NASKAH SÊRAT KAWRUH MAHNITISMÊ (SUATU TINJAUAN FILOLOGIS)

Teks penuh

(1)

NASKAH SÊRAT KAWRUH MAHNITISMÊ

(SUATU TINJAUAN FILOLOGIS)

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi sebagai Persyaratan guna Melengkapi Gelar Sarjana Jurusan Sastra Jawa

Fakultas Ilmu Budaya Uniersitas Sebelas Maret

Disusun oleh

SEPTI ANGGITA KRISKARTIKA

C0111030

FAKULTAS ILMU BUDAYA

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2015

(2)

ii

NASKAH SÊRAT KAWRUH MAHNITISMÊ

(SUATU TINJAUAN FILOLOGIS)

Disusun oleh

SEPTI ANGGITA KRISKARTIKA C0111030

Telah disetujui oleh pembimbing

Pembimbing 1

Dr. Supana, M.Hum NIP19640506 198903 1001

Pembimbing 2

Dra.Endang Tri Winarni, M.Hum NIP. 195811011986012001

Mengetahui

Kepala Program Studi Bahasa dan Sastra Daerah

Dr. Supana, M.Hum. NIP19640506 198903 1001

(3)

iii

NASKAH SÊRAT KAWRUH MAHNITISMÊ

(SUATU TINJAUAN FILOLOGIS)

Disusun oleh

SEPTI ANGGITA KRISKARTIKA C0111030

Telah disetujui oleh Tim Penguji Skripsi Fakultas Ilmu Budaya Univesitas Sebels Maret

Pada Tanggal 24 Juli 2015

Jabatan Nama Tanda Tangan Ketua Drs. Imam Sutardjo, M.Hum

NIP 196001011987031004 ………... Sekertaris Drs. Waridi Hendrosaputro, M.Si

NIP19551008 198103 1001 ……… Penguji 1 Dr. Supana, M.Hum

NIP19640506 198903 1001 ……… Penguji 2 Dra. Endang Tri Winarni, M.Hum

NIP 19581101 1986012001 ………

Dekan

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret

Prof. Drs. Riyadi Santosa, M. Ed., Ph. D. NIP. 196003281986011001

(4)

iv

PERNYATAAN

Nama : Septi Anggita Kriskartika NIM : C0111030

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi berjudul Naskah Sêrat Kawruh Mahnitismê (Suatu Tinjauan Filologis) adalah betul-betul karya sendiri, bukan plagiat, dan tidak dibuatkan oleh orang lain. Hal-hal yang bukan karya saya, dalam skripsi ini diberi tanda citasi (kutipan) dan ditujnjukkan dalam daftar pustaka.

Apabila dikemudian hari terbukti pernyataan ini tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan skripsi dan gelar yang diperoleh oleh skripsi tersebut.

Surakarta, 29 Juli 2015 Yang membuat pernyataan

(5)

v

MOTTO

“ Memperjuangkan keberhasilan kita di masa depan, lebih penting daripada menangisi

kepedihan kita di masa lalu “

(6)

vi

PERSEMBAHAN

Skripsi ini penulis persembahkan kepada:

1. Bapak Ibu Maryono

2. Bapak Ibu Irawan Sulistyo

(7)

vii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya skripsi yang berjudul Naskah Sêrat Kawruh Mahnitismê ( Suatu Tinjauan Filologis) ini dapat terselesaikan dengan baik. Skripsi ini terselesaikan berkat bantuan dan kerjasama dari berbagai pihak. Untuk itu, penulis mengucapkanterimakasih kepada:

1. Prof.Drs. Riyadi Santosa, M. Ed., Ph. D., yang telah memberikan kesempatan bagi penulis untuk menyelesaikan studi.

2. Dr. Supana, M. Hum., selaku Ketua Jurusan Sastra Jawa Fakultas Ilmu Budaya serta pembimbing pertama yang telah memberikan kemudahan dalam proses akademik dan terus mendorong penulis untuk teratur dibimbing dalam meyelesaikan skripsi.

