1. UNDANG-UNDANG NO.5 TAHUN 2014 TENTANG APARATUR SIPIL NEGARA
2. PERATURAN PEMERINTAH NO. 11 TAHUN 2017 TENTANG MANAJEMEN PNS
3. UNDANG-UNDANG NO.31 TAHUN 1999 jo. UNDANG-UNDANG NO.20 TAHUN 2001
TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI (pasal-3)
4. PERATURAN PEMERINTAH NO.53 TAHUN 2010 TENTANG DISIPLIN PNS DAN
PERKA BKN NO. 21 TAHUN 2010
5. PERATURAN PEMERINTAH NO.4 TAHUN 1966 TENTANG
PEMBERHENTIAN SEMENTARA
File : PP NO 53 TAHUN 2010 TENTANG DISIPLIN PNS +PENILAIAN PRESTASI KERJA - ANRI-06-02-2012
Badan Kepegawaian Negara
1. UNDANG-UNDANG NO.5 TAHUN 2014 TENTANG APARATUR SIPIL NEGARA
2. PERATURAN PEMERINTAH NO. 11 TAHUN 2017 TENTANG MANAJEMEN PNS
3. UNDANG-UNDANG NO.31 TAHUN 1999 jo. UNDANG-UNDANG NO.20 TAHUN 2001
TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI (pasal-3)
4. PERATURAN PEMERINTAH NO.53 TAHUN 2010 TENTANG DISIPLIN PNS DAN
PERKA BKN NO. 21 TAHUN 2010
Untuk menjamin terpeliharanya tata tertib dalam
kelancaran pelaksanaan tugas, PNS wajib mematuhi
disiplin PNS.
Instansi Pemerintah wajib melaksanakan penegakkan
disiplin terhadap PNS serta melaksanakan berbagai
upaya peningkatan disiplin.
PNS yang melakukan pelanggaran disiplin dijatuhi
hukuman disiplin.
(Pasal 86 )
DISIPLIN PNS
3
Untuk menjamin terpeliharanya tata tertib dalam
kelancaran pelaksanaan tugas, PNS wajib mematuhi
disiplin PNS.
Instansi Pemerintah wajib melaksanakan penegakkan
disiplin terhadap PNS serta melaksanakan berbagai
upaya peningkatan disiplin.
PNS yang melakukan pelanggaran disiplin dijatuhi
hukuman disiplin.
PNS diberhentikan
dengan hormat
karena:
meninggal dunia;
atas permintaan sendiri;
mencapai batas usia pensiun;
perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang mengakibatkan pensiun
dini; atau
tidak cakap jasmani dan/atau rohani sehingga tidak dapat menjalankan tugas dan
kewajiban.
PNS
dapat diberhentikan dengan hormat atau tidak diberhentikan
karena:
dihukum penjara/kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah
memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan
hukuman pidana penjara singkat 2 (dua) tahun dengan tidak berencana.
PNS
diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri
karena:
melakukan pelanggaran disiplin PNS tingkat berat.
(Pasal 87 sd 90)
PEMBERHENTIAN PNS
4
PNS diberhentikan
dengan hormat
karena:
meninggal dunia;
atas permintaan sendiri;
mencapai batas usia pensiun;
perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang mengakibatkan pensiun
dini; atau
tidak cakap jasmani dan/atau rohani sehingga tidak dapat menjalankan tugas dan
kewajiban.
PNS
dapat diberhentikan dengan hormat atau tidak diberhentikan
karena:
dihukum penjara/kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah
memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan
hukuman pidana penjara singkat 2 (dua) tahun dengan tidak berencana.
PNS
diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri
karena:
melakukan pelanggaran disiplin PNS tingkat berat.
PNS
diberhentikan tidak dengan hormat
karena:
a. melakukan penyelewengan terhadap Pancasila dan UUDNRI 1945;
b. dihukum penjara/kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang
telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana
kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada
hubungannya dengan jabatan dan/atau pidana umum;
c. menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik; atau
d. dihukum penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki
kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana
penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan pidana yang dilakukan
dengan berencana.
