• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH BAHASA INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MAKALAH BAHASA INDONESIA"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan rahmat, inayah, taufik, dan ilham-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca.

Makalah ini disusun dalam rangka untuk melaksanakan tugas dari dosen kami Bapak Dr. Abdul Rani, M.Pd selaku pengampu materi Bahasa Indonesia.

Harapan kami semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.

Makalah ini kami akui masih banyak banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki sangat kurang. Oleh karena itu harapkan kepada para pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

Malang,20 Oktober 2012

(3)

DAFTAR ISI

Hal

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

Daftar gambar ... iii

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 2

1.3 Tujuan Penulisan Makalah ... 2

BAB II PEMBAHASAN 2.1 Manfaat Daun Sirsak untuk Reumatik ... 3

2.2 Kelebihan Daun Sisrak dari Obat-obatan Kimia... 3

2.3 Pengolahan Daun Sirsak Menjadi Obat Reumatik ... 4

2.4 Diagram alir ... 6

BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan ... 8

3.2 Saran ... 9

(4)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pada zaman globalisasi ini masyarakat semakin memiliki banyak aktivitas. Dengan banyaknya aktivitas, mereka dituntut untuk mengutamakan pekerjaan mereka dan melalaikan waktu mandi sehingga kebanyakan dari mereka mandi pada malam hari. Mandi pada malam hari terutama setelah melakukan aktivitas, tanpa mereka sadari dapat memicu timbulnya penyakit reumatik. Hal ini terjadi karena setelah melakukan aktivitas suhu tubuh akan meningkat dan ketika dibasuh dengan air suhu tubuh yang panas terkena suhu air yang dingin sehingga terjadi perubahan suhu secara drastic. Akibatnya, beberapa organ tubuh tidak mampu menerima perubahan suhu mendadak sehingga mengalami penurunan daya tahan tubuh. Jika kebiasaan tersebut terus-menerus dilakukan, tidak menutup

kemungkinan tubuh mengalami kerusakan, khususnya pada bagian tulang dan persendian. Penyakit ini juga dipengaruhi oleh faktor usia, karena semakin bertambahnya usia, daya tahan tubuh juga semaikn berkurang, sehingga peluang seseorang untuk terjangkit penyakit ini semakin besar.

Buah sirsak (Annono muricata) atau durian belanda adalah tumbuhan yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Tumbuhan sirsak ini dapat tumbuh di sembarang tempat, namun demikian paling banyak di tanam didaerah yang cukup air. Pohon sirsak bisa mencapai tinggi 9 meter dpl. Daunnya berbentuk bulat telur agak tebal, pada permukaan bagian atas yang halus berwarna hijau tua, sedangkan pada bagian bawahnya mempunyai warna lebih muda. Daunnya inilah yang dapat dimanfaatkan sebagai obat bagi orang yang terkena atau mengidap penyakit reumatik ( http://www.google.co.id/gwt/x?gl=ID&hl+en-ID&U=http://khasiatdaunalami.blogspot.com/2012/06).

Semakin berkembangnya teknologi, rekayasa obat-obatan pun semakin canggih. Kebanyakan orang beralih pada obat-obatan kimia tersebut. Namun

(5)

pengonsumsian obat-obatan tersebut secara tidak langsung akan memberikan efek samping yang kurang baik bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Mengingat adanya efek samping dari obat-obatan kimia tersebut, maka kita berusaha untuk mencari alternatif lain untuk mengatasi penyakit reumatik dengan menggunakan obat herbal. Obat herbal lebih aman untuk dikonsumsi karena kandungan zatnya yang alami, dengan efek samping yang jauh lebih ringan dibandingkan obat kimia. Obat herbal yang biasa digunakan untuk mengatasi penyakit ini adalah ekstrak daun sirsak. Untuk itulah, penulis memilih judul “Pemanfaatan Daun Sirsak sebagai Obat Reumatik” karena penulis ingin

memperkenalkan kepada pembaca serta memaparkan manfaat daun sirsak dalam penaggulangan penyakit reumatik.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, penulis merumuskan permasalahan-permasalanhan sebagai berikut:

