• Tidak ada hasil yang ditemukan

PSIKOLOGI PERKEMBANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PSIKOLOGI PERKEMBANGAN"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

PSIKOLOGI

PSIKOLOGI

PSIKOLOGI

PSIKOLOGI

PERKEMBANGAN

PERKEMBANGAN

PERKEMBANGAN

PERKEMBANGAN

(2)

PSIKOLOGI PERKEMBANGAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN

 Ada beberapa teori perkembangan kepribadian,  Ada beberapa teori perkembangan kepribadian,  Ada beberapa teori perkembangan kepribadian,  Ada beberapa teori perkembangan kepribadian,

yg terkenal : yg terkenal : yg terkenal : yg terkenal : I.. I.. I..

I.. Teori FREUDTeori FREUDTeori FREUDTeori FREUD Berdsr pd teori Berdsr pd teori Berdsr pd teori

Berdsr pd teori ³naluri / instink seksual atau³naluri / instink seksual atau³naluri / instink seksual atau³naluri / instink seksual atau libido´ 

libido´  libido´  libido´ 

L

Libido : tenaga dimana instink seksualibido : tenaga dimana instink seksual L

Libido : tenaga dimana instink seksualibido : tenaga dimana instink seksual

ditampilkan dlm pikiran. ditampilkan dlm pikiran. ditampilkan dlm pikiran. ditampilkan dlm pikiran.

Bayi mampu melakukan aktivitas erotik sejak Bayi mampu melakukan aktivitas erotik sejak Bayi mampu melakukan aktivitas erotik sejak Bayi mampu melakukan aktivitas erotik sejak lahir, ttp manifestasi pd dasarnya adalah

lahir, ttp manifestasi pd dasarnya adalah lahir, ttp manifestasi pd dasarnya adalah lahir, ttp manifestasi pd dasarnya adalah nonseksual (makan, kontrol usus,

nonseksual (makan, kontrol usus, kandungkandung nonseksual (makan, kontrol usus,

nonseksual (makan, kontrol usus, kandungkandung kemih).

kemih). kemih). kemih).

(3)

T

Terdiri beberapa fase perkembangan :erdiri beberapa fase perkembangan : T

Terdiri beberapa fase perkembangan :erdiri beberapa fase perkembangan :

*  * 

* Fase Oral (0 Fase Oral (0 Fase Oral (0 ±Fase Oral (0 ± ± ± 1 1 ta1 tahun)1 tahun)tahhunun))

Bayi mendpt kepuasan melalui Bayi mendpt kepuasan melalui Bayi mendpt kepuasan melalui

Bayi mendpt kepuasan melalui ³³³³ mulut /mulut /mulut /mulut /

oral´ oral´ oral´ oral´

R

Rasa lapar mendorongnya mengenal duniaasa lapar mendorongnya mengenal dunia R

Rasa lapar mendorongnya mengenal duniaasa lapar mendorongnya mengenal dunia

luar  luar  luar

luar melalui melalui mulutnyamelalui mmelalui mmulutnyaulutnyulutnyaa

.

.

.

.

Menelan sesuatu

Menelan sesuatu

Menelan sesuatu

Menelan sesuatu



memberi kepuasan

memberi kepuasan

memberi kepuasan

memberi kepuasan

Memuntahkan sesuatu

Memuntahkan sesuatu

Memuntahkan sesuatu

Memuntahkan sesuatu

ketegangan.

ketegangan.

ketegangan.

ketegangan.

Ibu sebagai sumber makanan &

Ibu sebagai sumber makanan &

Ibu sebagai sumber makanan &

Ibu sebagai sumber makanan &

kenikmatan erotis saat menyusui, shg

kenikmatan erotis saat menyusui, shg

kenikmatan erotis saat menyusui, shg

kenikmatan erotis saat menyusui, shg

ibu menjadi obyek cinta yang pertama

ibu menjadi obyek cinta yang pertama

ibu menjadi obyek cinta yang pertama

ibu menjadi obyek cinta yang pertama

(4)

Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan :

-- Individu mampu menerima & mIndividu mampu menerima & mIndividu mampu menerima & mIndividu mampu menerima & memberi tanpaemberi tanpaemberi tanpaemberi tanpa

terjadi rasa kekecewaan & ketergantungan. terjadi rasa kekecewaan & ketergantungan. terjadi rasa kekecewaan & ketergantungan. terjadi rasa kekecewaan & ketergantungan. Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan :

-- Bisa terjadi pemuasan berlebihan /Bisa terjadi pemuasan berlebihan /Bisa terjadi pemuasan berlebihan /Bisa terjadi pemuasan berlebihan /

ketidakpuasan ketidakpuasan ketidakpuasan ketidakpuasan --

- OOOOptimistik berlebihan, ptimistik berlebihan, pesimistik, penuntutptimistik berlebihan, ptimistik berlebihan, pesimistik, penuntutpesimistik, penuntutpesimistik, penuntut

