh Barat dalm video musik From Yesterday. Selain para personil 30STM, hanya terdapat satu saja tokoh Barat lainnya, yaitu seorang butler atau pelayan dalam budaya Barat. Tokoh butler ini ditemui dalam istana

(35)

kaisar Cina beserta dengan penghuni istana kaisar lainnya. Butler ini digambarkan sebagai seseorang dengan kebangsaan Barat (western) dan menggunakan pakaian sebuah tuxedo dan sebuah bow tie (dasi pita).

Gambar 4.31 Seorang butler dalam istana kaisar Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Pakaian yang digunakan oleh tokoh Barat tersebut merupakan pakaian yang biasanya digunakan oleh seorang butler atau pelayan dalam budaya Barat. Butler ini akan muncul pula di bagian lain video ini. Nantinya, ia ditemui sedang mencambuki dirinya sendiri. Akan tetapi, peneliti akan membahas hal tersebut nanti.

Gambar 4.32 Pakaian seorang butler

(36)

https://www.shutterstock.com/image-photo/middle-aged-butler-Kini, di Cina sedang banyak permintaan akan western butler. Pelayan orang Eropa merupakan simbol kesuksesan dan kekayaan dari orang Cina. Memiliki seorang pelayan orang barat merupakan sebuah tren yang marak dan sebuah penanda status sosial yang tinggi (Hunt, 2015).

Munculnya sosok butler orang Barat dalam video musik From Yesterday ini menandakan bahwa Kaisar yang ada dalam cerita From Yesterday memiliki latar ekonomi dan sosial yang tinggi. Hal itu dikarenakan temuan data peneliti diatas yang menyebutkan bahwa memiliki western butler merupakan sebuah simbol kesuksesan dan kekayaan di Cina.

4.2.2 Penggambaran Latar Lingkungan

Secara keseluruhan, audiens dapat melihat latar lingkungan dari cerita keseluruhan video musik From Yesterday diambil di dua negara yang berbeda, yaitu Cina dan Amerika (Amerika Utara). Latar lingkungan di Cina diambil di sebuah bangunan bernama forbidden city atau Kota Terlarang. Bangunan tersebut dahulu merupakan istana kekaisaran tempat dimana pusat pemerintahan Cina berada. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa ciri arsitektur khas Cina yang ditemukan peneliti dalam video From Yesterday berikut.

Pada scene pertama, video diawali dengan sebuah establishment shot. Pengambilan gambar diambil dengan angle Extreme Long shot (ELS). Terdapat beberapa model arsitektur dan ornamen patung naga yang khas negara Cina. Terdapat kesamaan ciri arsitektur pula yang ditemukan peneliti pada scene 5, adegan dimana para personil 30STM diajak untuk berkeliling istana kaisar oleh para pelayan kaisar.

(37)

Gambar 4.33 Latar Lingkungan dengan ciri arsitektur dan patung naga khas Cina Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Pengambilan gambar dengan angle Extreme Long Shot, bertujuan untuk membawa penonton kepada kejelasan suatu suasana dan objek atau latar lokasi sebuah tempat atau cerita. Beberapa arsitektur dan ornamen yang ada pada shot ini sangat identik dengan budaya Cina. Seperti ornamen patung naga serta beberapa atap yang juga mirip dengan bangunan-bangunan arsitektur yang ada di Forbidden City.

Gambar 4.34 Ornamen naga yang berada di Forbidden City Sumber : http://www.kinabaloo.com/fcx7.html

(38)

Gambar 4.35 Arsitektur yang berada di dalam Forbidden City Sumber :

https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/originals/ca/2e/71/ca2e71bf5c5acc6b88304aceb989ef49.jpg

Sedangkan pada scene 3 ketika para personil 30STM diceritakan untuk pertama kalinya sampai ke Cina, audiens baru bisa melihat secara keseluruhan latar dari forbidden city itu sendiri. Di sana, para personil 30STM disambut oleh sekumpulan prajurit yang mengangkat lalu menurunkan bendera mereka sebagai tanda penghormatan. Pada shot ini, camera angle berpindah dari eye level menjadi bird’s eye level dan high angle.