1. Apa manfaat daun sirsak untuk penyakit reumatik?

2. Apa kelebihan daun sirsak dibandingkan obat-obatan kimia? 3. Bagaimana pengelolahan daun sirsak menjadi obat reumatik? 1.3 Tujuan Penulisan Makalah

1. Mengetahui manfaat dari struktur daun sirsak sebagai obat reumatik 2. Mengetahui kelebihan daun sirsak dibandingkan obat-obatan kimia 3. Mengetahui cara pengelolahan daun sirsak menjadi obat reumatik

(6)

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Manfaat Daun Sirsak untuk Reumatik

Mafaat daun sirsak sudah diketahui sejak zaman dahulu. Hal itu terbukti dengan adanya fakta bahwa sejak dahulu kala masyarakattelah menggunakan daun sirsak sebagai obat untuk berbagai penyakit. Hal inijuga didukung dengan adanya penelitian oleh para ahli yang menyebutkan bahwa penyakit reumatik yang dalam bahasa medisnya Rheumatoid Arthritis (RA) adalah peradangan kronis yang disebabkan gangguan autonium. Gangguan autonium terjadi ketika sistem kekebalan tubuh yang berfungsi sebagai pertahanan terhadap penyusup seperti virus, bakteri, jamur mengalami kesalahan pemrogaman sehingga menyerang sel dan jaringan tubuh yang tidak berbahaya. Penyebab penyakit reumatik sampai saat ini belum diketahui namun diduga dipicu oleh kombinasi berbagai faktor, termasuk kerentanan genetik, infeksi virus atau perubahan hormon. Wanita memiliki kemungkinan terkena penyakit reumatik lebih besar dibandingkan dengan pria. Pada wanita yang sudah terkena reumatik, kehamilan dan menyusui dapat memperburuk kondisinya.

Dalam pembahasan diatas, kita dapat mengetahui mengenai penyakit reumatik. Melihat resiko buruk yang ditimbulkannya, maka sangat diperlukan pengobatan sesegera mungkin bagi penderita reumatik. Penderita dapat mengonsumsi obat-obatan kimia maupun obat-obatan alami. Pada umumnya, masyarakat pedesaan lebih memilih pengobatan alternatif dari bahan alami. Salah satu pengobatan yang berasal dari alam adalah menggunakan ekstrak daun sirsak.

Daun sirsak memiliki beberapa kandungan zat yang bermanfaat dalam kesehatan. Daun ini mengandung acetogenis, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin yang bermanfaat untuk penyembuhan dan terapi kanker. Selain itu, daun sirsak juga memiliki kandungan senyawa tannin, fitosterol, caoksalat, dan alkaloid murisine yang dipercaya mampu mengatasi asam urat/reumatik. Sirsak juga memiliki efek diuretik (peluruh kencing) yang membuat sekresi asam urat melalui urin dapat berjalan lancar. Hanya saja daun

(7)

sirsak tidak disarankan bagi penderita maag dengan gejala lambung karena kandungan asamnya tinggi.

2.2 Kelebihan Daun Sirsak dari Obat-obatan Kimia

Di kalangan masyarakat tradisional, kita masih sering menemukan pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai obat dalam penyembuhan penyakit. Sebagian dari masyarakat ini, menanfaatkan obat herbal karena, mereka merasa lebih mudah memperolehnya dibandingkan dengan obat-obatan modern yang terbuat dari bahan kimia. Namun sebagian lainnya memanfaatkan obat herbal karena mereka sedah mengetahui kelebihan obat herbal dibandingkan obat kimia. Entah orang-orang yang mengetahui kebaikan obat-obatan dari bahan alami bahkan memfungsikan beberapa bagian dari pekarangan mereka untuk menanam apotek hidup. Penanaman apotek hidup ini sangat berguna bagi pengobatan berbagai penyakit. Menurut tersono adi,

