RISALAH RAPAT PROSES PEMBAHASAN RANCANGAN UNDANG-UNDANG TENTANG LARANGAN PRAKTEK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT

Teks penuh

(1)

RISALAH RAPAT

PROSES PEMBAHASAN RANCANGAN UNDANG-UNDANG

TENTANG

LARANGAN PRAKTEK MONOPOLI DAN PERSAINGAN

USAHA TIDAK SEHAT

Tahun Sidang Masa Persidangan Jenis Rapat Dengan Sifat Rapar Hari, tanggal Pu k u I Tempat Ac a r a Ketua Rapat Sekretaris Rapat Hadir 1998/1999 II

Rapat Kerja Panitia Khusus ke-

7

Menteri Perindustrian dan Perdagangan yang diwakili oleh Sekjen Depperindag

Terbuka

Kamis, 17 Desember 1998 09.00 s/d 12.00 WIB Wacanashaba II Lantai I

Pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah Rambe Kamarul Zaman, M.Sc

Dra. Nining Indra Shaleh

1.

Anggota:

47 dari 65 Anggota Panitia Khusus

2.

Pemerintah :

Menperindag dan seluruh jajarannya

ANGGOTA PANITIA KHUSUS :

1. Rambe Kamarul Zaman, M.Sc 2. Samsoedin

(2)

4. H. Muhsin Bafadal. S.H.

5.

A.P. Siregar

6.

Suharna Ruchiat 7. Uddy Rusdilie, S.H. 8. Maxandi D.S, S.E. 9. Achmadi, SE,S.IP.

IO. Drs. Taufiequrochman Ruki, S.H. 11. Drs. Daud Yamani, M.Si

12. Gandhy Natasupadma, S.E 13 Mallatang Alfred Tarnbunan, S.IP 14. Ir. Erie Soekardja

15. Erwin Syahrir, S.H.

16. Drs. Abdullah Alatas Fahrni 17. Drs. Dede Suganda Adiwinata

18.

Drs. H. Mohammad Hatta, B.B.A. 19. Hj. Oetarti Soewasono, S.H. 20. Bambang Sutrisno Sunardi 21. Ir. Gatot Adjisoetopo

22. Drs. H.M. Aminuddin Sanwar 23. Ir. Soeharsojo

24. Rahadi Sayoga, S.H.

25. Ny. Mustokoweni Murdi, S.H. 26. Oediyanto Hadisoedamio, S.E. 27.

H.

Yusuf Talib, S.H.

28. Ir. Husni Thamrin

29. Ir. Hardi Utomo, MS, IAI 30. Zain Noktah Aslie, S.H. 31. Ors. H. Ibnu Munzir

32.

Syamsul Bachri As'ad

33. Ny. AS. Lubis Erwiena Nasution 34. Ora. Nieke Iswardani Kuryana 35. Prof. Ir. H. Djuanda S.

36. Ir. Ny. Arijanti Sigit Prakoeswo 37. Yanto, S.H.

38. Ir. Budi Hariyanto 39.

T.

Arsen Rickson. S.H. 40. Ir. Sunarjo

(3)

41. K.H. Munzir Tamam, M.A. 42. H. Mufrodi Muhsin 43. Drs. H. Saiful Masjkur 44. Drs. H. Muzanni Noor 45. H. A. Walid, S.H. 46. H.M. Anshary Sjams 47. Drs. Markus Wauran PEMERINTAH :

l. Prof. Dr. Ir. Rahardi Ramelan, M.Sc, 2. Drs. Muchtar, M.Sc

3. Ali Hasan, SH 4. Ir. Teddy Setiadi 5. Dr. Rosediana Soeharto

Memperindag Sekjen Depperindag Karo Hukum Depperindag Dirjen PDN Depperindag Ka. BPPIP Depperindag 6. Dr. Ir. Bambang Pumomo Adiwijono, M.Sc. : Staf Ahli Menteri

Depperindag.

KETUA RAPAT (RAMBE KAMARUL ZAMAN, M.Sc) : Assalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Saudara-saudara yang kami hormati, baik dari Pemerintah maupun Anggota Pansus DPR-RI yang membahas tentang RUU usul Inisiatif ini.

Sesuai dengan daftar hadir dari 65 orang anggota telah hadir 35 orang, artinya sudah lebih setengah, jadi sudah kuorum, maka dengan ini Rapat Kerja Pansus dengan Pemerintah dengan mengucapkan bismillahirohmanirrohim Rapat ini kami buka.