--

- KKKKetergantungan sangat thd sesuatu yangetergantungan sangat thd sesuatu yangetergantungan sangat thd sesuatu yangetergantungan sangat thd sesuatu yang

dibutuhkan dibutuhkan dibutuh

(5)

* Fase Anal (1Fase Anal (1

* Fase Anal (1 ±Fase Anal (1 ± ± ± 3 3 ta3 tahun)3 tahun)tahuhunn))

S

Sumber kenikmatan padaumber kenikmatan pada S

Sumber kenikmatan padaumber kenikmatan pada ³³³³anus´anus´anus´anus´ D

Dituntut bisa mengeluarkan tinja / kencingnyaituntut bisa mengeluarkan tinja / kencingnya D

Dituntut bisa mengeluarkan tinja / kencingnyaituntut bisa mengeluarkan tinja / kencingnya

sendiri. Bersifat otoerotik ³ kesenangan saat sendiri. Bersifat otoerotik ³ kesenangan saat sendiri. Bersifat otoerotik ³ kesenangan saat sendiri. Bersifat otoerotik ³ kesenangan saat mengeluarkan / menahan tinja tanpa

mengeluarkan / menahan tinja tanpa mengeluarkan / menahan tinja tanpa mengeluarkan / menahan tinja tanpa memerlukan bantua

memerlukan bantuan n dari luar.dari luar. memerlukan bantua

memerlukan bantuan n dari luar.dari luar. Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan :

-- Individu bisa mandiriIndividu bisa mandiriIndividu bisa mandiriIndividu bisa mandiri

Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan :

-- Individu tergantung / amat patuhIndividu tergantung / amat patuhIndividu tergantung / amat patuhIndividu tergantung / amat patuh

--

(6)

Fase Falik (3

Fase Falik (3

Fase Falik (3 ±

Fase Falik (3 ±

±

±

5 t

5 ta

5 tahun)

5 tahun)

ah

hu

un

n)

)

S

S

umber kenikmata

umber kenikmatan &

n & pusat perhatian

pusat perhatian

S

S

umber kenikmata

umber kenikmatan &

n & pusat perhatian

pusat perhatian

pd

pd

pd

pd

³³³³

organ genital´.

organ genital´.

organ genital´.

organ genital´. Anak mulai

 Anak mulai

 Anak mulai

 Anak mulai

mengetahui perbedaan jenis

mengetahui perbedaan jenis

mengetahui perbedaan jenis

mengetahui perbedaan jenis

kelaminnya dg teman lawan jenis.

kelaminnya dg teman lawan jenis.

kelaminnya dg teman lawan jenis.

kelaminnya dg teman lawan jenis.

S

S

tad ini memberikan dasar bagi

tad ini memberikan dasar bagi

S

S

tad ini memberikan dasar bagi

tad ini memberikan dasar bagi

timbulnya rasa identitas seksual, yaitu

timbulnya rasa identitas seksual, yaitu

timbulnya rasa identitas seksual, yaitu

timbulnya rasa identitas seksual, yaitu

rasa keingintahuan tanpa rasa malu,

rasa keingintahuan tanpa rasa malu,

rasa keingintahuan tanpa rasa malu,

rasa keingintahuan tanpa rasa malu,

inisiatif tanpa rasa bersalah.

inisiatif tanpa rasa bersalah.

inisiatif tanpa rasa bersalah.

inisiatif tanpa rasa bersalah.

(7)

Keberhasilan :

Keberhasilan :

Keberhasilan :

Keberhasilan :

-- DDDD

pt mengidentifikasi jenis seksualnya

pt mengidentifikasi jenis seksualnya

pt mengidentifikasi jenis seksualnya

pt mengidentifikasi jenis seksualnya

dg baik tanpa rasa kecewa atau

dg baik tanpa rasa kecewa atau iri.

iri.

dg baik tanpa rasa kecewa atau

dg baik tanpa rasa kecewa atau iri.

iri.

--

- PPPP

eningkatan rasa ingin tahu tanpa

eningkatan rasa ingin tahu tanpa

eningkatan rasa ingin tahu tanpa

eningkatan rasa ingin tahu tanpa

rasa malu.

rasa malu.

rasa malu.

rasa malu.

Kegagalan :

Kegagalan :

Kegagalan :

Kegagalan :

--

Identifikasi tergg, tdk merasa senang

Identifikasi tergg, tdk merasa senang

Identifikasi tergg, tdk merasa senang

Identifikasi tergg, tdk merasa senang

dg jenis kelaminnya

dg jenis kelaminnya

dg jenis kelaminnya

dg jenis kelaminnya

(8)

* Fase Latensi (6 Fase Latensi (6 

* Fase Latensi (6 ±Fase Latensi (6 ± ± ± 12 12 12 tahun).12 tahun).tatahuhun)n)..