PEMBERHENTIAN TIDAK DENGAN HORMAT
5
PNS
diberhentikan tidak dengan hormat
karena:
a. melakukan penyelewengan terhadap Pancasila dan UUDNRI 1945;
b. dihukum penjara/kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang
telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana
kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada
hubungannya dengan jabatan dan/atau pidana umum;
c. menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik; atau
PNS diberhentikan sementara, apabila:
diangkat menjadi pejabat negara;
diangkat menjadi komisioner atau anggota lembaga
nonstruktural; atau
ditahan karena menjadi tersangka tindak pidana.
Pengaktifan kembali PNS yang diberhentikan
sementara dilakukan oleh Pejabat Pembina
Kepegawaian.
PEMBERHENTIAN SEMENTARA PNS
6
PNS diberhentikan sementara, apabila:
diangkat menjadi pejabat negara;
diangkat menjadi komisioner atau anggota lembaga
nonstruktural; atau
ditahan karena menjadi tersangka tindak pidana.
Tingkat dan jenis hukuman disiplin
:
1. Hukuman disiplin
ringan
:
a. Teguran lisan
b. Teguran tertulis
c. Pernyataan tidak puas secara tertulis
2. Hukuman disiplin
sedang
:
a. Penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 (satu) tahun
b. Penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun
c. Penurunan pangkat pada pangkat yang setingkat lebih rendah
selama 1 (satu) tahun
3. Hukuman disiplin
berat
:
a. Penurunan pangkat pada pangkat yang setingkat lebih rendah
selama 3 (tiga) tahun
b. Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan dalam jabatan
setingkat lebih rendah
c. Pembebasan Jabatan
d. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai
PNS
e. Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS
Tingkat dan jenis hukuman disiplin
:
1. Hukuman disiplin
ringan
:
a. Teguran lisan
b. Teguran tertulis
c. Pernyataan tidak puas secara tertulis
2. Hukuman disiplin
sedang
:
a. Penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 (satu) tahun
b. Penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun
c. Penurunan pangkat pada pangkat yang setingkat lebih rendah
selama 1 (satu) tahun
3. Hukuman disiplin
berat
:
a. Penurunan pangkat pada pangkat yang setingkat lebih rendah
selama 3 (tiga) tahun
b. Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan dalam jabatan
setingkat lebih rendah
c. Pembebasan Jabatan
d. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai
PNS
e. Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS
7
No KEWAJIBAN
Tingkat Hukuman/jenis pelanggaran
KET Ringan Sedang Berat
1 2 3 4 5 6
1 Mengucapkan sumpah/janji PNS;
Mengucapkan sumpah/janji PNS tanpa alasan yang sah
2 Mengucapkan sumpah/janji jabatan;
Mengucapkan sumpah/janji Jabatan tanpa
MATRIKS TENTANG KEWAJIBAN DAN LARANGAN BAGI PNS
DIKAITKAN DENGAN TINGKAT HUKUMAN DISIPLIN
I. KEWAJIBAN
8
jabatan; Jabatan tanpa
alasan yang sah
3
Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pemerintah;
Pelanggaran berdampak negatif pada unit kerja
Pelanggaran berdampak negatif pada instansi yang bersangkutan Pelanggaran berdampak negatif pada pemerintah dan/atau negara 4
Menaati kepada segala peraturan perundang undangan;
Pelanggaran
berdampak negatif pada unit kerja
Pelanggaran
berdampak negatif pada instansi yang bersangkutan Pelanggaran berdampak negatif pada pemerintah dan/atau negara 5 Melaksanakan tugas
kedinasan yang dipercayakan kepada PNS dengan penuh pengabdian, kesadaran, dan tanggung jawab;
Pelanggaran
berdampak negatif pada unit kerja
Pelanggaran
berdampak negatif pada instansi yang bersangkutan
Pelanggaran
No KEWAJIBAN KET Ringan Sedang Berat
1 2 3 4 5 6
6
Menjunjung tinggi kehormatan negara, Pemerintah, dan martabat PNS;
Pelanggaran
berdampak negatif pada unit kerja
Pelanggaran
berdampak negatif pada instansi yang bersangkutan Pelanggaran berdampak negatif pada pemerintah dan/atau negara 7 Mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan sendiri, seseorang dan/atau golongan;
Pelanggaran berdampak negatif pada unit kerja
Pelanggaran berdampak negatif pada instansi yang bersangkutan
Pelanggaran berdampak negatif pada pemerintah dan/atau negara
