• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANAJEMEN_STRATEJIK_-_MAYORA_INDAH_-_OK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MANAJEMEN_STRATEJIK_-_MAYORA_INDAH_-_OK"

Copied!
66
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH REVISI MAKALAH REVISI PT MAYORA INDAH TBK PT MAYORA INDAH TBK MANAJEMEN STRATEJIK MANAJEMEN STRATEJIK UNIVERSITAS SURABAYA UNIVERSITAS SURABAYA JURUSAN MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN

FAKULTAS BISNIS DAN EKONOMIKA FAKULTAS BISNIS DAN EKONOMIKA

SEMESTER GASAL 2014 – 2015 SEMESTER GASAL 2014 – 2015 Disusun Oleh : Disusun Oleh : KP – B KP – B Debora

Debora Christina Christina Handjaja Handjaja 31220483122048 Lolita

Lolita Ika Ika Agus Agus Seputro Seputro 31220673122067 Michael

Michael Janitra Janitra Wihardjo Wihardjo 31220823122082 Ricky

Ricky Setiawan Setiawan 31220873122087

Wirata 3122122

Wirata 3122122

Arvian

Arvian Christanto Christanto 31221553122155 Sidarta

(2)

DAFTAR ISI DAFTAR ISI HALAMAN

HALAMAN JUDUL JUDUL ... ... ii DAFTAR

DAFTAR ISI ISI ... .. iiii BAB

BAB I I PENDAHULUAPENDAHULUAN N ... ... 11 Profil

Profil Perusahaan Perusahaan ... ... 11 BAB

BAB II TENTAII TENTANG PERNG PERUSAHAAN USAHAAN ... ... 33 Visi

Visi dan Misi dan Misi ... ... 33  Nilai – Nilai Perusahaan ...

 Nilai – Nilai Perusahaan ... ... 33 BAB

BAB III HASIL III HASIL PENILAIAN PENILAIAN LINGKUNGAN LINGKUNGAN EKSTERNAL EKSTERNAL DAN INTERNDAN INTERNAL AL ... ... 55 Matriks

Matriks Evaluasi Evaluasi Faktor EksFaktor Eksternal ternal (EFE) (EFE) PT PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... .... 55 Data Pen

Data Penunjang unjang Matriks Matriks Evaluasi FEvaluasi Faktor Eksternal aktor Eksternal (EFE) (EFE) ... ... 55 Matriks Pr

Matriks Profil Kofil Kompetompetitif itif (CPM) PT (CPM) PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... ... 2020 Data

Data Penunjang Penunjang Matriks Matriks Profil Profil Kompetitif Kompetitif (CPM) (CPM) ... .. 2020 Matriks

Matriks Evaluasi Evaluasi Faktor Faktor Internal Internal (IFE) (IFE) PT PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... ... 3434 Data

Data Penunjang Penunjang Matriks Matriks Evaluasi Evaluasi Faktor Faktor Internal Internal (IFE) (IFE) ... ... 3434 BAB

BAB IV IV ANALISIS ANALISIS DAN DAN PILIHAN PILIHAN STRATEGI STRATEGI ... ... 4343 Matriks Kekuatan-Kelemahan-Peluang-Anca

Matriks Kekuatan-Kelemahan-Peluang-Ancaman (TOWman (TOWS) pada PT S) pada PT Mayora Indah Mayora Indah Tbk Tbk 4343 Matriks

Matriks Posisi Posisi Strategis dan Strategis dan Evaluasi Evaluasi Tindakan (SPATindakan (SPACE) CE) pada pada PT PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk . . 4444 Matriks

Matriks Boston Boston Consulting Consulting Group Group (BCG) (BCG) pada pada PT PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... ... 5252 Matriks

Matriks Internal-Eksternal Internal-Eksternal (IE) (IE) pada pada PT PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... ... 5555 Matriks

Matriks Strategi Strategi Besar Besar pada pada PT PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... ... 5656 Matriks Perencanaan

Matriks Perencanaan Strategis KStrategis Kuantitatuantitatif if (QSPM) (QSPM) pada PT pada PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... ... 5959 BAB

BAB V V DESAIN DESAIN IMPLEMENTASI IMPLEMENTASI STRATEGI STRATEGI ... ... 6161 BAB

BAB VI DESAVI DESAIN EVAIN EVALUASI LUASI STRATEGI STRATEGI ... ... 6262 LAMPIRAN

LAMPIRAN ... ... 6363 CATATAN HA

(3)

DAFTAR ISI DAFTAR ISI HALAMAN

HALAMAN JUDUL JUDUL ... ... ii DAFTAR

DAFTAR ISI ISI ... .. iiii BAB

BAB I I PENDAHULUAPENDAHULUAN N ... ... 11 Profil

Profil Perusahaan Perusahaan ... ... 11 BAB

BAB II TENTAII TENTANG PERNG PERUSAHAAN USAHAAN ... ... 33 Visi

Visi dan Misi dan Misi ... ... 33  Nilai – Nilai Perusahaan ...

 Nilai – Nilai Perusahaan ... ... 33 BAB

BAB III HASIL III HASIL PENILAIAN PENILAIAN LINGKUNGAN LINGKUNGAN EKSTERNAL EKSTERNAL DAN INTERNDAN INTERNAL AL ... ... 55 Matriks

Matriks Evaluasi Evaluasi Faktor EksFaktor Eksternal ternal (EFE) (EFE) PT PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... .... 55 Data Pen

Data Penunjang unjang Matriks Matriks Evaluasi FEvaluasi Faktor Eksternal aktor Eksternal (EFE) (EFE) ... ... 55 Matriks Pr

Matriks Profil Kofil Kompetompetitif itif (CPM) PT (CPM) PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... ... 2020 Data

Data Penunjang Penunjang Matriks Matriks Profil Profil Kompetitif Kompetitif (CPM) (CPM) ... .. 2020 Matriks

Matriks Evaluasi Evaluasi Faktor Faktor Internal Internal (IFE) (IFE) PT PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... ... 3434 Data

Data Penunjang Penunjang Matriks Matriks Evaluasi Evaluasi Faktor Faktor Internal Internal (IFE) (IFE) ... ... 3434 BAB

BAB IV IV ANALISIS ANALISIS DAN DAN PILIHAN PILIHAN STRATEGI STRATEGI ... ... 4343 Matriks Kekuatan-Kelemahan-Peluang-Anca

Matriks Kekuatan-Kelemahan-Peluang-Ancaman (TOWman (TOWS) pada PT S) pada PT Mayora Indah Mayora Indah Tbk Tbk 4343 Matriks

Matriks Posisi Posisi Strategis dan Strategis dan Evaluasi Evaluasi Tindakan (SPATindakan (SPACE) CE) pada pada PT PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk . . 4444 Matriks

Matriks Boston Boston Consulting Consulting Group Group (BCG) (BCG) pada pada PT PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... ... 5252 Matriks

Matriks Internal-Eksternal Internal-Eksternal (IE) (IE) pada pada PT PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... ... 5555 Matriks

Matriks Strategi Strategi Besar Besar pada pada PT PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... ... 5656 Matriks Perencanaan

Matriks Perencanaan Strategis KStrategis Kuantitatuantitatif if (QSPM) (QSPM) pada PT pada PT Mayora Mayora Indah Indah Tbk Tbk ... ... 5959 BAB

BAB V V DESAIN DESAIN IMPLEMENTASI IMPLEMENTASI STRATEGI STRATEGI ... ... 6161 BAB

BAB VI DESAVI DESAIN EVAIN EVALUASI LUASI STRATEGI STRATEGI ... ... 6262 LAMPIRAN

LAMPIRAN ... ... 6363 CATATAN HA

(4)

RINCIAN REVISI ...

(5)

BAB I

PENDAHULUAN Profil Perusahaan

Riwayat Singkat Perusahaan

PT. Mayora Indah Tbk. (Perseroan) didirikan pada tahun 1977 dengan pabrik pertama  berlokasi di Tangerang. Menjadi perusahaan publik pada tahun 1990.

Kegiatan Usaha serta Jenis Produk yang Dihasilkan

Sesuai dengan Anggaran Dasarnya, kegiatan usaha Perseroan diantaranya adalah dalam  bidang industri. Saat ini, PT. Mayora Indah Tbk. memproduksi dan memiliki 6 (enam) divisi

yang masing masing menghasilkan produk berbeda namun terintegrasi,

Divisi Merek Dagang

Biskuit Roma, Danisa, Royal Choice, Better, Muuch Better, Slai O Lai, Sari Gandum, Sari Gandum Sandwich, Coffeejoy, Chees’kress

Kembang

Gula Kopiko, Kopiko Milko, Kopiko Cappuccino, Kis, Tamarin, Juizy Milk

Wafer Beng Beng, Beng Beng Maxx, Astor, Astor Skinny Roll, Roma Wafer Coklat, Roma Zuperrr Keju

Coklat Choki-choki

Kopi

Torabika Duo, Torabika Duo Susu, Torabika Jahe Susu, Torabika Moka, Torabika 3 in One, Torabika Cappuccino, Kopiko Brown Coffee, Kopiko White Coffee, Kopiko White Mocca

Makanan

Kesehatan Energen Cereal, Energen Oatmilk, Energen Go Fruit

Di Indonesia, Perseroan tidak hanya dikenal sebagai perusahaan yang memproduksi makanan dan minuman olahan, tetapi juga dikenal sebagai market leader yang sukses menghasilkan produk produk yang menjadi pelopor pada kategorinya masing masing. Produk-produk hasil inovasi Perseroan tersebut diantaranya:

(6)

1. Permen Kopiko, pelopor permen kopi 2. Astor, pelopor wafer stick

3. Beng Beng, pelopor wafer caramel berlapis coklat 4. Choki-choki, pelopor coklat pasta

5. Energen, pelopor minuman cereal

6. Kopi Torabika Duo dan Duo Susu, pelopor coffee mix

Hingga saat ini, Perseroan tetap konsisten pada kegiatan utamanya, yaitu dibidang  pengolahan makanan dan minuman. Sesuai dengan tujuannya, Perseroan bertekad akan terus menerus berupaya meningkatkan segala cara dan upaya untuk mencapai hasil yang terbaik bagi kepentingan seluruh pekerja, mitra usaha, pemegang saham, dan para konsumennya.

(7)

BAB II

TENTANG PERUSAHAAN Visi dan Misi

Visi

Menjadi produsen makanan dan minuman yang berkualitas dan terpercaya di mata konsumen domestik maupun internasional dan menguasai pangsa pasar terbesar dalam kategori produk sejenis.

Misi

 Dapat memperoleh Laba Bersih Operasi diatas rata rata industri dan memberikan value

added yang baik bagi seluruh stakeholders Perseroan.