Pengolahan dengan menambahkan herbal lebih mudah diterima tubuh sehingga kesembuhannya pun dapat lebih cepat. Sedangkan gangguan yang sifatnya akut, disarankan melakukan tindakan medis. Artinya, perlu dibawa ke dokter ahli atau rumah sakit setelah memperoleh tindakan medis dapat dikombinasikan dengan herbal cara ini sangat efektif menggempur serangan penyakit, termasuk reumatik dan asam urat(Adi, 2006:7).

Dari pernyataan diatas dapat kita ketahui bahwa obat-obatan herbal lebih mudah diterima oleh tubuh. Kandungan-kandungan dalam obat-obatan herbal umumnya merupakan zat yang dibutuhkan tubuh. Biasanya pengonsumsian obatan kimia memberi efek samping pada bagian lain dari tubuh yang diobati. Misalnya, timbul bengkak pada mata atau gejala-gejala alergi lainnya. Akibat tubuh kurang bisa menerima beberapa zat yang terkandung dalam obat kimia tersebut.

Selain karena obat herbal lebih mudah diterima tubuh, kelebihan daun sirsak dari obat kimia adalah pengolahannya yang lebih mudah dan untuk memperolehnya juga lebih mudah. Obat-obatan kimia diperoleh masyarakat dengan cara membeli, sementara tidak semua masyarakat mampu membeli obat khususnya masyarakat menengah kebawah. Daun sirsak dapat menjadi salah satu obat alternatif yang didapat dengan murah. Di lain sisi, masyarakat juga dapat

(8)

memperoleh daun sirsak dengan mencari diperkebunan atau hanya dengan meminta dari para tetangga yang memiliki pohon sirsak. Selain itu pohon sirsak juga dapat tumbuh diberbagai kondisi (survive ability) sehingga mampu mempermudah masyarakat untuk memperoleh daun sirsak.

2.3 Pengolahan Daun Sirsak Menjadi Obat Reumatik

Pada umumnya, bagian yang sering dimanfaatkan dari pohon sirsak adalah buahnya padahal daun-daun dari tumbuhan sirsak ini juga dapat dimanfaatkan untuk kesehatan. Daun sirsak ini dapat digunakan sebagai obat reumatik setelah mengalami beberapa proses pengolahan. Menurut H. Indriani,

Mungkin tidak banyak yang mengetahui bahwa buah sirsak yang biasa dicampur didalam es krim ternyata mempunyai daun yang dapat menjadi obat dalam mengurangi nyeri reumatik. Orang-orang amerika menggunakan daun sirsak sebagai obat reumatik dengan cara menyeduhnya dengan menggunakan air seduhan tersebut untuk mandi(Indriani,2009:35).

Daun sirsak dapat diambil ekstraknya dalam penyembuhan reumatik. Selain bahannya yang mudah didapat dan harganya yang relatif murah, pengolahannya pun juga sederhana. Pengolahan daun sirsak sendiri tidak memerlukan peralatan-peralatan yang canggih. Biasanya pengolahannya pun relatif murah dan setiap orang mampu mengolahnya dengan mudah, pengolahan daun sirsak sendiri bersifat tradisional dan persiapannya pun cepat.

Cara membuat ramuan herbal daun sirsak ada bermacam-macam:

Cara pertama adalah mengambil 10-15 lembar daun sirsak yang masih segar dan berwarna hijau tua. Kemudian langkah beikutnya adalah mencuci daun sirsak tersebut hingga bersih setelah itu. Setelah itu, menyiapkan 3 gelas air putih. Lalu merebus daun sirsak dengan air tersebut, hingga kira-kira volum air sekitar 2 gelas saja. Pengonsumsian yang baik adalah meminumnya sebanyak 2 kali perhari.

