• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN - 2 -

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN - 2 -"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

(1)

2

0

1

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

1. Gambaran Umum

Kecamatan Lingsar lahir tahun 1999. merupakan Kecamatan yang terbentuk dari pemekaran Kecamatan Narmada melalui Undang - undang Nomor Tahun 1999. Pemekaran Tersebut bertujuan antara lain :

a. Meningkatkan efektipitas pendayagunaan sumber daya b. Memperpendek rentang kendali pemerintah

c. Mempercepat penyebaran dan pemerataan hasil – hasil pembangunan, sehingga dapat memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan guna peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Diawal terbentuknya, Kecamatan Lingsar terdiri dari 10 Desa Induk, dan berdasarkan Keputusan Bupati Lombok Barat Nomor : 8 tahun 2011 tentang penetapan Desa Persiapan menjadi Desa di Kabupaten Lombok Barat kemudian berkembang menjadi 15 Desa, yaitu :

1. Desa Lingsar

2. Desa Batu Kumbung 3. Desa Batu Mekar 4. Desa Karang Bayan 5. Desa Giri Madia 6. Desa Gegerung 7. Desa Duman

8. Desa Peteluan Indah 9. Desa Bug – Bug 10. Desa Gegelang 11. Desa Gontoran 12. Desa Langko 13. Desa Sari Baya 14. Desa Dasan Geria 15. Desa Sigerongan

1.1. Keadaan Geografis Kecamatan Lingsar

Kecamatan Lingsar memiliki batas – batas wilayah sebagai berikut :

(3)

 Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Narmada

 Sebelah barat berbatasan dengan Kota Mataram dan Kecamatan Gunung Sari

 Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Narmada

Kecamatan Lingsar merupakan daerah pengunungan dengan curah hujan relatif banyak sehingga rata-rata 208 mm perbulan, dan di Wilayah utara merupakan wilayah pegunungan dan berbukit bukit. Luas wilayah Kecamatan Lingsar yaitu 79,75 km2 dengan mewilayahi 15 Desa, dengan 94 Dusun, serta dengan jumlah penduduk 68.790 Jiwa. (Data BPS tahun 2013).

Peta Kecamatan Lingsar

Wilayah Kecamatan Lingsar

Kecamatan Lingsar memiliki luas sekitar 79,77 km2, dengan 15 Desa yang masing – masing luas dan jarak tempuh Desa ke Ibu kota sebagai berikut :

(4)

Tabel 1 Luas Wilayah No Nama Desa Luas Wilayah/Km2

1 Lingsar 4,51 2 Batu Kumbung 28,16 3 Batu Mekar 11,92 4 Karang Bayan 5,75 5 Giri Madia 3,33 6 Gegerung 2,94 7 Duman 6,91 8 Peteluan Indah 0,62 9 Bug – bug 0,79 10 Gegelang 1,12 11 Gontoran 1,25 12 Langko 3,37 13 Saribaya 1,73 14 Dasan Geria 2,26 15 Sigerongan 4,70 Sumber : BPS tahun 2013

Tabel 2. Jarak Desa ke Kecamatan

No Nama Desa Jarak/Km

1 Lingsar 0 2 Batu Kumbung 1,5 3 Batu Mekar 0,6 4 Karang Bayan 4 5 Giri Madia 7 6 Gegerung 5 7 Duman 2,8 8 Peteluan Indah 1,7 9 Bug –bug 1,9 10 Gegelang 2,4 11 Gontoran 2,0 12 Langko 5 13 Saribaya 1,73 14 Dasan Geria 4 15 Sigerongan 2,6 Sumber : BPS tahun 2013

Kecamatan Lingsar (Data BPS Tahun 2013) dipilah menjadi pemukiman, 1.342 Ha, Tanah sawah 1.756 Ha, Tanah Tegalan/tanah kering 2. 513 Ha, dan tanah lain-lainnya 2. 464 Ha.

(5)

Struktur perekonomian di Kecamatan Lingsar masih bercorak agraris yang dibuktikan dengan penggunaan sawah secara optimal oleh masyarakat. Dengan mengetahui potensi ekonomi yang ada di wilayah Kecamatan Lingsar, maka strategi pembangunan apa yang dapat dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Sumber Daya Alam : lahan/tanah pertanian , perkebunan sangat luas, yang ditanami dengan tanaman buah – buahan seperi tanaman Manggis, Rambutan dan Mangga terdapat hampir diseluruh wilayah Desa, sedangkan untuk daerah perikanan terdapat diseluruh Desa se – Kecamatan Lingsar dan khusus untuk budi daya ikan keramba ada di Desa Lingsar, Peteluan Indah, Batu Mekar, Karang Bayan, dan Sigerongan.

Potensi Sumber Daya Manusia :

Jumlah penduduk yang cukup banyak sebanyak 68.790 jiwa (Data 2013). Letak geografis yang strategis wilayahnya terhampar pengunungan dan dilintasi jalan Nasional yang menuju ke obyek wisata yaitu Suranadi dan Narmada serta terdapat peninggalan bersejarah berupa Pura Lingsar.

Jalan lintas timur merupakan penghubung antara Kecamatan Lingsar dan Kecamatan Narmada

1.2. Kependudukan

Jumlah Penduduk Kecamatan Lingsar per Januari 2013 sebanyak 68.790 jiwa, dengan rincian 33.587 Laki – laki dan 35.203 Perempuan, dan terbagi dalam 23.086 Kepala Keluarga (KK) Dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

(6)

Tabel 3 : Jumlah Penduduk menurut Jenis Kelamin No Nama Desa Penduduk Jumlah Laki Perempuan 1 Lingsar 2191 2260 4451 2 Batu Kumbung 3512 3583 7095 3 Batu Mekar 4670 4706 9376 4 Karang Bayan 2486 2521 5007 5 Giri Madia 767 1308 2075 6 Gegerung 2420 2707 5127 7 Duman 2122 2070 4192 8 Peteluan Indah 1975 1948 3923 9 Bug –bug 1689 1797 3486 10 Gegelang 1632 1710 3342 11 Gontoran 780 795 1575 12 Langko 2826 3322 6148 13 Saribaya 1037 1087 2124 14 Dasan Geria 2374 2202 4576 15 Sigerongan 3106 3187 6293 Jumlah 33.587 35.203 68.790 Sumber : BPS tahun 2013

Diagram Jumlah Penduduk per 2013

Jumlah penduduk menurut Desa dan jenis Kelamin dalam Kecamatan Lingsar dapat diilustrasikan dalam diagram dibawah ini :

0 1000 2000 3000 4000 5000 6000 7000 8000 9000 10000 Lings ar Batu Kum bung Batu Mek ar Kara ng B ayan Giri M adia Gege rung Dum an Pete luan Inda h Bug -b ug Gege lang Gont oran Lang ko Sarib aya Dasa n Ger ia Siger onga n Laki-laki Perempuan Jumlah

Dari Diagram diatas terlihat bahwa jumlah penduduk di Kecamatan Lingsar, yang paling banyak penduduknya adalah Desa Batu Mekar dengan

(7)

jumlah Penduduk 9376 jiwa dengan jumlah Laki - laki sebanyak 4670 jiwa dan jumlah perempuan sebanyak 4706 jiwa. Sedangkan desa yang paling sedikit penduduknya dalah Desa Gontoran dengan jumlah penduduk 1.575 jiwa dengan jumlah laki laki sebanyak 780 jiwa dan jumlah penduduk perempuan sebanyak 795 jiwa.