 Dapat memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan negara dimana Perseroan

 berada.

Sumber: http://www.Mayoraindah.co.id/profil/visi-dan-misi/

Nilai – Nilai Perusahaan 1. Konsumen

Prioritas pada kepuasan konsumen. 2. Orang

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, berani mengambil resiko, menghargai karya dan komitmen orang lain.

3. Kerja Tim

Membangun kepercayaan satu dengan yang lain, serta bekerjasama menjadi tim pemenang. 4. Keunggulan

Biasakan menjadi yang terbaik sebagai gaya hidup. Selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik. Terus meningkatkan proses dan cara kerja untuk memuaskan pelanggan.

(8)

BAB III

HASIL PENILAIAN LINGKUNGAN EKSTERNAL DAN INTERNAL

Matriks Evaluasi Faktor Eksternal (EFE) PT Mayora Indah Tbk.

Key External Factors Weight Rating Weighted Score Opportunities

O1. Dengan adanya Masyarakat Ekonomi

Asia 2015, maka jangkauan pasar meluas 0,07 3 0,21 O2. Meningkatnya jumlah penduduk

menjadi 273,2 juta pada 2025 0,15 2 0,3

O3. Gaya hidup instan 0,08 4 0,32

O4. Memiliki segmen pasar yang luas 0,09 3 0,27 O5. Konsumtif (Rasa ingin mencoba) 0.12 1 0,12

Threats T1. Kenaikan tarif dasar listrik dan bahan

 bakar sebesar 65% 0,09 4 0,36

T2. Kenaikan Upah Minimum Regional

sebesar 11% 0,14 3 0,42

T3. Infrastruktur di Indonesia yang tidak

memadai 0,06 3 0,18

T4. Pengaruh pelemahan nilai tukar 0,08 4 0,32 T5. Pertambahan jumlah pesaing 0,12 2 0,24

Jumlah 1,0000 2,7400

Dapat dikatakan bahwa bisnis PT Mayora Indah Tbk. cukup berhasil karena skor bobot total sebesar 2,74 dapat menghasilkan keuntungan dari peluang dan ancaman yang timbul.

Data Penunjang Matriks Evaluasi Faktor Eksternal (EFE) Opportunities

O1. MASYARAKAT EKONOMI ASIA 2015

Indonesia Siap Manfaatkan Peluang di MEA 2015 Metrotvnews.com, Jakarta: Pembentukan Masyarakat ASEAN sudah semakin dekat. Indonesia harus mampu memanfaatkan integrasi negara-negara anggota ASEAN yang akan dimulai pada 31 Desember 2015 ini, untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.

Pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) misalnya, yang merupakan salah satu pilar Masyarakat ASEAN, bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan.

(9)

Sebaliknya, MEA menyimpan peluang yang dapat dimanfaatkan dan dimenangkan Indonesia. Hal itu dinyatakan Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, I Gusti Agung Wesaka Puja, dalam acara Media Briefing bertema membahas Kesiapan Indonesia Menghadapi Masyarakat ASEAN 2015 di Gedung Nusantara, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (16/122014). Menurut I Gusti Agung, MEA dapat dimanfaatkan untuk memperluas pasar Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

"Pasar Indonesia mencapai 250 juta orang, tetapi pasar ASEAN itu mencapai 625 juta orang. Jadi, kita punya kesempatan untuk memasuki pasar lain yang lebih luas, sebesar 275  juta," ujar Dirjen Kerja Sama ASEAN itu.

Pada kesempatan itu, I Gusti Agung menggarisbawahi harapan Presiden Joko Widodo,  bahwa dalam menyambut pembentukan Masyarakat ASEAN, terutama MEA, Indonesia diharapkan dapat terlebih dulu 'menyerbu' pasar-pasar di negara-negara ASEAN lain. Dengan  begitu, kestabilan ekonomi dalam negeri bisa tetap terjaga. Selain itu, Indonesia juga perlu

menjadi bagian penting dari rantai produksi regional maupun global.

Dirinya juga menyampaikan pandangan Presiden Joko Widodo saat menghadiri KTT ke-24 ASEAN di Myanmar, November lalu, mengenai tiga hal utama agar dapat mewujudkan MEA. Pertama, mempercepat pembangunan infrastruktur dan konektivitas di negara ASEAN, antar negara ASEAN, dan dengan negara mitra. Percepatan pembangunan infrastruktur ini dilakukan sesuai koridor Masterplan on ASEAN Connectivity (MPAC).

Langkah kedua, adalah dengan melakukan kerjasama investasi, industri, dan manufaktur, yang lebih erat di antara negara-negara anggota ASEAN. Lalu yang ketiga, adalah meningkatkan perdagangan intra negara ASEAN yang saat ini masih rendah, baru mencapai 24,2 persen.

"Indonesia berharap dalam lima tahun ke depan nilai perdagangan intra ASEAN setidaknya bisa mencapai 35 sampai 40 persen.Untuk memastikan keberlanjutan pembangunan Masyarakat ASEAN, ASEAN sedang menyusun Visi Masyarakat ASEAN Pasca 2015," ujar I Gusti Agung.

"Dalam hal ini, Presiden RI juga menyampaikan dua aspirational goals sebagai elemen dari visi dimaksud, yaitu menggandakan PDB ASEAN dari USD2,2 triliun menjadi USD4,4 triliun dan memangkas separuh persentase kemiskinan di kawasan ASEAN dari 18,6 persen menjadi 9,3 persen pada tahun 2030," tutup dia.

(10)

http://internasional.metrotvnews.com/read/2014/12/16/332756/indonesia-siap-manfaatkan- peluang-di-mea-2015

http://www.neraca.co.id/perdagangan/47922/MEA-2015-Dianggap-Sebagai-Peluang-Produk-Lokal/2

O2. JUMLAH PENDUDUK MENINGKAT Proyeksi Penduduk 2000-2025

Hasil proyeksi menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia selama dua puluh lima tahun mendatang terus meningkat yaitu dari 205,1 juta pada tahun 2000 menjadi 273,2 juta  pada tahun 2025.

Sumber:

http://www.datastatistik-indonesia.com/proyeksi/index.php?Itemid=934&id=919&option=com_content&task=view&la ng=id

Proyeksi Penduduk menurut Provinsi, 2010-2035 (Ribuan)

Provinsi Tahun 2010 2015 2020 2025 2030 2035 Aceh 4523.10 5002.00 5459.90 5870.00 6227.60 6541.40 Sumatera Utara 13028.70 13937.80 14703.50 15311.20 15763.70 16073.40 Sumatera Barat 4865.30 5196.30 5498.80 5757.80 5968.30 6130.40 Riau 5574.90 6344.40 7128.30 7898.50 8643.30 9363.00 Jambi 3107.60 3402.10 3677.90 3926.60 4142.30 4322.90 Sumatera Selatan 7481.60 8052.30 8567.90 9000.40 9345.20 9610.70 Bengkulu 1722.10 1874.90 2019.80 2150.50 2264.30 2360.60 Lampung 7634.00 8117.30 8521.20 8824.60 9026.20 9136.10 Kepulauan Bangka Belitung 1230.20 1372.80 1517.60 1657.50 1788.90 1911.00 Kepulauan Riau 1692.80 1973.00 2242.20 2501.50 2768.50 3050.50 Pulau Sumatera 50860.30 55272.90 59337.10 62898.60 65938.30 68500.00 DKI Jakarta 9640.40 10177.90 10645.00 11034.00 11310.00 11459.60 Jawa Barat 43227.10 46709.60 49935.70 52785.70 55193.80 57137.30 Jawa Tengah 32443.90 33774.10 34940.10 35958.60 36751.70 37219.40

(11)

DI Yogyakarta 3467.50 3679.20 3882.30 4064.60 4220.20 4348.50 Jawa Timur 37565.80 38847.60 39886.30 40646.10 41077.30 41127.70 Banten 10688.60 11955.20 13160.50 14249.00 15201.80 16033.10 Pulau Jawa 37033.30 145143.6 0 152449.9 0 158738.0 0 163754.8 0 167325.6 0 Bali 3907.40 4152.80 4380.80 4586.00 4765.40 4912.40  Nusa Tenggara Barat 4516.10 4835.60 5125.60 5375.60 5583.80 5754.20  Nusa Tenggara Timur 4706.20 5120.10 5541.40 5970.80 6402.20 6829.10

Bali dan Kep. Nusa

Tenggara 13129.70 14108.50 15047.80 15932.40 16751.40 17495.70 Kalimantan Barat 4411.40 4789.60 5134.80 5432.60 5679.20 5878.10 Kalimantan Tengah 2220.80 2495.00 2769.20 3031.00 3273.60 3494.50 Kalimantan Selatan 3642.60 3989.80 4304.00 4578.30 4814.20 5016.30 Kalimantan Timur 3576.10 4068.60 4561.70 5040.70 5497.00 5929.20 Pulau Kalimantan 13850.90 15343.00 16769.70 18082.60 19264.00 20318.10 Sulawesi Utara 2277.70 2412.10 2528.80 2624.30 2696.10 2743.70 Sulawesi Tengah 2646.00 2876.70 3097.00 3299.50 3480.60 3640.80 Sulawesi Selatan 8060.40 8520.30 8928.00 9265.50 9521.70 9696.00 Sulawesi Tenggara 2243.60 2499.50 2755.60 3003.00 3237.70 3458.10 Gorontalo 1044.80 1133.20 1219.60 1299.70 1370.20 1430.10 Sulawesi Barat 1164.60 1282.20 1405.00 1527.80 1647.20 1763.30 Pulau Sulawesi 17437.10 18724.00 19934.00 21019.80 21953.50 22732.00 Maluku 1541.90 1686.50 1831.90 1972.70 2104.20 2227.80 Maluku Utara 1043.30 1162.30 1278.80 1391.00 1499.40 1603.60 Kep. Maluku 2585.20 2848.80 3110.70 3363.70 3603.60 3831.40 Papua Barat 765.30 871.50 981.80 1092.20 1200.10 1305.00 Papua 2857.00 3149.40 3435.40 3701.70 3939.40 4144.60 Pulau Papua 3622.30 4020.90 4417.20 4793.90 5139.50 5449.60 INDONESIA 238518.8 0 255461.70 271066.40 284829.00 296405.10 305652.40 Sumber: http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?kat=1&tabel=1&daftar=1&id_subyek=12&notab=12

(12)

O3. GAYA HIDUP INSTAN

Saat ini kita hidup dimasa yang serba praktis dan canggih, dimana semuanya dapat dilakukan dengan cepat dan cenderung instan. Gaya hidup seperti ini biasa kita kenal dengan gaya hidup modern, dimana timbulnya pola terbaru dari tingkah laku manusia dalam kehidupannya yang sesuai dengan tuntutan zaman. Dari sini kita dapat telusuri lagi kalau gaya hidup modern umumnya cenderung fokus pada pola hidup yang serba terbuka pada kemajuan  bidang apapun.