--

- PPPPerkembangan seksual terhenti, anak mulaierkembangan seksual terhenti, anak mulaierkembangan seksual terhenti, anak mulaierkembangan seksual terhenti, anak mulai

msk sekolah msk sekolah msk sekolah msk sekolah

-- SSSSuperego berkembang, anak mulai dptuperego berkembang, anak mulai dptuperego berkembang, anak mulai dptuperego berkembang, anak mulai dpt

mengendalikan mengendalikan mengendalikan

mengendalikan dorongan dorongan instinkdorongan instinkdorongan instinkinstink

-- Mengerti keinginan sekitarnyaMengerti keinginan sekitarnyaMengerti keinginan sekitarnyaMengerti keinginan sekitarnya

-- Bisa mengendalikan emosi & Bisa mengendalikan emosi & intelektuaBisa mengendalikan emosi & Bisa mengendalikan emosi & intelektuaintelektualintelektualll

sesuai dg sesuai dg sesuai

sesuai dg dg tuntutan tuntutan lingkungan tuntutan lingkungan / sekolah.tuntutan lingkungan / sekolah.lingkungan / / sekolah.sekolah.

-- Anak beridentifikasi dg orang dewasa selain Anak beridentifikasi dg orang dewasa selain Anak beridentifikasi dg orang dewasa selain Anak beridentifikasi dg orang dewasa selain

ortu / guru. ortu / guru. ortu / guru. ortu / guru.

(9)

Fase Genital (13

Fase Genital (13

Fase Genital (13 ±

Fase Genital (13 ±

±

±

1

18 t

18 tahun)

18 tahun)

8 ta

ahu

hu

n)

n)

--

Maturasi fisiologis

Maturasi fisiologis

Maturasi fisiologis

Maturasi fisiologis

,

,

,

,

sistem genital

sistem genital

sistem genital

sistem genital

(seksual) & hormonal

(seksual) & hormonal

(seksual) & hormonal

(seksual) & hormonal



penguatan

penguatan

penguatan

penguatan

dorongan libido.

dorongan libido.

dorongan libido.

dorongan libido.

--

- TTTT

ujuan stad ini :

ujuan stad ini : perpisahan dr 

ujuan stad ini :

ujuan stad ini : perpisahan dr 

perpisahan dr 

perpisahan dr 

ketergantungan &

ketergantungan &

ketergantungan

ketergantungan

&

&

perlekatan

perlekatan pd

perlekatan pd

perlekatan pd

pd

ortu

ortu

ortu

ortu



terjd pencapaian rasa identitas

terjd pencapaian rasa identitas

terjd pencapaian rasa identitas

terjd pencapaian rasa identitas

personal yg matur serta penerimaan

personal yg matur serta penerimaan

personal yg matur serta penerimaan

personal yg matur serta penerimaan

peran & fungsi

peran & fungsi

peran

peran &

& fungsi

fungsi

dewasa

dewasa yg

dewasa yg

dewasa yg

yg

memungki

memungkinkan integrasi adaptif baru

nkan integrasi adaptif baru dg

dg

memungki

memungkinkan integrasi adaptif baru

nkan integrasi adaptif baru dg

dg

harapan sosia

harapan sosial &

l & nilai kultural.

nilai kultural.

harapan sosia

(10)

-- Menimbulkan regresi kepribadian ygMenimbulkan regresi kepribadian ygMenimbulkan regresi kepribadian ygMenimbulkan regresi kepribadian yg

membuka membuka

membuka kembali

membuka kembalikembali kembali stadiumstadiumstadiumstadium psikoseksual sblmya & mem

psikoseksual sblmya & memberi kesempatanberi kesempatan psikoseksual sblmya & mem

psikoseksual sblmya & memberi kesempatanberi kesempatan mencapai identitas seksual &

mencapai identitas seksual & dewadewasasa mencapai identitas seksual &

mencapai identitas seksual & dewadewasasa yang matur. yang matur. yang matur. yang matur.

-- SSSSecara biologis cukup matang seksualnyaecara biologis cukup matang seksualnyaecara biologis cukup matang seksualnyaecara biologis cukup matang seksualnya

-- Mulai ada energi seksualMulai ada energi seksualMulai ada energi seksualMulai ada energi seksual

--

- TTTTerjd perubahan besar baik biologis /erjd perubahan besar baik biologis /erjd perubahan besar baik biologis /erjd perubahan besar baik biologis /

psikologis psikologis psikologis psikologis

(11)

II. Teori Erick Erickson II. Teori Erick Erickson II. Teori Erick Erickson II. Teori Erick Erickson

1. Basic Trust vs Mistrust (0  1. Basic Trust vs Mistrust (0  1. Basic Trust vs Mistrust (0 ±

1. Basic Trust vs Mistrust (0 ± ± ± 1 1 ta1 tahun)1 tahun)tahuhun)n)

Kepercayaan Dasar vs Ketidakpercayaan Kepercayaan Dasar vs Ketidakpercayaan Kepercayaan Dasar vs Ketidakpercayaan Kepercayaan Dasar vs Ketidakpercayaan Dasar 

Dasar  Dasar  Dasar 

Basic trust : sikap percaya pd diri

Basic trust : sikap percaya pd diri sendiri &sendiri & Basic trust : sikap percaya pd diri

Basic trust : sikap percaya pd diri sendiri &sendiri & lingkungannya pd kehidupan pertama.

lingkungannya pd kehidupan pertama. lingkungannya pd kehidupan pertama. lingkungannya pd kehidupan pertama.

