PSIKOLOGI
PSIKOLOGI
PSIKOLOGI
PSIKOLOGI
PERKEMBANGAN
PERKEMBANGAN
PERKEMBANGAN
PERKEMBANGAN
PSIKOLOGI PERKEMBANGAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN
Ada beberapa teori perkembangan kepribadian, Ada beberapa teori perkembangan kepribadian, Ada beberapa teori perkembangan kepribadian, Ada beberapa teori perkembangan kepribadian,
yg terkenal : yg terkenal : yg terkenal : yg terkenal : I.. I.. I..
I.. Teori FREUDTeori FREUDTeori FREUDTeori FREUD Berdsr pd teori Berdsr pd teori Berdsr pd teori
Berdsr pd teori ³naluri / instink seksual atau³naluri / instink seksual atau³naluri / instink seksual atau³naluri / instink seksual atau libido´
libido´ libido´ libido´
L
Libido : tenaga dimana instink seksualibido : tenaga dimana instink seksual L
Libido : tenaga dimana instink seksualibido : tenaga dimana instink seksual
ditampilkan dlm pikiran. ditampilkan dlm pikiran. ditampilkan dlm pikiran. ditampilkan dlm pikiran.
Bayi mampu melakukan aktivitas erotik sejak Bayi mampu melakukan aktivitas erotik sejak Bayi mampu melakukan aktivitas erotik sejak Bayi mampu melakukan aktivitas erotik sejak lahir, ttp manifestasi pd dasarnya adalah
lahir, ttp manifestasi pd dasarnya adalah lahir, ttp manifestasi pd dasarnya adalah lahir, ttp manifestasi pd dasarnya adalah nonseksual (makan, kontrol usus,
nonseksual (makan, kontrol usus, kandungkandung nonseksual (makan, kontrol usus,
nonseksual (makan, kontrol usus, kandungkandung kemih).
kemih). kemih). kemih).
T
Terdiri beberapa fase perkembangan :erdiri beberapa fase perkembangan : T
Terdiri beberapa fase perkembangan :erdiri beberapa fase perkembangan : *
* *
* Fase Oral (0 Fase Oral (0 Fase Oral (0 ±Fase Oral (0 ± ± ± 1 1 ta1 tahun)1 tahun)tahhunun))
Bayi mendpt kepuasan melalui Bayi mendpt kepuasan melalui Bayi mendpt kepuasan melalui
Bayi mendpt kepuasan melalui ³³³³ mulut /mulut /mulut /mulut /
oral´ oral´ oral´ oral´
R
Rasa lapar mendorongnya mengenal duniaasa lapar mendorongnya mengenal dunia R
Rasa lapar mendorongnya mengenal duniaasa lapar mendorongnya mengenal dunia
luar luar luar
luar melalui melalui mulutnyamelalui mmelalui mmulutnyaulutnyulutnyaa
.
.
.
.
Menelan sesuatu
Menelan sesuatu
Menelan sesuatu
Menelan sesuatu
memberi kepuasan
memberi kepuasan
memberi kepuasan
memberi kepuasan
Memuntahkan sesuatu
Memuntahkan sesuatu
Memuntahkan sesuatu
Memuntahkan sesuatu
ketegangan.
ketegangan.
ketegangan.
ketegangan.