Memegang rahasia jabatan
Pelanggaran Pelanggaran Pelanggaran
9
8
Memegang rahasia jabatan yang menurut sifatnya atau menurut perintah harus dirahasiakan;
Pelanggaran berdampak negatif pada unit kerja
Pelanggaran berdampak negatif pada instansi yang bersangkutan Pelanggaran berdampak negatif pada pemerintah dan/atau negara 9
Bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan bersemangat untuk kepentingan negara;
Pelanggaran
berdampak negatif pada unit kerja
Pelanggaran
berdampak negatif pada instansi yang bersangkutan Pelanggaran berdampak negatif pada pemerintah dan/atau negara 10
Melaporkan dengan segera kepada atasannya apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan Negara atau Pemerintah
terutama di bidang keamanan, keuangan, dan materiil;
Pelanggaran berdampak negatif pada unit kerja
Pelanggaran berdampak negatif pada instansi yang bersangkutan
No KEWAJIBAN
Tingkat Hukuman/jenis pelanggaran
KET Ringan Sedang Berat
1 2 3 4 5 6
11
Masuk kerja dan
menaati ketentuan jam
•5 hari kerja (teguran lisan) •6-10 hari kerja
(teguran tertulis)
•16-20 hari kerja (penundaan gaji berkala selama 1 (satu) tahun) •21-25 hari kerja
(penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu)
• 31-35 hari kerja (penurunan pangkat pada pangkat setingkat lebih rendah selama 3 (tiga) tahun)
• 36-40 hari kerja (pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah bagi PNS yang menduduki jab. Struk atau fungs tertentu)
Keterlambatan
masuk kerja dan/ataupulang cepatdihitung
10
11 menaati ketentuan jam kerja;
(teguran tertulis) •11-15 hari kerja
(pernyataan tidak puas secara tertulis)
selama 1 (satu) tahun)
•26-30 hari kerja (penurunan pangkat pada pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun)
atau fungs tertentu) • 41-45 hari kerja
(pembebasan dari jabatan bagi PNS yg menduduki jab. struk atau fungs tertentu) • 46 hari kerja atau lebih
(pemberhentian dengan hormat tidak atas
permintaan sendiri atau pemberhentian tidak dengan hormat sbg PNS)
cepatdihitung
secara kumulatif dan
dikonversi 7½ jam
No KEWAJIBAN KET Ringan Sedang Berat
1 2 3 4 5 6
12 Mencapai sasaran kerja pegawai yang ditetapkan;
Pencapaian sasaran kerja pada akhir tahun hanya mencapai 25% s/d 50%
Pencapaian sasaran kerja pada akhir tahun kurang dari 25%
13
Menggunakan dan
memelihara barang-barang milik negara dengan sebaik-baiknya;
Pelanggaran
berdampak negatif pada unit kerja
Pelanggaran
berdampak negatif pada instansi yang bersangkutan Pelanggaran berdampak negatif pada pemerintah dan/atau negara Memberikan pelayanan Pelayanan tidak sesuai dengan Pelayanan tidak sesuai dengan Pelayanan tidak sesuai dengan
11
14 Memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat; sesuai dengan peraturan perundang-undangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan15 Membimbing bawahan dalam melaksanakan tugas;
Tidak sengaja tidak membimbing bawahan Sengaja tidak membimbing bawahan 16 Memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengembangkan karier; dan
Tidak sengaja tidak memberi
kesempatan
Sengaja tidak
memberi kesempatan
17
Menaati peraturan kedinasan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang.
Pelanggaran
berdampak negatif pada unit kerja
Pelanggaran
berdampak negatif pada instansi yang bersangkutan
Pelanggaran
No LARANGAN
Tingkat Hukuman/jenis pelanggaran
KET Ringan Sedang Berat
1 2 3 4 5 6
1 Menyalahgunakan wewenang Menyalahgunakan wewenang
2
Menjadi perantara untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan/atau orang lain dengan menggunakan kewenangan orang lain;
Menjadi perantara untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan/atau orang lain dengan menggunakan kewenangan orang lain
Tanpa izin Pemerintah menjadi Tanpa izin Pemerintah
II. LARANGAN
12
3
Tanpa izin Pemerintah menjadi pegawai atau bekerja untuk negara lain dan/atau lembaga atau organisasi internasional
Tanpa izin Pemerintah menjadi pegawai atau bekerja untuk negara asing dan/atau lembaga internasional
4
Bekerja pada perusahaan asing, konsultan asing atau lembaga swadaya asing.