Gambar 4.36 Latar istana kaisar ketika menyambut kedatangan para personil 30STM Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Bangunan yang menjadi latar scene 3 video From Yesterday ini adalah forbidden city. Forbidden City merupakan istana kaisar yang telah menjadi rumah bagi 24 kaisar Cina dari zaman Dinasti Ming (1368-1644) hingga Dinasti Qing (1644-1911). Pada zaman Cina Kuno, seorang kaisar disebut sebagai anak dari Surga. Oleh karena itu, kekuatan tertinggi diturunkan padanya. Tempat tinggal kaisar di bumi dibangun sebagai replika dari Purple Palace, tempat dimana Tuhan tinggal di Surga. Nama

(39)

Forbidden City dipilih karena orang atau rakyat biasa dilarang keras untuk masuk kesana.

Gambar 4.37 Forbidden City

Sumber : http://www.chinahighlights.com/beijing/forbidden-city/

Bendera-bendera yang diangkat oleh prajurit terdapat beberapa lambang khas Cina, yaitu naga. Akan tetapi disela-sela bendera itu terdapat sebuah bendera merah yang mengandung lambang dari Thirty Seconds to Mars (30STM).

(40)

Bendera merah dengan beberapa simbol dan logo tengkorak merupakan lambang dari band 30STM. Sedangkan, bendera kuning bergambar naga yang ada di video From Yesterday itu merupakan bendera Dinasti Qing yang sering disebut Yellow Dragon Flag (bendera naga kuning). Warna kuning dianggap sebagai warna kesuksesan kekaisaran Cina. Naga digunakan sebagai simbol kekuatan. Lambang naga bercakar lima hanya digunakan untuk menggambarkan kaisar. Sedangkan mutiara merah menyala yang ada di atas kepala naga itu berarti kemakmuran, keberuntungan dan kekayaan (Horvath, 2015).

Gambar 4.39 Bendera Dinasti Qing Sumber : https://flagspot.net/flags/cn-dragn.html

Menurut Gianetti, shot yang menggunakan bird’s eye level dan high angle berarti ingin menjauhkan audience dari subjek yang ada di dalam shot itu, dan menghadirkan perasaan seperti berada diatas segalanya. Pengambilan gambar dengan High angle berarti membuat audiens melihat ke bawah kepada subjek. Membuat subjek terlihat lemah dan kurang penting. Shot seperti ini digunakan saat menunjukkan subjek yaitu para prajurit Cina. Hal ini menunjukkan bahwa sang pembuat video From Yesterday ingin ‘menjauhkan’ audiens dari subjek yaitu prajurit Cina (Timur). Selain itu, pengambilan gambar prajurit Cina dengan high angle berarti ingin menunjukkan bahwa mereka adalah subjek yang lemah dan kurang penting (Gianetti, 1996, p. 12-16).

(41)

Gambar 4.40 Lambang Thirty Seconds to Mars

Sumber : http://underworldindonesia.blogspot.co.id/2012/12/arti-symbol-30-seconds-to-mars.html

Forbidden City merupakan Istana atau tempat tinggal Kaisar yang sangat sakral bagi rakyat Cina pada masa itu. Akan tetapi, di dalam video ini, para personil 30STM justru ‘diundang’ sebagai hadiah dan bisa memasuki tempat yang disebut sebagai replika dari tempat tinggal Tuhan di surga tersebut. Bahkan terdapat logo 30STM di bendera yang diangkat oleh para prajurit sebagai bentuk penghormatan. Apalagi mereka adalah band Amerika pertama yang bisa melakukan shooting di depan rakyat republik Cina. Hal ini seperti ingin mengatakan bahwa 30STM bukanlah orang biasa, karena mereka bisa memasuki istana kaisar yang katanya melarang rakyat biasa masuk pada waktu itu.