Ibu sebagai sumber makanan &
Ibu sebagai sumber makanan &
Ibu sebagai sumber makanan &
Ibu sebagai sumber makanan &
kenikmatan erotis saat menyusui, shg
kenikmatan erotis saat menyusui, shg
kenikmatan erotis saat menyusui, shg
kenikmatan erotis saat menyusui, shg
ibu menjadi obyek cinta yang pertama
ibu menjadi obyek cinta yang pertama
ibu menjadi obyek cinta yang pertama
ibu menjadi obyek cinta yang pertama
Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan :
-- Individu mampu menerima & mIndividu mampu menerima & mIndividu mampu menerima & mIndividu mampu menerima & memberi tanpaemberi tanpaemberi tanpaemberi tanpa
terjadi rasa kekecewaan & ketergantungan. terjadi rasa kekecewaan & ketergantungan. terjadi rasa kekecewaan & ketergantungan. terjadi rasa kekecewaan & ketergantungan. Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan :
-- Bisa terjadi pemuasan berlebihan /Bisa terjadi pemuasan berlebihan /Bisa terjadi pemuasan berlebihan /Bisa terjadi pemuasan berlebihan /
ketidakpuasan ketidakpuasan ketidakpuasan ketidakpuasan --
- OOOOptimistik berlebihan, ptimistik berlebihan, pesimistik, penuntutptimistik berlebihan, ptimistik berlebihan, pesimistik, penuntutpesimistik, penuntutpesimistik, penuntut
--
- KKKKetergantungan sangat thd sesuatu yangetergantungan sangat thd sesuatu yangetergantungan sangat thd sesuatu yangetergantungan sangat thd sesuatu yang
dibutuhkan dibutuhkan dibutuh
*
* Fase Anal (1Fase Anal (1
*
* Fase Anal (1 ±Fase Anal (1 ± ± ± 3 3 ta3 tahun)3 tahun)tahuhunn))
S
Sumber kenikmatan padaumber kenikmatan pada S
Sumber kenikmatan padaumber kenikmatan pada ³³³³anus´anus´anus´anus´ D
Dituntut bisa mengeluarkan tinja / kencingnyaituntut bisa mengeluarkan tinja / kencingnya D
Dituntut bisa mengeluarkan tinja / kencingnyaituntut bisa mengeluarkan tinja / kencingnya
sendiri. Bersifat otoerotik ³ kesenangan saat sendiri. Bersifat otoerotik ³ kesenangan saat sendiri. Bersifat otoerotik ³ kesenangan saat sendiri. Bersifat otoerotik ³ kesenangan saat mengeluarkan / menahan tinja tanpa
mengeluarkan / menahan tinja tanpa mengeluarkan / menahan tinja tanpa mengeluarkan / menahan tinja tanpa memerlukan bantua
memerlukan bantuan n dari luar.dari luar. memerlukan bantua
memerlukan bantuan n dari luar.dari luar. Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan :
-- Individu bisa mandiriIndividu bisa mandiriIndividu bisa mandiriIndividu bisa mandiri
Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan :
-- Individu tergantung / amat patuhIndividu tergantung / amat patuhIndividu tergantung / amat patuhIndividu tergantung / amat patuh
--
*
*
Fase Falik (3
Fase Falik (3
*
*
Fase Falik (3 ±
Fase Falik (3 ±
±
±
5 t
5 ta
5 tahun)
5 tahun)
ah
hu
un
n)
)
S
S
umber kenikmata
umber kenikmatan &
n & pusat perhatian
pusat perhatian
S
S
umber kenikmata
umber kenikmatan &
n & pusat perhatian
pusat perhatian
pd
pd
pd
pd
³³³³organ genital´.
organ genital´.
organ genital´.
organ genital´. Anak mulai
Anak mulai
Anak mulai
Anak mulai
mengetahui perbedaan jenis
mengetahui perbedaan jenis
mengetahui perbedaan jenis
mengetahui perbedaan jenis
kelaminnya dg teman lawan jenis.
kelaminnya dg teman lawan jenis.
kelaminnya dg teman lawan jenis.
kelaminnya dg teman lawan jenis.
S
S
tad ini memberikan dasar bagi
tad ini memberikan dasar bagi
S
S
tad ini memberikan dasar bagi
tad ini memberikan dasar bagi
timbulnya rasa identitas seksual, yaitu
timbulnya rasa identitas seksual, yaitu
timbulnya rasa identitas seksual, yaitu
timbulnya rasa identitas seksual, yaitu
rasa keingintahuan tanpa rasa malu,
rasa keingintahuan tanpa rasa malu,
rasa keingintahuan tanpa rasa malu,
rasa keingintahuan tanpa rasa malu,
inisiatif tanpa rasa bersalah.
inisiatif tanpa rasa bersalah.
inisiatif tanpa rasa bersalah.
inisiatif tanpa rasa bersalah.
Keberhasilan :
Keberhasilan :
Keberhasilan :
Keberhasilan :
-- DDDD
pt mengidentifikasi jenis seksualnya
pt mengidentifikasi jenis seksualnya
pt mengidentifikasi jenis seksualnya
pt mengidentifikasi jenis seksualnya
dg baik tanpa rasa kecewa atau
dg baik tanpa rasa kecewa atau iri.
iri.
dg baik tanpa rasa kecewa atau
dg baik tanpa rasa kecewa atau iri.
iri.
--
- PPPP
eningkatan rasa ingin tahu tanpa
eningkatan rasa ingin tahu tanpa
eningkatan rasa ingin tahu tanpa
eningkatan rasa ingin tahu tanpa
rasa malu.
rasa malu.
rasa malu.
rasa malu.
