• Tidak ada hasil yang ditemukan

SALINAN P U T U S A N Nomor 02/Pdt.G/2012/PTA.Pdg

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SALINAN P U T U S A N Nomor 02/Pdt.G/2012/PTA.Pdg"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

SALINAN

P U T U S A N

Nomor 02/Pdt.G/2012/PTA.Pdg

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Tinggi Agama Padang yang memeriksa dan mengadili perkara

tertentu pada tingkat banding dalam persidangan majelis telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Kewarisan antara :

NURBAENAH, umur 82 tahun, agama Islam, pekerjaan Ibu Rumah Tangga,

tempat tinggal di Jalan Tan Malaka No. 57 RT.02/RW.03, Kelurahan Tarok,

Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, sebagai

Penggugat I/Pembanding I;

ASLIM, umur 53 tahun, agama Islam, pekerjaan Pedagang, tempat tinggal di

Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Padang Tinggi, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, sebagai Penggugat II/Pembanding II;

{

Dalam perkara ini Penggugat I/Pembanding I dan Penggugat

II/Pembanding II memberikan Kuasa kepada ISKANDAR, SH dan

ARMENZIL, SH. pekerjaan masing-masing sebagai Advokat/Pengacara pada

Kantor Advokat/Pengacara ISKANDAR, SH & ASSOCIATES, alamat di Jln. PGRI No. 9 Payakumbuh, berdasarkan Surat Kuasa Khusus No. 3858/L/2010 tanggal 13 Nopember 2010 yang telah diregister dalam buku register Surat Kuasa Pengadilan Agama Payakumbuh No. 18/2010 tanggal 09 Desember 2010;

Melawan

SYAHRIAR, umur 60 tahun, pekerjaan Ibu Rumah Tangga, alamat di Jorong

Lukok, Nagari Kubang Putih, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, sebagai Tergugat I/Terbanding I;

SYAHRIL, umur 59 tahun, pekerjaan Tani, alamat di Jalan Tan Malaka Nomor

72 Kelurahan Tarok, Kecamatan Payakumbuh Utara, sebagai Tergugat

II/TerbandingII;

ZULFAHMI, umur 42 tahun, agama Islam, pekerjaan Swasta, tempat tinggal

di Lurah Surau Barantuang Nagari Kubang Putih, Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam, sebagai Tergugat III/Terbanding III;

(2)

DARWATI, umur 46 tahun, agama Islam, pekerjaan Ibu Rumah Tangga, tempat tinggal di Jalan Tan Malaka No. 72 Kelurahan Tarok, Kecamatan Payakumbuh Utara, sebagai Tergugat IV/Terbanding IV;

YELVA NORITA, umur 35 tahun, agama Islam, pekerjaan Ibu Rumah

Tangga, tempat tinggal di Kelurahan Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, sebagai Tergugat V/Terbanding V;

DARTI CHALIDA, umur 54 tahun, agama Islam, pekerjaan Bidan, tempat

tinggal di Kelurahan Bunian, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, sebagai Tergugat VI/Terbanding VI;

HERMAN, M, umur 54 tahun, agama Islam, pekerjaan Dagang, tempat tinggal

di Kelurahan Bunian, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, sebagai Tergugat VII/Terbanding VII;

JASRIL PGL UJANG, umur 41 tahun, agama Islam, pekerjaan Swasta,

tempat tinggal di Jalan Nunang, Kelurahan Nunang, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, sebagai Tergugat VIII/Terbanding VIII;

J O N, umur 30 tahun, agama Islam, pekerjaan Sopir, tempat tinggal di

Kelurahan Tarok, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, sebagai

TergugatIX/Terbanding IX;

KARIM, umur 31 tahun, agama Islam, pekerjaan Swasta, tempat tinggal di

Kelurahan Tarok, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, sebagai

Tergugat X/Terbanding X;

Dalam perkara ini Tergugat I s/d Tergugat X telah memberi Kuasa kepada

SETIA BUDI, SH, MH. dan MAHYUNIS, SH pekerjaan sebagai

Advokat/Pengacara, alamat di Jalan Gatot Subroto Kelurahan Tanjung Pauh, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 08 Februari 2011 yang telah didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Agama Payakumbuh dengan Register No. 7/2011 tanggal 22 Februari 2011;

SRI REZEKI SUKSESSILAWATI, SH, umur 44 tahun, agama Islam,

pekerjaan Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), tempat tinggal di Jalan Pacuan Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, sebagai Tergugat XI/Terbanding XI;