Selain eksterior dari forbidden city, audiens juga bisa melihat sebagian interior dari forbidden city. Seperti singgasana dan kursi tahta dari sang kaisar yang muncul pada scene 1 dan 4.

(42)

Gambar 4.41 Singgasana Kaisar dalam video From Yesterday Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Tahta kaisar yang ada dalam video tersebut serupa dengan tahta yang berada di forbidden city.

Gambar 4.42 Tahta kaisar yang berada di Forbidden City

Sumber : http://beijingobserver.blogspot.co.id/2005/12/forbidden-city-throne-of-celestial.html

(43)

hitam dan tulisan “Somewhere in North America” (disebuah tempat di Amerika Utara). Scene dilanjutkan dengan sebuah shot yang berlatarkan keempat personil 30STM seperti sedang bersiap untuk sebuah pertunjukan di sebuah ruangan serba putih, dan lighting yang sangat terang. Camera angle yang digunakan dalam shot ini adalah Long Shot.

Gambar 4.43 Penggambaran latar Amerika dalam video musik From Yesterday Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Setelah keluar dari ruangan tempat mereka bersiap, para personil 30STM menemui sebuah lorong yang juga masih serba putih. Terdapat sebuah pintu di tiap ujung lorong tersebut. Kedua pintu yang awalnya terbuka itu, tiba-tiba tertutup dengan keras seperti dibanting dan mengeluarkan suara yang keras pula. Setelah itu, lampu yang ada di dalam ruangan yang awalnya menyala terang, mulai berkedip seakan mau mati. Para personil 30STM pun melanjutkan perjalanannya ke ujung lorong untuk membuka pintu tersebut. Dalam adegan ini juga terdapat tulisan Cina dengan warna merah yang berada di pintu kotak di tembok sebelah kanan lorong tersebut yang berarti Fire hydrant dalam bahasa Inggris.

Ketika sampai di ujung lorong, Jared Leto mencoba membuka pintu tersebut, namun ternyata pintu itu terkunci. Jared Leto sang vokalis pun mengatakan kepada para personil 30STM yang lainnya bahwa pintu tersebut terkunci lewat dialog “It’s f*ckin locked” (Ini dikunci), diikuti ekspresi kebingungan para personil 30STM. Tak lama, lampu yang ada di ruangan kembali mati, dan kali ini benar-benar mati total. Sampai berpindah ke scene berikutnya, yaitu para personil 30STM yang sampai dibukakan pintu dan sampai di Cina.

(44)

Gambar 4.44 Lorong tempat 30STM berada sebelum pindah ke Cina Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Warna putih kerap diasosiasikan dengan light atau terang, kebaikan, kemurnian (innocence), kejernihan (purity), bersih dan sempurna (perfection). Berbanding terbalik dengan hitam, putih merepresentasikan sebuah kesuksesan. Penempatan warna serba putih baik di latar, lighting dan kostum para personil 30STM berada (North America), seperti ingin mengatakan bahwa Barat dalam hal ini Amerika atau para personil 30STM merupakan sosok yang baik, murni, jernih, bersih, sukses, dan sempurna (Changing Minds.org, n.d.).

Warna ruangan, kostum dan lighting yang ada ketika para personil 30STM sedang berada di Amerika adalah dominan putih. Lorong adalah latar tempat transisi sebelum mereka berpindah ke latar yang baru, yaitu Cina. Di dalam lorong tersebut, cahaya mulai berubah dari putih terang hingga hitam gelap. Hal ini seakan ingin mengatakan bahwa para personil 30STM akan mengalami transisi dari putih ke hitam. From light to dark. From Good to Bad. Hal ini didukung dengan dress atau kostum 30STM yang berubah dari serba putih menjadi serba hitam ketika mereka berada di Cina.