Dari jumlah penduduk diatas dapat kita peroleh jumlah kepadatan penduduk di Kecamatan Lingsar tahun 2013 dengan perbandingan pada tabel 4. sebesar 6327 jiwa per km2. dan kepadatan masing – masing desa dalam kecamatan Lingsar sebagai berikut :

Tabel 4 : Kepadatan Penduduk

No Nama desa Jumlah Pendudu k Luas Wilayah/Km 2 Kepadatan Penduduk /Km2 1 Lingsar 4451 4,51 987 2 Batu Kumbung 7095 28,16 252 3 Batu Mekar 9376 11,92 787 4 Karang Bayan 5007 5,275 871 5 Giri Madia 2075 3,33 623 6 Gegerung 5127 2,94 1744 7 Duman 4192 6,91 607 8 Peteluan Indah 3923 0,62 6327 9 Bug –bug 3486 0,79 4413 10 Gegelang 3342 1,12 2977 11 Gontoran 1575 1,25 1260 12 Langko 6148 3,76 1635 13 Saribaya 2124 1,73 1228 14 Dasan Geria 4576 2,26 2025 15 Sigerongan 6293 4,70 1339 Sumber : BPS tahun 2012

Dari tabel diatas dapat kita lihat bahwa Desa yang terpadat penduduknya dibandingkan dengan luas wilayahnya adalah Desa Peteluan Indah dengan jumlah penduduk 6327 jiwa sedangkan luas wilayahnya 0,62 Km2 sedangkan desa yang jarang penduduknya adalah desa 252 jiwa dengan luas wilayah 28,16 Km2.

(8)

BAB II

POTENSI KECAMATAN LINGSAR

2. Pembangunan di Kecamatan Lingsar

Program Pembangunan yang dilaksanakan di Kecamatan Lingsar dibiayai dari beberapa sumber yaitu antara lain :

a. ADD b. PNPM

c. Dari sumber lainnya

Untuk tahun 2013 jumlah dana yang masuk ke Kecamatan Lingsar sebesar 18.746.200 yang bersumber dari tiga (tiga) jenis pembiayaan tersebut sesuai tabel :

Tabel 5 : Realisasi Dana ADD PNPM - MPD, PPIP, PNPM - GSC

TAHUN 2013

No Nama Desa Sumber Pembiayaan Keterangan

APBD I APBD II APBN Swadaya Jumlah

1 2 3 4 5 6 7 8 1 Sari Baya 13.000.000 414.761.686.000 1.293.686.000 - 1.721.447.000 2 Dasan Geria 5.000.000 205.380.200 810.605.500 8.591.000 1.029.576.700 3 Gontoran 184.000.000 155.488.700 677.592.400 89.133.000 1.106.214.100 4 Sigerongan 464.000.000 1.429.715.500 1.071.766.000 198.235.000 3.163.716.500 5 Gegerung 3.000.000 1.038.222.300 412.397.000 - 1.453.619.300 6 Lingsar 220.000.000 470.085.600 1.025.135.000 123.300.000 1.835.520.600 7 Duman 593.000.000 346.996.700 232.471.000 - 1.172.468.100 8 Giri Madia 253.000.000 592.279.600 38.896.000 - 884.175.600 9 Gegelang 188.000.000 416.339.500 585.212.800 137.352.000 1.326.904.300 10 Bug - Bug 728.000.000 297.447.000 233.909.000 - 1.259.356.000 11 Karang Bayan 175.000.000 210.633.900 67.377.000 - 453.010.900 12 Langko 40.000.000 329.830.000 409.485.800 30.000.000 809.315.800 13 Batu Mekar 83.164.000 314.181.100 367.130.800 12. 118.010 699.675.900 14 Peteluan Indah 28.000.000 177.763.400 751.245.900 14.000.000 971.409.300 15 Batu Kumbung 5.000.000 386.428.700 285.926.400 180.000.000 857.355.100 Total J umlah 2.982.164.000 6.785.553.200 8.262.837.000 73.129.010 18.746.756.200 Sumber : PNPM kecamatan.

Dari tabel diatas terlihat bahwa Jumlah Anggaran yang masuk untuk membangun pedesaan di Kecamatan Lingsar yang paling besar mendapat

(9)

pembiayaan adalah desa Sigerongan dengan total jumlah Rp. 3.163.716.500,- yang bersumber dari APBD I sebesar Rp. 464.000.000,- , APBD II sebesar Rp. 1.429.715.500,-, APBN sebesar Rp. 1.071.766.000,- dan Swadaya sebesar Rp. 198.235.000,- dengan kegiatan/proyek sebanyak 15 (lima belas) jenis kegiatan. Sedangkan yang paling sedikit adalah desa Karang Bayan dengan total jumlah Rp. 453.010.900,- bersumber dari APBD I sebesar Rp. 175.000.000,- APBD II sebesar Rp. 210.633.900,- dan dari APBN sebesar Rp. 67.377.000,- hal ini disebabkan karena di desa Karang Bayan mendapat pembiayan hanya 4 (empat) jenis kegiatan/proyek.

2.1. Sosial Budaya

Menghadapi era globalisasi, sumber daya manusia yang berkualitas sangat diperlukan. Selain untuk meningkatkan daya saing, sumber daya manusia yang baik dapat menunjang keberhasilan pembangunan. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah melalui pendidikan.

Pendidikan yang memadai dan tepat sasaran sejak dini akan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada. Berdasarkan data tahun 2013 mayoritas utama penduduk kecamatan Lingsar memeluk agama Islam, sisanya memeluk agama Hindu dan sebagian kecil memeluk agama katolik Protestan.

2.2. Agama

Penduduk Kecamatan Lingsar yang beragama Islam mencapai 99,6 % sedangkan 0,4 % memeluk agama Hindu. Jumlah tempat ibadah di Kecamatan Lingsar sebanyak 89 Tempat ibadah yang terdiri dari 73 Masjid dan 16 Pura yang tersebar di masing-masing Desa.

(10)

Penduduk Kecamatan Lingsar sebagian besar merupakan penduduk suku sasak, dimana bahasa sehari - hari yang digunakan umumnya bahasa sasak serta adat dalam pernikahan merupakan adat asli daerah sasak.

2.4. Potensi Desa di Kecamatan Lingsar

Penggunaan lahan diwilayah Kecamatan Lingsar (Data BPS tahun 2013) dipilah menjadi pemukiman, 1993 Ha, Tanah sawah 1.756 Ha, tanah tegalan/tanah kering 2.713 Ha, dan tanah lain lainnya 3.197 Ha.

Struktur perekonomian di Kecamatan Lingsar masih bercorak agraris yang dibuktikan dengan penggunaan lahan sawah secara optimal oleh masyarakat. Dengan mengetahui potensi ekonomi yang ada di wilayah Kecamatan Lingsar, maka strategi pembangunan apa yang dapat dilaksanakan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat penggunaan lahan pedesaan. Disamping hal tersebut, maka pencaharian yang lain ada dari industri kecil, dagang dan buruh bangunan.

a. Sumber Daya Alam : lahan/tanah pertanian, perkebunan yang sangat luas, yang ditanami dengan tanaman buah – buahan seperti tanaman Manggis, Durian, Rambutan dan Mangga terdapat hampir diseluruh Desa, sedangkan untuk daerah perikanan terdapat diseluruh desa se- Kecamatan Lingsar dan khusus untuk budi daya ikan keramba ada di Desa Lingsar, Peteluan Indah, Batu Mekar, Karang Bayan, dan Sigerongan.

b. Potensi sumber Daya Manusia : jumlah penduduk yang cukup banyak sebanyak 68.790 jiwa (Data 2013).

2.5. Pertanian

Sawah salah satu contoh pertanian yang ada di kecamatan Lingsar, petani di Wilayah ini memulai penyemaian benih pada awal musim selanjutnya penanaman pada musim penghujan datang, lahan yang digunakan oleh petani adalah daerah yang dialiri anak sungai jangkok, karena hal ini sangat cocok digunakan untuk menanam tumbuhan yang sangat memerlukan air dan

(11)

kelembaban udara ini atau sama halnya dengan petani padi lain yang ada di Indonesia. Biasanya rata –tara petani panen pada bulan Juli - Agustus jika keadaan musim normal, dan biasanya petani mengolah hasil panennya sendiri dikarenakan petani ini perorangan bukan kelompok (kelompok tani) tetapi ada juga sebagian yang bekelompok seperti kelompok tani.