Kesibukan bekerja dan tuntutan hidup lainnya membuat berkurangnya waktu untuk memasak lauk dan sayur untuk makanan sehari- hariMakanan siap saji sekarang ini sudah menjadi gaya hidup, karena selain harganya terjangkau, makanan siap saji mudah diolah, cepat dan praktis, tahan lama, serta rasanya pun enak.

Sumber:

http://dicintai.com/2014/01/gaya-hidup-modern-pengaruh-dan-dampaknya-bagi-kehidupan.html

http://www.kantarworldpanel.com/id/News/makanan-siap-saji-gaya-hidup O4. SEGMENTASI KONSUMEN

Terdorong oleh Tumbuhnya Kelas Menengah

Marketing.co.id - Beberapa data telah menunjukkan bagaimana industri consumer  goods memiliki pasar yang sangat besar di Indonesia. Meski begitu, persaingan yang ketat  pun tak dapat dihindari.

Banyak kalangan pebisnis yang memprediksi bahwa tren pasarconsumer goods di Indonesia akan meningkat pada tahun 2013 sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Selain ditandai dengan GDP US$ 3.500 per kapita, faktor lain yang ikut memengaruhi adalah  pertumbuhan kelas menengah yang mencapai 131 juta orang.

Tentunya, ini menyebabkan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dapat memicu naiknya  permintaan maupun konsumsi produk-produk fast moving consumer goods (FMCG). Tak

hanya itu, dibanding dengan negara-negara lain, tingkat konsumsi masyarakat Indonesia terhadap produkconsumer goods masih relatif rendah. Kondisi ini membuka peluang bagi  peningkatan konsumsi yang akhirnya meningkatkan pertumbuhan industri FMCG. Menariknya

(13)

frekuensi belanja barang-barang domestik akan lebih besar dibandingkan barang-barang dari luar negeri.

Menurut Iwan Murty, Managing Director Ipsos Indonesia, pada tahun 2020,median age  di Indonesia berkisar 32 tahun. Usia tersebut terbilang masih muda jika dibandingkan negara lain, seperti Jepang. Artinya, ini akan menarik para investor karena Indonesia dinilai  produktif dari sisi konsumsi. “Kami juga melakukanonline survey ke seluruh dunia mengenai

ekonomi outlook . Dari hasil tersebut, terungkap bahwa 31% responden Indonesia menyatakan  positif untuk outlook  enam bulan ke depan. Dalam skala global, hasil yang diperoleh Indonesia terbilang tinggi jika dibandingkan negara lain,” kata dia. Pertumbuhan ekonomi ini juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat kelas menengah yang berdampak pada meningkatnya permintaan terhadap pendidikan, kesejahteraan, dan pembangunan. Peningkatan  permintaan bukan saja berimbas terhadap produkconsumer goods, tapi juga berpotensi

mendorong tumbuhnya produk dengan positioning  yang mengarah pada kesehatan. Hal lain yang terjadi adalah adanya perubahan perilaku konsumen dan semakin terhubung secara digital.

Sejalan dengan kondisi tersebut, dapat dipastikan akan banyak pemain—baik yang sudah ada maupun baru—masuk ke Indonesia, yang melihat potensi besar untuk menumbuhkan bisnis di Indonesia. Tak ayal, persaingan di industri FMCG pun tak bisa dihindari. Persaingan pun bukan hanya terjadi antarperusahaan, tapi juga antarnegara. Meskipun demikian, pasar industriconsumer goods di Indonesia kian tumbuh positif. “Dengan  peningkatan sebesar 9,6% di tahun 2011 dari tahun sebelumnya, nilai pasar industri ini telah

mencapai Rp165,95 triliun. Pada tahun 2010, nilai penjualanconsumer goods naik 11% dibanding tahun sebelumnya. Prediksi besaran penjualan pada tahun 2012 dan 2013, diasumsikan paling sedikit akan mengalami pertumbuhan seperti tahun sebelumnya. Pertumbuhan yang terus-menerus positif tentunya akan turut menaikkan nilai investasi pada  bidang ini nantinya,” kata Jeffrey Bahar, Managing Director Southeast Asia Spire Research

& Consulting.

Pertumbuhan pasar dalam industri ini sangat erat kaitannya dengan peningkatan  penjualan di beberapa perusahaan, baik itu perusahaan multinasional maupun lokal. Tiap-tiap  pemain dalam industri ini biasanya memiliki spesifikasi produk khusus yang menjadi andalan mereka. Setiap pemain di industri ini memiliki kategori produk yang beragam dan pangsa pasar yang berbeda-beda. Beberapa di antaranya melibatkan banyak pemain yang mengakibatkan  persaingan ketat untuk pasar. Salah satunya, persaingan pasar yang sangat sengit terjadi pada  pasar produk sampo Tanah Air, yang didominasi oleh produk-produk Unilever Indonesia dan

(14)

P&G Indonesia sebesar 50% dan 40%. Jeffrey menambahkan, persaingan yang terjadi antara kedua perusahaan multinasional ini menarik jika melihat bagaimana strategi pemasaran para  pemain dalam industri ini akan sangat berpengaruh, mengingat konsumen Indonesia semakin  pintar dan kritis dalam memilih produk. Kondisi persaingan pasarconsumer goods pada tahun

2012 akan menjadi refleksi perusahaan-perusahaan.

Seiring berkembangnya pangsa pasar industri ini, tantangan serta hambatan pun akan menanti para pemain yang berkecimpung di dalamnya. Beberapa tindakan strategis dan efektif mau tak mau harus segera dilaksanakan, jika tak ingin kehilangan pasar yang selama ini sudah ada.

Sumber: http://www.marketing.co.id/terdorong-oleh-tumbuhnya-kelas-menengah/Konsumtif O5. KONSUMTIF

Konsumerisme Pada Remaja (Perilaku Konsumtif yang berlebihan)

Mengkonsumsi memang sesuatu hal yang lazim untuk memenuhi kebutuhan hidup individu, Tapi sekarang ini dunia menawarkan variasi kebutuhan baru agar individu mengkonsumsinya. Belanja, adalah kata yang sering digunakan sehari-hari dalam konteks  perekonomian, baik di dunia usaha maupun di dalam rumah tangga. Namun kata yang sama telah berkembang artinya sebagai suatu cerminan gaya hidup dan rekreasi pada masyarakat kelas ekonomi tertentu. Belanja juga punya arti tersendiri bagi remaja.

Konsumerisme berhasil menciptakan kebutuhan baru di masyarakat dan menggiring mereka menjadi masyarakat konsumtif dan dependen.

Pada kondisi masyarakat sekarang ini, orang mulai mengkonsumsi barang bukan lantaran butuh secara fungsional, melainkan karena tuntutan prestige (gengsi), status, maupun sekadar gaya hidup (life style). Remaja adalah salah satu pasar yang potensial bagi banyak produsen.

Sumber: http://ahhafidh.blogspot.com/2014/09/konsumerisme-pada-remaja-perilaku.html

HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN BELANJA DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA REMAJA

Remaja sangat mudah dipengaruhi oleh faktor yang ada diluar dirinya seperti keluarga,lingkungan pergaulannya,teman sebaya dan teman sekolah.Sifat – sifat seperti inilah yang mengakibatkan remaja dianggap sebagai sasaran pasar yang paling menguntungkan. Sehubungan dengan ini Yatman(1987) menganalisis keadaan di Indonesia dengan

(15)

mengungkapkan pandangan bahwa remaja merupakan kelompok sasaran pasaran yang paling  potensial. Remaja memang sering dijadikan target pemasaran berbagai produk industri, antara lain karena karakteristik mereka yang labil, spesifik dan mudah dipengaruhi sehingga akhirnya mendorong munculnya berbagai gejala dalam perilaku membeli yang tidak wajar. Membeli tidak lagi dilakukan karena produk tersebut memang dibutuhkan.

Sumber: http://amin127.wordpress.com/artikel-tugas-desighn-web-bagian-2/hubungan-antara-kebiasaan-belanja-dengan-perilaku-konsumtif-pada-remaja/

Threats

T1. KENAIKAN TARIF DASAR LISTRIK

Ini Daftar Tarif Listrik Terbaru Usai Naik per 1 September

Liputan6.com, Jakarta -  Sejak Juli 2014, pemerintah menaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) enam golongan pelanggan yang tertuang melalui Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 19 Tahun 2014. Enam golongan itu akan mengalami kenaikan tarif listrik secara berkala setiap dua bulan sekali. Keenam pelanggan ini terdiri dari tiga jenis golongan yaitu golongan rumah tangga, industri dan gedung atau fasilitas pemerintah. Seperti yang dikutipLiputan6.com  dari data Kementerian ESDM, Rabu (3/9/2014),  berikut daftar kenaikan tarif enam golongan pelanggan sampai September 2014:

- Industri I3 non terbuka (tbk) dinaikkan secara bertahap 11,57 persen.

Dari tarif normal sebelum kenaikan Rp 864 per kilo Watt hours (kWh), menjadi Rp 964 per kWh saat awal kenaikan Juli 2014 dan naik lagi menjadi Rp 1075 per kWh pada kenaikan tahap kedua September 2014.

- Pelanggan rumah tangga R3 dengan 3.500-5500 volt ampere (va), naik bertahap 5,7 persen. Dari tarif normal sebelum kenaikan Rp1.145 per kWh, menjadi Rp 1.210 per kWh saat awal kenaikan Juli 2014 dan naik lagi menjadi Rp 1.279 per kWh pada kenaikan tahap kedua September 2014.

- Pelanggan pemerintah (P2) dengan daya diatas 200 kva. Kenaikan secara bertahap setiap dua  bulan sebesar 5,36 persen.

(16)

Dari tarif normal sebelum kenaikan Rp1026 per kWh, menjadi Rp 1081 per kWh saat awal kenaikan Juli 2014 dan naik lagi menjadi Rp 1139 per kWh pada kenaikan tahap kedua September 2014.

- Golongan Rumah Tangga (R1) dengan daya 2.200 VA yang kenaikan bertahap rata-rata 10,43 persen setiap dua bulan.

Dari tarif normal sebelum kenaikan Rp1004 per kWh, menjadi Rp 1109 per kWh saat awal kenaikan Juli 2014 dan naik lagi menjadi Rp 1224 per kWh pada kenaikan tahap kedua September 2014.

- Golongan pelanggan penerangan Jalan Umum (P3) dengan kenaikan bertahap sebesar 10,69%.