(RAPAT DIBUKA 11.15 WIB)

Saudara-saudara sekalian rapat ini adalah Rapat Kerja Pansus, artinya dilangsungkan rapat Pansus dengan Pemerintah yang dalam hal ini sebagaimana yang kita sepakati bersama bahwa Pemerintah di sini diwakili oleh Menperindag dan berhubung sebenarnya Saudara Menperindag yang kita kemarin dalam Rapat Panja sudah menyepakati, kalaupun misalnya Menperindag berhalangan kita sepakat untuk diwakilkan, karena diberikan mandat oleh Menteri Perindustrian Perdagangan pada hari ini yang dimandatkan kepada Sekjen Depperindag.

Oleh karenanya Saudara-saudara agenda rapat hari ini adalah yang pertama menyangkut hasil kerja Panja dimana tiga jadwal acara kita yang lalu yang kita

(4)

sepakati dengan Pemerintah harusnya laporan Panja sudah berlangsung pada tanggal 15 yang lalu. Dan pada hari ini harusnya sebagaimana kesepakatan kita bahwa tanggal 17 Desember sudah dilangsungkan persiapan menghadapi Pembicaraan Tingkat IV yang jika kita kaitkan besok hari sudah seharusnya sebagaimana jadwal acara kita dilangsungkan Pembicaraan Tingkat IV Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Undang-Undang yang kita bahas saat ini.

Oleh karena jadwal waktu ini sudah berubah dan jadwal waktu yang kita sepakati dalam rapat-rapat Pansus kini kita tetapkan dalam Rapat Kerja.

Dan sudah selayaknya jadwal ini hams kita sesuaikan. Dan juga kita sahkan bersama kembali di Rapat Kerja Pansus dengan Pemerintah. Oleh karenanya Saudara-saudara sekalian pada hari ini dua agenda acara yang kita lakukan.

Yang pertama kaitannya dengan penyesuaian daripada jadwal ini, terlebih dahulu sebagaimana yang kita tugaskan kepada Panja dalam Raker Pansus sudah kita bentuk Panja dan juga sudah kita tetapkan Tim Kecil sudah kita tetapkan Timus, dan juga sudah kita tetapkan Tim Sinkronisasi.

Dan oleh karena itu sebelum kita melakukan penetapan penyesuaian tentang jadwal acara daripada penyesuaian-penyesuaian acara kita berikutnya. Terlebih dahulu kita mendengarkan hasil kerja Panja daripada Pansus ini. ,

Agar kiranya di dalam Rapat Kerja pada hari ini, dari hasil kerja tersebut untuk kita bisa nanti sesuaikan jadwal-jadwal berikutnya. Artinya di sini adalah RUU ini hams kita selesaikan, karena ini memang usul inisiatif semangat bagi kita untuk menyelesaikan, tinggal penyesuaian waktu nanti akan kita tetapkan lebih lanjut dalam acara yang kedua.

Saya kira demikian pengantar kami, dan Raker kita hari ini, kita mendengarkan laporan daripada Panja, yang tentunya nanti akan disampaikan oleh Ketua Panja daripada Pansus ini Bapak Samsoedin. Dan Rapat ini terbuka untuk umum, jadi tidak tertutup sebagaimana Rapat Panja yang lalu.

Demikian pengantar dari Pimpinan, dan kami persilakan Saudara Ketua Panja untuk menyampaikan laporan hasil kerja Panja, yang kita berikan waktu sudah lebih kurang 9 hari. Dan memang jadwal kita yang lalu itu adalah Pembicaraan Tingkat III ini 21 hari kerja dan sampai kepada keputusan Pembicaraan Tingkat IV. Dan sampai sekarang Panja saja sudah memakan waktu 11 hari.

Karena memang dalam Rapat Kerja Pansus itu pun sudah waktunya terpakai lebih kurang 4 hari lebih daripada yang kita tetapkan. Dan semua penyesuaian waktu itu adalah dilakukan juga dalam Rapat-rapat Kerja kita yang lalu.

(5)

Saya kira demikian dan laporan Panja ini juga, karena ini Rapat Kerja didengarkan oleh Pemerintah dan juga kepada anggota Pansus semua untuk kiranya kita mengetahui secara persis bahwa Rancangan Undang-Undang yang kita bahas ini sudah sampai dimana posisinya.

Kami persilakan Saudara Ketua Panja untuk menyampaikan laporannya di dalam Rapat Kerja Pansus ini, kami persilakan.

