• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Pembelajaran Seni Rupa.doc

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Evaluasi Pembelajaran Seni Rupa.doc"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

SILABUS

I. Identitas Mata Kuliah

1. Nama Mata Kuliah : Evaluasi Pembelajaran Seni Rupa 2. Kode Mata Kuliah : RK501

3. Bobot SKS : 2 SKS

4. Semester/Jenjang : 6 / S 1 Kependidikan 5. Kelompok Mata Kuliah : MKBS

6. Jurusan/Program Studi : Pendidikan Seni Rupa 7. Dosen/Kode Dosen : Drs. Hery Santosa, M.Sn.

Bandi Sobandi, M.Pd./2046

II.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah perkuliahan ini selesai diharapkan mahasiswa dapat memahami dasar-dasar evaluasi, membuat alat evaluasi, menerapkan evaluasi dalam kegiatan belajar mengajar, melakukan analisis evaluasi serta memahami maknanya bagi dunia pendidikan.

III.

Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini membekali mahasiswa untuk memiliki dasar-dasar pengetahuan dan pengalaman dalam melakukan evaluasi pendidikan di sekolah. Dengan mempelajari mata kuliah ini diharapkan mahasiswa memiliki pemahaman mengenai dasar-dasar evaluasi, membuat alat evaluasi, menerapkan evaluasi dalam kegiatan belajar mengajar, melakukan analisis evaluasi serta memahami maknanya bagi dunia pendidikan secara konperhensif dalam rangka mengembangkan profesinya.

IV.Pendekatan Pembelajaran

Pendekatan : Ekspositorik, latihan. Metode : Ceramah, latihan, diskusi Tugas : Makalah, latihan.

Media & Alat : Infokus, Kalkulator, Ana Tes, dll.

V. Evaluasi

Tugas Individual/Kelompok : 30%

Kehadiran : 20%

UTS : 20%

UAS : 20%

VI.Rincian Materi Perkuliahan

Pertemuan

Ke Pokok Bahasan Tujuan Pembelajaran

1 Pengantar Perkuliahan (Tujuan, pelaksanaan, tugas, referensi)

Konsep Dasar Evaluasi Pendidikan Seni Rupa

1. Setelah menyimak penjelasan tentang

pengertian evaluasi, mahasiswa dapat mendefinisikan evaluasi

2. Setelah mendapatkan penjelasan tentang fungsi evaluasi dalam pembelajaran, mahasiswa dapat menjelaskan fungsi evaluasi dalam pembelajaran. 3. Setelah menyimak penjelasan prinsip evaluasi

pembelajaran, mahasiswa dapat menjelaskan prinsip. 4. Setelah mengamati bagan ruang lingkup evaluasi,

mahasiswa menggambarkan kembali ruang lingkup evaluasi dalam pembelajaran.

(2)

Pertemuan

Ke Pokok Bahasan Tujuan Pembelajaran

makna Evaluasi dalam Pendidikan.

mahasiswa dapat menjelaskan kembali makna evaluasi bagi siswa, bagi guru dan bagi lembaga pendidikan. 2. Melalui diskusi mahasiswa dapat menyebutkan

kembali tentang tujuan evaluasi dalam pendidikan. 3 Teknik dan Alat

Evaluasi Pendidikan.

1. Setelah mengamati berbagai contoh alat evaluasi, mahasiswa dapat mengklasifikasi alat-alat evaluasi. 2. Setelah mengamati berbagai contoh dan berdiskusi

tentang jenis-jenis alat-alat evaluasi, mahasiswa dapat membuat berbagai tipe alat evaluasi.

4 Makanisme dan Prosedur Evaluasi

1. Melalui kegiatan pengamatan mahasiswa dapat menjelaskan mekanisme dan prosedur evaluasi 2. Melalui kegitan diskusi mahasiswa dapat

mendeskripsikan prosedur evaluasi pendidikan 5 Validitas Evaluasi

Pendidikan

1. Melalui penjelasan , mahasiswa dapat menyebutkan kembali jenis jenis validitas.

2. Melalui penjelasan tentang cara menghitung validitas tes, mahasiswa dapat mencari validitas tes dengan menggunakan berbagai rumus.

3. Melalui penjelasan tentang cara mencari validitas butir soal, mahasiswa dapat menentukan /mencari validitas butir soal.

6 Reliabilitas Alat Evaluasi Pendidikan

1. Melalui penjelasan , mahasiswa dapat menjelaskan kembali arti reliabilitas bagi sebuah tes.

2. Melalui penjelasan tentang hal-hal yang mempengaruhi reliabilitas,mahasiswa dapat

menyebutkan kembali tiga aspek yang mempengaruhi reliabilitas.

3. Melalui penjelasan tentang cara mencari reliabilitas soal, mahasiswa dapat menentukan /mencari validitas butir soal dengan metode bentuk paralel, metode tes ulang dan metode belah dua.

4. Melalui diskusi mahasiswa dapat menjelaskan kembali kelebihan dan kekurangan metode bentuk paralel, metode bentuk tes ulang dan metode belah dua. 7 Kriteria Penulisan Alat

Evaluasi

1. Melalui penjelasan tentang jenjang penguasaan bahan pelajaran, mahasiswa dapat menjelaskan kembali jenjang kemampuan berpikir menurut teori Bloom.

2. Melalui penjelasan tentang jenis jenjang kemampuan,mahasiswa dapat membuat soal/alat evaluasi menurut enam jenjang kemampuan. 3. Melalui pengamatan contoh kisi-kisi, mahasiswa

dapat membuat kisi-kisi bidang studi seni rupa untuk jenjang SMU dan SLTP.

8 UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)

9 Kaidah Penulisan Alat Evaluasi Tes Objektif (PG)

1. Melalui tanya jawab tentang kaidah penulisan soal bentuk pilihan ganda, mahasiswa diharapkan dapat menyebutkan struktur soal pilihan ganda;

(3)

Pertemuan

Ke Pokok Bahasan Tujuan Pembelajaran

3. Dengan menyimak penjelasan tentang kaidah penulisan soal bentuk pilihan ganda, menyebutkan minimal kaidah penulisan soal tes dalam bentuk pilihan ganda;

4. Melalui diskusi tentang soal bentuk uraian, mahasiswa diharapkan dapat menguraikan ciri-ciri khas soal bentuk uraian;

5.

Melalui latihan tentang penulisan soal bentuk pilihan ganda, mahasiswa diharapkan dapat menyusun contoh soal tes yang baik berdasarkan kaidah penulisan tes bentuk pilihan ganda.

10 Kaidah Penulisan Alat Evaluasi Tes

Nonobjektif

1. Melalui diskusi tentang soal bentuk uraian , mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan kaidah penulisan soal tes dalam bentuk esai; dan

2. Melalui diskusi tentang soal bentuk uraian , mahasiswa diharapkan dapat memberikan contoh soal tes yang baik berdasarkan kaidah penulisan tes bentuk esai. 3. Melalui latihan tentang soal bentuk uraian, mahasiswa

diharapkan dapat menyusun soal tes non objektif yang baik berdasarkan kaidah penulisan tes bentuk esai. 11 Teknik Penyusunan

Kisi-kisi Penilaian

Setelah mahasiswa mengikuti perkuliahan pokok bahasan ini, diharapkan dapat:

1. Menyebutkan pengertian kisi-kisi dalam perencanaan pembuatan soal tes

2. Menjelaskan fungsi kisi-kisi dalam pembuatan soal tes 3. Menjelaskan syarat-syarat kisi-kisi yang baik dalam

proses pembuatan soal tes

4. Menuliskan komponen kisi-kisi dalam pembuatan soal tes

5. Menggambarkan proses penjabaran tujuan pembelajaran menjadi indikator.

6. Menyusun sebuah kisi-kisi soal tes berdasarkan format yang berlaku

12 Latihan Penyusunan Alat Tes

Setelah mahasiswa mengikuti perkuliahan pokok bahasan ini, diharapkan dapat:

1. Menyusun soal objektif 2. Menysun soal nonobjektif 13 Analisis Tingkat

Kesukaran dan Daya Pembeda.