Cara kedua dalam penggunaan daun sirsak untuk reumatik adalah dengan cara ditumbuk. Pertama-tama adalah memilih daun-daun sirsak yang segar dan bagus kualitasnya. Kedua dengan mengambil beberapa daun sirsak yang telah terpilih sesuai kebutuhan. Kemudian menumbuk daun-daun tersebut hingga halus,

(9)

setelah halus oles dan tempelkan kebagian yang sakit setelah itu menunggu hingga rasa sakit reumatik mulai perlahan menghilang.

Cara lainya adalah dengan menggunakan daun sirsak untuk mandi. Cara ini telah terbukti kebenarannya dan dipercaya masyarakat khasiatnya. Caranya adalah dengan memilih beberapa daun sirsak yang bagus kualitasnya. Kemudian daun-daun tersebut direbus hingga mendidih. Setelah itu, menunggu air rebusan tersebut hingga hangat dan mencampurnya dalam air dingin untuk digunakan mandi.

Banyak sekali cara pengolahan daun sirsak sebagai obat herbal. Cara-cara yang digunakan pun mudah dan sangat sederhana menggunakan daun sirsak sebagai alternatif pengobatan alami merupakan cara yang menguntungkan. Selain itu, kandungannya yang alami membuat ramuan obat herbal daun sirsak aman dikonsumsi bagi semua usia. Hanya saja perlu dikontrol mengenai takaran dalam pengonsumsian daun sirsak sesuai dengan kebutuhan.

(10)

2.4 Diagram alir pengolahan daun sirsak 1. Cara 1

2. Cara 2

(11)
(12)

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Penyakit reumatik terjadi akibat adanya gangguan autonium. Gangguan autonium ini disebabkan oleh virus, bakteri, dan jamur yang salah menyerang sel dan jaringan tubuh. Penyakit reumatik lebih rentan terjadi pada wanita karena adanya pengaruh hormon yang dihasilkan. Kehamilan pada wanita yang terkena rematik dapat memperburuk keadaan penyakit ini. Untuk mengatasi penyakit reumatik masyarakat dapat memanfaatkan tumbuhan yang ada di sekitarnya, seperti memanfaatkan ekstrak daun sirsak.

Berdasarkan pembahasan pada BAB II dapat disimpulkan bahwa daun sirsak memiliki kandungan-kandungan yang dapat mengatasi atau mengobati penyakit reumatik. Daun sirsak memiliki beberapa kelebihan dibandingkan obat kimia, sehingga penyembuhannya dapat lebih cepat. Selain itu daun sirsak juga mudah didapat karena pohon sirsak dapat tumbuh di berbagai kondisi (survive ability) sehingga memudahkan pengonsumsi untuk mendapatkannya. Hal ini juga dapat memudahkan masyarakat untuk memperoleh obat dengan harga yang jauh lebih murah, karena mereka dapat memperoleh daun tersebut dengan cara mencari di perkebunan atau meminta daun tersebut dari tetangga mereka. Dengan menggunakan daun sirsak sebagai obat herbal ini, semua lapisan masyarakat mampu mengolah dan mengonsumsinya dengan harga yang relatif terjangkau. Hal ini juga sangat membantu masyarakat dengan kelas ekonomi ke bawah dalam mendapatkan obat reumatik yang kerap dijumpai pada orang-orang tua.

Cara pengolahan daun sirsak pun bermacam-macam. Ada yang dapat digunakan untuk mandi, dan dioleskan pada bagian yang sakit. Proses pertama adalah memilih daun sirsak dengan kualitas yang baik lalu merebus daun tersebut hingga mendidih. Air seduhan dari daun sirsak tersebut dapat diminum rutin setiap harinya. Cara nyang kedua adalah air seduhan dari daun sirsak tersebut dapat digunakan sebagai campuran dalam air bak mandi. Cara yang tetiga adalah dengan memilih daun sirsak berkualitas baik kemudian menumbuk daun sirsak

(13)

tersebut dan mengoleskan pada bagian yang sakit. Lalu menunggu rasa nyeri pada tubuh berkurang.

