• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran 1. Peta HPGW

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Lampiran 1. Peta HPGW"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

Lampiran 2. Uji asumsi statistik WTP

Regression

Model Summary

b

Model

R

R Square

Adjusted R

Square

Std. Error of the

Estimate

Durbin-Watson

1

.504

a

.254

.186

59.72391

1.334

a. Predictors: (Constant), JPA, RPDT, TP

b. Dependent Variable: WTPbibit

UJI ASUMSI

1. NORMALITAS

NPar Tests

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized

Residual

N

41

Normal Parameters

a

Mean

.0000000

Std. Deviation

28.33677441

Most Extreme

Differences

Absolute

.083

Positive

.083

Negative

-.061

Kolmogorov-Smirnov Z

.534

Asymp. Sig. (2-tailed)

.938

a. Test distribution is Normal.

Uji Kolmogorov–Smirnov. Hipotesis yang diuji adalah:

H0 : data residual berdistribusi normal

H1 : data residual tidak berdistribusi normal

P-value (0.938) > 0.05, artinya data residual menyebar normal pada taraf nyata

5%.

(4)

2. MULTIKOLINEARITAS

Coefficients

a

Model

Unstandardized

Coefficients

Standardized

Coefficients

t

Sig.

Collinearity

Statistics

B

Std.

Error

Beta

Tolerance VIF

1 (Constant)

34.244

28.312

1.210 .235

TP

-3.416

1.566

-.355 -2.181 .036

.811 1.233

RPDT

1.700E-6

.000

.050

.315 .755

.842 1.188

JRSA

.010

.003

.457 2.796 .008

.804 1.243

JPA

.164

3.247

.008

.051 .960

.799 1.251

JKA

-.018

.012

-.230 -1.444 .158

.846 1.183

KA

-1.239

7.206

-.027 -.172 .864

.892 1.121

a. Dependent Variable: WTPair

3. AUTOKORELASI

Model Summary

b

Model

R

R Square

Adjusted R

Square

Std. Error of

the Estimate Durbin-Watson

1

.519

a

.269

.140

30.73555

1.302

a. Predictors: (Constant), KA, TP, JKA, JRSA, RPDT, JPA

b. Dependent Variable: WTPair

Deteksi autokorelasi umumnya dilakukan dengan uji statistik Durbin-Watson

dengan menggunakan formula sebagai berikut.

Uji Durbin – Wason (DW test)

Hipotesis:

H0 : Tidak ada autokorelasi (r=0)

H1 : Ada autokorelasi (r ≠0)

(5)

Pengambilan keputusan ada tidaknya autokorelasi:

Hipotesis nol

Keputusan

Jika

Tidak ada autokorelasi positif

Tolak

0 < d < dl

No decision

dl ≤ d ≤ du

Tidak ada autokorelasi negatif

Tolak

4-dl < d < 4

No decision

4-du ≤ d ≤ 4-dl

Tidak ada autokorelasi, positif

atau negative

Tidak ditolak

du < d < 4-du

Nilai DW sebesar 1.302, nilai ini akan dibandingkan dengan nilai DW table

dengan menggunakan uji signifikansi 5%, jumlah sampel 41 (n) dan jumlah

peubah X (independen) 6(k=6), maka

dl = 0.997 dan du = 1.652. dl ≤ dw ≤ du artinya tidak ada autokorelasi positif

4. HETEROSKEDASTISITAS

Dari grafik scatterplots (Y=SRESID dan X=ZPRED) terlihat bahwa titik-titik

menyebar secara acak serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka 0 pada

sumbu Y. Hal ini dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada

model regresi.

(6)

Lampiran 3. Analisis regresi linier WTP air

Model Summary

b

Model

R

R Square

Adjusted R

Square

Std. Error of

the Estimate

Durbin-Watson

1

.519

a

.269

.140

30.73555

1.302

a. Predictors: (Constant), KA, TP, JKA, JRSA, RPDT, JPA

b. Dependent Variable: WTPair

ANOVA

b

Model

Sum of

Squares

df

Mean

Square

F

Sig.

1

Regression 11813.253

6

1968.876 2.084

.081

a

Residual

32118.911

34

944.674

Total

43932.165

40

a. Predictors: (Constant), KA, TP, JKA, JRSA,

RPDT, JPA

b. Dependent Variable: WTPair

Coefficients

a

Model

Unstandardized

Coefficients

Standardized

Coefficients

t

Sig.

Collinearity

Statistics

B

Std.