Bekerja pada perusahaan asing, konsultan asing atau lembaga swadaya asing
5
Memiliki, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan, atau meminjamkan barang-barang baik bergerak atau tidak bergerak, dokumen atau surat berharga milik negara secara tidak sah;
Pelanggaran
berdampak negatif pada unit kerja
Pelanggaran
berdampak negatif pada instansi yang bersangkutan
Pelanggaran
No LARANGAN KET Ringan Sedang Berat
1 2 3 4 5 6
6
Melakukan kegiatan bersama dengan atasan, teman sejawat, bawahan, atau orang lain di dalam maupun diluar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan, atau pihak lain, yang secara langsung atau tidak langsung merugikan negara;
Pelanggaran berdampak negatif pada unit kerja Pelanggaran berdampak negatif pada instansi yang bersangkutan Pelanggaran berdampak negatif pada pemerintah dan/atau negara Memberi atau menyanggupi akan
13
7Memberi atau menyanggupi akan memberi sesuatu kepada siapapun baik secara langsung atau tidak langsung dan dengan dalih apapun untuk diangkat dalam jabatan.
menyanggupi akan memberi sesuatu kepada siapapun baik secara langsung atau tidak langsung dan dengan dalih apapun untuk diangkat dalam jabatan
8
Menerima hadiah atau suatu pemberian apa saja dari siapapun juga yang
berhubungan dengan jabatan dan/atau pekerjaannya
Menerima hadiah atau suatu pemberian apa saja dari siapapun juga yang
No LARANGAN
Tingkat Hukuman/jenis pelanggaran
KET Ringan Sedang Berat
1 2 3 4 5 6
9 Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahannya; Pelanggaran dilakukan dengan tidak sengaja Pelanggaran dilakukan dengan sengaja 10
Melakukan suatu tindakan atau tidak melakukan suatu tindakan yang dapat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayani sehingga mengakibatkan kerugian bagi yang dilayani;
Tidak sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan
Tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan Tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
11 Menghalangi berjalannya tugas kedinasan;
Pelanggaran berdampak negatif
Pelanggaran
berdampak negatif pada instansi yang Pelanggaran berdampak negatif pada pemerintah
14
11kedinasan; berdampak negatif
pada unit kerja instansi yang bersangkutan
pada pemerintah dan/atau negara
12
Memberikan dukungan kepada calon Presiden/ Wakil Presiden, DPR, DPD, atau DPRD dengan cara:
a. ikut serta sebagai pelaksana kampanye;
b. menjadi peserta kampanye dengan menggunakan atribut partai atau atribut PNS; c. sebagai peserta kampanye
dengan mengerahkan PNS lain; dan/atau
d. sebagai peserta kampanye dengan menggunakan fasilitas negara.
• Ikut serta sebagai pelaksana kampanye • Menjadi peserta
kampanye dengan menggunakan atribut partai atau atribut PNS • Sebagai peserta
No LARANGAN KET Ringan Sedang Berat
1 2 3 4 5 6
13
Memberikan dukungan kepada calon Presiden/Wakil Presiden dengan cara:
a. membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye; dan/atau
b. mengadakan kegiatan yang mengarah kepada
keberpihakan terhadap
pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum,
Mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum, selama, dan sesudah masa
kampanye meliputi pertemuan, ajakan, himbauan, seruan atau pemberian barang Membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon
15
peserta pemilu sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan, ajakan, himbauan, seruan atau pemberian barang kepada PNS dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga, dan
masyarakat.