(45)

4.2.3 Penggambaran Budaya

Terdapat banyak gambaran budaya baik budaya Cina maupun selain Cina di dalam video musik From Yesterday. Salah satunya adalah Peking Opera yang sudah sempat dibahas oleh peneliti pada sub bab 4.2.1 yaitu penggambaran tokoh. Pembuat video From Yesterday kerap menggunakan budaya dalam bentuk topeng berwarna dalam proses penokohan karakter yang ada di video musik From Yesterday. Para pemain Peking Opera tersebut hanya memiliki durasi kemunculan yang terhitung sedikit dalam video musik From Yesterday. Kemunculan yang pertama adalah dalam ‘bayangan’ Jared Leto di scene 2 ketika masih berada di Amerika dan hendak berpindah ke Cina. Ada dua tokoh yang menggunakan topeng Peking Opera dengan durasi yang sangat singkat pula, yaitu sepersekian detik saja. Diikuti dengan kode efek suara yang mengganggu telinga, seperti kedua besi yang sedang diasah, singkatnya. Kemunculan yang kedua adalah hanyalah sebagai background di scene ke 4, dimana sang kaisar menyambut kedatangan para personil 30STM. Para pemain Peking Opera hanya berada di background dan tidak seberapa terlihat apabila audiens yang menonton video ini tidak memperhatikan dengan seksama.

Gambar 4.45 Penampakan pemeran Peking Opera untuk kedua kalinya Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Penempatan para tokoh-toko pemain Peking Opera di background ini menimbulkan kesan bahwa pembuat video hanya menggunakan tokoh-tokoh tersebut sebagai atribut pelengkap video. Tanpa menceritakan dengan lengkap samasekali asal muasal dan peran mereka di dalam video. Bahkan tokoh-tokoh tersebut tidak

(46)

melakukan apa-apa. Kemunculan mereka di ‘bayangan’ Jared Leto pun seperti hanya ingin menimbulkan efek menakutkan, dilihat dari potongan gambar yang cepat dan efek suara yang mengganggu telinga pula.

Di dalam scene 4 sendiri audiens dapat melihat bagaimana para penghuni istana, khususnya para pelayan kaisar sangat menghormati kaisarnya. Hal tersebut dapat dilihat dari kode dialog yang diucapkan oleh para pelayan saat berbicara kepada personil 30STM, yaitu “His gracious and invincible Majesty, the Blessed and eternal emperor would like to offer his honored and esteemed birthday guests a wonderful and precious gift!”(Kaisar yang sangat ramah dan memiliki keagungan yang tidak terlihat, yang diberkahi dan merupakan kaisar kekal, ingin memberikan para tamu ulang tahunnya yang terhomat, sebuah hadiah yang menakjubkan dan berharga).

Dari dialog tersebut dapat terlihat bagaimana para rakyat Cina sangat menghormati Kaisarnya. Mereka menganggap bahwa seorang Kaisar merupakan sosok yang ramah dan memiliki keagungan yang tidak terlihat, yang diberkahi dan merupakan sosok yang kekal. Hal itu tidak jauh dari anggapan mereka bahwa Kaisar merupakan anak dari surga yang dipercayakan untuk memerintah di bumi.

Pada adegan ini, audiens juga bisa melihat bahwa para personil 30STM berlutut lalu membungkukkan badan di depan hadapan sang kaisar, yang tak lama diikuti dengan adegan menerima gulungan kertas yang berisi informasi mengenai ‘hadiah’ yang akan mereka terima dari kaisar.