Setelah mengikuti perkuliahan pokok bahasan ini, diharapkan mahasiswa dapat:

1. Mendefinisikan tingkat kesukaran soal tes; 2. Menentukan tingkat kesukaran soal tes; 3. Menuliskan rumus tingkat kesukaran soal tes; 4. Menghitung Tingkat Kesukaran suatu alat tes; 5. Mendefinisikan daya pembeda soal tes ; 6. Menentukan tingkat daya pembeda soal tes; 7. Menuliskan rumus daya pembeda soal tes. 8. Menghitung daya pembeda suatu alat tes 14 Penolahan Skor dan

Penilaian

Setelah mengikuti perkuliahan pokok bahasan ini, diharapkan mahasiswa dapat:

(4)

Pertemuan

Ke Pokok Bahasan Tujuan Pembelajaran

2. Menyebutkan 3 alat bantu dalam kegiatan menskor. 3. Mengubah skor menjadi nilai.

15 Analisis Karya Seni Rupa.

Setelah mengikuti perkuliahan pokok bahasan ini, diharapkan mahasiswa dapat:

1. Menyebutkan tahap-tahap perkembangan seni rupa anak

2. Menjelaskan tahap-tahap perkembangan seni rupa anak serta implikasinya dalam pendidikan seni rupa

3. Menentukan kriteria penilaian dalam menilai hasil karya anak berdasarkan pokok bahasan yang dipelajarinya.

16 Ujian Akhir Semester (UAS)

Daftar Pustaka:

1 Arikunto, Suharsimi, 1986. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: PT Bina Aksara. 2 Departemen Pendidikan Nasional, 2000, Penilaian dan Pengujian Untuk Guru SLTP, Jakarta:

Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah.

3 Eddy Soewardi Kartawijaya, 1987, Pengukuran dan Hasil Evaluasi belajar, Bandung: Sinar Baru.

4 M. Ngalim Purwanto, 1985, Prinsip – Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran, Bandung: CV Remaja Karya.

5 Subino, 1987, Konstuksi dan Analitis Tes, Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 6 Sutarya Abdulgani, 1978, Menyusun dan Mengolah Tes Objektif Pedoman Bagi Guru, Terate,

Bandung.

7 Suharno, R, 1984, Testologi Pengantar, Jakarta: PT Bina Aksara

8 Wayan Nurkancana, dan P.P.N. Sumartana, 1986, Evaluasi Pendidikan, Surabaya: Usaha Nasional.

9 Engkoswara. 1984. Dasar-dasar Metodologi Pengajaran. Jakarta: Bina Aksara 10 Usman, Moch Uzer. 1992. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Referensi

Dokumen terkait

Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memahami konsep dasar tentang ketunanetraan yang berhubungan dengan penyelenggaraan pendidikan dan

Setelah selesai perkuliahan ini mahasiswa diharapkan dapat membuat warna dasar untuk kaligrafi pada triplek dengan media cat lukis/ cat tembok. Menjelaskan teknik pemilihan

Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep dasar dan menguasai analisa struktur rangka batang statis tertentu serta memahami konsep

Setelah selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan dasar teori mengenai dasar-dasar nirmana 3 dimensi dan mampu

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan konsep-konsep dasar media pembelajaran; membuat media grafis, audio, dan audio visual; menentukan

Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memahami per- masalahan filsafat, sistematika filsafat, dan filsafat sistematis, supaya memiliki dasar-dasar

Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan memahami konsep seni dalam pendidikan khusus, mengembangkan potensi ABK dan menerapkannya dalam

Setelah mengikuti perkuliahan ini, diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan teoretis dan metodologis nirmana trimatra dan mampu menerapkannya dalam beberapa