3. Dra. Endang Tri Winarni, M. Hum., selaku pembimbing kedua yang telah membimbing penulis dengan sabar dan sistematis, memberikan arahan dalam penyusunan tiap bab, dan selalu mendorong penulis untuk menyelesaikan skripsi. 4. Drs. Sisyono Eko Widodo,M. Hum., selaku pembimbing akademik yang telah membantu penulis dalam hal akademik dan memotivasi penulis untuk menyelesaikan studi.

5. Bapak Ibu dosen Jurusan Sastra Jawa yang telah memberikan dan membagikan ilmunya serta pengalamannya dalam studi kebudayaan Jawa.

6. Kepala dan seluruh staf Perpustakaan Pusat dan Perpustakaan Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah menyediakan buku-buku dan referensi dalam penyusunan skripsi.

(8)

viii

7. Kepala dan seluruh staf Perpustakaan Sasanapustaka Karaton Surakarta Hadiningrat yang telah menyediakan data bagi penulis untuk diteliti.

8. Bapak Ibu Maryono selaku orangtua kandung penulis yang telah mendidik penulis dan membiayai penulis selama studi.

9. Bapak Ibu Irawan Sulistyo yang sudah seperti orangtua kandung penulis yang tidak pernah berhenti memberi dorongan kepada penulis untuk segera menyelesaikan skripsi. 10. Seluruh keluarga Omah Budaya Indonesia (OBI) yang selalu memberi dukungan penuh dengan menyediakan waktu dan tempat bagi penulis untuk menyelesaikan skripsi di sela kegiatan budaya, serta menjadi rumah kedua bagi penulis selayaknya keluarga dan saudara.

11. Mas Basuki Teguh Yuwono yang selalu memberi dukungan berupa motivasi tiada henti dan cambukan keras lewat pemikiran-pemikiran yang sedikit banyak membantu merubah pola pikir penulis menjadi lebih terarah.

12. Bapak Sri Eko Supriyanto yang selalu memberi dorongan dan motivasi untuk selalu belajar dan belajar.

13. Sahabatku Pipit yang telah menjadi sahabat setia selama ini dalam susah maupun senang.

14. Teman-teman Sastra Jawa angkatan 2011 khususnya jurusan Filologi, terimakasih telah memperjuangkan kuliah bersama-sama di Sastra Jawa.

15. Teman-teman KKN Desa Blorong Kecamatan Jumantono yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu yang selalu mensuport penulis untuk segera menyelesaikan studi. 16. Semua pihak yang telah membantu penyusunan skripsi ini.

(9)

ix

Skripsi ini belum sempurna dan tidak terluput dari berbagai kesalahan dan kekurangan. Untuk itu, kritik dan saran yang konstruktif akan penulis terima dengan senang hati. Terima kasih.

Surakarta, 31 Juli 2015

(10)

x

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN ... ii

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

HALAMAN PERNYATAAN ... iv

HALAMAN MOTTO ... v

HALAMAN PERSEMBAHAN ... vi

KATA PENGANTAR ... vii

DAFTAR ISI ... x

DAFTAR TABEL ... xiv

DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG ... xv

DAFTAR GAMBAR ... xvi

ABSTRAK ... xviii

SARI PATHI ... xix

ABSTRACT ... xx BAB I PENDAHULUAN ... 1 A. Latar Belakang ... 1 B. Batasan Masalah ... 13 C. Rumusan Masalah ... 14 D. Tujuan Penelitian ... 14 E. Manfaat Penelitian ... 14 F. Kajian Teori ……… 15 1. Pengertian Filologi ……… 15