Dari tarif normal sebelum kenaikan Rp 997 per kWh, menjadi Rp 1104 per kWh saat awal kenaikan Juli 2014 dan naik lagi menjadi Rp 1221 per kWh pada kenaikan tahap kedua September 2014.

- Golongan pelanggan Rumah Tangga (R1) dengan daya 1.300 VA yang kenaikan bertahap 11,36 persen.

Dari tarif normal sebelum kenaikan Rp979 per kWh, menjadi Rp 1090 per kWh saat awal kenaikan Juli 2014 dan naik lagi menjadi Rp 1214 per kWh pada kenaikan tahap kedua September 2014.

Diretur Jenderal Ketenaga Listrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman mengatakan, dengan tarif listrik secara berkala sampai November,  penghematan anggaran mencapai Rp 8,51 triliun dan seluruh golongan pelanggan listrik di atas

sudah tidak lagi disubsidi. "Penghematan enam golongan Rp 8,51 triliun, November 2014 tanpa disubsidi," tutup Jarman. (Pew/Nrm)

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2100185/ini-daftar-tarif-listrik-terbaru-usai-naik-per-1-september

Tarif Listrik Industri Naik Bertahap Mulai 1 Mei

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan peraturan ihwal kenaikan bertahap tarif listrik untuk tahun ini. Peraturan Menteri ESDM Nomor 9 Tahun 2014 itu menyebutkan tarif listrik akan naik setiap dua bulan, yaitu pada 1 Mei 2014, 1 Juli, 1

(17)

September, dan 1 November. Dalam beleid yang ditandatangani Menteri ESDM Jero Wacik ini, ditetapkan kenaikan tarif listrik untuk dua golongan pelanggan. Golongan pertama adalah  pelanggan I-3 atau industri dengan daya di atas 200.000 watt yang mencatatkan saham di Bursa

Efek Indonesia. Yang kedua, pelanggan I-4 atau industri dengan daya 30.000 watt ke atas.

"Untuk golongan 3 perusahaan terbuka naik 8,6 persen per dua bulan dan golongan I-4 naik 13,3 persen per dua bulan,I-4; kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman, Rabu, 16 April 2014. Tarif listrik I-3 yang saat ini berlaku Rp 803 per kilowatt- jam akan naik bertahap menjadi Rp 1.115 per kilowatt-jam pada 1 November 2014 untuk  perusahaan terbuka. Sedangkan tarif listrik untuk industri besar yang saat ini Rp 723 per

kilowatt-jam akan naik bertahap menjadi Rp 1.191 per kilowatt-jam.

Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2014/04/16/090571199/Tarif-Listrik-Industri-Naik-Bertahap-Mulai-1-Mei

T2. UPAH MINIMUM REGIONAL

Upah Minimum Provinsi (UMP) 2014

Pemerintah Kota/Daerah di setiap tingkat pemerintahan (Propinsi, Kabupaten/Kotamadya) dibantu rekomendasi dari Dewan Pengupahan telah membuat dan menetapkan Upah Minimum  baru untuk tahun 2014.

Berikut adalah daftar Provinsi yang sudah menetapkan Upah Minimum Provinsi 2014

NO. PROVINSI KETERANGAN

2013 2014 Persentase Kenaikan (%) 1 NANGGROE ACEH D. Rp 1,550,000 Rp 1,750,000 13% 2 SUMATERA UTARA Rp 1,375,000 Rp 1,505,850 10% 3 SUMATERA BARAT Rp 1,350,000 Rp 1,490,000 10% 4 RIAU Rp 1,400,000 Rp 1,700,000 21%

(18)

5 KEPULAUAN RIAU Rp 1,365,087 Rp 1,665,000 22% 6 JAMBI Rp 1,300,000 Rp 1,502,300 16% 7 SUMATERA SELATAN Rp 1,350,000 Rp 1,825,600 35% 8 BANGKA BELITUNG Rp 1,265,000 Rp 1,640,000 30% 9 BENGKULU Rp 1,200,000 Rp 1,350,000 13% 10 LAMPUNG Rp 1,150,000 Rp 1,399,037 22% 11 JAWA BARAT Rp 850,000 Rp 1,000,000 18% 12 DKI JAKARTA Rp 2,200,000 Rp 2,441,301 11% 13 BANTEN Rp 1,170,000 Rp 1,325,000 13% 14 JAWA TENGAH Rp 830,000 Rp 910,000 10% 15 YOGYAKARTA Rp 947,114 Rp 988,500 4% 16 JAWA TIMUR Rp 866,250 Rp 1,000,000 15% 17 BALI Rp 1,181,000 Rp 1,542,600 31% 18 N T B Rp 1,100,000 Rp 1,210,000 10% 19 N T T Rp 1,010,000 Rp 1,150,000 14% 20 KALIMANTAN BARAT Rp 1,060,000 Rp 1,380,000 30% 21 KALIMANTAN SELATAN Rp 1,337,500 Rp 1,620,000 21%

(19)

22 KALIMANTAN TENGAH Rp 1,553,127 Rp 1,723,970 11% 23 KALIMANTAN TIMUR Rp 1,752,073 Rp 1,886,315 8% 24 MALUKU Rp 1,275,000 Rp 1,415,000 11% 25 MALUKU UTARA Rp 1,200,622 Rp 1,440,746 20% 26 GORONTALO Rp 1,175,000 Rp 1,325,000 13% 27 SULAWESI UTARA Rp 1,550,000 Rp 1,900,000 23% 28 SULAWESI TENGGARA Rp 11,25,207 Rp 14,00,000 24% 29 SULAWESI TENGAH Rp 995,000 Rp 1,250,000 26% 30 SULAWESI SELATAN Rp 1,440,000 Rp 1,800,000 25% 31 SULAWESI BARAT Rp 1,165,000 Rp 1,400,000 20% 32 PAPUA Rp 1,710,000 Rp 1,900,000 11% 33 PAPUA BARAT Rp 1,720,000 Rp 1,870,000 9% Sumber: http://www.gajimu.com/main/gaji/gaji-minimum/ump-2014 T3. INFRASTRUKTUR

Masalah infrastruktur menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi, apalagi  berdasarkan survei JBIC, Indonesia merupakan negara nomor satu tujuan investasi bagi para

investor asal Jepang, mengalahkan China. Infrastruktur menjadi perhatian utama agar industri manufaktur lebih cepat kita bangun dan tingkatkan, kemudian harus ada reformasi struktural agar kita tidak tergantung kepada bahan baku impor atau intermediate good impor.

Pembangunan infrastruktur belum memadai dan kurang mendapatkan dukungan dana. "Infrastruktur Indonesia tidak memadai sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi. Jumlah

(20)

investasi di bidang infrastruktur selama dekade terakhir oleh pemerintah pusat, pemda, BUMN, dan swasra kurang dari 4% PDB.

Bank Dunia memperkirakan Indonesia telah kehilangan setidaknya 1% pertumbuhan ekonomi setiap tahun selama dekade terakhir karena investasi yang rendah ini. rendahnya  pertumbuhan arus barang melalui pelabuhan, terutama disebabkan kinerja pelabuhan yang

terkendala kondisi infrastruktur, seperti kedalaman kolam beberapa pelabuhan di Indonesia hanya sekitar 6 meter, sehingga kapal berukuran besar yang bisa mengangkut barang secara lebih efisien tidak bisa berlabuh di pelabuhan.

Sumber: http://jurnalmaritim.com/2014/7/1903/infrastruktur-tak-memadai-sebabkan-rendahnya- pertumbuhan-arus-barang-melalui-pelabuhan http://www.jia-xiang.biz/pengusaha-jepang-keluhkan-infrastruktur-kurang-memadai http://finance.detik.com/read/2014/06/23/122059/2616227/1034/bank-dunia-tak-bosan-ingatkan-ri-untuk-alihkan-subsidi-bbm-ke-infrastruktur T4. NILAI TUKAR

Laju nilai tukar rupiah masih melanjutkan pelemahan. "Berlanjutnya tren penguatan  pada dolar Amerika membuat rupiah hilang kesempatan untuk mengalami kenaikan, Kurs

rupiah berada di level 11.790- 11.774 (kurs tengah BI). Pergerakan euro sempat menguat seiring pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin yang sepakat mengakhiri konflik dengan Ukraina. Laju dolar Australia juga sempat menguat seiring langkah bank sentralnya yang menolak memangkas nilai AUD ,Menguatnya dolar Amerika lantaran data-data makro-ekonomi Amerika membaik seperti data ketenaga kerjaan. Saat ini risiko pelebaran defisit anggaran kemungkinan akan memunculkan peluang untuk kembali dinaikkannya harga bahan  bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Sumber:

(21)

http://www.tempo.co/read/news/2014/09/04/092604439/Tekanan-terhadap-Rupiah-Diperkirakan-Berlanjut

T5. PERSAINGAN TINGGI

Konsumsi domestik Indonesia tumbuh pesat dan berjasa menyelamatkan negeri ini dari krisis keuangan global. Di balik itu, selain menikmati pertumbuhan tinggi, para pelaku bisnis merasakan persaingan yang semakin meningkat. MEA akan membawa pada liberalisasi ekonomi yang semakin luas di ASEAN, ditandai dengan peredaran secara bebas tanpa hambatan baik barang, jasa, modal maupun tenaga kerja.

Kesepakatan tersebut tentunya akan membuat tatanan ekonomi baru di ASEAN dan akan membuka berbagai peluang untuk memperoleh manfaat. Namun disisi sebaliknya juga  berpotensi menimbulkan dampak negatif.

Produk impor dari kedua negara tersebut segera membanjiri pasar Indonesia sehingga terjadi pelebaran defisit neraca perdagangan. Seharusnya hal tersebut dapat menjadi  pengalaman berharga bagi Indonesia dalam berbagai kesepakatan liberalisasi ekonomi,

termasuk MEA.

Sumber: http://www.scribd.com/doc/216714812/Paper-Singkat-MEA-1-0-Small ANCAMAN PENDATANG BARU

Dengan adanya pendatang baru di dunia bisnis, maka hal ini juga menjadi salah satu ancaman bagi perusahaan manapun khususnya PT. Mayora Indah, Tbk sebagai perusahaan lama dalam menguasai pasar yang cukup lama pula karena datangnya pendatang baru/perusahaan baru ke dalam suatu industry akan membawa kapasitas baru, keinginan untuk merebut segmen pasar maupun market share, seperti adanya pendatang baru yakni PT. Magfood Inovasi Pangan yang  berdiri tahun 2001 lalu ini masih cenderung menguasai segmen pasar yang ada dalam jumlah kecil.

