• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BAKTERI. docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BAKTERI. docx"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/Semester : X/Ganjil

Materi Pelajaran : Archaebacteria dan Eubacteria, Ciri, Karakter dan Peranannya Pertemuan : 7

Alokasi Waktu: 3 x 45 menit

A. Kompetensi inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

2. Menghayati dan mengamalkan prilaku jujur , disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong), kerjasama, toleran, damai, santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sekitar dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cermin bangsa dalam pergaulan dunia.

3. Memahami, menerapkan, mengamalkan dan mengevaluasi pengetahuan faktual, prosedural serta kognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, menyaji, mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengem-bangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif dan mampu menggunakan metode sesuai dengan kaidah.

B. Kompetensi dasar

(2)

C. Indikator pencapaian kompetensi

1. Menyebutkan 5 ciri-ciri umum golongan Archaebacteria contohnya Methanococcus janascii.

2. Menyebutkan 5 ciri-ciri umum golongan Eubacteria contohnya Eschericia coli. 3. Menyebutkan 5 perbedaan Archaebacteria dengan Eubacteria.

4. Mengelompokkan 5 bakteri yang termasuk golongan Archaebacteria 5. Mengelompokkan 5 bakteri yang termasuk golongan Eubacteria 6. Menjelaskan 5 perbedaan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria.

D. Tujuan pembelajaran

Setelah proses menggali/meneliti: Kajian pustaka, literatur, berdiskusi, kerja kelompok peserta didik dapat:

1. Menyebutkan 5 ciri-ciri umum golongan Archaebacteria contohnya Methanococcus janascii.

2. Menyebutkan 5 ciri-ciri umum golongan Eubacteria contohnya Eschericia coli.

3. Menyebutkan 5 perbedaan Archaebacteria dengan Eubacteria.

4. Mengelompokkan 5 bakteri yang termasuk golongan Archaebacteria 5. Mengelompokkan 5 bakteri yang termasuk golongan Eubacteria 6. Menjelaskan 5 perbedaan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria. E. Materi ajar

BAKTERI

(3)

bakteri yang menghasilkan gas metan dari sumber karbon yang sederhana, uniseluler, mikroskopik, dinding sel bukan peptidoglikon, dan secara biokimia berbeda dengan Eubacteria. Selain itu, sifat Archaebacteria yang lain adalah bersifat anaerob, dapat hidup di sampah, tempat-tempat kotor, saluran pencernaan manusia atau hewan, halofil ekstrem, lingkungan bergaram, serta termoplastik pada suhu panas dan lingkungan asam. Archaebacteria dianggap sebagai nenek moyang dari bakteri yang ada sekarang ini. Archaebacteria mencakup makhluk hidup autotrof dan heterotrof. Archaebacteria terbagi menjadi tiga kelompok sebagai berikut bakteri metanogen, Halobakterium dan bakteri termo-asidofil.

Eubacteria adalah bakteri yang bersifat prokariot. Inti dan organelnya tidak memiliki membran, bersifat uniseluler, bersifat mikroskopik, serta mempunyai dinding sel yang tersusun dari peptidoglikon. Selnya dapat berbentuk bulat atau batang yang lurus, terpisahpisah atau membentuk koloni berupa rantai, serta bertindak sebagai dekomposer pengurai. Bakteri ini hidup secara parasit dan patogenik. Akan tetapi, ada pula yang bersifat fotosintetik dan kemoautotrof. Eubacteria menjadi unsur yang sangat penting dalam proses daur ulang nitrogen dan elemen lain. Selain itu, beberapa Eubacteria dapat dimanfaatkan dalam proses industri. Eubacteria terbagi menjadi enam filum, yaitu bakteri ungu, bakteri hijau, bakteri gram positif, Spirochaet, Prochlorophyta, dan Cyanobacteria.

Bakteri merupakan makhluk hidup bersel satu yang berukuran sangat kecil dan mempunyai bentuk yang beraneka ragam. Bakteri dapat berbentuk batang, spiral, atau bola. Bentuk tubuh ini dapat dijadikan dasar klasifikasi bakteri. Ukuran bakteri yang paling besar kira 100 m. Ada pula yang kurang dari 1 m dan yang terkecil kira-kira berukuran 0,1 m (1 mikron = 0,001 mm). Bakteri hanya dapat diamati dengan menggunakan mikroskop. Ukuran bakteri yang lebih kecil dari 0,1 m hanya dapat diamati dengan mikroskop elektron. Perkembangbiakan parasekual bakteri dapat terjadi dengan tiga cara, yaitu transformasi, konjugasi, dan transduksi.