3.2 Saran

Dengan penjelasan tentang manfaat dan kekhasiatan tersebut disarankan untuk beralih dari obat-obatan kimia ke obat herbal daun sirsak sebagai obat reumatik. Karena dari segi efek samping obat herbal daun sirsak lebih sedikit atau hampir tidak ada dalam mengatasi reumatik selain mengurangi rasa sakit dari penyakit reumatik. Penderita juga harus mengetahui pantangan-pantangan yang harus dihindari, karena pantangan-pantangan ini bisa memperparah penyakit reumatik yang diderita. Beberapa makanan dan minuman yang dapat memicu naiknya kadar asam urat darah seperti bayam, buncis, kembang kol, kangkung, asparagus, serta kacang-kacangan dan termasukjuga makanan olahannya seperti tempe, tauco, tauge, oncom, dan susu kedelai. Selain itu emping mlinjo, dan buah nangka, durian, alpukat, dan air kelapa. Makanan ini didalam usus akan difermentasi menjadi alkohol yang dapat menyebabkan reumatik. Kemudian, minuman hasil fermentasi, jeroan, kaldu daging, daging merah dan makanan olahan berbahan daging seperti sosis, kornet, dan ham juga dapat menyebabkan reumatik. Keju, susu, telur dan hasil laut yang tidak bersisik juga harus dihindari oleh penderita reumatik. Pengobatan dengan menggunakan ekstrak daun sisrak juga perlu didukung dengan peperbaikan pola makan dan pola hidup yang terprogram agar merasakan manfaat yang maksimal.

(14)

DAFTAR RUJUKAN

Adi, Lukas Tersono. 2006. Tanaman Obat dan Jus untuk Asam Urat dan Reumatik. Jakarta: PT Agromedia Pustaka.

Indriani,H. 2009. 252 Tips Seputar Kesehatan. Jakarta: Penerbit Plus+

http://www.google.co.id/gwt/x?gl=ID&hl=en- ID&u=http:agenacemaxsdepok.com/638/penyembuhan-tradisional-

penyakit-rematik/&q=kandungan+daun+sirsak+untuk+mengobati+penyakit+remat

ik&sa=X&ei=zRKCUPTeEYyJrAfmYGABw&ved=OCCMQFjAE hari

Referensi

Dokumen terkait

2.1. Mekanisme pengujian CBR di laboratorium ... Limbah kaleng minuman yang digunakan untuk stabilisasi tanah ... Diagram alir penelitian ... Pengambilan sampel tanah ... Limbah

Oleh karena itu, yang menjadi syarat dapat ditempuhnya upaya hukum luar biasa adalah sangat materiil atau substansial dan syarat yang sangat mendasar adalah

Pengujian korelasi yang digunakan adalah korelasi produk moment, digunakan untuk mengetahui sejauh mana dan kuat tidaknya hubungan antara variabel (X) yaitu

Manfaat dari porduk ini dapat dilihat dari segi kesehatan karena proses  produksi yang rapih dan bersih, penggunaan peralatan yang bersih dan terbuat dari  baja anti karat,

Keinginan mencari peluang untuk menambah ilmu pengetahuan dengan melakukan penerokaan terhadap sesuatu isu dan melaksanakan tugas semampu mungkin. Inisiatif Tahap

Setelah selesainya pelatihan ini, para peserta diharapkan akan mempunyai ide-ide dan pemikiran baru yang lebih baik tentang bagaimana menggunakan berbagai macam tools

juga mencakup seleksi atas tenaga konsultan baik konsultan perorangan (individual consultant) maupun perusahaan konsultan (firm consultant) sesuai dengan prosedur

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Kanrung