P

Percaya : pengharapan bahwa kebutuhannyaercaya : pengharapan bahwa kebutuhannya P

Percaya : pengharapan bahwa kebutuhannyaercaya : pengharapan bahwa kebutuhannya

akan selalu diperhatikan & dipenuhi oleh akan selalu diperhatikan & dipenuhi oleh akan selalu diperhatikan & dipenuhi oleh akan selalu diperhatikan & dipenuhi oleh lingkungannya.

lingkungannya. lingkungannya. lingkungannya.

Bayi akan mengembangkan rasa percaya Bayi akan mengembangkan rasa percaya Bayi akan mengembangkan rasa percaya Bayi akan mengembangkan rasa percaya kepd ortu & lingkungannya dlm kehidupan kepd ortu & lingkungannya dlm kehidupan kepd ortu & lingkungannya dlm kehidupan kepd ortu & lingkungannya dlm kehidupan

berikutnya, jika ortu dpt memenuhi kebutuhan berikutnya, jika ortu dpt memenuhi kebutuhan berikutnya, jika ortu dpt memenuhi kebutuhan berikutnya, jika ortu dpt memenuhi kebutuhan anak dg kasih sayang

anak dg kasih sayang anak dg kasih sayang

anak dg kasih sayang ddditandai dgditandai dgitandai dgitandai dg kemudahan memberi makan, k

kemudahan memberi makan, kedalamanedalaman kemudahan memberi makan, k

kemudahan memberi makan, kedalamanedalaman tidur, tidak rewel.

tidur, tidak rewel. tidur, tidak rewel. tidur, tidak rewel.

(12)

P

P

enyapihan dr payudara / botol

enyapihan dr payudara / botol

P

P

enyapihan dr payudara / botol

enyapihan dr payudara / botol

dasar 

dasar 

dasar 

dasar 

rasa sedih, rindu.

rasa sedih, rindu.

rasa sedih, rindu.

rasa sedih, rindu.

K

K

etidak percayaan dasar merup

etidak percayaan dasar merup

K

K

etidak percayaan dasar merup

etidak percayaan dasar merup

penyumbang yg besar thd

penyumbang yg besar thd

penyumbang yg besar thd

penyumbang yg besar thd

perkembangan ggn kepribadian

perkembangan ggn kepribadian skizoid,

skizoid,

perkembangan ggn kepribadian

perkembangan ggn kepribadian skizoid,

skizoid,

& yg paling berat pd perkembangan

& yg paling berat pd perkembangan

& yg paling berat pd perkembangan

& yg paling berat pd perkembangan

skizofrenia.

skizofrenia.

skizofrenia.

skizofrenia.

(13)

T

Ttp tp bila bila kepercayaan dasar kepercayaan dasar kuat, kuat, anak anak akanakan T

Ttp tp bila bila kepercayaan dasar kepercayaan dasar kuat, kuat, anak anak akanakan

mengembangkan pengertian harapan, mengembangkan pengertian harapan, mengembangkan pengertian harapan, mengembangkan pengertian harapan, optimisme dan kepercayaan diri.

optimisme dan kepercayaan diri. optimisme dan kepercayaan diri. optimisme dan kepercayaan diri. Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan :

-- Berkembang rasa optimis & Berkembang rasa optimis & Berkembang rasa optimis & Berkembang rasa optimis & harapaharapaharapaharapannnn

Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : --

- TTTTak percaya pd lingkungan, tak punyaak percaya pd lingkungan, tak punyaak percaya pd lingkungan, tak punyaak percaya pd lingkungan, tak punya

harapa

harapan, pesimisn, pesimistik.tik. harapa

(14)

2. Autonomy vs shame and doubt (1 2. Autonomy vs shame and doubt (1 2. Autonomy vs shame and doubt (1 ± 2. Autonomy vs shame and doubt (1 ± ± ± 3333

tahun) Otonomi vs rasa malu dan Ragu2. tahun) Otonomi vs rasa malu dan Ragu2. tahun) Otonomi vs rasa malu dan Ragu2. tahun) Otonomi vs rasa malu dan Ragu2.