KETUA PANJA (SAMSOEDIN):

Assalamu' alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Saudara yang mewakili Pemerintah yang saya hormati,

Saudara para Pimpinan dan anggota Pansus Rancangan Undang-Undang tentang Larangan Praktek Monopoli yang kami hormati,

Para wartawan serta hadirin yang kami hormati.

Mengawali penyampaian laporan ini, kami ingin menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah rnemberikan limpahan rahrnat serta karunia-Nya, sehingga kita sernua dapat hadir serta dapat melaksanakan tugas-tugas konstitusional kita dalam keadaan sehat wal 'afiat.

Sebagairnana keputusan Rapat Kerja Pansus Rancangan Undang-Undang tentang Larangan Praktek Monopoli yang telah berlangsung sejak tanggal 18 Nopernber 1998 sarnpai dengan 17 Desember 1998, dalam rangka menyelesaikan tugas pernbahasan Rancangan Undang-Undang tentang Larangan Praktek Monopoli telah menugaskan kepada Panitia Kerjaffim Perurnus/Tirn Kecil serta Tim Sinkronisasi untuk membahas serta merumuskan lebih lanjut materi-materi Rancangan Undang-Undang yang belum terselesaikan dalam forum Rapat Kerja Pansus.

Adapun rincian materi-materi yang harus diadakan pembahasan serta perumusan lebih lanjut dalam forum Rapat-rapat Panja/Timus/Timcil adalah sebagai berikut: Panja Timus Tim Kecil 151 rnateri 27 materi

Materi konsideran menimbang serta penjelasan um um.

Sedangkan Tim Sinkronisasi bertugas untuk mengadakan sinkronisasi terhadap seluruh rumusan materi Rancangan Undang-Undang tentang Larangan Praktek Monopoli.

Materi yang bersifat "tetap" sesuai dengan Naskah Rancangan Undang-Undang sebanyak 10 materi antara lain meliputi konsideran mengingat, Pasal

(6)

32 ayat (2), (3) dan (4) tentang syarat-syarat anggota Komisi, Pasal 34 ayat (2) tentang Pembentukan Sekretariat Komisi, Pasal 37 tentang Pembiayaan Komisi serta Pasal 43 ayat (I) dan (3) tentang alat-alat bukti pemeriksaan Komisi dan putusan Komisi.

Adapun materi-materi yang disetujui Pansus dengan penyempurnaan sebanyak 2 materi yaitu berkaitan dengan perubahan judul Rancangan Undang-U ndang menjadi Rancangan Undang-Undang-Undang-Undang tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Sesuai dengan keputusan Pansus untuk menyelesaikan materi Rancangan Undang-Undang yang menjadi tugas dari Panja/Timus/Timcil dan Timsin dialokasikan waktu sebanyak 11 hari kerja, dimulai sejak tanggal 2 Desember sampai dengan 16 Desember 1998.

Dal am melaksanakan pembahasan seluruh anggota Panja baik dari anggota DPR-RI maupun Pemerintah telah berusaha untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin, namun mengingat materi-materi dalam undang-undang ini sangat memerlukan pemikiran serta pengkajian secara mendalam, komprehensif dan mengantisipasi perkembangan perekonomian dimasa mendatang serta terus mengadakan pengkajian dan mempertimbangkan saran-saran yang masuk dari berbagai pihak baik dalam dan luar. negeri yang disampaikan baik secara lisan atau tertulis kepada para anggota J>ansus, maka dengan alokasi waktu yang ada Panja belum dapat menyelesaikan tugas-tugasnya, demikian juga untuk tugas-tugas Timus dan Timcil.

Sehubungan dengan itu pada tanggal I 0 Desember 1998, Ketua Pansus telah melaporkan perkembangan ini kepada Rapat Badan Musyawarah dan Alhamdulillah BAMUS memahami kondisi tersebut dan untuk menyelesaikan tugas-tugas Pansus Rancangan Undang-Undang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat diberikan waktu sampai dengan tanggal 18 Pebruari 1999.