Disamping itu petani di kecamatan Lingsar juga mempunyai kendala yang sangat perlu perhatian oleh pemerintah melalui PPL, karena masih banyak lahan tidur yang masih belum dimamfaatkan oleh petani disebabkan kurangnya modal dalam mengolah lahan yang ada, lahan yang subur ini sangat besar dampaknya bila dikelolah dengan baik dikarenakan dapat membantu perekonomian masyarakat. Masyarakat khususnya para petani sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah baik itu dalam bentuk dana maupun pengetahuan dalam hal ini wawasan dalam pengolahan lahan pertanian sehingga mencapai hasil yang lebih baik.

Hasil Panen Petani Rakyat

2.6. Perkebunan

Perkebunan yang ada di Kecamatan Lingsar seperti Manggis, Durian dan Rambutan, tetapi mayoritas masyarakat banyak memamfaatkan lahan mereka dengan menanam buah buahan tersebut diatas. Manggis adalah salah satu tanaman yang sangat digandrungi oleh petani karena hal yang sangat menguntungkan disamping itu pula usia tanaman ini mencapai 7 tahun sudah menghasilkan buah, sedangkan hasil panen disamping untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal juga dapat dikirim keluar daerah.

(12)

Sama dengan pertanian, perkebunan juga memiliki kendala dari segi pemahaman berkebun dalam hal ini petani sangat mengharapkan adanya pelatihan - pelatihan yang dapat menambah wawasan mereka serta bantuan untuk mengolah lahan - lahan yang masih kosong dan belum dimanfaatkan secara optimal oleh petani.

Kebun Manggis, Durian dan Rambutan di Desa Lingsar

Pembibitan Manggis di Desa Batu Kumbung

Pembibitan Manggis, dan Rambutan di Desa Batu Kumbung

2.7. Peternakan dan perikanan

Peternakan memang banyak di setiap daerah begitu juga peternakan yang ada di Kecamatan Lingsar, salah satu contoh adalah Desa Peteluan

(13)

Indah dan Desa Lingsar yang mayoritas masyarakat berprofesi sebagai peternak baik itu sapi maupun ayam potong. Selain di Desa Peteluan Indah, Desa –desa lain seperi Desa Batu Mekar, Sigerongan, dan Karang Bayan juga termasuk daerah Perikanan, perikanan yang ada memanfaatkan kolam atau keramba didesa tersebut.

Peternakan di Desa Lingsar

Pembibitan Ikan di Desa Batu Kumbung

(14)

2.8. Pertambangan /Galian C

Kecamatan Lingsar dialiri sungai jangkuk yang membatasi dan membelah antara desa dan desa lain yang ada di Kecamatan ini, otomatis dari segi pemanfaatan sangat banyak dalam hal ini pertambangan pasir adalah salah satu usaha warga setempat, dengan demikian pekerjaan ini dapat menyerap tenaga kerja sehingga dapat membantu roda perekonomian masyarakat. Pertambangan pasir ini selain banyak yang mempekerjakan buruh harian dan ada juga yang menggunakan Souple (alat pengeruk) tetapi hal ini sedikit tidak dapat membantu dikarenakan pertambangan tersebut tidak mempekerjakan buruh.

Galian C di Desa Batu Mekar

2.9. Perdagangan

Perdagangan juga sering disebut jual beli adalah salah satu proses transaksi yang telah disetujui oleh semua pihak dengan satu ketentuan. Perdagangan di kecamatan Lingsar berkembang cukup pesat dimana terdapat pasar yang berada di Desa Batu Mekar dengan ini kegiatan transaksi terjadi dengan seketika dipasar tersebut. Pasar Kecamatan Lingsar telah berdiri sejak Kecamatan ini masih berada dalam wilayah Narmada otomatis pasar ini sudah berkembang dengan seiringnya perubahan Kecamatan. Terlihat jelas Kecamatan ini adanya proses jual beli yang dilakukan setiap hari.

(15)

Pasar Endut sangat bermanfaat diantara mekarnya suatu daerah dengan adanya suatu aktivitas perekonomian, mekarnya daerah tersebut dapat dilihat dengan banyak pertokoan dan kios – kios namun belum didukung oleh terminal angkot yang sangat menunjang kemajuan pasar.

Pasar Desa Endut

2.10. Pariwisata

Kawasan wisata yang berupaya dikembangkan diantaranya taman sejarah Narmada dan Pure Lingsar, pada momen tertentu khususnya diloklasi pure Lingsar akan terdapat ribuan pengunjung yang datang dan memadati yaitu pada waktu Puja Wali yang jatuh pada bulan Desember setiap tahun. Pada perayaan Puja Wali ini yang sangat terkenal dengan acara Perang

Topat, dan ini tentu saja merupakan bagian pengembangan pariwisata

budaya yang digalakan Kecamatan Lingsar.

Areal Pariwisata Pura Lingsar

(16)

Telaga Beleq

(17)

BAB III

PENYELENGGARAAN PELAYANAN

KECAMATAN LINGSAR

1. Pemerintah Kecamatan Lingsar

Kecamatan Lingsar terdiri dari beberapa unsur Pemerintahan antara lain Kantor Camat Lingsar, UPTD, Diknas, Puskesmas, UPTB, KB,UPTD. Pertanian, Perikanan dan Peternakan, Koramil dan Kapolsek . Pemerintahan Kecamatan Lingsar berpusat di Desa Lingsar. Kecamatan Lingsar berdiri pada tahun 1999 adapun nama - nama Camat yang pernah menjabat dapat kita lihat dari tabel berikut ini :

Tabel 6. Nama - nama Camat yang pernah /sedang menjabat

No Nama Masa Bhakti

1 H. Sahlir 1999-2001

2 H. Masrun Arifin 2001-2004

3 Drs. H. Muridun 2004-2006

4 Mahnan, S.SPT 2006-2008

5 Drs. Ahmada Siladandi 2008-2009 6 Lalu Marta Jaya, S. Pi,MM 2009-2010 7 H. Agus Sukma Aryana,

S.sos

2010-2012

8 Suparlan,S.Sos 2012- sekarang

Kantor Camat Lingsar beralamat di Jalan Gora 01 Desa Lingsar, Jumlah pegawai di Kantor Camat ada 49 orang, dengan pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 47 orang dan sisanya Tenaga Kontrak 2 orang atau honorer. Adapun Struktur Kepegawaian pada Kantor Camat Lingsar sebagai berikut :

(18)

1.1. Struktur Organisasi

Kecamatan merupakan wilayah kerja Camat sebangai perangkat daerah Kabupaten dan berkedudukan di bawah serta bertanggung jawab kepada Bupati melaui sekretaris Daerah.

1.2. Tugas Pokok

Melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menagani sebagian urusan otonomi daerah.

