• Tidak ada hasil yang ditemukan

ORIENTASI BARU DALAM PSIKOLOGI PENDIDIKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ORIENTASI BARU DALAM PSIKOLOGI PENDIDIKAN"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

(1)

MATERI KULIAH

ORIENTASI BARU DALAM

PSIKOLOGI PENDIDIKAN

ASEP SUPENA

(2)

Apa yang dimasud dengan psikologi?

Apa yang dimaksud dengan psikologi

pendidikan?

Apa yang anda ketahui tentang teori

behavioristik tentang belajar?

(3)

JAWAB SECARA SINGKAT

1. Apa yang anda ketahui tentang motivasi

intrinsict dan extrinsict?

(4)

ASEP SUPENA

HP 0815 1007 4242

HP 08788 10 50 805

HP 0813 1631 0505

(5)
(6)

PSYCHOLOGY

PSYCHE

LOGOS

Jiwa, soul, mind, spirit, ruh

Ilmu, nalar, logika

Ilmu jiwa

Zielkunde (belanda)

Seelenkunde (jerman)

Ilmun nafsi (arab)

(7)

DEFINISI PSYCHOLOGY

(8)

Bagi aliran behaviorisme psikologi

merupakan bagian dari ilmu alam yang

menjadikan perilaku manusia sebagai

pokok masalah.

(9)

Psikologi adalah studi ilmiah

mengenai perilaku mahluk hidup

dalam hubungannya dengan dunia

luar.

(10)

Norman Munn, 1951

Psikologi secara umum didefinisikan

sebagai "ilmu mengenai perilaku"

(11)

Psychology is the scientific studies of

individual activities relation to the

(12)

Psychology is the science of human

and animal behavior

(Morgan 1961).

(13)

PSYCHOLOGY

is the science that attempts to

describe, predict and control

mental and behavior events

(14)

PSYCHOLOGY

is a scientific study of

behavior and mental

processes

(15)

PSYCHOLOGY

as the scientific study of the behavior of

individuals and their mental processes

(Gerrig & Zimbardo, 2005)

(16)

Scientific

Sistem pengetahuan yang dibangun melalui kerja ilmiah

(scientific method)

Behavior

Is action (observable behavior): smiling, crying, running,

hitting, talking etc.

Mental processes

internal events: bahagia, sedih, cemas, thingking,

planning, reasoning, dreaming etc.

PSYCHOLOGY:

(17)

DISIPLIN YANG MEMPELAJARI

PRILAKU MANUSIA

Psychology

largely focus on behavior in individuals.

Sociology

study the behavior of people in group or institutions.

Antropology

(18)

SEKILAS TENTANG

PRILAKU

(19)

2 PERSPEKTIF DALAM

MEMAKNAI PRILAKU

PRILAKU

(Behavior)

Keseluruhan bentuk respon individu terhadap stimulus

(lingkungan)

Tindakan nyata individu yang bersifat teramati

(observable) Overt behavior Covert behavior Dapat dilihat/ diamati secara langsung (observable). Tidak dapat dilihat/diamati secara langsung. Dapat diketahui melalui manifestasinya dalam bentuk overt behavior. Mental processes

1

2

overt behavior

(20)

OVERT-COVERT

Overt

behavior

Covert

behavior

tertawa, tersenyum, menangis, menulis, bicara, berjingkrak, memukul, dll.

persepsi, ingatan, perhatian, cemas, takut, sedih, bahagia, kecewa, cerdas, bodoh, rindu, dll

Mental processes

(21)

OVERT DAN COVERT saling berhubungan dan saling

mempengaruhi.

Overt behavior merupakan expresi atau perwujudan dari

covert behavior.

Overt behavior dapat dijadikan alat/media untuk memahami

covert behavior.

COVERT BEHAVIOR dapat diketahui, dipahami, diukur dengan

cara mengamati overt behavior.