O

Otonomi adalah sensasi anak utk menjagatonomi adalah sensasi anak utk menjaga O

Otonomi adalah sensasi anak utk menjagatonomi adalah sensasi anak utk menjaga

dirinya sendiri & dpt menguasai dorongan dirinya sendiri & dpt menguasai dorongan dirinya sendiri & dpt menguasai dorongan dirinya sendiri & dpt menguasai dorongan yang ada dlm dirinya.

yang ada dlm dirinya. yang ada dlm dirinya. yang ada dlm dirinya.

 Anak yg baru belajar berjln, merasakan  Anak yg baru belajar berjln, merasakan  Anak yg baru belajar berjln, merasakan  Anak yg baru belajar berjln, merasakan terpisah dr lainnya. (kata2 ³saya, kamu, terpisah dr lainnya. (kata2 ³saya, kamu, terpisah dr lainnya. (kata2 ³saya, kamu, terpisah dr lainnya. (kata2 ³saya, kamu, milikku´).

milikku´). milikku´). milikku´).

Jika ortu mengijinkan anak scr otonom & Jika ortu mengijinkan anak scr otonom & Jika ortu mengijinkan anak scr otonom & Jika ortu mengijinkan anak scr otonom & tanpa overpro

tanpa overprotektif (belajar tektif (belajar berjln, makanberjln, makan tanpa overpro

tanpa overprotektif (belajar tektif (belajar berjln, makanberjln, makan sendiri, dll)

sendiri, dll) sendiri, dll)

sendiri, dll)  timbul kepercayaan diri & dpttimbul kepercayaan diri & dpttimbul kepercayaan diri & dpttimbul kepercayaan diri & dpt mengontrol dirinya serta dunianya.

mengontrol dirinya serta dunianya. mengontrol dirinya serta dunianya. mengontrol dirinya serta dunianya.

(15)

oilet trainning 

oilet trainning 

oilet trainning 

oilet trainning yg terlalu berlebihan

yg terlalu berlebihan

yg terlalu berlebihan

yg terlalu berlebihan

(dilakukan masy skrng yg memerlukan

(dilakukan masy skrng yg memerlukan

(dilakukan masy skrng yg memerlukan

(dilakukan masy skrng yg memerlukan

tubuh bersih, tepat waktu & wangi)

tubuh bersih, tepat waktu & wangi)

tubuh bersih, tepat waktu & wangi)

tubuh bersih, tepat waktu & wangi)



menyebabkan kepribadian kompulsif 

menyebabkan kepribadian kompulsif 

menyebabkan kepribadian kompulsif 

menyebabkan kepribadian kompulsif 

yang berlebihan, sangat teliti,

yang berlebihan, sangat teliti,

yang berlebihan, sangat teliti,

yang berlebihan, sangat teliti,

mementingkan diri sendiri juga

mementingkan diri sendiri juga

mementingkan diri sendiri juga

mementingkan diri sendiri juga

menyebabkan pelit, tepat waktu &

menyebabkan pelit, tepat waktu &

menyebabkan pelit, tepat waktu &

menyebabkan pelit, tepat waktu &

perfeksionistik.

perfeksionistik.

perfeksionistik.

perfeksionistik.

Bila anak dihukum krn bersikap otonomi &

Bila anak dihukum krn bersikap otonomi &

Bila anak dihukum krn bersikap otonomi &

Bila anak dihukum krn bersikap otonomi &

overprotektif 

overprotektif 

overprotektif 

(16)

Keberhasilan :

Keberhasilan :

Keberhasilan :

Keberhasilan :

--

- PPPP

ercaya diri

ercaya diri

ercaya diri

ercaya diri

--

Bisa mengontrol diri

Bisa mengontrol diri

Bisa mengontrol diri

Bisa mengontrol diri

Kegagalan :

Kegagalan :

Kegagalan :

Kegagalan :

--

- RRRR

asa malu

asa malu

asa malu

asa malu

marah

marah

marah

marah

--

(17)

3. Initiative vs Guilt (3 3. Initiative vs Guilt (3 3. Initiative vs Guilt (3 ±

3. Initiative vs Guilt (3 ± ± ± 5 ta5 tahun5 tahun) Inisiatif vs5 tahun) Inisiatif vshun) In) Inisisiatiatif vif vss rasa Bersalah rasa Bersalah rasa Bersalah rasa Bersalah

-- Mampu berinisiatif thd aktivitas motorik &Mampu berinisiatif thd aktivitas motorik &Mampu berinisiatif thd aktivitas motorik &Mampu berinisiatif thd aktivitas motorik &

intelektual intelektual intelektual intelektual

-- Muncul ambisiMuncul ambisiMuncul ambisiMuncul ambisi

-- Muncul keingintahuan ttg seksual,Muncul keingintahuan ttg seksual,Muncul keingintahuan ttg seksual,Muncul keingintahuan ttg seksual,

manifestasinya terlibat manifestasinya terlibat manifestasiny

manifestasinya a terlibat terlibat dlm dlm permainandlm permainandlm permainanpermainan seks kelompok,

seks kelompok, menyenmenyentuhtuh seks

seks kelomkelompok, pok, menyentuh menyentuh genitalianyagenitalianyagenitalianyagenitalianya sendiri / teman sebayanya.

sendiri / teman sebayanya. sendiri / teman sebayanya. sendiri / teman sebayanya.