1.3. Fungsi

Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut Camat mempunyai fungsi : a. Melaksanakan kewenangan pemerintah yang dilimpahkan oleh Bupati

untuk menangani sebagaian urusan otonomi daerah yang meliputi aspek perijinan, rekomendasi, koordinasi, pembinaan, pengawasan, fasilitasi, penetapan penyelenggaraan dan kewenangan lain yang dilimpahkan. b. Mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat

CAMAT

SUPARLAN, S.Sos KASI PMD BAHARUDIN KASI KESOS ROHANA KASI PELUM GD. ARSANA KASI TRANTIB SYAIAN KASI PEMERINHAN MUSANIP

SEKCAM

MUNAHAR, SIP KASUB KEUANGAN B. SUJIARTI KASUB PROGRAM WAYAN ARSA KASUB BAGMUM & KEPEG. KANDUNG KLP. JABATAN FUNGSIONAL

(19)

c. Mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum

d. Mengkoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang - undangan

e. Mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum f. Mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahn di Tingkat

Kecamatan

g. Membina penyelenggaraan pemerintah desa dan atau kelurahan

h. Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa dan atau kelurahan

Adapun susunan organisasi Kecamatan Lingsar sesuai dengan peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2011 seperti berikut ini :

1. Camat

2. Sekretariat Kecamatan terdiri dari 3. Sub Bagian Program

4. Sub Bagian Keuangan

5. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian 6. Kepala Seksi Pemerintahan

7. Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban 8. Kepal Seksi Pemberdayaan masyarakat Desa 9. Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial

10. Kepala Seksi Pelayanan Umum

1.4. SUSUNAN KEPEGAWAIAN

A. Sekretaris Camat :

Sekretaris Camat mempunyai tugas pokok melakukan pembinaan administrasi dan memberi pelayanan tekhnis administrasi kepada seluruh satuan organisasi Kecamatan. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut Sekretaris Camat mempunyai tugas sebagai berikut :

(20)

 Menyusun rencana, pengendalian dan mengevaluasi pelaksanaan pembinaan administrasi serta memberikan pelayanan tekhnis administrasi kepada seluruh satuan organisasi pemerintahan Kecamatan.

 Melaksanakan urusan administrasi Keuangan

 Melaksanakan urusan tata usaha, administrasi Kepegawaian, perlengkapan dan rumah tangga.

B. Seksi Pemerintahan

Seksi Pemerintahan mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di Tingkat Kecamatan, membina penyelenggaraan pemerintahan Desa dan Kelurahan. Untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut, Seksi Pemerintahan mempunyai fungsi sebagai berikut :

 Melakukan Koordionasi dengan satuan kerja perangkat Daeran dan instansi pertikal dibidang penyelenggaraan di bidang Pemerintahan

 Melakukan koordinasi dan singkronisasi perencanaan dengan satuan kerja perangkat daerah dan instansi pertikal dibidang penyelenggaraan pemerintahan.

 Melakukan evaluasi dan melaporkan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat Kecamatan kepada Bupati

 Melakukan pembinaan dan pengawasan tertib administrasi pemerintahan Desa dan atau Kelurahan

 Memberikan bimbingan superpisi, fasilitasi dan konsultasi pelaksanaan adminstrasi Desa dan atau Kelurahan

 Melakukan pembinaan dan pemantauan terhadap Kepala Desa dan atau Kelurahan

 Melakukan evaluasi penyelenggaraan dan atau kelurahan ditingkat Kecamatan

 Melaporkan pelaksanaan pembinaan dan pemantauan penyelenggaraan pemerintahan Desa dan atau kelurahan ditingkat Kecamatan kepada Camat

 Menyusun program kerja dan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan umum dan Desa atau kelurahan serta administrasi pertanahan

(21)

 Mempasilitasi kegiatan penyelenggaraan pemerintahan di Desa dan atau Kelurahan.

Pelantikan Kepala Desa di Kecamatan Lingsar

C. Seksi Ketentraman dan Ketertiban

Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum adalah unsur pelaksanaan pemerintahan kecamatan dibidang penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban umum yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Camat Seksi Ketentraman dan Ketertiban umum mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan penyelenggaraan Ketentraman kan ketertiban umum. Untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut, Seksi Trantib mempunyai fungsi sebagai berikut :

 Melakukan koordinasi dengan kepolisian Negara Repoblik Indonesia dan atau tentara Nasional Indonesia mengenai program dan kegaiatan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum di wilayah Kecamatan;

 Melakukan koordinasi dengan pemuka agama yang berada di wilayah kerja Kecamatan untuk mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum masyarakat di wilayah Kecamatan

 Melaporkan pelaksanaan pembinaan ketentaram dan ketertiban kepada Camat

(22)

D. SEKSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA

Seksi pemberdayaan desa / kelurahan adalah unsur pelaksana pemerintah Kecamatan di bidang penyelenggaraan masyarakat desa atau kelurahan yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Camat.

Seksi pemberdayaan masyarakat desa/ kelurahan mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut seksi pemberdayaan masyarakat desa atau kelurahan mempunyai fungsi sebagai berikut:

 Mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut serta dalam perencanaan pembangunan lingkup kecamatan dalam permusyawarah perencanaan pembangunan di desa atau kelurahan dan kecamatan.

 Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap keseluruhan unit kerja baik pemerintah maupun swasta yang mempunyai program kerja dan kegiatan pemberdayaan masyarakat diwilayah kerja Kecamatan.

 Melakukan Evaluasi terhadap berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah kecamatan baik dilakukan oleh unit kerja pemerintah maupun swasta.

 Melakukan tugas - tugas lain di bidang pemberdayaan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

 Melaporkan pelaksanaan tugas pemberdayaan masyarakat di wilayah kecamatan kepada Camat dengan tembusan kepada satuan keja perangkat daerah yang membidangi urusan pemberdayaan masyarakat

E. SEKSI KESEJAHTERAAN SOSIAL

Seksi Kesejahtran sosial adalah unsur pelaksana pemerintah kecamatan di bidang penyelenggaraan sosial yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Camat

Seksi Kesejahtraan sosial mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, tenaga kerja dan transmigrasi, pemberdayaan perempuan keluarga berencana dan agama di tingkat Kecamatan. Untuk menyelengarakan tugas pokok tersebut, seksi kesejahteraan sosial mempunyai fungsi sebagai berikut :

(23)

 Melakukan pengupulan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan di bidang agama, termasuk urusan haji serta pendidikan serta pendidikan dan kesehatan di kecamatan.

 Melakukan pengumpulan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk tehnis pembinaan dibidang sisial, tenaga kerja dan transmigrasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kecamatan.

 Melakukan pengumpulan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan di bidang pemberdayaan perempuan dan keluarda berencana di kecamatan.

 Melaporkan pelaksanaan kegiatan kesejhatraan sosial diwilayah Kecamatan kepada Camat.

F. SEKSI PELAYANAN UMUM

Seksi Pelayanan Umum adalah unsur pelaksana pemerintah kecamatan di bidang penyelenggaraan pelayanan umum yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Camat.

Seksi pelayanan umum mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan pemeliharaan perasarana dan pasilitas pelayanan umum dan melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan atau yang belum dapat dilaksanakan pemeritah desa atau kelurahan. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, seksi pelayanan umum mempunyai fungsi sebagai berikut :

 Melakukan Koordiansi dengan satuan kerja perangkat daerah atau instansi vertikal yang tugas dan fungsi di bidang peleliharaan perasarana dan pasilitas pelayanan umum.

 Melakukan koordiansi dengan pihak swasta dalam pelaksanaan pemeliharaan prasarana dan pasilitas pelayanan umum

 Melaporkan pelaksanaan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum di wilayah kecamatan kepada Bupati.

 Melakukan perencanaan kegiatan pelayanan kepada masyarakat di kecamatan.

(24)

 Melakukan percepatan pencapaian standar pelayanan minimal di kecamatan

 Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat di kecamatan.

 Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kecamatan.

 Melaporkan pelaksanaan kegiatan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kecamatan kepada camat

G. SEKERTARIAT TERDIRI DARI a. Sub bagian Program b. Sub Bagian Keuangan

c. Sub bagian Umum Kepegawaian

Sub-Bagian sub bagian tersebut berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada sekertaris. Tugas pokok dari masing-masing sub bagian tersebut adalah sebagai berikut;

 Sub bagian program mempunyai tugas pokok melakukan penyusunan rencan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaannya serta menyusun laporan.