(22)

3 BENTUK PRILAKU TERBUKA (OVERT) YANG DAPAT DIJADIKAN

INDIKATOR UNTUK MEMAHAMI PERISTIWA KEJIWAAN (COVERT)

VERBAL

GRAFIS

MOTORIS

LISAN, UCAPAN, PERKATAAN

TULISAN, LUKISAN

TINDAKAN, GERAKAN, PENAMPAKAN

EXPRESI JIWA

(23)

TUJUAN MEMPELAJARI PSIKOLOGI

DESCRIBING

PREDICTING

EXPLAINING

COTROLING

BEHAVIOR mendeskripsikan secara

objektif prilaku yang terjadi (data observasi)

Menjelaskan bagaimana dan kenapa suatu prilaku terjadi

Memperkirakan kemungkinan yang akan terjadi dari suatu prilaku

Mengontrol prilaku sesuai dengan yang diharapkan Membangun atau

(24)

MATERI (CONTENTS) YANG BIASA

DIKAJI DALAM PSIKOLOGY

1. BIOLOGICAL OF BEHAVIOR

2. SENSATION AND PERCEPTION

3. MIND, CONSCIOUSNESS

4. LEARNING

5. MEMORY

6. COGNITIVE PROCESSES

7. INTELLIGENCE

(25)

Lanjutan..

8. HUMAN DEVELOPMENT

9. MOTIVATION

10. EMOTION, STRESS AND HEALTH

11. PERSONALITY

12. PSYCHOLOGICAL DISORDERS

13. COCIAL PROCESSES, SOCIETY AND

CULTURAL

(26)

BIDANG-BIDANG

KAJIAN PSIKOLOGI

(Wortman, Loftus, Weaver, 1999)

EXPERIMENTAL PSYCHOLOGY

PERSONALITY PSYCHOLOGY

SOCIAL PSYCHOLOGY

DEVELOPMENTAL PSYCHOLOGY

INDUSTRIAL AND ORGANIZATIONAL PSYCHOLOGY

EDUCATIONAL PSYCHOLOGY

CLINICAL AND COUNSELING PSYCHOLOGY

HEALT PSYCHOLOGY

………... ?!

CABANG

PSIKOLOGI

(27)

PSIKOLOGI PENDIDIKAN

(EDUCATIONAL PSYCHOLOGY)

Studi mengenai tingkah laku manusia dalam

kegiatan belajar dan mengajar

Penerapan konsep atau teori-teori psikologi

dalam kegiatan belajar/pendidikan

(28)

PSIKOLOGI PENDIDIKAN

(EDUCATIONAL PSYCHOLOGY)

Adalah cabang dari psikologi yang

memfokuskan diri pada pemahaman

tentang proses belajar dan mengajar

dalam lingkungan p0endidikan

(29)

Educational psychology

is that branch of psychology

which dealing with teaching and

learning.

(30)

Educational psychology

Is the study of those fact and principles

of psychology which help to explain and

improve the processes of education.

(31)

Educational psychology

is a discipline concerned with

teaching and learning processes;

applies the methods and theories of

psychology

(32)

educational psychology

I

s the application of psychology and psychological

methods to the study of development, learning,

motivation, instruction, assessment, and related

issue that influence the interaction

of teaching and learning.

(Glover & Ronning dalam Elliott, Kratochwill,

Cook & Travers, 2000):

(33)

TUJUAN MEMPELAJARI

PSIKOLOGI PENDIDIKAN

to understand and improve

the teaching and learning

(34)

PSIKOLOGI PENDIDIKAN

dari perspektif pendidikan

PENDIDIKAN SOSIOLOGI PSIKOLOGI SOSIOLOGI PENDIDIKAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN

(35)

PERSPEKTIF LAIN

TENTANG PSIKOLOGI PENDIDIKAN

Apa yang dipelajari ketika …. orang

psikologi mempelajari Psikologi Pendidikan?

dan orang pendidikan mempelajari Psikologi

Pendidikan?

Apa bedanya jurusan Psikologi Pendidikan

yang ada di Fakultas Psikologi? Dan Fakultas

Ilmu Pendidikan

(36)

LINGKUP KAJIAN

PSIKOLOGI PENDIDIKAN

Educational psychology is the application of

psychology and psychological methods to the

study of

development, learning, motivation,

insturuction, assessment, and related issue

that influence the interaction of teaching and

learning

.

(Glover dan Ronning dalam

(37)

LINGKUP KAJIAN

PSIKOLOGI PENDIDIKAN

Development,

Learning,

Motivation,

Intruction (teaching),

Assessment, and

Related issue that influence the interaction of

teaching and learning.