(11)

xi

2. Objek Filologi ………... 16

3. Langkah Kerja Penelitian Filologi ……… 16

a. Penentuan Sasaran Penelitian ……… 17

b. Inventarisasi Naskah ……… 18

c. Observasi Pendahuluan dan Deskripsi Naskah ……… 18

d. Ringkasan Isi Naskah ……….. 19

e. Transliterasi ………. 19

f. Kritik Teks ……….. 20

g. Suntingan Teks dan Aparat Kritik ……… 20

h. Terjemahan ……….. 21

4. Pengertian Magnetisme ……… 21

G. Metode Penelitian ……… 22

1. Bentuk dan Jenis Penelitian ……… 22

2. Data dan Sumber Data ……… 22

3. Teknik Pengumpulan Data ………. 22

4. Teknik Analisis Data ……….. 23

H. Sistematika Penulisan ………... 25

BAB II ANALISIS DATA ……….. 26

A. Kajian Filologi ……… 26

1. Deskripsi Naskah ………. 26

a. Judul Naskah ……… 26

b. Nomor Naskah ……….. 27

(12)

xii

d. Asal Naskah ………. 28

e. Keadaan Naskah ………. 28

f. Ukuran Naskah ……… 29

g. Tebal Naskah ……….. 29

h. Jumalah Baris per Halaman ………. 29

i. Huruf ……… 30 j. Cara Penulisan ……….. 32 k. Bahan Naskah ……….. 33 l. Bahasa Naskah ………. 33 m. Bentuk Teks ……….. 33 n. Umur Naskah ……….. 33 o. Penyalin ……… 33

p. Asal Usul Naskah ……… 34

q. Ikhtisar Teks ……….. 34 2. Kritik Teks ………. 34 a. Lakuna ……… 35 b. Adisi ……….. 37 c. Hiperkorek ……… 38 d. Ketidakkonsistenan Penulisan ………. 39

e. Bahasa Lain yang Ditulis dengan Huruf Jawa ……….. 39

3. Suntingan Teks dan Terjemahan ……… 39

a. Suntingan Teks dan Terjemahan Teks ………. 43

(13)

xiii

BAB III PENUTUP ……….. 115

A. Simpulan ………. 115

B. Saran ……….. 116

Daftar Pustaka ………. 118

(14)

xiv

DAFTAR TABEL

Tabel 1 Lakuna dalam Naskah SKM ……… 36 Tabel 2 Adisi dalam Naskah SKM ……….. 38 Tabel 3 Hiperkorek dalam Naskah SKM ……… 39

(15)

xv

DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG

A. Daftar Singkatan

brs : baris

EYD : Ejaan Yang Disempurnakan hal. : halaman

SKM : Sêrat Kawruh Mahnitismê

SKMSS : Sêrat Kawuh Mahnitismê Saha Sanaprabu SS : Saha Sanaprabu

B. Daftar Lambang

e : dibaca seperti kata ‘rela’ dalam bahasa Indonesia dan kata semah dalam bahasa Jawa yang berarti ‘istri’.

ê : dibaca seperti ê pada kata ‘tênang’ dalam bahasa Indonesia dan kata lêgi dalam bahasa Jawa yang berarti ‘manis’ è : dibaca seperti è kata ‘lèrèng’ dalam bahasa Indonesia dan

kata lèrèn dalam bahasa Jawa yang berarti ‘istirahat. @ : menerangkan bahwa edisi teks diambil berdasarkan

pertimbangan konteks isi.