Selama kurang lebih 11 hari kerja Panja telah membahas 72 materi yaitu materi yang berstatus telah disetujui 44 materi, materi yang harus disempurnakan perumusannya dalam Timus 28 materi, sedangkan materi-materi yang masih berstatus pending adalah:

I. Pangsa pasar sebesar 30 %

2. Judul Bab IV KEGIATANffINDAKAN YANG DILARANG 3. Nama Komisi Pengawas Usaha menunggu pembahasan Bab IV. Selain adanya materi-materi yang masih pending dalam pembahasan Panja berkembang juga hal-hal sebagai berikut:

(7)

b. Adanya tambahan rumusan-rumusan baru seperti Oligopoli dan Oligopsoni yang telah dimasukkan di dalam Bab III mengenai "Perjanjian yang dilarang".

c. Pemindahan materi pasal-pasal seperti pasal-pasal dalam Bab III Perjanjian yang dilarang dan Bab IV Kegiatan/tindakan yang terjadi juga penghapusan pasal karena isi pasar tersebut telah digabungkan

atau masuk substansinya pada pasal-pasal yang lain.

Adapun hasil-hasil pembahasan Panja secara lebih detail akan kami sampaikan sebagai berikut:

BAB I

KETENTUAN UMUM

Dalam Bab I Ketentuan Umum yang telah disetujui Panja adalah tentang Monopoli, Persaingan Usaha Tidak Sehat, Struktur Pasar, Perilaku Pasar, Harga Pasar, Konsumen, Komisi Pengawas usaha, dan Pengadilan Niaga.

Sedangkan materi Bab I yang harus disempumakan dalam Timus yaitu mengenai pemusatan kekuatan ekonomi, posisi dominan, pelaku usaha, persekongkolan dan pangsa pasar.

Apabila disandingkan dengan naskah Rancangan Undang-Undang, maka dalam Bab I ini Panja telah berhasil juga merumuskan tambahan rumusan baru di dalam Ketentuan Umum yaitu Perilaku Pasar, Posisi dominan, dan Pengadilan Niaga.

Masuknya rumusan baru dalam Ketentuan Umum tersebut mengingat materi-materi tersebut akan diatur dalam pasal-pasal berikutnya dalam undang-undang ini.

Disamping adanya rumusan baru dalam Bab I ini ada juga rumusan yang dihilangkan yaitu rumusan tentang "Pemerintah". Terhadap rumusan ini Panja menyetujui untuk dimuat dalam penjelasan, sedangkan rumu~an mengenai "Komisi Pengawas Usaha", substansi disetujui dengan catatan nama Komisi akan disesuaikan dengan hasil pembahasan bab yang bersangkutan.

Usulan Pemerintah mengenai rumusan Usaha Kecil dan Koperasi telah disetujui untuk tidak masuk dalam Ketentuan Umum, adanya pengecualian terhadap usaha kecil dan Koperasi akan dibahas di dalam pasal tersendiri (51) dengan mengacu kepada ketentuan-ketentuan yang ada dalam Undang-undang Nomor 9 Tahun I 995 tentang Usaha Kecil dan Undang-Undang Nomor 25 Tahun I 992 tentang Koperasi.

(8)

BAB II

AZAS DAN TUJUAN

Dalam Bab II Panja telah menyetujui rumusan Azas dari Rancangan Undang-Undang ini, sedangkan untuk tujuan sebanyak 4 butir masih hams disempurnakan dalam Timus.

Dalam Bab II khususnya menyangkut asas, adanya rumusan "Pancasila dan UUD 1945 dimasukkan di dalam konsideran dan Penjelasan Umum, dan sebagai penggantinya dimasukkan rumusan berasaskan "Demokrasi Ekonomi", karena rumusan ini sangat erat kaitannya dengan tujuan pembangunan ekonomi di negara kita.

Selain berasaskan Demokrasi Ekonomi, para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya harus memperhatikan keseimbangan antara kepentingan pelaku usaha dan kepentingan umum.

Sedangkan rumusan-rumusan tujuan dibentuknya undang-undang ini secara substansi telah disetujui hanya perlu penyempurnaan rumusan.

BAB III

PERJANJIAN YANG DILARANG

Judul semula dari Bab III adalah "Perjanjian yang dapat menimbulkan praktek monopoli", mengingat telah terjadi perubahan judul dari Rancangan Undang-Undang ini menjadi Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, maka Panja dan Pemerintah sepakat untuk merubah Judul menjadi "Perjanjian yang dilarang".

Apabila dibandingkan dengan Naskah Rancangan Undang-Undang dalam Bab III ini ada pasal-pasal baru yang mengatur tentang oligopoli, oligopsoni serta perjanjian dengan pihak luar negeri, sedangkan pasal-pasal dari Bab III yang dipindahkan kepada pasal lain adalah Monopoli, Monopsoni dan akibat Hukum.