(3)

PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA Cq. Kepala Kantor Badan Pertanahan Pusat di Jakarta, Cq.Kepala Kantor Badan Pertanahan Provinsi Sumatera Barat, Cq. Kepala Kantor Badan Pertanahan Kota Payakumbuh yang beralamat di Jalan Sutan Syahrir Tanjung Pauh Kota Payakumbuh, dalam perkara ini diwakili oleh

NILASWAN NIP. 19640705 198603 1 006, pegawai pada Kantor Badan Pertanahan

Kota Payakumbuh berdasarkan Surat Kuasa No. 44/1.13.76/I/2011 tanggal 18 Januari 2011, sebagai Tergugat XII/Terbanding XII;

PENGADILAN TINGGI AGAMA tersebut ;

Telah mempelajari berkas perkara dan semua surat yang berhubungan dengan perkara ini ;

TENTANG DUDUK PERKARANYA

Mengutip segala uraian tentang hal ini sebagaimana termuat dalam putusan Pengadilan Agama Payakumbuh No. 449/Pdt.G/2010/PA.Pyk tanggal 21 Oktober 2011 M, bertepatan dengan tanggal 23 Dzulhijjah 1432 H, yang amarnya berbunyi sebagai berikut :

1. Menolak gugatan Penggugat seluruhnya;

2. Menghukum pihak Penggugat untuk membayar biaya perkara ini sejumlah Rp. 3.161.000,- (tiga juta seratus enam puluh satu ribu rupiah).

Membaca Akta permohonan banding yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Agama Payakumbuh bahwa para Penggugat/ Pembanding dengan diwakili oleh kuasa hukumnya pada hari Kamis tanggal 03 Nopember 2011, telah mengajukan permohonan banding atas putusan Pengadilan Agama Payakumbuh No. 449/Pdt.G/2010/PA.Pyk tanggal 21 Oktober 2011. Permohonan banding tersebut telah diberitahukan kepada para Tergugat/Terbanding pada tanggal 10 Nopember 2011;

Telah membaca dan memperhatikan memori banding yang diajukan oleh para Penggugat/Pembanding, memori banding tersebut telah diberitahukan kepada pihak lawannya pada tanggal 29 Nopember 2011 tetapi para Tergugat/Terbanding tidak mengajukan kontra memori banding;

TENTANG HUKUMNYA

Menimbang, bahwa oleh karena permohonan banding telah diajukan oleh para Penggugat/ Pembanding dalam tenggat waktu banding dan dengan cara-cara sebagaimana ditentukan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka permohonan banding tersebut secara formal dapat diterima;

(4)

Dalam Eksepsi

Menimbang, bahwa para Tergugat/Terbanding pada pemeriksaan di tingkat pertama telah mengajukan eksepsi yang pada pokoknya sebagai berikut;

A. Pengadilan Agama Payakumbuh tidak berwenang mengadili perkara a quo.

Bahwa Pengadilan Agama Payakumbuh tidak berwenang mengadili perkara a quo

karena gugatan para Penggugat merupakan Perbuatan Melawan Hukum bukan Gugatan Harta Warisan. Hal tersebut merupakan Kompentesi Absolut Pengadilan Negeri Payakumbuh, seharusnya para Penggugat mengajukannya ke Pengadilan Negeri Payakumbuh.

B. Subjek gugatan kabur (error in persona).

Bahwa subjek gugatan kabur karena tidak memenuhi syarat formal sebuah gugatan, karena ada pihak yang seharusnya digugat tidak dijadikan Tergugat, di samping itu identitas para Tergugat tidak jelas, banyak kesalahan nama, umur serta tanpa menjelaskan jenis kelamin dan agamanya;

C Objek Gugatan kabur (error in objek).

Bahwa para Penggugat tidak konsisten dalam menyebutkan luas tanah, sehingga jelas terlihat para Penggugat tidak konsisten dengan gugatannya maka gugatan menjadi kabur;

Menimbang bahwa terhadap eksepsi tersebut Pengadilan Agama Payakumbuh dalam pertimbangan Putusan selanya No. 449/Pdt.G/2010/PA.Pyk tanggal 25 Maret 2011 M menyatakan bahwa dalam perkara ini terdapat adanya indikasi sengketa milik antara para Penggugat dengan para Tergugat, akan tetapi objek sengketa milik tersebut subjek hukumnya orang-orang yang beragama Islam, maka objek sengketa demikian dapat diperiksa dan diputus oleh Pengadilan Agama bersama-sama dengan sengketa kewarisan, berdasarkan maksud Pasal 50 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama. Berdasarkan pertimbangan tersebut Pengadilan Agama Payakumbuh menolak eksepsi para Tergugat;