(38)

Analisis literatur untuk mengetahui lingkup substansi

kajian psikologi pendidikan

Paul Eggen and Don Kauchak (2004). Educational Psychology: Windows

on Classrooms (sixth edition, international edition). New Jersey: Pearson

Prentice Hall.

Anita Woolfolk (2004). Educational Psychology (ninth edition, International edition). Boston: Pearson education, Inc.

Aruna Mohan (2004). Educational Psychology. New Delhi: Neelkamal Publications PVT. Ltd.

John W. Santrock (2001). Educational Psychology (international edition). Boston: : Mc Graw Hill.

(39)

TOPIK-TOPIK ESENSIAL

1. Pengantar psikologi pendidikan

2. Student development

3. Individual differences

4. Siswa berkebutuhan khusus (student with

exeptionality).

5. Belajar (learning).

6. Motivasi (motivation).

7. Pengelolaan Kelas (classroom management).

8. Pembelajaran yang efektif (effective teaching)

9. Evaluasi dan Asesmen Pembelajaran..

(40)

LINGKUP KAJIAN

PSIKOLOGI PENDIDIKAN

 Siswa

 Belajar (learning)

 Mengajar (teaching)

 Motivasi (motivation)

 Pengelolaan kelas

(classroom management)

 Assessment dan evaluasi

PSIKOLOGI PENDIDIKAN BELAJAR DAN MENGAJAR Karakteristik siswa Perbedaan individu

(41)

PENGANTAR

PSIKOLOGI PENDIDIKAN

pengertian, kedudukan dan kegunaan psikologi pendidikan

metode-metode dan hasil-hasil penelitian dalam psikologi

pendidikan.

Lain-lain:

Eggen & Kauchack (2004) mengupas empat kemampuan

esensial yang harus dimiliki oleh guru yaitu: (1) knowledge of

content, (2) pedagogical content knowledge, (3) general

pedagogical knowledge dan (4) knowledge of learner and

learning.

(42)

STUDENT DEVELOPMENT

(perkembangan siswa)

• Pengertian dan prinsip-prinsip perkembangan.

• perkembangan kognitif dan bahasa (termasuk didalamnya pembicaraan tentang otak),

• perkembangan emosi, sosial, moral, kepribadian, self concept, self-control, dll.

Catatan:

Teori-teori perkembangan dari beberapa tokoh utama menjadi dasar dalam membahas perkembangan siswa, di antaranya adalah Piaget

(perkembangan kognitif), Erikson (perkembangan kepribadian, emosi dan sosial), perspektif sosio-kultural tentang perkembangan dari Lev Vygotsky, dan teori Kohlberg tentang perkembangan moral.

(43)

individual differences

• Hakekat individu, bahwa setiap orang adalah berbeda. Perbedaan terjadi pada berbagai aspek perkembangan yang ada dalam dirinya, perbedaan pada jenis kelamin, perbedaan etnik serta perbedaan pada latar belakang sosio-kultural.

Inteligensi, gaya belajar (learning style), Status sosial ekonomi

(socioeconomic status: SES), budaya (culture), perbedaan jenis kelamin (gender), siswa berisiko (student at risk).

• Inteligensi: pengertian inteligensi, teori-teori tentang inteligensi pengukuran inteligensi, multiple intelligence, emotional intelligence, peranan alam dan lingkungan dalam mempengaruhi inteligensi.

(44)

Anak-anak berkebutuhan khusus

(students with exceptioality, exceptional students, students with special need)

• gangguan penglihatan, pendengaran, komunikasi, terbelakang mental (mentally retarded) kesulitan belajar (learning disability), hiperaktif dan gangguan perhatian (attention degicit/hyperactivity disorder: ADHD), anak berbakat (gifted and talented).

• mengenal (mengidentifikasi) anak-anak berkebutuhan khusus.

Layanan pendidikan/pembelajaran bagi ABK: pendidikan inkusif (inclusive

(45)

Belajar (learning)

• Konsep belajar dari berbagai perspektif teori, serta implementasinya dalam praktik pembelajaran.

• Teori-teori utama yang dikaji adalah (1) teori behavioristik tentang belajar (2) teori sosial kognitif (3) teori belajar kognitif dan (4) konstruktivism.

Behavioristik: contiguity, classical conditioning, operant conditioning, serta strategi pembelajaran yang didasarkan pada pandangan behavioristik.