Semula rumusan yang ada pada Bab III ini melarang pelaku usaha melakukan perjanjian yang dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat.

Dalam Bab III ini materi-materi yang masih hams disempurnakan perumusannya oleh Timus adalah rumusan pembagian wilayah, Kartel, Trust, Oligopoli, lntegrasi Vertikal, Perjanjian Tertutup serta Perjanjian dengan pihak Luar Negeri.

(9)

BAB IV

KEGIATAN YANG DILARANG

Sampai saat ini Judul Bab IV belum ada kesepakatan, DPR RI menghendaki judul Kegiatan Yang Dilarang, sedangkan Pemerintah mengusulkan TINDAKAN YANG DILARANG, dalam \obi tanggal 15 Desember 1998 telah disepakati Judul sementara "KEGIATAN/TINDAKAN" yang dilarang".

Dalam bab ini berhasil dirumuskan materi-materi kegiatan/tindakan yang dilarang yaitu Monopoli, Monopsoni, Penguasaan Pasar, dan Persekongkolan.

BAB V

PENYALAHGUNAAN POSISI DOMINAN

Dalam bab ini Panja berhasil merumuskan tentang Penyalahgunaan Posisi Dominan secara umum, jabatan rangkap (Timus) pemilikan saham (Pending) penggabungan, peleburan dan pengambilalihan.

Hadirin yang berbahagia,

Sebagaimana yang telah kami laporkan bahwa materi yang ditugaskan Pansus untuk dibahas oleh Panja sebanyak 15 l materi sampai saat ini telah diselesaikan sebanyak 72 materi.

Jadi lebih kurang 50 % termasuk Timus dan Timcil serta Tirnsin yang secara paralel juga telah melaksanakan tugasnya selama berlangsungnya pembahasan dalam Rapat Panja.

Semoga dengan tambahan alokasi waktu dari BAMUS dirnana dalam Raker ini juga kita bicarakan tentang rencana penggunaannya dalarn rancangan jadwal lanjutan semoga semua materi ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

Mengingat Rapat Pansus ini merupakan yang terakhir untuk Masa Persidangan II ini, maka kami sekali lagi mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif yang telah diberikan selama pembahasan Rancangan Undang-Undang ini kepada para Anggota Dewan serta Pemerintah dan karni rnohon maaf apabila ada kekurangan dan kekhilafan selama kami memimpin rapat-rapat ini.

Sehubungan dengan akan memasuki bulan suci Ramadhan, Hari Natal dan Tahun Baru, kami selaku Ketua Panja mengucapkan:

I. Selamat menunaikan ibadah puasa kepada para Anggota Dewan serta jajaran Pemerintah yang melaksanakannya.

(10)

2. Selamat hari Natal dan Tahun Baru 1999 kepada para Anggota dan jajaran Pemerintah yang merayakannya.

Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Saudara-saudara. demikian laporan Ketua Panja tentang perkembangan pembahasan didalam Panitia Kerja dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang yang diajukan oleh Dewan.

Yang pertama kami sampaikan adalah tentunya terima kasih kepada seluruh anggota Panja dan juga Pemerintah, dimana dari 15 l materi yang ada dalam Daftar Inventarisasi Masalah, sudah dapat terselesaikan lebih kurang setengah atau 72 materi, di luar artinya selesai langsung bisa diputuskan di dalam Panja dan juga langsung bisa diputuskan untuk diserahkan kepada Timus. Dengan catatan ke Timus memang sudah tuntas seluruh unsur substansi yang ada di dalam Daftar Inventarisasi Masalah tersebut.

Saudara-saudara,

Dari Rancangan Undang-Undang yang dibahas dan yang diperbincangkan dalam Panja, jika kita ikuti laporan tadi, sebenarnya mencakup kepada dua pengaturan yang intinya adalah:

I. Ingin di dalam undang-undang ini untuk menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat, sehingga dapat mendorong persaingan usaha yang sehat dan wajar dan terciptanya efisiensi usaha dan penyesuaian terhadap perkembangan ekonomi. Ruang lingkup bahasan di dalam Panja kami kira sebagaimana yang diutarakan tadi adalah mencakup kepada soal-soal itu sehingga jika kita kaitkan dari aktualisasi dari undang-undang ini nanti diharapkan agar harga dapat terjangkau dan adanya pilihan-pilihan produk atau inovasi-inovasi produk dengan teknologi-teknologi baru.