Bila ortu tidak membuat masalah ttg dorongan

Bila ortu tidak membuat masalah ttg dorongan

Bila ortu tidak membuat masalah ttg dorongan

Bila ortu tidak membuat masalah ttg dorongan

keingintahuan seksual, akhirnya dorongan ditekan

keingintahuan seksual, akhirnya dorongan ditekan

keingintahuan seksual, akhirnya dorongan ditekan

keingintahuan seksual, akhirnya dorongan ditekan 

tampak kembali selama masa remaja sebagai bagian

tampak kembali selama masa remaja sebagai bagian

tampak kembali selama masa remaja sebagai bagian

tampak kembali selama masa remaja sebagai bagian

dr pubertas.

dr pubertas.

dr pubertas.

(18)

O

Ortu > memrtu > mempermasalahkanpermasalahkan O

Ortu > memrtu > mempermasalahkanpermasalahkan anak terhambatanak terhambatanak terhambatanak terhambat

scr seksual. scr seksual. scr seksual. scr seksual.

P

Pada akhir stadium ini :ada akhir stadium ini : P

Pada akhir stadium ini :ada akhir stadium ini :

 

  Anak bermain dg teman sebayanya Anak bermain dg teman sebayanya Anak bermain dg teman sebayanya Anak bermain dg teman sebayanya

  

  Anak belajar berinteraksi dg orang lain Anak belajar berinteraksi dg orang lain Anak belajar berinteraksi dg orang lain Anak belajar berinteraksi dg orang lain

  

 KKKKesadaran anak (superego) ditegakkan,esadaran anak (superego) ditegakkan,esadaran anak (superego) ditegakkan,esadaran anak (superego) ditegakkan,

doronga

dorongan agresif diekspresikan dlm n agresif diekspresikan dlm caracara doronga

dorongan agresif diekspresikan dlm n agresif diekspresikan dlm caracara konstruktif : kompetisi sehat, permainan, konstruktif : kompetisi sehat, permainan, konstruktif : kompetisi sehat, permainan, konstruktif : kompetisi sehat, permainan, menggunakan mainan.

menggunakan mainan. menggunakan mainan. menggunakan mainan. Hukuman

Hukuman berlebihaberlebihann Hukuman

Hukuman berlebihaberlebihann membatasi imajinasi &membatasi imajinasi &membatasi imajinasi &membatasi imajinasi & inisiatif anak. inisiatif anak. inisiatif anak. inisiatif anak. . . . .

(19)

 Anak mengembangkan superego terlalu

 Anak mengembangkan superego terlalu

 Anak mengembangkan superego terlalu

 Anak mengembangkan superego terlalu

kuat, kualitas semua /

kuat, kualitas semua /

tidak sama sekali

tidak sama sekali

kuat, kualitas semua /

kuat, kualitas semua /

tidak sama sekali

tidak sama sekali



menuntut orang lain hrs

menuntut orang lain hrs

mematuhi moral

mematuhi moral

menuntut orang lain hrs

menuntut orang lain hrs

mematuhi moral

mematuhi moral

mereka

mereka

mereka

mereka



berbahaya bagi dirinya sendiri &

berbahaya bagi dirinya sendiri &

berbahaya bagi dirinya sendiri &

berbahaya bagi dirinya sendiri &

orang lain

orang lain

orang lain

orang lain

(20)

Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan : --

- RRRResponsif, bisa disiplinesponsif, bisa disiplinesponsif, bisa disiplinesponsif, bisa disiplin

--

- PPPPunya inisiatif & ambisiunya inisiatif & ambisiunya inisiatif & ambisiunya inisiatif & ambisi

-- Menyadari adanya benar & salahMenyadari adanya benar & salahMenyadari adanya benar & salahMenyadari adanya benar & salah

Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan :

-- SSSSensasi rasa bersalah thd apa yangensasi rasa bersalah thd apa yangensasi rasa bersalah thd apa yangensasi rasa bersalah thd apa yang

dilakukan dilakukan dilakukan dilakukan

-- Hambatan seksual saat remajaHambatan seksual saat remajaHambatan seksual saat remajaHambatan seksual saat remaja

(21)

4

4. Industry vs Inferiority (6 . Industry vs Inferiority (6 

4

4. Industry vs Inferiority (6 ±. Industry vs Inferiority (6 ± ± ± 111 t11 tahun)11 tahun)1 taahhunun)) - 

-  - 

- Industri : kemampuan utk bekerja & Industri : kemampuan utk bekerja & Industri : kemampuan utk bekerja & Industri : kemampuan utk bekerja & mendptmendptmendptmendpt ketrampilan

ketrampilan

ketrampilan dewasa ketrampilan dewasadewasadewasa

--

- PPPPeriode usia sekolaheriode usia sekolaheriode usia sekolaheriode usia sekolah

-- Mulai berperan serta dlm Mulai berperan serta dlm program belajar Mulai berperan serta dlm Mulai berperan serta dlm program belajar program belajar program belajar 

yang tersusun. yang tersusun. yang tersusun. yang tersusun.