Kegagalan :
Kegagalan :
Kegagalan :
Kegagalan :
--
Identifikasi tergg, tdk merasa senang
Identifikasi tergg, tdk merasa senang
Identifikasi tergg, tdk merasa senang
Identifikasi tergg, tdk merasa senang
dg jenis kelaminnya
dg jenis kelaminnya
dg jenis kelaminnya
dg jenis kelaminnya
*
* Fase Latensi (6 Fase Latensi (6
*
* Fase Latensi (6 ±Fase Latensi (6 ± ± ± 12 12 12 tahun).12 tahun).tatahuhun)n)..
--
- PPPPerkembangan seksual terhenti, anak mulaierkembangan seksual terhenti, anak mulaierkembangan seksual terhenti, anak mulaierkembangan seksual terhenti, anak mulai
msk sekolah msk sekolah msk sekolah msk sekolah
-- SSSSuperego berkembang, anak mulai dptuperego berkembang, anak mulai dptuperego berkembang, anak mulai dptuperego berkembang, anak mulai dpt
mengendalikan mengendalikan mengendalikan
mengendalikan dorongan dorongan instinkdorongan instinkdorongan instinkinstink
-- Mengerti keinginan sekitarnyaMengerti keinginan sekitarnyaMengerti keinginan sekitarnyaMengerti keinginan sekitarnya
-- Bisa mengendalikan emosi & Bisa mengendalikan emosi & intelektuaBisa mengendalikan emosi & Bisa mengendalikan emosi & intelektuaintelektualintelektualll
sesuai dg sesuai dg sesuai
sesuai dg dg tuntutan tuntutan lingkungan tuntutan lingkungan / sekolah.tuntutan lingkungan / sekolah.lingkungan / / sekolah.sekolah.
-- Anak beridentifikasi dg orang dewasa selain Anak beridentifikasi dg orang dewasa selain Anak beridentifikasi dg orang dewasa selain Anak beridentifikasi dg orang dewasa selain
ortu / guru. ortu / guru. ortu / guru. ortu / guru.
*
*
Fase Genital (13
Fase Genital (13
*
*
Fase Genital (13 ±
Fase Genital (13 ±
±
±
1
18 t
18 tahun)
18 tahun)
8 ta
ahu
hu
n)
n)
--
Maturasi fisiologis
Maturasi fisiologis
Maturasi fisiologis
Maturasi fisiologis
,
,
,
,
sistem genital
sistem genital
sistem genital
sistem genital
(seksual) & hormonal
(seksual) & hormonal
(seksual) & hormonal
(seksual) & hormonal
penguatan
penguatan
penguatan
penguatan
dorongan libido.
dorongan libido.
dorongan libido.
dorongan libido.
--- TTTT
ujuan stad ini :
ujuan stad ini : perpisahan dr
ujuan stad ini :
ujuan stad ini : perpisahan dr
perpisahan dr
perpisahan dr
ketergantungan &
ketergantungan &
ketergantungan
ketergantungan
&
&
perlekatan
perlekatan pd
perlekatan pd
perlekatan pd
pd
ortu
ortu
ortu
ortu
terjd pencapaian rasa identitas
terjd pencapaian rasa identitas
terjd pencapaian rasa identitas
terjd pencapaian rasa identitas
personal yg matur serta penerimaan
personal yg matur serta penerimaan
personal yg matur serta penerimaan
personal yg matur serta penerimaan
peran & fungsi
peran & fungsi
peran
peran &
& fungsi
fungsi
dewasa
dewasa yg
dewasa yg
dewasa yg
yg
memungki
memungkinkan integrasi adaptif baru
nkan integrasi adaptif baru dg
dg
memungki
memungkinkan integrasi adaptif baru
nkan integrasi adaptif baru dg
dg
harapan sosia
harapan sosial &
l & nilai kultural.
nilai kultural.
harapan sosia
-- Menimbulkan regresi kepribadian ygMenimbulkan regresi kepribadian ygMenimbulkan regresi kepribadian ygMenimbulkan regresi kepribadian yg
membuka membuka
membuka kembali
membuka kembalikembali kembali stadiumstadiumstadiumstadium psikoseksual sblmya & mem
psikoseksual sblmya & memberi kesempatanberi kesempatan psikoseksual sblmya & mem
psikoseksual sblmya & memberi kesempatanberi kesempatan mencapai identitas seksual &
mencapai identitas seksual & dewadewasasa mencapai identitas seksual &
mencapai identitas seksual & dewadewasasa yang matur. yang matur. yang matur. yang matur.