2. Dalam Rancangan Undang-Undang ini juga diinginkan adanya pengaturan untuk terciptanya kesempatan berusaha yang sama dan dapat memberikan jaminan akan tumbuh kembangnya usaha kecil dan koperasi maupun usaha besar. Artinya di Panjapun memang agak sedikit berbeda sebagaimana di media bahwa Rancangan Undang-U ndang ini sebenarnya tidak menginginkan akan adanya atau undang-undang ini tidak menginginkan anti usaha besar dan juga kurang berpihak kepada usaha kecil dan koperasi.

Secara tidak langsung tadi kita dengarkan laporan dari Ketua Panja di dalam rapat ini bahwa cara-cara yang ditempuh di dalam Rancangan

(11)

Undang-Undang ini:

l. Menciptakan struktur pasar yang sehat dengan pengaturan bahwa diperlukan larangan-larangan dengan perjanjian (tadi dikatakan perjanjian yang dilarang), kegiatan atau tindakan, ini yang belum · sama persepsinya tetapi untuk sementara Panja masih diselesaikan kegiatan atau tindakan tentunya yang dilarang maupun penyalahgunaan posisi dominan.

2. Adalah ingin menciptakan perilaku pasar yang sehat dengan pengaturan bahwa diperlukan larangan dalam perjanjian atau perjanjian yang dilarang dan juga kegiatan atau tindakan serta penyalahgunaan posisi dominan yang dapat menimbulkan praktek monopoli dan persaingan usaha yang tidak sehat.

Juga disampaikan tadi oleh Ketua Panja bahwa hal-hal yang masih di pending di dalam Bab III, Bab IV dan Bab V walaupun sudah diselesaikan adalah tentang "penguasaan pangsa pasar". Yang kaitannya dengan Bab III adalah "perjanjian yang dilarang", dan juga dalam Bab IV tentang "kegiatan tindakan yang dilarang" dan di dalam Bab V tentang "penguasaan pangsa pasar" yang berkaitan dengan penyalahgunaan posisi dominan.

Ada hal-hal penyesuaian yang belum diselesaikan adalah penainaan daripada Komisi Pengawas Usaha sesuai dengan Daftar Inventarisasi Masalah belum diselesaikan karena menunggu dalam pembahasan bab-bab berikutnya.

Berikutnya Saudara sekalian,

Dari hasil Panja adalah adanya tambahan-tambahan rumusan baru dari mulai Bab I, Bab II, Bab III, Bab IV dan Bab V. Rumusan barn itu tentunya penyesuaian dengan Keputusan Rapat Pansus di dalam Rapat Kerja dengan judul yang ditetapkan yaitu menjadi "Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat". Oleh karenanya Saudara-saudara, demikian yang dilaporkan oleh Ketua Panja Pansus ini dan oleh karena beberapa hal yang kiranya perlu pembahasan Panja yang jika tadi materi di dalam Daftar Inventarisasi Masalah 151 yang tentunya disampaikan oleh Pemerintah, baru 72 materi yang dapat diselesaikan dan jika kita kaitkan dengan jumlah Bab, bahwa Bab mulai dari Bab Konsideran Menimbang, judul undang-undang, menimbang, mengingat, memperhatikan, menetapkan itu sudah akan diselesaikan oleh Timcil yang juga sudah kita sepakati. Bab I, Bab II, Bab III, Bab IV dan Bab V, barn itu yang dapat diselesaikan dalam rumusan-rumusan seperti yang disampaikan tadi, juga yang menyangkut adanya tambahan dan ada yang secara langsung di tetapkan dan juga secara langsung masuk dalam Timus. Sedangkan Bab VI, sampai dengan Bab XI dimana bab itu adalah tentang Komisi Pengawas Usaha, tentunya

(12)

akan kita atur penjadwalan waktu daripada Panja dan juga sebagaimana yang dilaporkan tadi, memang batas waktu bagi kita untuk pembicaraan Tingkat IV pengambilan Keputusan Rancangan Undang-Undang ini adalah sampai tanggal 18 Februari 1999. Dan Saudara-saudara laporan ini bukan untuk kita sahkan di dalam Rapat Pansus ini, tetapi laporan Panja ini adalah untuk kita ketahui perkembangannya oleh Pansus dan di dalam Rapat Kerja ini kita akan sesuaikan jadwal waktu sehingga Rancangan Undang-Undang ini akan kita kerjakan dan berhubung besok sudah sidang terakhir tanggal I 8 Desember I 998 dan DPR melakukan reses, artinya tidak akan melakukan sidang-sidang di dalam gedung dan reses ini adalah tugas-tugas DPR di Iuar, sedangkan kesepakatan di dalam tata tertib tentang rapat-rapat DPR reses ini khusus juga yang membahas Rancangan Undang-Undang tidak dilakukan dan itulah sebabnya kita menyesuaikan soal waktu tersebut sebagaimana laporan yang sudah disampaikan oleh Panitia Kerja.

