RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : X/Ganjil
Materi Pelajaran : Archaebacteria dan Eubacteria, Ciri, Karakter dan Peranannya Pertemuan : 7
Alokasi Waktu: 3 x 45 menit
A. Kompetensi inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan prilaku jujur , disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong), kerjasama, toleran, damai, santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sekitar dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cermin bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, mengamalkan dan mengevaluasi pengetahuan faktual, prosedural serta kognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengem-bangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif dan mampu menggunakan metode sesuai dengan kaidah.
B. Kompetensi dasar
C. Indikator pencapaian kompetensi
1. Menyebutkan 5 ciri-ciri umum golongan Archaebacteria contohnya Methanococcus janascii.
2. Menyebutkan 5 ciri-ciri umum golongan Eubacteria contohnya Eschericia coli. 3. Menyebutkan 5 perbedaan Archaebacteria dengan Eubacteria.
4. Mengelompokkan 5 bakteri yang termasuk golongan Archaebacteria 5. Mengelompokkan 5 bakteri yang termasuk golongan Eubacteria 6. Menjelaskan 5 perbedaan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria.
D. Tujuan pembelajaran
Setelah proses menggali/meneliti: Kajian pustaka, literatur, berdiskusi, kerja kelompok peserta didik dapat:
1. Menyebutkan 5 ciri-ciri umum golongan Archaebacteria contohnya Methanococcus janascii.
2. Menyebutkan 5 ciri-ciri umum golongan Eubacteria contohnya Eschericia coli.
3. Menyebutkan 5 perbedaan Archaebacteria dengan Eubacteria.
4. Mengelompokkan 5 bakteri yang termasuk golongan Archaebacteria 5. Mengelompokkan 5 bakteri yang termasuk golongan Eubacteria 6. Menjelaskan 5 perbedaan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria. E. Materi ajar
BAKTERI
bakteri yang menghasilkan gas metan dari sumber karbon yang sederhana, uniseluler, mikroskopik, dinding sel bukan peptidoglikon, dan secara biokimia berbeda dengan Eubacteria. Selain itu, sifat Archaebacteria yang lain adalah bersifat anaerob, dapat hidup di sampah, tempat-tempat kotor, saluran pencernaan manusia atau hewan, halofil ekstrem, lingkungan bergaram, serta termoplastik pada suhu panas dan lingkungan asam. Archaebacteria dianggap sebagai nenek moyang dari bakteri yang ada sekarang ini. Archaebacteria mencakup makhluk hidup autotrof dan heterotrof. Archaebacteria terbagi menjadi tiga kelompok sebagai berikut bakteri metanogen, Halobakterium dan bakteri termo-asidofil.
Eubacteria adalah bakteri yang bersifat prokariot. Inti dan organelnya tidak memiliki membran, bersifat uniseluler, bersifat mikroskopik, serta mempunyai dinding sel yang tersusun dari peptidoglikon. Selnya dapat berbentuk bulat atau batang yang lurus, terpisahpisah atau membentuk koloni berupa rantai, serta bertindak sebagai dekomposer pengurai. Bakteri ini hidup secara parasit dan patogenik. Akan tetapi, ada pula yang bersifat fotosintetik dan kemoautotrof. Eubacteria menjadi unsur yang sangat penting dalam proses daur ulang nitrogen dan elemen lain. Selain itu, beberapa Eubacteria dapat dimanfaatkan dalam proses industri. Eubacteria terbagi menjadi enam filum, yaitu bakteri ungu, bakteri hijau, bakteri gram positif, Spirochaet, Prochlorophyta, dan Cyanobacteria.
Bakteri merupakan makhluk hidup bersel satu yang berukuran sangat kecil dan mempunyai bentuk yang beraneka ragam. Bakteri dapat berbentuk batang, spiral, atau bola. Bentuk tubuh ini dapat dijadikan dasar klasifikasi bakteri. Ukuran bakteri yang paling besar kira 100 m. Ada pula yang kurang dari 1 m dan yang terkecil kira-kira berukuran 0,1 m (1 mikron = 0,001 mm). Bakteri hanya dapat diamati dengan menggunakan mikroskop. Ukuran bakteri yang lebih kecil dari 0,1 m hanya dapat diamati dengan mikroskop elektron. Perkembangbiakan parasekual bakteri dapat terjadi dengan tiga cara, yaitu transformasi, konjugasi, dan transduksi.
F. Metode pembelajaran 1. Model Pembelajaran
Inkuiri
Diskusi
G. Sumber, bahan dan alat Sumber : -Buku SMA kelas x
- Buku-buku yang relevan yang menunjang materi - Internet
Bahan : Power point materi pembelajaran, Gambar-gambar Alat : Spidol, Whiteboard, Laptop dan OHP
H. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran Pertemuan Pertama
Waktu : 3 x 45 menit a. Kegiatan Awal (15 menit)
Kegiatan Aktivitas pembelajaran Alokasi waktu
Pembukaan Memberi salam, mengecek absensi,
Mengkondisikan siswa untuk memulai pelajaran dibuka dengan doa,
Mengecek kesiapan siswa dan menyiapkan media pembelajaran.
5 menit
Apersepsi Apersepsi dengan menanyakan hal yang berhubungan dengan pelajaran yaitu tentang bakteri (Archaebacteria dan Eubacteria)
(Anak-anak kalian tahu kan ada bakteri di usus besar yang membusukkan makanan kita? Kira-kira bakteri apakah itu? Bakteri golongan apakah itu?)
5 menit
Motivasi Meluruskan jawaban siswa jika kurang tepat dan mengkomunikasikan tujuan pembelajaran.
5 menit
Kegiatan Aktivitas yang dilakukan Alokasi waktu
Mengamati
Guru membagi kelompok yang beranggotakan 2-3 orang.
Guru menayangkan gambar Archaebacteria dan Eubacteria melalui LCD untuk dianalisis.
Guru meminta siswa untuk memperhatikan dan menganalisis gambar yang berkaitan dengan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria dengan kelompoknya.
25 menit
Menanya Siswa di motivasi untuk membuat pertanyaan dari pengamatan yang telah dilakukan dan literatur yang mereka bawa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah disampaikan tadi contoh:
1. Tuliskan ciri-ciri Archaebacteria! 2. Tuliskan ciri-ciri Eubacteria?
3. Apa perbedaan Archaebacteria dengan Eubacteria?
10 menit
Mengumpulk an data
Didalam kelompok diskusi siswa diminta mengumpulkan data dari hasil pengamatan yang dilakukan terhadap gambar yang ditayangkan dengan LCD dan gambar hard copy yang diberikan oleh Guru.
25 menit
Mengasosiasi kan
Dalam kelompok diskusi, siswa diminta untuk mengerjakan lembar kerja siswa dan membuat laporan singkat tentang
pengamatan yang dilakukan dan membuat laporan sederhana tentang hasil diskusi yang telah mereka lakukan (aspek jujur dan tanggung jawab diharapkan muncul di sini).
30 menit
Mengkomuni kasikan
Guru meminta setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil kelompoknya dan kelompok lain diminta menanggapi atau memberikan masukan terhadap apa yang disampaikan temannya.(aspek demokrasi, percaya diri, saling menghargai diharapkan muncul di sini).
Guru meluruskan penjelasan siswa jika
terdapat kesalahan konsep.
c. Kegiatan Akhir (20 menit)
Kegiatan Kegiatan yang dilakukan Alokasi waktu
Penutup Membuat kesimpulan bersama-sama terkait pembelajaran yang sudah dilalui.
Guru memberikan tugas kepada siswa.
15 menit
Menutup pembelajaran dan berpesan kepada siswa untuk mempelajari materi selanjutnya. Mengucapkan salam.
5 menit
I. Penilaian
Penilaian hasil belajar siswa mencakup tiga ranah yaitu ranah kognitif, psikomotor dan afektif berdasarkan lembar kerja siswa.
1. Penilaian Afektif
Keterangan:
Skor 0 tidak lengkap/tidak rapi/tidak ada kerja sama/kurang tepat waktu/kurang berpartisipasi
Skor 1 kurang lengkap/kurang rapi/kurang ada kerja sama/kurang tepat waktu/kurang berpartisipasi
Skor 2 lengkap/ rapi/kerja sama baik/tepat waktu/partisipasi baik
Jumlah skor maksimum = 10
Nilai yang dicapai =
Jumlah skor yangdicapai
Jumlahmaksimum skor
x
100
3 4
Keterangan:
Skor 0 tidak trampil menggunakan alat/ tidak mengumpulkan data/ tidak ada pengolahan data/tidak ada presentasi/tidak bertanya.
Skor 1 kurang trampil menggunakan alat/mengumpulkan data kurang lengkap/pengolahan data kurang sempurna/kurang aktif dalam melakukan presentasi/jarang bertanya.
Skor 2 trampil menggunakan alat/mengumpulkan data lengkap/ada pengolahan data/presentasi baik/sering bertanya.
Jumlah skor maksimum = 10
Nilai yang dicapai =
LEMBAR KERJA SISWA
ARCHAEBACTERIA DAN EUBACTERIA NAMA : ________________
NO.ABSEN : ________________ KELAS : ________________ KELOMPOK : ________________
1. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
1. Menyebutkan 5 ciri-ciri umum golongan Archaebacteria contohnya Methanococcus janascii.
2. Menyebutkan 5 ciri-ciri umum golongan Eubacteria contohnya Eschericia coli. 3. Menyebutkan 5 perbedaan Archaebacteria dengan Eubacteria.
2. BAHAN DISKUSI
(a)
(b)
Gbr 1. (a) Methanococcus janascii (Archaebacteria) dan (b) dinding selnya
(a)
(b)
Gbr 2. (a) Eschericia coli (Eubacteria) dan (b) dinding selnya
Tabel Perbedaan
lipid
1-5 mikron
________________Selamat Mengerjakan__________________
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : X
Materi Pelajaran : Archaebacteria dan Eubacteria, Ciri, Karakter, dan Peranannya
Pertemuan : 8
Alokasi Waktu: 3 x 45 menit
A. Kompetensi inti
1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sekitar dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cermin bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, mengamalkan dan mengevaluasi pengetahuan faktual, prosedural serta kognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengem-bangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif dan mampu menggunakan metode sesuai dengan kaidah.
A. Kompetensi dasar
4.4 Menyajikan data tentang ciri-ciri dan peran archaebacteria dan eubacteria dalam kehidupan berdasarkan hasil pengamatan dalam bentuk laporan tertulis.
B. Indikator pencapaian kompetensi
a. Menyebutkan bentuk-bentuk dari koloni bakteri.
b. Menyebutkan penggolongan bakteri berdasarkan jumlah dan letak flagel. c. Mengelompokkan bakteri berdasarkan cara mendapatkan makanannya. d. Mengelompokkan bakteri berdasarkan kebutuhan oksigen.
C. Tujuan pembelajaran
Setelah proses menggali/meneliti: Kajian pustaka, literatur, berdiskusi, kerja kelompok peserta didik dapat:
1. Menyebutkan bentuk-bentuk dari koloni bakteri.
4. Mengelompokkan bakteri berdasarkan kebutuhan oksigennya. D. Materi ajar
BAKTERI
Koloni bakteri adalah sekumpulan dari bakteri-bakteri yang sejenis yang mengelompok menjadi satu dan membentuk suatu koloni-koloni. Untuk mengetahui pertumbuhan suatu bakteri dapat dilakukan dengan menghitung jumlah koloni bakteri. Bakteri merupakan organisme yang paling banyak jumlahnya dan lebih tersebar luas dibandingkan mahluk hidup yang lain. Bakteri memiliki ratusan ribu spesies yang hidup di darat hingga lautan dan pada tempat-tempat yang ekstrim. Bakteri ada yang menguntungkan tetapi ada pula yang merugikan. Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan mahluk hidup yang lain. Bakteri adalah organisme uniselluler dan prokariot serta umumnya tidak memiliki klorofil dan berukuran renik (mikroskopis).
Bentuk dasar bakteri terdiri atas bentuk bulat (kokus), batang (basil),dan spiral (spirilia) serta terdapat bentuk antara kokus dan basil yang disebut kokobasil. Alat gerak pada bakteri berupa flagellum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel. Flagellum memungkinkan bakteri bergerak menuju kondisi lingkungan yang menguntungkan dan menghindar dari lingkungan yang merugikan bagi kehidupannya. Flagellum memiliki jumlah yang berbeda-beda pada bakteri dan letak yang berbeda-beda pula yaitu
1. Monotrik : Bila hanya berjumlah satu 2. Lofotrik : Bila banyak flagellum disatu sisi 3. Amfitrik : Bila banyak flagellum dikedua ujung 4. Peritrik : Bila tersebar diseluruh permukaan sel bakteri
Berdasarkan cara mendapatkan makannnya, bakteri dibedakan menjadi: a. Bakteri Autotrof
yaitu bakteri yang dapat membuat makanannya sendiri dengan cara mengubah senyawa anorganik menjadi senyawa organik. Berdasarkan sumber energi yang dipakai untuk membuat makanan sendiri, bakteri Autotrof dibagi 2, yaitu: Bakteri Fotoautotrof dan Bakteri kemoautotrof.
b. Bakteri Heterotrof
Berdasarkan kebutuhan oksigen
a. Bakteri aerob, yaitu bakteri yang membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energi. Contoh: Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter
b. Bakteri anaerob, yaitu bakteri yang tidak membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energi. Contoh: Micrococcus denitrificans.
E. Metode pembelajaran F. Model Pembelajaran
Inkuiri
G.Metode Pembelajaran : Ceramah
Diskusi
H. Sumber, bahan dan alat Sumber : -Buku SMA kelas x
- Buku-buku yang relevan yang menunjang materi - Internet
Bahan : Power point materi pembelajaran, Minuman Aqua botol Alat : Spidol, Whiteboard, Laptop dan OHP, Mikroskop.
I. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran Pertemuan kedua
Waktu : 3 x 45 menit
a. Kegiatan Awal (15 menit)
Kegiatan Aktivitas pembelajaran Alokasi waktu
Pembukaan Memberi salam, mengecek absensi,
Mengkondisikan siswa untuk memulai pelajaran dibuka dengan doa,
Mengecek kesiapan siswa dan menyiapkan media pembelajaran.
Apersepsi Apersepsi dengan menanyakan hal yang berhubungan dengan pelajaran yaitu tentang koloni bakteri
(Anak-anak apakah kalian tahu di makanan ataupun minuman kita itu sering sekali terdapat bakteri? Bagaimanakah bentuk bakteri itu?karena itulah kita akan mengamati minuman yang kalian bawa di laboratorium kita.
6 menit
Motivasi Meluruskan jawaban siswa jika kurang tepat dan mengkomunikasikan tujuan pembelajaran.
5 menit
b. Kegiatan Inti (100 menit)
Kegiatan Aktivitas yang dilakukan Alokasi waktu
Mengamati
Guru membagi kelompok yang beranggotakan 4-5 orang.
Guru memaparkan secara singkat tentang koloni bakteri dengan menggunakan power point. Guru meminta siswa untuk memperhatikan yang
di jelaskan Guru. Lalu siswa disuruh melakukan percobaan pengamatan bakteri di laboratorium berdasarkan buku petunjuk yang diberikan oleh Guru
35 menit
Menanya Siswa di motivasi untuk membuat pertanyaan dari pengamatan yang telah dilakukan dan literatur yang mereka bawa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah disampaikan tadi contoh:
4. Bagaimanakah bentuk bakteri yang terdapat pada minuman?
5. Bagaimanakah bentuk-bentuk dari bakteri ? 6. Bagaimanakah letak flagela bakteri?
10 menit
Mengumpulk an data
Didalam kelompok praktikum, siswa diminta mengumpulkan data dari hasil pengamatan yang dilakukan berdasarkan pengamatan melalui mikroskop.
30 menit
Mengasosiasi kan
Dalam kelompok, siswa diminta untuk mengerjakan lembar kerja siswa dan
membuat laporan singkat tentang
pengamatan yang dilakukan di laboratorium (aspek jujur dan tanggung jawab diharapkan muncul di sini).
Mengkomuni kasikan
Guru meminta setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil pengamatan kelompoknya dan kelompok lain diminta menanggapi atau memberikan masukan terhadap apa yang disampaikan temannya. (aspek demokrasi, percaya diri, saling menghargai diharapkan muncul di sini). Guru meluruskan penjelasan siswa jika
terdapat kesalahan konsep.
30 e
c. Kegiatan Akhir (5 menit)
Kegiatan Kegiatan yang dilakukan Alokasi waktu
Penutup Membuat kesimpulan bersama-sama terkait pembelajaran yang sudah dilalui.
Guru memberikan tugas kepada siswa.
15 menit
Menutup pembelajaran dan berpesan kepada siswa untuk mempelajari materi selanjutnya. Mengucapkan salam.
I. Penilaian
Penilaian hasil belajar siswa mencakup tiga ranah yaitu ranah kognitif, psikomotor dan afektif berdasarkan lembar kerja siswa.
Aspek Pengetahuan
Tes tertulis bentuk pilihan ganda/PG tentang ciri dan klasifikasi Porifera dan coelenterata
kasi
Aspek yang dinilai dapat disesuaikan
Keterangan:
Skor 0 = tidak terampil/tidak ada kerja sama/ kurang tepat waktu/kurang berpartisipasi
Skor 1 = kurang terampil/kurang ada kerja sama/kurang tepat waktu/kurang berpartisipasi
Skor 2 = terampil/kerja sama baik/tepat waktu/partisipasi baik Jumlah skor maksimum = 10
Nilai yang dicapai =
Kriteria nilai: 90 − 100 = A 50 − 60 = C
pengolahan data/tidak melakukan presentasi/ tidak bertanya
Skor 1 = kurang trampil menggunakan alat/mengumpulkan data kurang lengkap / pengolahan data kurang sempurna / kurang aktif dalam melakukan presentasi/ jarang bertanya
Skor 2 = trampil menggunakan alat/ mengumpulkan data lengkap /ada pengolahan data/presentasi baik/ sering bertanya
Jumlah skor maksimum = 10
LEMBAR KERJA SISWA BAKTERI
NAMA : ________________ NO.ABSEN : ________________ KELAS : ________________ KELOMPOK : ________________
I. INDIKATOR PENACAPAIAN KOMPETENSI a. Menyebutkan cara reproduksi bakteri.
b. Menjelaskan cara reproduksi bakteri secara aseksual. c. Menyebutkan 3 cara reproduksi paraseksual pada bakteri. II. BAHAN DISKUSI
ASEKSUAL
PARASEKSUAL
PEMBELAHAN BINER
REPRODUKSI BAKTERI
TRANSFORMASI
KONJUGASI
TRANSDUKSI
2. Jelaskan cara reproduksi bakteri dari bagan di atas!
________________Selamat Mengerjakan_________________
KUNCI JAWABAN LEMBAR KERJA SISWA 1. Lengkapilah bagan di bawah ini! (SKOR 20)
a. Reproduksi bakteri pada umumnya aseksual, yaitu dengan pembelahan biner dari satu bakteri membelah menjadi 2 dan seterusnya. (SKOR 20)
b. Transformasi, perpindahan sedikit materi genetik atau ADN bahkan hanya satu gen saja ke bakteri lain dengan proses fisiologis yang kompleks. (SKOR 20)
c. Konjugasi, bergandengnya dua bakteri dengan membentuk jembatan untuk pemindahan materi genetik. (SKOR 20)
d. Transduksi, pemindahan materi genetik dengan perantaraan bakteri. (SKOR 20) RUBRIK PENILAIAN KOGNITIF LEMBAR KERJA SISWA (LKS)
No. Soal
Kriteria Penilaian Skor
1. Melengkapi bagan.
Tidak mengerjakan.
Hanya melengkapi beberapa dari bagan. Melengkapi bagan namun tidak tepat.
Melengkapi bagan dengan lengkap dan benar.
0 5 15 20
Skor maksimal 20
2. Menjelaskan cara reproduksi. Tidak mengerjakan.
Menjelaskan cara reproduksi namun tidak benar Menjelasakan cara reproduksi dengan benar.
0 @ jawaban
Berdasarkan pola perolehan atau pengolahan makanannya, maka protista dikategorikan dalam tiga kelompok dasar yaitu:
1. Kelompok Protozoa (Protista mirip hewan) 2. Kelompok Alga (Protista mirip tumbuhan) 3. Kelompok Jamur lendir
Protozoa (Protista mirip hewan) Ciri-ciri
Protozoa merupakan hewan bersel tunggal, berinti sejati (eukariotik) dan tidak memiliki dinding sel.
Protozoa berasal dari kata protos yang berarti pertama dan zoom yang berarti hewan sehingga disebut sebagai hewan pertama.
Ukurannya antara 3 – 1000 mikron dan merupakan organisme mikroskopis bersifat heterotrof.
Tempat hidupnya adalah tempat yang basah yang kaya zat organik, air tawar atau air laut sebagai zooplakton, beberapa jenis bersifat parasit dan menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan ternak.
Bentuk tubuh protozoa berbeda-beda pada fase yang berbeda dalam siklus hidupnya.
Protozoa memiliki alat gerak yaitu ada yang berupa kaki semu, bulu getar (cillia) atau bulu cambak (flagel).
Beberapa protozoa memiliki fase vegetatif yang bersifat aktif yang disebut tropozoit dan fase dorman dalam bentuk sista.
Tropozoit akan aktif mencari makan dan berproduksi selama kondisi lingkungan memungkinkan.
Jika kondisi tidak memungkinkan kehidupan tropozoit maka protozoa akan membentuk sista.
Pada saat sista protozoa mampu bertahan hidup dalam lingkungan kering maupun basah. Pada umumnya berkembangbiak dengan membelah diri.
Tujuan : Untuk mengetahui organisme dari Protozoa. Selanjutnya untuk lebih mengenal tentang bentuk-bentuk protozoa cobalah lakukan kegiatan praktikum bersama teman kelompok Anda yaitu “Organisme Protozoa yang ada di lingkungan kita”.
Langkah kerja : :
1. Potong-potonglah jerami (rumput kering), kemudian masukkan ke dalam botol hingga ¼ bagian.
2. Masukkan air sawah (sungai) kedalam botol ± ¾ bagian.
3. Biarkan botol terbuka, simpan di tempat yang tidak kena sinar matahari selama 1 minggu.
4. Pada hari ke delapan ambil setetes air dari dalam botol tadi dengan pipet, teteskan pada kaca benda dan tutup dengan kaca penutup.
5. Amati di bawah mikroskop, gambarkan protozoa yang Anda temukan. 6. Cocokkan dengan gambar yang ada dalam buku dan berikan nama jenisnya.
Tabel Hasil Pengamatan
NO. Gambar Protozoa Nama Jenis
Pertanyaan:
1. Jenis protozoa apa yang paling banyak Anda temukan?
2. Jelaskan cara perkembangbiakan jenis protozoa yang Anda temukan?
... 3. Apa saja cirri-ciri protozoa yang anda temukan dalam pengamatan?