-- SSSSecara biologis cukup matang seksualnyaecara biologis cukup matang seksualnyaecara biologis cukup matang seksualnyaecara biologis cukup matang seksualnya
-- Mulai ada energi seksualMulai ada energi seksualMulai ada energi seksualMulai ada energi seksual
--
- TTTTerjd perubahan besar baik biologis /erjd perubahan besar baik biologis /erjd perubahan besar baik biologis /erjd perubahan besar baik biologis /
psikologis psikologis psikologis psikologis
II. Teori Erick Erickson II. Teori Erick Erickson II. Teori Erick Erickson II. Teori Erick Erickson
1. Basic Trust vs Mistrust (0 1. Basic Trust vs Mistrust (0 1. Basic Trust vs Mistrust (0 ±
1. Basic Trust vs Mistrust (0 ± ± ± 1 1 ta1 tahun)1 tahun)tahuhun)n)
Kepercayaan Dasar vs Ketidakpercayaan Kepercayaan Dasar vs Ketidakpercayaan Kepercayaan Dasar vs Ketidakpercayaan Kepercayaan Dasar vs Ketidakpercayaan Dasar
Dasar Dasar Dasar
Basic trust : sikap percaya pd diri
Basic trust : sikap percaya pd diri sendiri &sendiri & Basic trust : sikap percaya pd diri
Basic trust : sikap percaya pd diri sendiri &sendiri & lingkungannya pd kehidupan pertama.
lingkungannya pd kehidupan pertama. lingkungannya pd kehidupan pertama. lingkungannya pd kehidupan pertama.
P
Percaya : pengharapan bahwa kebutuhannyaercaya : pengharapan bahwa kebutuhannya P
Percaya : pengharapan bahwa kebutuhannyaercaya : pengharapan bahwa kebutuhannya
akan selalu diperhatikan & dipenuhi oleh akan selalu diperhatikan & dipenuhi oleh akan selalu diperhatikan & dipenuhi oleh akan selalu diperhatikan & dipenuhi oleh lingkungannya.
lingkungannya. lingkungannya. lingkungannya.
Bayi akan mengembangkan rasa percaya Bayi akan mengembangkan rasa percaya Bayi akan mengembangkan rasa percaya Bayi akan mengembangkan rasa percaya kepd ortu & lingkungannya dlm kehidupan kepd ortu & lingkungannya dlm kehidupan kepd ortu & lingkungannya dlm kehidupan kepd ortu & lingkungannya dlm kehidupan
berikutnya, jika ortu dpt memenuhi kebutuhan berikutnya, jika ortu dpt memenuhi kebutuhan berikutnya, jika ortu dpt memenuhi kebutuhan berikutnya, jika ortu dpt memenuhi kebutuhan anak dg kasih sayang
anak dg kasih sayang anak dg kasih sayang
anak dg kasih sayang ddditandai dgditandai dgitandai dgitandai dg kemudahan memberi makan, k
kemudahan memberi makan, kedalamanedalaman kemudahan memberi makan, k
kemudahan memberi makan, kedalamanedalaman tidur, tidak rewel.
tidur, tidak rewel. tidur, tidak rewel. tidur, tidak rewel.
P
P
enyapihan dr payudara / botol
enyapihan dr payudara / botol
P
P
enyapihan dr payudara / botol
enyapihan dr payudara / botol
dasar
dasar
dasar
dasar
rasa sedih, rindu.
rasa sedih, rindu.
rasa sedih, rindu.
rasa sedih, rindu.
K
K
etidak percayaan dasar merup
etidak percayaan dasar merup
K
K
etidak percayaan dasar merup
etidak percayaan dasar merup
penyumbang yg besar thd
penyumbang yg besar thd
penyumbang yg besar thd
penyumbang yg besar thd
perkembangan ggn kepribadian
perkembangan ggn kepribadian skizoid,
skizoid,
perkembangan ggn kepribadian
perkembangan ggn kepribadian skizoid,
skizoid,
& yg paling berat pd perkembangan
& yg paling berat pd perkembangan
& yg paling berat pd perkembangan
& yg paling berat pd perkembangan
skizofrenia.
skizofrenia.
skizofrenia.
skizofrenia.