Saudara-saudara sekalian,

Saya kira agenda yang pertama sudah kita selesaikan dan kita sekarang ingin menyesuaikan sekaligus menetapkan jadwal penyesuaian rapat-rapat Pansus ataupun Panja yang sudah ada di tangan Bapak-bapak sekalian dan juga saya kira sudah berada di tangan Pemerintah. Untuk kita bisa lihat agar hal ini kita tetapkan bahwa rapat mulai hari ini, tentunya besok kita tidak akan lakukan lagi rapat-rapat sampai tanggal 6 Januari 1999, karena besok itu penutupan rapat dan sampai tanggal

5

januari I 999 itu adalah reses dan tanggal 6 januari I 999 disini jadwalnya baru Rapat Panja ataupun Rapat Intern Panja yang sekaligus untuk membahas bab-bab yang belum selesai sebagaimana yang dilaporkan oleh Ketua Panja tadi.

Di sini Rapat Panja kita alokasikan selama 8 hari kerja untuk menyelesaikan yang tersisa dan sepertinya setelah Panja seluruhnya selesai walaupun Timus dan Timcil sudah berjalan sedemikian rupa, bahwa memerlukan juga secara resmi untuk meneliti lebih jauh, oleh karenanya di dalam rancangan penyesuaian acara ini Rapat Timus, Rapat Timcil kita alokasikan waktu selama 4 hari kerja, dan Rapat Tim Sinkronisasi yaitu yang mulai tanggal

5

Februari 1999 kita berikan waktu untuk Rapat Tim Sinkronisasi ini 3 hari kerja sampai tanggal 9 Februari 1999. Baru tanggal l 0 Februari 1999 kita Iakukan Rapat Panja dengan acara:

Laporan Timcil, Timus dan Tim Sinkronisasi di dalam Rapat Panja. Baru setelah itu tanggal 11 Februari 1999, kita akan melakukan persiapan

(13)

untuk menyiapkan bahan dalam Rapat Kerja. Di dalam Rapat Kerja kita jadwalkan tanggal 15 Februari 1999 bahwa Rapat Kerja dengan Menteri Perindustrian dan Perdagangan acaranya adalah sudah menyangkut-laporan Panja secara keseluruhan atas hasil Panja Tim Sinkronisasi, Timus, dan Timcil dan kita mengambil keputusan dalam Pansus serta penandatanganan naskah Rancangan Undang-Undang, itu pada tanggal 15 Februari 1999. Baru tanggal 16 Februari 1999 Fraksi dan Sekretariat Pansus menyusun bahan untuk pembicaraan Tingkat IV dan tanggal 18 Februari 1999 dalam sidang Paripurna pembicaraan Tingkat IV untuk mengambil keputusan tentang Rancangan Undang-Undang. Jadwal tanggal 18 Februari 1999 ini sudah menyesuaikan sebagaimana permintaan kita yang dilaporkan oleh Panja tadi di dalam Rapat Bamus DPR yang lalu, karena memang waktu kenapa harus beberapa bulan, karena memang masa kerja untuk membahas Rancangan Undang-Undang ini sama dengan masa kerja yang lalu yaitu 22 hari, terpotong reses, terpotong untuk hari Raya dan sebelum Hari Raya Idul Fitri dan sesudah Hari Raya ldul Fitri dan bulan Februari 1999 itu juga hanya 28 hari. Oleh karenanya waktu kerja kita untuk membahas Rancangan Undang-Undang ini dalam Panja maupun Pansus lebih kurang 21 hari kerja.

Demikian Saudara sekalian rancangan acara ini, jika ada usulan ataupun tambahan say a persilakan Anggota dulu baru nanti kami persilakan kesepakatan rancangan acara ini kepada Pemerintah. Jika seandainya dari Anggota sudah cukup, kami langsung kepada Pemerintah. Cukup penyesuaian waktu ini?. Kami minta tanggapan dari Pemerintah tentang penyesuaian penjadwalan waktu kembali terhadap pembahas Rancangan Undang-Undang. Kami persilakan.

