A.
A. Tujuan PraktikumTujuan Praktikum
Setelah mengikuti praktikum mahasiswa akan dapat melakukan pembersihan Setelah mengikuti praktikum mahasiswa akan dapat melakukan pembersihan injector dengan menggunakan detergent ultrasonic / cairan pembersih injector injector dengan menggunakan detergent ultrasonic / cairan pembersih injector
B.
B. Objek, Alat, dan BahanObjek, Alat, dan Bahan 1.
1. Obyek Obyek : : InjectorInjector 2.
2. Alat Alat : : Injector Injector Tester Tester dan dan Ultrasonic Ultrasonic Cleaner Cleaner CNC-601ACNC-601A 3.
3. Bahan Bahan : : Cairan Cairan pembersih pembersih injector injector dan dan majunmajun
C.
C. Keselamatan KerjaKeselamatan Kerja a.
a. BerDo’aBerDo’a sebelum memulai praktikum. sebelum memulai praktikum. b.
b. Memakai pakaian praktikum (Memakai pakaian praktikum (Catelpack Catelpack )) c.
c. Memakai sepatu.Memakai sepatu. d.
d. Melakukan praktikum sesuai SOP ( Standard Melakukan praktikum sesuai SOP ( Standard Operasional Prosedure )Operasional Prosedure )
D.
D. Standart Operasional Prosedure ( SOP )Standart Operasional Prosedure ( SOP )
1)
1)
PEMBERSIHAN ULTRASONIK
PEMBERSIHAN ULTRASONIK
a.a. PersiapanPersiapan 1.
1. Siapkan peralatan Injector Tester dan Ultrasonic Cleaner CNC-601ASiapkan peralatan Injector Tester dan Ultrasonic Cleaner CNC-601A 2.
2. Lakukan pengecekan level cairan dan isi ulang cairan bila diperlukanLakukan pengecekan level cairan dan isi ulang cairan bila diperlukan 3.
4. Bersihkan injector terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke tempat pembersihan injector dengan menggunakan majun
5. Siapkan detergen ultrasonic / cairan pembersih injector
6. Masukkan detergent ultrasonic ke dalam pembersih ultrasonik / injector dengan level ketinggian cairan 20 mm
7. Pasangkan sinyal pulsa dari soket ke injector sebelum dilakukannya pembersihan injector
8. Nyalakan Injector Tester dan Ultrasonic Cleaner CNC-601A dengan menekan tombol saklar pada sisi kanan cabinet
9. Tekan ( ultrasonic cleaning ) dalam kolom function dengan menekan
tombol [ ] Pilih [timer] di kolom parameter, dan atur waktu tersebut dengan menekan tombol [ ] [default time adalah sekitar 10 menit] di kolomvalue. Tekan tombol [run] untuk memulai pembersihan.
10. Tunggu hingga 10 menit hingga proses pembersihan injector selesai dilakukan
11. Ketika waktu sudah habis, injector tester dan ultrasonic cleaner akan berhenti secara otomatis begitu bel berdering.
12. Matikan power pembersih ultrasonik, keluarkan injektor dari launder dan bersihkan dengan kain halus kering. Bersiaplah untuk pengoperasian berikutnya.
13. Ambil injector setelah selesai dilakukannya pembersihan dengan menggunakan majun
14. Pasangkan kembali injector ke kendaraan anda, dan ujilah kendaraan anda 15. Setelah proses selesai, buanglah detergent yang telah digunakan untuk
2) PENGUJIAN KESERAGAMAN / PENGKABUTAN
1. Hubungkan kabel sinyal pulsa injector dengan berurutan sesuai dengan injector
2. Pilih [uniformity/sprayability test] pada panel kontrol, atur parameter yang berhubungan (lihat lampiran untuk seting tekanan, lihat manual kendaraan
untuk parameter lain bila dibutuhkan), lalu tekan tombol [run] untuk memulai pengujian. (Peralatan dapat di switch antara [uniformity test] dan [sprayability test] dengan menekan tombol [drain] ketika ia sedang berjalan).
3. Ketika pengujian telah selesai, peralatan akan berhenti sendiri begitu bel berdering.
4. Lakukan pengaturan angka default silinder sistem adalah 0, yang berarti bahwa semua injektor sedang bekerja ketika Injector Tester dan Ultrasonic Cleaner sedang berjalan. Sebuah silinder spesifik dapat dipilih dengan mengatur nomor silinder. (Misalnya memilih silinder 1 saja, 2 saja atau 3 saja).