T
Ttp tp bila bila kepercayaan dasar kepercayaan dasar kuat, kuat, anak anak akanakan T
Ttp tp bila bila kepercayaan dasar kepercayaan dasar kuat, kuat, anak anak akanakan
mengembangkan pengertian harapan, mengembangkan pengertian harapan, mengembangkan pengertian harapan, mengembangkan pengertian harapan, optimisme dan kepercayaan diri.
optimisme dan kepercayaan diri. optimisme dan kepercayaan diri. optimisme dan kepercayaan diri. Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan :
-- Berkembang rasa optimis & Berkembang rasa optimis & Berkembang rasa optimis & Berkembang rasa optimis & harapaharapaharapaharapannnn
Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : --
- TTTTak percaya pd lingkungan, tak punyaak percaya pd lingkungan, tak punyaak percaya pd lingkungan, tak punyaak percaya pd lingkungan, tak punya
harapa
harapan, pesimisn, pesimistik.tik. harapa
2. Autonomy vs shame and doubt (1 2. Autonomy vs shame and doubt (1 2. Autonomy vs shame and doubt (1 ± 2. Autonomy vs shame and doubt (1 ± ± ± 3333
tahun) Otonomi vs rasa malu dan Ragu2. tahun) Otonomi vs rasa malu dan Ragu2. tahun) Otonomi vs rasa malu dan Ragu2. tahun) Otonomi vs rasa malu dan Ragu2.
O
Otonomi adalah sensasi anak utk menjagatonomi adalah sensasi anak utk menjaga O
Otonomi adalah sensasi anak utk menjagatonomi adalah sensasi anak utk menjaga
dirinya sendiri & dpt menguasai dorongan dirinya sendiri & dpt menguasai dorongan dirinya sendiri & dpt menguasai dorongan dirinya sendiri & dpt menguasai dorongan yang ada dlm dirinya.
yang ada dlm dirinya. yang ada dlm dirinya. yang ada dlm dirinya.
Anak yg baru belajar berjln, merasakan Anak yg baru belajar berjln, merasakan Anak yg baru belajar berjln, merasakan Anak yg baru belajar berjln, merasakan terpisah dr lainnya. (kata2 ³saya, kamu, terpisah dr lainnya. (kata2 ³saya, kamu, terpisah dr lainnya. (kata2 ³saya, kamu, terpisah dr lainnya. (kata2 ³saya, kamu, milikku´).
milikku´). milikku´). milikku´).
Jika ortu mengijinkan anak scr otonom & Jika ortu mengijinkan anak scr otonom & Jika ortu mengijinkan anak scr otonom & Jika ortu mengijinkan anak scr otonom & tanpa overpro
tanpa overprotektif (belajar tektif (belajar berjln, makanberjln, makan tanpa overpro
tanpa overprotektif (belajar tektif (belajar berjln, makanberjln, makan sendiri, dll)
sendiri, dll) sendiri, dll)
sendiri, dll) timbul kepercayaan diri & dpttimbul kepercayaan diri & dpttimbul kepercayaan diri & dpttimbul kepercayaan diri & dpt mengontrol dirinya serta dunianya.
mengontrol dirinya serta dunianya. mengontrol dirinya serta dunianya. mengontrol dirinya serta dunianya.
T
T
oilet trainning
oilet trainning
T
T
oilet trainning
oilet trainning yg terlalu berlebihan
yg terlalu berlebihan
yg terlalu berlebihan
yg terlalu berlebihan
(dilakukan masy skrng yg memerlukan
(dilakukan masy skrng yg memerlukan
(dilakukan masy skrng yg memerlukan
(dilakukan masy skrng yg memerlukan
tubuh bersih, tepat waktu & wangi)
tubuh bersih, tepat waktu & wangi)
tubuh bersih, tepat waktu & wangi)
tubuh bersih, tepat waktu & wangi)
menyebabkan kepribadian kompulsif
menyebabkan kepribadian kompulsif
menyebabkan kepribadian kompulsif
menyebabkan kepribadian kompulsif
yang berlebihan, sangat teliti,
yang berlebihan, sangat teliti,
yang berlebihan, sangat teliti,
yang berlebihan, sangat teliti,
mementingkan diri sendiri juga
mementingkan diri sendiri juga
mementingkan diri sendiri juga
mementingkan diri sendiri juga
menyebabkan pelit, tepat waktu &
menyebabkan pelit, tepat waktu &
menyebabkan pelit, tepat waktu &
menyebabkan pelit, tepat waktu &
perfeksionistik.
perfeksionistik.
perfeksionistik.
perfeksionistik.