Maka dapat diketahui bahwa dalam hal ancaman pendatang baru, masih cenderung kecil  bagi PT. Mayora Indah, Tbk sebagai satu ancaman yang serius di dunia bisnis yang dikelolanya. Hal ini mungkin disebabkan karena kekuatan pendatang baru biasanya dipengaruhi besar kecilnya hambatan masuk ke dalam industri. Hambatan masuk kedalam industri itu contohnya antara lain :  besarnya biaya investasi yang dibutuhkan, perijinan ,akses terhadap bahan mentah, akses terhadap

(22)

Bisa juga karena waktu dan biaya yang diperlukan untuk memasuki dunia industri tersebut cenderung tinggi, membutuhkan pengetahuan spesialis menegnai produk-produk makanan yang diproduksi, dan proteksi terhadap teknologi yang kurang baik. Biasanya semakin tinggi hambatan masuk , semakin rendah ancaman yg masuk dari pendatang baru.

Sumber: http://maritha-myworldmydream.blogspot.com/2013/04/analisa-porters-five-forces-pada- pt.html

(23)

Matriks Profil Kompetitif (CPM) PT Mayora Indah Tbk.

COMPETITIVE PROFILE MATRIX

MAYORA

TIGA PILAR SEJAHTERA

FOOD INDOFOOD

Faktor-faktor

Keberhasilan Penting Bobot

Peringka t Skor Peringka t Skor Peringka t Skor C1. CSR 0.05 2 0.1 4 0.2 3 0.15 C2. Harga Produk 0.35 3 1.05 2 0.7 3 1.05 C3. Posisi Keuangan 0.1 3 0.3 3 0.3 4 0.4 C4. Struktur Organisasi 0.05 3 0.15 3 0.15 4 0.2 C5. Distribusi  penjualan 0.3 4 1.2 3 0.9 3 0.9 C6. Pengalaman Manajemen 0.15 4 0.6 1 0.15 3 0.45 Total 1 3.4 2.4 3.15

Dapat dinyatakan bahwa PT Mayora Indah Tbk. adalah suatu perusahaan yang cukup kuat  bila dibandingkan dengan pesaingnya berdasarkan perolehan skor bobot total sebesar 3,4. Hasil

matriks profil kompetitif menunjukan bahwa Mayora memiliki manajemen yang terbaik diantara Indofood maupun Tigapilar. Dimana, Mayora mendapat total skor 3,4, Indofood mendapat total skor 3,15, sedangkan Tiga Pilar Sejahtera mendapat total skor 2,4.

Data Penunjang Matriks Profil Kompetitif (CPM)

C1. CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR)

Corporate social responsibility merupakan suatu tanggung jawab perusahaan terhadap seluruh pihak-pihak yang berkepentingan dalam kegiatan perusahaan, yaitu, konsumen, sumber daya manusia, pemegang saham, dan lingkungan. CSR mencakup beberapa aspek seperti ekonomi, sosial, budaya, serta lingkungan. Tujuan CSR adalah menjaga kelangsungan  perusahaan, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

 PT. Mayora Indah Tbk.

Program CSR yang dilakukan Mayora memang tidak tercantum dalam website resmi Mayora, yaitu http://www.Mayoraindah.co.id/. Namun, terdapat data dari http://www.gerobaksampah.com/2010/11/indofood-group-dan-Mayora-dalam-csr.html,

yang mendokumentasikan program CSR Mayora.

Dalam website tersebut, tercatat bahwa Mayora pernah menyumbangkan alat kebersihan berupa mesin dan pengolah sampah di tahun 2010.

(24)

Mayora bersama dengan Indofood menyumbangkan gerobak sampah untuk kebutuhan di lingkungan warga sekitar pabrik.

Pada tahun 2013, Mayora sedang membangun perkebunan tebu di Kecamatan Tubang, Merauke. Mayora melakukan survei operasional dan pendekatan terhadap warga. Kelompok survei terbagi menjadi tiga, yaitu, di daerah Desa Yowid, Dokil dan Wamal, yang potensial menjadi area pelabuhan. Tim yang telah dibentuk berpencar, ada tim yang mengunjungi daerah Wobuyo dan Dodalim, dan yang ketiga di sekitar Bibikem, Ulili, dan Ilwayab. Staf perusahaan yang sudah mendapat izin selalu dikawal oleh petugas keamanan, anggota dari Brimob polisi. Data ini ditemukan dari website https://awasmifee.potager.org/?page_id=489&lang=id.

Dengan demikian, PT. Mayora diberikan peringkat 2 , karena program CSR Mayora tergolong jarang dan cukup sedikit bila dibandingkan dengan kompetitornya.

 PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk.

PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. memiliki website http://www.tigapilar.com/. Program CSR yang dicatat dalam website tersebut cukup banyak. Program CSR yang dilakukan oleh Tiga Pilar Sejahtera (TPS) sebagian besar adalah dari produk makanan ringannya yang khas, yaitu Taro.

Program CSR yang pernah dilakukan TPS antara lain, “Partisipasi Taro pada Potensi Pengembangan Anak-anak Penyandang Celebral Palsy melalui Kegiatan Petualangan”,

(25)

“Petualangan Taro

“Petualangan Taro Berbagi Berbagi Ceria dengan Ceria dengan Penyandang Tuna Penyandang Tuna Rungu”, SemiRungu”, Seminar Knar Kesehataesehatann Kanker, Buka Bersama Warga, Santunan Anak Yatim, Pembagian Sembako, Penyerahan Kanker, Buka Bersama Warga, Santunan Anak Yatim, Pembagian Sembako, Penyerahan Beasiswa Anak-anak Karyawan TPS, Go Green TPS, Donor Darah, Seminar Kesehatan Beasiswa Anak-anak Karyawan TPS, Go Green TPS, Donor Darah, Seminar Kesehatan Reproduksi Wanita, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, program CSR TPS diberi Reproduksi Wanita, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, program CSR TPS diberi  peringkat 4

 peringkat 4

..

 PT. Indofood CBP PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.Sukses Makmur Tbk.

Sejak tahun 2011, Indofood memiliki komitmen untuk membangun program CSR Sejak tahun 2011, Indofood memiliki komitmen untuk membangun program CSR guna memberikan kontribusi kepada masyarakat. Beberapa program CSR yang dilakukan guna memberikan kontribusi kepada masyarakat. Beberapa program CSR yang dilakukan PT. Indofood berdasarkan website resmi PT. Indofood, PT. Indofood berdasarkan website resmi PT. Indofood, http://www.indofoodcbp.com/corporate/en-us/corporatesocialresponsibility.aspx adalah http://www.indofoodcbp.com/corporate/en-us/corporatesocialresponsibility.aspx adalah “Building Human Capital”, “Outreaching to the Community”, “Strengthening Economic “Building Human Capital”, “Outreaching to the Community”, “Strengthening Economic Value”, “Protecting the Environment”, “Solidarity for Humanity”. Dengan demikian, Value”, “Protecting the Environment”, “Solidarity for Humanity”. Dengan demikian,  peringkat

 peringkat program program CSR CSR untuk untuk PT. PT. Indofood Indofood adalah adalah 3, 3, karena karena prograprogram m CSR CSR PT. PT. IndofoodIndofood lebih banyak dari PT. Mayora, tetapi lebih sedikit dari PT. Tiga Pilar Sejahtera.

(26)

C2. HARGA PRODUK C2. HARGA PRODUK

Kategori produk yang akan dijadikan bahan perbandingan adalah kategori makanan ringan, Kategori produk yang akan dijadikan bahan perbandingan adalah kategori makanan ringan, seperti biskuit, wafer dan coklat, serta jenis makanan ringan lainnya.

seperti biskuit, wafer dan coklat, serta jenis makanan ringan lainnya.

 PT. Mayora Indah Tbk.PT. Mayora Indah Tbk.

Harga yang ditawarkan oleh Mayora cukup tinggi, karena kualitas produk yang Harga yang ditawarkan oleh Mayora cukup tinggi, karena kualitas produk yang dihasilkan dapat dikategorikan sangat baik dibanding pesaingnya. Biskuit Roma, dihasilkan dapat dikategorikan sangat baik dibanding pesaingnya. Biskuit Roma, Beng-Beng, Astor, Choki-Choki merupakan beberapa produk dari Mayora. Makanan sejenis Beng, Astor, Choki-Choki merupakan beberapa produk dari Mayora. Makanan sejenis  biskuit,

 biskuit, Beng-Beng Beng-Beng dan dan Astor Astor mungkin mungkin juga juga dimiliki dimiliki oleh oleh perusahaaperusahaan n pesaing, pesaing, namunnamun  produk

 produk Choki-Choki Choki-Choki adalah adalah salah salah satu satu produk produk Mayora Mayora yang yang sempat sempat digemari digemari oleholeh konsumen anak-anak hingga remaja. Choki-Choki juga merupakan produk coklat pasta konsumen anak-anak hingga remaja. Choki-Choki juga merupakan produk coklat pasta  pertama yang t

 pertama yang terkenal. Harga proerkenal. Harga produk biskuit Mayorduk biskuit Mayora (tahun 2014) berkisar aa (tahun 2014) berkisar antara Rp 9000,-ntara Rp 9000,-hingga Rp 55.000,- tergantung kemasan. Sedangkan untuk produk wafer dan coklat berkisar hingga Rp 55.000,- tergantung kemasan. Sedangkan untuk produk wafer dan coklat berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 200.000,- tergantung kemasan.

antara Rp 10.000 hingga Rp 200.000,- tergantung kemasan.

Produk lain dari Mayora adalah permen Kopiko, yang merupakan permen kopi Produk lain dari Mayora adalah permen Kopiko, yang merupakan permen kopi  pertama

 pertama dikenal dikenal masyarakat. masyarakat. Harga Harga permen permen Kopiko Kopiko adalah adalah Rp Rp 8500,- 8500,- perper pack  pack .. Selain itu,Selain itu,  produk

 produk makanan ringan tmakanan ringan tersebut serersebut sering dijadikan ing dijadikan sebagai sebagai isi hantaraisi hantaran atau parsel. Walaupun atau parsel. Walaupu nn makanan ringan, produk Mayora ini banyak dicari sebagai isi dari sebuah parsel, maka dari makanan ringan, produk Mayora ini banyak dicari sebagai isi dari sebuah parsel, maka dari itu, secara tidak langsung konsumen dapat menilai bahwa produk Mayora memang itu, secara tidak langsung konsumen dapat menilai bahwa produk Mayora memang  berkualitas

 berkualitas tinggi tinggi dan dan sudah sudah terjamin terjamin konsistenkonsistensi si kualitaskualitasnya, nya, sehingga sehingga tidak tidak heran heran jikajika  produk

 produk makanan makanan ringan ringan dari dari Mayora Mayora cukup cukup mahal mahal harganya. harganya. Maka Maka dari dari itu, itu, kamikami memberikan peringkat 4 untuk produk Mayora. (sumber harga dari website : memberikan peringkat 4 untuk produk Mayora. (sumber harga dari website : http://www.tokoparmo.com/printharga.php)

http://www.tokoparmo.com/printharga.php)

 PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk.PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk.