Gambar 4.46 Personil 30STM membungkukkan badan dihadapan kaisar Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

(47)

Posisi membungkukkan badan dihadapan kaisar ini disebut Kowtow atau Kou Tou dalam bahasa Cina. Kowtow merupakan bentuk penghormatan paling tinggi yang ditunjukkan dengan bentuk sujud, berlutut dan membungkukkan kepala dan biasanya disertai dengan posisi kepala yang sampai menyentuh tanah. Penghormatan dengan cara Kowtow ini biasanya ditujukan kepada seseorang yang lebih tua, lebih superior atau seorang Kaisar. Dalam protokol kekaisaran Cina, Kowtow dilakukan oleh para petinggi pemerintahan yang akan melaksanakan tugas atau misinya (Hsu, 1970, p.152).

Gambar 4.47 Tradisi melakukan Kow Tow di Cina Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Kowtow

Pada Adegan ini, para personil 30STM melakukan sebuah penghormatan yang serupa dengan Kowtow. Mereka membungkukan badannya di depan hadapan Kaisar Cina. Akan tetapi, kepala mereka tidak sampai menyentuh lantai/tanah. Hal ini seperti ingin mengatakan bahwa mereka menghormati sang Kaisar akan tetapi tidak sampai ‘tunduk’ di depan Kaisar Cina. Hal ini menimbulkan kesan bahwa Barat melakukan penghormatan kepada Timur, akan tetapi tidak sampai ‘tunduk’.

Bentuk kurangnya penghormatan terhadap budaya Timur yang lainnya juga terlihat pada adegan ketika para personil 30STM menerima gulungan kertas yang berisi hadiah dari kaisar. Semua personil 30STM menerima gulungan kertas itu menggunakan tangan kiri. Segera, mereka membuka gulungan kertas tersebut. Lagi – lagi, audiens tidak diperlihatkan apa isi dari gulungan kertas tersebut, sehingga tidak mengetahui apa ‘hadiah’ yang dimaksud. Ekspresi yang ditunjukkan oleh para personil 30STM pun menunjukkan kebingungan. Diikuti dengan kode dialog yang diucapkan

(48)

Gambar 4.48 Personil 30STM menerima hadiah dari kaisar Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Dalam adegan ini, para personil 30STM di sini menerima barang menggunakan tangan kiri. Di budaya Barat, memang tidak ada perbedaan dalam hal menerima barang baik menggunakan tangan kiri maupun tangan kanan. Akan tetapi, dalam budaya Timur, terdapat suatu kebudayaan dimana apabila seseorang menerima barang, hal itu dilakukan dengan menggunakan tangan sebelah kanan. Adegan ini menunjukkan sikap Barat yang seakan tidak peduli atau acuh akan budaya negara yang mereka datangi, yaitu Cina (Timur).

Setelah adegan pemberian ‘hadiah’ tersebut, para personil 30STM dibawa berkeliling istana oleh para pelayan kaisar. Selama mengelilingi istana, mereka menemui beberapa hal yang mereka anggap mengejutkan dan tidak biasa atau aneh, seperti sekumpulan orang berjubah hitam yang mengelilingi tiga perempuan dengan kepala berpasung, seorang perempuan dewasa yang menyusui seorang lelaki dewasa, seorang laki-laki yang mencambuki dirinya sendiri, dan seorang perempuan meninggal yang mulutnya diberi bola kecil berwarna hitam.

Pada adegan ini, sang gitaris, Tomo Milicevic (gitaris) datang ke sebuah tempat di mana di sana terdapat sebuah kasur. Di atas kasur itu, terbaringlah seorang wanita tua yang tampak sudah meninggal. Setelah Tomo mendekati perempuan itu, ia mendapati di dalam mulutnya terdapat sebuah bola hitam yang dimasukkan oleh seseorang. Shot close up diambil untuk menunjukkan bahwa wanita tersebut tidak bergerak sama sekali ketika dimasukkan bola hitam ke dalam mulutnya.

