• Tidak ada hasil yang ditemukan

J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 1947

TENTANG

PENGESYAHAN PERATURAN PEMERINTAH NO. 1 TAHUN 1947

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : bahwa perl u mengesahkan Perat uran Pemerint ah Nomor 1 t ahun 1947 t anggal 6 Januari 1947 t ent ang bea masuk dan bea kel uar, yang dit et apkan dengan mempergunakan pasal 22 Undang-undang Dasar Negara Republ ik Indonesia;

Mengingat : Pasal 5 ayat 1, pasal 22 ayat 2 dan pasal 23 ayat 2 Undang-undang Dasar Negara Republ ik Indonesia;

Pasal IV At uran Peral ihan Undang-undang Dasar Negara Republ ik Indonesia dan Makl umat Wakil Presiden Republ ik Indonesia t anggal 16 Okt ober 1945 No. X;

Dengan perset uj uan Badan Pekerj a Komit e Nasional Pusat ;

Memut uskan:

Menet apkan perat uran sebagai berikut :

Pasal 1.

Perat uran Pemerint ah No. 1, t ahun 1947 t anggal 6 Januari 1947 (Berit a Negara 1947 No. 1) t ent ang bea masuk dan bea kel uar yang dit et apkan dengan mempergunakan pasal 22 Undang-undang Dasar Negara Republ ik Indonesia, dengan ini disahkan menj adi Undang-undang.

www.djpp.depkumham.go.id

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

(2)

Pasal 2.

Undang-undang ini mul ai berl aku pada hari diumumkan.

Dit et apkan di Yogyakart a pada t anggal 12 Pebruari 1947. PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

SOEKARNO.

Ment eri Keuangan,

SAFROEDIN PRAWIRANEGARA.

Diumumkan

pada t anggal 12 Pebruari 1947. Sekret aris Negara,

A. G. PRINGGODIGDO.

www.djpp.depkumham.go.id

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

Referensi

Dokumen terkait

(2) Dewan Pert ahanan Negara berhak menet apkan perat uran yang mempunyai kekuasaan sama dengan Undang-undang dal am daerah yang berada dal am keadaan bahaya dengan

Perat uran-perat uran Dewan Pert ahanan Negara yang berikut : a. 15 t ahun 1946 t ent ang Penimbunan dan pembat asan

Menimbang : bahwa Perat uran-perat uran Dewan Pert ahanan Negara

Hal memperpanj ang wakt u berl akunya perat uran-perat uran Dewan Pert ahanan Negara No.. PRESIDEN

Perat ur an-perat uran Daer ah Karesidenan, sebel um digant i dengan Perat ur an Daerah Propi nsi , berl aku t erus sebagai perat ur an Daer ah Propinsi; perat

Ordonnant ie t ij delij ke voorzieningen best uur st adsgemeent en" (St aat sblad 1948 No. t et ap berlaku, selama dan sekedar perat uran-perat uran dan ket ent uan-ket ent uan

Menet apkan : Undang-undang t ent ang penet apan "Undang-undang Darurat No. 7 t ahun 1954 t ent ang dasar hukum keput usan Kepala Daerah Ot onom dalam keadaan Dewan

(2) Dengan t idak mengurangi ket ent uan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) maka dalam keadaan dan persyarat an t ert ent u, Pemerint ah dapat menct apkan penggunaan