# : menerangkan bahwa edisi teks diambil berdasarkan pertimbangan linguistik.

L : menjelaskan bahwa teks termasuk varian lakuna A : menjelaskan bahwa teks termasuk varian adisi H : menjelaskan bahwa teks termasuk varian hiperkorek

(16)

xvi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Penulisan kata mangkono ‘seperti itu’ ………. 5

Gambar 2 Penulisan kata kang kapisan ‘yang pertana’ ……… 6

Gambar 3 Penulisan kata ahli ‘ahli’ ……… 6

Gambar 4 Penulisan kata anggêr ‘peraturan’ ……… 6

Gambar 5 Penulisan kata pambujuk ‘pengaruh’ ……… 7

Gambar 6 Penulisan kata babad‘babad’ ………. 7

Gambar 7 Penulisan kata kowe ‘kamu’ ………..………….. 8

Gambar 8 Penulisan kata denning dan dening ‘oleh’ ……… 8

Gambar 9 Penulisan morfem tak dan morfem dak ‘saya’ ……….. 9

Gambar 10 Judul cover naskah ………... 27

Gambar 11 Cap perpustakaan Sasana Pustaka Kraton Surakarta Hadiningrat….. 28

Gambar 12 Tinta teks yang tembus ……….…… 28

Gambar 13 Penggunaan huruf latin ……… 30

Gambar 14 Penanda awal kalimat atau adêg-adêg (.)... 31

Gambar 15 Penanda koma atau pada lingsa (, ) ………..……… 32

Gambar 16 Penanda titik atau pada lungsi (; ) ……… 32

Gambar 17 Penanda huruf mati atau pangkon (/ ) ……….…………. 32

Gambar 18 Pengaturan ruang tulisan dengan taling ([ ) ganda ……….. 32

Gambar 19 Jenis kertas buku bergaris ……….…. 33

Gambar 20 dan 21 Penulisan ketidakkonsistenan kata dening ……… 41

(17)

xvii

Gambar 24 dan 25 Penulisan kata ali dan ahli ……… 42 Gambar 26 Penulisan kata serapan bahasa Indonesia ‘telegram’ ………. 42 Gambar 27 Penulisa kata serapan bahasa Arab ‘ taklim’ ………. 42

(18)

xviii

ABSTRAK

Septi Anggita Kriskartika. C0111030. 2015. Naskah Sêrat Kawruh Mahnitismê

(Suatu Tinjauan Filologis). Skripsi: Jurusan Sastra Jawa Fakultas Ilmu Budaya

Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Latar belakang penelitian Naskah SKM adalah (1) didalam Naskah SKM ditemukan varian-varian, yaitu lakuna 11 varian, adisi 1 varian, hiperkorek 9 varian, ketidakkonsistenan kata, tanda baca yang tidak ada pada aksara Jawa, dan penggunaan selain bahasa Jawa, (2)secara isi, yaitu isi ajaran mahnitismê yang ada dalam Naskah SKM perlu untuk dikemukakan, (3) ditinjau dari bidang ilmu Filologi Naskah SKM belum diteliti.

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana suntingan teks Naskah SKM yang bersih dari kesalahan dan dekat dengan aslinya sesuai langkah kerja Filologi dan (2) bagaimana isi ajaran mahnitismê dalam naskah SKM .

Tujuan penelitian ini adalah (1) menyajikan suntingan teks Naskah SKM yang bersih dari kesalahan dan dekat dengan aslinya, (2) mengungkapakan ajaran magnetisme yang terdapat dalam naskah SKM.

Bentuk penelitian ini adalah penelitian Filologi yang sifatnya deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian pustaka (library research).Sumber data adalah teks naskah SKM dan data penelitian adalah teks SKM. Naskah SKM adalah naskah tunggal berupa prosa dengan aksara tulisan Jawa carik. Teknik pengumpulan data dimulai dengan inventarisasi naskah dengan katalog-katalog naskah yang tersimpan di perpustakaan atau instansi, judul-judul naskah didaftar, kemudian diadakan penelitian dan pengecekan kebenaran keberadaan naskah di tempat penyimpanan naskah tersebut. Selanjutnya teknik digitalisasi, dianjutkan dengan teknik transliterasi dan content analysis atau kajian isi.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis interaktif, yang terdiri dari tiga komponen analisis yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan simpulan. Metode suntingan -naskah tunggal dipakai dengan edisi standar. Selanjutnya isi Naskah SKM diteliti. Kajian isi untuk menyajikan isi Mahnitismê yang ada didalam Naskah SKM.

