• Tidak ada hasil yang ditemukan

J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

NOMOR 9 TAHUN 1956

TENTANG

PEMBENTUKAN DAERAH OTONOM KOTA-BESAR DALAM LINGKUNGAN DAERAH PROPISI SUMATERA TENGAH *)

Presiden Republik Indonesia,

Menimbang : bahwa berhubung dengan perkembangan ket at a-negaraan dan unt uk

melancarkan Pemerint ahan Daerah-daerah Ot onom dalam lingkungan Propinsi Sumat era Tengah, perlu segera dibent uk Daerah-daerah Kot a-Besar, yang berhak mengat ur dan mengurus rumah-t angganya sendiri berdasarkan Undang-undang No. 22 t ahun 1948 Republik Indonesia t ent ang Pemerint ahan Daerah:

Mengingat : a. Pasal-pasal 89, 131 dan 142 Undang-undang Dasar Sement ara

Republik Indonesia;

b. Undang-undang No. 22 t ahun 1948 Republik Indonesia;

Dewan perset uj uan Perwakilan Rakyat ;

Memut uskan:

Menet apkan : Undang-undang t ent ang pembent ukan Daerah Ot onom Kot a-Besar dalam lingkungan Daerah Propinsi Sumat era Tengah.

BAB I.

PERATURAN UMUM.

Pasal 1.

Daerah-daerah yang t ersebut di bawah ini sub a sampai dengan c masing-masing dibent uk sebagai Kot a-Besar dengan nama dan wat as-wat as sepert i berikut :

a. Bukit t inggi dengan nama Kot a-Besar Bukit t inggi, dengan wat as-wat as yang meliput i wilayah "st adsgemeent e Fort de Kock" (St aat sblad 1938 No. 358) t ermasuk dalam St aat sblad 1940 No. 154 j o. ket et apan Gubernur Propinsi Sumat era t anggal 9 Juni 1947 No. 391.

b. Padang dengan nama Kot a-Besar Padang, dengan wat as-wat as yang meliput i wilayah "St adsgemeent e Padang" (St aat sblad 1938 No. 357 j o. St aat sblad 1948 No. 287 Bij blad No. 15245) t ermaksud dalam St aat sblad 1905 No. 260 j o. St aat sblad 1906 No. 151 dit ambah dengan wilayah kampung-kampung Ulak Karang, Gunung Pangilun, Marapalam, Teluk Bayur, Seberang Padang dan Air Manis.

(2)

Pasal 2.

Dalam keadaan l uar biasa t empat kedudukan Pemerint ah Kot a-Besar t ersebut dalam pasal 1 di at as unt uk sement ara wakt u dapat dipindahkan ke lain t empat oleh Gubernur Propinsi Sumat era Tengah.

Pasal 3.

(1) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kot a-kot a Besar Bukit t inggi, Padang dan Jambi masing-masing t erdiri dari 15 orang anggot a.

(2) Anggot a-anggot a Dewan Perwakilan Rakyat Daerah t ermaksud dalam ayat 1 yang unt uk pert ama kali dipilih menurut Undang-undang pemilihan, mel et akkan keanggot aannya serent ak pada suat u ket ika yang akan dit et apkan oleh penguasa yang dit ent ukan dalam perat uran-perundangan yang bersangkut an.

(3) Jumlah Anggot a Dewan Pemerint ah Daer ah Kot a-Besar t ermaksud dalam pasal 1, adalah sekurang-kurangnya 3 dan sebanyak-banyaknya 5 orang, dengan ket ent uan bahwa dal am j umlah t ersebut t idak t ermasuk Anggot a-Ket ua Wali-Kot a Kepala Daerah.

Bab II.

Tent ang Urusan Rumah-Tangga Dan Kewaj iban Kot a-Besar.

Pasal 4.