pemberian barang kepada PNS dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga, dan masyarakat. pasangan calon selama masa kampanye 14
Memberikan dukungan kepada calon anggota Dewan Perwakilan Daerah atau calon Kepala daerah/Wakil Kepala Daerah dengan cara
memberikan surat dukungan disertai photo copy Kartu Tanda Penduduk atau Surat Keterangan Tanda Penduduk sesuai peraturan perundang-undangan;
No LARANGAN
Tingkat Hukuman/jenis pelanggaran
KET Ringan Sedang Berat
1 2 3 4 5 6
Memberikan dukungan kepada calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, dengan cara:
a. terlibat dalam kegiatan kampanye untuk
mendukung calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah;
b. menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan dalam kegiatan kampanye; c. membuat keputusan dan /
atau tindakan yang
•Terlibat dalam kegiatan kampanye untuk mendukung calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah •Mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan •Menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan dalam kegiatan
16
15atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye; dan/atau d. Mengadakan kegiatan yang
mengarah kepada keberpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan, ajakan, himbauan, seruan, atau pemberian barang kepada PNS dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga, dan masyarakat
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
1
PRESIDEN
1. Pejabat Struktural
eselon I
2. Jabatan lain yang yang
pengangkatan dan
pemberhentiannya menjadi
Hukuman berat, jenis HD :
−
Pemindahan dalam rangka
penurunan jabatan setingkat lebih
rendah
PRESIDEN
PEJABAT YANG BERWENANG
MENJATUHKAN HUKUMAN DISIPLIN
pemberhentiannya menjadi
wewenang Presiden
−
Pembebasan dari jabatan
−
Pemberhentian dengan hormat
tidak atas permintaan sendiri
sebagai PNS
−
Pemberhentian tidak dengan
hormat sebagai PNS
Keterangan:
Penjatuhan Hukuman Disiplin
ditetapkan berdasarkan usul PPK
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
2
PEJABAT
PEMBINA
KEPEGAWAIAN
PUSAT
A. YG MENDUDUKI
JABATAN :
1. Struktural
eselon I
dilingkungannya
a.
Hukuman ringan
b.
Hukuman sedang
c.
Hukuman berat, jenis HD
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
2. Fungs
Utama
dilingkungannya
a.
Hukuman ringan
b.
Hukuman sedang
INSTANSI PUSAT
dilingkungannya
b.
Hukuman sedang
c.
Hukuman berat
3. Fungs Umum
golru IV/d
dan
IV/e
dilingkungannya
a.
Hukuman
ringan
b.
Hukuman sedang
c.
Hukuman berat, jenis HD
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
–
Pemberhentian dgn hormat
tidak atas permintaan sendiri
sbg PNS
–
Pemberhentian tidak dengan
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
PEJABAT
PEMBINA
KEPEGAWAIAN
PUSAT
A. YG MENDUDUKI
JABATAN ....
4. Struktural
eselon II
,
dilingkungannya
5. Fungs
Madya
dan
Penyelia
dilingkungannya
a.
Hukuman sedang
b.
Hukuman berat
6. Struktural
eselon II
dilingk instansi vertikal
dan pejabat yang setara
a.
Hukuman ringan
b.
Hukuman sedang
c.
Hukuman berat
INSTANSI PUSAT
dan pejabat yang setara
yg berada dibawah dan
bertanggungjawab
kepada PPK
c.
Hukuman berat
7. Fungs Umum
golru IV/a
s/d
IV/c
dilingkungannya
a.
Hukuman sedang
b.
Hukuman berat
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
–
Pemberhentian dgn hormat
tidak atas permintaan sendiri
sbg PNS
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
PEJABAT
PEMBINA
KEPEGAWAIAN
PUSAT
A. YG MENDUDUKI
JABATAN ....
8. Struktural
eselon III
ke
bawah, dilingkungannya
9. Fungs
Muda
dan
Penyelia
ke bawah
dilingkungannya
a.
H
ukuman sedang, jenis HD
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 1 (satu)
tahun
b.
Hukuman berat
10.Fungs Umum
golru III/d
ke bawah
dilingkungannya
a.
H
ukuman sedang, jenis HD
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 1 (satu)
INSTANSI PUSAT
dilingkungannya
lebih rendah selama 1 (satu)
tahun
b.
Hukuman berat, jenis HD
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
–
Pemberhentian dgn hormat
tidak atas permintaan sendiri
sbg PNS
–
Pemberhentian tidak dengan
hormat sbg PNS
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
PEJABAT
PEMBINA
KEPEGAWAIAN
PUSAT
B.
YG
DIPEKERJAKAN
DILINGKUNGANNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon I
Hukuman ringan
2. Fungs
Utama
a.
Hukuman ringan
b.