 Sub bagian Keuangan mempunyai tugas pokok melakukan penyusunan angaran serta penata usahaan dan menyusun pertanggung jawab keuangan.

 Sub bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas pokok melakukan urusan persuratan, kearsipan, kepegawaian, perlengkapan dan rumah tangga.

VISI

Visi kecamatan Lingsar adalah

Terwujudnya

Pelayanan Prima

kepada

Masyarakat

dalam

Rangka

Efektivitas

organisasi

Kecamatan

(25)

MISI

Untuk mewujudkan visi tersebut di rumuskan misi Kecamatan Lingsar sebagai berikut :

1. Melakukan pelayanan umum kepada masyarakat 2. Melaksanakan tugas – tugas dibidang pemerintahan

3. Melaksanakan tugas – tugas dibidang pemberdayaan, pembanguann dan kemasyarakatan

4. Melakukan tugas – tugas dibidang ketentraman dan Ketertiban masyarakat 5. Melaksanakan tugas – tugas dibidang Kesejahteraan sosial.

Tujuan

Tujuan dari pada Misi tersebut diatas adalah ;

Misi 1. Melaksanakan pelayanan umum kepada masyarakat, Tujuan 1. Mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat Misi 2. Melaksanakan tugas – tugas dibidang pemerintahan,

Tujuan 2. Mewujudkan dan mengembangkan sistem administrasi pemerintahan yang efektif, efisien, adil, transparan dan bertanggung jawab, Misi 3. Melaksanakan tugas dibidang pemberdayaan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Tujuan 3. Mewujudkan masyarakat yang berdaya guna dan peningkatan kwalitas sumber daya manusia untuk melaksanakan pemberdayaan dan pembangunan yang berkelanjutan

Misi 4. melaksanakan tugas - tugas dibidang ketentraman dan ketertiban masyarakat

Tujuan 4. mewujudkan masyarakat yang tertib dan tentram diwilayah Kecamatan

Misi 5. Melaksanakan tugas - tugas dibidang kedejahteraan sosial Tujuan 5. Mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat.

(26)

Strategi

Strategi adalah cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan dan sasaran . Strategi Kantor Camat Lingsar merupakan rencana yang menyeluruh dan terpadu mengenai upaya – upaya organisasi yang meliputi penetapan kebijakan, program operasional dan kegiatan dan memperhatikan sumber daya yang dimiliki serta lingkungan yang dihadapi. Strategi ini bermaksud untuk memberi arah, dorongan dan kesatuan pandang dan melaksanakan tujuan organisasi.

Kebijakan

Kebijakan adalah pedoman atau ketentuan ketentuan tertentu yang telah ditetapkan oleh yang berwenang untuk dijadikan pedoman, pegangan atau petunjuk dalam pengembangan atau pelaksanaan program/kegiatan guna untuk tercapainya kelancaran dan keterpaduan dalam perwujudan sasaran, tujuan, misi dan visi instansi pemerintah. Kebijakan Kantor Camat Lingsar terdiri dari kebijakan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pimpinan instansi /SKPD dalam hal ini adalah Camat. Jadi kebijakan yang telah ditetapkan tersebut mencakup lebih dari satu sasaran kegiatan yang mendasar pelaksanaan tujuan dan sasaran.

 Mengoptimalkan kemampuan aparat dalam pembuatan KK dan KTP

 Optimalisasi pembinaan administrasi pemerintahan Kecamatan dan Desa

 Mengikutsertakan dalam pendidikan dan pelatihan dan mendorong timbulnya swadaya masyarakat dalam pembangunan

 Mendorong terbentuknya sistem keamanan banjar dan desa

(27)

BAB IV

PELAKSANAAN

PROGRAM DAN KEGIATAN

4.1 PELAKSANAAN MASING – MASING SEKSI

Pelayanan SKPD Kantor Camat Lingsar dalam mengimplementasi program kerja sebagaimana tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang dianggarkan melalui APBD II selama 1 (satu) tahun, berdasarkan DPA - SKPD tahun anggaran 2013, dan ditegaskan melalui kebijakan keuangan berdasarkan Penetapan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat , antara lain ditinjau dari kebijakkan keuangan berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Lombok Barat tahun anggaran 2013 disahkan melalui Perda Tahun 2013, sedangkan APBD Perubahan disahkan melalui Perda Tahun 2013.

Menyikapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan program dan kegiatan berdasarkan masing-masing bidang bila dikaitkan dengan kebijakan keuangan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat serta dengan adanya perubahan APBD tahun 2013 tersebut diatas, ada beberapa permasalahan yang menjadi kendala dan hambatan yang dihadapi SKPD Kantor Camat Lingsar. antara lain : a. Ketersediaan dana yang ada menjadi faktor pembatas dalam mewujudkan

kinerja dan kegiatan yang dilaksanakan.

b. Dalam menunjang efektivitas kerja berdasarkan program dan kegiatan bidang dapat diamati bahwa efektivitas kerja aparatur yang masih belum berjalan dengan optimal.

. c. Dalam menunjang penatakelolaan dan tertib administrasi sesuai dengan mekanisme dan kompetensi dalam memperoleh suatu laporan dari masing-masing unit kerja/instansi, dinas nivo dan pemerintahan desa se Kecamatan Lingsar, belum berjalan dengan optimal.

(28)

Dalam menyikapi permasalahan yang terjadi sebagaimana tersebut diatas, adapun strategi yang ditempuh oleh SKPD Kantor Camat Lingsar dalam mengarahkan, memberikan solusi dan mencari pemecahannya antara lain :

a. melalui upaya penghematan belanja dengan menempuh :

a.1. Langkah-langkah antisipasi sepanjang tidak adanya kegiatan yang bersifat tehnis atau diluar perkiraan program yang ditetapkan

a.2. Menunjang seefesien mungkin setiap kegiatan yang ditetapkan dengan batasan anggaran yang tersedia.

b. Mengoptimalkan hasil kerja yang ada dan lebih baik lagi. .

c. Dalam kaitanya dengan penatakelolaan administrasi, pimpinan secara timbal balik melakukan koordinasi yang mengarah pada sinkronisasi laporan yang disampaikan,

d. Diharapkan agar dipenuhi dan dianggarkannya kebutuhan baik sarana dan prasarana penunjang kegiatan sebagai upaya untuk oprasionalisasi dan memperoleh hasil pekerjaan yang lebih baik.

4.2 REALISASI PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN

Terkait dengan Realisasi pelaksanaan Program dan Kegiatan Rutin pada Kantor Camat Lingsar Kabupaten Lombok Barat, sebagai berikut:

NO PROGRAM KEGIATAN REALISASI HASIL PROGRAM KEGIATAN

REALISASI FISIK (%)

I Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Tersedia /Terpenuhi/terselenggaranya

89

1 Jasa Komunikasi , Air dan Listrik Belanja Telpon

Belanja Listrtik Belanja Air

58 2 Jasa Pemel . Dan Perijinan Randis /

Oprasional

Belanja Jasa Service+Sparepart Belanja Penggantian Suku Cadang Belanja STNK

94

3 Jasa Adm. Keuangan Honorarium PPK 100

4 Jasa Kebersihan Kantor , Sopir dan Tukang Kebun

Belanja Prltn Kebershn + bhn pembersih

100

5 Penyediaan ATK Belanja ATK

Belanja Prangko dan Benda Pos Lainnya Belanja Tinta Komptr,Fledis dll

100

6 Barang Cetak dan Penggadaan Belenja Cetak dan Penggandaan 100

7 Komponen Instalasi Listrik / Per. Bgnan Ktr. Belanja Alt Listrik dan Elektronik

Belanja Js Pemeliharaan 100

8 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

Belanja Mdl Pengadaan Korsi

Belanja Mdl Pengadaan Sound System -

9 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan

Belanja Surat Kabar/Majalah

(29)