Pemerint ah Kot a-Besar menyelenggarakan segala sesuat u yang dipandang perlu unt uk melancarkan j alannya Pemerint ahan Daerahnya, ant ara lain:

a. menyusun dan menyelenggarakan sekret ariat Kot a-Besar sert a bagian-bagian (dinas-dinas dan urusan-urusan);

b. menyelenggarakan segala sesuat u yang berhubungan dengan urusan kepegawaian, perbendaharaan, pemeliharaan hart a dan milik sert a lain-lain hal yang dipandang masih perl u.

Pasal 5.

(1) Kot a-kot a Besar sebagai dimaksud dalam pasal 1 Undang-undang ini mengat ur dan mengurus urusan-urusan:

1. pekerj aan umum,

2. kesehat an,

3. kehewanan,

4. pert anian,

5. perikanan darat ,

6. sosial, dan

7. perindust rian kecil,

(3)

ayat 1 di at as Pemerint ah Pusat mengambil t indakan-t indakan seperlunya.

Pasal 6.

Penyerahan urusan-urusan yang t ermasuk dalam rumah-t angga dan kewaj iban daerah Kot a-Besar yang berkenaan dengan:

a. 1. urusan agraria,

2. urusan perburuhan,

3. urusan penerangan,

4. urusan pendidikan, pengaj aran dan kebudayaan,

5. lain-lain urusan yang belum disebut dalam pasal 5.

b. Bagian-bagian lain dari urusan yang sudah sebagian diserahkan berdasarkan ket ent uan dalam pasal 5 di at as, yang mengingat pert umbuhan dan kesanggupan Kot a-Besar, dapat diserahkan pula sebagai hal-hal yang t ermasuk urusan rumah-t angga dan kewaj iban Korumah-t a Besar,

a dan b diat ur dengan Perat uran Pemerint ah.

Pasal 7.

(1) Semua perat uran mengenai hal -hal yang mengingat sif at nya dapat dipandang sebagai urusan rumah-t angga daerah Kot a-Besar at au Kabupat en, t ermasuk pula "keuren en reglement en van polit ie" sebagaimana dimaksud dalam St aat sblad 1938 No. 618 j o. No. 652, yang berlaku sebelum saat mulai berlakunya Undang-undang ini, t erus berlaku dalam daerah-hukumnya semula sebagai Perat uran Kot a-Besar yang bersangkut an, dan dapat diubah, dit ambah at au dicabut oleh Kot a-Besar it u.

(2) Keput usan-keput usan sert a perat uran-perat uran yang dahulu dit et apkan oleh kot a-kot a Ot onom Padang, Bukit t inggi dan Jambi, sepanj ang t idak bert ent angan dengan perat uran-perundangan sekarang, berlaku t erus sebagai keput usan sert a Perat uran Kot a-Besar yang bersangkut an yang t ersebut dalam pasal 1 Undang-undang ini.

(3) pasal ini, sepanj ang belum diubah at au dit ambah oleh Kot a-Besar yang

bersangkut an yang berlaku sebagai Perat uran Kot a-Besar t idak berlaku lagi 5 (lima) t ahun sesudah t anggal berl akunya Undang-undang ini.

Pasal 8.

(4)

Pasal 9.

Perat uran-perat uran daerah Kot a-Besar, yang mengandung penet apan dan pemungut an paj ak dan ret ribusi daerah t i dak dapat berlaku sebelum disahkan oleh Dewan Pemerint ah Daerah Propinsi Sumat era Tengah, t erkecuali apabila Undang-undang t ent ang perat uran umum paj ak dan ret ribusi daerah sepert i dimaksud dalam pasal 32 Undang-undang No. 22 t ahun 1948 menunj uk penguasa lain unt uk mengesahkannya.

Pasal 10.

Selain daripada hal-hal yang dit ent ukan dalam pasal 5 sampai dengan pasal 9, Pemerint ah daerah Kot a-Besar diwaj ibkan pula menj alankan kekuasaan, hak, t ugas dan kewaj iban yang menurut ket ent uan-ket ent uan dalam perat uran lain dit ugaskan kepada Pemerint ah Daerah Ot onom yang set ingkat dengan Kabupat en.