Hukuman berat, jenis HD
–
Pemindahan dalam rangka
penurunan jabatan setingkat
lebih rendah
–
Pembebasan dari jabatan
INSTANSI PUSAT
–
Pembebasan dari jabatan
3. Fungs Umum
golru IV/d
dan
IV/e
Hukuman ringan
4. Struktural
eselon II
ke
bawah
5. Fungs
Madya
dan
Penyelia
ke bawah
Hukuman berat, jenis HD
–
Pemindahan dalam rangka
penurunan jabatan setingkat
lebih rendah
–
Pembebasan dari jabatan
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
PEJABAT
PEMBINA
KEPEGAWAIAN
PUSAT
C.
YG
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon I
a.
Hukuman ringan
b.
Hukuman sedang
c.
Hukuman berat, jenis HD
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
2. Fungs
Utama
a.
Hukuman ringan
INSTANSI PUSAT
2. Fungs
Utama
a.
Hukuman ringan
b.
Hukuman sedang
c.
Hukuman berat, jenis HD
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
–
Pemindahan dalam rangka
penurunan jabatan setingkat
lebih rendah
–
Pembebasan dari jabatan
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
PEJABAT
PEMBINA
KEPEGAWAIAN
PUSAT
C.
YG
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
....
3. Fungs Umum
golru IV/d
dan
IV/e
a.
Hukuman ringan
b.
Hukuman sedang
c.
Hukuman berat, jenis HD
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
4. Struktural
eselon II
5. Fungs
Madya
a.
Hukuman sedang
b.
Hukuman berat, jenis HD
INSTANSI PUSAT
5. Fungs
Madya
b.
Hukuman berat, jenis HD
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
–
Pemindahan dalam rangka
penurunan jabatan setingkat
lebih rendah
–
Pembebasan dari jabatan
6. Fungs Umum
golru IV/a
s/d
IV/c
a.
Hukuman sedang
b.
Hukuman berat, jenis HD
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
PEJABAT
PEMBINA
KEPEGAWAIAN
PUSAT
C.
YG
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
....
7. Struktural
eselon III
ke
bawah
8. Fungs
Muda
dan
Penyelia
ke bawah
a.
Hukuman sedang, jenis HD
−
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 1 (satu)
tahun
b.
Hukuman berat, jenis HD
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
–
Pemindahan dalam rangka
INSTANSI PUSAT
–
Pemindahan dalam rangka
penurunan jabatan setingkat
lebih rendah
–
Pembebasan dari jabatan
9. Fungs Umum
golru III/d
ke bawah
a.
Hukuman sedang, jenis HD
−
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 1 (satu)
tahun
b.
Hukuman berat, jenis HD
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
PEJABAT
PEMBINA
KEPEGAWAIAN
PUSAT
D.
YG
DIPEKERJAKAN
KELUAR INSTANSI
INDUKNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon I
a.
Hukuman sedang
b.
Hukuman berat, jenis HD
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
2. Struktural
eselon II
ke
a.
Hukuman sedang
INSTANSI PUSAT
2. Struktural
eselon II
ke
bawah
3. Fungs
Utama
ke bawah
4. Fungs Umum
golru IV/e
ke bawah
a.
Hukuman sedang
b.
Hukuman berat
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
–
Pemberhentian dgn hormat
tidak atas permintaan sendiri
sbg PNS
–
Pemberhentian tidak dengan
hormat sbg PNS
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
PEJABAT
PEMBINA
KEPEGAWAIAN
PUSAT
E.
YG
DIPERBANTUKAN
KELUAR INSTANSI
INDUKNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon II
ke
bawah
2. Fungs
Utama
ke bawah
3. Fungs Umum
golru IV/e
ke bawah
Hukuman berat, jenis HD
–
Pemberhentian dgn hormat
tidak atas permintaan sendiri
sbg PNS
–
Pemberhentian tidak dengan
INSTANSI PUSAT
ke bawah
–
Pemberhentian tidak dengan
hormat sbg PNS
F.
YG
DIPEKERJAKAN
ATAU DIPERBANTUKAN
PADA PERWAKILAN RI DI
LUAR NEGERI
Hukuman sedang
Hukuman berat
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
–
Pemberhentian dgn hormat
tidak atas permintaan sendiri
sbg PNS
–
Pemberhentian tidak dengan
hormat sbg PNS
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
PEJABAT
PEMBINA
KEPEGAWAIAN
PUSAT
G.