10 Rapat - rapat Koordinasi dan Konsultasi . Belanja Makan dan Minum Rapat Belanja Makan dan Minum Tamu Belanja Perjalanan Dinas Dalam Daerah Belanja Perjalanan Dinas Luar Daerah

100

II Program Peningkatan Sarana dan

Prasarana Apratur . Tersedia /Terpenuhi/terselenggaranya 99,67

1 Pengadaan motor Roda tiga (Tosa) Belanja Modal pengadaan roda tiga dan

kontainer 99

2 Pengadaan Komputer Belanja Mdl Pengdaan Komputer dan

Printer 100

3 Pemeliharaan Rutin / berkala Gedung Kantor

Belanja Bhn Baku Bangunan

Belanja Jasa Pemeliharaan 100

4 Pemelioharaan rutin / berkala randis / oprasional

Belanja Bahan Bakar Miyak dan Pelumas

100 5 Pemelioharaan rutin / berkala peralatan

Gedung Kantor

Belanja Jasa Pemeliharaan

100 6 Pemeliharaan rutin / berkala Meubeler Belanja Pemeliharaan Mebeleur

100

7 Pengadaan Mesin potong rumput Belanja modal mesin potong rumput 100

8 Pengadaan tangga Alumunium Belanja Modal tangga alumunium 100

9 Pengadaan Kursi kerja Belanja Modal Kursi Kerja 100

10 Pengadaan Wireless Belanja modal Wireless 100

III Program Peningkatan Pengembangan Sistem

Tersedia /Terpenuhi/terselenggaranya 100 Pelaporan Capaian Kenerja dan

Keuangan .

1 Penyusuanan Laporan Capaian Kenerja

dan Ikhtisar realisasi Kenerja SKPD

Honorium Panitia Pelaksn Kegiatan 100

2 Penyusuan Laporan Keuangan Akhir Tahun

dan Tahun

Honorium Panitia Pelaksana Kegiatan Belanja Alat Tulis Kantor

Belanja Penggandaan Belanja Penjilidan

100

IV Program Perencanaan Kecamatan Tersedia /Terpenuhi/terselenggaranya 100 1 Penyelenggaraan Musrenbang

Kecamatan

Belanja Alat Tulis Kantor Belanja Penggandaan Belanja Penjilidan

Belanja Makanan dan Minuman Rapat

Uang saku Uang Transport

(30)

Ditinjau dari konteks PP 24 Tahun 2005 terkait penyajian laporan keuangan sesuai SAP, target dan realisasi keuangan Kantor Camat Lingsar Kabupaten Lombok Barat Tahun Anggaran 2013 dapat diuraikan secara singkat sebagai berikut :

No Program/kegiatan Anggaran Tahun

2011 Realisasi Anggaran % dari Anggaran 1 2 3 4 5 TOTAL BELANJA 2.544.444.724,39 2.536.092.687,00 99.67

TOTAL BELANJA TIDAK LANGSUNG 2.068.324.724,39 2.088.609.102,00 100.98 I BELANJA PEGAWAI 2.068.324.724,39 2.088.609.102,00 100.98 Gaji dan Tunjangan 1.785.458.324,39 1.805.789.102,00 101,14 Gaji Pokok PNS/Uang Representasi 1.339.553.046,78 1.356.420.200,00 101,26 Tunjangan Keluarga 149.428.769,75 150.445.190,00 100,07

Tunjangan Jabatan 84.996.600,00 84.000.000,00 98

Tunjangan Fungsional Umum 75.979.800,00 77.950.000,00 100,10

Tunjangan Beras 119.936.700 121.299.500,00 100,02

Pembulatan Gaji 23.695,62 24.638,00 100,10

Tambahan Penghasilan PNS 282.866.400,00 282.820.000,00 100,05

TOTAL BELANJA LANGSUNG 476.120.000,00 447.483.585,00 93,99

I Program Pelayanan Adm. Perkantoran 255.434.100,00 226.997.685,00 89

1 Jasa Komunikasi , Air dan Listrik 13.180.000,00 7.659.585,00 58

2 Jasa Pemel . Dan Perijinan Randis / Oprasional

18.850.000,00 17.750.000,00 94

3 Jasa Adm. Keuangan 21.450.000,00 21.450.000,00 100

4 Jasa Kebersihan Kantor , Sopir dan Tukang Kebun

2.909.500,00 2.909.500,00 100

5 Penyediaan ATK 13.971.850,00 13.971.850,00 100

6 Barang Cetak dan Penggadaan 7690.000,00 7.690.000,00 100

7 Komponen Instalasi Listrik / Per. Bgnan Ktr.

4.817.000,00 4.817.000,00 100

8 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

(31)

9 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan per U U

4.800.000,00 4.800.000,00 100

10 Rapat - rapat Koordinasi dan Konsultasi . 109.500.700,00 105.835.550,00 100

11 Jasa Tenaga Kerja Administrasi/Teknis Perkantoran

46.200.000,00 28.050.000,00 60,71

II Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Apratur .

217.102.900,00 216.387.900,00 99,67

1 Belanja Modal Pengadaan Motor roda 3 (Tosa)

28.000.000,00 27.950.000,00 99,82

2 Belanja Modal Pengadaan Kontainer 40.000.000,00 39.850.000,00

3 Honorarium Tim Pengadaan Barang /Jasa 300.000,00 300.000,00 100

4 Honorarium Tim Pemeriksa/Penerima Brg 325.000,00 325.000,00 100

5 Belanja Alat Tulis 375.000,00 375.000,00 100

6 Belanja Peralatan Kebersihan 6.912.000,00 6.912.000,00 100

7 Pemeliharaan rutin / berkala randis / oprasional

117.160.000,00 117.160.000,00 100

8 9

Pengadaan Mesin Potong Rumput Pemeliharaan rutin / berkala peralatan Gedung Kantor (Pemlh. Komputer)

3.050.000,00 3.000.000,00 3.050.000,00 3.000.000,00 100 100

10 Pengadaan Tangga Alimunium 650.000,00 650.000,00 100

11 Pengadaan Kursi Kerja Eselon III/IV 515.000,00 515.000,00 100

12 Pengadaan Komputer / PC 4.500.000,00 4.500.000,00 100

13 Pengadaan Wireless 3.350.000,00 3.350.000,00 100

14 Pemeliharaan rutin Gedung Kantor 7.965.900,00 7.965.900,00 100

15 Pemeliharaan rutin / berkala Meubeler 1.000.000,00 1.000.000,00 100

III Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja

5.647.000,00 5.647.000,00 100

dan Keuangan

1 Penyusuanan Laporan Capaian Kenerja dan Ikhtisar realisasi Kenerja SKPD

4.000.000,00 4.000.000,00 100

2 Penyusuan Laporan Keuangan Akhir Tahun dan tahunan

1.647.000,00 1.647.000,00 100

IV Program Perencanaan Kecamatan 9.000.000,00 9.000.000,00 100

1 Penyelenggaraan Musrenbang

Kecamatan

(32)

4.3 CAPAIAN INDIKATOR KUNCI SUKSES BERDASARKAN INDIKATOR PENCAPAIAN TARGET KINERJA KEUANGAN TAHUN ANGGARAN 2013

Indikator pencapaian target kinerja keuangan tercermin pada penyerapan anggaran Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung dalam konteks

penganggaran berdasar Permendagri Nomor: 13 tahun 2006 pada

masing-masing program yang menjadi tugas pokok dan fungsi Kantor Camat Lingsar.

1) Non Program

Belanja tidak langsung yaitu belanja pegawai dengan anggaran setelah

perubahan sebesar Rp. 2.155.179.724,39 dan terealisasi sebesar

Rp. 2.166.664.102,00 (100,53 %), terdapat kekurangan anggaran sebesar Rp. 11.484.377,61 untuk menutupi kekurangan ini dibebankan pada anggaran belanja pegawai Setda kabupaten Lombok Barat.

2) Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Tujuan program ini untuk menunjang kelancaran tugas-tugas kedinasan Untuk mencapai tujuan tersebut didukung dengan 14 kegiatan dengan anggaran

setelah perubahan sebesar Rp. 255.434100,00 terealisasi sebesar Rp. 226.997.685,00 atau 89 %

3) Program peningkatan sarana dana prasarana aparatur

Tujuan program ini untuk menunjang operasinalisasi kerja dalam mencapai tujuan berdasarkan program dan 7 kegiatan yang ditetapkan dengan anggaran

setelah perubahan sebesar Rp 217.102900,00 terealisasi sebesar Rp 216.387.900,00 atau 99,67 %.

4) Program Peningkatan Pengembangan sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan

Tujuan program ini untuk menunjang operasional kerja dalam mencapai tujuan dan menyusun laporan keuangan SKPD dengan anggaran setelah perubahan sebesar Rp. 5.647.000,00 terealisaasi sebesar Rp. 5.647.000,00 atau sebesar 100%.

(33)

5) Program Musrembang tingkat desa dan kecamatan

Tujuan diselenggarakannya Musrembang tahun 2013 tingkat Desa dan kecamatan :

untuk mewujudkan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi kerja lembaga dan RKPD dalam mengupayakan pencapaian sasaran prioritas pembangunan tahun 2013 berpatokan pada adanya salah satu ketentuan antara lain menyempurnakan rancangan awal RKP tahun 2013 dengan mengacu pada RPJM 2009-2014.

Anggaran yang tersedia untuk kegiatan ini adalah sebesar Rp. 9.000.000,00 terealisasi sebesar Rp. 9.000.000,00 atau 100 %.

TP PKK Kecamatan Lingsar

Gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai salah satu wahana untuk mengerakkan peran serta masyarakat semakin hari semakin nyata perannya dalam pembangunan. Kenyataan yang harus dihadapi dalam pembangunan yang semakin berkembang, menurut peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan anggaran masih terbatas.

Pengingkatan peranan gerakan PKK harus selaras dan sesuai dengan perkembangan keadaan dan tuntutan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat, sejalan dengan pelaksanaan berbagai program pembangunan masyarakat , dan sesuai dengan 10 program – program pokok PKK.

10 Program Pokok PKK, yaitu :

1. Penghayatan dan pengamalan pancasila 2. Gotong royong

3. Pangan 4. Sandang

5. Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga 6 Pendidikan dan Keterampilan

7. Kesehatan

8. Pengembangan Kehidupan Berkoperasi 9. Kelestariang Lingkungan Hidup

(34)

Tim penggerak PKK Lingsar memiliki susunan kepengurusan yang diketua oleh Ibu Riadah, dengan Camat Suparlan, S.sos sebagai dewan penyantun TP PKK Kecamatan Lingsar . Ketua TP PKK Kecamatan Lingsar membawahi 4 (empat) pokja yang bertugas mendukung dan menunjang kelancaran pelaksanaan 10 program pokok PKK. Adapun struktur Tim penggerak PKK Kecamatan Lingsar sebagai berikut ;

Struktur Pengurus

Tim Penggerak PKK Kecamatan Lingsar

Laporan Kegiatan Seksi Kesejahteraan Sosial

Lapoaran Kegiatan Seksi Kesejahteraan Sosial tahun 2013 sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi yaitu membantu Camat Mendata, Memfasilitasi, Membina dan berkoordinasi dengan SKPD terkait dalam bidang :

 Agama BENDAHARA PARA WAKIL BENDAHARA SEKRETARIS PARA WAKIL SEKERTARIS DEWAN PENYANTUN KETUA

PARA WAKIL KETUA

POKJA III KETUA WAKIL KETUA SEKRETARIS ANGGOTA POKJA I KETUA WAKIL KETUA SEKRETARIS ANGGOTA POKJA II KETUA WAKIL KETUA SEKRETARIS ANGGOTA POKJA IV KETUA WAKIL KETUA SEKRETARIS ANGGOTA

(35)

 Pendidikan

 Kesehatan

 Kesejahteraan Sosial

 Tenaga Kerja dan Transmigrai

Pelaksanaan Kegiatannya adalah sebagai berikut :

1. Agama

 Mempasilitasi pengurus masjid untuk memperoleh bantuan pembangunan dari dan bantuan sosial Kabupaten Lombok barat.

 Mendampingi marbot Masjid untuk memperoleh bantuan dari Bantuan Sosial Prop NTB 85 Orang

 Mendampingi anak yatim memerima bantuan dari dana Bantuan sosial Prop NTB 170 Orang bantuan dari Badan Amal dan zakat Nasional Kabupaten Lombok Barat Menyalurkan bantuan dengan rincian sebagai berikut :

- Masjid = 6 Buah - Pakir Miskin 90 Orang - Yatim Piatu 150 Orang

2. Pendidikan

- Kordinasi dan Evaluasi kegiatan UKS di masing-masing Sekolah : o SD / MI : 41(10 belum memiliki pasilitas UKS)

o SLTP / MTs : 9 o SMU / SMK ./ MA : 6

- Pendampingan dalam melaksanakan imunisasi pada 10 SD atau MI

3. Kesehatan

Berkoordinasi dengan puskesmas dalam menguatkan kembali kelembagaan pokjanal posyandu untuk lebih aktip dalam kegiatan posyandu.

- Evaluasi kegiatan Desa siaga dan pemberdayaan masyarakat desa untuk mandiri dalam mengatasi permasalaah ibu hamil dan melahirkan/bersalin melalui kesehatan

- Koordinasi dengan PKK dan puskesmas dalam mensosialisaikan PHBS terutama penggunaan jamban keluarga.

(36)

4. Kesehejatraan Sosial

- Koordinasi dan pasilitasi data miskin melalui : a. RTS –PM banyak 77770 KK

b. Pemegang kartu KPS sebanyak 6743 KK c. Penerimaan BLSM sebanyak 6743 d. Penggunaan SKTM :

o Penggobatan : 295 o Pendidikan : 871

o Pembuatan Akta Kelahiran 148 o Isbat Nikah 93

e. Pemegang kartu PKH sebanyak 726 KK 5. Tenaga Kerja dan Transimigrasi

 Kordinasi dan pendataan tenaga kerja : Jumlah TKI sebanyak 241 Orang

Pelantikan Pengrus PKK Kecamatan

(37)

Paduan Suara Tim PKK Kecamatan

KEGIATAN TIM PENGGERAK PKK KEC. LINGSAR DAN PKK DESA MENYAMBUT HUT LOBAR TAHUN 2013

(38)

PROFIL PEGAWAI KANTOR CAMAT LINGSAR

Nama : S U P A R L A N, S.Sos Tempat Tgl Lahir : Kekeri, 31 Desember 1971 N I P. : 19711231 199203 1 044

Jabatan : Camat (Periode 2011 – Sekarang)

Nama : M U N A H A R, SIP. Tempat Tgl Lahir : Lingsar, 31 Desember 1963 N I P. : 19631231 198602 1 096

Jabatan : Sekcam Camat (Periode 2011–sekarang)

Nama : B A H A R U D I N

Tempat Tgl Lahir : Ampenan, 31 Desember 1961 N I P. : 19611231 198203 1 279

Jabatan : Kepala Seksi Pemberdaya Masyarakat Desa

Nama : Dra. R O H A N A Tempat Tgl Lahir : Semili, 28 Pebruari 1964 N I P. : 19640228 199803 2 001