Produk makanan ringan kategori biskuit yang diproduksi oleh TPS adalah Growie. Produk makanan ringan kategori biskuit yang diproduksi oleh TPS adalah Growie. Biskuit Growie sangat jarang ditemukan pada etalase biskuit di supermarket. Mungkin Biskuit Growie sangat jarang ditemukan pada etalase biskuit di supermarket. Mungkin  produk

(27)

Harga biskuit Growie adalah Rp 10.500,- per

Harga biskuit Growie adalah Rp 10.500,- per pack  pack , dan tidak memiliki beragam kemasan., dan tidak memiliki beragam kemasan. Maka, kami memberikan peringkat yang paling rendah pada produk TPS, selain merek yang Maka, kami memberikan peringkat yang paling rendah pada produk TPS, selain merek yang diluncurkan jarang didengar oleh telinga konsumen, mutu produk juga belum terjamin diluncurkan jarang didengar oleh telinga konsumen, mutu produk juga belum terjamin 100%. Namun, ada pula satu produk yang terkenal dari TPS, yaitu

100%. Namun, ada pula satu produk yang terkenal dari TPS, yaitu snack snack   Taro dan Mie  Taro dan Mie Kremez.

Kremez.

Produk Taro rupanya menjadi pesaing bagi makanan ringan produksi Mayora, karena Produk Taro rupanya menjadi pesaing bagi makanan ringan produksi Mayora, karena sama-sama menjadi salah satu makanan favorit anak-anak. Harga Taro

sama menjadi salah satu makanan favorit anak-anak. Harga Taro snack snack  mulai dari Rp 900,- mulai dari Rp 900,-hingga Rp 56.000,- tergantung kemasan.

hingga Rp 56.000,- tergantung kemasan.

Selain biskuit, TPS juga memproduksi permen yang cukup terkenal, yaitu permen Selain biskuit, TPS juga memproduksi permen yang cukup terkenal, yaitu permen Gulas. Permen yang memiliki rasa asam manis ini rupanya tidak banyak memiliki pesaing. Gulas. Permen yang memiliki rasa asam manis ini rupanya tidak banyak memiliki pesaing. Harga permen Gulas adalah Rp 5000,- per

Harga permen Gulas adalah Rp 5000,- per pack  pack . Maka dari itu, kami memberikan peringkat. Maka dari itu, kami memberikan peringkat yang paling rendah dari semua produk pesaing, yaitu 2. (sumber harga dari website : yang paling rendah dari semua produk pesaing, yaitu 2. (sumber harga dari website : http://www.tokoparmo.com/printharga.php).

http://www.tokoparmo.com/printharga.php).

 PT. Indofood CBP PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.Sukses Makmur Tbk.

PT. Indofood merupakan pesaing terberat Mayora, dengan produk-produk makanan PT. Indofood merupakan pesaing terberat Mayora, dengan produk-produk makanan ringannya yang bervariasi dan sangat dikenal masyarakat, yaitu Chitato, Chiki, JetZ, Qtela, ringannya yang bervariasi dan sangat dikenal masyarakat, yaitu Chitato, Chiki, JetZ, Qtela, Cheetos, Lays. Kualitas produk, terutama rasa, menjadi faktor keberhasilan penting bagi Cheetos, Lays. Kualitas produk, terutama rasa, menjadi faktor keberhasilan penting bagi  produk

 produk makanan makanan ringan ringan yang yang diproduksdiproduksi i Indofood. Indofood. Maka, Maka, tidak tidak heran heran bila bila harga harga makananmakanan ringan ini juga tergolong cukup mahal dibanding pesaing-pesaing di bawahnya. Harga ringan ini juga tergolong cukup mahal dibanding pesaing-pesaing di bawahnya. Harga makanan ringan berkisar antara Rp 900,- hingga Rp 100.000,- tergantung kemasan. makanan ringan berkisar antara Rp 900,- hingga Rp 100.000,- tergantung kemasan. Produk- produk

 produk ini ini juga juga sering sering digunakan digunakan sebagai sebagai isi isi dari dari parsel parsel atau atau hantaran. hantaran. Tetapi, Tetapi, IndoIndofoodfood tidak memiliki produk permen yang sebanding dengan produk Mayora. Maka dari itu, kami tidak memiliki produk permen yang sebanding dengan produk Mayora. Maka dari itu, kami memberikan peringkat yang sama kepada Indofood, yaitu tiga.

memberikan peringkat yang sama kepada Indofood, yaitu tiga.

C3. POSISI KEUANGAN C3. POSISI KEUANGAN

(28)

Sumber:

https://www.ipotnews.com/index.php?level2=marketdata&menu=stockdetilmenu&frmStoc kCode=MYOR#fundamental

Data diatas menunjukkan rasio-rasio dasar keuangan dari kompetitor PT. Mayora Indah Tbk. yaitu Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. dan Tiga Pilar Sejahtera Tbk.

Berdasarkan data diatas, menunjukkan sales growth dari PT. Mayora Indah Tbk. dan Indofood CBP Sukses Makmur. Sales growth PT. Mayora Indah Tbk. mencapai 27,97% sedangkan Indofood CBP Sukses Makmur 24,10% dan Tiga Pilar Sejahtera Tbk. adalah

(29)

34,94%. Angka tersebut menunjukkan bahwa sales growth Tiga Pilar Sejahtera Tbk. masih lebih baik dibandingkan PT. Mayora Indah Tbk. dan Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Total margin yang tersedia untuk menutupi beban operasi dan menghasikan laba atau kita kenal sebagai gross profit margin. Berdasarkan data diatas, gross profit margin PT. Mayora Indah Tbk. mencapai 1408,0 M, Tiga Pilar Sejahtera Tbk. mencapai 256,9 M dan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. mencapai 3967,4 M. Dari data diatas menunujukkan bahwa gross profit margin PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. lebih  baik daripada PT. Mayora Indah Tbk dan Tiga Pilar Sejahtera Tbk.

Operating profit margin adalah profitabilitas tanpa memperhitungkan pajak dan  bunga. Berdasarkan data diatas, operating profit margin PT. Mayora Indah Tbk. mencapai 8,58%, Tiga Pilar Sejahtera Tbk. mencapai 16,14% dan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. mencapai 11,93 %. Dari data diatas menunujukkan bahwa operating profit margin PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk. lebih baik daripada PT. Mayora Indah Tbk. dan Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Laba setelah pajak penjualan dapat kita sebut sebagai net profit margin. Berdasarkan data diatas, net profit margin PT. Mayora Indah Tbk. mencapai 0,04, Tiga Pilar Sejahtera Tbk. mencapai 0,09 dan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. mencapai 0,09. Dari data diatas menunujukkan bahwa net profit margin PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. dan Tiga Pilar Sejahtera Tbk lebih baik daripada PT. Mayora Indah Tbk..

Earning per share (EPS) atau laba per saham menunjukkan laba yang tersedia bagi  pemilik saham biasa. Berdasarkan data diatas, EPS PT. Mayora Indah Tbk. mencapai

679,70 kali, Tiga Pilar Sejahtera Tbk. mencapi 134,48 kali dan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. mencapai 460,0 kali. Dari data diatas menunujukkan bahwa EPS PT. Mayora Indah Tbk. lebih baik daripada PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. dan Tiga Pilar Sejahtera Tbk.

Price Earning Ratio atau PER adalah rasio yang menunjukkan perbandingan harga saham perusahaan dan laba perusahaan. Berdasarkan data diatas, PER PT. Mayora Indah Tbk. mencapai 46,34 kali, Tiga Pilar Sejahtera Tbk. mencapai 18,79 kali dan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. mencapai 23,60 kali. Dari data diatas menunujukkan bahwa PER PT. Mayora Indah Tbk lebih baik daripada. PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. dan Tiga Pilar Sejahtera Tbk.

(30)

Price to Book Value (PBV) menunjukkan perbandingan antara harga saham dibandingkan nilai ekuitas per saham. Berdasarkan data diatas, PBV PT. Mayora Indah Tbk. mencapai 6,47 kali, Tiga Pilar Sejahtera Tbk. mencapai 2,90 kali dan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. mencapai 4,42 kali. Dari data diatas menunujukkan bahwa PBV PT. Mayora Indah Tbk lebih baik daripada. PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. dan Tiga Pilar Sejahtera Tbk.

Return On asset atau ROA menunjukkan tingkat pengembalian laba setelah pajak  per dolar aser atau juga dikenal sebagai pengembalian investasi. Berdasarkan data diatas, ROA PT. Mayora Indah Tbk. mencapai 5,48%, Tiga Pilar Sejahtera Tbk. 7,57% dan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. mencapai 10,89%. Dari data diatas menunujukkan  bahwa ROA PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. lebih baik dar ipada PT. Mayora Indah

Tbk. dan Tiga Pilar Sejahtera Tbk.

Return On Equity atau ROE menunjukkan tingkat pengembalian laba setelah pajak  per dolar investasi pemegang saham di perusahaan. Berdasarkan data diatas, ROE PT. Mayora Indah Tbk. mencapai 13,96%, Tiga Pilar Sejahtera Tbk. 15,44% dan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. mencapai 18,53%. Dari data diatas menunujukkan bahwa ROE PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. lebih baik daripada Tiga PT. Mayora Indah Tbk dan Pilar Sejahtera Tbk.

Dari data diatas, PT. Mayora Indah Tbk. unggul earning per share, PER dan PBV. Tiga Pilar Sejahtera Tbk. unggul sales growth, operating profit, net profit dan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. unggul gross profit, net profit, ROA dan ROE.

Berdasarkan data diatas peringkat PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. memiliki  peringkat empat yang menunjukkan sangat kuat dalam kondisi keuangan. PT. Mayora Indah

Tbk. memiliki peringkat tiga yang menunjukkan sangat kuat dalam kondisi keuangan dan Tiga Pilar Sejahtera Tbk. memiliki peringkat tiga yang menunjukkan sangat kuat dalam kondisi keuangan.

(31)

Dari bagan organisasi yang diimplementasikan, Indofood memiliki struktur organisasi yang lebih flat   dibandingkan Mayora maupun Tiga Pilar Sejahtera Food. Sehingga untuk struktur organisasi Indofood mendapat peringkat paling tinggi.