Menimbang bahwa Pengadilan Tinggi Agama Padang tidak sependapat dengan apa yang telah dipertimbangkan oleh Pengadilan Agama tersebut dengan pertimbangan sebagai berikut;

- Bahwa para Penggugat dalam gugatannya mendalilkan bahwa Penggugat I dan Penggugat II adalah ahli waris dari Jamiah Glr. Rangkayo Mudo (alm) dan

Sanang (alm). Semasa hidupnya, Jamiah Glr. Rangkayo Mudo pada tanggal 1

(5)

keseluruhannya 4.812 M2 dari Cian seharga f. 1.500,- ( seribu lima ratus rupiah). Setelah Jamiah Glr. Rangkayo Mudo wafat seluruh tanah dirampas dan dikuasai oleh orang tua Tergugat I, Tergugat II dan Tergugat III yang bernama Jona (alm) dari tangan Penggugat I dan telah disertifikatkan oleh Jona (alm) melalui Tergugat XII. Ternyata antara para Penggugat dengan para Tergugat tidak ada hubungan kewarisan sama sekali. Dengan demikian sengketa tersebut bukanlah sengketa kewarisan, karena ciri khas dari perkara waris yang menjadi kewenangan Pengadilan Agama adalah penentuan siapa-siapa yang menjadi ahli waris, penentuan mengenai harta peninggalan, penentuan bagian masing-masing ahli waris, serta melaksanakan pembagian harta peninggalan tersebut ( vide Pasal 49 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 jo. Putusan MARI No. 127K/AG/ 2004 tanggal 4 Januari 2006);

- Bahwa hakim tingkat pertama telah salah di dalam mempergunakan Pasal 50 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 sebagai dasar pertimbangannya di dalam Putusan Sela tersebut karena tidak membedakan antara sengketa milik di antara para ahli waris dalam perkara kewarisan dengan sengketa pemilikan antara ahli waris dengan pihak ketiga;

- Bahwa maksud Pasal 50 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tersebut telah terurai di dalam penjelasan pasalnya yaitu “Ketentuan ini memberi wewenang kepada Pengadilan Agama untuk sekaligus memutuskan sengketa milik atau perdata lain yang terkait dengan objek sengketa antara orang-orang beragama Islam”. Maksudnya adalah jika dalam suatu perkara waris ada salah seorang ahli waris yang keberatan sebagian dari harta terperkara dijadikan sebagai objek sengketa waris karena menurut dia harta tersebut milik pribadinya bukan harta warisan, maka sengketa yang seperti inilah yang merupakan kewenangan Pengadilan Agama untuk memutus sekaligus dengan penyelesaian sengketa waris, bukan segketa hak milik antara para ahli waris dengan pihak ketiga seperti dalam perkara a quo;

Menimbang, bahwa mengacu kepada pertimbangan-pertimbangan di atas Pengadilan Tinggi Agama berpendapat bahwa gugatan para Penggugat/Pembanding adalah bukan perkara waris tetapi perkara sengketa hak milik. Oleh karena itu eksepsi para Tergugat/Terbanding beralasan hukum, maka harus dikabulkan;

Menimbang, bahwa oleh karena eksepsi tentang kewenangan absolut dikabulkan, maka eksepsi lainnnya tidak perlu dipertimbangkan lagi;

(6)

Dalam Pokok Perkara.

Menimbang, bahwa para Tergugat yang ditarik sebagai pihak-pihak di dalam perkara a quo bukan ahli waris dari Jamiah Glr. Rangkayo Mudo (alm), tetapi paraTergugat adalah pihak ketiga yang tidak punya hubungan sama sekali dengan Pewaris dan Ahli Waris. Berarti perkara aquo adalah sengketa milik antara para ahli waris dengan pihak ketiga, bukan sengketa milik seperti yang dimaksud oleh Pasal 50 Ayat (2) Undang-Undang No. 3 Tahun 2006. Pengadilan Tinggi Agama berpendapat bahwa pokok perkara ini adalah mengenai sengketa hak milik bukan sengketa waris, oleh karenanya bukan kewenangan Peradilan Agama untuk mengadilinya. Dengan demikian Pengadilan Tinggi Agama menyatakan bahwa Pengadilan Agama tidak berwenang secara absolut untuk mengadili perkara tersebut;