YG
DIPEKERJAKAN
ATAU DIPERBANTUKAN
PADA NEGARA LAIN
ATAU BADAN
INTERNASIONAL, ATAU
TUGAS DI LUAR NEGERI
a.
Hukuman ringan
b.
Hukuman sedang
c.
Hukuman berat
–
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 3 (tiga)
tahun
–
Pemberhentian dgn hormat
tidak atas permintaan sendiri
sbg PNS
–
Pemberhentian tidak dengan
INSTANSI PUSAT
–
Pemberhentian tidak dengan
hormat sbg PNS
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
3
Pejabat
eselon I
dan pejabat
yang setara
A. YG MENDUDUKI
JABATAN
1. Struktural
eselon II
dilingkungannya
2. Fungs
Madya
dilingkungannya
3. Fungs Umum
golru IV/a
s/d
IV/c
dilingkungannya
Hukuman ringan
4. Struktural
eselon III
Hukuman sedang, jenis HD :
INSTANSI PUSAT
4. Struktural
eselon III
dilingkungannya
5. Fungs
Muda
dan
Penyelia
dilingkungannya
6. Fungs Umum
golru III/b
s/d
III/d
dilingkungannya
Hukuman sedang, jenis HD :
−
Penundaan KGB selama 1 (satu)
tahun
−
Penundaan KP selama 1 (satu)
tahun
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
Pejabat
eselon I
dan pejabat
yang setara
B. YG
DIPEKERJAKAN ATAU
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon II
2. Fungs
Madya
3. Fungs Umum
golru IV/a
s/d
IV/c
Hukuman ringan
C. YG
DIPERBANTUKAN
INSTANSI PUSAT
C. YG
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon III
2. Fungs
Muda
dan
Penyelia
3. Fungs Umum
golru III/b
s/d
III/d
Hukuman sedang, jenis HD :
−
Penundaan KGB selama 1 (satu)
tahun
−
Penundaan KP selama 1 (satu)
tahun
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
4
Pejabat
eselon
II
dan pejabat
yang setara
A. YG MENDUDUKI
JABATAN
1. Struktural
es III
dilingkungannya
2. Fungs
Muda
dan
Penyelia
dilingkungannya
3. Fungs Umum
golru III/c
s/d
III/d
dilingkungannya
Hukuman ringan
4. Struktural
es. IV
Hukuman sedang, jenis HD :
INSTANSI PUSAT
4. Struktural
es. IV
dilingkungannya
5. Fungs
Pertama
dan
Pelaksana Lanjutan
dilingkungannya
6. Fungs Umum
golru II/c
s/d
III/b
dilingkungannya
Hukuman sedang, jenis HD :
−
Penundaan KGB selama 1 (satu)
tahun
−
Penundaan KP selama 1 (satu)
tahun
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
Pejabat
eselon
II
dan pejabat
yang setara
B. YG
DIPEKERJAKAN ATAU
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon III
2. Fungs
Muda
dan
Penyelia
3. Fungs Umum
golru III/c
s/d
III/d
Hukuman ringan
C. YG
DIPERBANTUKAN
INSTANSI PUSAT
C. YG
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon IV
2. Fungs
Pertama
dan
Pelaksana Lanjutan
3. Fungs Umum
golru II/c
s/d
III/b
Hukuman sedang, jenis HD :
−
Penundaan KGB selama 1 (satu)
tahun
−
Penundaan KP selama 1 (satu)
tahun
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
5
Pejabat
eselon
II
yang atasan
langsungnya :
a.
PPK; dan
b.
Pejabat
Struktural
eselon I
yang
bukan
PPK
A. YG MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon III
dilingkungannya
2. Fungs
Muda
dan
Penyelia
dilingkungannya
3. Fungs Umum
golru III/c
s/d
III/d
di lingkungannya
Hukuman ringan
4. Struktural
eselon IV
ke
Hukuman sedang, jenis HD :
INSTANSI PUSAT
PPK
4. Struktural
bawah dilingkungannya
eselon IV
ke
5. Fungs
Pertama
dan
Pelaksana Lanjutan
dilingkungannya
6. Fungs Umum
golru III/d
kebawah dilingkungannya
Hukuman sedang, jenis HD :
−
Penundaan KGB selama 1 (satu)
tahun
−
Penundaan KP selama 1 (satu)
tahun
−
Penurunan pangkat setingkat
lebih rendah selama 1 (satu)
tahun
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
Pejabat
eselon
II
yang atasan
langsungnya :
a.
