• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Sémantique du français

Sémantique du français

Rohali, M.Hum

Section

française FBS UNY

française FBS UNY

BAB 1. Prinsip Dasar Kajian Semantik

(2)

1. Principe de base en sémantique

2

. Principe de l’analyse des sens

3.

Composants sémantique

4.

Changement du sens

5.

Reltion sémantique

6.

Sens Pragmatique

(3)

Principe de

base en

sémantique

(4)

1. Posisi Kajian Semantik

struktur

Medium Tata bahasa Semantik

fonetik fonologi morfologi sintaksis leksikon wacana

pragmatik penggunaan

Bahasa

(5)

Signifiant

(intralingual )

/avion/

signifié

(ekstralingual

(6)

3. Sintagmatique - Paradigmatique

Sintagmatique

dibangun antar komponen

linguistik yang bersifat linier. Dalam hubungan ini

unsur-unsur lingual berada pada tataran linier

sehingga dimungkinkan diketahui hubungan antara

unsur satu dengan unsur lainnya. :

défaire

= dé + faire

décoller

= dé + coller

dévoiller

= dé + voiller

débaptiser

= dé + baptiser

Paradigmatique

: hubungan antar komponen

bersifat nonlinier sehingga satu komponen secara

paradigma dapat digantikan oleh komponen yang

memiliki paradigma sejenis Contoh:

Les étudiants

sont en retard ce matin

(7)

4. Denotation - Connotation

Denotasi :

dénotation

: hubungan makna

yang dibangun antara le signe (tanda linguistik)

dengan objek nyata (Tutescu (1979: 40)

chaise 'kursi'

: +

siège

, +

à quatre pieds

, +

4 pieds,

+ un placet

, dan +

avec un dossier

.

Konotasi:

connotation

:

sistem penanda yang

(8)

5. Langue – Parole - Langage

Le language:

kemampuan khusus manusia untuk berkomunikasi

menggunakan sistem-sistem tanda bahasa.

La langue :

keseluruhan kaidah, norma, tata bahasa yang terdapat

dalam suatu bahasa yang dikuasi secara tidak disadari oleh

pemakainya.

La parole

dapat dianggap sebagai sesuatu yang dituturkan individu

dan mengandung (a) kombinasi individual, yang tidak tergantung dari

kemauan mereka yang menutumya dan (b) tindak pembunyian yang

sukarela, dan perlu untuk pengungkapan kombinasi-kombinasi

(9)

6. Métalangue

Bahasa artifisial yang digunakan untuk menjelaskan bahasa

natural

a,

Si, est une conjonction.

'si, adalah suatu suatu konjungsi‘

b.

Tous les femmes sont coquettes. C'est-à-dire, au moyen

(10)

7. La vérité en sémantique

la vérité logique

a. Tout microbe est un être animé ou un végétal

b. Tout microbe ou bien est un être animé, ou bien n'est pas

être animé

C. Si quelque chose n'est ni un être animé ni un végétal, cela

n'est pas

un microbe

la vérité linguistique

La neige est blanche est vraie si, et seulement

si, la neige

est blanche.

(11)

SOAL LATIHAN

 Jelaskan apa yang dimaksud dengan kajian semantik.

 Jelaskanlah mengapa kajian semantik menduduki tmpat yang sangat penting dalam kajian bahasa.

 Jelaskan hubungan antara ilmu fonologi, morfologi, dan ilmu semantic

 Jelaskanlah hubungan antara ilmu sintaksis, pragmatik, dan ilmu semantik.

 Ferdinand de Saussure (1988) telah mengemukakan konsep le signe linguistique (tanda-tanda linguistik) yang juga menjadi dasar dalam kajian semantik. Jelaskanlah konsep dimaksud dan agalmana peran onsep tersebut dalam kajian semantik.

 Apa yang dimaksud dengan la relation syntagmatique dan la

relation syntagmatique, dan bagaimana peran kedua hubungan itu dalam kajian semantik.

 Apa yang dimaksud dengan le sens dénotation, le sens conotation, dan métalangage bagaimana peran ketiga konsep makna itu dalam kajian semantik.

 Saussure telah mengemukakan triadik konsep kebahasaan. Jelaskan konsep dimaksud, dan bagaimana perannya dalam kajian semantik.  Jelaskan maksud la vérité logique, la vérité linguistique, dan la vérité

pragmatique dalam kajian semantik.

Referensi

Dokumen terkait

memperdalam pengalaman mahasiswa melalui penugasan untuk membaca literatur yang terkait dengan pengertian dan ruang lingkup objek

Aspek linguistik sebagai aspek kajian utama dan tidak sebaliknya.. Sering bias dengan kajian

Aspek linguistik sebagai aspek kajian utama dan tidak sebaliknya1. Sering bias dengan

Standar Kompetensi : Mahasiswa dapat menyebutkan jenis kajian Linguistik Diakronis abad 19 (masa Pra Strukturalisme)6. Kompetensi Dasar : Mahasiswa memiliki pengetahuan

Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang Linguistik dalam kaitannya dengan pengajaran bahasa asing, yang meliputi hakikat, objek kajian,

Tanda pisah antar elemen matrik Tanda koma (,) atau spasi digunakan untuk memisahkan elemen-elemen satu baris. Tanda titik koma(;) digunakan untuk memisahkan

Salah satu cabang linguistik yang mengkaji terjadinya berbagai kemungkinan makna suatu kata dan pengembangannya seiring.. dengan terjadinya perubahan dalam

Obyek penelitian adalah huruf Braille Arab ,, tanda-tanda harkat dan tanda baca Arabic Braille yang telah dikonversikan dari teks Arab dengan format RTL (Right to Left)