Error

Beta

Tolerance VIF

1 (Constant)

34.244

28.312

1.210 .235

TP

-3.416

1.566

-.355 -2.181 .036

.811 1.233

RPDT

1.700E-6

.000

.050

.315 .755

.842 1.188

JRSA

.010

.003

.457 2.796 .008

.804 1.243

JPA

.164

3.247

.008

.051 .960

.799 1.251

JKA

-.018

.012

-.230 -1.444 .158

.846 1.183

KA

-1.239

7.206

-.027 -.172 .864

.892 1.121

(7)

Lampiran 4. Analisis nilai serapan karbon

Potensi kayu HPGW = 528 m

3

/ha

Konsumsi kayu bakar masyarakat = 5,27 m

3

/ha

Diperoleh dari rata-rata konsumsi kayu bakar = 5,49 m

3

/orang/tahun

Luas HPGW = 359 ha

Populasi

= 345

Konsumsi

= 5,49 x 345

359

= 5,27 m

3

/ha

Potensi kayu yang mengandung karbon = 528 - 5,27

= 522,73 m

3

/ha

Kandungan karbon = 522,73 m

3

/ha x 0,28

= 146,36 tonC/ha

Nilai serapan karbon = 146,36 tonC/ha x Rp 9.000

= Rp 1.317.240/ha

Nilai total serapan karbon sebesar Rp 472.889.160/tahun.

Catatan:

1 m

3

biomassa = 0,28 ton karbon

1 ton karbon = 10 US$

(8)

Lampiran 5. Kuisioner responden

DEPARTEMEN MANAJEMEN HUTAN FAKULTAS KEHUTANAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Jl.Lingkar Akademik Kampus IPB Darmaga, Bogor

KUISIONER PENELITIAN MASYARAKAT (RUMAH TANGGA)

Nama : No. :

Alamat : Kp. Kel : Kec :

RT : RW :

A. Karakteristik Responden

1. Jenis Kelamin : L / P

2. Umur : tahun

3. Status : Belum Menikah / Sudah Menikah

4. Jika sudah menikah, berapa jumlah (orang) anggota keluarga

yang ditanggung? Orang

5. Pendidikan formal terakhir yang ditempuh Saudara ?

a) SD Kelas : 1 2 3 4 5 6

b) SMP / Tsanawiyah Kelas : 1 2 3

c) SMA / STM / Aliyah Kelas : 1 2 3

d) Perguruan Tinggi D3 S1 S2

e) Tidak Sekolah

6. Apakah jenis pekerjaan utama Saudara sehari-hari ?

a) Petani (Pemilik / Penggarap) e) PRT

b) Pegawai Negeri Sipil f) Ibu RT

c) Pedagang g) Lainnya,

d) Buruh Pabrik

7. Rata-rata pendapatan perbulan (dalam rupiah) Saudara?

a) <500.000 Tepatnya : Rp.

b) 500.001 – 1.000.000 Tepatnya : Rp.

c) 1.000.001 – 1.500.000 Tepatnya : Rp.

d) 1.500.001 – 2.000.000 Tepatnya : Rp.

e) >2.000.000 Tepatnya : Rp.

8. Adakah pendapatan lain selain pekerjaan yang Saudara sebutkan di atas?

a) Ya, bekerja sebagai

b) Tidak

9. Barapakah pendapatan per bulan yang Saudara dapatkan dari pekerjaan

sambilan tersebut? Rp.

Kuisioner ini digunakan sebagai bahan skripsi mengenai “Potensi Nilai Ekonomi Hutan Pendidikan Gunung Walat, Kab. Sukabumi, Provinsi Jawa Barat”. Kami mohon partisipasi

Saudara untuk mengisi kuisioner ini dengan teliti dan lengkap sehingga dapat menjadi data yang objektif. Informasi yang Saudara berikan akan dijamin kerahasiannya, tidak untuk dipublikasikan dan tidak untuk digunakan untuk kepentingan politis. Atas perhatian dan partisipasinya Kami ucapkan terimakasih.

(9)

a) Ya b) Tidak

11. Kalau ada, berapa total pendapatan mereka perbulannya?

Rp.