Teori sosial kognitif: modeling dalam proses belajar.

• Teori kognitif tentang belajar: proses kognitif dan perolehan informasi, ingatan, meta kognisi, serta bagaimana strategi pembelajaran yang didasarkan pada teori kognitif.

Proses kognitif tingkat tinggi: belajar konsep dan problem solving.

• Teori konstructivism: pengertian konstruktivism, karakteristik konstruktivism serta bagaimana implikasinya dalam pembelajaran di kelas (metode discovery, inquiry, discussion dan cooperative learning).

(46)

Motivasi (motivation)

Teori motivasi: pengertian motivasi, motivasi

intrinsik dan ekstrinsik, pandangan behavioristik,

humanistik dan teori kognitif tentang motivasi

(expectancy x value theory), self-efficacy, goal

orientation, atribution theory, dan

self-determination theory.

Implementasi teori motivasi dalam pembelajaran

di kelas: (1) self regulated student, (2) karakteristik

kepribadian guru (3) iklim belajar yang

(47)

Pengelolaan Kelas

(classroom management)

pengertian classroom management. Beberapa pendekatan dalam mengelola kelas.

aturan dan prosedur kelas (rules and procedures), • komunikasi dan partnership dengan orang tua siswa,

• menangani gangguan prilaku ringan di dalam kelas (menurut beberapa pendekatan di antaranya pendekatan kognitif dan behavioristik),

• Menangani gangguan prilaku yang lebih serius, misalnya prilaku kekerasan (violance) dan prilaku agresi (aggression).

(48)

Pembelajaran yang efektif

(effective teaching)

Karakteristik guru dan pembelajaran yang efektif (effective

teacher and effective teaching),

kemampuan yang dipersyaratkan untuk menjadi guru yang

baik,

pendekatan pembelajaran direct (teacher-centered) dan

indirect (student-centered learning),

Rencana pembelajaran (disain pembelajaran).

Proses belajar mengajar

(49)

Pengukuran, Evaluasi dan Asesmen

• pengertian pengukuran, evaluasi dan asesmen, fungsi dan jenis evaluasi.

Classroom assessment:

Inovasi dalam asesmen kelas: authentic assessment, portfolios,

exhibitions

Tes standar (standardized test):

pengertian dan fungsi tes standar, validitas, reliabilitas, kurva normal,

norm-refferenced test dan criterion refferenced test, mean, standar

deviasi, skor standar, skor mentah, jenis-jenis tes standar (misalnya

achievement test, diagnostic test dan aptitude test), serta isu-isu dalam tes standar, termasuk persoalan bias dalam tes standar.

Referensi

Dokumen terkait

Mampu menerapkan baik pemahaman maupun metoda-metoda psikologi dalam permasalahan yang dihadapi dalam situasi belajar-mengajar.. Meningkatkan pemahaman tentang perilaku manusia

Materinya meliputi konsep dasar psikologi pendidikan, gejala-gejala kejiwaan, perbedaan individu, belajar dan pembelajaran, serta evaluasi hasil

Mata kuliah ini menyajikan konsep dasar psikologi pendidikan, tugas-tugas dan teori perkembangan, perbedaan individu, belajar dan pembelajaran, teori belajar, evaluasi hasil

Kajian ini bertujuan untuk (1) mengetahui produktivitas penulis artikel bidang ilmu psikologi menggunakan dalil Lotka, khususnya yang disajikan dalam Jurnal Psikologi dan Buletin

Mata kuliah ini diberikan agar Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep dasar Psikologi Pendidikan, meliputi pemahaman tentang siswa dan metode belajar mengajar. Pemahaman

Para akhli Psikologi dan pendidikan pada umumnya berkeyakinan bahwa dua orang anak (yang kembar sekalipun) tidak pernah memiliki respon yang sama persis terhadap situasi

Psikologi pendidikan dimaksudkan untuk memberikan pengaruh dalam kegiatan pendidikan pembelajaran dan proses belajar mengajar yang lebih efektif dengan memperhatikan

Menurut Zakiyah Daradjat (dalam buku Jalaluddin) ruang lingkup yang menjadi lapangan kajian psikologi agama mengenai: a) Bermacam-macam emosi yang menjalar di luar