-- Mampu menguasai & menyelesaikanMampu menguasai & menyelesaikanMampu menguasai & menyelesaikanMampu menguasai & menyelesaikan

tugasnya tugasnya tugasnya tugasnya

-- DDDDrngan biologis terhenti, interaksi dg temanrngan biologis terhenti, interaksi dg temanrngan biologis terhenti, interaksi dg temanrngan biologis terhenti, interaksi dg teman

sebaya kuat. sebaya kuat. sebaya kuat. sebaya kuat.

(22)

P

Perasaan ketidakmampuan & erasaan ketidakmampuan & inferioritasinferioritas P

Perasaan ketidakmampuan & erasaan ketidakmampuan & inferioritasinferioritas

disebabkan : disebabkan : disebabkan : disebabkan :

-- Anak dibedakan dalam sekolah Anak dibedakan dalam sekolah Anak dibedakan dalam sekolah Anak dibedakan dalam sekolah

-- DDDDikatakan kurang cerdasikatakan kurang cerdasikatakan kurang cerdasikatakan kurang cerdas

--

- PPPPerlindungan berlebihan di rumah / oleherlindungan berlebihan di rumah / oleherlindungan berlebihan di rumah / oleherlindungan berlebihan di rumah / oleh

keluarga keluarga keluarga keluarga Benteng inferioritas : Benteng inferioritas : Benteng inferioritas : Benteng inferioritas :

-- ortuortuortuortu ---- guru guru guru mendorong guru mendorong mendorong mendorong ke nilai2 ke ke ke nilai2 nilai2 nilai2 ketekunan,ketekunan,ketekunan,ketekunan,

produktivitas produktivitas produktivit

produktivitas as & & gigih & gigih dlm usaha yang sulit.& gigih dlm usaha yang sulit.gigih dlm dlm usaha usaha yang yang sulit.sulit. Erikson

Erikson Erikson

Erikson menekankan situasi sosial yg sensitif menekankan situasi sosial yg sensitif menekankan situasi sosial yg sensitif menekankan situasi sosial yg sensitif  dpt menetralkan skp ortu yang tidak

dpt menetralkan skp ortu yang tidak dpt menetralkan skp ortu yang tidak dpt menetralkan skp ortu yang tidak mendukung. mendukung. mendukung. mendukung. Freud Freud Freud

Freud  sebag besar kesalahan / pujian utksebag besar kesalahan / pujian utksebag besar kesalahan / pujian utksebag besar kesalahan / pujian utk

perkembangan anak dalam tanggungan ortu. perkembangan anak dalam tanggungan ortu. perkembangan anak dalam tanggungan ortu. perkembangan anak dalam tanggungan ortu.

(23)

Keberhasilan :

Keberhasilan :

Keberhasilan :

Keberhasilan :

--

Bisa bekerja, mencontoh

Bisa bekerja, mencontoh ketrampilan

Bisa bekerja, mencontoh

Bisa bekerja, mencontoh ketrampilan

ketrampilan

ketrampilan

orang lain

orang lain

orang lain

orang lain

--

Menyadari dpt membuat sesuatu

Menyadari dpt membuat sesuatu

Menyadari dpt membuat sesuatu

Menyadari dpt membuat sesuatu

--

Menyelesaikan tugas

Menyelesaikan tugas

Menyelesaikan tugas

Menyelesaikan tugas

--

merasa puas & bangga atas

merasa puas & bangga atas hasil

merasa puas & bangga atas

merasa puas & bangga atas hasil

hasil

hasil

kerjanya.

kerjanya.

kerjanya.

kerjanya.

Kegagalan :

Kegagalan :

Kegagalan :

Kegagalan :

--

Hilang keinginan bekerja (secara

Hilang keinginan bekerja (secara

Hilang keinginan bekerja (secara

Hilang keinginan bekerja (secara

alami)

alami)

alami)

alami)

(24)

5. Identity vs Role diffussion (11 tahun

5. Identity vs Role diffussion (11 tahun

5. Identity vs Role diffussion (11 tahun

5. Identity vs Role diffussion (11 tahun

 ±

 ±

 ±

 ±

ak

akhir

akhir ms remaja)

akhir ms remaja)

hir

ms

ms

re

rema

maja

ja)

)

--

Identitas : karakteristik yg membentuk

Identitas : karakteristik yg membentuk

Identitas : karakteristik yg membentuk

Identitas : karakteristik yg membentuk

seseorang &

seseorang &

seseorang &

seseorang & kemana tujuan mereka.

kemana tujuan mereka.

kemana tujuan mereka.

kemana tujuan mereka.