F. Metode pembelajaran 1. Model Pembelajaran

 Inkuiri

(4)

 Diskusi

G. Sumber, bahan dan alat Sumber : -Buku SMA kelas x

- Buku-buku yang relevan yang menunjang materi - Internet

Bahan : Power point materi pembelajaran, Gambar-gambar Alat : Spidol, Whiteboard, Laptop dan OHP

H. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran Pertemuan Pertama

Waktu : 3 x 45 menit a. Kegiatan Awal (15 menit)

Kegiatan Aktivitas pembelajaran Alokasi waktu

Pembukaan  Memberi salam,  mengecek absensi,

 Mengkondisikan siswa untuk memulai pelajaran dibuka dengan doa,

 Mengecek kesiapan siswa dan menyiapkan media pembelajaran.

5 menit

Apersepsi  Apersepsi dengan menanyakan hal yang berhubungan dengan pelajaran yaitu tentang bakteri (Archaebacteria dan Eubacteria)

 (Anak-anak kalian tahu kan ada bakteri di usus besar yang membusukkan makanan kita? Kira-kira bakteri apakah itu? Bakteri golongan apakah itu?)

5 menit

Motivasi  Meluruskan jawaban siswa jika kurang tepat dan mengkomunikasikan tujuan pembelajaran.

5 menit

(5)

Kegiatan Aktivitas yang dilakukan Alokasi waktu

Mengamati

 Guru membagi kelompok yang beranggotakan 2-3 orang.

 Guru menayangkan gambar Archaebacteria dan Eubacteria melalui LCD untuk dianalisis.

 Guru meminta siswa untuk memperhatikan dan menganalisis gambar yang berkaitan dengan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria dengan kelompoknya.

25 menit

Menanya Siswa di motivasi untuk membuat pertanyaan dari pengamatan yang telah dilakukan dan literatur yang mereka bawa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah disampaikan tadi contoh:

1. Tuliskan ciri-ciri Archaebacteria! 2. Tuliskan ciri-ciri Eubacteria?

3. Apa perbedaan Archaebacteria dengan Eubacteria?

10 menit

Mengumpulk an data

 Didalam kelompok diskusi siswa diminta mengumpulkan data dari hasil pengamatan yang dilakukan terhadap gambar yang ditayangkan dengan LCD dan gambar hard copy yang diberikan oleh Guru.

25 menit

Mengasosiasi kan

 Dalam kelompok diskusi, siswa diminta untuk mengerjakan lembar kerja siswa dan membuat laporan singkat tentang

pengamatan yang dilakukan dan membuat laporan sederhana tentang hasil diskusi yang telah mereka lakukan (aspek jujur dan tanggung jawab diharapkan muncul di sini).

30 menit

Mengkomuni kasikan

 Guru meminta setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil kelompoknya dan kelompok lain diminta menanggapi atau memberikan masukan terhadap apa yang disampaikan temannya.(aspek demokrasi, percaya diri, saling menghargai diharapkan muncul di sini).

 Guru meluruskan penjelasan siswa jika

(6)

terdapat kesalahan konsep.

c. Kegiatan Akhir (20 menit)

Kegiatan Kegiatan yang dilakukan Alokasi waktu

Penutup  Membuat kesimpulan bersama-sama terkait pembelajaran yang sudah dilalui.

 Guru memberikan tugas kepada siswa.

15 menit

 Menutup pembelajaran dan berpesan kepada siswa untuk mempelajari materi selanjutnya.  Mengucapkan salam.

5 menit

I. Penilaian

Penilaian hasil belajar siswa mencakup tiga ranah yaitu ranah kognitif, psikomotor dan afektif berdasarkan lembar kerja siswa.