(49)

Gambar 4.49 Bola hitam dimasukkan ke mulut seorang perempuan wafat Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Mutiara hitam yang diletakkan ke dalam mulut seseorang yang telah meninggal merupakan salah satu bentuk adat Cina dalam pemakaman. Mutiara hitam tersebut adalah bola merkuri yang dipercaya akan melindungi tubuh orang yang meninggal dalam kehidupan setelah kematian. Bola merkuri itu diletakkan sebagai bentuk sogokan kepada sang penjaga kematian agar orang yang meninggal dapat melalui perjalanan yang mulus ketika melalui alam baka. Mutiara itu harus diletakkan ke dalam mulut orang yang meninggal menggunakan tangan kiri. Kini, penggunaan mutiara hitam bisa digantikan dengan koin atau sejumlah nasi. Koin sebagai bentuk sogokan lainnya, dan nasi untuk memastikan orang yang meninggal mendapat makanan yg cukup di alam baka (Ghanis Quest, 2007).

Sosok perempuan meninggal yang ada dalam adegan ini merupakan Empress Dowager Cixi atau Cixi, sang perempuan janda yang sempat memimpin pemerintahan Cina pada era Dinasti Qing Manchu selama 47 tahun sebelum mengangkat Pu Yi menjadi Kaisar. Adegan ini diambil dari film The Last Emperor yang kebetulan merupakan film di mana Jared Leto berkata merupakan sumber insipirasi dari video From Yesterday ini.

(50)

Gambar 4.50 Empress Dowager Cixi

Sumber : https://ghanisquest.dreamwidth.org/182604.html

Beberapa sejarawan mengatakan bahwa masa pemerintahan Cixi merupakan masa pemerintahan yang cukup kejam dan semena-mena, serta berkontribusi dalam jatuhnya Dinasti Qing serta masa Imperial Cina. Adegan menaruh bola merkuri ini menunjukkan bagaimana Cina (Timur) masih sangatlah superstitious atau bertahayul. Mereka masih percaya akan hal-hal yang berbau tahayul dan ritual-ritual bagaimana menyelamatkan orang di alam baka (Ghanis Quest, 2007).

Adegan perempuan dewasa yang menyusui seorang pria dewasa ditemui oleh sang drummer, Shannon Leto. Dengan ekspresi bingung yang terlihat dari alis dan mata yang dikerutkan, ia melihat aktivitas tersebut. Saat menunjukkan adegan menyusui, camera awalnya mengambil angle Medium Long shot (MLS), lalu di tengah adegan, terdapat potongan gambar berdurasi sepersekian detik di mana angle kamera berubah menjadi close up dan menyorot bagaimana ekspresi pria tersebut sedang menikmati asi yang diberikan kepadanya dengan mata tertutup. Lalu shot kembali menjadi MLS dan kedua orang tersebut (laki-laki dan perempuan yang sedang menyusui) melihat Shannon Leto yang tiba-tiba hadir disana dengan ekspresi sedikit terkejut.

(51)

Gambar 4.51 Adegan menyusui dalam video From Yesterday Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Dalam website Mirror, terdapat sebuah artikel berita bahwa kini, di Cina sedang marak sebuah praktik prostitusi baru dimana para kriminal yang membuatnya melayani pelayanan pemuas bagi pria-pria dengan kebutuhan fetish berupa menyusu dari asi seorang perempuan. Para ibu-ibu muda dengan bayi yang baru lahir di hire untuk pekerjaan ini. Lebih dari 200 orang dari seluruh Cina rela membayar sejumlah uang untuk mendapatkan servis ini. Biaya yang dikeluarkan untuk dapat disusui adalah sekitar£103 atau sekitar 1,8 juta rupiah (Roberts, 2014).

Adegan ini seperti ingin menunjukkan bagaimana ‘kotor’ dan cabulnya budaya Cina (Timur). Di mana seseorang dalam pemerintahan (pria tersebut masih ada di lingkungan istana kaisar) memiliki fetish untuk disusui oleh perempuan dewasa dan menggunakan jasa seorang prostitusi untuk memuaskan keinginannya tersebut. Hal itu juga dianggap aneh oleh Shannon Leto (Barat), terlihat dari ekspresinya yang kebingungan dan seolah menemui sesuatu yang tidak pernah ia lihat sebelumnya.