Bab III

Tent ang Hal-Hal Yang Bersangkut an Dengan Penyerahan Kekuasaan, Campur Tangan Dan Pekerj aan-pekerj aan

Yang Diserahkan Kepada Kot a-Besar.

Pasal 11.

Tent ang pegawai Kot a-Besar.

(1) Dengan t idak mengurangi hak unt uk mengangkat pegawai Kot a-Besar yang t ermaksud dalam pasal 21 Undang-undang No. 22 t ahun 1948, maka unt uk menyelenggarakan hal-hal yang t ermasuk urusan rumah-t angga dan kewaj iban Kot a-Besar t ersebut , dengan keput usan Ment eri yang bersangkut an dapat :

a. diserahkan pegawai Negara unt uk diangkat menj adi pegawai Kot a-Besar yang bersangkut an;

b. diperbant ukan pegawai Negara unt uk dipekerj akan kepada Kot a Besar yang bersangkut an.

(2) Dengan t idak mengurangi perat uran-perat uran yang ada t ent ang pegawai Negara, maka dengan Perat uran Pemerint ah at au dengan Perat uran Ment eri yang bersangkut an dapat diadakan ket ent uan-ket ent uan t ent ang kedudukan pegawai Negara, yang diangkat menj adi pegawai Kot a-Besar at au yang diperbant ukan kepada Kot a-Besar.

(3) Penempat an pegawai yang diperbant ukan kepada Kot a-Besar, di dalam

lingkungan daerahnya masing-masing, di selenggarakan oleh Dewan Pemerint ah Daerah Kot a-Besar yang bersangkut an dengan memberit ahukan hal it u kepada Kement erian yang berkepent ingan, melal ui Dewan Pemerint ah daerah Propinsi Sumat era Tengah.

(5)

menurut ayat 1 sub b di at as, diselenggarakan oleh Kement erian yang berwaj ib, dengan memperhat ikan pert imbangan Dewan Pemerint ah Daerah yang berkepent ingan, dengan t idak mengurangi perat uran-perat uran t ent ang pegawai Negara yang ada

Pasal 12.

Tent ang t anah, bangunan, gedung dan lain-l ain sebagainya.

(1) Tanah, bangunan, gedung dan barang-barang t idak bergerak lainnya milik Pemerint ah yang dibut uhkan oleh Kot a-Besar unt uk memenuhi t ugas kewaj ibannya menurut Undang-undang ini, diserahkan kepada Kot a-Besar dalam hak milik at au diserahkan unt uk dipakai at au diserahkan dalam pengelolaan guna keperluannya.

(2) Barang-barang invent aris dan barang bergerak lainnya, yang dibut uhkan unt uk menyelenggarakan urusan rumah-t angga dan kewaj iban Kot a-Besar, diserahkan kepada Kot a-Besar t ersebut dalam hak milik.

(3) Segala ut ang-piut ang yang bersangkut an dengan hal-hal yang diserahkan kepada Kot a-Besar, pada wakt u penyerahan menj adi t anggungan Kot a-Besar t ersebut , dengan ket ent uan bahwa penyelesaian soal-soal yang t imbul mengenai hal it u dapat dimint a pada Pemerint ah Pusat .

(4) Unt uk penyelenggaraan t ugas kewaj iban Kot a-Besar, Kement erian yang bersangkut an c. q. Propinsi Ot onom Sumat era Tengah menyerahkan kepada Kot a-Besar uang sej umlah yang dit et apkan dalam ket et apan Ment eri yang bersangkut an at au Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi Sumat era Tengah, sekedar perbelanj aannya yang dimaksud sebelum diselenggarakan oleh Kot a-Besar yang bersangkut an, t ermasuk dalam Anggaran Belanj a Kement erian yang bersangkut an at au dal am Anggaran Belanj a Sement ara Propinsi Sumat era Tengah.

Bab IV.

Ket ent uan Peralihan.

Pasal 13.