1. Penilaian Afektif

(7)

Keterangan:

Skor 0 tidak lengkap/tidak rapi/tidak ada kerja sama/kurang tepat waktu/kurang berpartisipasi

Skor 1 kurang lengkap/kurang rapi/kurang ada kerja sama/kurang tepat waktu/kurang berpartisipasi

Skor 2 lengkap/ rapi/kerja sama baik/tepat waktu/partisipasi baik

Jumlah skor maksimum = 10

Nilai yang dicapai =

Jumlah skor yangdicapai

Jumlahmaksimum skor

x

100

(8)

3 4

Keterangan:

Skor 0 tidak trampil menggunakan alat/ tidak mengumpulkan data/ tidak ada pengolahan data/tidak ada presentasi/tidak bertanya.

Skor 1 kurang trampil menggunakan alat/mengumpulkan data kurang lengkap/pengolahan data kurang sempurna/kurang aktif dalam melakukan presentasi/jarang bertanya.

Skor 2 trampil menggunakan alat/mengumpulkan data lengkap/ada pengolahan data/presentasi baik/sering bertanya.

Jumlah skor maksimum = 10

Nilai yang dicapai =

(9)

LEMBAR KERJA SISWA

ARCHAEBACTERIA DAN EUBACTERIA NAMA : ________________

NO.ABSEN : ________________ KELAS : ________________ KELOMPOK : ________________

1. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

1. Menyebutkan 5 ciri-ciri umum golongan Archaebacteria contohnya Methanococcus janascii.

2. Menyebutkan 5 ciri-ciri umum golongan Eubacteria contohnya Eschericia coli. 3. Menyebutkan 5 perbedaan Archaebacteria dengan Eubacteria.

2. BAHAN DISKUSI

(10)

(a)

(b)

Gbr 1. (a) Methanococcus janascii (Archaebacteria) dan (b) dinding selnya

(a)

(b)

Gbr 2. (a) Eschericia coli (Eubacteria) dan (b) dinding selnya

Tabel Perbedaan

lipid

1-5 mikron

(11)

________________Selamat Mengerjakan__________________

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/Semester : X

Materi Pelajaran : Archaebacteria dan Eubacteria, Ciri, Karakter, dan Peranannya

Pertemuan : 8

Alokasi Waktu: 3 x 45 menit

A. Kompetensi inti

1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

(12)

berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sekitar dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cermin bangsa dalam pergaulan dunia.

3. Memahami, menerapkan, mengamalkan dan mengevaluasi pengetahuan faktual, prosedural serta kognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, menyaji, mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengem-bangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif dan mampu menggunakan metode sesuai dengan kaidah.

A. Kompetensi dasar

4.4 Menyajikan data tentang ciri-ciri dan peran archaebacteria dan eubacteria dalam kehidupan berdasarkan hasil pengamatan dalam bentuk laporan tertulis.

B. Indikator pencapaian kompetensi

a. Menyebutkan bentuk-bentuk dari koloni bakteri.

b. Menyebutkan penggolongan bakteri berdasarkan jumlah dan letak flagel. c. Mengelompokkan bakteri berdasarkan cara mendapatkan makanannya. d. Mengelompokkan bakteri berdasarkan kebutuhan oksigen.

C. Tujuan pembelajaran

Setelah proses menggali/meneliti: Kajian pustaka, literatur, berdiskusi, kerja kelompok peserta didik dapat:

1. Menyebutkan bentuk-bentuk dari koloni bakteri.

(13)

4. Mengelompokkan bakteri berdasarkan kebutuhan oksigennya. D. Materi ajar

BAKTERI

Koloni bakteri adalah sekumpulan dari bakteri-bakteri yang sejenis yang mengelompok menjadi satu dan membentuk suatu koloni-koloni. Untuk mengetahui pertumbuhan suatu bakteri dapat dilakukan dengan menghitung jumlah koloni bakteri. Bakteri merupakan organisme yang paling banyak jumlahnya dan lebih tersebar luas dibandingkan mahluk hidup yang lain. Bakteri memiliki ratusan ribu spesies yang hidup di darat hingga lautan dan pada tempat-tempat yang ekstrim. Bakteri ada yang menguntungkan tetapi ada pula yang merugikan. Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan mahluk hidup yang lain. Bakteri adalah organisme uniselluler dan prokariot serta umumnya tidak memiliki klorofil dan berukuran renik (mikroskopis).