--

Identitas y

Identitas y

Identitas y

Identitas y

g

g sehat : dibangun krn

g

g sehat : dibangun krn

sehat : dibangun krn

sehat : dibangun krn

keberhasilan melewati

keberhasilan melewati

keberhasi

keberhasi

lan

lan melewati

melewati

stadium

stadium yang

stadium yang

stadium yang

yang

lbh awal (kepercayaan, otonomi,

lbh awal (kepercayaan, otonomi,

lbh awal (kepercayaan, otonomi,

lbh awal (kepercayaan, otonomi,

inisiatif & industri).

inisiatif & industri).

inisiatif & industri).

inisiatif & industri).

(25)

Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan :

-- Mengembangkan identitas diriMengembangkan identitas diriMengembangkan identitas diriMengembangkan identitas diri

--

- PPPPemikiran berulang pd penampilan diriemikiran berulang pd penampilan diriemikiran berulang pd penampilan diriemikiran berulang pd penampilan diri

-- Mengembangkan kelompok dg identitasMengembangkan kelompok dg identitasMengembangkan kelompok dg identitasMengembangkan kelompok dg identitas

yang sama. yang sama. yang sama. yang sama. Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : --

- RRRRagu2 thd perannya sendiri / tanpa identitasagu2 thd perannya sendiri / tanpa identitasagu2 thd perannya sendiri / tanpa identitasagu2 thd perannya sendiri / tanpa identitas

kokoh, kokoh, kokoh,

kokoh, berupa berupa : berupa : melarikan diri, kriminalitas,berupa : melarikan diri, kriminalitas,: melarikan melarikan diri, diri, kriminalitas,kriminalitas, psikosis psikosis psikosis psikosis --

- RRRRagu2 thd identitaagu2 thd identitaagu2 thd identitaagu2 thd identitas sekss sekss sekss seksual / jns kelaminual / jns kelaminual / jns kelaminual / jns kelamin

(gender  (gender 

(gender identity) (gender identity)identity)identity)

(26)

Kesimpulan :

Kesimpulan :

Kesimpulan :

Kesimpulan :

T

T

idak seperti Freud, Erickson tidak

idak seperti Freud, Erickson tidak

T

T

idak seperti Freud, Erickson tidak

idak seperti Freud, Erickson tidak

percaya bahwa

percaya bahwa

percaya bahwa

percaya bahwa

kepribadian adalah

kepribadian adalah

kepribadian adalah

kepribadian adalah

sangat kaku

sangat kaku

sangat kaku

sangat kaku

shg tidak terjadi perubahan

shg tidak terjadi perubahan

shg tidak terjadi perubahan

shg tidak terjadi perubahan

pd masa dewasa pertengahan & akhir.

pd masa dewasa pertengahan & akhir.

pd masa dewasa pertengahan & akhir.

pd masa dewasa pertengahan & akhir.

Menurut Erickson

Menurut Erickson

Menurut Erickson

Menurut Erickson



pertumbuhan &

pertumbuhan &

pertumbuhan &

pertumbuhan &

perkembangan psikol

perkembangan psikologis t

ogis t

erjadi pada

erjadi pada

perkembangan psikol

perkembangan psikologis t

ogis t

erjadi pada

erjadi pada

seluruh rentang waktu siklus kehidupan.

seluruh rentang waktu siklus kehidupan.

seluruh rentang waktu siklus kehidupan.

seluruh rentang waktu siklus kehidupan.

Referensi

Dokumen terkait

Sebaliknya arah pergerakan arus yang bergerak dari barat menuju ke timur, pada kondisi purnama saat pasang menuju surut (gambar 12), Hal ini sesuai dengan Ningsih (2002) yang

Namun demikian, indikasi umum ini dalam konteksnya juga mengalami paradoksal dengan realitas yang ada dimana sering dijumpai bahwa masyarakat juga tetap sulit

Dalam rangka menunjang pembangunan dengan tetap menjaga keseimbangan lingkungan maka identifikasi radioaktivitas lingkungan di sekitar pesisir Lemahabang dengan tujuan

Jika beberapa referensi menambahkan nada ilmiah ke bagian "pernyataan masalah", mana yang artikel, studi keterlibatan orang tua atau ibu kepercayaan dalam

e-business berpengaruh terhadap kinerja operasional pada perusahaan manufaktur bersertiikat ISO 9000 di Indonesia, yakni dengan memperbaiki kualitasnya untuk lebih cepat

[r]

Kemasaman air di saluran pada tipologi lahan A dan C pada saat pasang dan saat surut baik pada saat pasang purnama ataupun pasang perbani tidak menunjukkan perbedaan yang

Selain itu, Sumber data yang diambil pada penelitian ini adalah obyek tanah wakaf yang bermasalah sengketa dan ahli waris yang mewakafkan ingin mengambil kembali tanah yang