PPK; dan
b.
Pejabat
Struktural
eselon I
yang
bukan
PPK
B. YG
DIPEKERJAKAN ATAU
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon III
2. Fungs
Muda
dan
Penyelia
3. Fungs Umum
golru III/c
s/d
III/d
Hukuman ringan
C. YG
DIPERBANTUKAN
INSTANSI PUSAT
PPK
C. YG
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon IV
2. Fungs
Pertama
dan
Pelaksana Lanjutan
3. Fungs Umum
golru II/c
s/d
III/b
Hukuman sedang, jenis HD :
−
Penundaan KGB selama 1 (satu)
tahun
−
Penundaan KP selama 1 (satu)
tahun
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
6
Pejabat
eselon
III
dan pejabat
yang setara
A. YG MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon IV
dilingkungannya
2. Fungs
Pertama
dan
Pelaksana Lanjutan
dilingkungannya
3. Fungs Umum
golru II/c
s/d
III/b
dilingkungannya
Hukuman ringan
INSTANSI PUSAT
4. Struktural
eselon V
dilingkungannya
5. Fungs
Pelaksana
dan
Pelaksana Pemula
dilingkungannya
6. Fungs Umum
golru II/a
s/d
II/b
dilingkungannya
Hukuman sedang, jenis HD :
−
Penundaan KGB selama 1 (satu)
tahun
−
Penundaan KP selama 1 (satu)
tahun
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
Pejabat
eselon
III
dan pejabat
yang setara
B. YG
DIPEKERJAKAN ATAU
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon IV
2. Fungs
Pertama
dan
Pe
laksana Lanjutan
3. Fungs Umum
golru II/c
s/d
III/b
Hukuman ringan
INSTANSI PUSAT
C. YG
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon V
2. Fungs
Pelaksana
dan
Pelaksana Pemula
3. Fungs Umum
golru II/a
s/d
II/b
Hukuman sedang, jenis HD :
−
Penundaan KGB selama 1 (satu)
tahun
−
Penundaan KP selama 1 (satu)
tahun
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
7
Pejabat
eselon
IV
dan pejabat
yang setara
A. YG MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon V
dilingkungannya
2. Fungs
Pelaksana
dan
Pelaksana Pemula
dilingkungannya
3. Fungs Umum
golru II/a
s/d
II/b
dilingkungannya
Hukuman ringan
INSTANSI PUSAT
4. Fungs Umum
golru I/a
s/d
I/d
Hukuman sedang, jenis HD :
−
Penundaan KGB selama 1 (satu)
tahun
−
Penundaan KP selama 1 (satu)
tahun
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
Pejabat
eselon
IV
dan pejabat
yang setara
B. YG
DIPEKERJAKAN ATAU
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
1. Struktural
eselon V
2. Fungs
Pelaksana
dan
Pelaksana Pemula
3. Fungs Umum
golru II/a
s/d
II/b
Hukuman ringan
INSTANSI PUSAT
C. YG
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
Fungs Umum
golru I/a
s/d
I/d
Hukuman sedang, jenis HD :
−
Penundaan KGB selama 1 (satu)
tahun
−
Penundaan KP selama 1 (satu)
tahun
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
8
Pejabat
eselon
V
dan pejabat
yang setara
A. YG MENDUDUKI JABATAN
Fungs Umum
golru I/a
s/d
I/d
dilingkungannya
Hukuman ringan
B. YG
DIPEKERJAKAN ATAU
DIPERBANTUKAN
DILINGKUNGANNYA
YG
MENDUDUKI JABATAN
Fungs Umum
golru I/a
s/d
I/d
Hukuman ringan
INSTANSI PUSAT
Fungs Umum
golru I/a
s/d
I/d
Hukuman ringan
NO
PEJABAT
TERHADAP PNS
JENIS HUKUMAN DISIPLIN
9
Kepala
Perwakilan
RI
YANG
DIPERKERJAKAN
ATAU DIPERBANTUKAN
PADA PERWAKILAN RI DI
LUAR NEGERI
a.
Hukuman ringan
b.
Hukuman berat, jenis HD
–
Pemindahan dalam rangka
penurunan jabatan setingkat
lebih rendah
–
Pembebasan dari jabatan
INSTANSI PUSAT