Jabatan : Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial

Nama : MUHAMAD MUSANIP, A.Md Tempat Tgl Lahir : 31 Desember 1970

N I P. : 19701231 199103 1 036 Jabatan : Kepala Seksi Pemerintahan

Nama : I GEDE ARSANA, BA Tempat Tgl Lahir : 29 Maret 1959

N I P. : 19590329 198503 1 011 Jabatan : Kepala Seksi Pelayanan Umum

Nama : S Y A I A N, BA

Tempat Tgl Lahir : Sengkol, Loteng 15 Januari 1959 N I P. : 19590115 198803 1 007

(39)

Nama : K A N D U N G, S.Sos

Tempat Tgl Lahir : Lombok Tengah, 31 Desember 1964 N I P. : 19641231 199103 1 170

Jabatan : Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Nama : I WAYAN ARSA, B.Sc Tempat Tgl Lahir : Mataram, 23 Juli 1961 N I P. : 19610723 1998402 1 002 Jabatan : Kepala Sub Bagian Perencanaan

Nama : Dra. BAIQ SUJIARTI

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 197 N I P. : 19671231 200701 2 307

Jabatan : Kepala Sub Bagian Keuangan

UNSUR PELAKSANA DAN SEKRETARIS DESA DI KECAMATAN LINGSA

Nama : NURWAHIDAH, S.Sos Tempat Tgl Lahir : Bima 08 Januari 1969 N I P. : 19690108 199003 2 008 Jabatan : Pelaksana

Nama : BAIQ MIFTAHUL JANNAH, A.Md Tempat Tgl Lahir : Lombok barat 31 Desember 1975 N I P. : 19751231 200604 2 011

Jabatan : Pelaksana

Nama : JOHAIRATUN ANWARIYAH Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 03 Oktober 1983 N I P. : 19831003 200901 2 003 Jabatan : Pelaksana

(40)

Nama : LALU UDAYANA

Tempat Tgl Lahir : Lombok barat 22 Seftember 1971 N I P. : 19710922 201001 1 002

Jabatan : Pelaksana

Nama : I GEDE WIRYA

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1963 N I P. : 19631231 200003 1 049

Jabatan : Pelaksana

Nama : JUNAEDI HERIAWAN Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 25 Juni 1981 N I P. : 19810625 201001 1 008 Jabatan : Pelaksana

Nama : LALU PUTRANOM

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1964 N I P. : 1641231 200212 1 057

Jabatan : Pelaksana

Nama : EVA SILVIA

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 8 Oktober 1985 N I P. : 19851028 201001 2 008 Jabatan : Pelaksana

Nama : AINURRAHMAN

Tempat Tgl Lahir : Lombok Tengah, 21 Februari 1984 N I P. : 19840221 201001 1 066

Jabatan : Pelaksana

Nama : MUHAMMAD AHYAR RASYIDI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat 29 Juli 1985 N I P. : 19850729 200501 1 001 Jabatan : Pelaksana

Nama : S U H A D

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat 31 Desember 1964 N I P. : 19641231 200701 1 496

(41)

Nama : HAMDI SYAHRUDIN

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1963 N I P. : 19631231 198303 1 176

Jabatan : Sekdes

Nama : JUNAIDI HAMID

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 16 Agustus 1966 N I P. : 19660816 198602 1 003 Jabatan : Sekdes

Nama : JUHAINI

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1969 N I P. : 19691231 200906 1 088

Jabatan : Sekdes

Nama : MUHAMMAD RIDWAN Tempat Tgl Lahir : Situbondo, 09 Mei 1970 N I P. : 19700509 200906 1 011 Jabatan : Sekdes

Nama : I WAYAN PUTU OKA

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Oktober 1963 N I P. : 19631331 200701 1 007 Jabatan : Sekdes

Nama : WARNA

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1962 N I P. : 19621231 198201 1 044

Jabatan : Pelaksana

Nama : NURIMAN

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1972 N I P. : 19721231 201001 1 009

(42)

Nama : LINA BUDIARTINI

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 15 Mei 1979 N I P. : 19790515 200901 2 008 Jabatan : Pelaksana

Nama : AMRIANI

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1983 N I P. : 19831231 201001 2045

Jabatan : Pelaksana

Nama : TAJUDIN

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 17 April 1979 N I P. : 19790417 200801 1 013 Jabatan : Pelaksana

Nama : SUBANDRI

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1967 N I P. : 19671231 200701 1 470

Jabatan : Sekdes

Nama : AGUS SUMARLIN

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 16 Agustus 1979 N I P. : 19790816 201001 1 004 Jabatan : Pelaksana

Nama : SUHERMAN JUNAIDI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 26 Juni 1978 N I P. : 19780626 200801 1 020 Jabatan : Pelaksana

Nama : RINA ILMIDA, A. Md

Tempat Tgl Lahir : Nganjuk, 16 Nopember 1976 N I P. : 19761116 200404 2 088 Jabatan : Pelaksana

(43)

Nama : DEWA KETUT INDRAYANA Tempat Tgl Lahir : Mataram, 31 Desember 1962 N I P. : 19621231 198603 1 362 Jabatan : Pelaksana

Nama : HUSNA HERAWATI

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 5 Agustus 1981 N I P. : 19810805 200701 2 014 Jabatan : Pelaksana

Nama : MAELANI

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 01 Juli 1964 N I P. : 19640701 200701 2 010 Jabatan : Sekdes

Nama : ABIDIN

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 12 Maret 1982 N I P. : 19820312 200901 1 011 Jabatan : Sekdes

Nama : H. WARTI

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1958 N I P. : 19581231 1998602 1 100

Jabatan : Sekdes

Nama : SYARIF WIYARDI

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 26 Agustus 1982 N I P. : 19820826 2000801 1 010 Jabatan : Pelaksana

Nama : ZAINUDDIN

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 08 April 1978 N I P. : 19780408 200701 1 01 Jabatan : Pelaksana

(44)

Nama : MARZUKI

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 11 Februari 1982 N I P. : 19820211 200901 1 088

Jabatan : Sekdes

Nama : MAWARDIASIH

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1969 N I P. : 19691231 200801 1 101

Jabatan : Sekdes

Nama : SUADI PRATA

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Maret 1983 N I P. : 19830331 201001 1 003 Jabatan : Pelaksana

Nama : SUHERMAN

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1975 N I P. : 19751231 200701 1 075

Jabatan : Sekdes

Nama : H. MAHRIP

Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1968 N I P. : 19681231 200701 1 445

Jabatan : Sekdes

Gambar

Tabel 1 Luas Wilayah  No  Nama Desa  Luas Wilayah/Km2
Tabel 3 : Jumlah Penduduk menurut Jenis Kelamin  No  Nama Desa  Penduduk  Jumlah  Laki  Perempuan  1  Lingsar  2191  2260  4451  2  Batu Kumbung  3512  3583  7095  3  Batu Mekar   4670  4706  9376  4   Karang Bayan   2486  2521  5007  5  Giri Madia   767
Tabel 4 : Kepadatan Penduduk
Tabel 5 : Realisasi Dana ADD    PNPM - MPD, PPIP, PNPM - GSC

Referensi

Dokumen terkait

(2) Kepala Seksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mempunyai tugas pokok merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan tugas pelayanan dan

(2) Kepala Seksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mempunyai tugas pokok merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan tugas pelayanan

“Kami sudah melakukan mediasi dengan pemkot untuk mencari solusih agar bisa menampung para pedagang sesuai dengan keinginannya untuk menata pasar dan

Terlepas dari khilaf dan segala kekurangan, penulis merasa sangat bersyukur karena telah menyelesaikan skripsi yang berjudul “Penentuan Sistem Kriteria Mustahik Zakat

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat meyelesaikan laporan Tugas Akhir yang berjudul

Grafik menjadi nilai dalam unsur tambahan suatu penyajian data (informasi).Alasan untuk menggunakan gambar dalam presentasi multimedia adalah karena menjadi lebih menarik

Komplek Ruko Mitra Sunter Blok D No.. PRAMBANAN

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Kesehatan Tradisional mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan primer