Caranya : 1. tekan tombol [ ], pilih Cly.No./Mode.2.tekan tombol [
]untuk memilih nomor silinder.
5. Tekanan sistem dapat diatur dengan menekan tombol [decrease pressure]/[increase pressure] ketika pengujian.
6. Jaga level cairan tetap setidak-tidaknya 30 ml sementara pengujian dilakukan. Busa akan dihasilkan dalam cairan selama injeksi. Agar dapat mencegah spillover (meluap), atur parameter yang terkait dengan referensi formula berikut ini: lebar pulsa (ms) x wak tu (s) x kecepatan (rpm) / 120 ≤ 18000
7. Ini adalah untuk pengecekan keseragaman tiap-tiap silinder. Perbedaan injeksi untuk semua injektor pada satu kendaraan sebaiknya dijaga dalam 2 persen selama pengujian keseragaman.
8. Selama pengoperasian, pengguna dapat memilih parameter, seperti misalnya RPM atau PW, dan kemudian menekan tombol [ ] atau [ ] untuk mencapai status simulasi.
9. Injektor yang baik harus memiliki sudut injeksi yang identik/sama dan penyemprotan/pengkabutan yang seragam tapi tidak berupa butiran. Jika
tidak, ganti injektor.
10. Pada pengujian penyemprotan / pengkabutan parameter kelistrikan khusus, lebar pulsa injeksi minimum pada injektor dapat diuji, untuk membandingkan injektor-injektor pada mesin yang sama. Yakni, atur nomor silinder, mulai pengujian dari lebar pulsa injeksi minimum, dan kemudian secara bertahap naikkan lebar pulsa sampai injektor memulai injeksi (amati dengan bantuan lampu latar belakang/backlight ). Pengaturan nilai pada
kondisi ini adalah lebar pulsa injeksi minimum, sehingga perbedaan lebar pulsa injeksi minimum diantara injektor-injektor ini dapat diamati.
11. Ketika pembersihan telah selesai, injector tester dan ultrasonic cleaner akan berhenti secara otomatis saat bel berdering.
12. Setelah melakukan pengujian ini, tekan tombol [drain] untuk mengalirkan cairan uji dari tabung pengukuran jika ada.
3) PENGUJIAN KEBOCORAN
1. Pilih mode [leakage test] pada panel kontrol. Tekan tombol [run], mesin akan bekerja. Pada waktu ini tekanan sistem dapat diatur dengan menekan tombol [decrease pressure]/[increase pressure] untuk mengamati penetesan dari injektor. Tekanan lebih baik disetel 10 persen lebih tinggi dari spesifikasi pabrikan (injector tester dan ultrasonic cleaner dapat di- switch diantara pengujian kebocoran dengan menekan tombol [drain] ketika
sedang berjalan. Tekan tombol [ ] lalu tekan tombol [run] maka tekanan sistem akan kembali ke nilai tekanan default ketika fungsi bagian item sedang bekerja).
2. Ketika pengujian telah selesai, peralatan Injector Tester dan Ultrasonic Cleaner akan berhenti secara otomatis dan bel akan berdering secara bersamaan.
3. Setelah melakukan pengujian ini, tekan tombol [drain] untuk mengalirkan cairan uji dari tabung pengukuran jika ada.
4) PENGUJIAN ALIRAN INJEKSI
1. Pilih mode [injection flow test] pada panel kontrol, dan tekan tombol [run] untuk memulai pengujian. Atur tekanan bahan bakar dengan menekan tombol [decrease pressure] / [increase pressure] menurut spesifikasi injektor (injector cleaner & tester dapat di- switch selama pengujian aliran injeksi dengan menekan tombol [drain] ketika ia sedang berjalan. Tekan tombol [ ] lalu tekan tombol [run] maka tekanan sistem akan kembali ke nilai tekanandefault ketika fungsi bagian item sedang bekerja).
2. Ketika pengujian telah usai, injector tester dan ultrasonic cleaner akan berhenti secara otomatis saat bel berdering.
5) PENGUJIAN OTOMATIS
1. Pilih mode [auto test] pada panel kontrol dan atur nilai tekanan menurut spesifikasi injektor, pilih model pengujian (1, 2, atau 3 semua tersedia), kemudian tekan tombol [run] untuk memulai pengujian.