Bila anak dihukum krn bersikap otonomi &
Bila anak dihukum krn bersikap otonomi &
Bila anak dihukum krn bersikap otonomi &
Bila anak dihukum krn bersikap otonomi &
overprotektif
overprotektif
overprotektif
Keberhasilan :
Keberhasilan :
Keberhasilan :
Keberhasilan :
--- PPPP
ercaya diri
ercaya diri
ercaya diri
ercaya diri
--
Bisa mengontrol diri
Bisa mengontrol diri
Bisa mengontrol diri
Bisa mengontrol diri
Kegagalan :
Kegagalan :
Kegagalan :
Kegagalan :
--- RRRR
asa malu
asa malu
asa malu
asa malu
marah
marah
marah
marah
--
3. Initiative vs Guilt (3 3. Initiative vs Guilt (3 3. Initiative vs Guilt (3 ±
3. Initiative vs Guilt (3 ± ± ± 5 ta5 tahun5 tahun) Inisiatif vs5 tahun) Inisiatif vshun) In) Inisisiatiatif vif vss rasa Bersalah rasa Bersalah rasa Bersalah rasa Bersalah
-- Mampu berinisiatif thd aktivitas motorik &Mampu berinisiatif thd aktivitas motorik &Mampu berinisiatif thd aktivitas motorik &Mampu berinisiatif thd aktivitas motorik &
intelektual intelektual intelektual intelektual
-- Muncul ambisiMuncul ambisiMuncul ambisiMuncul ambisi
-- Muncul keingintahuan ttg seksual,Muncul keingintahuan ttg seksual,Muncul keingintahuan ttg seksual,Muncul keingintahuan ttg seksual,
manifestasinya terlibat manifestasinya terlibat manifestasiny
manifestasinya a terlibat terlibat dlm dlm permainandlm permainandlm permainanpermainan seks kelompok,
seks kelompok, menyenmenyentuhtuh seks
seks kelomkelompok, pok, menyentuh menyentuh genitalianyagenitalianyagenitalianyagenitalianya sendiri / teman sebayanya.
sendiri / teman sebayanya. sendiri / teman sebayanya. sendiri / teman sebayanya.
Bila ortu tidak membuat masalah ttg dorongan
Bila ortu tidak membuat masalah ttg dorongan
Bila ortu tidak membuat masalah ttg dorongan
Bila ortu tidak membuat masalah ttg dorongan
keingintahuan seksual, akhirnya dorongan ditekan
keingintahuan seksual, akhirnya dorongan ditekan
keingintahuan seksual, akhirnya dorongan ditekan
keingintahuan seksual, akhirnya dorongan ditekan
tampak kembali selama masa remaja sebagai bagian
tampak kembali selama masa remaja sebagai bagian
tampak kembali selama masa remaja sebagai bagian
tampak kembali selama masa remaja sebagai bagian
dr pubertas.
dr pubertas.
dr pubertas.
O
Ortu > memrtu > mempermasalahkanpermasalahkan O
Ortu > memrtu > mempermasalahkanpermasalahkan anak terhambatanak terhambatanak terhambatanak terhambat
scr seksual. scr seksual. scr seksual. scr seksual.
P
Pada akhir stadium ini :ada akhir stadium ini : P
Pada akhir stadium ini :ada akhir stadium ini :
Anak bermain dg teman sebayanya Anak bermain dg teman sebayanya Anak bermain dg teman sebayanya Anak bermain dg teman sebayanya
Anak belajar berinteraksi dg orang lain Anak belajar berinteraksi dg orang lain Anak belajar berinteraksi dg orang lain Anak belajar berinteraksi dg orang lain
KKKKesadaran anak (superego) ditegakkan,esadaran anak (superego) ditegakkan,esadaran anak (superego) ditegakkan,esadaran anak (superego) ditegakkan,
doronga
dorongan agresif diekspresikan dlm n agresif diekspresikan dlm caracara doronga
dorongan agresif diekspresikan dlm n agresif diekspresikan dlm caracara konstruktif : kompetisi sehat, permainan, konstruktif : kompetisi sehat, permainan, konstruktif : kompetisi sehat, permainan, konstruktif : kompetisi sehat, permainan, menggunakan mainan.
menggunakan mainan. menggunakan mainan. menggunakan mainan. Hukuman
Hukuman berlebihaberlebihann Hukuman
Hukuman berlebihaberlebihann membatasi imajinasi &membatasi imajinasi &membatasi imajinasi &membatasi imajinasi & inisiatif anak. inisiatif anak. inisiatif anak. inisiatif anak. . . . .
