Pemalsuan Mata Uang Sebagai Kejahatan Di Indonesia
Teks penuh
Dokumen terkait
Menurut Undang-Undang KUHP pasal 244‘’Barang siapa meniru atau memalsu mata uang atau uang kertas yang dikeluarkan negara atau bank, dengan
Indonesia diterapkan bagi setiap orang yang melakukan di luar Indonesia “Suatu kejahatan mengenai mata uang atau uang kertas yang dikeluarkan oleh Negara atau bank, ataupun mengenai
Agar dapat dikenakan Pasal 244 KUHP maka peniruan dan pemalsuan uang itu harus dilakukan dengan maksud akan mngeluarkan atau menyuruh mengedarkan uangitu seakan-akan uang
Pelaku dalam melakukan perbuatan meniru dan memalsu uang kertas negara atau uang kertas bank atau mata uang, didorong oleh suatu kehendak (maksud) yang ditujukan untuk mengedarkan
perbuatan meniru dan memalsu uang kertas negara atau uang kertas bank atau mata uang, didorong oleh suatu kehendak (maksud) yang ditujukan untuk mengedarkan atau menyuruh orang
mengedarkan, menyimpan dan memasukkan ke Indonesia. Berdasarkan pertimbangan bahwa tindak pidana Pasal 245 KUHP bentuk pertama terjadi setelah terjadinya pelanggaran
Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang atau uang kertas yang dikeluarkan oleh Negara atau Bank sebagai mata uang atau uang kertas asli dan tidak
Pada Pasal 244 KUHP unsur perbuatan yang dilarang adalah meniru dan memalsu, sedangkan pada Pasal 245 KUHP unsur perbuatan yang dilarang adalah mengedarkan, menyimpan,