Bentuk dasar bakteri terdiri atas bentuk bulat (kokus), batang (basil),dan spiral (spirilia) serta terdapat bentuk antara kokus dan basil yang disebut kokobasil. Alat gerak pada bakteri berupa flagellum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel. Flagellum memungkinkan bakteri bergerak menuju kondisi lingkungan yang menguntungkan dan menghindar dari lingkungan yang merugikan bagi kehidupannya. Flagellum memiliki jumlah yang berbeda-beda pada bakteri dan letak yang berbeda-beda pula yaitu

1. Monotrik : Bila hanya berjumlah satu 2. Lofotrik : Bila banyak flagellum disatu sisi 3. Amfitrik : Bila banyak flagellum dikedua ujung 4. Peritrik : Bila tersebar diseluruh permukaan sel bakteri

Berdasarkan cara mendapatkan makannnya, bakteri dibedakan menjadi: a. Bakteri Autotrof

yaitu bakteri yang dapat membuat makanannya sendiri dengan cara mengubah senyawa anorganik menjadi senyawa organik. Berdasarkan sumber energi yang dipakai untuk membuat makanan sendiri, bakteri Autotrof dibagi 2, yaitu: Bakteri Fotoautotrof dan Bakteri kemoautotrof.

b. Bakteri Heterotrof

(14)

Berdasarkan kebutuhan oksigen

a. Bakteri aerob, yaitu bakteri yang membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energi. Contoh: Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter

b. Bakteri anaerob, yaitu bakteri yang tidak membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energi. Contoh: Micrococcus denitrificans.

E. Metode pembelajaran F. Model Pembelajaran

 Inkuiri

G.Metode Pembelajaran :  Ceramah

 Diskusi

H. Sumber, bahan dan alat Sumber : -Buku SMA kelas x

- Buku-buku yang relevan yang menunjang materi - Internet

Bahan : Power point materi pembelajaran, Minuman Aqua botol Alat : Spidol, Whiteboard, Laptop dan OHP, Mikroskop.

I. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran Pertemuan kedua

Waktu : 3 x 45 menit

a. Kegiatan Awal (15 menit)

Kegiatan Aktivitas pembelajaran Alokasi waktu

Pembukaan  Memberi salam,  mengecek absensi,

 Mengkondisikan siswa untuk memulai pelajaran dibuka dengan doa,

 Mengecek kesiapan siswa dan menyiapkan media pembelajaran.

(15)

Apersepsi  Apersepsi dengan menanyakan hal yang berhubungan dengan pelajaran yaitu tentang koloni bakteri

 (Anak-anak apakah kalian tahu di makanan ataupun minuman kita itu sering sekali terdapat bakteri? Bagaimanakah bentuk bakteri itu?karena itulah kita akan mengamati minuman yang kalian bawa di laboratorium kita.

6 menit

Motivasi  Meluruskan jawaban siswa jika kurang tepat dan mengkomunikasikan tujuan pembelajaran.

5 menit

b. Kegiatan Inti (100 menit)

Kegiatan Aktivitas yang dilakukan Alokasi waktu

Mengamati

 Guru membagi kelompok yang beranggotakan 4-5 orang.

 Guru memaparkan secara singkat tentang koloni bakteri dengan menggunakan power point.  Guru meminta siswa untuk memperhatikan yang

di jelaskan Guru. Lalu siswa disuruh melakukan percobaan pengamatan bakteri di laboratorium berdasarkan buku petunjuk yang diberikan oleh Guru

35 menit

Menanya Siswa di motivasi untuk membuat pertanyaan dari pengamatan yang telah dilakukan dan literatur yang mereka bawa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah disampaikan tadi contoh:

4. Bagaimanakah bentuk bakteri yang terdapat pada minuman?

5. Bagaimanakah bentuk-bentuk dari bakteri ? 6. Bagaimanakah letak flagela bakteri?

10 menit

Mengumpulk an data

 Didalam kelompok praktikum, siswa diminta mengumpulkan data dari hasil pengamatan yang dilakukan berdasarkan pengamatan melalui mikroskop.

30 menit

Mengasosiasi kan

 Dalam kelompok, siswa diminta untuk mengerjakan lembar kerja siswa dan

(16)

membuat laporan singkat tentang

pengamatan yang dilakukan di laboratorium (aspek jujur dan tanggung jawab diharapkan muncul di sini).