Ekspresi kebingungan serupa juga ditemui di wajah Matt Wachter (bassist) saat ia bertemu dengan sesosok pria berkebangsaan Barat yang sedang mencambuki dirinya sendiri. Pria ini adalah sosok butler yang telah muncul di bagian video sebelumnya. Saat mengetahui kehadiran Matt, pria tersebut membalikan badannya untuk melihat

(52)

ada editing dimana muncul gambar dengan durasi sepersekian detik dimana kepala pria tersebut menggunakan topeng berbentuk kepala kelinci. Ekspresi yang ditunjukkan oleh Matt merupakan ekspresi terkejut, dimana ia membelalakkan matanya dan mulutnya yang terbuka sedikit layaknya orang yang sedang terkejut.

Gambar 4.52 Adegan butler yang mencambuki dirinya sendiri Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs

Terdapat praktik pencambukan diri sendiri yang dilakukan oleh beberapa oknum dalam sejarah kristiani, khususnya beberapa biara atau pelaku agama katholik. Martin Luther, founder dari gereja Lutheran pun melakukan praktik ini sebagai lambang rasa malu atas dagingnya (raga). Sedangkan, Sarah Osborn, seorang penulis kongregasionalis juga melakukan praktik ini untuk mengingatkan dirinya atas dosa, kebejatan, dan kejahatan yang ia lakukan. Praktik ini juga cukup biasa dilakukan di golongan pergerakan traktar. Pada abad ke 13, sebuah kelompok dari katolik roma yang dikenal dengan sebutan Flagellants membawa praktik ini ketingkat yang ekstrim. Mereka bahkan melakukan praktik ini secara publik. Mereka lalu dikutuk oleh Gereja roman sebagai praktik ajaran sesat pada abad ke 14 (Wall, 1999, p.103).

Gambar

Gambar 4.1 Foto Personil Band Thirty Seconds to Mars  Sumber : http://www.dodmagazine.es/horarios-neox-rocks-2015/
Gambar 4.11 Empress Dowager Cixi dalam video From Yesterday   Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs
Gambar 4.15 Prajurit Cina di dalam video musik From Yesterday  Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs
Gambar 4.20 Sosok bertopeng dalam bayangan Jared Leto  Sumber : Https://www.youtube.com/watch?v=RpG7FzXrNSs
+7

Referensi

Dokumen terkait

Sehingga dapat disimpulkan bahwa H 0 ditolak, yang artinya secara simultan perubahan laba bersih, perubahan arus kas operasi, perubahan arus kas investasi, perubahan

Rumah tersebut merupakan conoth terbaik dari desain international style, dengan tipikal atap datar, area kaca yang luas, dan penerapan detail pada fasad (entrance

Penelitian ini bertujuan untuk : (a) memperoleh gambar- an mengenai pola penguasaan tanah dan mengetahui tingkat ke- merataan distribusi pemilikan tanah sawah di desa transmig-

pada siklus I diskusi kelompok dengan memanfaatkan sumber belajar internet (hotspot) di sekolah diperoleh nilai rata-rata kelas siswa 73,44% dengan ketuntasan klasikal sebesar

Skizogoni banyak terjadi pada organ dalam (hati, limpa, dan sumsum tulang) dan kelainan patologis pada organ tersebut sering ditandai dengan adanya pigmen malaria yang dideposit

MARYATI J.230 10 30 82.. Telah Dipertahankan Di Depan Dewan Penguji Pada Tanggal 1 Februari 2012 Dan Dinyatakan Telah Memenuhi Syarat. Hari Setyobudi, S.Kep., Ns.. Y DENGAN

Praktikum terhadap sampel hiu paus yang telah dilakukan menggunakan metode ekstraksi chelex dan dilanjutkan dengan kegiatan PCR (polymerasi Chain Reaction) dan