12. Total pendapatan per bulan 1 rumah tangga : Rp.

B. Jumlah Kebutuhan Air Dari Pemanfaatan Sumber Air

1. Apakah Saudara menerima manfaat dari jasa lingkungan yang dihasilkan

Oleh sumber air yang Saudara manfaatkan?

a) Ya b) Tidak

2. Manfaat apa saja yang Saudara terima dari jasa lingkungan yang

dihasilkan oleh mata air Cipeureu yang Saudara manfaatkan?

a)Air bersih untuk minum

b)Mancuci pakaian

c)Mencuci piring

d)Mandi

e)Air produksi sebuah output

f)Lainnya,

3. Dalam 1 rumah, ada berapa orang yang menggunakan air tersebut?

Orang.

4. Menurut Saudara, Bagaimanakah penilaian terhadap kualitas air dari

mata air Cipeureu yang Saudara manfaatkan?

a) Sangat Jernih

b) Jernih

c) Biasa

d) Kotor

e) Sangat Kotor

5. Kira-kira berapakah jumlah gallon (19 lt) yang Saudara manfaatkan per

hari untuk keperluan rumah tangga? Buah

C. Domisili / Jarak Rumah dari Sumber Air

1. Kira-kira, berapa jarak (dalam meter) antara rumah dengan sumber air

yang Saudara manfaatkan?

a) <50 Tepatnya b) 51 – 100 Tepatnya c) 101 – 150 Tepatnya d) 151 – 200 Tepatnya e) 201 – 250 Tepatnya f) 251 – 300 Tepatnya g) 301 – 350 Tepatnya h) 351 – 400 Tepatnya i) 401 – 450 Tepatnya j) 451 – 500 Tepatnya k) >500 Tepatnya

(10)

D. Kesediaan Masyarakat untuk Melakukan Pembayaran Jasa Lingkungan dari Sumber Air

1. Apakah Saudara setuju jika dilakukan suatu upaya perbaikan kualitas dan

kuantitas air di mata air Cipereu?

a) Setuju b) Tidak

2. Berapa besar uang (dalam rupiah/bulan) yang ingin dan bisa Saudara

berikan kepada lembaga yang Saudara percayai sebesar air yang Saudara gunakan?

a) 15000 d) 30000

b) 20000 e) 35000

c) 25000 f) lainnya,

3. Berikan alasan mengapa Saudara memberikan imbalan tersebut?

4. Ada beberapa alasan mengapa beberapa orang tidak berkenaan untuk

membayar sedikitpun dalam upaya perlindungan sumber air untuk mencegah terjadinya kekurangan dan penurunan mutu air di masa mendatang. Dapatkah Saudara menjelaskan mengapa Saudara tidak berkenaan untuk memberikan imbalan?

a) Saya tidak punya uang lebih / saya tidak mampu membayar

b) Perubahan kualitas / kuantitas terlalu kecil untuk dianggap

penting

c) Saya pikir masalah tersebut bukan prioritas

d) Saya tidak terlalu tertarik dengan masalah ini

e) Saya perlu lebih banyak informasi / waktu untuk

menjawab pertanyaan ini

f) Saya puas dengan keadaan sekarang / nanti

g) Saya pikir itu adalah tanggung jawab pemerintah untuk

membayar biaya perlindungan terhadap sumber air

h) Saya tidak mau membayar air lebih mahal

i) Saya tidak peduli dengan kondisi sekarang / nanti

j) Saya tidak percaya bahwa lembaga-lembaga pelaksanaan

Program akan mampu mengimplementasikan program tersebut Air yang Saudara gunakan saat ini berasal dari DAS Cipeureu yang mencakup wilayah HPGW (Hutan Pendidikan Gunung Walat). Sumber air yang Saudara manfaatkan saat ini masih mampu memberikan pasokan air yang memadai. Namun demikian, ada faktor yang mengancam ketersedian pasokan air di masa mendatang. Misalnya, Pengelola HPGW mengalami kerugian dari pendapatan getah kopal dan pinus sehingga terpaksa menebang pohon-pohon yang ada untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Jumlah dan kualitas air ditentukan oleh kondisi yang terjadi pada sumber airnya. Adanya penebangan akan menyebabkan air hujan tidak diserap karena hilangnya pohon-pohon sehingga mata air yang Saudara gunakan nampaknya akan berkurang persediaan airnya di masa mendatang.

Jika tidak segera dihentikan penebangan tersebut, nampaknya akan terjadi kekurangan persediaan air di masa mendatang. Hal ini berarti Saudara terpaksa harus berlangganan dengan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) sehingga Saudara pun pada gilirannya akan mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk membayar air yang Saudara gunakan saat ini. Salah satu yang dapat dicoba adalah mencegah hal ini terjadi adalah melestarikan pohon-pohon tersebut agar jumlah dan kualitas air tidak memburuk dengan memberikan bibit agar kelestarian air tetap terjaga hingga generasi selanjutnya.

Angaplah bahwa Saudara sebagai pemanfaat air setempat harus membayar untuk upaya melestarikan pohon-pohon tersebut dengan memberikan bibit.

(11)

1. Apakah Saudara setuju jika dilakukan suatu upaya melestarikan pohon Kopal dan Pinus?

b) Setuju b) Tidak

2. Berapa besar jumlah bibit yang ingin dan bisa Saudara berikan kepada pengelola HPGW?

d) 10 d) 50

e) 30 e) 90

f) 70 f) lainnya,

3. Berikan alasan mengapa Saudara memberikan bibit tersebut?

4. Ada beberapa alasan mengapa beberapa orang tidak berkenaan untuk memberikan sedikitpun dalam upaya perlindungan sumber air untuk mencegah terjadinya kekurangan dan penurunan mutu air di masa mendatang. Dapatkah Saudara menjelaskan mengapa Saudara tidak berkenaan untuk memberikan bibit?

a) Saya tidak punya uang lebih / saya tidak mampu membayar b) Perubahan kualitas / kuantitas terlalu kecil untuk dianggap

penting

c) Saya pikir masalah tersebut bukan prioritas d) Saya tidak terlalu tertarik dengan masalah ini e) Saya perlu lebih banyak informasi / waktu untuk

Menjawab pertanyaan ini

f) Saya puas dengan keadaan sekarang / nanti

g) Saya pikir itu adalah tanggung jawab pemerintah untuk Membayar biaya perlindungan terhadap sumber air h) Saya tidak mau membayar getah lebih mahal i) Saya tidak peduli dengan kondisi sekarang / nanti Tanggal Pengisian Kuisioner :

Waktu Pengisian Kuisioner : Tanda Tangan

Sumber air yang Saudara manfaatkan saat ini adalah air dari mata air Cipeureu yang merupakan bagian dari DAS Cipeureu yang memiliki debit air sebesar 4 lt/detik. Sumber air yang Saudara manfaatkan saat ini masih mampu memberikan pasokan air yang memadai. Namun demikian, ada faktor yang mengancam ketersedian pasokan air di masa mendatang. Pertama, adalah pertumbuhan penduduk di Desa Hegarmanah yang semakin meningkat sehingga kebutuhan pasokan airpun akan semakin meningkat pula.

Pihak pengelola HPGW akan berencana membuat jaringan saluran air minum untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga. Namun upaya tersebut diperlukan anggaran. Salah satu sumber dana yang dapat digunakan adalah dengan adanya pembayaran jasa lingkungan. Selanjutnya dana tersebut akan dialokasikan sebagai dana untuk biaya alat-alat pembuatan jaringan-jaringan saluran air minum, pengeluaran gaji pekerja pembuatan saluran air minum, dan pemeliharaan jaringan air minum.

Anggaplah bahwa Saudara sebagai pemanfaat sumber air setempat ikut berlangganan dengan pengelola HPGW.

(12)
(13)

Referensi

Dokumen terkait

a) Menerima keseluruhan hasil akhir pekerjaan pembangunan BTS Tower XL yang dikerjakan oleh SUBKONTRAKTOR sesuai dengan standard dan spesifikasi Material dan design yang

pengasuhan anak oleh orang tua dalam keluarga inti, pada situasi ibu sebagai.. kepala rumah tangga dan ayah sebagai kepala rumah tangga tanpa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar minat mahasiswa Terhadap Celana Jeans Model Skinny Fit di Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma.. Penelitian ini

Dapat juga dilakukan dengan menggunakan buku penghubung guru dan orangtua atau komunikasi langsung dengan orangtua untuk melihat apa yang sudah dipelajari oleh peserta didik dan

Akan tetapi bulan September - Nopember 2014 pada saat konsentrasi klorofil-a di perairan Bangka tinggi volume produksi ikan tenggiri menunjukkan nilai yang berbeda..

Industri Besar adalah perusahaan industri yang mempunyai pekerja 100 orang atau lebih, Industri Sedang mempunyai pekerja 20 orang sampai 99 orang pekerja,

Maraknya kegiatan penangkapan ikan secara ilegal yang terjadi di laut Indonesia semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan data yang dilansir Kementerian Kelautan dan

Pengadukan menyebabkan adanya kenaikan absorbansi yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan tanpa pengadukan (Gambar 3). Secara kualitatif, semakin tinggi