(32)
(33)

Sumber: Laporan Tahunan 2013 PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk halaman 13

(34)

Dari data yang ditampilkan Mayora mempunyai distribusi hingga internasional, Tiga Pilar Sejahtera Food hanya menpunyai di berbagai kawasan di indonesi, begitu pula Indofood dibidang snack.

Distribusi Penjualan Mayora

(35)

Distribusi Penjualan Indofood CPB C6. PENGALAMAN MANAJEMEN

Pengalaman manajemen dapat dilihat dari tahun berdirinya perusahaan. Mayora telah berdiri  pada tahun 1977, Tiga Pilar Sejahtera Food mulai berdiri tahun 2003, sedangkan Indofood

telah berdiri 1982 tetapi Indofood mulai berbisnis makanan ringan pada tahun 1990.

(36)

Sumber: http://www.tigapilar.com/

Sumber: http://www.indofoodcbp.com/corporate/en-us/ourcompany/overview/ourhistory.aspx

(37)

Matriks Evaluasi Faktor Internal (IFE) PT Mayora Indah Tbk.

Strength(s) Bobot Peringkat Score

S1. Penjualan Bersih 2013 meningkat 14,3% 0,12 4 0,48

S2. Memiliki varian 6 kategori produk 0,1 3 0,3

S3. Didistribusikan kepada lebih dari 150.000 outlet ritel 0,14 4 0,56

S4. Iklan produk yang menarik 0,01 4 0,04

S5. Penggunaan teknologi yang tinggi

0,13 3 0,39

Weakness(es)

W1. Biaya periklanan yang tinggi 0,08 2 0,16

W2. Tingginya utang untuk belanja modal 0,07 2 0,14 W3. Perusahaan tidak dapat memaksimalkan utang yang ada,

nampak dari ROE yang rendah, yaitu 13,96% 0,1 1 0,1 W4. Pengalokasian modal perusahaan yang buruk, dikuasai oleh

masyarakat sebesar 67,07%, rawan untuk diambil alih oleh pihak

lain 0,05 2 0,1

W5. Kurang memperhatikan jenjang karir 0,09 2 0,18 W6. Produk menggunakan zat aditif berbahaya bagi kesehatan

 bila dikonsumsi dalam jangka panjang dan berlebihan 0,11 1 0,11

TOTAL 1 2,56

Secara keseluruhan, perusahaan ini memperoleh skor bobot total sebesar 2.56 yang dalam skala 1 sampai 4 berada ditengah - tengah , mengindikasikan adanya ruang yang luas bagi perbaikan dalam keuangan, operasai, strategi, dan prosedur perusahaan.

Data Penunjang Matriks Evaluasi Faktor Internal (IFE) Strength

S1. PENJULALAN BERSIH MENINGKAT

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatatkan laba yang dapat didistribusikan kepada  pemilik entitas induk per Desember 2013 mencapai Rp1,04 triliun, laba tersebut naik  bila dibandingkan laba tahun sebelumnya sebesar Rp729,63 miliar. Dalam keterangan yang dipublikasikan, Jumat (28/3/2014), penjualan bersih naik 14,33 persen per Desember 2013 menjadi Rp12,02 triliun dari tahun sebelumnya Rp10,51 triliun. Sementara itu, total aset per Desember 2013 sebesar Rp9,71 triliun naik dari total aset per Desember 2012 yang sebesar Rp8,30 triliun.

Sumber: http://economy.okezone.com/read/2014/03/28/278/962249/laba-Mayora-tembus-rp1-04-triliun

(38)

S2. VARIAN KATEGORI PRODUK

Tingginya tingkat komsumsi kopi di Indonesia membuat pasar produk kopi juga terus tumbuh dari tahun ke tahun. Jenis produk minuman kopi yang beredar pun terus  bertambah.

Sebelumnya hanya ada kopi tubruk (kopi hitam), belakangan jenis produk minum kopi sangat beraneka ragam, mulai dari kopi instan (tanpa ampas) sampai kopi yang ditambahi aneka rasa. Sejauh ini, pasar kopi susu masih didominasi pemain-pemain yang sebelumnya sudah eksis di pasar kopi hitam, grup Kapal Api pun masih menjadi  pemimpin di kategori ini. Lewat dua merek besutannya, Kapal api Susu dan ABC Susu Posisi grup Kapal Api di tempel ketat oleh PT Mayora Indah Tbk. Lewat merek andalannya, Torabika.

Tak tanggung-tanggung Mayora mengepung pasar kategori ini dengan 9 varian sekaligus, yaitu Torabika Duo, Torabika Duo Susu, Torabika Jahe Susu, Torabika Moka, Torabika 3 in One, Torabika Cappuccino, Kopiko Brown Coffee, Kopiko White Coffee, Kopiko White Mocca. Kategori kopi susu Torabika menempati posisi strategis yang menghasilkan kontribusi signifikan pada penjualan produk kopi seduh di Mayora Sumber: http://ruslhysyam-motivasi.blogspot.com/2010_06_01_archive.html

S3. DISTRIBUSI

Produk Mayora didistribusikan kepada lebih dari 150.000 outletritel di seluruh Indonesia. Mengingat ukuran dan keragaman geografis pasar Indonesia, perusahaan telah memberikan usaha yang cukup besar untuk memperluas jaringan distribusi ke seluruh wilayah negara. Semua penjual produk di Indonesia saluran distribusi Mayora dan dikoordinasimelalui kelompok daerah yang terletak di dekat pasar. Jaringan distribusi yang kuat, produk PT Mayora Indah Tbk tidak hanya ada di Indonesia namun juga dapat kita jumpai di Negara seberang lautan seperti Malaysia, Thailand, philiphines, Vietnam, Singapore, Hong Kong, Saudi Arabia, Australia, Africa, America dan Italy.

Sumber:

http://www.scribd.com/doc/39311307/BAB-II

http://widiyaskyblue.blogspot.com/2013/05/analisis-manajemen-pt-Mayora-indah-tbk.html

(39)

S4. IKLAN PRODUK MENARIK

Permen Kiss adalah produk permen dari Mayora. Produk permen ini banyak ditemukan di supermarket, warung, asongan, ataupun di toko makanan. Permen Kis menawarkan  produk permen mint yang dapat menyegarkan pernafasan. Permen ini dapat menambah  percaya diri dalam pergaulan dengan kesegaran nafas mulut. Permen Kis juga dikemas secara inovatif. Pada bungkus permen terdapat tulisan tulisan untuk mengungkapkan  perasaan. Dengan slogan 'Ga Cuma Wangi Juga Bisa Ngomong', permen ini menawarkan cara baru untuk mengungkapkan perasaan kepada teman atau pasangan. Permen Kis hadir dengan varian rasa mint, mint barley, mint cherry, mint grape.

Sumber: http://www.vemale.com/brand/18713-permen-kis-ga-cuma-wangi-juga-bisa-ngomong.html

Iklan yang menggambarkan ulat ingin meraih daun pucuk teh dengan suara “ pucuk,  pucuk, pucuk” sudah pasti banyak orang yang mengetahuinya. Ya. Itulah iklan inspiratif dari minuman teh dalam kemasan Teh Pucuk Harum. Mengambil icon dua ekor ulat yang ingin mendapatkan daun the pucuk yang masih segar tapi sudah didahului para  pemetik menjadi senjata mereka mengenalkan produk minuman dalam kemasan ini.

Merk Teh Pucuk Harum belum lama diperkenalkan ke khalayak ramai.

Baru tiga tahun berjalan dan ternyata anak perusahaan dari Mayora tersebut memberikan gambaran yang cukup baik. media iklan yang inspiratif menjadi corong utama mengenalkan produk itu.

Dengan slogan “Rasa teh terbaik ada di pucuknya” Mayora ingin menyampaikan bahwa minuman buatannya tercipta dari daun teh segar dan berada di pucuknya. Jadi bisa dipastikan bahwa rasanya akan terasa seperti teh yang diseduh langsung. Selain daun yang masih segar dan hanya diambil dari pucuknya saja, pengolahan yang dilakukan  juga menggambarkan seperti sedang menyeduh teh secara nyata. Sebagai bukti warna

kecoklatan pada teh yang tercipta adalah karena efek dari proses menyeduh itu.

Varian Teh Pucuk Harum Less Sugar yang menjadi varian terbaru, bisa menjadi jawaban  bagi mereka yang tidak suka kadar gula tinggi. Mayora melihat adanya kecenderungan

masyarakat yang sudah mengerti tentang pentingnya hidup sehat. Kadar gula dalam minuman teh dalam kemasan sering kali terlalu tinggi. jadi dengan varian rendah gula

(40)

itu, minuman teh dalam kemasan dari Teh Pucuk Harum bisa menjadi pilihan tepat dalam menghilangkan dahaga.

Sumber: http://mahasiswaekonomi.com/belajar-ekonomi/minuman-teh-dalam-kemasan-ingat-teh-pucuk-harum-less-sugar/

S5. PENGGUNAAN TEKNOLOGI YANG TINGGI

PT Mayora Indah Tbk induk dari produksi Mayora, terus menggenjot produksinya, cara yang dilakukan adalah dengan menggunakan mesin buatan Denmark dan Italia. Hal ini disampaikan oleh Manufacturing Division Head pabrik Mayora Nurdin Lesmana saat acara media visit ke pabrik Mayora di Jatake Mayora bergerak di bisnis industri makanan dan minuman. Sejak 1992 perusahaan ini sudah melakukan kegiatan ekspor, dan saat ini Mayora sudah menggarap pasar di Afrika dan Timur Tengah.

 Nurdin mengatakan, angka penjualan Mayora sudah mencapai Rp 9,5 triliun di 2011, sementara angka ekspor mencapai Rp 3,5 triliun. Mayora menggunakan mesin Schorch buatan Denmark untuk produksi makanan jenis  butter cookies. Untuk memproduksi permen, Mayora menggunakan mesin bermerek Bosch buatan Italia dan satu mesin permen buatan Jepang yaitu Japan Automatic Mechine (JAM).

Kita adalah perusahaan yang mengaplikasikan produk halal dan bermutu juga aman. Kita mengandalkan teknologi tinggi dan tepat guna untuk mendapatkan kualitas terbaik

Sumber: http://finance.detik.com/read/2012/08/30/150244/2003380/1036/Mayora-pakai-mesin-buatan-eropa-untuk-kebut-produksi

Weakness

W1. BIAYA PERIKLANAN TINGGI

Apa kata Mayora? Hermawan Lesmana, Direktur Keuangan Mayora, membantah anggapan bahwa bintang perusahaan yang ikut didirikannya itu telah meredup. Katanya, Mayora tak mengurangi biaya promosi di tengah krisis sekalipun. Periode 2000-2, besaran

(41)

angka promosi bahkan terus diperbesar. Sepanjang 2000, Mayora menghabiskan Rp 49 miliar untuk promosi dan naik lagi menjadi Rp 52 miliar tahun berikutnya. Pada 2002, angka itu mencapai Rp 75 miliar. Hasilnya, penjualan Mayora sebesar Rp 998 miliar pada 2002 atau naik 19,2% dibanding tahun sebelumnya, Rp 833 miliar. Tahun ini, Mayora menargetkan penjualan Rp 1-1,2 triliun. Laba bersih tahun 2001 sebesar Rp 31,14 milliar dan naik hampir 400% pada 2002 yang mencapai Rp 119,49 milliar.