2. Aturlah tekanan bahan bakar dengan menekan tombol [decrease pressure] / [increase pressure] ketika pengujian tekan tombol [ ] kemudian tekan tombol [run] tekanan sistem akan kembali ke nilai tekanan default ketika fungsi bagian item sedang bekerja).
3. Ketika pengujian telah selesai, injector tester dan ultrasonic cleaner akan berhenti otomatis saat bel berdering.
4. PENGUJIAN PADA KENDARAAN
1. Silahkan cek apakah ada cairan uji atau detergen di dalam tangki bahan bakar sebelum melakukan pembersihan pada kendaraan (on-vehicle
cleaning ). Jika cairan uji ada dalam tangki, ganti ia dengan detergen. Detail prosedur yang harus diikuti: lepas indikator level pada kiri unit utama, dan salurkan cairan uji di dalam tangki bahan bakar ke dalam sebuah wadah. Jika cairan uji yang sudah disalurkan mengandung banyak kotoran dan tidak dapat dipakai kembali, silahkan dibuang dengan cara yang tepat dan isi dengan cairan uji baru. Jika cairan uji yang sudah disalurkan bersih, silahkan simpan untuk dipakai lagi nanti.
2. Campur detergen dengan bahan bakar pada perbandingan tertentu (perbandingan campuran detergen dan bahan bakar 1:4), dan isikan campuran tersebut ke dalam tangki bahan bakar. (lihat manual detergen untuk rasio campuran). Lihat tabel berikut ini untuk jumlah isian.
4. Pilih fungsi [on-vehicle cleaning] pada panel kontrol, atur waktu dan tekan tombol [run] untuk memulai pengujian, lalu mulai nyalakan mesin dengan park gear (gigi netral).
5. Lihat spesifikasi yang diminta oleh jenis kendaraan untuk mengatur tekanan sistem dengan menekan tombol [decrease pressure] / [increase pressure] (pengguna dapat menekan tombol [ ] lalu menekan tombol [run] tekanan sistem akan kembali ke nilai tekanan default ketika fungsi bagian item sedang bekerja). Tekan tombol [stop] kapanpun untuk
menghentikan pembersihan.
6. Lepas hubungan selang suplay bahan bakar dan selang kembali bahan bakar pada sistem bahan bakar mesin (bungkus konektor dengan handuk ketika melepas konektor). Pilih konektor-konektor yang tepat dan hubungkan mereka ke ujung dan secara terpisah, dan lalu hubungkan ke ujung-ujung yang lain ke selang kembali yang berhubungan dan selang keluar (outlet). 7. Hubungkan ujung-ujung lain yang telah dilepas dengan selang yang tepat,
atau lepas sekering pompa bahan bakar, atau lepas kabel power pompa bahan bakar mesin.
E. Hasil dan Pembahasan
Diketahui fungsi dari alat ini yaitu digunakan pada kendaraan yang berteknologi EFI yang berfungsi untuk : melakukan Pembersihan Ultrasonik, Pengujian Keseragaman / Pengkabutan, Pengujian Kebocoran, Pengujian Aliran Injeksi, Pengujian Otomatis dan Pembersihan pada Kendaraan. Dapat diketahui juga terdapat 5 urutan pembersihan dan pengujian injektor menggunakan Injector Tester dan Ultrasonic Cleaner :
1) Pembersihan Ultrasonik (Ultrasonic Cleaner )
2) Pengujian Keseragaman/Pengkabutan (Uniformity/Sprayability Test ) 3) Pengujian Kebocoran ( Leakage Test )
4) Pengujian Aliran Injeksi ( Injecting Flow Test ) 5) Pengujian Otomatis ( Auto Test )
F. Saran
Lakukan pengujian yang sesuia dengan praktikum pengujian injector dengan menggunakan Injector Tester dan Uktrasonic Cleaner CNC – 601A dengan benar sesuai dengan prosedur. Dalam praktikum tersebut jika terdapat data yang tidak sesuai dengan buku manual panduan pengujian lakukan praktikum kembali dan apabila dalam pengujian injector tidak dalam keadaan bagus, gantilah injector yang standart pabrikan dan sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Apabila dalam pengujian tersebut mengalami kesulitan silahkan bertanya pada pembimbing praktikum
Surabaya, 27 Desember 2013 Dosen Praktikum
(Warju S.Pd., S.T., M.T) NIP. 198103282006041001
(Ridho Jordan Firmansyah) NIM. 115524201