Anak mengembangkan superego terlalu
Anak mengembangkan superego terlalu
Anak mengembangkan superego terlalu
Anak mengembangkan superego terlalu
kuat, kualitas semua /
kuat, kualitas semua /
tidak sama sekali
tidak sama sekali
kuat, kualitas semua /
kuat, kualitas semua /
tidak sama sekali
tidak sama sekali
menuntut orang lain hrs
menuntut orang lain hrs
mematuhi moral
mematuhi moral
menuntut orang lain hrs
menuntut orang lain hrs
mematuhi moral
mematuhi moral
mereka
mereka
mereka
mereka
berbahaya bagi dirinya sendiri &
berbahaya bagi dirinya sendiri &
berbahaya bagi dirinya sendiri &
berbahaya bagi dirinya sendiri &
orang lain
orang lain
orang lain
orang lain
Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan : --
- RRRResponsif, bisa disiplinesponsif, bisa disiplinesponsif, bisa disiplinesponsif, bisa disiplin
--
- PPPPunya inisiatif & ambisiunya inisiatif & ambisiunya inisiatif & ambisiunya inisiatif & ambisi
-- Menyadari adanya benar & salahMenyadari adanya benar & salahMenyadari adanya benar & salahMenyadari adanya benar & salah
Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan :
-- SSSSensasi rasa bersalah thd apa yangensasi rasa bersalah thd apa yangensasi rasa bersalah thd apa yangensasi rasa bersalah thd apa yang
dilakukan dilakukan dilakukan dilakukan
-- Hambatan seksual saat remajaHambatan seksual saat remajaHambatan seksual saat remajaHambatan seksual saat remaja
4
4. Industry vs Inferiority (6 . Industry vs Inferiority (6
4
4. Industry vs Inferiority (6 ±. Industry vs Inferiority (6 ± ± ± 111 t11 tahun)11 tahun)1 taahhunun)) -
- -
- Industri : kemampuan utk bekerja & Industri : kemampuan utk bekerja & Industri : kemampuan utk bekerja & Industri : kemampuan utk bekerja & mendptmendptmendptmendpt ketrampilan
ketrampilan
ketrampilan dewasa ketrampilan dewasadewasadewasa
--
- PPPPeriode usia sekolaheriode usia sekolaheriode usia sekolaheriode usia sekolah
-- Mulai berperan serta dlm Mulai berperan serta dlm program belajar Mulai berperan serta dlm Mulai berperan serta dlm program belajar program belajar program belajar
yang tersusun. yang tersusun. yang tersusun. yang tersusun.
-- Mampu menguasai & menyelesaikanMampu menguasai & menyelesaikanMampu menguasai & menyelesaikanMampu menguasai & menyelesaikan
tugasnya tugasnya tugasnya tugasnya
-- DDDDrngan biologis terhenti, interaksi dg temanrngan biologis terhenti, interaksi dg temanrngan biologis terhenti, interaksi dg temanrngan biologis terhenti, interaksi dg teman
sebaya kuat. sebaya kuat. sebaya kuat. sebaya kuat.
P
Perasaan ketidakmampuan & erasaan ketidakmampuan & inferioritasinferioritas P
Perasaan ketidakmampuan & erasaan ketidakmampuan & inferioritasinferioritas
disebabkan : disebabkan : disebabkan : disebabkan :
-- Anak dibedakan dalam sekolah Anak dibedakan dalam sekolah Anak dibedakan dalam sekolah Anak dibedakan dalam sekolah
-- DDDDikatakan kurang cerdasikatakan kurang cerdasikatakan kurang cerdasikatakan kurang cerdas
--
- PPPPerlindungan berlebihan di rumah / oleherlindungan berlebihan di rumah / oleherlindungan berlebihan di rumah / oleherlindungan berlebihan di rumah / oleh
keluarga keluarga keluarga keluarga Benteng inferioritas : Benteng inferioritas : Benteng inferioritas : Benteng inferioritas :
-- ortuortuortuortu ---- guru guru guru mendorong guru mendorong mendorong mendorong ke nilai2 ke ke ke nilai2 nilai2 nilai2 ketekunan,ketekunan,ketekunan,ketekunan,
produktivitas produktivitas produktivit
produktivitas as & & gigih & gigih dlm usaha yang sulit.& gigih dlm usaha yang sulit.gigih dlm dlm usaha usaha yang yang sulit.sulit. Erikson
Erikson Erikson
Erikson menekankan situasi sosial yg sensitif menekankan situasi sosial yg sensitif menekankan situasi sosial yg sensitif menekankan situasi sosial yg sensitif dpt menetralkan skp ortu yang tidak
dpt menetralkan skp ortu yang tidak dpt menetralkan skp ortu yang tidak dpt menetralkan skp ortu yang tidak mendukung. mendukung. mendukung. mendukung. Freud Freud Freud
Freud sebag besar kesalahan / pujian utksebag besar kesalahan / pujian utksebag besar kesalahan / pujian utksebag besar kesalahan / pujian utk
perkembangan anak dalam tanggungan ortu. perkembangan anak dalam tanggungan ortu. perkembangan anak dalam tanggungan ortu. perkembangan anak dalam tanggungan ortu.