Simpulan penelitian ini adalah (1) Naskah SKM koleksi Perpustakaan Sasanapustaka Karaton Surakarta Hadiningrat bernomor katalog 251 Ha adalah naskah tunggal. Suntingan Naskah SKM pada Bab II merupakan suntingan yang bersih dari kesalahan sesuai dengan cara kerja filologi dan mendekati teks aslinya. (2) Naskah SKM adalah naskah berjenis ajaran yang didalamnya terdapat 13 (tigabelas) bab yang saling berkaitan. Dalam naskah tersebut menjelaskan arti ajaran magnetisme atau dapat disebut ilmu hati atau laku batin, penanda memiliki dan tidak memiliki ilmu magnetisme, cara melatih ilmu magnetisme, cara pengaplikasian atau penerapan ilmu magnetisme, manfaat magnetisme. Inti dari keseluruhan isi SKM ini adalah belajar pengendalian segala hal yang ada dalam diri manusia seperti, menyingkronkan pikiran ucapan dan hati, mengendalikan hati dan menekan hawa nafsu.

(19)

xix

SARI PATHI

Septi Anggita Kriskartika. C0111030. 2015. Naskah Sêrat Kawruh Mahnitismê (Suatu

Tinjauan Filologis). Skripsi: Jurusan Sastra Jawa Fakultas Ilmu Budaya Pawiyatan

Luhur Sebelas Maret Surakarta

Landhêsaning prêkawis panalitèn Naskah Sêrat Kawruh Mahnitismê (Naskah SKM) punika (1)ing Naskah SKM wonten kalêpatan-kalêpatan inggih punika lacuna 11 kalêpatan, adisi 1 kalêpatan, hiperkorek 9 kalêpatan, panyeratan tembung boten ajeg, tandhanipun waosan ingkang boten wonten ing sêratan aksara Jawi, ngginakaken sanesipun ukara basa Jawi (2) surasanipun piwulang mahnitismê wontên ing Naskah SKM prêlu dipun andharakên, (3) Naskah SKM dèrèng dipun taliti ing ilmu Filologi.

Prêkawis ingkang dipun rêmbag wontên panalitèn inggih punika (1) kados pundi Suntingan teks Naskah SKM ingkang rêsik saking kalêpatan trêp kaliyan cara pakaryanipun Filologi (2) kados pundi surasanipun Mahnitismê ingkang wontên ing Naskah SKM.

Ancas panalitèn inggih mênika (1) hangaturakên Suntingan teks Naskah SKM ingkang rêsik saking kalêpatan trêp kaliyan cara kêrjanipun Filologi lan (2) suraosipun Mahnitismê ingkang wontên ing Naskah SKM.

Wujud panalitènipun inggih punika panalitèn Filologis ingkang sipatipun dèskriptif kualitatif. Jinis panalitèn ingkang dipun-êngge panalitèn pustaka. Sumbêr datanipun Naskah SKM saha teks SKM lan data panalitènipun inggih mênika Teks Naskah SKM. Naskah SKM wujudipun gancaran mawi aksara Jawi carik. Teknik pengumpulan data kawiwitan saking invèntarisasi mawi katalog-katalog naskah ingkang kasimpên wontên ing pêrpustakaan utawi instansi, irah-irahan naskah dipun-dhaptar, salajêngipun dipun wontênakên panalitèn lan ningali lêrêsipun kawontênan naskah dhatêng panggènan ingkang nyimpên naskah kalawau. Salajêngipun tèknik Digitalisasi, lajeng malih mawi teknik transliterasi saha kajian surasanipun.Tèknik analisis data ing panaliten punika mawi teknik analisis interaktif, ingkang kabagi dados tiga komponen analisis inggih punika reduksi data, sajian data lan simpulan. Metode naskah tunggal dipun-êngge mawi èdisi standar. Salajêngipun surasanipun Naskah SKM dipun taliti. Kajian isi kangge hangandharakên suraosipun Mahnitismê wontên ing Naskah SKM.