Mengkomuni kasikan

 Guru meminta setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil pengamatan kelompoknya dan kelompok lain diminta menanggapi atau memberikan masukan terhadap apa yang disampaikan temannya. (aspek demokrasi, percaya diri, saling menghargai diharapkan muncul di sini).  Guru meluruskan penjelasan siswa jika

terdapat kesalahan konsep.

30 e

c. Kegiatan Akhir (5 menit)

Kegiatan Kegiatan yang dilakukan Alokasi waktu

Penutup  Membuat kesimpulan bersama-sama terkait pembelajaran yang sudah dilalui.

 Guru memberikan tugas kepada siswa.

15 menit

 Menutup pembelajaran dan berpesan kepada siswa untuk mempelajari materi selanjutnya.  Mengucapkan salam.

I. Penilaian

Penilaian hasil belajar siswa mencakup tiga ranah yaitu ranah kognitif, psikomotor dan afektif berdasarkan lembar kerja siswa.

Aspek Pengetahuan

Tes tertulis bentuk pilihan ganda/PG tentang ciri dan klasifikasi Porifera dan coelenterata

(17)

kasi

Aspek yang dinilai dapat disesuaikan

Keterangan:

Skor 0 = tidak terampil/tidak ada kerja sama/ kurang tepat waktu/kurang berpartisipasi

Skor 1 = kurang terampil/kurang ada kerja sama/kurang tepat waktu/kurang berpartisipasi

Skor 2 = terampil/kerja sama baik/tepat waktu/partisipasi baik Jumlah skor maksimum = 10

Nilai yang dicapai =

Kriteria nilai: 90 − 100 = A 50 − 60 = C

(18)

pengolahan data/tidak melakukan presentasi/ tidak bertanya

Skor 1 = kurang trampil menggunakan alat/mengumpulkan data kurang lengkap / pengolahan data kurang sempurna / kurang aktif dalam melakukan presentasi/ jarang bertanya

Skor 2 = trampil menggunakan alat/ mengumpulkan data lengkap /ada pengolahan data/presentasi baik/ sering bertanya

Jumlah skor maksimum = 10

LEMBAR KERJA SISWA BAKTERI

NAMA : ________________ NO.ABSEN : ________________ KELAS : ________________ KELOMPOK : ________________

I. INDIKATOR PENACAPAIAN KOMPETENSI a. Menyebutkan cara reproduksi bakteri.

b. Menjelaskan cara reproduksi bakteri secara aseksual. c. Menyebutkan 3 cara reproduksi paraseksual pada bakteri. II. BAHAN DISKUSI

(19)

ASEKSUAL

PARASEKSUAL

PEMBELAHAN BINER

REPRODUKSI BAKTERI

TRANSFORMASI

KONJUGASI

TRANSDUKSI

2. Jelaskan cara reproduksi bakteri dari bagan di atas!

________________Selamat Mengerjakan_________________

KUNCI JAWABAN LEMBAR KERJA SISWA 1. Lengkapilah bagan di bawah ini! (SKOR 20)

(20)

a. Reproduksi bakteri pada umumnya aseksual, yaitu dengan pembelahan biner dari satu bakteri membelah menjadi 2 dan seterusnya. (SKOR 20)

b. Transformasi, perpindahan sedikit materi genetik atau ADN bahkan hanya satu gen saja ke bakteri lain dengan proses fisiologis yang kompleks. (SKOR 20)

c. Konjugasi, bergandengnya dua bakteri dengan membentuk jembatan untuk pemindahan materi genetik. (SKOR 20)

d. Transduksi, pemindahan materi genetik dengan perantaraan bakteri. (SKOR 20) RUBRIK PENILAIAN KOGNITIF LEMBAR KERJA SISWA (LKS)

No. Soal

Kriteria Penilaian Skor

1. Melengkapi bagan.

 Tidak mengerjakan.

 Hanya melengkapi beberapa dari bagan.  Melengkapi bagan namun tidak tepat.

 Melengkapi bagan dengan lengkap dan benar.

0 5 15 20

Skor maksimal 20

2. Menjelaskan cara reproduksi.  Tidak mengerjakan.

 Menjelaskan cara reproduksi namun tidak benar  Menjelasakan cara reproduksi dengan benar.

0 @ jawaban

(21)

Berdasarkan pola perolehan atau pengolahan makanannya, maka protista dikategorikan dalam tiga kelompok dasar yaitu:

1. Kelompok Protozoa (Protista mirip hewan) 2. Kelompok Alga (Protista mirip tumbuhan) 3. Kelompok Jamur lendir

Protozoa (Protista mirip hewan) Ciri-ciri

 Protozoa merupakan hewan bersel tunggal, berinti sejati (eukariotik) dan tidak memiliki dinding sel.

 Protozoa berasal dari kata protos yang berarti pertama dan zoom yang berarti hewan sehingga disebut sebagai hewan pertama.

 Ukurannya antara 3 – 1000 mikron dan merupakan organisme mikroskopis bersifat heterotrof.

 Tempat hidupnya adalah tempat yang basah yang kaya zat organik, air tawar atau air laut sebagai zooplakton, beberapa jenis bersifat parasit dan menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan ternak.

 Bentuk tubuh protozoa berbeda-beda pada fase yang berbeda dalam siklus hidupnya.

 Protozoa memiliki alat gerak yaitu ada yang berupa kaki semu, bulu getar (cillia) atau bulu cambak (flagel).

 Beberapa protozoa memiliki fase vegetatif yang bersifat aktif yang disebut tropozoit dan fase dorman dalam bentuk sista.

 Tropozoit akan aktif mencari makan dan berproduksi selama kondisi lingkungan memungkinkan.

 Jika kondisi tidak memungkinkan kehidupan tropozoit maka protozoa akan membentuk sista.

(22)

 Pada saat sista protozoa mampu bertahan hidup dalam lingkungan kering maupun basah. Pada umumnya berkembangbiak dengan membelah diri.

Tujuan : Untuk mengetahui organisme dari Protozoa. Selanjutnya untuk lebih mengenal tentang bentuk-bentuk protozoa cobalah lakukan kegiatan praktikum bersama teman kelompok Anda yaitu “Organisme Protozoa yang ada di lingkungan kita”.

Langkah kerja : :

1. Potong-potonglah jerami (rumput kering), kemudian masukkan ke dalam botol hingga ¼ bagian.

2. Masukkan air sawah (sungai) kedalam botol ± ¾ bagian.

3. Biarkan botol terbuka, simpan di tempat yang tidak kena sinar matahari selama 1 minggu.

4. Pada hari ke delapan ambil setetes air dari dalam botol tadi dengan pipet, teteskan pada kaca benda dan tutup dengan kaca penutup.

5. Amati di bawah mikroskop, gambarkan protozoa yang Anda temukan. 6. Cocokkan dengan gambar yang ada dalam buku dan berikan nama jenisnya.

Tabel Hasil Pengamatan

NO. Gambar Protozoa Nama Jenis

Pertanyaan:

1. Jenis protozoa apa yang paling banyak Anda temukan?

(23)

2. Jelaskan cara perkembangbiakan jenis protozoa yang Anda temukan?

... 3. Apa saja cirri-ciri protozoa yang anda temukan dalam pengamatan?

Gambar

Tabel Perbedaan

Referensi

Dokumen terkait

Guru bersama sama peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan yang telah dilakukan serta menjawan pertanyaan yang muncul diawal pembelajaran bahwa perubahan fisika

Guru bersama sama peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan yang telah dilakukan serta menjawan pertanyaan yang muncul diawal pembelajaran bahwa perubahan fisika

2) Guru memberikan pertanyaan berupa soal cerita tentang masalah kehidupan sehari- hari cerita dalam menyelesaikan FPB dan KPK(quizziz ) (Menanya) 3) Siswa menjawab pertanyaan

 Peserta didik diminta mendiskusikan dalam kelompok untuk merumuskan pertanyaan berdasarkan hal-hal yang ingin diketahui dari hasil pengamatan. Pertanyaan

Guru membantu peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan yang telah dilakukan serta menjawab pertanyaan yang muncul di awal pembelajaran tentang campuran homogen,

Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan belajar diminta untuk mengerjakan soal-soal pengayaan berupa pertanyaan-pertanyaan

Siswa dimotivasi dengan pertanyaan-pertanyaan sederhana untuk memancing agar siswa menanyakan hal- hal yang belum dipahami dari hasil pengamatan yang berkaitan dengan

Mengorganisasika n peserta didik Menanya Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan