• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengam- Bilan Keputusan Socioscientific Dalammata Pelajaran Sains Di Sekolah Menengah Umum

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengam- Bilan Keputusan Socioscientific Dalammata Pelajaran Sains Di Sekolah Menengah Umum"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Selama dekade terakhir otoritas kurikulum serta pendidikan ilmu pengetahuan dan peneliti di seluruh dunia telah menyerukan perubahan dalam cara ilmu yang diajarkan di sekolah. Pendidikan ilmu pengetahuan modern seharusnya tidak hanya mendorong perolehan pengetahuan konten ilmiah tetapi melibatkan para siswa dalam penyelidikan ilmiah, belajar seumur hidup dan dalam diskusi tentang masalah ilmu pengetahuan modern, aplikasi teknologi siswa serta implikasi pribadi dan sosial.

Dalam nada yang sama, pelaksanaan socioscientific ke dalam kelas sains telah diusulkan selama lebih dari dua dekade. Masalah Socioscientific merupakan masalah ilmu pengetahuan modern, seperti perubahan iklim global atau hilangnya keanekaraga-man hayati di seluruh dunia, yang terkait erat dengan masalah sosial, politik dan ekonomi. Siswa adalah kompleks, skenario dunia nyata pada interaksi antara sains dan masyarakat dan dengan demikian, tidak bisa lagi diselesaikan dengan mengandalkan pengetahuan ilmiah. Akibatnya, siswa secara fundamental menantang tujuan dan ru-ang lingkup ilmu instruksi tradisional.

Sebuah badan penelitian yang sedang berkembang dalam bidang ilmu pendidikan menyoroti gagasan bahwa pelaksanaan masalah socioscientific ke kelas sains dapat me-ningkatkan hasil belajar siswa terhadap pengetahuan ilmiah konseptual serta penalaran dan argumentasi keterampilan. Ottander dan Ekborg (2011) menemukan bahwa minat dalam socioscientific berkorelasi dengan hasil belajar yang dilaporkan dalam pendidikan sains. Selain itu, siswa memiliki potensi untuk mempersiapkan siswa menjadi warga negara yang memahami akan pentingnya pendidikan.

Namun, dengan socioscientific kompleks juga menimbulkan tuntutan kognitif yang tinggi pada siswa, karena siswa perlu terlibat dalam berbagai pencarian informasi dan evaluasi proses serta argumentasi, penalaran, dan proses pemecahan masalah. Ini ju-ga melibatkan kemampuan untuk menju-gambil perspektif dan untuk mengintegrasikan berbagai perspektif dalam solusi pengembangan strategi.

(2)

2

Dengan demikian, pelaksanaan pengaturan pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk terlibat dalam interaksi teman sebaya dan memotivasi mereka untuk berde-bat dan untuk menegosiasikan cara untuk memecahkan masalah ini, dengan berpartisi-pasi dalam wacana tentang masalah ilmu pengetahuan modern sangat penting. Selain itu, belajar tentang kompleks perlu hati-hati dan terstruktur, seperti sebelum menga-dakan penelitian juga menunjukkan bahwa siswa dapat dengan mudah terganggu ketika bekerja pada socioscientific di mana hasilnya tidak pasti.

Bimbingan metakognitif diatur secara luas dan dianggap sebagai salah satu sarana untuk memenuhi tujuan tersebut. Di antara pendekatan yang paling menonjol yang menggunakan pengaturan metakognitif adalah metode pengajaran timbal balik untuk meningkatkan literasi membaca, Palinscar dan Brown (1984) model penilaian reflek-tif, King dan Strohm (1994). Berdasarkan pekerjaan, Mevarech dan Kramarski (1997) mengembangkan metode untuk mengaktifkan keterampilan metakognitif selama pemec-ahan masalah matematika untuk meningkatkan siswa yang berprestasi pada bidang matematika.

Dalam ilmu pendidikan, Mevarech et al., (2002) juga menggunakan metode ini untuk meningkatkan keterampilan penyelidikan ilmiah. Azevedoet al., (2011) bisa me-nunjukkan bahwa fasilitasi self regulated learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada topik ilmu pengetahuan yang kompleks. Namun, masih hanya beberapa penelitian ada yang menganalisis efek seperti pengaturan pembelajaran metakognitif atau self-regulated pada pengambilan keputusan socioscientific dan penalaran. Peneli-tian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap kebutuhan peneliPeneli-tian dalam menganalisis efek metakognitif pada penalaran dan pengambilan keputusan tentang socioscientific.

(3)

3

1.2 Perumusan Masalah

Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah Kemampuan menggunakan informasi untuk mencapai tujuan dalam peningkatan secara socioscientific, yang di sajikan de-ngan metode analisis varianc pada mata pelajaran sains serta munculnya pembelajaran metakognetif dan pengambilan keputusan.

1.3 Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan manfaat terhadap kebutuhan penelitian dalam menganalisis pembelajaran kooperatif serta metakognitif pada penalaran dan pengambilan keputusan yang di dasarkan pada analisis varirance.

1.4 Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini adalah memungkinkan siswa untuk terlibat dalam interaksi teman sebaya dan memotivasi siswa untuk berdebat dan untuk menegosiasikan cara untuk memecahkan masalah ini, dengan berpartisipasi dalam wacana tentang masa-lah ilmu pengetahuan modern yang sangat penting. Target temuan dari penelitian ini adalah teorema-teorema baru berhubungan dengan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan analisis of variance (ANOVA).

1.5 Metodologi Penelitian

Pada penelitian ini bersifat studi literatur dan kepustakaan. Dalam penelitian ini diuraikan mengenai analisis Analisis of variance dalam menyelesaikan permasalahan dalam pengambilan keputusan socioscientific. Berikut langkah-langkah yang dilakukan:

1. Mengumpulkan berbagai literatur yang berhubungan dengan permasalahan pe-ngambilan keputusan yang diselesaikan dengan menggunakan analisis of variance.

2. Memaparkan berbagai teori-teori mengenai metode analisi of variance.

3. Menganalisis penerapan metode analisis of variance dalam menyelesaikan per-masalahan pengambilan keputusan.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa transmisi trans-ovari virus Dengue pada nyamuk terjadi pada 21 ekor nyamuk positif antigen Dengue dari 223 ekor nyamuk diperiksa..

3) an indefi nite point in time: the other day, ages ago, a long time ago To form a simple past : subject + verb + ed (regular verbs).. Note that some verbs are

Kedua kutipan tersebut menunjukkan adanya karakter taat terhadap perintah Allah dengan menjalankan hal-hal yang diperintahkan.Pada novel Surat Cinta Untuk Sakina,

Sampel dalam penelitian ini masing-masing 38 orang dari kelompok kasus (hipertensi) dan kelompok kontrol (tidak hipertensi).Analisis data yang dilakukan yaitu

Variabel peran guru sekolah merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan perilaku kesehatan gigi pada murid kelas VI MDIM Muhammadiyah Sei Kidaung Kota

Jika kita cermati dan komparasikan dengan realitas yang ada dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat, nampaknya apa yang dinyatakan oleh Feillard ini tidak depenuhnya

[r]

Dalam Penulisan ilmiah ini penulis membahas tentang pembuatan Aplikasi Multimedia pembuatan Resep Aneka Kue dengan Menggunakan Macromedia Flash MX. Saat ini informasi yang