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, maka putusan Pengadilan Agama Payakumbuh No. 449/Pdt.G /2010/PA.Pyk, tanggal 21 Oktober 2011 M, bertepatan dengan tanggal 23 Zulkaidah 1432 H. tidak dapat dipertahankan dan harus dibatalkan, dengan mengadili sendiri sebagaimana tertera dalam amar putusan ini;

Menimbang, bahwa oleh karena para Penggugat/Pembanding pihak yang kalah, maka berdasarkan Pasal 192 Ayat (1) R.Bg. dihukum untuk membayar biaya perkara pada kedua tingkatan;

Mengingat segala peraturan perundang-undangan yan berlaku dan hokum syara’ yang berkaitan dengan perkara ini ;

M E N G A D I L I

- Menyatakan permohonan banding yang diajukan oleh para Penggugat/Pembanding dapat diterima ;

- Membatalkan putusan Pengadilan Agama Payakumbuh Nomor 449/Pdt.G /2010/PA.Pyk, tanggal 21 Oktober 2011 M bertepatan dengan tanggal 23 Zulkaidah 1432 H;

MENGADILI SENDIRI

Dalam Eksepsi.

- Mengabulkan eksepsi para Tergugat/ Terbanding;

Dalam Pokok Perkara.

1. Menyatakan Pengadilan Agama tidak berwenang secara absolut mengadili perkara tersebut;

(7)

2. Menghukum para Penggugat/Pembanding untuk membayar biaya perkara pada kedua tingkatan, pada tingkat Pertama sebesar Rp. 3.161.000,- (tiga juta seratus enam puluh satu ribu rupiah) dan pada tingkat banding sebesar Rp.150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah).

Demikianlah diputus dalam sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Agama Padang pada hari Selasa tanggal 7 Februari 2012 M. bertepatan dengan tanggal 14 Rabi’ul Awal 1433 H. oleh kami Dra.HJ. HUSNAINI A, SH.,M.Ag. sebagai Ketua Majelis, Drs. H. ZULKIFLI ARIEF, SH.,M.Ag dan Drs. H. JAMILUS, SH. MH, sebagai Hakim-Hakim Anggota dan diucapkan oleh Ketua Majelis tersebut dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Selasa tanggal 28 Februari 2012 M, bertepatan dengan tanggal 6 Rabi’ul Akhir 1433 H, dengan dihadiri oleh Hakim-Hakim Anggota tersebut dan didampingi oleh SYAFRIL SAAD sebagai Panitera Pengganti dengan tidak dihadiri oleh para pihak yang berperkara ;

HAKIM KETUA

Dra.HJ. HUSNAINI A, SH.,M.Ag.

HAKIM ANGGOTA I HAKIM ANGGOTA II

T[td ttd

Drs. H. ZULKIFLI ARIEF, SH.,M.Ag. Drs. H. JAMILUS, SH., MH.

PANITERA PENGGANTI

ttd

SYAFRIL SAAD

Perincian biaya perkara :

- Proses : Rp. 139.000,- - Redaksi : Rp. 5.000,- - Meterai : Rp. 6.000,-

Referensi

Dokumen terkait

Profil halaju dan suhu dalam lapisan sempadan telah diukur untuk kes plat rata yang telah diletakkan dalam arus bebas gelora yang berkeamatan dalam lingkungan dari 1 hingga

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam laporan Hibah Iptek bagi Masyarakat

(2) Dalam hal tindak pidana lalu lintas dilakukan Perusahaan Angkutan Umum, selain pidana yang dijatuhkan terhadap pengurus sebagaimana dimaksud pada ayat (1),

Kami tidak melakukan review atas laporan keuangan Anak perusahaan yang dikonsolidasi, PT Citra Pembina Pengangkutan Industries dan Anak perusahaan, dengan kepemilikan 98%, yang

Petunjuk teknis disusun dengan tujuan agar dapat dijadikan sebagai petunjuk bagi pemangku kepentingan dalam melaksanakan seleksi, pengajuan, penyaluran, penyelenggaraan,

Melakukan evaluasi dan analisis terhadap seluruh aktivitas yang berjalan secara periodik/berkala sebagai dasar pelaksanaan tindakan preventif (pencegahan) sehingga mengurangi

Puji dan Syukur penulis panjatkan pada kehadirat Allah SWT, karena atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul “Analisis Fungsi

Ketentuan perincian daftar kewenangan yang ditugaskan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, atau Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dan kewenangan lain