Prestasi ini adalah buah dari berbagai kebijakan baru. Salah satunya, perubahan strategi  beriklan. Saat krisis tempo hari, iklan-iklan Mayora tampak berbeda dibanding sebelumnya. Iklan-iklan sebelumnya lebih menonjolkan citra korporat, sedangkan saat itu Mayora memilih menonjolkan merek-merek produk. Perusahaan makanan ringan ini tampaknya sadar bahwa tak semua produk Mayora dikenal masyarakat. Beng Beng, Choki-Choki dan Kopiko memang dikenal sebagai produk Mayora. Namun, Mayora hampir-hampir tak dikenali pada produknya yang lain seperti Wafer Sando, Suklat, Energen Sereal, permen Tamarin dan Kalsio meskipun gencar diiklankan.

Sumber: http://swa.co.id/listed-articles/ada-apa-lagi-dari-Mayoratanya

Melebihi Estimasi

Target penjualan ekspor Mayora tahun ini sebesar Rp 2,58 triliun sedikit di atas estimasi Departemen Riset IFT pada awal 2011 senilai Rp 2,55 triliun. Peningkatan ekspor akan didorong pertumbuhan permintaan pasar ekspor. Menurut Departemen Riset IFT, Mayora mulai menikmati upaya penetrasi ke pasar ekspor setelah melakukan biaya iklan, promosi, dan survei pasar yang tinggi tahun lalu.

Pada tahun 2010, Mayora merealisasikan biaya iklan, promosi, serta survei pasar sebesar Rp 661 miliar, tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

Biaya iklan dan survei pasar yang besar ini mencakup strategi Mayora untuk mengenali pasar ekspor serta mempromosikan produk-produknya. Pada kuartal I 2011, Mayora juga mengalokasikan biaya iklan, promosi, dan survei pasar yang besar. Biaya iklan dan promosi Mayora naik 35% menjadi Rp 131,8 miliar di kuartal I 2011 dibanding periode yang sama 2010, sedangkan biaya survei dan riset pasar naik delapan kali lipat menjadi Rp 2,3 miliar.

(42)

Kajian Departemen Riset IFT menunjukkan selama periode 2004-2010, setiap biaya iklan dan promosi serta survei dan riset yang dilakukan Mayora paling efektif mendorong  penjualan ketika tahun 2009. Setiap Rp 1 biaya iklan, promosi, survei, dan riset yang dikeluarkan dapat menyumbangkan pendapatan senilai Rp 19,2 pada tahun 2009. Sementara efektivitas biaya iklan dan riset paling rendah terjadi pada 2005, dengan setiap Rp 1 biaya yang dikeluarkan hanya dapat menghasilkan Rp 9,6 penjualan.

Pada kuartal I 2011, setiap biaya iklan dan riset yang dikeluarkan Mayora dapat memberikan pendapatan senilai Rp 14,7, sedikit turun dibandingkan dengan efektivitas periode yang sama tahun 2010 dengan Rp 1 biaya yang dikeluarkan dapat mendorong penjualan Rp 15,6. Besarnya biaya riset dan survei, serta menurunnya efektivitas iklan dan promosi selama kuartal I 2011 mengakibatkan margin laba usaha Mayora harus melemah 480 basis poin ke level 7,8%, sekaligus mendorong margin laba bersih turun 320 basis poin menjadi 4,6%.

Sumber:

https://www.ipotnews.com/m/article.php?jdl=Mayora_Targetkan_Penjualan_Ekspor_Rp_2_58  _Triliun&level2=&level3=&level4=MYOR&news_id=315054&group_news=CLIPPING&tag

ing_subtype=COMPANYNEWS&popular=&search=y&q=MYOR W2. UTANG TINGGI

Mayora telah menerbitkan obligasi dan sukuk sebesar Rp 750 miliar. Utang ini membuat debt to equity ratio Mayora lebih dari satu kali.Mayora akan menjual produk ke China, Thailand, India, Vietnam, dan Myanmar. Selain itu juga ke negara Timur Tengah,  Nigeria. Ini karena sejumlah produk biskuit dan wafer Mayora sudah cukup dikenal di Nigeria.

(43)

W3. UTANG KURANG MAKSIMAL

Sumber:

https://www.ipotnews.com/index.php?level2=marketdata&menu=stockdetilmenu&frmStoc kCode=MYOR#fundamental

Return On Equity atau ROE menunjukkan tingkat pengembalian laba setelah pajak per dolar investasi pemegang saham di perusahaan. Berdasarkan data diatas, ROE PT. Mayora Indah Tbk. mencapai 13,96%.

(44)

Sumber:

http://www.IDX.co.id/Portals/0/StaticData/ListedCompanies/Corporate_Actions/New_Info  _JSX/Jenis_Informasi/01_Laporan_Keuangan/04_Annual%20Report//2012/MYOR/MYOR   _Annual%20Report%202012.pdf

W5. JENJANG KARIRS KURANG DIPERHATIKAN

(45)

Sumber: http://www.qerja.com/review/detail_review/Mayora-Indah-Tbk-PT/2#_=_ W6. KOMPOSISI ZAT ADITIF PRODUK

Permen Kiss dan berbagai permen wangi atau permen yang bisa ngomong lainnya yang  perlu anda ketahui dengan jelas. Ada beberapa hal penting yang perlu anda ingat, di antaranya

adalah :

- Perlu anda ingat bahwa permen tersebut tidak jauh berbeda dengan permen pada umumnya yang mengandung banyak gula. Selain itu, di dalam permen seperti itu juga terdapat  banyak bahan tambahan seperti gula sintesis, pengawet, pewarna, dan lainnya. Meskipun bahan

tersebut bisa digunakan untuk bahan pangan, namun tidak baik jika dikonsumsi oleh tubuh dalam jumlah yang banyak.

- Permen kiss bukanlah pengganti pasta gigi yang bisa menyegarkan nafas anda. Efek wangi yang ditimbulkan oleh permen ini hanyalah bersifat sesaat saja. Dengan kata lain, mulut anda tetap berbau tidak sedap walaupun anda sudah mengonsumsi permen ini.

- Sangat dianjurkan bagi anda untuk tidak mengonsumsi permen ini dan eprmen  jenis apapu lebih dari 40 gram atau yang setara dengan 4 sampai 5 butir dalam satu hari. Adapun efek samping yang dihasilkan dari permen adalah kegemukan atau obesitas dan kencing manis yang berkaitan dengan tingginya kadar gula dalam sebutir permen.

(46)

BAB IV

ANALISIS DAN PILIHAN STRATEGI

Matriks Kekuatan-Kelemahan-Peluang-Ancaman (TOWS) pada PT Mayora Indah Tbk.

STRENGTH WEAKNESS

1 Penjualan Bersih 2013 meningkat 14,3% Biaya periklanan yang tinggi

2 Memiliki varian 6 kategori produk Tingginya utang untuk belanja modal 3

Didistribusikan kepada lebih dari 150.000 outlet ritel

Perusahaan tidak dapat memaksimalkan utang yang ada, nampak dari ROE yang rendah, yaitu 13,96%

4

Iklan produk yang menarik

Pengalokasian modal perusahaan yang buruk, dikuasai oleh masyarakat sebesar 67,07%, rawan untuk diambil alih oleh pihak lain

5 Penggunaan teknologi yang tinggi Kurang memperhatikan jenjang karir 6

-Produk menggunakan zat aditif berbahaya bagi

kesehatan bila dikonsumsi dalam jangka panjang dan  berlebihan

OPPORTUNITY THREAT

1

Dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asia 2015, maka jangkauan pasar meluas

Kenaikan tarif dasar listrik dan bahan bakar sebesar 65%

2

Meningkatnya jumlah penduduk menjadi

273,2 juta pada 2025 Kenaikan Upah Minimum Regional sebesar 11% 3 Gaya hidup instan Infrastruktur di Indonesia yang tidak memadai 4 Segmen pasar industri yang luas Pengaruh pelemahan nilai tukar

5 Konsumtif (Rasa ingin mencoba) Pertambahan jumlah pesaing

STRATEGI SO STRATEGI WO

Menambah varian – varian produk baru setiap tahun (S2,O4,O5)

Mencariangel investor untuk menanamkan modal (W2,O1)

Melakukan penambahan varian rasa yang baru  buat produk yang belum ada banyak varian

sehingga bisa memuaskan selera konsumen yang beragam (S2,O2)

Mencari pihak manajemen yang berkompeten dari MEA sehingga bisa meningkatkan ROE yang diterima (W2, O1)

STRATEGI ST STRATEGI WT

Menggunakan teknologi canggih yang hemat energi (S5, T1)

Mengiklankan produk pada media internet seperti Youtube (W1,T2, W5)

Memperbaiki jenjang karir kepada karyawan yang  berkompeten (W4, T5)

Referensi

Dokumen terkait

Analisis perbandingan kinerja PT Mayora Indah Tbk dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dilakukan berdasarkan empat rasio keuangan sebagai indikator kinerja keuangan dan

Skripsi yang berjudul “Sumber dan Penggunaan Modal Kerja Pada PT Mayora Indah Tbk dan PT Siantar Top Tbk yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia” disusun untuk

Demikian juga pada tahun 2009 ke tahun 2010, nilai growth PT Mayora Indah, Tbk mengalami perubahan yang mengakibatkan nilai laba ditahan dan berdampak pada

Sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan Praktik Kerja Magang yang berjudul “Analisis Kegiatan Training Pada Divisi Human Resource Management Di PT Mayora Indah

Susunan Direksi Perseroan tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum PT Mayora Indah Tbk No.10 tanggal 20 Juni 2019 yang dibuat di hadapan Periasman Effendi, S.H.,

1) Berdasarkan analisis selama periode 2006-1016 perputaran modal kerja PT Mayora Indah Tbk cenderung fluktuatif. Fluktuasi perubahan perputaran modal kerja dipengaruhi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Independen berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan laba pada PT Mayora Indah Tbk., pengaruh rasio

Dilihat dari hasil rata-rata total asset turnover PT Mayora Indah Tbk sebesar 1,33 kali yang berarti selama 6 tahun kinerja keuangan perusahaan kurang baik karena dibawah standar