PEMERINTAH (SEKJEN DEPPERINDAG/DRS. MUCHTAR, M.Sc) : Assalamu' alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang terhormat Bapak Pimpinan dan Bapak-bapak sekalian segenap Anggota Pansus,

Pertama-tama karni ingin rnenyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya bahwa pada hari ini Bapak Menteri Perindustrian dan Perdagangan tidak bisa hadir di dalam kesempatan rapat khusus ini karena Beliau sedang melaksanakan tugas di luar negeri dan beliau merninta kepada saya untuk mewakili dalarn rangka rapat khusus ini.

Kemudian Bapak Pimpinan, dalam kesempatan ini kami juga ingin rnenyarnpaikan berkaitan dengan penyusunan kembali jadwal pernbahasan RUU

(14)

tentang larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat ini, kami sepenuhriya menyetujui dan mendukung perpanjangan waktu tersebut dengan harapan mudah-mudahan produk undang-undang yang akan kita hasilkan nanti betul-betul sesuai dengan apa yang kita inginkan yaitu untuk lebih menciptakan efisiensi ekonomi kita dan dalam rangka untuk lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan konsumen pada khususnya. Sehingga dengan demikian Pimpinan, sekali lagi kami sepenuhnya menyetujui dengan perpanjangan atau pengaturan kembali jadwal pembahasan tersebut dan mudah-mudahan kita nanti akan berusaha sekuat tenaga agar jadwal yang telah kita tetapkan bersama ini bisa kita selesaikan dengan sebaik-baiknya.

Dan terakhir Bapak Pimpinan, mungkin dalam kesempatan ini kami juga ingin menyampaikan selamat menunaikan ibadah Puasa bagi kita yang akan menjalankannya dan sekaligus walaupun waktunya masih agak .panjang kami juga akan memberikan ucapan selamat kepada kita semua, Selamat Tahun Baru

dan Selamat Hari Natal.

Demikian Bapak Pimpinan tanggapan kami dan terima kasih Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

KETUA PANITIA KERJA:

Demikian Saudara-saudara tanggapan Pemerintah, semuanya dapat menyetujui rancangan acara yang kita ajukan, dan saya kira beberapa hal yang sangat berkembang di samping materi tadi di dalam Rapat-rapat Panja, juga terpatri sepertinya di dalam Rapat Panja terciptanya ada Anggota Panja yang menjadi pakar persekongkolan, ahli membahas tentang tender, ahli membahas tentang perjanjian-perjanjian yang dilarang dan lain sebagai~ya dan oleh karenanya memang waktu yang disediakan di sini yang jika ada perubahan-perubahan nantinya juga akan kita sesuaikan. Tetapi minimal ini adalah satu pegangan yang kita tetapkan penyesuaiannya di dalam rapat inl. Dapat kita setujui Saudara-saudara?

FKP (DRS. DEDE SUGANDA ADIWINATA) :

Mohon penjelasan mengenai halaman 3 jadwal tanggal 16 dan 17 Februari

1999, mohon penjelasan itu masalah kegiatan di sana ada Fraksi dan Sekretariat Pans us.

Ada juga di intern kita bahwa ini sepertinya mandeg, tidak mandeg tetapi penyesuaian tentang jadwal acara pembahasan Rancangan Un~ang-Undang.

Dapat kita setujui? ·

(15)

Terima kasih Saudara-saudara para Anggota Pansus dan pihak Pemerintah, yang mana kita sudah menetapkan penyesuaian jadwal acara dan karena agenda acara kita hati ini juga yang menyangkut dua acara ini laporan dan penyesuaian agenda acara, oleh karenanya jika tidak ada hal lain, Rapat Kerja ini akan kita tutup persis pukul 12.00 WIB dan perlu juga kami beritahukan sehabis rapat ini ditutup seperti biasa makan siang disiapkan ditempat biasa.

Demikian Saudara-saudara dengan mengucapkan Alhamdulillah hirobbil 'alamin Rapat Kerja pada hari ini kami tutup.

(RAPAT SETUJU) Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

(RAPAT DITUTUP PUKUL 12.00 WIB).

Jakarta, 17 Desember 1998 SEKRETARIS RAPAT

ttd

DRA. NINING INDRA SHALEH NIP. 210000799

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :

Pindai kode QR dengan aplikasi 1PDF
untuk diunduh sekarang

Instal aplikasi 1PDF di