Keberhasilan :
Keberhasilan :
Keberhasilan :
Keberhasilan :
--
Bisa bekerja, mencontoh
Bisa bekerja, mencontoh ketrampilan
Bisa bekerja, mencontoh
Bisa bekerja, mencontoh ketrampilan
ketrampilan
ketrampilan
orang lain
orang lain
orang lain
orang lain
--
Menyadari dpt membuat sesuatu
Menyadari dpt membuat sesuatu
Menyadari dpt membuat sesuatu
Menyadari dpt membuat sesuatu
--
Menyelesaikan tugas
Menyelesaikan tugas
Menyelesaikan tugas
Menyelesaikan tugas
--
merasa puas & bangga atas
merasa puas & bangga atas hasil
merasa puas & bangga atas
merasa puas & bangga atas hasil
hasil
hasil
kerjanya.
kerjanya.
kerjanya.
kerjanya.
Kegagalan :
Kegagalan :
Kegagalan :
Kegagalan :
--
Hilang keinginan bekerja (secara
Hilang keinginan bekerja (secara
Hilang keinginan bekerja (secara
Hilang keinginan bekerja (secara
alami)
alami)
alami)
alami)
5. Identity vs Role diffussion (11 tahun
5. Identity vs Role diffussion (11 tahun
5. Identity vs Role diffussion (11 tahun
5. Identity vs Role diffussion (11 tahun
±
±
±
±
ak
akhir
akhir ms remaja)
akhir ms remaja)
hir
ms
ms
re
rema
maja
ja)
)
--
Identitas : karakteristik yg membentuk
Identitas : karakteristik yg membentuk
Identitas : karakteristik yg membentuk
Identitas : karakteristik yg membentuk
seseorang &
seseorang &
seseorang &
seseorang & kemana tujuan mereka.
kemana tujuan mereka.
kemana tujuan mereka.
kemana tujuan mereka.
--
Identitas y
Identitas y
Identitas y
Identitas y
g
g sehat : dibangun krn
g
g sehat : dibangun krn
sehat : dibangun krn
sehat : dibangun krn
keberhasilan melewati
keberhasilan melewati
keberhasi
keberhasi
lan
lan melewati
melewati
stadium
stadium yang
stadium yang
stadium yang
yang
lbh awal (kepercayaan, otonomi,
lbh awal (kepercayaan, otonomi,
lbh awal (kepercayaan, otonomi,
lbh awal (kepercayaan, otonomi,
inisiatif & industri).
inisiatif & industri).
inisiatif & industri).
inisiatif & industri).
Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan : Keberhasilan :
-- Mengembangkan identitas diriMengembangkan identitas diriMengembangkan identitas diriMengembangkan identitas diri
--
- PPPPemikiran berulang pd penampilan diriemikiran berulang pd penampilan diriemikiran berulang pd penampilan diriemikiran berulang pd penampilan diri
-- Mengembangkan kelompok dg identitasMengembangkan kelompok dg identitasMengembangkan kelompok dg identitasMengembangkan kelompok dg identitas
yang sama. yang sama. yang sama. yang sama. Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : Kegagalan : --
- RRRRagu2 thd perannya sendiri / tanpa identitasagu2 thd perannya sendiri / tanpa identitasagu2 thd perannya sendiri / tanpa identitasagu2 thd perannya sendiri / tanpa identitas
kokoh, kokoh, kokoh,
kokoh, berupa berupa : berupa : melarikan diri, kriminalitas,berupa : melarikan diri, kriminalitas,: melarikan melarikan diri, diri, kriminalitas,kriminalitas, psikosis psikosis psikosis psikosis --
- RRRRagu2 thd identitaagu2 thd identitaagu2 thd identitaagu2 thd identitas sekss sekss sekss seksual / jns kelaminual / jns kelaminual / jns kelaminual / jns kelamin
(gender (gender
(gender identity) (gender identity)identity)identity)
Kesimpulan :
Kesimpulan :
Kesimpulan :
Kesimpulan :
T
T
idak seperti Freud, Erickson tidak
idak seperti Freud, Erickson tidak
T
T