Dudutan panalitèn mênika (1) Naskah SKM kolèksi Perpustakaan Sasanapustaka Karaton Surakarta Hadiningrat nomêr katalog 251 Ha kalêbêt naskah tunggal.Suntingan Naskah SKM ing bab II mênika rêsik saking kalêpatan trêp kaliyan cara kêrja Filologi lan cêlak kaliyan babonipun. (2) Naskah SKM punika naskah ingkang jinisipun piwulang ingkang gadhah 13 (tigawelas) bab ingkang sami kaubung. Wonten ing piwulang kasebat njentrehaken tegesipun piwulang mahnitismê utawi saged dipun sebat ilmu ati utawi laku batin, pratandha gadhah lan boten gadhah ilmu mahnitisme, caranipun gêgladhen ilmu mahnitismê, caranipun ngetrapakên ngetrapaken ilmu mahnitismê, mupangatipun mahnitismê. Inti suraosipun SKM punika gêgladhen angendhalèni samubarang ing sajroning dhiri manusa, kadosta njumbuhake pikiran, pocapan lan ati, ngendhalèni hawa lan nêpsu.

(20)

xx

ABSTRACT

Septi Anggita Kriskartika. C0111030. 2015. Naskah Sêrat Kawruh Mahnitismê(Suatu

Tinjauan Filologis). Skripsi: Javanese Department Fakulty of Science Culture Sebelas

Maret Surakarta University

The background research The Sêrat Kawruh Mahnitismê Manuscript (The

SKM Manuscript) are (1) in the Manuscript SKM discovered manuscript variants, namely lacuna 11 variants, addition 1 variant, hiperkorect 9 variants, unconsistency manuscript, punctuation are not common in Javanese script, (2) the contents, the prestige that exists in The SKM Manuscript need to be presented, (3) in terms of the field of science has not been studied Philology of The SKM Manuscript.

The problems addressed in this study are (1) how the manuscript text editing The SKM Manuscript of errors and in accordance with the workings of Philology (2) how the types of prestige that no role in The SKMManuscript The purpose of this study was (1) present the manuscript text editing The SKM Manuscript of errors in accordance with the workings of Philology and (2) how the types of prestige that exist in The SKM Manuscript Section Figure pamor

The realization of this research is descriptive qualitative nature of Philology. This type of research is the use of research library (library research). The data source is a Text SKM and text book SKM and research data is text book and text SKM. The SKM Manuscript is a single manuscript. Data collection techniques starts with an inventory of manuscript with manuscript catalogs stored in libraries or institutions, manuscript titles are listed, then the research and checking the truth of the existence of manuscript in storage earlier manuscript. Further photographic techniques, that the manuscript was digitalisation. Then Manuscript SKM transcripted and with content analysis techniques. Technique of data analysis of this research with interaktif tehnique. Which is divided into three components analysis, namely data reduction, data presentation, and conclution.Single script method is used with the standart edition. Further examined the contents of tha manuscripts SKM. Presents the contents in text SKM.

The conclusions of this study are (1) The SKM Manuscript Library collection Sasanapustaka Palaces Surakarta Sultanate catalog numbered 251 Ha is a single script. The SKMManuscripts contain text and images. Script edits The SKM Manuscript in Chapter II is a clean edits of error according to the workings of Philology and approach the original text. (2) In TheSKM Manuscrips manifoold teachings in which there are 13 (thirtheen) chapters are interrelated. In The text explaining the meaning of magnetism science or science of hart or mind, markers have anda do not have magnetism, how to train science of magnetism, the application science magnetism, magnetism benefits. SKM overall core contents are learning control evrything that ecists in human, such as synchronizes thought, heart, heart controllin and press controlling lust.

(21)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :