• Tidak ada hasil yang ditemukan

Geo Analitik.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Geo Analitik."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Jurusan Pendidikan Matematika UPI Ame Rasmedi DESKRIPSI

MATA KULIAH : GEOMETRI ANALITIK KODE MK : MT 302

Mata kuliah ini dimaksudkan supaya mahasiswa dapat memiliki pengetahuan, pemahaman persamaan tentang : sistem koordinat dan vektor, persamaan garis lurus,persamaan lingkaran, persamaan irisan kerucut dan parabola, persamaan ellips dan hiperbola, transformasi sistem koordinat, persamaan irisan kerucut, sistem koordinat polar, sistem koordinat ruang dan vektor ruang, persamaan bidang datar, sudut antara dua bidang, berkas bidang, garis lurus dalam ruang, permukaan dan kurva. Serta dapat mengaplikasikan teori yang ada dalam menyelesaikan soal soal.

Prasyarat: Matematika Dasar (MA 300) Sumber:

1. Karso. (1980). Geometri Analitik Bidang, Bandung, Epsilon.

2. Karso. (1980). Geometri analitik (Jilid 2), Bandung, FPMIPA IKIP Bandung.

3. Maman Suherman. (1986). Geometri Analitik Datar. Jakarta, Universitas Terbuka Depdikbud.

4. J. Hambali. (1986). Geometri Analitik Ruang., Jakarta, Universitas Terbuka Depdikbud.

5. Morril, W. K. (1967). Analytic Geometri. Pensylvania : International Texbook Company, Scraton.

(2)

Jurusan Pendidikan Matematika UPI Ame Rasmedi SILABUS

1. Identitas Mata Kuliah

Nama Mata Kuliah : Geometri Analitik

Kode Mata Kuliah : MT 302

Jumlah SKS : 3 SKS

Semester : 2

Kelompok Mata Kuliah : MKK Program Studi Status Mata kuliah : Wajib

Prasyarat : Matematika Dasar (MA 300),

2. Tujuan

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan dapat memiliki pengetahuan, pemahaman Tentang konsep konsep Geometri Analitik dimulai dari sistem koordinat baik kartesius maupun polar , irisan kerucut, sistem koorniat ruang dan vektor ruang, serta dapat mengaplikasikannya dalam menyelesaikan soal.

3. Deskripsi Isi

Dalam perkuliahan ini dibahas : sistem koordinat dan vektor, persamaan garis lurus,persamaan lingkaran, persamaan irisan kerucut dan parabola, persamaan ellips dan hiperbola, transformasi sistem koordinat, persamaan irisan kerucut, sistem koordinat polar, sistem koordinat ruang dan vektor ruang, persamaan bidang datar, sudut antara dua bidang, berkas bidang, garis lurus dalam ruang, permukaan dan kurva. Serta dapat mengaplikasikan teori yang ada dalam menyelesaikan soal soal

4. Pendekatan Pembelajaran

Pembelajaran pada perkuliahan ini menggunakan pendekatan : ekspositori, tanya jawab dan penugasan.

5. Evaluasi

UTS 40%, UAS 40% dan tugas 20%

6. Rincian materi Perkuliahan Tiap Pertemuan Pertemuan 1 :

(3)

Jurusan Pendidikan Matematika UPI Ame Rasmedi Pertemuan 2 :

Bilangan arah, cosinus arah, dan koefisien arah; Bentuk bentuk persamaan garis; garis bagi sudut diantara dua garis; berkas garis.

Pertemuan 3 :

Bentuk bentuk persamaan lingkaran, persamaan garis singgung lingkaran, Berkas lingkaran.

Pertemuan 4 :

Persamaan irisan kerucut, persamaan parabola.

Pertemuan 5 :

Persamaan ellips, garis singgung terhadap ellips, persamaan hiperbola.

Pertemuan 6 :

Translasi sistem koordinat, rotasi sistem koordinat, komposisi translasi dan rotasi

Pertemuan 7 :

Lengkungan berderajat dua, Bentuk kanonik

Pertemuan 8 :

Ujian Tengan Semester

Pertemuan 9 :

Sistem koordinat polar

Pertemuan 10 :

Sistem koordinat ruang, vektor ruang.

Pertemuan 11 :

Persamaan bidang datar, bidang bidang yang sejajar dan bidang-bidang yang saling tegak lurus.

Pertemuan 12 :

Jarak titik ke bidang, sudut antara dua bidang, berkas bidang

Pertemuan 13 :

(4)

Jurusan Pendidikan Matematika UPI Ame Rasmedi Pertemuan 14 :

Permukaan putar, permukaan silinder, permukaan kerucut

Pertemuan 15:

Bola, ellipsoida, Paraboloida, Hiperboloida, paraboloida hiperbolis, Permukaan teratur, kurva dalam ruang, Sistem koordinat Silinder dan sistem koordinat bola.

Pertemuan 16

Ujian Akhir Semester

7. Referensi

1. Karso. (1980). Geometri Analitik Bidang, Bandung, Epsilon.

2. Karso. (1980). Geometri analitik (Jilid 2), Bandung, FPMIPA IKIP Bandung.

3. Maman Suherman. (1986). Geometri Analitik Datar. Jakarta, Universitas Terbuka Depdikbud.

4. J. Hambali. (1986). Geometri Analitik Ruang., Jakarta, Universitas Terbuka Depdikbud.

5. Morril, W. K. (1967). Analytic Geometri. Pensylvania : International Texbook Company, Scraton.

Referensi

Dokumen terkait

Tent ukan persamaan garis singgung pada lingkaran berikut dan yang mengapit.. sudut 60 o dengan sumbu-x arah

dosen dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis mahasiswa pada mata kuliah geometri analitik (materi garis dan lingkaran), 2) penerapan pembelajaran teknik

Koordinat sistem dipilih pada titik tengah permukaan shell, untuk sumbu x sejajar sumbu silinder, sumbu y menurut garis singgung (tangensial) busur lingkaran dan sumbu z adalah

Mata kuliah ini dimaksudkan supaya mahasiswa dapat memiliki pengetahuan, pemahaman dari : berbagai metoda perhitungan, pemodelan masalah relasi berulang dan penyelesaiannya,

Mata kuliah ini merupakan matakuliah wajib yang diikuti oleh mahasiswa program studi matematika, dimaksudkan supaya mahasiswa memiliki pengetahuan, pemahaman dan

Citra Vektor terdiri dari penggabungan koordinat-koordinat titik yang dibuat dalam persamaan matematika menjadi garis atau kurva untuk kemudian menjadi sebuah objek..

Penerapan pemodelan obyek rangka berupa garis lurus dan lingkaran serta pembuatan gambar antara melalui persamaan garis lurus pada aplikasi Amorik 2.0 perlu dikembangkan agar

8.G.27 Menyajikan hasil dari jarak dua buah titik dan luas daerah pada bidang kartesius 9 Pemahaman Bermakna Menggunakan koordinat cartesius dalam menggambar persamaan garis lurus