Semua pegawai Daerah yang diangkat oleh Pemerint ah Daerah Kot a-Bukit t inggi, Padang dan Jambi, yang ada pada saat mulai berlakunya Undang-undang ini, menj adi pegawai dari Kot a-Besar Bukit t inggi, Padang dan Jambi.

Pasal 14.

Segala milik berupa barang bergerak, barang t idak bergerak, perusahaan-perusahaan dan, ut ang-piut ang yang ada dari Kot a-kot a Bukit t inggi, Padang dan Jambi pada wakt u mulai berl akunya Undang-undang ini menj adi mil ik dan t anggungan Kot a-Besar Bukit t inggi, Padang dan Jambi.

(6)

(1) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Dewan Pemerint ah Daerah Kot a-Besar Bukit t inggi, Padang dan Jambi yang ada pada wakt u mulai berlakunya Undang-undang ini unt uk sement ara wakt u menj alankan segal a hak, wewenang t ugas dan kewaj iban dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Dewan Pemerint ah Daerah dimaksud dalam Undang-undang ini sampai dibent uk. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kot a-Besar menurut perat uran pemilihan yang sah.

(2) Anggot a-anggot a Dewan-dewan yang dimaksud dalam ayat (1) di at as melet akkan keanggot aannya serent ak pada wakt u Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kot a-Besar Bukit t inggi, Padang dan Jambi yang pert ama, yang disusun menurut perat uran pemilihan yang dimaksud it u mulai menj alankan hak, kewenangan t ugas dan kewaj ibannya.

Bab V.

Ket ent uan Penut up.

Pasal 16.

Pada wakt u mulai berlakunya undang-undang ini, maka segala ket ent uan dalam perat uran-perat uran at au ket ent uan t at a-usaha yang bert ent angan dengan undang-undang ini, t idak berlaku lagi.

Pasal 17.

Undang-undang ini dinamakan "Undang-undang pembent ukan Kot a-Kot a-Besar di Propinsi Sumat era Tengah".

Pasal 18.

Undang-undang ini mulai berlaku pada hari diundangkan.

Agar supaya set iap orang dapat menget ahuinya, memerint ahkan pengundangan undang-undang ini dengan penempat an dal am Lembaran Negara Republik Indonesia.

Disahkan di Jakart a

pada t anggal 19 Maret 1956, Presiden Republik Indonesia, t t d.

SOEKARNO.

Diundangkan

pada t anggal 23 Maret 1956. Ment eri Kehakiman,

t t d

LOEKMAN WIRIADINATA

Ment eri Dalam Negeri a. i. , t t d.

Referensi

Dokumen terkait

(2) Dewan Pert ahanan Negara berhak menet apkan perat uran yang mempunyai kekuasaan sama dengan Undang-undang dal am daerah yang berada dal am keadaan bahaya dengan

Perat uran-perat uran Dewan Pert ahanan Negara yang berikut : a. 15 t ahun 1946 t ent ang Penimbunan dan pembat asan

PENGESYAHAN PERATURAN PEMERINTAH NO. Perat uran Pemerint ah No. 1) t ent ang bea masuk dan bea kel uar yang dit et apkan dengan mempergunakan pasal 22 Undang-undang

Menimbang : bahwa Perat uran-perat uran Dewan Pert ahanan Negara

Hal memperpanj ang wakt u berl akunya perat uran-perat uran Dewan Pert ahanan Negara No.. PRESIDEN

Ordonnant ie t ij delij ke voorzieningen best uur st adsgemeent en" (St aat sblad 1948 No. t et ap berlaku, selama dan sekedar perat uran-perat uran dan ket ent uan-ket ent uan

(1) Unt uk kel ancaran penyel enggaraan pemerint ahan di Kot amadya Daerah Tingkat IIit ung, sesuai dengan ket ent uan perat uran perundang-undangan yang berl aku,

Mengingat pent ingnya kedudukan Jakart a sebagai Ibukot a Negara, maka t el ah dikel uarkan beberapa perat uran perundang-undangan yang mengat urnya secara khusus yait u