Aktivitas Perlindungan Saksi Dan Korban Dalam Lingkup Kerja Lpsk. Disusun Oleh: Kombes Pol (Purn). basuki Haryono, S.H., M.H.
Teks penuh
Dokumen terkait
Disamping itu dalam undang-undang ini diamanatkan adanya Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sebagai lembaga yang mandiri untuk menetukan pemberian perlindungan dan
1. Untuk mengetahui peranan LPSK dalam kasus tersebut. Untuk mengetahui bagaimana bentuk perlindungan hukum yang diberikan LPSK dalam pemeriksaan saksi tindak pidana
sebagai berikut:.. a) Hak asasi dalam Undang – Undang No.13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban masih terbatas diberikan kepada. saksi tindak pidana tertentu antara
Fungsi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban yang tersebar dalam Undang- Undang No 13 Tahun 2006, yaitu, Menerima permohonan saksi dan korban untuk perlindungan (Pasal 29),
Bentuk perlindungan yang paling utama diperlukan oleh korban kejahatan dan yang harus diberikan oleh LPSK sebagai bentuk pelayanan terhadap korban adalah sebagaimana yang dirumuskan
Edwin meminta kepada FIDH untuk memenuhi syarat formal atas perlindungan yang diberikan LPSK, yakni kasus yang melibatkan saksi atau korban harus mengandung unsur pidana,
124 Muhammad Resha Tenribali Siregar, ”Peran Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban (LPSK) Dalam Melindungi Saksi Korban Kekerasan Seksual Yang Dilakukan Keluarga Sendiri
Peran Lembaga Perlindungan Saksi dan/atau Korban LPSK Terkait Upaya Perlindungan Saksi dan/atau Korban Dalam Setiap Menghadirkan Saksi dan/atau Korban Dipersidangan Pada Kasus